NEWS

Slider

Toni Iskandar Gerakan Bank Sampah Bersihkan Lingkungan

Dutasumsel.com.LAHAT, -- Menuju Lahat bercahaya bebas dari sampah, saat ini Bupati Lahat Cik Ujang lagi getolnya menyerukan Lahat bebas sampah menuju Lahat bercahaya.

Toni Iskandar warga Desa Payo Kecamatan Merapi Barat   bertekad memberantas Sampah rumah tangga yang biasanya belamburan membuang sampah sembarangan seperti sampah Anorganik seperti Kantong Kresek, Kardus, botol minuman mineral, kaleng, Aluminium, besi dan lain - lain seperti dikatakanya pada Dutasumsel.com di kediamannya kemarin.

Menurut Toni, Bank Sampah dikumpulkan dari warga diserahkan secara pribadi dan didata melalui buku tabungan Bank Sampah " Maju Bersama" usaha ini baru dirintis selama dua Minggu,  masyarakat senang,  karena lingkungan bersih,  dan ada pendapatan ekonomi terbantu. 

Nantinya diharapkan akan didaur ulang, namun masih terkendala biaya untuk membeli mesin daur ulang, untuk sementara waktu kita tampung dahulu dan kita berkoordinasi dahulu dengan Andi Babinsa, karena kita dibawah naungan beliau. tandas Toni.

Pewarta : Novita/ Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com

Tingkatkan Income " Masyarakat Desa Tanjung Menang Lakukan Pembangunan Dan Kegiatan"

Dutasumsel.com.LAHAT, --  Masyarakat Desa Tanjung Menang sangat beterima kasih kepada pemerintah pusat melalui Pemda Kabupaten Lahat, berkat adanya ADD geliat pembangunan yang ada di Desa Tanjung Menang tampak nyata

Dengan adanya pembangunan akses jalan menuju kebun di Desa kami  selain perekonomian masyarakat meningkat juga masyarakat terbantu melalui ADD yang dikerjakan secara swakelola.

Misran Kades Desa Tanjung Menang Kecamatan Merapi Selatan saat diwawancarai Awak Media dutasumsel.com mengatakan selamat data di Desa Tanjung Menang inilah kondisi Desa kami saat sekarang berkat adanya bantuan Anggaran Dana Desa yang dikucurkan oleh Pemerintah masyarakat kami dapat menghidupkan roda perekonomian yang ada di Desa Tanjung Menang

Disamping itu juga masyarakar dapat menambah penghasilan selain berkebun mereka juga dapat bekerja  dalam kegiatan dana ADD yang dikerjakan secara swakelola oleh warga Desa

Seperti pada tahun 2019 ini desa tanjung menang membamgun jalan setapak
Sepanjang 1200 Meter yang merupakan jalan akses menuju Kebun Warga dua Desa yaitu desa Tanjung  Menang dan Desa  Talang Akar .

Sedangkan ditahun 2018 kemarin  Desa Tanjung Menang membangun bengkel motor  agar pemuda dan pemudi  Desa dapat menimba ilmu dengan belajar sebagai montir motor

Misran juga menambahkan selain bengkel motor desa kami juga melakukan pegadaan penggemukan sapi yang dikerjakan oleh Karang Taruna dan warga Desa, semua yang dilaksanakan nantinya untuk pemasukan Income Desa"  pungkasnya.

Pewarta : Novita/ Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com

Cegah Karhutbunla di Desa Sukadamai, Tim Satgas Karhutbunla Posko Terpadu 07 Banyurip Lakukan Patroli Terpadu.

Dutasumsel.com.BANYUASIN, -- Pada hari Senin  Tanggal 02 September 2019 sekira jam 14. 00 Wib Tim Satgas Karhutbunla Posko Terpadu 07 Banyurip yang terdiri dari Bhabinkamatibmas Polsek Tanjung Lago Bripka Kristantorarel, Babinsa Serma Selamet , Mangala Agni & 3 ( tiga ) Anggota  BPBD Serta Instansi terkait Laksanakan Patroli Terpadu di wilayah desa Sukadamai Kecamatan Tanjung Lago  Kab.Banyuasin

Kegiatan ini berupa sosialisasi terhadap kepada para petani dan masyarakat desa Sukadamai  yaitu diantaranya bapak Badar yaitu berupa ;
1).Memberikan  pemahaman tentang KARHUTLA dan pembukaan lahan dengan cara tidak dibakar.
2) memberikan alternatif bahwa membuka lahan pertanian tidak harus dibakar tapi bisa dilakukan dengan pengolahan lahan tanpa bakar ( PLTB ) dengan cara sisa dari ranting, daun, dapat dijadikan pupuk kompos yg bisa dipakai/digunakan untuk kebun sendiri sehingga dapat menghemat biaya pertanian, bahkan sisa dari potongan kayu dapat digunakan untuk pembuatan cuka kayu dan briket arang sehingga dapat bermanfaat bagi diri kita sendiri, dan bisa dijadikan mata pencarian warga untuk menambah penghasilan di dalam keluarga.
3. Sosialisasi UU RI No 18 Tahun 2014 Pasal 48 Ayat 1 Tentang Larangan Karhutbunla.

Kemudian Tim Satgas Karhutbunla  Posko Terpadu 07 Tanjung Lago juga melakukan pengecekan titik hotspot di desa Sukadamai  Dengan Hasil Kondisi Lokasi Patroli Koordinat : - Koordinat :
       S : 02.72015°
       E : 104.72557°
- Vegetasi : semak belukar, seduduk.
- Kondisi kadar air bahan bakar : -
- Jenis Tanah : Mineral
- Kedalaman Gambut : -
- Sumber Air : -
- Konsentrasi Penduduk : Jarang
- Aktivitas Masyarakat : Bertani
- Status Lahan : Milik Masyarakat
- Luas Lahan : ±  2 Ha
- Potensi Kebakaran : Sedang

Selama kegiatan tersebut berlangsung Tim Satgas Karhutbunla 07 Banyu Urip tidak menemukan area yang terbakar maupun hotspot, dan situasi Kamtibmas dalam keadaan aman dan terkendali.

Pewarta : Alam
Redaksi.www.dutasumsel.com

Drs Ali Tarmisi " Alhamdulilah 18 Tahun Berdiri Pembangunan Mushola Baru Terlaksana"

Dutasumsel.com.LAHAT, -- Lentik gemulai yang dibawakan tiga penari cantik sebagai pembuka mengawali pelaksanaan peletakan batu pertama Mushola SMAN 1 Merapi Barat pada hari ini Senin 2 September 2019. 

Kegiatan ini dihadiri Cik Ujang selaku Bupati Lahat, hadir pula Camat Merapi Barat Eti Listiana MM, Camat Merapi Selatan Heri Yulianto S.sos MM, Camat Merapi Timur Miharta, SE.MSi, Fauzan Khoiri Kadis DPMD, Tripika Kecamatan Merapi Barat, Para Kades, Ketua Komite Bahrim, Sesepuh Merapi Barat, Perwakilan PT Mas, PT Wahana  serta undangan lainnya.

Drs Ali Tarmisi selaku Kepala Sekolah SMAN 1 Merapi Barat pada sambutannya mengatakan" SMAN 1 Merapi  Barat yang berdiri pada 16 Juli 2001 di era bupati Harunata, saat ini sekolah yang terdiri  52 guru, 557 Siswa dalam kurun waktu 18 tahun telah banyak yang dibangun. Pada hari ini  melaksanakan peletakan batu pertama sesuai dengan falsafah sekolah  Berprestasi,  Bertakwa, Trampil, nantinya Mushola akan dibangun semegah mungkin yang menjadikan Ikon SMAN 1 Merapi Barat" tandas Kepsek

Sementara itu Ketua Komite Bahrim menegaskan bahwa asal mula dibuatnya Mushola ini merupakan pemikiran bersama untuk menampung Siswa, dewan guru yang tadinya hanya bisa menampung 20 orang siswa saja,  berawal dari sinilah berkat kerjasama semua pihak akhirnya pembangunan mushola bisa kita laksanakan.

Cik ujang berpesan kepada siswa SMAN 1 Merapi Barat untuk belajar dengan giat, kesempatan tidak datang dua kali untuk itulah tumpuan harapan ada pada kalian. Pemkab Lahat membantu Mushola sebanyak 25 Juta. Bupati menamai Mushola dengan nama An- Nur Bercahaya. Usai wejangan Bupati dilanjutkan pelaksanaan peletakan batu pertama Mushola An- Nur Bercahaya.

Pewarta :  Novita/ Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com

.

Sukses Kibarkan Bendera, Paskibra Kecamatan Tanjung Raja OI Kunjungan Wisata ke Bengkulu

Dutasumsel.com.INDRALAYA, - Setelah sukses mengibarkan bendera merah putih pada perayaan HUT Ke - 74 RI kemarin, 47 anggota Paskibra Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir diberangkatkan ke Propinsi Bengkulu untuk mengikuti study wisata.

Hal itu diungkapkan Ketua Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kecamatan Tanjung Raja Ardiansyaputra ketika dikonfirmasi DutaSumsel.com, Senin (2/08/2019) siang.

"Ini merupakan bentuk Hadiah dari Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir,apresiasinya itu berupa perjalanan study wisata ke Bengkulu agar bagaimana mereka ini dapat bertambah wawasannya," kata yan sapaan akrabnya.

Perjalanan study wisata itu dijadwalkan berlansung selama tiga hari,Mulai tanggal 31 hingga 3 september 2019.

"Adapun tempat yang akan dikunjungi salah satunya tempat bersejarah yaitu Rumah pengasingan Bungkarno,Fatmawati,benteng marlboro serta beberapa pantai tempat wisata diantaranya pantai panjang,pantai tapak baderi,sungai suci,museum sejarah serta masjid peninggalan bungkarno.

Pelepasan anggota paskibra Kecamatan Tanjung Raja dilepas langsung oleh Skretaris Camat (Sekcam) Tanjung Raja Daud Rusdi A.ma didampingi Anggota DPRD Ogan Ilir Afrizal SH serta disaksikan puluhan Orang tua anggota Paskibra Kecamatan Tanjung Raja.

Pewarta : Darius
Redaksi.www.dutasumsel.com

Pemda Lahat," Perlu Kroscek Penerimaan Dan Pegeluaran Keuangan Di RSUD Lahat

Dutasumsel.com.LAHAT, -- Masih ingat adanya pemberitaan diberbagai media maupun unjuk rasa di pemda Lahat terkait dugaan KKN yang terjadi diruang lingkup RSUD Lahat yang dilakukan oleh Dr.Laila Cholik mantan direktur RSUD dan kroni kroninya  hingga sampai saat ini masih dalam proses pegaduang sampai ke Kajati Sumsel.

Namun tanpaknya pemerintah Kabupaten Lahat Melalui Inspektorat tutup mata tutup telinga hingga sampai detik ini  belum adanya stresing maupun tindakan dari Pemda Lahat terkait Penerimaan dan Pegeluaran Keuangan RSUD yang bersumber dari dana BLUD tahun 2014 -- 2019 yang sempat viral di media massa.

Begitu juga dalam rangka perbaikan dan peningkatan disektor pelayanan kesehatan masyarakat pemerintah daerah tidak adil juga tidak konsisten dalam perombakan birokrasi diruang lingkup RSUD, dimana kabag TU, Kasi, PPK,PPTK dan bendahara Rutin.

Sebanyak 15 orang yang terlibat dan merupakan kroni kroni dr.Laila dalam aksinya menguras uang Negara untuk kepentingan pribadi dan golongan tidak ikut dirombak dan dialih tugaskan ketempat lain.

Hal ini disampaikan salah seorang Sumber ASN yang pernah bertugas di RSUD Lahat via telp megatakan 1/9 Pemda Lahat harus lakukan tindakan atas penerimaan maupun pegeluaran keuangan yang ada di RSUD juga berikan stresing untuk 15 orang kroni dr Laila Cholik yang sampai saat ini masih menjabat ditempat tempat strategis dalam ruang lingkup RSUD, kalau mau ada perbaikan dan pembenahan agar kedepan di ruang lingkup RSUD dapat bersih dan bebas dari Kolusi, Korupsi dan Nepotisme pungkasnya.

Pewarta : Idham/Novita
Redaksi.www.dutasumsel.com

Pemda Lahat," Perlu Kroscek Penerimaan Dan Pegeluaran Keuangan Di RSUD Lahat

Dutasumsel.com.LAHAT, -- Masih ingat adanya pemberitaan diberbagai media maupun unjuk rasa di pemda Lahat terkait dugaan KKN yang terjadi diruang lingkup RSUD Lahat yang dilakukan oleh Dr.Laila Cholik mantan direktur RSUD dan kroni kroninya  hingga sampai saat ini masih dalam proses pegaduang sampai ke Kajati Sumsel.

Namun tanpaknya pemerintah Kabupaten Lahat Melalui Inspektorat tutup mata tutup telinga hingga sampai detik ini  belum adanya stresing maupun tindakan dari Pemda Lahat terkait Penerimaan dan Pegeluaran Keuangan RSUD yang bersumber dari dana BLUD tahun 2014 -- 2019 yang sempat viral di media massa.

Begitu juga dalam rangka perbaikan dan peningkatan disektor pelayanan kesehatan masyarakat pemerintah daerah tidak adil juga tidak konsisten dalam perombakan birokrasi diruang lingkup RSUD, dimana kabag TU, Kasi, PPK,PPTK dan bendahara Rutin.

Sebanyak 15 orang yang terlibat dan merupakan kroni kroni dr.Laila dalam aksinya menguras uang Negara untuk kepentingan pribadi dan golongan tidak ikut dirombak dan dialih tugaskan ketempat lain.

Hal ini disampaikan salah seorang Sumber ASN yang pernah bertugas di RSUD Lahat via telp megatakan 1/9 Pemda Lahat harus lakukan tindakan atas penerimaan maupun pegeluaran keuangan yang ada di RSUD juga berikan stresing untuk 15 orang kroni dr Laila Cholik yang sampai saat ini masih menjabat ditempat tempat strategis dalam ruang lingkup RSUD, kalau mau ada perbaikan dan pembenahan agar kedepan di ruang lingkup RSUD dapat bersih dan bebas dari Kolusi, Korupsi dan Nepotisme pungkasnya.

Pewarta : Idham/Novita
Redaksi.www.dutasumsel.com

PONDOK PESANTREN AL- ITTIFAQIAH INDRALAYA RESMIKAN RADIO DAHWAH 93 FM

Dutasumsel.com.INDRALAYA, -' Pondok Pesantren Al Ittifaqiah Indralaya (PPI) meresmikan kanal frekuensi baru radio dakwah Ittifaqiah 93 fm, di halaman kampus utama PPI, Ahad 1/9/2019.

Selain itu, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan deklarasi reuni akbar Internasional, dan liga alumni II serta Launching Lembaga Muhadhoroh Pondok Pesantren Al Ittifaqiah.

Mudir PPI, Drs. KH.Mudriq Qori, M.A mengatakan, tiga kegiatan yang diselenggarakan sekaligus tersebut mengusung tema Alumni Berbakti.

"Hari ini bertepatan dengan 1 Muharam 1441 H, kita sengaja mengambil momen seperti ini agar kedepan bisa menjadi peradaban," katanya.

Lanjutnya, guna meningkatkan frekuensi radio Al Ittifaqiah mempunyai peralatan yang baru. Selain itu, radio ini juga merupakan sarana edukasi.

"Walaupun radio dakwah, namun akan tetapi diisi dengan acara lainnya seperti musik dangdut, sama seperti radio lain pada umumnya," ujarnya.

Dirinya berharap, dengan berubahnya frekuensi radio tersebut ke depannya dapat lebih terorganisir, komunikasi semakin terbangun, dan dapat saling berbagi informasi.

"Dari dulu radio ini sudah ada, tetapi belum maksimal. Dengan berubahnya frekuensi baru ini semoga lebih kokoh dan punya karakter," harapnya.

Pewarta : Umi Iin

KADES BERLOMBA-LOMBA MEMINTA JABATAN DI PERUSAHAAN. . PT MAR

Dutasumsel.com.BANYUASIN, -- Kepala Desa atas nama Nurrohmah Kecamatan Pulau Rimau Sudah menjadi ( PK ) DI PERUSAHAAN ( PT. MAR ). Akibat perbuatan KADES ATAS NAMA NURROHMAH,,, Mengajak rekan-rekannya sesama KADES meminta JATAH perbulan DI PERUSAHAAN tersebut, Sehingga mengabaikan kewajiban-nya sebagai KEPALA DESA.

Apakah pantas perlakuan Kepala Desa yang di lakukan oleh Kades yang ber nama Imam sebagai Kepala Desa di Meranti Kecamatan Suak Tapeh, pasalnya sang kepala Desa,Bekerja sama dengan Kades yang mengatas namakan Nurrohmah di Kecamatan Pulau Rimau,yang telah
Mengirimkan surat keperusahaan  karena untuk mementingkan dirinya sendiri.

Sehingga melibatkan tembusan surat tersebut, yang di buat oleh Kepala Desa atas nama Imam tersebut, sehingga melibatkan nama-nama para pejabat penting di Kabupaten Banyuasin, demi mementingkan kepentingan pribadinya.
 
Kami mohon kepada Bupati Banyuasin,
Tolong di pertindak lanjutkan perlakuan-perlakuan para KADES yang menyalah gunakan JABATAN DI PERUSAHAAN TERSEBUT. Karna demi mementingkan kepentingan PRIBADI SENDIRI, akibat ulah dari mereka tersebut, unstruktur pembangunan DANA DESA TERABAIKAN,, MASYARAT menjadi korban-nya.
Ini bukti surat yang di kirimkan oleh OKNUM yang tidak BERTANGGUNG JAWAB / PUNGLI yang di contohkan oleh KADES tersebut.

Para oknum kepala Desa Teluk Betung bernama Irul sudah Menjadi Humas Di PT MAR.Sehingga Dia Lupa Dengan Ke WAJIBAN Sebagai Orang NO 1 Di DESA.
Sehingga Masyarakat - Nya Untuk Berurusan Selalu Tertunda,,,, Di Karena Kan Sibuk Dengan Urusan Yang Lain. Akibat Kesibukan Dari Beliau, Untuk Pelaksanaan Dana Desa- Nya TERBENGKALAI....

Dan Apa Boleh KEPALA DESA Memegang Dua JABATAN Di PERUSAHAAN.
Kami Dapat-Kan INFORMASI Ini Dari MASYARAKAT ATAS NAMA BERINISIAL

Karena dari itu kami mohon "KEPADA BAPAK BUPATI BANYUASIN", Pertindak lanjutkan perlakuan-perlakuan para KADES demi kebaikan kita bersama, dan sebagai kepala desa sebenar nya tidak di perboleh kan memegang dua jabatan sekaligus di suatuh desa nya sendiri ,maka dari itu kami seluruh penduduk desa sunber tidak setujuh   atas kepala desa kami menjabat 2 jabatan sekaligus.

Pewarta : Alam
Redaksi.www.dutasumsel.com





Baitul Arqam Adalah Salah Satu Kegiatan Muhammadiyah Yang Bisa Dijadikan Sebagai Ajang Penambah Wawasan Dan Pengetahuan

Dutasumsel.com.LAHAT, -- Lantunan ayat suci Alquran begema syahdu yang dilantuntan qori terbaik, mengawali  Baitul Arqam yang diadakan pemuda Muhammadiyah cabang Lahat. Bertempat di Gedung Dakwah Muhammadiyah Lahat Sabtu 31/8.
Baitul Arqam adalah salah satu kegiatan Muhammadiyah yang bisa dijadikan sebagai ajang penambah wawasan dan pengetahuan. Seperti yang dilakukan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Tenggara, puluhan dosen muda Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu mengikuti Baitul Arqam. Kali ini diadakan di Lahat.
Hadir pada Baitul Arqam dihadiri
Ayahanda Muhammadiyah H Khaidir Rusmi SPd MSi, Pimpinan Muhammadiyah Sumsel Zulkarnain.SH MH,  Ketua Aisyah dr Laila Cholik, Asisten 2 drs Iskandar MM

Afrian Ricardo Ampd ketua penyelenggara mengawali kegiatan ini serta menyampaikan  laporannya mengatakan " kegiatan ini bertepatan dengan 30 Dzulhijah 1440 H- 1 1441 H dengan tema " Meneguhkan identitas Kader untuk menggembirakan Dakwah Muhammadiyah.

Sementara itu Emil Asya'ari ketua Pemuda  Muhammdiyah " selama dua hari kita mengadakan pengkaderan bagi peserta baru, kita sebagai anak cucu Muhamad kita didik dengan baik, diharapkan nantinya menjadi mandiri serta meneguhkan Ukuwah Islamiah" pungkas Emil.

Ayahnda Muhammadiyah Lahat Khaidir Rusmi Spd MSi menghimbau kepada pemuda Muhammadiyah selain kewajiban  kita sebagai pemuda Muhammadiyah selain kepada Allah juga merasa memiliki NKRI sejauh kita memandang, sesuai dengan Semboyannya sedikit bicara banyak bekerja, tujuan dari Muhammadiyah mencerdaskan kehidupan bangsa. Walaupun kita tidak pernah berpolitik bukan berarti kita buta politik, terlebih bagaimana kita menjadikan contoh suri tauladan " pungkas beliau.

Pewarta : Novita/ Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com