NEWS

Slider

Diduga Pembangunan RKB SDN 2 Ulak Paceh Syarat Penyimpangan

Dutasumsel.com.MUBA, - Pembangunan ruang kelas baru (RKB) SD Negeri 2 Ulak Paceh Kecamatan Lawang Wetan kabupaten Musi Banyuasin diduga dikerjakan asal jadi, Pasalnya pengerjaan pembangunan ruang kelas baru SD Negeri 2 dilaksanakan tidak sesuai dengan petunjuk teknis (Juknis) yangmana material besi yang digunakan Diduga tidak sesuai dengan spesifikasi yang sudah ditetapkan sehingga kualitasnya sangat diragukan.

Pembangunan ruang kelas baru (RKB) SD Negeri 2  ini sebanyak satu lokal Sumber  Dana APBD Kabupaten Musi Banyuasin Tahun anggaran 2019.

Hasil pantauan Wartawan di lapangan rabu 24/07/2018, pembangunan ruang kelas baru di SD 2 Ulak Paceh sudah selesai, namun dalam menyikapi dan menindak lanjuti informasi yang diterima Wartawan disitu ditemukan kondisi gedung RKB yang baru saja selesai sudah mengalami penurunan diduga  belum padatnya tanah timbunan.

Akibat dari penurunan kontruksi gedung berimbas pada lantai keramik yang dipasang Selain itu wartawan media ini menemukan beberapa material yang digunakan tidak sesuai spesifikasi.

Menurut seseorang yang mengaku salah satu guru disekolah itu mengatakan,bangunan ini dikerjakan pihak rekanan tetapi belum ada serah terima dengan pihak sekolahan,saat ditanyakan berapa jumlah nilai anggaran dan cv apa yang mengerjakan  guru tersebut tidak mengetahui nilai dan cv apa yang mengerjakan proyek tersebut.

Ditempat terpisah Iliyas Selaku Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin menjelaskan kalau Pembangunan RKB baru yang berlokasi di SD Negeri 2 Ulak Paceh itu sudah serah terima dengan pihak dinas.

Tetapi saat ini pihak rekanan masih menyisakan anggaran untuk pemeliharaan sebanyak 5 persen,kalau memang ada temuan dari rekan wartawan kami akan mengecek kelapangan dan minta kepada hu
TNI  ly bypihak rekanan untuk memperbaiki kerusakan saat disinggung siapa dan berapa jumlah nilai anggaran Iliyas tidak mengetahui.

Pewarta : Riyan
www.dutasumsel.com25719

Dinsos Gelar Bimtek PenguatanKapasitas LKS ( lembaga Kesejahteraan Sosial).

Dutasumsel.com.LAHAT, --  Untuk menghindari terjadinya penyimpangan managemen Yayasan Sosial dibawah naungan Dinas Sosial Lahat. Maka diadakan Bimtek ( bimbingan tehnik ). Bimtek ini digelar di Hotel Calista selama dua hari 25 -26 Juli dengan peserta 25 orang  terdiri dari Yayasan Kanker, yayasan Panti, yayasan non panti/ Say Lapas ( panti asuhan non asrama ) yang ada di Kabupaten Lahat, dengan narasumber  Penyuluh muda Saefudin SE dari Dinsos Lahat.

 Kegiatan ini bertujuan  memotivasi lembaga Kesejahteraan sosial untuk memiliki keterampilan dan kapasitas keilmuan sebagai sukarelawan Pemerintah dalam upaya melakukan usaha pelayanan sosial ditengah- tengah masyarakat, mengembangkan penghetahuan dan kelak dapat menciptakan solusi, penangangan kesenjangan sosial. Melalui penyelenggaraan pelayanan kesejahteraan sosial dan pada akhirnya mengurangi kesenjangan sosial di Bumi Seganti Setungguan.

drs Harius MM  Kadinsos membuka Bimtek LKS, kepada peserta beliau berharap untuk mengikuti kegiatan ini dengan sebaiknya, menyerap ilmu baik teori maupun praktek yang disampaikan oleh panitia dan narasumber secara serius sehingga nantinya akan menjadi bekal yang berharga" ( Novita/ Idham )

Selamat dan Sukses Buat ibu Mukhsinah atas gelar M.Si nya


Sekretaris DPRD Ogan Ilir, Muksinah di Wisuda S2 di Stisipol Candramuka

Dutasumsel.com.INDRALAYA,- Sekertaris DPRD Kab.Ogan Ilir, Muksinah,SE, kini memiliki gelar tambahan M.Si (Magister Sains), setelah hari, Rabu (24/07/19) di wisuda, pasca mengenyam pendidikan di Stisipol Candramuka, Palembang.

Ucapan selamat atas keberhasilannya menyelesaikan pendidikan Sarjana Strata 2, berdatangan, tidak hanya dari keluarga dan kerabat serta rekan kerjanya seperti dari Kepala Bagian, Kasubag dan Staf di Sekretariat DPRD Kabupaten Ogan Ilir.

Tak ketinggalan, segenap Anggota DPRD Kabupaten Ogan Ilir pun turut menyampaikan ucapan selamat kepada Muksinah.

“Segenap Pimpinan dan Anggota DPRD Kab.Ogan Ilir mengucapkan selamat atas di wisudanay, Sekertaris DPRD OI, Muksinah,SE.,M.Si,”

Pewarta : Tim Red
www.dutasumsel.com25719

Alisa Khadijah Adakan Member Gathering dan Business Talks

Dutasumsel.com.PALEMBANG, -- Bertempat di aula RS Gigi dan Mulut RSUD provinsi Sumsel, Alisa Khadijah ICMI mengadakan acara Member Gathering dan Business Talks. Acara ini dihadiri oleh kurang lebih 100 orang peserta yang berasal dari Palembang dan Ogan Ilir. Alisa Khadijah sendiri merupakan organisasi perempuan yang berkecimpung di dunia usaha. Asosiasi Muslimah Pengusaha se Indonesia, disingkat Alisa Khadijah

Hadir dalam acara tersebut kabid Pengawasan dan Pemeriksaan Dinas Koperasi & UMKM provinsi Sumatera Selatan yang juga menjadi salah satu narasumber, ibu Ambar Setianingsih, S.Pt M.Si. Beliau mengharapkan terjalinnya kerjasama antara UMKM dan Dinas Koperasi karena dengan bersinergi maka bisa meminimalisir angka kemiskinan dengan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.

Hal senada juga diungkapkan oleh ketua Alisa Khadijah Provinsi Sumatera Selatan, ibu Hj. Yulfa Cindosari, S.Ud. Bahwa kegiatan seperti ini diharapkan bisa terus berlanjut. Sehingga para anggota Alisa Khadijah bisa mendapatkan ilmu yang bermanfaat untuk perkembangan usaha demi kebangkitan ekonomi umat.

Sedangkan narasumber kedua, ibu Endang W. Wierono, SE MH yang biasa disapa bu een, juga tak lupa memberikan motivasi kepada peserta yang hadir. Sebagai seorang pebisnis muda yang meraih penghargaan Kartini Award tentulah kiprah beliau di dunia bisnis tidak bisa dipandang sebelah mata.
"Ibu-ibu harus peka dengan kondisi yang ada saat ini, termasuk dengan terus menyiapkan diri menghadapi teknologi yang terus berkembang, demikian beliau menjelaskan.

Acara ini juga diramaikan dengan 'product show' dimana beberapa perwakilan anggota mempresentasikan produk unggul nya masing-masing. Semakin memperkuat kesungguhan para anggotanya untuk mengembangkan usaha secara lebih profesional.

Salam bangkit Alisa...
Pewarta : Umi Iin
www.dutasumsel.com24719

Sekda Lahat Tinjau Pembongkaran Lapak PKL.

Dutasumsel.com.LAHAT, -- Disaat petugas Pol PP membongkar lapak  PKL terlihat mereka tertunduk lesu meratapi lapak yang tinggal kenangan. Yah itulah cerita pagi ini di Pasar Lematang Lahat pada Rabu (24/7). Namun pedagang PKL tidak usah risau karena lokasi mereka akan dialokasikan ketempat yang baru dan nyaman serta gratis retribusi selama 6 bulan.

Januarsyah Selaku Sekda Lahat meninjau langsung pembongkaran lapak PKL, yang rencananya dialihkan ke lantai dua.  Selain Sekda turut pada rombongan plt Kadishub Indarmasyah, Kabid Lalu Lintas Mukhlis,  Alfarabi KUPTD Pasar, Samris DLH, Kapuspol Pasar Lematang Bripka Robby, Roihan Kabid Tibum,  Yoga Firdiansyah Lurah Pasar Baru, Subdepom   Lahat CPM Lettu Indra Idrianto, Anggota Pol PP, anggota Dishub dan dinas Pasar..

 Setelah meninjau  lokasi Januarsah Hambali SH.MH mengatakan " untuk menertibkan parkir  Perbup Parkir kita berlakukan bila melanggar nantinya akan langsung dirantai dan bayar denda sebesar 200 ribu untuk kendaraan roda dua denda lima puluh ribu, tinggal tunggu Perbub nya saja. Sedangkan  untuk pedagang PKL bupati menyiapkan KUBE sebesar 20 Juta untuk perkelompok, upaya dari Pemkab Pol PP, Dishub dan Dinas Pasar untuk mengawasi keadaan Pasar Lematang akan diberi intensip, sehingga apabila Pasar Lematang tertib rapi dan nyaman maka Lahat sejahtera dan Bercahaya" tandas Sekda.

Pewarta : Novita/ Idham
www.dutasumsel.com24719

Empat Poin Penting Yang Dibahas Pada MMD Desa Tanjung Menang

Dutasumsel.com.LAHAT, -- Desa Tanjung Menang Kecamatan Merapi Selatan pada siang ini Rabu (24/7) menggelar MMD ( musyawarah masyarakat desa), bertempat di kediamanan  Misran Kades Tanjung Menang.
Hadir pada musyawarah Desa dihadiri, Kepala Puskesmas Perangai Eka Agustina  Am- kep, perangkat Desa, BPD, TPPKK Desa beserta undangan lainnya. MMD tersebut membahas Empat poin penting yakni, Jamban, Sampah, KIS ( kartu Indonesia Sehat) dan larangan merokok disembarang tempat.

Menurut KUPT Perangai Eka Agustina Am Kep, perlunya dianggarkan untuk pembuatan Jamban karena BAB sembarangan menghambat hidup sehat. Permasalahan sampah saat ini sangat gencar diserukan oleh Bupati Lahat Cik Ujang, dampak yang ditimbulkan karena sampah mengakibatkan berbagai macam penyakit yang berbahaya seperti Kolera, disentri, demam berdarah dan malaria.

Untuk itu dengan adanya MMD maka disepakati Komentmen bersama antara pihak Puskesmas dengan kepala Desa.
Misran selaku Kades Desa Tanjung Menang Kecamatan Merapi Selatan menyambut positif dengan adanya Komentmen bersama, semoga terlaksananya hidup sehat aman dan sejahtera.

Pewarta : Novita/ Idham
www.dutasumsel.com24719

Geram,merasa warganya tidak dilayani maksimal pihak BRI Tanjung Raja, Kades Belanti kesal sempat adu argumen.

Dutasumsel.com.INDRALAYA, - Merasa warganya dikecewakan oleh Pihak Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Tanjung Raja dalam penyaluran buku tabungan dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS),Irwani Kepala Desa Belanti Kecamatan Tanjung Raja geram dan turun Langsung menemui warganya di BRI Tanjung Raja,Rabu (24/07/2019)
Sempat adu argumen dan pendapat dengan karyawan BRI unit Tanjung Raja terkait adanya dugaan warganya yang dipersulit untuk mengurus buku tabungan dan KKS sang Kades pun bergegas pergi menemui pihak BRI.

" ya saya kecewa dan kesal dengan pelayanan BRI Tanjung Raja ketika menerima laporan pertama dari masyarakat saya bahwa BRI Tanjung Raja sudah tidak dapat melayani lagi penyaluran buku tabungan dan KKS,"katanya.

Masih kata irwani," Pihak BRI semestinya memberikan solusi bagaimana jalan keluarnya,jangan main lempar dan saling salahkan dengan pihak pendamping TKSK kecamatan,sedangkan pendamping TKSK kecamatan mengatakan pada saya pihak BRI semestinya jemput bola kedesa,"ujarnya berang.

Terpisah Rasyid bagian penyaluran buku tabungan BRI mengatakan pihaknya hanya melayani penyaluran buku tabungan sesuai petunjuk dan edaran dari kementerian sosial,"kami melayani sesuai petunjuk dan edaran dari kementerian sesuai jadwal yang ditentukan,"ujarnya.

Pewarta : Darius
www.dutasumsel.com24719

Mayjen TNI Adi Sudaryanto : TNI Wajib Jaga Kemanunggalan

Dutasumsel.com.MUBA, - Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke 105 adalah Bukti Bhakti TNI bersama Rakyat. Dengan adanya TMMD Ke 105 yang dilaksanakan TNI Rakyat dapat sedikit mendapatkan Keringanan beban, baik secara Perekonomian, Infrastruktur maupun Pendidikan Moral dan Agama.
Dalam hal ini TNI wajib memiliki Jiwa Kemanunggalan terhadap Operasi Bhakti yang telah diberikan dan diemban. Selain itu Sinergitas bersama Rakyat pun wajib diterapkan ketika bertugas, karena Pada dasarnya "TNI dari Rakyat untuk Rakyat".

Hal senada tersebut disampaikan Tim Wasev Mabesad TNI Mayjen TNI Adi Sudaryanto,S.IP kepada Satgas V TMMD Ke 105 yang mana dipimpin langsung Dan Satgas V TMMD Ke 105 Letkol Arm Muh Saifudin Khoiruzzamani,S.sos.

Dalam amanatnya Mayjen TNI Adi Sudaryanto,S.IP mengatakan, "Saya tegaskan kepada Anggot Satgas V TMMD Ke 105 agar selalu menjaga Sinergitas baik bersama Unsur Pemerintah, Polri, maupun Rakyat sekitar Lokasi Sasaran TMMD, "Dikatakan Jenderal Bintang Dua ini kepada media, Selasa (23/7/2019).

Lebih lanjut ia menambahkan, "Untuk Dan Satgas V TMMD Ke 105 harus bisa menyampaikan hal tersebut kepada Anggota Satgas V TMMD lainnya. Saat ini yang saya dengar dan saya amati Sinergitas Satgas V TMMD Kodim 0401/Muba bersama Warga Masyarakat Desa SP3 Kec. Batang Hari Leko sudaj luar biasa baik, semoga hal ini tetap terjalin sampai seterusnya, "Pungkasnya.

Pewarta : Riyan
www.dutasumsel.com23719

Kajari Lahat Akan Proses Hukum Kasus Kasus Yang Masuk Di Kejaksaan Negeri Lahat

Dutasumsel.com.Lahat, --  Diketahui secara umum dan bukan rahasia lagi adanya laporan baik dari masyarakat maupun dari Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM) yang melaporkan dugaan KKN para pejabat dibumi seganti setungguan seperti adanya pegangkatan kepala PDAM Tirta Lematang yang melanggar aturan hingga megakibatkan kerugian uang negara
Begitu juga kisah kasus terjadinya keracunan masal beberapa waktu lalu dilingkungan RSUD Lahat hingga berakibat permasalahan ini berbuntut panjang.

Dari dua kasus ini salah satunya seperti di RSUD lahat Secara bertahap mulai terkuak kebobrokan RSUD Lahat dalam mengelola keuangan Negara yang meyebabkan adanya dugaan Kolusi, Korupsi dan Nopotisme secara berjamaah dilakukan Dr.Laila Cholik bersama kroni kroninya dengan melaksanakan berbagai kegiatan yang dijadikan paket proyek dan diperebutkan oleh perusahaan PT atau CV yang bergerak dibidang kesehatan maupun peratan Rumah sakit.

Tapi apa yang terjadi di ruang lingkup RSUD Lahat berbalik 100 % yang dilakukan sebagian besar Rumah Sakit lainnya yang ada di Sumsel, dimana baik itu pegadaan makan dinas khusus maupun pegadaan perlengkapan ruang pasien dilaksanakan oleh Dr.laila Cholik bersama kroni kroninya demi meraup pundi pundi keuntungan besar secara pribadi dan golongan.

Dengan adanya permasalahan dugaan KKN dilingkungan RSUD Lahat dari tahun 2014 -- 2019 yang berimbas kerugian uang Negara milyaran rupiah, pihak hukum di Kabupaten Lahat telah memproses dan  melakukan peyelidikan dan pemanggilan terhadap mantan direktur PDAM Cholil Mansyur dan  dr.laila Cholik dan kroni kroninya juga sumber  saksi ahli orang yang melaporkan kebobrokan RSUD Lahat dibawa pimpinan di Laila Cholik sebagai Direktur .

Tampaknya proses hukum para pelaku kejahatan diwilayah Seganti Setungguan kabupaten Lahat akan berjalan sebagaimana mestinya, soalnya mencuatnya permasalahan ini tetap diawasi dan dipantau masyarakat yang perduli kabupaten lahat bebas korupsi, kolusi dan nepotisme .

Kajari Lahat Jaka Suparna SH melalui  Kasat Intel Bani Imanuel Ginting SH ketika ditemui diruang kerjanya mengatakan apa perlu harus diberitakan permasalahan ini sedangkan beberapa waktu lalu  laporan maupun hasil pemeriksaan telah kita lakukan untuk kita  proses secara hukum yang salah akan kita tindak , namun namanya memproses itu tidak semudah membalikan telapak tangan.  Tentunya perlu waktu". Pungkas bang Ginting panggilan Kasat Intel Kejaksaan Negeri Lahat sehari hari.

Pewarta : Idham/Novita
www.dutasumsel.com23719