NEWS

Slider

Sekretaris DPRD Ogan Ilir, Muksinah di Wisuda S2 di Stisipol Candramuka

Dutasumsel.com.INDRALAYA,- Sekertaris DPRD Kab.Ogan Ilir, Muksinah,SE, kini memiliki gelar tambahan M.Si (Magister Sains), setelah hari, Rabu (24/07/19) di wisuda, pasca mengenyam pendidikan di Stisipol Candramuka, Palembang.

Ucapan selamat atas keberhasilannya menyelesaikan pendidikan Sarjana Strata 2, berdatangan, tidak hanya dari keluarga dan kerabat serta rekan kerjanya seperti dari Kepala Bagian, Kasubag dan Staf di Sekretariat DPRD Kabupaten Ogan Ilir.

Tak ketinggalan, segenap Anggota DPRD Kabupaten Ogan Ilir pun turut menyampaikan ucapan selamat kepada Muksinah.

“Segenap Pimpinan dan Anggota DPRD Kab.Ogan Ilir mengucapkan selamat atas di wisudanay, Sekertaris DPRD OI, Muksinah,SE.,M.Si,”

Pewarta : Tim Red
www.dutasumsel.com25719

Alisa Khadijah Adakan Member Gathering dan Business Talks

Dutasumsel.com.PALEMBANG, -- Bertempat di aula RS Gigi dan Mulut RSUD provinsi Sumsel, Alisa Khadijah ICMI mengadakan acara Member Gathering dan Business Talks. Acara ini dihadiri oleh kurang lebih 100 orang peserta yang berasal dari Palembang dan Ogan Ilir. Alisa Khadijah sendiri merupakan organisasi perempuan yang berkecimpung di dunia usaha. Asosiasi Muslimah Pengusaha se Indonesia, disingkat Alisa Khadijah

Hadir dalam acara tersebut kabid Pengawasan dan Pemeriksaan Dinas Koperasi & UMKM provinsi Sumatera Selatan yang juga menjadi salah satu narasumber, ibu Ambar Setianingsih, S.Pt M.Si. Beliau mengharapkan terjalinnya kerjasama antara UMKM dan Dinas Koperasi karena dengan bersinergi maka bisa meminimalisir angka kemiskinan dengan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.

Hal senada juga diungkapkan oleh ketua Alisa Khadijah Provinsi Sumatera Selatan, ibu Hj. Yulfa Cindosari, S.Ud. Bahwa kegiatan seperti ini diharapkan bisa terus berlanjut. Sehingga para anggota Alisa Khadijah bisa mendapatkan ilmu yang bermanfaat untuk perkembangan usaha demi kebangkitan ekonomi umat.

Sedangkan narasumber kedua, ibu Endang W. Wierono, SE MH yang biasa disapa bu een, juga tak lupa memberikan motivasi kepada peserta yang hadir. Sebagai seorang pebisnis muda yang meraih penghargaan Kartini Award tentulah kiprah beliau di dunia bisnis tidak bisa dipandang sebelah mata.
"Ibu-ibu harus peka dengan kondisi yang ada saat ini, termasuk dengan terus menyiapkan diri menghadapi teknologi yang terus berkembang, demikian beliau menjelaskan.

Acara ini juga diramaikan dengan 'product show' dimana beberapa perwakilan anggota mempresentasikan produk unggul nya masing-masing. Semakin memperkuat kesungguhan para anggotanya untuk mengembangkan usaha secara lebih profesional.

Salam bangkit Alisa...
Pewarta : Umi Iin
www.dutasumsel.com24719

Sekda Lahat Tinjau Pembongkaran Lapak PKL.

Dutasumsel.com.LAHAT, -- Disaat petugas Pol PP membongkar lapak  PKL terlihat mereka tertunduk lesu meratapi lapak yang tinggal kenangan. Yah itulah cerita pagi ini di Pasar Lematang Lahat pada Rabu (24/7). Namun pedagang PKL tidak usah risau karena lokasi mereka akan dialokasikan ketempat yang baru dan nyaman serta gratis retribusi selama 6 bulan.

Januarsyah Selaku Sekda Lahat meninjau langsung pembongkaran lapak PKL, yang rencananya dialihkan ke lantai dua.  Selain Sekda turut pada rombongan plt Kadishub Indarmasyah, Kabid Lalu Lintas Mukhlis,  Alfarabi KUPTD Pasar, Samris DLH, Kapuspol Pasar Lematang Bripka Robby, Roihan Kabid Tibum,  Yoga Firdiansyah Lurah Pasar Baru, Subdepom   Lahat CPM Lettu Indra Idrianto, Anggota Pol PP, anggota Dishub dan dinas Pasar..

 Setelah meninjau  lokasi Januarsah Hambali SH.MH mengatakan " untuk menertibkan parkir  Perbup Parkir kita berlakukan bila melanggar nantinya akan langsung dirantai dan bayar denda sebesar 200 ribu untuk kendaraan roda dua denda lima puluh ribu, tinggal tunggu Perbub nya saja. Sedangkan  untuk pedagang PKL bupati menyiapkan KUBE sebesar 20 Juta untuk perkelompok, upaya dari Pemkab Pol PP, Dishub dan Dinas Pasar untuk mengawasi keadaan Pasar Lematang akan diberi intensip, sehingga apabila Pasar Lematang tertib rapi dan nyaman maka Lahat sejahtera dan Bercahaya" tandas Sekda.

Pewarta : Novita/ Idham
www.dutasumsel.com24719

Empat Poin Penting Yang Dibahas Pada MMD Desa Tanjung Menang

Dutasumsel.com.LAHAT, -- Desa Tanjung Menang Kecamatan Merapi Selatan pada siang ini Rabu (24/7) menggelar MMD ( musyawarah masyarakat desa), bertempat di kediamanan  Misran Kades Tanjung Menang.
Hadir pada musyawarah Desa dihadiri, Kepala Puskesmas Perangai Eka Agustina  Am- kep, perangkat Desa, BPD, TPPKK Desa beserta undangan lainnya. MMD tersebut membahas Empat poin penting yakni, Jamban, Sampah, KIS ( kartu Indonesia Sehat) dan larangan merokok disembarang tempat.

Menurut KUPT Perangai Eka Agustina Am Kep, perlunya dianggarkan untuk pembuatan Jamban karena BAB sembarangan menghambat hidup sehat. Permasalahan sampah saat ini sangat gencar diserukan oleh Bupati Lahat Cik Ujang, dampak yang ditimbulkan karena sampah mengakibatkan berbagai macam penyakit yang berbahaya seperti Kolera, disentri, demam berdarah dan malaria.

Untuk itu dengan adanya MMD maka disepakati Komentmen bersama antara pihak Puskesmas dengan kepala Desa.
Misran selaku Kades Desa Tanjung Menang Kecamatan Merapi Selatan menyambut positif dengan adanya Komentmen bersama, semoga terlaksananya hidup sehat aman dan sejahtera.

Pewarta : Novita/ Idham
www.dutasumsel.com24719

Geram,merasa warganya tidak dilayani maksimal pihak BRI Tanjung Raja, Kades Belanti kesal sempat adu argumen.

Dutasumsel.com.INDRALAYA, - Merasa warganya dikecewakan oleh Pihak Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Tanjung Raja dalam penyaluran buku tabungan dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS),Irwani Kepala Desa Belanti Kecamatan Tanjung Raja geram dan turun Langsung menemui warganya di BRI Tanjung Raja,Rabu (24/07/2019)
Sempat adu argumen dan pendapat dengan karyawan BRI unit Tanjung Raja terkait adanya dugaan warganya yang dipersulit untuk mengurus buku tabungan dan KKS sang Kades pun bergegas pergi menemui pihak BRI.

" ya saya kecewa dan kesal dengan pelayanan BRI Tanjung Raja ketika menerima laporan pertama dari masyarakat saya bahwa BRI Tanjung Raja sudah tidak dapat melayani lagi penyaluran buku tabungan dan KKS,"katanya.

Masih kata irwani," Pihak BRI semestinya memberikan solusi bagaimana jalan keluarnya,jangan main lempar dan saling salahkan dengan pihak pendamping TKSK kecamatan,sedangkan pendamping TKSK kecamatan mengatakan pada saya pihak BRI semestinya jemput bola kedesa,"ujarnya berang.

Terpisah Rasyid bagian penyaluran buku tabungan BRI mengatakan pihaknya hanya melayani penyaluran buku tabungan sesuai petunjuk dan edaran dari kementerian sosial,"kami melayani sesuai petunjuk dan edaran dari kementerian sesuai jadwal yang ditentukan,"ujarnya.

Pewarta : Darius
www.dutasumsel.com24719

Mayjen TNI Adi Sudaryanto : TNI Wajib Jaga Kemanunggalan

Dutasumsel.com.MUBA, - Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke 105 adalah Bukti Bhakti TNI bersama Rakyat. Dengan adanya TMMD Ke 105 yang dilaksanakan TNI Rakyat dapat sedikit mendapatkan Keringanan beban, baik secara Perekonomian, Infrastruktur maupun Pendidikan Moral dan Agama.
Dalam hal ini TNI wajib memiliki Jiwa Kemanunggalan terhadap Operasi Bhakti yang telah diberikan dan diemban. Selain itu Sinergitas bersama Rakyat pun wajib diterapkan ketika bertugas, karena Pada dasarnya "TNI dari Rakyat untuk Rakyat".

Hal senada tersebut disampaikan Tim Wasev Mabesad TNI Mayjen TNI Adi Sudaryanto,S.IP kepada Satgas V TMMD Ke 105 yang mana dipimpin langsung Dan Satgas V TMMD Ke 105 Letkol Arm Muh Saifudin Khoiruzzamani,S.sos.

Dalam amanatnya Mayjen TNI Adi Sudaryanto,S.IP mengatakan, "Saya tegaskan kepada Anggot Satgas V TMMD Ke 105 agar selalu menjaga Sinergitas baik bersama Unsur Pemerintah, Polri, maupun Rakyat sekitar Lokasi Sasaran TMMD, "Dikatakan Jenderal Bintang Dua ini kepada media, Selasa (23/7/2019).

Lebih lanjut ia menambahkan, "Untuk Dan Satgas V TMMD Ke 105 harus bisa menyampaikan hal tersebut kepada Anggota Satgas V TMMD lainnya. Saat ini yang saya dengar dan saya amati Sinergitas Satgas V TMMD Kodim 0401/Muba bersama Warga Masyarakat Desa SP3 Kec. Batang Hari Leko sudaj luar biasa baik, semoga hal ini tetap terjalin sampai seterusnya, "Pungkasnya.

Pewarta : Riyan
www.dutasumsel.com23719

Kajari Lahat Akan Proses Hukum Kasus Kasus Yang Masuk Di Kejaksaan Negeri Lahat

Dutasumsel.com.Lahat, --  Diketahui secara umum dan bukan rahasia lagi adanya laporan baik dari masyarakat maupun dari Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM) yang melaporkan dugaan KKN para pejabat dibumi seganti setungguan seperti adanya pegangkatan kepala PDAM Tirta Lematang yang melanggar aturan hingga megakibatkan kerugian uang negara
Begitu juga kisah kasus terjadinya keracunan masal beberapa waktu lalu dilingkungan RSUD Lahat hingga berakibat permasalahan ini berbuntut panjang.

Dari dua kasus ini salah satunya seperti di RSUD lahat Secara bertahap mulai terkuak kebobrokan RSUD Lahat dalam mengelola keuangan Negara yang meyebabkan adanya dugaan Kolusi, Korupsi dan Nopotisme secara berjamaah dilakukan Dr.Laila Cholik bersama kroni kroninya dengan melaksanakan berbagai kegiatan yang dijadikan paket proyek dan diperebutkan oleh perusahaan PT atau CV yang bergerak dibidang kesehatan maupun peratan Rumah sakit.

Tapi apa yang terjadi di ruang lingkup RSUD Lahat berbalik 100 % yang dilakukan sebagian besar Rumah Sakit lainnya yang ada di Sumsel, dimana baik itu pegadaan makan dinas khusus maupun pegadaan perlengkapan ruang pasien dilaksanakan oleh Dr.laila Cholik bersama kroni kroninya demi meraup pundi pundi keuntungan besar secara pribadi dan golongan.

Dengan adanya permasalahan dugaan KKN dilingkungan RSUD Lahat dari tahun 2014 -- 2019 yang berimbas kerugian uang Negara milyaran rupiah, pihak hukum di Kabupaten Lahat telah memproses dan  melakukan peyelidikan dan pemanggilan terhadap mantan direktur PDAM Cholil Mansyur dan  dr.laila Cholik dan kroni kroninya juga sumber  saksi ahli orang yang melaporkan kebobrokan RSUD Lahat dibawa pimpinan di Laila Cholik sebagai Direktur .

Tampaknya proses hukum para pelaku kejahatan diwilayah Seganti Setungguan kabupaten Lahat akan berjalan sebagaimana mestinya, soalnya mencuatnya permasalahan ini tetap diawasi dan dipantau masyarakat yang perduli kabupaten lahat bebas korupsi, kolusi dan nepotisme .

Kajari Lahat Jaka Suparna SH melalui  Kasat Intel Bani Imanuel Ginting SH ketika ditemui diruang kerjanya mengatakan apa perlu harus diberitakan permasalahan ini sedangkan beberapa waktu lalu  laporan maupun hasil pemeriksaan telah kita lakukan untuk kita  proses secara hukum yang salah akan kita tindak , namun namanya memproses itu tidak semudah membalikan telapak tangan.  Tentunya perlu waktu". Pungkas bang Ginting panggilan Kasat Intel Kejaksaan Negeri Lahat sehari hari.

Pewarta : Idham/Novita
www.dutasumsel.com23719

Bupati Askolani Perintahkan Inspektorat Tangani Sampai Selesai Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa.

Dutasumsel.com.BANYUASIN, - Adanya pembangunan infrastruktur pisik yang di kerjakan oleh pemerintah Desa Pulau Borang kecamatan Banyuasin I kabupaten Banyuasin diduga tidak selesai 100% Membuat Kepala Dusun (Kadus) dan Kaur Pembangunan melapor ke Bupati Banyuasin.

Usman Kadus Pulau Borang didampingi Sudar Sono Kaur Pembangunan, usai bertemu dengan Bupati Banyuasin H. Askolani.SH MH mengatakan bahwa sejak tahun 2018 hingga saat ini 2019 setidaknya ada 6 (Enam) pembangunan pisik yang tidak terselesaikan dan satu anggaran non pisik senilai Rp 50jt juga tidak di cairkan oleh pemerintah Desa.
" Kami sudah melapor ke inspektorat kabupaten Banyuasin tentang persoalan ini, kalau di hitung dari 6 pembangunan pisik dan satu pembangunan non pisik lebih kurang sekitar Rp 400 juta anggaran dana desa yang tidak terealisasikan, dan inspektorat sudah mengakui itu, namun untuk lebih puasnya kami sebagai perwakilan masyarakat pulau Borang sengaja menunggu Bupati Banyuasin usai rapat paripurna untuk melaporkan ini dengan harapan Bupati melalui inspektorat benar-benar menindak lanjuti laporan kami hingga tuntas." Ujarnya Di gedung DPR Banyuasin Senin (22/7). dilansir laman Oganpost.
Lanjut dia, dari hasil perbincangannya dengan Bupati Banyuasin, membuahkan hasil bahwa Bupati akan memerintahkan inspektorat untuk mengusut tuntas laporan kami.
" Ya kata Bupati dirinya akan memerintahkan inspektorat menangani laporan kami hingga selesai, dan apa bila benar ada penyelewengan maka Bupati akan memerintahkan inspektorat untuk menegakkan sangsi sesuai dengan aturan yang berlaku. Mendengar jawaban itu kami merasa puas dan bangga karena laporan kami benar-benar di dengar oleh Bupati" tegasnya.
Hingga berita ini diterbitkan wartawan belum berhasil mengonfirmasi Pemerintah Desa Setempat.
Sementara itu Ormas Jaringa Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) mengapresiasi langkah tegas Bupati Banyuasin telah memerintahkan inspektorat mengusut dugaan tidak tereaslisasi secara penuh anggaran Dana Desa. Selasa (23/7/19)
"Mengapresiasi pak bupati sudah dengan tegas mengambil sikap, memang perlu kita kawal Dana Desa agar tepat guna tepat sasaran sehingga tidak merugikan negara dan mengawal hal ini juga menjadi konsen JPKP, sekali lagi apresiasi pak bupati Banyuasin H. Askolani.

Pewarta : Alam
www.dutasumsel.com23719

Jawaban Bupati Lahat terhadap Pandangan Umum dari Fraksi-fraksi pada Rapat Paripurna XIII Tahun 2019

Dutasumsel.com.LAHAT,- Pada Rapat Paripurna XIII Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2019 Pandangan Umum dari Fraksi- fraksi terhadap Raperda  yang pada hari ini mendengarkan jawaban Bupati Lahat terhadap Pandangan Umum dari Fraksi- Fraksi yang nantinya akan di sampaikan oleh Bupati Lahat Cik Ujang.SH yang dalam hal ini diwakili oleh Wakil Bupati Lahat H. Haryanto.SE MM MBA, dan Sidang Paripurna XIII Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2019 yang di buka langsung oleh Pimpinan Sidang Samarudin.SH,Selasa 23/7. Pukul. 09.00.Wib Bertempat di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Lahat.

Hadir pada Sidang Paripurna mendengarkan jawaban Bupati Lahat terhadap pandangan umum dari fraksi- fraksi, Wakil Ketua I Sri Marhaeni, W.SH, Para Anggota Dewan, Sekda Lahat Januarsyah.SH MM, Jajaran, Kabag, Camat, Lurah dan Pejabat Eslon IV dilingkungan Pemerintah Kabupaten Lahat.

Jawaban Bupati Lahat terhadap Pandangan Umum dari Fraksi- fraksi yang di sampaikan oleh Wakil Bupati Lahat H. Haryanto. SE MM MBA, Menangapi Pandangam Umum Fraksi- fraksi DPRD Kabupaten Lahat yang masing- masing disampaikan oleh Juru bicara pada tanggal 23 juli 2019 yang selalu dapat kami berikan penjelasaan sekaligus jawaban sebagai berikut, Pandangan Umum dari Fraksi PDI Perjuangan, kami ucapkan atas apresiasi terhadap PDI Perjuangan terhadap adannya peningkatan dari sektor pendapatan, baik pendapatan asli daerah, dana pembangunan dan lain- lain pendapatan yang sah.

Kemudian juga terhadap tempat hiburan malam di kawasaan desa lebuay bandung kecamatan merapi timur, dapat kami sampaikan pada waktu dekat akan diadakan rapat koordinasi Bupati Lahat bersama Instansi terkait termasuk dari PT. Kereta Api Indonesia selaku pemilik lahan atau tempat berdirinya bangunan- bangunan hiburan malam di desa lebuay bandung, untuk membahas penertiban tempat hiburan malam.

Terima kasih juga kepada 7 Fraksi - fraksi yang  telah memberikan usul untuk dibangun kantor polsek di Kecamatan Tanjung Sakti Pumu dan Kecamatan Muara Payang hal ini sudah kita akomodir pada perubahan APBD Tahun Anggaran 2019, yaitu untuk pembagunan Polsek di Kecamatan Muara Payang dan Kecamatan Merapi Selatan sedangkan untuk Kecamatan Tanjung Sakti Pumu akan menjadi perhatian kite kedepan.

Setelah itu usai mendengarakan jawaban Bupati Lahat terhadap Pandangam Umum dari Fraksi- fraksi, kemudian Sidang Paripurna di tutup oleh Pimpinan Sidang.

Pewarta : Novita
www.dutasumsel.com23719

Pemilihan anggota BPD layaknya Pemilihan Legislatif dipilih langsung oleh pengguna hak suara ,ini tanggapan masyarakat Desa Kandis 1

Dutasumsel.com.INDRALAYA, - Sebanyak 999 Daftar Pemilih Tetap (DPT) dari total DPT sebanyak 1003 orang yang ada di  Desa Kandis 1 Kecamatan Kandis Kabupaten Ogan Ilir, menyampaikan hak pilihnya dalam memilih anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Selasa (23/07/2019).

Pemilihan BPD langsung ini, sebagai pelaksanaan pemilihan terbaru dan pertama khususnya di Kecamatan Kandis layaknya pemilihan umum legislatif (Pileg), Mereka yang terpilih adalah yang mendapatkan suara terbanyak. Selain itu, pemilihan BPD secara langsung ini, sebagai upaya penerapan


Kepala Desa Kandis 1 Yurliah S.Pd didampingi Sekretaris Desa Edy Manto mengatakan, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 43 Tahun 2014  pasal 72 (1) PP Nomor 43 Tahun 2014 tentang Pengisian Keanggotaan BPD dilaksanakan secara demokratis Oleh karenanya, pelaksanaanya harus melalui proses pemilihan secara langsung, atau musyawarah perwakilan dengan menjamin keterwakilan perempuan. "Di dalam PP itu merupakan payung hukum bagi pemilihan BPD secara langsung,Karena jika ada masalah, aturan itu yang akan berbicara," terangnya kepada Duta Sumsel, Selasa (23/7/2019).


Ketua Panitia Pemilihan BPD Kandis, Kasim menjelaskan ada total 999 orang tercatat dalam DPT. Tetapi, ada DPT yang tak menyalurkan hak pilihnya karena bekerja di luar daerah, "Dari 14 calon BPD memperebutkan tujuh kursi, mereka yang dipilih warga di masing-masing dusun," ungkapnya.


Ketua panitia Pelaksana pemilihan BPD langsung Kandis mengatakan,pemilihan anggota BPD secara langsung ini menghabiskan anggaran Rp 10 juta, Semuanya untuk logistik pemilihan, mulai kertas suara hingga kardus untuk bilik suara ditambah insentif honor 7 (tujuh) panitia pemilihan.

Suwandi warga Kandis 1 mengatakan, bangga dan senang dengan gelaran pemilihan BPD secara langsung berdasar DPT, karena anggota BPD yang terpilih benar - benar mewakili suara masyarakat," Dengan adanya pemilihan langsung seperti ini masyarakat bisa langsung menentukan wakilnya di Badan permusyawaratan Desa (BPD),"tegasnya.

Pewarta : Darius
www.dutasumsel.com23719