NEWS

Slider

Refleksi 74 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia MERAJUT KEBHINEKAAN MENGUATKAN WAWASAN KEBANGSAAN


HUSNIL KIROM.jpg


Oleh : Husnil Kirom, S.Pd., M.Pd.
(Guru SMP Negeri 1 Indralaya Utara/Dosen/Tutor/Pegiat PPK)
“Indonesia merupakan negara besar yang penuh keberagaman. Wilayahnya terbentang luas dari Sabang sampai Merauke, Miangas sampai Pulau Rote. Ribuan jumlah pulaunya dan berdiam penduduk dengan beragam suku, ras, agama, bahasa, budaya, adat istiadat, dan lainnya.”


Keberagaman itu memunculkan banyaknya perbedaan dalam berbagai bidang kehidupan. 
Keberagaman bangsa Indonesia merupakan salah satu kekayaan yang belum tentu dimiliki oleh bangsa lain di dunia. Meskipun demikian, Indonesia sejatinya mampu mempersatukan berbagai keberagaman dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. 
Keberagaman dalam hal ini sama artinya dengan kebhinekaan yang menjadi keniscayaan bahkan bonus yang ada di bumi nusantara. Kebhinekaan sebagai sesuatu yang tidak dapat dipungkiri keberadaannya hingga saat ini. Bagaimana sebaiknya merajut kebhinekaan melalui penguatan wawasan kebangsaan pasca pemilu?

Menguatkan Kembali Nasionalisme sebagai Wawasan Kebangsaan Indonesia 
Secara sederhana nasionalisme berarti paham kecintaan terhadap bangsa sendiri, seperti kecintaan warga negara terhadap bangsa Indonesia. Sebelum lebih lanjut membahas,nasionalisme,muncul,pertanyaan darimanakah kita mengenal Indonesia? Di dalam Journal of The Indian Archipelago and Eastern Asia yang terbit pada tahun 1850 nama Indonesia mula-mula diciptakan oleh James Logan seorang Antropolog Inggris yang tinggal dan bekerja di Singapura (Tilaar, 2004:112). Logan mengusulkan agar penduduk dan kebudayaan yang terbentang antara Benua Asia dengan Australia, lautan India dengan Pasifik diberikan nama kepulauan Indonesia, sedangkan pulau-pulau lain di lautan Pasifik, seperti Polinesia (banyak pulau), Mikronesia (pulau kecil), dan Melanesia (pulau hitam). Selanjutnya, pada tahun 1884 seorang ahli Antropologi Jerman,bernama,AdolfBastian memperkenalkan nama Indonesia dalam bukunya berjudul Indonesien, order die Insel des Malayischen Archipels yang diterbitkan tahun 1824-1889 di Jerman. Jadi, sebelum orang Indonesia menyadari dan mengenal nama Indonesia sendiri, para pakar ilmu pengetahuan Eropa telah mulai mengkaji bangsa-bangsa dan kebudayaan di kawasan tanah air kita ini. Hingga di kemudian hari nama Indonesia dipergunakan para pakar hukum Belanda, seperti C. Snouck Hurgronje, C. Van Vollenhoven, dan H. Kern dalam beberapa penelitiannya. Menurut Tilaar (2004:113) bahwa pertama kali nama Indonesia mulai dipopulerkan oleh cendekiawan Indonesia, yaitu G.S.S.J. Ratulangi untuk nama perusahaan asuransinya di Bandung, sedangkan Soekarno mengetahui nama Indonesia tersebut ketika beliau menjadi mahasiswa THS/ITB di Bandung pada tahun 1920an. Hal ini berarti sudah sejak lama Indonesia dikenal oleh bangsa lain di dunia yang menunjukkan keberadaan dan perkembangan nasionalisme Indonesia.

Nasionalisme merupakan upaya untuk menjaga loyalitas dan pengabdian terhadap bangsa. Nasionalisme bagian dari wawasan kebangsaan berfungsi sebagai pemersatu beragam suku bangsa dan budaya. Saat ini diperlukan tafsir baru nasionalisme sebagai kesadaran kolektif di tengah pola kehidupan baru yang mengglobal dan terbuka. Batas-batas fisik negara-bangsa yang terus mencair menyebabkan kesatuan negara kepulauan seperti Indonesia sangat rentan terhadap serapan budaya global yang tidak seluruhnya sesuai tradisi negeri ini. Realisasi otonomi daerah yang kurang tepat akan memperlemah nilai dan kesadaran kolektif kebangsaan di bawah payung nasionalisme. Namun, sekali lagi bangsa Indonesia telah berhasil membentuk identitas nasional tak terbantahkan hingga kini, yakni Bhinneka Tunggal Ika. Nasionalisme menjadi suatu gerakan ideologis untuk mencapai dan mempertahankan otonomi, kesatuan, dan identitas populasi dengan tekad membentuk suatu bangsa yang aktual dan potensial (Tilaar, 2004) Kebhinnekaan bangsa Indonesia diakui bahkan dijadikan sebagai dasar perjuangan nasional permulaan abad ke-20. Berlanjut sampai pada integrasi nasional pun harus diwujudkan di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk. Sebagai masyarakat majemuk tentu Indonesia memiliki potensi sumber konflik yang menyebabkan disintegrasi bangsa. Agar identitas bangsa Indonesia di mata dunia terkenal dengan bangsa yang majemuk tetapi satu dalam keanekaragaman suku, agama, ras, antargolongan yang berbeda dalam bingkai semboyan negara harus diwujudkan. Sangat perlu kita menguatkan kembali wawasan kebangsaan untuk menghilangkan segala perbedaan dan menciptakan persatuan Indonesia.
"Merajut Kebhinekaan dalam Momentum Kemerdekaan RI Ke-74 Tahun"

Bhinneka Tunggal Ika pada dasarnya gambaran dari kesatuan geopolitik dan geobudaya di Indonesia. Kebhinnekaan Indonesia itu bukan sekedar mitos, tetapi realita yang ada di depan mata. Harus kita sadari bahwa pola pikir dan budaya orang Jawa berbeda dengan orang Palembang, Minang, Sunda, Dayak, Papua, dan lainnya. Ini saja menunjukkan kalau cara pandang kita tentang Indonesia berbeda. Jadi, tanpa kemauan untuk menerima dan menghargai kebhinnekaan, maka sulit untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa. Kebhinekaan tidak terlepas dari multikulturalisme. Pendapat Azra dalam (Budimansyah, 2008) bahwa “multikulturalisme adalah landasan budaya terkait dengan pencapaian keadaban untuk mewujudkan kondisi demokratis suatu bangsa”. Multikulturalisme bermanfaat untuk membangun integrasi bangsa. Instrumen utama untuk memanfaatkan kondisi yang multikultural ini dapat ditempuh dengan memaksimalkan pendidikan multikultural. Tujuan pendidikan multikultural adalah menanamkan sikap simpatik, respek, apresiasi, dan empati terhadap penganut agama dan budaya yang berbeda untuk mewujudkan sebuah bangsa yang kuat, maju, adil, makmur, dan sejahtera berdasarkan perbedaan etnik, ras, agama, budaya atau adat istiadat. "Semangat membangun kekuatan di seluruh bidang kehidupan, sehingga tercapai kemakmuran bersama, memiliki harga diri, dan dihargai bangsa lain" (Mashadi, 2009). Pendiri negara juga telah berupaya membangun kesadaran/wawasan kebangsaan “Nasionalisme” sebelum Indonesia merdeka. Hal tersebut sejalan dengan program revolusi mental bangsa Indonesia yang dicanangkan pemerintah melalui program Penguatan Pendidikan Karakter.

Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 ini patut disyukuri oleh seluruh komponen bangsa termasuk elit politik, sebab tanpa kemerdekaan mungkin kita masih terbelenggu, tidak sebebas dan sehebat sekarang ini. Tema kemerdekaan tahun ini adalah SDM Unggul Indonesia Maju dengan logo angka 74 yang bermakna sinergi, kolaborasi, inspirasi, dan semangat bekerja tiada henti untuk membangun negeri. Sementara tagline SDM Unggul Indonesia Maju menggambarkan visi pemerintah dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Hal ini memiliki korelasi erat dengan peningkatan produktivitas kerja dalam berbagai bidang kehidupan. Sehingga mampu menciptakan SDM Indonesia yang terampil dan unggul serta berkontribusi membangun bangsa. Tentu momentum kemerdekaan RI ke-74 tahun ini diharapkan dapat merajut kembali kebhinekaan Indonesia yang sempat goyah akibat perbedaan pilihan dalam pemilu, pada akhirnya mampu menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia kembali.

PENULIS : Husnil Kirom, S.Pd. M.Pd.
Instansi : SMP Negeri 1 Indralaya Utara
Redaksi.www.dutasumsel.com

Pandangan Umum Fraksi Fraksi DPRD OI Terhadap Nota Penjelasan Bupati

Dutasumsel.com.INDRALAYA, -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Ilir (OI) menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Nota Penjelasan Bupati Ogan Ilir, di gedung paripurna DPRD Kabupaten Ogan Ilir Komplek perkantoran terpadu Tanjung Senai Indralaya, Kamis (15/08/2019)
Rapat Paipurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Ogan Ilir, H.Endang PU Ishak bersama Wakil Ketua 1 DPRD Ahmad Syafe’i beserta anggota dan Bupati Ogan Ilir yang diwakili Sekretaris Daerah Kab.Ogan Ilir H.Herman dan juga dihadiri pimpinan OPD dalam lingkungan Pemkab Ogan Ilir serta media cetak maupun elektronik.
Paripurna dilanjutkan dengan penyampaian pandangan umum frkasi-fraksi yang diawali oleh Fraksi Golkar disampaikan oleh Muhamad Ali, HS, selanjutnya fraksi Nasdem disampaikan oleh Rizal Mustopa, Fraksi PDI Perjuangan disampaikan oleh Amir Hamzah, Fraksi PPP disampaikan oleh H. Sopian HM Ali, Fraksi PAN disampaikan oleh Azmi A Hadi, Fraksi Demokrat disampaikan leh Ahmad Rusdi Kadir dan Fraksi Berkibar (Gerindra, PBB dan PKB) disampaikan oleh Rahmadi Djakfar.S.Sos.,MTP
Dari 7 (tujuh) Pandangan umum Fraksi fraksi DPRD Ogan Ilir, selanjutnya diserahkan langsung oleh pimpinan rapat H.Endang PU Ishak kepada Bupati Ogan Ilir yang diterima langsung Sekda Ogan Ilir H.Herman untuk selanjutnya akan dijawab oleh Bupati OI pada Paripurna selanjutnya.
Pewarta : Tim
Redaksi.www.dutasumsel.com

Daftar Nama pemenang lomba Hari Pramuka ke -58 Tahun2019 Kwarcab Lahat

Dutasumsel.com.LAHAT,-- Peringatan puncak hari ulang tahun pramuka ke 58 tahun telah usai, setelah juri berembuk menentukan siapa sajakah yang menang pada perlombaan gerak jalan, Marcing Band dan Drumband. Seperti dijelaskan Jakiok selaku ketua panitia HUT Pramuka ke 58 tahun kepada sumateranews.co.id (15/8).

Yang menang lomba kami ucapkan selamat dan pantas untuk memperoleh nilai yang bagus, berikut nama pemenang perlombaan dan kategori

Drumband Siaga

1. MIN 3 Lahat
2. SDN 1 Lahat
3. SDN 6 Lahat
4. SDN 4 Merapi Barat
5. SDN 29 Lahat
6. SDN 9 Lahat

Drumband penggalang
1. SMPN 2 Lahat
2. SMPN 4 Lahat
3. SMPN 3 Lahat

Marching band
1. SMPN 6 Lahat
2. MTsN 1 Lahat
3. SMP IT Al Kautsar

Lomba Gerak Jalan
Siaga Putra
1. MIN 3 Lahat
2. SDN 35 Lahat
3. SDN 20 Lahat

Siaga Putri
1. MIN 3 Lahat
2. SDN 6 Lahat
3. SD Santo Yosef Lahat

Penggalang Putra
1. MTsN 1 Lahat
2. SMPN 4 Lahat
3. SMPN 1 Lahat

Penggalang Putri
1. SMP Santo Yosef Lahat
2. SMPN 2 Lahat
3. MTSN 3 Lahat

Penegak Putra
1. SMKN 1 Lahat
2. MAN 1 Lahat
3. SMK PGRI 2 Lahat

Penegak Putri
1. MAN 1 Lahat
2. SMAN 1 Lahat
3. SMKN 1 Lahat

Pewarta : Novita/ Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com

DPC PDI PERJUANGAN KABUPATEN OGAN ILIR SIAP SEBAGAI PARTAI PELOPOR DAN MODERN

Dutasumsel.com.INDRALAYA, -- Selama tiga hari sejak Kamis (08/08/2019) Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, turut mengikuti Kongres V di Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur, Bali.

Kongres V yang dibuka langsung oleh Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri pukul 13.00 Wita di Agung Room. Seluruh petinggi pengurus pusat PDIP dan pengurus daerah (provinsi dan kabupaten) hadir. Termasuk pengurus DPC PDIP Kabupaten Ogan Ilir yang dipimpin Wahyudi,ST.

Setelah pembukaan, agenda Kongres V dilanjutkan rapat pleno laporan pertanggungjawaban Dewan Pengurus Pusat (DPP) periode 2015-2020. Diteruskan laporan pertanggungjawaban Dewan Pengurus Daerah (DPD) PDIP se-Indonesia. Setelah itu agenda pokok yakni pemilihan ketua umum (ketum).

Agenda itu berlangsung hingga malam sekitar pukul 22.00 Wita. Sesuai tata tertib Kongres V, tiap daerah (DPD/DPC) masing-masing mengutus tiga orang pengurus inti. Sejak sesi pembukaan hingga sekitar pukul 19.00 Wita, tiga pengurus DPC PDIP Ogan Ilir yang mengikuti kongres yaitu Wahyudi,ST (Ketua), M Rizal,ST(Sekretaris), dan Hj. Meli Mustika,SE.MM(Bendahara).

Setelah sesi pertanggungjawaban kepengurusan DPP PDIP (termasuk DPD se-Indonesia), agenda Kongres V dilanjutkan pemilihan ketua umum. Seperti telah diprediksi, Megawati Soekarnoputri kembali terpilih menakhodai partai berlambang kepala banteng bermulut (moncong) putih itu. "Ibu Mega terpilih secara aklamasi. Semua peserta Kongres V mengajukan nama beliau untuk meminpin PDIP periode lima tahun ke depan,"ucap Wahyudi didampingi pengurus DPC PDIP Ogan Ilir lainnya.

Wahyudi  mengaku lega dengan hasil Kongres V tersebut. Pasalnya, seluruh kader PDIP di Sumatera Selatan, termasuk yang ada di Kabupaten Ogan Ilir memang menginginkan putri Bung Karno (Presiden RI pertama) itu tetap memimpin PDI-P. "Saya puas dan merasa sangat lega. Semuanya merasakan hal yang sama. Kami Optimistis PDI-P akan makin solid dan kuat berada di bawah kepemimpinan Ibu Mega,"tandas Yudi.

Dirinya yang juga baru terpilih sebagai ketua DPC PDI-P Ogan Ilir periode lima tahun mendatang,juga siap  berjuang mensukseskan Partai PDI Perjuangan sebagai partai pelopor dan modern Kembali terpilihnya Megawati menjadi penyemangat kuat bagi seluruh pengurus untuk terus memperkuat kiprah di tengah masyarakat dalam turut menyukseskan pembangunan nasional maupun daerah.

Mengenai percepatan pelaksanaan Kongres V, di hadapan peserta Kongres, Megawati menegaskan bukan lantaran bagi-bagi kabinet pada pemerintahan Presiden/Wapres terpilih Joko Widodo/KH Ma'ruf Amin. Tapi, guna menyongsong pemilukada serentak yang akan dijelang pada September 2020 mendatang. "Itulah yang dipikirkan Ibu Mega. Beliau berpikir jauh ke depan untuk kepentingan partai (PDI-P). Itu sebabnya beliau rela masa kepemimpinannya dipersingkat. Alhamdulillah beliau kembali terpilih sebagai Ketum," pungkas Wahyudi.

Pada hari kedua Kongres V, Wahyudi bersama Sekretaris dan Bendahara kembali mengikuti tahapan lanjutan kongres. Masing-masing mengikuti rapat di komisi berbeda dan aktif menyampaikan gagasanan maupun saran pendapat. 

Ajang Kongres V kali ini juga turut membahagiakan pengurus DPC PDI-P Ogan Ilir Pasalnya, Wahyudi memboyong seluruh Pengurus Anak Cabang (PAC). Se - Kabupaten Ogan Ilir dengan Total rombongan pengurus yang dibawa untuk menyukseskan dan menyemarakkan Kongres V di Bali sebanyak 135 orang. 

Pewarta : Sanditya

Shangrilla Putri Aisyah Pelajar SMAN 4 Lahat Utusan AFS Year Program Tahun 2019/2020.

Dutasumsel.com.LAHAT,--  Shangrilla Putri Aisyah pelajar SMAN 4 Lahat kelas XI Mipa 2  salah seorang pelajar Indonesia putri pertama pasangan Martina Am- Kep dan Juliansyah SE yang berhasil menjadi utusan pertukaran pelajar di Benua Eropa tepatnya dinegara Ceko

Patut dibanggakan karena merupakan dari 7000 pelajar se Indonesia mengikuti test program yang diselenggarakan AFS tersaring pada 145 siswa Shangrilla Putri Aisyah urutan ke delapan, Alhamdulilah dan selamat kepada ananda kami mendapat urutan ke 10 besar " seperti dikatakan Baslini MPd  ketua MKKS kepada Sumateranews. ( 15/8)

Dilepas langsung oleh Bupati Lahat Cik Ujang di opp room Pemda Lahat pada Rabu (14/8) yang didampingi Wakil Bupati H.Haryanto SE.MM, Kadis Pendidikan Sutoko, Cik Ujang mengucapkan selamat kepada Shangrilla Putri Aisyah yang telah membawa harum nama Sumsel terkhusus SMAN 4 Lahat. Menurut Bupati semoga utusan Sumsel ini selalu membanggakan nama banggsa, Sekolah dan orang tua.

Pewarta : Novita/ Idham
Redaksi.www.dutasumsel.com

Kwarcab Lahat Buka Pawai Pramuka

Dutasumsel.com.LAHAT, - Puncak peringatan HUT Pramuka ke 58 tahun Bumi Seganti Setungguan melaksanakan Pawai Pramuka, dibuka Januarsyah SH.MM Kwarcab Lahat di Jalan Mayor Ruslan II Lahat pada Kamis 15/8 pukul 08:00 wib. Beberapa waktu sebelumnya upacara tabur bunga dimakam Pahlawan Puspa Bhakti. Pawai Pramuka ini diikuti dari Siaga, Pengalang, Penegak se Kabupaten Lahat. Selain itu juga diiringi Drumband dan Marcing Band. Peringatan puncak Pramuka merupakan pembentukan Kepanduaan terarah, membangun karakter yang berbudi luhur, jujur, ujar Kwarcab Lahat Januarsyah SH.MM didampingi T Darmanto selaku Wakil Ketua dan Sutoko Exs Oficio karena Jabatan kepada sumateranews. Pawai Pramuka diawali dengan pasukan pembawa bendera diikuti dari kontingen pramuka diikuti Marcing Band dan Drum Band, hingga akhirnya menuju panggung kehormatan yang mana telah menunggu Bupati Lahat Cik Ujang, beserta Forkominda ( Novita/ Lahat)

Meriahkan HUT RI ,Kades Talang Balai Baru 2 Buka Pertandingan Volley ball dan futsal

Dutasumsel.com.INDRALAYA, - Kepala Desa Talang Balai Baru 2 ,Wail resmikan pembukaan turnamen Volley ball dan futsal antar Dusun se-Desa Talang Balai Baru 2 yang dilaksanakan oleh Pemuda Karang Taruna Desa Talang Balai Baru 2 Kecamatan Tanjung Raja,Rabu (14/08/2019) sekira pukul 16.00 wib dilapangan sarana olahraga (Sarga) Desa Talang Balai Baru 2.

Olahraga volley ball dan futsal memang sudah merakyat, Tidak hanya dipertandingkan saat 17 Agustusan, kini setiap gelaran turnamen pasti ada pertandingan bola volley dan futsal.

Sejumlah pertandingan dan perlombaan dalam rangka memeriahkan HUT RI 74 bakal digeber beberapa hari kedepan.


Menurut Wail Hampir semua dusun mengirim timnya pada perayaan HUT RI ," Ajang ini untuk eksebisi sekaligus menampung animo kegemaran volley ball dan futsal di wilayah Desa Talang Balai Baru 2,jadi kedepan tidak menutup kemungkinan gelaran pertandingan volly ball dan futsal bisa untuk tingkat kecamatan dan kabupaten,"jelasnya.

Ditambahkannya,"Ide awalnya, liat banyak anak muda yang senang futsal di daerah kami. Ya, akhirnya kami buat lapangan dan pertandingan antar dusun se - Desa dalam rangka HUT RI 74," ujarnya.

Terpisah Satriyo Ketua Karang Taruna Desa Talang Balai Baru 2 mengatakan kegiatan ini didukung oleh kepala Desa dan sumber dananya dari Anggaran Dana Desa (ADD) juga dari Kita Pemuda Karang Taruna" ungkapnya.

Ia gembira saat pertama kali ingin adakan acara ini karena respon anak muda di lingkungannya begitu tinggi. "Hampir semua Dusun mengirim tim dan mereka memang kita tidak kenakan uang pendaftaran, ajang pertandingan futsal dan volley ball antar dusun se-Desa ini dilaksanakan selain memeriahkan HUT RI sekaligus untuk mencari bibit baru yang potensial dan untuk persiapan nantinya dapat mewakili Desa Talang Balai Baru 2 diajang lebih bergengsi,"terangnya .

Sementara Sekretaris Karang Taruna Kecamatan Tanjung Raja Dariyus Aryadi menuturkan pada intinya Karang Taruna Kecamatan sangat mendukung dengan adanya Kegiatan positif ini," Dengan berolahraga pemuda kita sehat diharapkan kedepannya kegiatan  seperti ini tetap berlanjut," harapnya.

Pewarta : Darius
Redaksi.www.dutasumsel.com

Kunjungi DPRD Ogan Ilir,DPRD Madiun lakukan Sharing Tentang Keuangan dan Aset Terkait Penyertaan Modal BUMD.

Dutasumsel.com.INDRALAYA, – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ogan Ilir
menerima kunjungan anggota DPRD Madiun Provinsi Jawa Timur,Rabu (14/08/2019) diruang pimpinan rapat gedung DPRD Ogan Ilir komplek Perkantoran Terpadu (KPT) Tanjung Senai Indralaya.

kunjungan Tersebut diterima langsung oleh Wakil Ketua Komisi III DPRD OI Rahmadi Djakfar.S.Sos.,MTP didampingi Kepala Bagian Humas dan Protokol Saudi Aryanto.MKM bersama Staf Humas Protokol Hendra Kurniawan Sekretariat DPRD Ogan Ilir, turut pula mendampingi Dewan Pakar Eko serta medi irawan bertempat diruang pimpinan rapat, Rabu/14/08/2019.

Kunjungan yang berjumlah empat belas orang tersebut diketuai oleh Drs. Suparno Budi Santoso.M.Si yang juga Ketua Komisi C DPRD Madiun bersama 2 (dua) orang staf Sekretariat DPRD Madiun.

Kunjungan tersebut  dalam rangka Sharing berbagi ilmu Tentang Keuangan dan Aset Terkait Penyertaan Modal Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Pewarta : Darius
Redaksi.www.dutasumsel.com

100 Peserta Ikuti Pe didikan Praktis Di Gria Agung Post

Dutasumsel.com.INDRALAYA, -- Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Ogan Ilir (OI) menggelar Pelatihan dan Pendidikan Politik Praktis di Griya Media Agung Post Perum Griya Cipta Utama Blok A Nomor 15 Indralaya, Rabu (14/08/19).

Kegiatan tersebut dihadiri Dandim OI/OKI, Letkol Inf Riyandi, Kepala Kejaksaan Negri Ogan Ilir Adi Tyogunawan,SH,MH,Kepala Kesbangpol OI, Wilson, yang dikuti 100 peserta dari 16 kecamatan ditambah masyarakat umum.

Dalam kegiatan dengan tema “Peran Ormas Dalam Perkembangan Politik Terkini”, Letkol Inf Riyandi, selaku narasumber mengatakan, poltik merupakan bagian dari strategi yang tidak mengunakan senjata.

“Dalam berpolitik kita harus memahami ideologi Bangsa Indoenesia, politik sekarang ditentukan oleh partai politik yang berkuasa,” ujarnya

Dikatakan, sebagai warga negara yang baik, kita harus terhindar dari politik adu domba, “Sebagai warga negara kita harus menjaga keutuhan NKRI, jangan sampai terpecah belah,” katanya.

Pewarta : Tim

GURU PROFESIONAL MELEK ICTMELALUI VCT 95 BATCH 5 SUMSEL

HUSNIL KIROM OK.JPGAssallamuallaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Oleh: Husnil Kirom, S.Pd., M.Pd.
(Guru SMP Negeri 1 Indralaya Utara)
“VCT adalah pelatihan berbasis dalam jaringan (daring) yang diselenggarakan oleh Seameo Seamolec dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia melalui jaringan Webex.com. Pesertanya adalah para akademisi, pendidik, dan instansi terkait. Pelatihan ini bertujuan agar peserta dapat mengelola seminar secara online dengan baik, lalu belajar menjadi presenter, host, moderator, flyer, recording maupun list presention”.

"Guru VCT harus Melek ICT sebagai Jati Diri Profesiona"
Profesi diartikan sebagai suatu lapangan pekerjaan yang menuntut diterapkannya teknik dan prosedur yang ilmiah, memiliki dedikasi, berorientasi pada pelayanan prima, dan ditujukan untuk kemaslahatan orang lain. Profesional adalah suatu pekerjaan atau kegiatan yang dilakukan seseorang dan menjadi sumber penghasilan kehidupan memerlukan keahlian, kemahiran, atau kecakapan yang memenuhi standar mutu atau norma tertentu, serta memerlukan pendidikan profesi. 

Profesionalisme adalah komitmen para anggota suatu profesi untuk meningkatkan kemampuan profesional dan selalu mengembangkan strategi yang digunakannya dalam melakukan pekerjaan sesuai dengan profesinya. Kode Etik Guru Indonesia adalah pedoman sikap dan perilaku yang bertujuan menempatkan guru sebagai profesi terhormat, mulia, dan bermartabat yang dilindungi oleh undang-undang. Guru Indonesia dituntut memiliki kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional sesuai dengan perkembangan ipteks dan kemajuan zaman. Pendidikan karakter dengan pemanfaatan ICT dalam pembelajaran menjadi tolok ukur keberhasilan guru profesional.

Penggunaan Information Comunication Technology (ICT) dalam bahasa Indonesia adalah Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) bukanlah hal baru dalam dunia pendidikan dan pembelajaran di sekolah. Akan tetapi pemanfaatan TIK dalam pembelajaran terkadang masih menjadi kendala, apalagi tempat tugasnya di daerah yang susah sinyal dan kuota terbatas. Menurut Barnie Trelling dalam Suyatna (2019) bahwa “ada dua belas kompetensi berbasis ICT yang harus dikuasai guru, yaitu: searching dengan mesin pencarian, collectingmenggunakan MP3/MP4, animasi, video, creating dengan membuat website, sharing melalui web pages danblog, communicating melalui e-mail dan chatting , coordinating menggunakanworkgroups dan mailing list, meetingmenggunakan forum dan chatroomseperti Webex.com, socializing misalnya twitter, facebook, instagram dan lain-lain, evaluating dengan online advisor, buying selling jual beli online, gamingdengan game onlineserta learningmenggunakan jurnal online maupun riset online. Adapun kegiatan yang sedang penulis ikuti sekarang termasuk ke dalam kompetensi gabungan dari kompetensi berbasis ICT di atas, terutama pada penggunaan meetingmelalui Webex.com.


"Belajar dari Virtual Coordinator Training (VCT) Batch 5"
Bisa dikatakan semua bidang kehidupan sekarang dihadapkan pada revolusi industri 4.0 yang ditandai dengan digitalisasi sistem. Hal ini berarti sistem analog diganti menjadi digitalisasi. Begitupun dengan sistem ekonomi dunia, perdagangan misalnya dari jual beli konvensional telah beralih menjadi juali beli online. Tak pelak, dunia pendidikan pun harus menyesuaikan dengan kemajuan revolusi industri 4.0 yang besar pengaruhnya. Spesifiknya adalah sistem pembelajaran jadul (ceramah tatap muka), bergeser ceramah tanpa harus tatap muka (pembelajaran online). Perubahan tersebut dirasakan begitu cepat dan kompetitif, sehingga menuntut kita (guru, dosen, tutor, widyaiswara, dan profesi lainnya) untuk memiliki keterampilan lebih dalam memanfaatkan Information Comunication Technology (ICT) tersebut. Apabila guru mampu memanfaatkanICT ini, maka secara tidak langsung sesungguhnya kita sedang membawa anak-anak melek teknologi dan digitalisasi. Proses belajar pada era industri 4.0 dikenal juga dengan pendidikan abad 21 yang ditandai dengan kemajuan di bidang teknologi komunikasi, terutama penggunaan internet saat ini membuka peluang untuk belajar dimana saja, kapan saja, dan dengan siapa saja tanpa dibatasi ruang dan waktu.

Sebut sajaRumahBelajar.id yang disiapkan secara gratis oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga RumahBelajar.idyang dikelola oleh Seameo Seamolecatau yang berbayar seperti Ruang Gurusemuanya dapat dimanfaatkan oleh guru dan siswa.

Pembelajaran online ini sebuah keniscayaan, kapanpun pasti terjadi, tinggal menunggu waktu. Lalu, siapkah kita sebagai guru di daerah memanfaatkan ICT dalam pembelajaran dan adaptasi dengan perkembangan zaman? Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerja sama dengan Seameo Seamolec menangkap isu ini dengan menyiapkan wadah belajar bersama (diklat/seminar online). Salah satu sarana yang dapat dimanfaatkan guru dalam pelaksanaan diklat/seminar online melalui video conference dengan aplikasi Webex.com. 

Pelatihan ini dilaksanakan oleh koordinator daerah dan instruktur terlatih untuk membimbing guru dalam pembelajaran jarak jauh. Tentu pelatihan ini memerlukan keterampilan dari peserta dengan penugasan sebagai presenter, host, moderator, perekam seminar, pembuat flyer (publikasi seminar), pembuat daftar hadir yang semuanya dilakukan online. Keseluruhan tugas akan dikumpulkan di kantong tugas pada tahap akhir sebagai dasar panitia untuk menerbitkan sertifikat berlisensi internasional bagi para peserta. Secara umum di Indonesia, termasuk di Sumatera Selatan pembukaan kegiatanVCT 95 Batch 5 pada tanggal 1 Agustus 2019 tepat pukul 13.00 WIB, sedangkan re upgrading instruktur dilaksanakan tanggal 2 – 4 Agustus 2019. Selanjutnya, pemberian materi secara offline danonline tanggal 5 – 9 Agustus 2019. Saat ini sedang berlangsung latihan bersama menajdi presenter, host, moderator, pembuat flyer, perekam suara, dan pembuat daftar hadir. Sementara pengisian penugasan online di kantong tugas dimulai dari tanggal 26 – 29 Agustus 2019.

Kegiatan ini diharapkan dapat memacu semangat, kreativitas, dan inovasi dalam melaksanakan pembelajaran bagi semua guru, terutama peserta VCT 95 Batch 5 Sumatera Selatan. Akhirnya, semoga peserta dapat menyelesaikan tugas tepat waktu dan mendapatkan sertifikat.
  1. Semoga bermanfaat buat semuanya Wassallamuallaikum,

Redaksi.www.dutasumsel.com