NEWS

Slider

80% pengerajin Kayu di Daerah Minim Pengetahuan Interior HPL.


+++ Hobi Kayu Sriwijaya dan Taco Gelar Workshop.
Dutasumsel.com.SUMSEL, -- Hampir setiap daerah yang digelar workshop dasar HPL, hanya 20% pengerajin kayu solid sudah beralih ke bahan High Pressure  Laminate (HPL) Taco sisanya masih bertahan menggunakan kayu solid.
Ujang Kurniawan selaku Regional Sales Manager Sumatra PT Tangkas Cipta Optima mengatakan  80% pengerajin kayu solid di tiga daerah yakni Prabumulih, Baturaja dan Pagaralam masih ketinggalan dalam pengerjaan furniture interior HPL Taco. Hal tersebut lantaran  masih minimnya pengetahuan pengerajin kayu solid terhadap HPL Taco juga sulitnya mendapatkan bahan interior HPL Taco di daerah.
Padahal,  permintaan akan furniture interior HPL di daerah cukup tinggi hal tersebut terlihat dari pengiriman HPL ke kabupaten dan kota di Sumatera Selatan  tiap bulan mencapai angka ribuan keping HPL perbulannya. Padahal hampir di tiap daerah ada Toko yang menjual HPL TACO. Mirisnya lagi, pengerajin kayu yang mengerjakan furniture interior HPL rata-rata berasal dari luar daerah tersebut.

" Dari ketiga daerah yang kita adakan workshop HPL ini, hanya 20 persen pengerajin kayu solid yang sudah beralih ke Bahan HPL, sisanya masih bertahan di kayu solid," ujarnya.

Lanjutnya, para pengerajin kayu solid beranggapan  furniture interior HPL itu mahal dan sulit dalam pengerjaannya. Padahal dari sisi pengerjaan HPL lebih mudah ketimbang kayu solid.

Tahapan pengerjaan HPL lebih ringkas ketimbang kayu solid, jika kayu memerlukan waktu relatif lama mulai dari pengeringan kayu, penyerutan, pemotongan, penyambungan, pengamplasan hingga pengecatan memerlukan waktu minimal 14 hari untuk pengerjaan satu buah lemari.

"Nah kalau HPL, kita hanya beberapa tahapan yakni memotong, mengelem, perakitan dan finishing, dari sisi modal cenderung relatif sama bahkan bisa lebih murah ketimbang modal furniture kayu solid" ujarnya

Selain itu pengerajin kayu solid masih beranggapan kesulitan dalam mencari bahan HPL di daerah mereka. Padahal, pihaknya telah berkerjasama dengan beberapa toko di daerah untuk memenuhi kebutuhan akan interior HPL.

Pengerajin kayu solid ini masih beranggapan untuk membeli HPL harus ke Palembang sehingga harus mengeluarkan ongkos lebih untuk pengiriman, oleh karena itu lah kita adakan workshop ini selain memberikan pengetahuan teknik pengerjaan interior berbahan HPL juga ada toko yang telah berkerjasama untuk menjual bahan HPL dengan harga sama di kota Palembang " tuturnya.

Road show berlangsung dari tanggal 15-19 Juli 2019 dimulai dari kota Prabumulih, Pagaralam dan berakhir di Baturaja ini dihadiri 40 pengerajin kayu solid ini. Dipilihnya ketiga daerah tersebut lantaran baik masyarakat maupun pemerintah telah menggunakan furniture interior HPL. Pihaknya menyayangkan pengerajin yang mengerjakan beberapa pekerjaan interior bukan pengerajin lokal, padahal mereka memiliki kemampuan tak kalah dengan pengerajin dari luar.

" Target kita, para pengerajin kayu di daerah ini memiliki kemahiran dalam membuat furniture interior HPL sehingga mereka tak kalah bersaing dengan pengerajin dari luar," harapnya.

Juliansyah selaku Area Sales Manager Sumbagsel menambahkan dalam road show ini mengandeng komunitas Hobi Kayu Sriwijaya tidak hanya diperkenalkan produk HPL tetapi juga diberikan pelatihan bagaimana mengaplikasi HPL, mulai dari cara pengeleman, pemotongan, hingga pemasangan Edging dibimbing langsung dari komunitas hobi kayu Sriwijaya.

"Kami melihat komunitas ini memiliki visi misi yang sama dengan kami, yakni meningkatkan ekonomi kreatif bagi masyarakat, dengan adanya pelatihan ini miniman para pengerajin kayu ini mengetahui dasar dari pengerjaan meubel HPL"tambahnya.

Lanjutnya, saat ini permintaan furniture minimalis sangat tinggi lantaran minat masyarakat yang dulu menggunakan kayu solid sekarang mulai beralih ke bahan HPL. Selain itu juga didukung dari jenis HPL beraneka ragam mulai dari warna, colak dan motif HPL. "Harapan kita para pengerajin kayu ini jangan sampai ketinggalan, karena zaman semakin maju sehingga menuntut mereka harus lebih kreatif dan mahir lagi dalam membuat suatu produk" tuturnya.

"Kita tidak hanya workshop ini saja, kedepannya kita akan mengajak pengerajin kayu solid untuk membuat suatu furniture interior selama satu hari full tentunya dengan pendamping yang berpengalaman dari komunitas hobi kayu Sriwijaya" ungkapnya.

Beni selaku anggota hobi kayu Sriwijaya menambahkan para pengerajin kayu di daerah sudah mengenal HPL tapi mereka masih minim pengetahuan bagaimana cara mengaplikasinya sehingga menjadi produk furniture.

"Umumnya mereka tahu tapi belum pernah melihat secara langsung bagaimana cara memotong dan mengelem, oleh karena kita hadir disini untuk berbagi ilmu dan sharing pengalaman bagaimana pengaplikasian HPL"ujarnya.

Sementara itu, Dadang salah satu pengerajin kayu di Baturaja mengatakan banyak calon konsumen yang mendatangi workshopnya untuk membuat furniture interior HPL, namun dirinya harus kehilangan orderan lantaran ketidaktahuan dirinya terhadap pengaplikasian HPL serta jauhnya membeli produk HPL Taco.

" Kalau lihat dari kerjanya sangat praktis, pilihan warna y juga, apalagi sekarang kita sudah tahu ada toko yang jual HPL Taco disini," tutupnya.

Penulis : Beni
Redaksi.www.dutasumsel.com 19719

Satgas V TMMD Ke 105, Hadapi Terik Matahari Gotroy Hampar Krokos

Dutasumsel.com.MUBA, - Guna memanfaatkan waktu serta saling meringankan beban dipundak. Satgas V TMMD Ke 105 bahu - membahu melawan Teriknya Panas Matahari, demi Bhakti kepada Rakyat NKRI dan Kemanunggalan TNI.
Terpantau awak media, terlihat Satgas V TMMD Ke 105 bersama Warga Masyarakat Desa SP3 Bukit Sejahtera, Kecamatan Batang Hari Leko menghampar tumpukan demi tumpakan Krokos yang belum dihampar. Hal itu bertujuan agar mempercepat Pengerasan Jalan dititk demi titik Desa.

Salah satu Satgas V TMMD Ke 105 dari Satuan Yonif 141/AYJP Prada Toni Dwi Handoko saat dibincangi awak media mengatakan, "Ya bang, walaupun Terik Matahari memancar diatas kepala tapi kami tak akan pernah mundur dari tugas yang telah diberikan, kami sebisa mungkin akan memberikan yang terbaik demi mengentaskan Keterisoliran yang melanda Desa ini, "Dikatakannya kepada Media, Jumat (19/7/2019).

Lebih lanjut i menambahkan, "Bersama Satgas V TMMD yang lainnya kami bahu - membahu menghampar Krokos ini, kami berharap seusai tugas Bhakti disini kami mendapatkan pelajaran demi pelajaran yabg berarti, betapa pentingnya kebersamaan yang terjalin karena...NKRI Harga Mati..., "Pungkasnya.

Pewarta : Riyan 19719

Siswa - siswi SDN Bukit Sejahtera, Siap Ramaikan Penyambutan Mayjen TNI Adi Sudaryanto

Dutasumsel.com.MUBA, - Komandan Kodim 0401/Muba Letkol Arm Muh Saifudin Khoiruzzamani,Ssos melalui Kapendim 0401/Muba Letda Inf Decky gelar Rapat Koordinasi bersama Kepala SDN Bukit Sejahtera, guna Penyambutan Kunjungan Jenderal Bintang Dua Mayjen TNI Adi Sudaryanto ke Desa SP3 Bukit Sejahtera.

Rapat Koordinasi Penyambutan tersebut yang akan direncanakan pada 23 Juli 2019 nanti akan melibatkan banyak unsur terkait, baik dari Pemerintah Kabupaten, Polri, Forkopimcam, Tokoh Masyarakat, Toko Agama, serta Sekolah - sekolah. Kapendim 0401/Muba Letda Inf Decky yang didamping Kepala Desa SP3 Bukit Sejahtera Aruji datangi SDN Bukit Sejahtera guna menjelaskan agar pihak Sekolah melibatkan Siswa - siswinya didalam Penyambutan nantinya.

Dansatgas V TMMD Letkol Arm Muh Saifudin Khoiruzzamani,Sssos melalui Kapendim 0401/Muba Letda Inf Decky menjelaskan, "Rapat Koordinasi bersama Kepala SDN Bukit Sejahtera kali ini adalah guna melibatkan dan mengikutsertakan Siswa - siswi untuk meramaikan Penyambutan Mayjen TNI Adi Sudaryanto. Karena tak hanya SDN Bukit Sejahtera Saja yang mengikuti tapi juga Unsur Kepemerintahan Daerah, baik dari Kabupaten, Kecamatan, maupun Desa, "Dikatakan Letda Decky dalam Rapat Koordinasi.

Bak gayung bersambut Kepala SDN Bukit Sejahtera Poniran, SPd, So menyambut baik rencana yang akan melibatkan Siswa - siswinya dalam Penyambutan nanti, hal tersebut sangat langkah untuk di lihat pada setiap tahunnya. Maka pihak Sekolah Bukit Sejahtera siap untuk ikut serta.

"Alhamdulilah jika Pihak Kodim 0401/Muba akan melibatkan Siswa - siswi SDN Bukit Sejahtera, hal ini adalah kegiatan Positif yang bagi kami. Dan saya yakin Siswa - siswi kami pun akan siap mensukseskan Penyambutan itu nantinya,"Dikatakan Poniran saat dibincangi diruang Kantornya.

Lebih lanjut Poniran menambahkan, "Siswa - siswi kami pun dengan adanya keterlibatan ini dapat mengambil sisi Positifnya, yang mana dapat mengenal Program TNI melalui TMMD Ke 105, juga menanamkan kesadaran diri mereka betapa pentingnya Peduli terhadap Desa sendiri, "Pungkasnya.

Pewarta : Riyan

Pemkab Lahat Berjibaku Lawan TNI Polri

Dutasumsel.com.Lahat,- Jalin Talisilaturrahmi Pemerintah Kabupaten Lahat dengan Unsur Forkompimda pagi ini diadakan olahraga bersama dengan mengelar Olahraga Sepak Bola Tim Biru dan Tim Putih, adapun Tim Biru dipimpin oleh Bupati dan Wakil Bupati Lahat beserta Dandim 0405 Lahat, Polres Lahat dan Kasdim, kemudian Tim Putih dipimpin oleh Assisten I dan Jajaran SKPD dilingkungan Pemkab.Lahat, Jum'at 19/7. Pagi


Adapun dalam olahraga sepak bola Tim Biru bantai Tim Putih dengan Skor 7-0. Sementara itu Dandim 0405 Lahat menjebol Gawang lawan 4 Gol sedangkan Bupati Lahat Cik Ujang.SH menjebol Gawang Lawang dengan 2 Gol dan Wakil Bupati Lahat H. Haryanto.SE MM MBA menjebol Gawang lawan dengan 1 Gol, permainan dengan begitu meriah dalam ajang silaturrahmi pada pagi

Target Cetak 5000 Pustakawan Profesional Bimtek Tenaga Kepustakaan Tingkat Nasional 2019

Dutasumsel.com.Lahat,  - Di era revolusi industri 4.0 seperti sekarang ini, seorang pustakawan dituntut profesional diantaranya memiliki kemampuan dan pola fikir yang digital minded. Ini berkaitan dengan upaya pembangunan sumber daya manusia berkualitas dan berdaya saing. Penegasan ini disampaikan Kepala Pusat Pengembangan Pustakawan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI,  Dra Opong Sumiati,M.Si saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tenaga Pengelolaan Perpustakaan se-Indonesia di Hotel Horison Ultima, kemarin (17/7).

"Seorang pustakawan dituntut memiliki kompetensi agar dapat memberikan layanan yang prima kepada pemustaka atau masyarakat. Harapan agar jangan sampai justru ketinggalan dari pemustaka itu sendiri," imbuh Opong. Bimtek tenaga kepustakaan ini salah satu upaya mencetak calon pustakawan profesional dimana untuk tahun ini Perpurnas RI menargetkan sebanyak 5.000 pustakawan baru lahir. "Sebelumnya bimtek telah diselenggarakan di 17 provinsi. Berbarengan dengan Sumsel pad hari ini juga digelar bimtek di dua provinsi lain yakni Bengkulu dan Jambi," sebut Opong. Peserta bimtek yang berlangsung dua hari ini merupakan tenaga perpustakaan umum dan sekolah yang telah berkecimpung pada dunia kepustakaan.

"Perpustakaan sebagai institusi yang berperan aktif dalam mencerdaskan kehidupan bangsa haruslah menangkap peluang tersebut, perpustakaan harus mampu memberikan pelayanan kepada generasi yang melek digital," imbuhnya. Sebelumnya, Kepala Dinas Perpustakaan Daerah Sumsel, Hj Mislena,SE,MM menyampaikan apresiasinya kepada Perpusnas RI yang telah mempercayakan Sumsel menjadi tuan rumah bimtek tenaga perpustakaan nasional. "Ini kali kedua digelarnya bimtek tingkat nasional.

Sekaligus selaras dengan visi yang telah dicanangkan Pak Gubernur yakni satu desa satu perpustakaan," Tandas Mislena. Total peserta bimtek kali ini sebanyak 150 orang yang merupakan tenaga perpustakaan seluruh Indonesia. Selama bimtek mereka akan mendapatkan materi dari dua orang pustakawan pilihan hasil seleksi nasional yakni Indra Astuti,SS,MP dan Novi Murdianti,S.Kom,MP.

Pewarta : Novita

Menyambut Hari Bhakti Adhyaksa ke-59 dan HUT ke-XIX IAD Tahun 2019, Kejari Ogan Ilir Gelar Lomba Memasak

Dutasumsel.com.INDRALAYA, -- Dalam rangka menyambut Hari Bhakti Adhyaksa ke-59 dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-XIX Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Tahun 2019, pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Ogan Ilir menyelenggarakan Berbagai lomba seperti, Lomba Berpacu Dalam Melodi, Hapalan Surat Pendek, Lomba Mewarnai, Lomba Mengukir Buah, Lomba Memasak Nasi Goreng, tersebut diikuti oleh para pegawai di Kejari Ogan Ilir  bersama istri dan suami mereka. Lomba memasak itu berlangsung di Aula Kejari Ogan Ilir Jumat (19/7/2019)
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ogan Ilir Adi Tyogunawan,SH.MH kepada dutasumsel.com.Jumat (19/7/2019), menjelaskan, pihaknya menggelar lomba memasak itu, dalam rangka menyambut Hari Bhakti Adhyaksa ke-59 pada tanggal 22 Juli 2019 dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-XIX Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Tahun 2019.

Lomba memasak itu diikuti oleh para karyawan Kejari dan secara berpasangan dari setiap bidang di Kejari Ogan Ilir.

Kajari OI didampingi Istri Ny. Sherly Adi Tyogunawan juga mengatakan, selain lomba memasak juga, pada hari yang sama juga dilakukan, lomba berpacu dalam melodi yang dikuti oleh para karyawan di Kejari, dan juga lomba anak-anak berupa lomba mewarnai, lomba  Hapalan Surat Pendek, Memasak Nasi Goreng, Mengukir Buah.

Sherly juga mengharapkan melalui kegiatan lomba-lomba tersebut, lebih mempererat hubungan antar sesama pegawai dan menambah atau memberikan semangat etos kerja para pegawai di Kejari Ogan Ilir.

Kata dia, kegiatan-kegiatan itu juga dilaksanakan, dengan tujuan selain lebih memberikan semangat kepada para pegawai untuk bekerja, juga terutama untuk meningkatkan pelayaanan kepada masyarakat sesuai dengan tema Hari Bhakti Adhyaksa ke-59 'Tingkatkan Pengabdian Demi Kemajuan, Keunggulan, dan Keutuhan Negeri Kita tercinta'.

Tujuannya merawat solidaritas, keeratan antar pegawai, sehingga para pegawai lebih optimal lagi dalam menjalankan tugas yang diamanatkan sesuai dengan harapan masyarakat.

Pewarta : Sanditya

Jelang Penilaian Akreditasi UPT USILA Lakukan Persiapan

Dutasumsel.com.LAHAT, - Puskesmas USILA ( usia lanjut ) yang terletak di Pasar Kaget Kelurahan Talang Jawa Selatan, persiapan penilaian Akreditasi pada bulan Oktober mendatang seperti dikatakan dr H.Sumirah Wati ketika disambangi awak media diruang kerjanya pada Jumat (19/7).

Menurut beliau, banyak hal yang terpentig dan diprioritaskan dalam rangka menghadapi penilaian Akreditasi  Dimulai dari pesiapan dokumen, hingga pendataan jumlah lansia yang ada di wilayah Puskesmas USILA. Untuk penilaian Akreditasi dari Dinas Kesehatan pada bulan Oktiber nanti kita mendapat giliran terakhir, untuk itu masih ada waktu melengkapi apa yang kurang.

Untuk pelayanan pasien dimulai pukul 08:00  sampai jam 13: 00 wib pelayanan terhadap pasien  dan tutup pukul  14; 00 wib, setiap hari pasien berobat rata- rata berjumlah  25 - 30 orang. Pasien yang berobat penyakit ringan kebanyakan batuk, flu, tensi darah, kalau  penyakit  berat kita rujuk seperti penyakit jantung, Diabetes, darah tinggi rata- rata  pasien sudah BPJS " ujar  dr. H Sumira Wati.

Tampak terlihat UPT Puskesmas USILa begitu cepat dan ramah tenaga kesehatan melayani pasiennya.

Pewarta :  Novita/ Idham

JAMBI MEMANAS DENGAN KERIBUTAN ANTARA PT WKS VS SMB

Dutasumsel.com.JAMBI, – Sekelompok orang yang tergabung dalam Serikat Mandiri Batanghari (SMB) menyerang dan merusak Kantor PT Wira Karya Sakti (WKS) di Distrik Delapan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi. Massa turut mengeroyok kepala desa beserta tiga anggota TNI dan dua anggota polisi. Saat ini, Polda Jambi tengah mengejar para pelaku.
Aksi penyerangan yang terjadi pada Sabtu (13/7/2019) itu diduga dipicu keributan kelompok SMB dengan pemilik Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman Rakyat (IUPHHK-HTR) di Desa Belanti Jaya, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batanghari, Jambi. Sebelumnya massa juga diduga sudah membakar lahan milik WKS yang mencapai 10 hektare (ha).

Dalam aksinya, massa SMB juga merusak sejumlah kendaraan seperti mobil dan sepeda motor milik Tim Satuan Tugas Monitoring Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang memadamkan kebakaran lahan. Sejumlah penyerang menggunakan senjata api rakitan yang disebut kacepek. Aksi itu sempat direkam dalam video amatir.

Akibat penyerangan tersebut, sejumlah korban luka-luka. Hingga Senin (15/7/2019), kepala desa setempat masih dirawat. Begitu juga tiga orang anggota TNI dan dua orang polisi yang tergabung dalam Satgas Karhutla harus mendapat perawatan medis.

“Ada tiga orang anggota TNI dan dua anggota Polri yang terluka dalam penyerangan itu. Selain itu, ada anggota kita diancam dengan senjata api rakitan, dan ada mobil anggota kita yang dirusak,” kata Kapolda Jambi Irjen Pol Muchlis AS di Jambi, Senin (15/7/2019).

Kapolda Jambi menegaskan, saat ini pihaknya tengah mengidentifikasi para pelaku penyerangan dan perusakan dari kelompok SMB. Selain itu, polisi mengumpulkan barang bukti dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Kami sedang lakukan mapping terhadap beberapa pelaku. Kami mencoba mengumpulkan data CCTV karena memang saat kami ke sana sudah tidak ada orang lagi, sudah kosong. Jadi, kami harus mencari bukti-bukti dan keterangan saksi-saksi. Korban-korban yang kami identifikasi kami ambil keterangan, termasuk anggota Polri dan anggota TNI,” katanya.

Kapolda mengatakan, pascapenyerangan dan pembakaran lahan, Polda Jambi dan Korem 042 Gapu Jambi telah menurunkan 100 anggota TNI dan 230 anggota Polri untuk mengamankan lokasi kebakaran dan penyerangan tersebut.


Pewarta : Maria Christina

Camat Lahat Pantau Gotong Royong Bersihkan

Dutasumsel.com.LAHAT,-- Camat Kota Lahat Subhan Awali S.S.TP Pantau gotong royong membersihkan Pasar Kaget di Kelurahan Talang Jawa Selatan. ( 19/7), gotong-royong ini dipimpin Lurah Talang Jawa Selatan Hadi Wijaya. Kegiatan  iikuti oleh staf Kelurahan, staf kebersihan dari Kecamatan, UPT Puskesmas Usila ( usia lanjut ) dipimpin dr Sumira Wati, Ketua RT 08,09, 10, ketua RW 03, juga hadir Kapolsekta Lahat AKP  Adriansyah SE. SIK beserta Kanit dan personil Polsekta

Camat Lahat Subhan Awali disela kegiatan gotong royong kepada awak media menjelaskan " Dalam rangka mendukung Kabupaten Lahat meraih Adipura untuk itu kita meneruskan kepada seluruh Lurah membersihkan lingkungannya masing- masing. Ada dua titik lokasi yang dibersihkan pada hari ini  di area Kantor Camat dan di Kelurahan Talang Jawa Selatan,  ada 5 kelompok kita dari Kecamatan satu kelompok (10 orang untuk hari biasa)." tandas Subhan.

Sementara itu Hadi Wijaya Lurah Talang Jawa Selatan mengatakan " Kepedulian terhadap lingkungan ini,  merupakan salah satu cara untuk  menuju Sejahtera mewujudkan Lahat Bercahaya bersih dari sampah, kita meneruskan kegiatan dari Lurah sebelumnya," pungkas Lurah.

Novita/ Idham

Laka Lantas Di Jalan Lintas Timur KM 35 Indralaya Antara Truk Pengangkut Sawit Dengan CRV Berwarna Putih

Dutasumsel.com.INDRALAYA, - Lakalantas di km 35 Indralaya, antara Mobil Truk bermuatan sawit BG 8052 JC yg disopiri oleh Mahpud 39 thn tujuan Pabrik Tania Selatan OKI, bertabrakan dengan Mobil CRV BG 507 ET yang dikemudikan oleh Latip 25 tahun, lakalantas terjadi sekira 02.30 wib malam dan kedua Kendaraan sudah di Evakuasi oleh Satuan Sat Lantas Polres Ogan Ilir yang di pimpin Kanit Laka Ipda Iwan Heri SH,saat di hubunggi di lokasi kejadian KM 35 Indralaya.

Kanit Laka, mengatakan terjadinya tabrakan antara Truk dengan Mobil CRV berlawanan arah mobil crv tersebut dari arah OKI menuju Palembang, mengakibatkan Sopir CRV Luring, dan Truk Bermuatan Sawit dari arah Palembang menuju ke OKI mengalami keseleyo dikaki kirinya, jelas Kanit Laka Lantas Iwan Heri kepada dutasumsel.com Jumat 19/7/19.

Ditambahkan lagi Untuk sementara kedua kendaraan sudah di evakuasi ketempat yang aman dan dibawah ke Polres. Himbauan Jajaran Satlantas Polres Ogan Ilir berharap kepada para pihak pengemudi apa bila ngantuk Jangan di paksakan membawa kendaraan sebab bisa mengakibatkan kepatalan dan bisa meningkatkan Laka lantas nantinya jelas Kanit Laka Polres OI Ipda Iwan Heri SH.

Pewarta : Sanditya
Redaksi.www.dutasumsel.com19719