NEWS

Slider

Ribuan Penonton Padati Grand Final Motoprix di Skyland Sekayu

Dutasumsel.com.MUBA, - Ribuan masyarakat Kabupaten Musi Banyuasin memadati Sirkuit Skyland Sekayu Permanen, Minggu (22/9/2019) untuk menyaksikan Grand Final Road Race Kejurnas  Motoprix Putaran IV tahun 2019.

Pembukaan Kejuaraan Nasional Balap Motor Motoprix, Regional A Sumatera Selatan Putaran IV Sumatera Selatan, di Kabupaten Musi Banyuasin, dibuka langsung oleh Bupati Muba H. Dodi Reza Alex, turut hadi Ketua IMI Provinsi Sumsel, Ketua Koni Sumsel, Koni Muba, Dandim 0401, Kepala OPD Muba.

Bupati Muba H Dodi Reza Alex dalam sambutannya, mengatakan event Motoprix tersebut diharapkann dapat menjadi jemabatan bagi pebalap lokal untuk berprestasi ketingkat yang lebih tinggi.

"Selamat datang di Kabupaten Muba, semoga kejuaraan di Muba ini mempunyai kesan tersendiri bagi pebalap dari luar daerah Kabupaten Muba. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa menjadi motivasi bagi pebalap lokal untuk meningkatkan prestasi sampai ketingkat Internasional,"ungkapan.

Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada pihak terkait yang sudah melaksanakan penyelenggaraan kegiatan balap Motoprix tersebut dengan baik.  Dodi juga menegaskan bahwa dirinya akan terus memberikan
tononan gratis untuk masyarakat Kabupaten Muba.

"Kedepan, kita akan terus rutin menggelar event skala nasional maupun internasional. Dan setiap event-event bergengsi yang diadakan di sirkuit Skyland Sekayu akan kita gratiskan untuk masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Musi Banyuasin,"ungkapnya.

Terpisah, salah satu penonton Antok mengatakan bahwa dirinya sangat berterima kasih kepada Pemkab Muba khususnya kepada Bupati Muba yang telah mengratiskan masyarakat untuk kegiatan balap tersebut.

"Sebagai pencinta kegiatan balap, saya merasa senang dan bangga terhadap Bupati Muba H Dodi Reza Alex, yang telah mengratiskan totonan ini. Jadi walaupun kami tidak ada uang masih bisa menikmati kegiatan ini,"tutupnya.

Pewarta : Riyan
Redaksi.www.dutasumsel.com

Polres Ogan Ilir Akan Tindak Tegas Kepada Pembakaran Lahan

Dutasumsel.com.INDRALAYA, -- Jajaran Polisi Resor ( Polres) Ogan Ilir (OI) akan menindak tegas pelaku pembakaran Karhutla yang tertangkap tangan.
Bahkan, siapapun warga yang melintas di lokasi Karhutla dengan membawa korek api akan disita.
Kapolres Ogan Ilir AKBP Gazali Ahmad,SIK,MH mengatakan, pihaknya akan membuat pos jaga di lokasi rawan Karhutla dan lokasi yang sudah terjadi Karhutla untuk mengantisipasi Karhutla yang akan terjadi kembali.

"TKP Lokasi kebakaran selalu berulang di TKP yang sama. Karena ini, kita diperintahkan membuat pos jaga di lokasi tersebut. Lakukan penjagaan terus menurus. Tangkap pelaku pembakaran, razia setiap orang melintas, sita Barang Bukti jika ada alat yang digunakan untuk membakar seperti korek api dan rokok," katanya.

Dibeberkannya juga, pihaknya menyadari jika Kabupaten Ogan Ilir mengalami keterbatasan alat untuk Pemadamanan. Ditambah lagi, sesuai perintah Presiden RI Joko Widodo, setiap unsur terkait dalam Satgas Gabungan Karhutlah, harus bisa menjinakkan api sekecil apapun yang berpotensi dapat menimbulkan kebakaran yang lebih besar.

"Untuk itu, kita standbay kan selama 1x24 jam mobil ACW, jika dibutuhkan dalam pemadaman api Karhutlah. Namun, konsen penggunaannya lebih pada saat sore dan malam hari," ujarnya.

Dirinya mengaku, walaupun sebenarnya mobil tersebut untuk Dalmas. Tapi karena keterbatasan sarana, tetap digunakan juga.

"Satu unit mobil AWC milik Polres Ogan Ilir itu dapat menembakkan air kurang lebih sejauh 5 meter, dan untuk tangkinya sendiri, dapat menampung lebih dari 1.500 liter," ungkapnya.

Lanjutnya, mobil tersebut sudah beberapa kali nampak di lokasi kejadian Karhutlah di Ogan Ilir. Seperti saat kebakaran lahan yang terjadi selama tahun ini.

Pewarta : Tim

Hanya Tiga Hari Promo Hypermat Periode 20- 23 September 2019.

Dutasumsel.com.LAHAT,-- Bila anda sering belanja ke Hypermart yang terletak di Citimall Lahat, tentu akan mendapat berbagai macam kejutan istimewa dengan berbagai promo yang menarik dari berbagai macam produk unggulan di Hypermart.

Seperti disampaikan Yansen Midian Div Manager Hypermart cabang Lahat kepada Awak Media ( 21/9). Menurut  beliau " promo produk diantaranya, Nanas golden honey per pcs hanya Rp 26.900. Bagi Costumer Service dikupas, sehingga anda tidak perlu repot sesampai dirumah tinggal dimasukin lemari pendingin dan tetap fress.

Kebutuhan rumah tangga lainnya, minyak goreng Kunci Mas kemasan 1, 8 Liter per  pcs  hanya Rp 19.900, 00. Pada promo buah segar Century Pear hanya Rp 17.900, Century Pear yang mempunyai kandungan air yang cukup banyak, fress dan baik untuk kesehatan apalagi saat ini menghadapi polusi asap terasa adem ditenggorokan.

Kebutuhan rumah tangga lainnya Diterjen murah B29 hanya Rp 9890 per pcs, hayo tunggu apa lagi buruan belanja di Hypermat Citimall Lahat. Promo ini berlaku hanya tiga hari 20- 23 September 2019 jangan sampai anda ketinggalan " pungkas Yansen.

Pewarta : Novita/ Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com

Bolehkah Muslim Masuk ke Gereja? Jangan Emosi, Kita Ngaji Kitab Fiqh Yuk!

Dutasumsel.com, -- Sahabat saya dan guru, Ustaz Yusuf Mansur meminta saya menjelaskan bagaimana hukumnya seorang Muslim memasuki gereja. Belakangan ini ada tokoh yang mengatakan, “murtad bagi Muslim yang masuk gereja.” Ada lagi yang mengatakan, “haram menurut mazhab Syafi’i”. Bagaimana status hukumnya yang sebenarnya? Ada baiknya penjelasan ini saya tuliskan dan bagikan untuk yang lain.

Sebenarnya tidak ada larangan dalam nash al-Qur’an dan Hadits yang secara tegas melarang Muslim masuk gereja atau rumah ibadah lain. Karena itu, perkara ini  masuk ke wilayah interpretasi, atau penafsiran para ulama. Itulah sebabnya para ulama berbeda pandangan mengenai status hukumnya.

Saya kutip keterangan dari kitab Mausu’ah Fiqh Kuwait. Kitab ini ensiklopedia persoalan fiqh dari berbagai mazhab. Begini penjelasannya:

‎يَرَى الْحَنَفِيَّةُ أَنَّهُ يُكْرَهُ لِلْمُسْلِمِ دُخُول الْبِيعَةِ وَالْكَنِيسَةِ، لأَِنَّهُ مَجْمَعُ الشَّيَاطِينِ، لاَ مِنْ حَيْثُ إِنَّهُ لَيْسَ لَهُ حَقُّ الدُّخُول. وَذَهَبَ بَعْضُ الشَّافِعِيَّةِ فِي رَأْيٍ إِلَى أَنَّهُ لاَ يَجُوزُ لِلْمُسْلِمِ دُخُولُهَا
‎إِلاَّ بِإِذْنِهِمْ، وَذَهَبَ الْبَعْضُ الآْخَرُ فِي رَأْيٍ آخَرَ إِلَى أَنَّهُ لاَ يَحْرُمُ دُخُولُهَا بِغَيْرِ إِذْنِهِمْ. وَذَهَبَ الْحَنَابِلَةُ إِلَى أَنَّ لِلْمُسْلِمِ دُخُول بِيعَةٍ وَكَنِيسَةٍ وَنَحْوِهِمَا وَالصَّلاَةَ فِي ذَلِكَ، وَعَنْ أَحْمَدَ يُكْرَهُ إِنْ كَانَ ثَمَّ صُورَةٌ، وَقِيل مُطْلَقًا، ذَكَرَ ذَلِكَ فِي الرِّعَايَةِ، وَقَال فِي الْمُسْتَوْعِبِ: وَتَصِحُّ صَلاَةُ الْفَرْضِ فِي الْكَنَائِسِ وَالْبِيَعِ مَعَ الْكَرَاهَةِ، وَقَال ابْنُ تَمِيمٍ. لاَ بَأْسَ بِدُخُول الْبِيَعِ وَالْكَنَائِسِ الَّتِي لاَ صُوَرَ فِيهَا، وَالصَّلاَةِ فِيهَا. وَقَال ابْنُ عَقِيلٍ: يُكْرَهُ كَالَّتِي فِيهَا صُوَرٌ، وَحَكَى فِي الْكَرَاهَةِ رِوَايَتَيْنِ. وَقَال فِي الشَّرْحِ. لاَ بَأْسَ بِالصَّلاَةِ فِي الْكَنِيسَةِ النَّظِيفَةِ رُوِيَ ذَلِكَ عَنِ ابْنِ عُمَرَ وَأَبِي مُوسَى وَحَكَاهُ عَنْ جَمَاعَةٍ، وَكَرِهَ ابْنُ عَبَّاسٍ وَمَالِكٌ الصَّلاَةَ فِي الْكَنَائِسِ لأَِجْل الصُّوَرِ،

Dari penjelasan di atas, paling tidak ada 4 perbedaan pendapat ulama.

Pertama, Ulama mazhab Hanafi berpendapat bahwa MAKRUH bagi seorang Muslim memasuki sinagog dan gereja.

Kedua, Sebagian ulama mazhab Syafi’i berpendapat bahwa TIDAK BOLEH bagi orang Muslim memasuki tempat ibadah non-Muslim KECUALI ada izin dari mereka. Sebagian ulama mazhab Syafi’i yang lain berpendapat bahwa TIDAK HARAM memasuki tempat ibadah non-Muslim meski tanpa ada izin dari mereka.

Ketiga, Ulama mazhab Hanbali berpendapat BOLEH bahwa memasuki sinagog dan gereja, dan rumah ibadah lainnya, serta melalukan shalat di dalamnya, tapi hukumnya MAKRUH menurut Imam Ahmad, jika di dalamnya ada gambar.

Keempat, Ibn Taimiyah berpendapat tidak mengapa masuk sinagog dan gereja jika tidak ada gambar di dalamnya, begitu juga shalat di dalamnya. Ibn Aqil berpendapat makruh karena ada gambar. Masalah ini ada dua pendapat: ada yang bilang tidak mengapa shalat di dalam gereja berdasarkan riwayat dari sahabat Nabi, Ibnu Umar dan Abu Musa, sebagaimana dikisahkan oleh banyak ulama, dan ada juga riwayat dari Ibn Abbas dan Malik bahwa shalat di gereja makruh karena ada gambarnya.

Penjelasan di atas terdapat dalam juz 20, halaman 245.

Adapun dalam juz 38, halaman 155, masih di kitab yang sama, ada tambahan keterangan:

‎وَيَرَى الْمَالِكِيَّةُ وَالْحَنَابِلَةُ وَبَعْضُ الشَّافِعِيَّةِ أَنَّ لِلْمُسْلِمِ دُخُول بِيعَةٍ وَكَنِيسَةٍ وَنَحْوِهِمَا

“Ulama mazhab Maliki, Hanbali, dan sebagian ulama mazhab Syafi’i berpendapat bahwa BOLEH bagi orang Muslim memasuki sinagog, gereja dan rumah ibadah lainnya.”

Bayangkan, kita masih berdebat soal boleh memasuki gereja atau tidak, para ulama bahkan sudah membahas bolehkah shalat di dalam gereja. Seperti tercantum di atas, mereka mengatakan sholatnya sah, dan ada yang membolehkan secara mutlak, namun ada yang memgatakan sah, namun makruh karena ada gambar di dalam gereja.

Kita tambahkan dengan mengutip satu kitab fiqh perbandingan mazhab lainnya, yaitu kitab al-Mughni karya Ibn Qudamah.

Dalam juz 2, halaman 57:

‎[فَصْلٌ الصَّلَاةِ فِي الْكَنِيسَةِ النَّظِيفَة]
‎(٩٦٩) فَصْلٌ: وَلَا بَأْسَ بِالصَّلَاةِ فِي الْكَنِيسَةِ النَّظِيفَةِ، رَخَّصَ فِيهَا الْحَسَنُ وَعُمَرُ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ وَالشَّعْبِيُّ وَالْأَوْزَاعِيُّ وَسَعِيدُ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ وَرُوِيَ أَيْضًا عَنْ عُمَرَ وَأَبِي مُوسَى، وَكَرِهَ ابْنُ عَبَّاسٍ وَمَالِكٌ الْكَنَائِسَ؛ مِنْ أَجْلِ الصُّوَرِ. وَلَنَا «، أَنَّ النَّبِيَّ - صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ - صَلَّى فِي الْكَعْبَةِ وَفِيهَا صُوَرٌ» ، ثُمَّ هِيَ دَاخِلَةٌ فِي قَوْلِهِ - عَلَيْهِ السَّلَامُ -: «فَأَيْنَمَا أَدْرَكَتْكَ الصَّلَاةُ فَصَلِّ، فَإِنَّهُ مَسْجِدٌ»

Ibn Qudamah menjelaskan al-Hasan, Umar bin Abdul Azis, Sya’bi, Awza’i dan Sa’id bin Abdul Azis, serta riwayat dari Umar bin Khattab dan Abu Musa, mengatakan tidak mengapa shalat di dalam gereja yang bersih. Namun Ibn Abbas dan Malik memakruhkannya karena ada gambar di dalam gereja. Namun bagi kami (Ibn Qudamah dan ulama yang sepaham dengannya) Nabi Saw pernah shalat di dalam Ka’bah dan di dalamnya ada gambar. Ini juga termasuk dalam sabda Nabi: “jika waktu shalat telah tiba, kerjakan shalat di manapun, karena di manapun bumi Allah adalah masjid (tempat sujud).”

Ibn Qudamah juga mengutip kisah menarik dalam juz 7, halaman 283:

‎وَرَوَى ابْنُ عَائِذٍ فِي " فُتُوحِ الشَّامِ "، أَنَّ النَّصَارَى صَنَعُوا لَعُمَرَ - رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ -، حِينَ قَدِمَ الشَّامَ، طَعَامًا، فَدَعَوْهُ، فَقَالَ: أَيْنَ هُوَ؟ قَالُوا: فِي الْكَنِيسَةِ، فَأَبَى أَنْ يَذْهَبَ، وَقَالَ لَعَلِيٍّ: امْضِ بِالنَّاسِ، فَلِيَتَغَدَّوْا. فَذَهَبَ عَلِيٌّ - رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ - بِالنَّاسِ، فَدَخَلَ الْكَنِيسَةَ، وَتَغَدَّى هُوَ وَالْمُسْلِمُونَ، وَجَعَلَ عَلِيٌّ يَنْظُرُ إلَى الصُّوَرِ، وَقَالَ: مَا عَلَى أَمِيرِ الْمُؤْمِنِينَ لَوْ دَخَلَ فَأَكَلَ،
‎وَهَذَا اتِّفَاقٌ مِنْهُمْ عَلَى إبَاحَةِ دُخُولِهَا وَفِيهَا الصُّورُ، وَلِأَنَّ دُخُولَ الْكَنَائِسِ وَالْبِيَعِ غَيْرُ مُحَرَّمٍ

Ketika Umar bin Khattab memasuki negeri Syam dan itu diketahui oleh kaum Nasrani negeri tersebut, mereka berinisiatif untuk menyambut Umar dengan menyajikannya makanan. Namun jamuannya itu disajikan di dalam gereja mereka. Lalu Umar menolak hadir dan memrintahkan ‘Ali untuk menggantikannya. Datanglah ‘Ali ke undangan tersebut lalu masuk ke dalamnya dan menyantap hidangan yang disediakan. Kemudian Ali berkata: “aku tidak tahu kenapa Umar menolak datang?” Kata Ibn Qudamah, ini bukti kesepakatan mereka para sahabat bahwa memasuki gereja/sinagog tidaklah haram.

Nah, mungkin ada yang bertanya: mengapa Umar menolak datang? Kalau haram, mengapa Umar mengutus Ali? Kelihatannya alasan Umar tidak mau masuk dan menghadiri jamuan di  gereja adalah karena khawatir umat Islam akan memahami bahwa boleh merebut gereja itu dan mengubahnya dijadikan masjid. Ini juga yang dilakukan Umar saat menolak masuk ke gereja di Palestina. Umar menghindari kerusakan dan kekerasan. Namun, jelas bahwa Imam Ali dan para sahabat memasuki gereja dan menghadiri jamuan di dalamnya.

Demikianlah penjelasan dari kitab klasik yang otoritatif agar kita tidak memahami persoalan ini dengan emosi dan mudah mengkafirkan atau memurtadkan suadara kita yang masuk ke dalam gereja. Ini bukan jawaban orang liberal, syi’ah, orientalis, sekuler atau sebagainya. Ini murni jawaban dari kitab fiqh berdasarkan pendapat para ulama, dan praktek Nabi Saw dan para sahabat. Mari kita hormati keragaman pendapat ulama.

Pewarta : H.M Afriyadi.Lc
Redaksi.www.dutasumsel.com

Cegah Karhutla Patroli gabungan Di Bukit Serelo

Dutasumsel.com. LAHAT, -- Ulak Pandan, (21/9/2019). Kabut asap dampak Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di sejumlah daerah mulai terlihat menyelimuti Kabupaten Lahat. Untuk mencegah terjadinya kebakaran Hutan dan Lahat warga lembah serelo melaksanakan patroli bersama diseputaran kawasan hutan lindung di area bukit serelo.
Alhamdulillah hari ini kami bersama-sama melaksanakan giat patroli dalam rangka pencegahan kebakaran hutan dan lahan di area desa ulak pandan dan kawasan hutan lindung ujar Bhabinkamtibmas Bribtu Herdyanto di dampingi Kasi Pemerintahan Didi Iswarlan menjelaskan

Kegiatan patroli bersama ini kami pusatkan titik kumpul awal di wisata Pelancu, setelah diadakan pengarahan baru kami bersama-sama patroli ke lokasi rawan api mulai dari pinggiran desa sampai ke area hutan lindung di kawasan bukit serelo. Ujar Babinsa sertu Naswandi menambahkan.

Sepran Effendi perwakilan dari Manggala Agni saat diminta komentarnya menjelaskan bahwa pencegahan seperti ini sangat baik dilakukan apalagi melibatkan semua unsur,  kita bersama-sama bertanggung jawab untuk mencegah tidak terjadinya kebakaran hutan dan Lahan, apalagi kegiatan seperti ini selain memantau dan pemetaan wilayah rawan api ini juga menjadi wadah sinergi semuan pihak.

Sirojudin selaku Anggota Masyarakat Peduli Api (MPA)  Desa Ulak Pandan terima kasih kepada semua pihak khususnya Bhabinkamtibmas, Babinsa, ManggalaAgni dan pemerinta desa yang selalu giat melaksanakan kegiatan seperti ini,  karena kegiatan seperti ini selain pencegahan kebakaran hutan dan lahan juga bisa menjadi edukasi serta sosialisasi kepada seluruh warga agar bersama-sama untuk tidak membakar hutan serta selalu menjaga dan melestarikan alan sekitar kita.


Dalam kegiatan ini diikuti Bhabinkamtibmas,  Babinsa, Tim dari Manggala Agni Kab.Lahat, Masyarakat Peduli Api,  Pemerintah Desa, BPD, Karang Taruna serta perwakilan masyarakat Desa Ulak Pandan.

Pewarta : Novita
Redaksi.www.dutasumsel.com

Mengendalikan Hawa Nafsu

Dutasumsel.com.INDRALAYA, --Mengendalikan hawa nafsu ibarat memenjarakan setan. Orang yang mampu menaklukan hawa nafsu dalam dirinya sendiri diibaratkan orang yang bisa memenjara setan di dalam dirinya: setan yang sebenarnya ada di dalam diri masing-masing manusia. Setan yang selanjutnya bisa disebut sebagai sifat-sifat buruk ini seringkali muncul menguasai hati dan pikiran manusia.

Sifat buruk yang belum bisa dikendalikan akan menggoda manusia untuk mengumbar hawa nafsu dan menuruti hawa nafsu tersebut. Contohnya, ketika kita sudah bersabar dan melakukan hal yang dianggap benar, namun tetap saja kita mendapat celaan atau bahkan menimbulkan kemarahan dari orang lain. Peristiwa semacam ini bisa terjadi karena banyak orang di luar sana yang pemarah dan (mungkin) belum bisa mengendalikan hawa nafsunya.

Contoh lainnya adalah ketika kita memiliki atasan yang selalu marah-marah pada kita hanya karena satu hari izin tidak bekerja. Padahal semua target penjualan telah tercapai, bahkan melebihi target. Atasan yang memarahi kita bisa saja sedang memiliki masalah dengan keluarga atau pasangannya, tapi ia tak bisa mengendalikan 'setan' dalam dirinya sehingga melampiaskan kemarahannya pada anak buahnya. Jika sifat buruk kita belum bisa dikendalikan, otomatis kita akan tersulut oleh kemarahan tersebut dan bisa saja balik marah kepada atasan kita. Tetapi, jika sifat buruk sudah bisa kita kendalikan, maka kita akan bisa berpikir positif dan tidak larut dalam drama tersebut.

Senantiasa kendalikan sifat-sifat buruk yang ada di dalam diri kita agar tidak terjebak dalam drama kehidupan.

Salam perjuangan 
Semoga Semua Makhluk Berbahagia.

Penulis : H. Sanditya

Penyuluhan Bahasa Indonesia Di Media Massa Se- Kabupaten Lahat Ditutup

Dutasumsel.com.LAHAT,-- Sebanyak 40 peserta mengikuti Penyuluhan Bahasa dari Balai  Bahasa Indonesia Sumatera Selatan, kegiatan selama empat hari dilaksanakan tanggal 18- 21 September 2019. Pada Sabtu pagi ditutup.
Kepala Balai Bahasa  yang diwakili M.Irsan, S.S , M.Hum   terima kasih kepada Harian Lahat Pos atas terselengaranya kegiatan ini, yang telah berkerja semaksimal terhadap pelayanan. Peserta antusias mengikuti diharapkan kepada wartawan menulis lah dengan ejaan yang sempurna, dihari pertama Wartawan menulis belum begitu sempurna. Setelah mengikuti penyuluhan Alhamdulilah cara penulisan sudah baik" ujar Kepala Balai Bahasa Sumsel

Rahmad Alamsyah salah satu peserta Penyuluhan menyampaikan pesan dan kesan selama empat hari mengikuti kegiatan, serta ucapan terima kasih atas ilmu yang diberikan. Dengan adanya penyuluhan ini diharapkan pengembangan Literasi sehingga menghasilkan  berita, yang saling bersinergi.

Sementara itu Pimred Lahat Pos  Dian Spd pada sambutannya sekaligus penutupan Penyuluhan Bahasa, mengatakan " Apa yang telah disampaikan Narasumser menjadikan acuan dalam.penulisan bagi peserta terlebih bagi Wartawan, Lahat Pos selalu siap menerima setiap kerjasama dengan Balai Bahasa." Tandas Pimred.

Pewarta : Novita
Redaksi.www.dutasumsel.com

7 Fraksi DPRD Ogan Ilir Terbentuk, 2 Fraksi dari Gabungan Parpol

Dutasumsel.com.INDRALAYA,- Tujuh Fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Ilir terbentuk, dari jumlah tersebut, 2 (dua) fraksi diantaranya merupakan gabungan beberapa partai politik yang diberi nama Fraksi Bergerak dan Fraksi PKB/Perindo.

Sidang Paripurna pengumuman fraksi yang digelar di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Ogan Ilir dipimpin Langsung oleh Ketua Sementara H.Kosasi, didampingi Wakil Ketua Sementara Wahyudi ST, Jum’at (20/09/19).

Diantara Fraksi – Fraksi DPRD Ogan Ilir yang telah dibentuk ini terdiri dari Fraksi Golkar, Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Nasdem, Fraksi PPP, Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Fraksi Bergerak (koalisi Berkarya, Gerindra, Demokrat, PKS dan PBB), Fraksi PKB/Perindo (Kualisi partai PKB dan Perindo).

Berikut, nama- nama Fraksi dengan pengurusnya, Fraksi Golkar terdiri dari H.Kosasi, Muhammad Ali, Wiro Pratama, Suharto, Muhammad Iqbal, Dwi Rosalina, Sukarni, Basri M Zahri.

Fraksi PDIP Terdiri dari Amir Hamzah (Ketua), Fathul Jaya (Sekretaris), Zainab (Bendahara), Wahyudi,ST (Anggota), Amril Aula (Anggota), Safari, (Anggota), Andika Ismail (Anggota),

Fraksi Nasdem Terdiri dari Afrizal (Ketua), Arif Fahlevi (Wakil Ketua), Rizal Mustopa (Sekretaris), Finna Meilani Sari Dewi (Anggota), Ahmad Syafe’i (Anggota),

Fraksi PPP terdiri dari Armin Heryadi (Ketua),Zahruddin (Sekretaris), H,Sopian HM Ali (Anggota), Ahmad Yadi,SH (Anggota).

Fraksi PAN terdiri dari Hj.Febti Wulansari (Ketua), Rozuli Muhammad (Wakil Ketua), Mulyadi Abdullah (Sekretaris), Arsudin Ruslan,ST (Anggota).

Fraksi Bergerak terdiri dari Taufik Artama (Ketua), Arham Fadoli (Wakil Ketua), Firmansyah (Sekretaris), H.Husnul Anom (Anggota), Sonedi Ariansyah (Anggota), Rahmadi Djakfar (anggota).

Fraksi PKB / Perindo terdiri dari dari Haryata (Ketua), Dedi Damhudi (Sekretaris), Rosita Dewi (Bendahara), Desmaniar (Anggota).

Paripurna dilanjutkan dengan pembentukan Pansus yaitu, Pansus I Penyusunan Tata Tertip yang diketuai oleh Rahmadi Djakfar dan Wakil Ketua, Amir Hamzah.

Selanjutnya, Pansus II Penyusunan Kode Etik diketuai oleh Sonedi Ariansyah Wakil Ketua Haryata dan Pansus III Penyusunan Program Kerja diketuai oleh Abdul Rozak Rusdy dan Wakil Ketua, Safari.

Pewarta : Darius

Segudang Prestasi Telah Di Torehkan Oleh SMA Unggul Negri 4 Lahat

Dutasumsel.com. LAHAT, --- Tidak selalu menutup kemungkinan bahwa pendidikan di desa tidak kalah hebat dengan pendidikan di kota. Salah satunya adalah SMA Ungugul Negeri 4 Lahat  yang merupakan Sekolah Menengah Atas ter Akreditasi A atau sekolah terfavorite di Lahat  SMA ini dan tergolong  cukup tua yang berlokasi di Jalan  Raya Tanjung Payang Kecamatan Lahat merupakan sebuah desa yang tidak cukup besar dan pendidikan disana masih sangat perlu diperhatikan lagi oleh pemerintah ternyata memiliki salah satu pendidikan yang sangat baik, dapat dilihat dari SMA Unggul Negeri 4 Lahat yang terkenal akan akademik dan prestasi siswanya.
Fasilitas di sekolah ini sangat memadai untuk menunjang sarana dan prasarana dalam proses belajar dam mengajar siswa. Tidak kalah dengan sekolah di kota yang juga memiliki fasilitas yang baik dalam menunjang sarana dan prasarana pendidikan. Fasilitas yang ada diantaranya: Laboratorium (komputer, multimedia, Fisika, Biologi, Kimia), Masjid, Pendopo, Ruang Seni, CCTV, Perpustakaan yang lengkap, Hotspot (wi-fi), Kantin. "Alhamdullilah bisa dilihat sendiri, kita salah satu sekolah yang mempunyai lapangan yang luas didepan" ujar, Baslini,M.Pd kepala Sekolah SMA Unggul Negeri 4 Lahat saat di bincanggi media dutasumsel.com Jumat 20/09/19 di Ruanggannya.

"Masuk ke SMA Unggul N 4 Lahat tentunya tidaklah mudah karena ada tahap seleksi dilihat dari jumlah Nilai Ebtanas Murni (NEM). Setiap tahunnya jumlah pendaftar di SMA UnggulNegeri 4 Lahat terus meningkat dan passing grade bagi calon siswa/sisiwi juga meningkat tiap tahunnya, tentunya banyak pendaftar juga yang tidak lolos tahap seleksi melalui NEM.

Sistem pendidikan di sekolah ini juga tidak jauh beda dengan sekolah lainnya yang berada di kota- kota lainnya. Beberapa kali sekolah ini juga mendapat penghargaan dari pemerintah setempat. Jumlah guru dan staf pengajar juga merata disini. Sekolah ini juga sudah menerapkan kurikulum 2013 dan sekolah uji coba pertama Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Kabupaten Lahat" ujar Kepala Sekolah Baslini,M.Pd kepada dutasumsel.com Jumat 20/09/19.

Para iswa yang duduk di Sekolah ini telah banyak mengukir prestasi baik dibidang akademik maupun non akademik dan tentunya membanggakan SMA Unggul Negri 4 Lahat  tersebut. Baru-baru ini, para siswa  di  SMA Unggul Negeri 4 Lahat telah mengukir prestasi dalam bidang akademik yaitu Olimpiade Sains Nasional (OSN) dan mendapatkan salah satu peringkat terbaik dari jumlah peserta yang mengikuti OSN ini.imbuhnya.

Presentasi siswa yg diterima di perguruan tinggi,luar negri dan ikatan dinas tahun pelajaran 2018 /2019.kelas XII Mipa 1 lulus SNMPTN,31dari jumblah siswa  43 dengan persen lelulusan 139%,
XII Mipa 2 lulus 32 dari 44 siswa 138%,
XII Mipa 3 lulus 32 dari 44 siswa 138%
XII Mipa 4 lulus 32 dari 35 siswa 109%
XIIMipa 5 Lulus 33 dari 39 siswa 118%
XII  IPS 1 lulus 31 dari 33 siswa 106 %
XII IPS  2 Lulus 30 dari 37 siswa 123 %
Jumblah siswa keseluruhan kelas XII  Lulus SNMPTN,SBMPTN, Ikatan dinas, dan Tes berjumblah 221 dari jumblah siswa 275 dengan persentasi 124 %.

Pewarta : Novita

Jadikan Personil Polres Banyuasin Profesional Menembak, Polres Banyuasin Gelar Latihan Menembak

Dutasumsel.com.BANYUASIN, -- Dutasum Polres Banyuasin dalam giat hari Jumat Tanggal 20 September 2019 sekira jam 09.00 Wib Tim Instruktur Menembak SPN Polda Sumsel Yang dipimpin Muhammad ISA, SH Bersama Anggota Tim Melaksanakan Ujian Menembak Kepada Personil Polres Banyuasin & Polsek Jajaran.

Ujian latihan menembak tersebut dilaksanakan di Lapangan Tembak Patra Tama Polres Banyuasin dan diikuti oleh 80 Personil Yang Memegang Senpi Dinas Ataupun Personil Yang Akan Mengajukan Senpi Dinas.
Kapolres Banyuasin AKBP Danny Ardiantara Sianipar,S.Ik dan Pejabat Utama juga melaksanakan kegiatan ujian latihan menembak.

Sebelum latihan ujian menembak ini , Tim Instruktur menembak SPN Polda Sumsel Brigadir  Poniman Menyampaikan Arahan Teknik Dasar Menggunakan Senjata Api Dinas antara lain
1. Pengenalan Jenis Senjata Laras Pendek ( Revolver ) Yang Digunakan Untuk Ujian Latihan Menembak.
2. Cara Menggunakan dan Memegang Senjata Revolver Dengan Aman.
3.Teknik Dasar Menembak Tepat Sasaran.

Kemudian 80 ( Delapan puluh ) personil melaksanakan ujian latihan menembak secara bergantian.

Ujian latihan menembak ini wajib dilaksanakan oleh Personil sebagai salah satu syarat menggunkan & memiliki senpi dinas maupun yang akan mengajukan menggunakan senpi dinas , serta syarat mendapatkan sertifikat kelulusan menembak dan kemudian agar Personil Polres Banyuasin  Mahir dan Profesional menggunkan senjata senjata api ungkap  Kabag Sumda Melalui Bripka Dedi Bagsarpras Urlogistik Senjata & Amunisi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Banyuasin AKBP Danny Ardiantara Sianipar,S.Ik, Pejabat Utama Polres Banyuasin &  Para Perwira Polres Banyuasin.

Selama kegiatan tersebut berlangsung situasi Kamtibmas dalam keadaan aman tertib dan kondusif bagi.

Pewarta : Alam
Redaksi.www.dutasumsel.com