NEWS

Slider

Entaskan Keterisoliran, TMMD Ke - 105 Kodim 0401/Muba Siap Sulap Wajah Desa Bukit Sejahtera

Dutasumsel.com.MUBA - Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) adalah Operasi Bhakti TNI yang telah sejak lama dilaksanakan, yang mana sasaran Program TMMD adalah membangun Desa Terisolir dengan Infrastruktur pembangunan, Perekonomian serta dalam bidang Kependidikan.

TMMD sendiri adalah bentuk Perubahan yang mana pada Tahun 1980-an adalah bernama AMD (ABRI Masuk Desa) Seiring dengan adanya Reformasi ABRI, dengan dipisahkannya Kepolisian Negara Republik Indonesia dengan TNI melalui upacara pemisahan pada tanggal 1 April 1999, ABRI Masuk Desa berubah nama menjadi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).

Perubahan sebutan dari ABRI Masuk Desa menjadi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), ternyata tidak merubah tujuan awal dari dicetuskannya pelaksanaan AMD untuk pertama kalinya, selain untuk lebih mempererat kemanunggalan TNI dengan Rakyat, juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat, meningkatkan dan memantapkan kesadaran bermasyarakat, berbangsa, bernegara, bela negara dan disiplin nasional.

Program TMMD tersebut ternyata berhasil mencapai sasaran yang diprogramkan, baik sasaran fisik maupun sasaran lainnya, keberhasilan tersebut bahkan mengilhami lahirnya program-program manunggal lainnya seperti TNI Manunggal Pertanian, TNI Manunggal Aksara, TNI Manunggal KB-Kes, TNI Manunggal Sosial Sejahtera, TNI Manunggal Sembako dan TNI Manunggal Reboisasi yang pernah dilaksanakan oleh TNI.

Saat ini TMMD sudah memasuki masa Ke - 105 yang mana saat ini TMMD mengemban tema "Bersama TMMD Membangun Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat " salah satu Satuan yang saat ini mendapatkan amanah untuk membawa dan mengentaskan desa miskin dan terisolir adalah Komando Ditrik Militer 0401/Muba yang dimana dipimpin Dansatgas Letkol Arm Muh Saifudin Khoiruzzamani,Ssos bersama Jajaran Satuan lainnya.

Komandan Kodim 0401/Muba Letkol Arm Muh Saifudin Khoiruzzaamani,Ssos sendiri pada kesempatannya menjelaskan, "Sebagai wujud Kemanunggalan TNI dan Rakyat tentu tidak secara serta Merta dapat diwujudkan hanya pada saat situasi perang saja. Lebih dari itu semenjak lahirnya TNI pada tahun 1945 selalu bersama sama dengan rakyat membela serta mempertahankan kemerdekaan bangsa Indonesia,"

"Dalam mengisi kemerdekaan pun TNI telah menunjukkan kebersamaanya bersama rakyat dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat dengan berusaha untuk senantiasa menjadi contoh dan mempelopori usaha usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya. Dalam aplikasinya bila kita lihat di masyarakat saat ini dapat kita temui dalam Bhakti TNI berupa TMMD (Operasi Bhakti) maupun Karya Bhakti di Wilayah - wilayah yang dirasa sangat membutuhkan, "Tambahnya.

Terakhir Dandim berharap, "Harapan saya selaku Dandim 0401/Muba bagi Prajurit TNI kepada rakyat agar kebersamaan dan kemanunggalan TNI - Rakyat yang selama ini sudah terjalin agar ditingkatkan terus. Ingat bahwa rakyat adalah ibu kandung kita. Seperti slogan yang sedang populer saat musim kemarau seperti ini " jaga alam maka alam akan menjagamu, demikian pula dalam pergaulan sehari hari TNI dengan rakyat maka "Belalah Rakyatmu Maka Rakyat akan Membelamu", "Pungkanya.

Pewarta : Riyan
Redaksi.www.dutasumsel.com8719

Polsek Babat Toman Berhasil Amankan Dua Tersangka, Pembawa Senpira dan Sajam Dalam Giat KKYD

Dutasumsel.com.MUBA, – Bawa Senpira dan Sajam, Dua Orang diamankan Polisi Sektor Babat Toman saat Razia Rutin yang ditingkatkan (KKYD) di jalan Mangun jaya - Bintialo Pal 1 Desa Beruge Kec Babat Toman, Minggu (7/7/2019) malam jam 23.00 wib.

Pasalnya, penggendara sepeda motor tertangkap tangan menyimpan senjata api rakitan Jenis Revolver warna hitam dan senjata tajam jenis pisau penikam dengan bergagang coklat yang di sembunyikan dalam motor box sepeda motor dan dibungkus dengan menggunakan baju kemeja lengan panjang bermotif kotak - kotak warna biru, putih, hitam.

Razia yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Babat Toman AKP Ali Rojikin,SH.MH beserta anggotanya berhasil mengamankan tersangka Yakin (25) yang merupakan warga Dusun 4 Desa Sako Sunan Kec Batang Jari Leko Kab Muba dan tersangka AS (14) warga Kec BHL.

Kapolres Muba melalui Kapolsek Babat Toman AKP Ali Rojikin,SH,MH mengatakan, ‘’hasil razia malam ini, sebelumnya kita amankan 3(tiga) pengendara saat razia dan ditemukan barang bukti tersebut. Dan dari hasil intrograsi dua orang kita tetapkan sebagai tersangka dari hasil pengakuan mereka dan saat ini barang buktiya berupa senjata api rakitan Jenis Revolver warna hitam dan senjata tajam jenis pisau penikam dengan bergagang coklat dan tersangka sendiri telah mengakui barang tersebut miliknya. Kita juga sudah koordinasi dengan Polsek Plakat tinggi’’’Ujar Kapolres Musi Banyuasin melalui Kapolsek Babat Toman.

Sementara itu, "dari pengakuan kedua tersangka sendiri mengaku telah melakukan pencurian dengan kekerasan (Curas) kendaraan motor honda Revo Fit pada akhir bulan Juni 2019 di SP 3 Kec Plakat tinggi secara bersama dengan menggunakan senjata api rakitan, dan hasil barang curian dijualnya seharga Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah), untuk senjata api Ilegal tersebut ia beli seharga Rp. 300.000,- (Tiga Ratus Ribu Rupiah) saat ini kedua pelaku tersebut berada di Mapolsek Babat Toman untuk kita dalami dari mana pelaku mendapatkan senpira tersebut, ”Pungkas Kapolres Musi Banyuasin melalui Kapolsek Babat Toman. (Humas Polres)

Pewarta : Riyan
Redaksi.www.dutasumsel.com8719

Selain Pembenahan Menejemen RSUD juga perlu adanya Koperasi,Musola dan Kantin

Dutasumsel.com.Lahat, -- Dr.Erlinda M.Kes Setelah dilantik akhir bulan lalu sebagai Direktur baru di RSUD Lahat saat sekarang ia secara terus menerus melakukan pembenahan dengan mengumpulkan data data  mengenai RSUD agar kedepan dibawah pimpinanya RSUD lahat benar benar menjadi rumah sakit umum yang bersih, terpercaya dalam menjalankan tugasnya sebagai pelayan masyarakat

Untuk itu berbagai arah kebaikan disegala lini sektor RSUD lahat selain bersifat menampung, melayani masyarakat yang tertimpa musibah sakit,kecelakaan maupun musibah lainnya juga perlu adanya Koperasi kesejateraan bagi para pegawai RSUD  lahat

Begitu juga terhadap para masyarakat beragama islam yang berkunjung dan meginap d iRSUD lahat perlu adanya Musola dan adanya kantin sehat yang letaknya dilokasi kantor RSUD agar masyarakat yang meginap tidak perlu membeli bahan makanan di pingir jalan raya yang ada di depan RSUD lahat.

Hal ini dikatakan dewi ASN di RSUD 8/7 guna untuk kesejateraan pegawai sangat perlu adanya koperasi pegawai dan Stap di RSUD, selain dapat menambah penghasilan mereka juga bisa meminjam dan membeli keperluan Rumah Tanggal, soalnya bukan rahasia umum lagi kalau gaji PNS rata rata banyak dipotong oleh Bank.

Lain hal yang di katakan Saman 50 tahun yang keluarganya diofname di RSUD lahat ia sangat kesusahan bila mendengar azan magrib maupun isya dimana ia akan melakukan solat karna tidak adanya musola umum di ruang lingkup RSUD

Saman juga menambahkan selain perlu dibuatkan Musola RSUD lahat juga harus memiliki Kantin sendiri jadi masyarakat yang berkunjung maupun meginap tidak perlu berbelanja makanan kepingir jalan raya yang letaknya di luar pagar RSUD lahat pungkasnya.

Pewarta : Idham/novita
Redaksi.www.dutasumsel.com,8719.

BL Pengedar Narkoba Tak Berkutik Saat Di Tangkap Sat Res Narkoba Polres Ogan Ilir

Dutasumsel.com.INDRALAYA, -- Kapolres Ogan Ilir AKBP. Gazali Ahmad SIK,MH melalui Jajaran Sat Resnarkoba Polres Ogan Ilir berhasil menangkap pelaku  Bl bin Es 33 Tahun yang beralamat di Kecamatan IlirBarat II Kota Palembang yang merupakan Pengedar sekaligus Kurir Narkotika jenis Shabu- Shabu ungkap kasus Narkotika oleh Sat Resnarkoba Polres Ogan Ilir Tempat Kejadian Perkara (T K P)
Di Pinggir jalan Desa Meranjat I kampung 11 Dusun IV Kec. Indralaya Selatan Kab Ogan Ilir.

Barang bukti yang berhasil diamankan
- 20 (Dua puluh) paket Narkotika jenis SHABU didalam Plastik Klip Bening Dibungkus dengan Kertas Koran dengan berat bruto 100 gram.

Kronologis penangkapan terhadap pelaku
Pada hari Kamis tanggal 05 Juli 2019 sekira pukul 12.30 WIB telah tertangkap seorang pelaku memiliki, menyimpan dan Menguasai Narkotika jenis SHABU. Pada saat ditangkap  pelaku baru hendak mengantarkan Narkotika Jenis Shabu tersebut kepada Sdr. A (DPO) di Kota Palembang. Yang mana pengakuan dari si Pelaku, pelaku mendapatkan Narkotika jenis Shabu tersebut dari Sdr. D (DPO) di desa TP Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten OI. Yang mana Barang bukti Narkotika Jenis SHABU tersebut di temukan Petugas Kepolisian didalam Kantong Jaket sebelah kiri Pelaku. Selanjutnya BB beserta pelaku diamankan ke Satres Narkoba Polres Ogan Ilir untuk diproses sesuai dengan hukum yang berlaku, jelas Kasubag Humas Polres Ogan Ilir AKP. Zainalsyah kepada dutasumsel.com senin 8 juli 2019.

Pewarta : Lbs/ Iin
Redaksi www.dutasumsel.com8719

Asransyah Gantikan Hadiwijaya Lurah Pagar Agung.

Dutasumsel.com.LAHAT, -- Roling jabatan suatu hal yang biasa di jajaran ASN ( aparatur sipil negara) seperti dikatakan Hadiwijaya pada pisah sambut berakhirnya jabatan Lurah di Kelurahan Pagar Agung menurut beliau sudah 3 tahun beliau menjabat.
Pisah sambut tersebut di gelar Aula Kelurahan Pagar Agung pada Senin 8/7 pukul 09:00 wib, dihadiri seluruh ketua RT dan RW, Nurul Hidayah SE Seklur, ketua LPMK, Staf Kelurahan.

Asransyah selaku Lurah Pagar Agung yang baru pada sambutannya mengatakan " bahwa memohon dukungan selama menjalankan tugas demi terlaksananya pemerintahan yang baik, sebentar lagi akan menjambut HUT Kemerdekaan untuk itu perlu persiapan. Terprioritas dari Instruksi Bupati Lahat Cik Ujang agar setiap RT dan RW masalah sampah untuk itulah bersama - sama mengawasi lingkungan sekitar " pungkas Asransyah.

Sementara itu Isyamto SPdi Ketua RW 02 menyambut baik apa yang telah disampaikan oleh Asransyah beliau juga mengucapkan terima kasih kepada Hadiwijaya selama 3 tahun menjabat Lurah.

Pewarta : Novita/ Idham
Redaksi www.dutasumsel.com8719

Tol Ngawi Kertosono Memakan Korban Laka Lantas

Dutasumsel.com.MADIUN, -- Kecelakaan bus vs truk terjadi di ruas tol Ngawi-Kertosono. Tepatnya di KM 615.800/B dari Nganjuk arah Madiun. Bus Restu bernopol N 7855 UG menabrak sebuah truk muat kayu bernopol N 8352 UB.

Kecelakaan yang terjadi Minggu (7/7/2019) dinihari itu mengakibatkan kenek bus tewas dan dua penumpang terluka.

"Betul telah terjadi kecelakaan lalu lintas di KM 615.800/B jalan arah Tol Nganjuk - Madiun pagi seitar pukul 03.15 WIB. Satu orang meninggal kernet bus dan dua penumpang terluka," ujar Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Jatim AKBP Bambang Sukmo Wibowo, dilansir detikcom.

Korban meninggal, kata Kasat PJR teridentifikasi atas nama Anang Septiawan (41), warga Kelurahan Kebonwaris II, Kecamatan Pandaan, Pasuruan. Anang merupakan kenek Bus Restu. Sedangkan korban luka penumpang bus atas nama Nila Dwi C (14) warga Karanglo Kidul - Ponorogo dan Sunu Giat (43), warga Pandan Slogohino-Wonogiri. Keduanya mengalami lecet di kepada dan tangan.

"Untuk korban meninggal dan luka sudah kita bawa ke RSUD Caruban. Kendaraan bus rusak bagian depan, serta kendaraan truk mengalami rusak pada bagian bak belakang kita evakuasi ke gerbang tol Madiun," katanya.

Dia mengungkapkan, kecelakaan bermula saat kendaraan Bus Restu yang dikemudikan Niko Kristanto (38) warga Desa Pucang Anom, Kecamatan Kebonsari, Madiun, melaju dari timur ke barat atau dari Nganjuk ke Madiun.

Tiba di lokasi, bus yang membawa 30 penumpang dari Surabaya jurusan Ponorogo itu melaju dengan kecepatan 90 km/jam di lajur kiri. Bus tersebut tiba-tiba oleng dan menabrak truk bermuatan kayu.

"Bus jurusan Surabaya Ponorogo berirmsi 30 penumpang ketika tiba di KM 615.800 jalur B, mendadak oleng dan menabrak truk muat kayu bernopol N 8352 UB yang berada di depannya," tandasnya.

Dari analisa petugas Jasa Marga dan PJR, jelas dia, kecelakaan diduga karena pengemudi Bus Restu kelelahan dan mengantuk. Bus menempuh perjalanan cukup jauh dari Surabaya tujuan Ponorogo. Hal ini diketahui dari kondisi di lokasi dengan cuaca saat kejadian cerah dan situasi lalu lintas landai. Kini kecelakaan ditangani Unit kecelakaan lalu lintas Polres Madiun.

Pewarta : Tim 
Redaksi www.dutasumsel.com7juli2019.

Untuk Kenyamanan Pelajar Dan Guru SMAN 1 Model Merapi Barat Bangun Kantin Sekolah

Dutasumsel.com.LAHAT, -- Hore sekolah baru, seragam baju, teman baru, guru baru bahkan kantin juga baru dibangun. Seperti tampak terlihat di SMAN 1 Model Merapi Barat dihari libur panjang membangun Kantin Sekolah seperti dikatakan Repiandi MPd Waka Kesiswaan sekaligus ketua IGGI Kabupaten Lahat mewakili Kepala Sekolah drs Ali Tarmisi kepada Awak Media disela pembangunan kantin 8/7.

Kita masih punya lahan yang cukup dibelakang sekolah untuk dibangun Kantin, dibuat senyaman mungkin kita  bisa mengontrol kesehatan jajanan mereka. Disamping itu siswa- siswi pada jam istirahat tidak keluyuran diliuar, apalagi lingkungan sekolah dekat dengan rel kereta api.

Insyah Allah pembangunan kantin sekolah  dikerjakan tepat pada waktunya, dan material yang kita gunakan dari bahan baja, kita tidak memakai material kayu  sehingga awet bangunannya " tandas Repiandi MPd.

Pewarta : Novita/Idham
Redaksi  : www.Dutasumsel.com 8 Juli 2019

72 Personil Gabungan Polres Banyuasin dan Polsek Pangkalan Balai Amankan Giat Motocross.

Dutasumsel.com.BANYUASIN, - Berlangsung giat apel kesiapan Pengamanan Motorcross Adventure dan rangka Hari Bhayangkara ke 73 dan HUT Kabupaten Banyuasin ke-17, Pada hari ini Minggu  tanggal 7 Juli 2019 sekira pukul 08.00 wib bertempat di Lapangan Alun Alun Kota Pangkalan  Balai  Banyuasin.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Pangkalan Balai AKP Indrowono, SH didampingi Kanit Intelkam & Kanit Reskrim Polsek Pangkalan Balai
Pengamanan tersebut dilaksanakan dengan cara menempatkan personil dengan cara flotiing di sepanjang jalan jalur lintasan, pengaturan lalin seputaran area pembukaan Motorcross Adventure dan serta pengamanan  Kepada masyarakat Banyuasin  yang menyaksikan motor cross guna antisipasi gangguan Kamtibmas dan 3C yang melintasi jalur Kecamatan Banyuasin 3 , Kecamatan Suak Tapeh dan Kecamatan Rantau Bayur Banyuasin.
Sekira hak 09.00 Wib giat Pembukaan motor cross adventue yang dikuti oleh 500 orang peseta dibuka langsung  oleh Wakil Bupati Banyuasin H.Slamet Soemosentono didampingi  , Sekda Banyuasin,  Para OPD dan Pejabat Utama Polres Banyuasin  juga dihadiri /disaksikan oleh ratusan.

masyarakat Banyuasin yang bertempat di lapangan alun alun kota Pangkan Balai.
Adapun pesan yang disampaikan oleh wakil bupati Banyuasin kepada para peserta untuk jaga sportivitas , jaga keselamatan dan hati hati dijalan .

Motor Adventure motorcross tersebut merebutkan hadiah 2 unit mobil Ayla dan 3 Unit Sepeda Motor Bebek.
Selama kegiatan tersebut berlangsung situasi Kamtibmas dalam keadaan aman tertib dan kondusif.

Pewarta : Alamsyah
Redaksi  : Dutasumsel.com.7 Juli 2019

Jembatan Penghubung Antar Kecamatan Di Desa Tanjung Harapan Sangat Memprihatinkan Kondisinya Padahal Jembatan Tersebut Baru Di Perbaiki Dengan Dana Milyaran Rupiah

Dutasumsel.com.INDRALAYA,-- Sunguh ironis sekali Jembatan penghubung antar Kecamatan Rantau Panjang yang terletak didesa Tanjung Harapan yang baru diperbaiki kini sudah rusak.

Jembatan penghubung Antar Kecamatan Rantau Panjang – Tanjung Raja – Sungai Pinang yang baru diperbaiki beberapa waktu lalu yang menelan dana hampir 2 (dua) milyar sudah rusak berat.

Terlihat dari lantai jembatan yang terbuat dari plat besi terlepas dari sambungan (yang dilas) sehingga pengendara harus ekstra hati – hati melintasi penghubung jembatan tersebut, Dan Warga Masyakat 
Sangat berharap agar pemkab Ogan Ilir bertindak cepat memperbaiki jembatan tersebut, biar tidak bertambah parah kerusakannya.

Menurut salah satu warga dari Kecamatan Rantau Panjang yang melintas hendak menuju Kecamatan Tanjung Raja mengatakan, sudah hampir 3 bulan lantai jembatan yang terbuat dari plat besi terlepas dari sambungan yang dilas tetapi sampai sekarang belum ada tanda- tanda untuk diperbaiki oleh pemkab Ogan Ilir.

“kami berharap kepada pemerintah kabupaten ogan ilir untuk bertindak cepat memperbaiki jembatan tersebut, biar kerusakan tidak bertambah parah ” tuturnya.

Sementara Kepala Dinas PUPR Edi Juni hingga berita ini ditayangkan belum bisa dikonfirmasi dan dihubungi via phon juga tidak aktif atas kerusakan lantai jembatan tersebut sepertinya pihak PUPR tutup mata.

Pewarta : Tim Red
Redaksi  : 7 Juli 2019,dutasumsel.com

SUNGGUH IRONIS UANG JOKI DAN KASUBAG HUMAS SEKWAN DPRD BANYUASIN RUPANYA FIKTIF

Dutasumsel.com.BANYUASIN, -  Baru-baru ini ruang rubrik baik media cetak maupun Online penuh dengan suguhan pemberitan tentang tingkah-laku anggota DPRD Kabupaten Banyuasin Sumsel ini menjadi konsumsi publik yang sangat tren. Dan Baru-baru ini dikenal istilah "joki" (penunggang kuda) DPRD Banyuasin diduga menggunakan jasa “joki”, didapat 2 orang "joki" menjoki kan 2 anggota dewan batal berangkat kunjungan kerja (Kunker) kedinasan anggota DPRD Banyuasin pada rabu (24/04/2019) bulan lalu.

Menggunakan pesawat garuda dengan Nomor penerbangan 119 jadwal keberangkatan Pukul 19.15 WIB sampai batal diberangkatkan pasalnya terkuak adanya "joki" mengisi kunker kedinasan beberapa Anggota DPRD Banyuasin tersebut yang penerbanggsannya tujuan Palembang ke Jakarta. Petugas garuda mengeluarkan 2 orang penumpang yang diketahui “joki” anggota dewan.

Informasi yang beredar, diduga Anggota Dewan nya berinisial FA dari partai Golkar di joki oleh Indira honorer Sekwan dan inisial JS dari partai Gerindra yang merupakan Ketua Komisi I DPRD Banyuasin yang tak lain merupakan anak wakil bupati Banyuasin di joki oleh Abu.

Perjalanan Kunker fiktif, tersebut yang menggunakan jasa joki itu lebih dari 2 dan telah berlangsung lama. Hanya saja, kali ini baru ketahuan petugas garuda. Bayang kan saja satu komisi itu 12 orang anggota yang ikut Kunker ke jakarta, namun hanya 2 orang anggota dewan saja yang berangkat. Kesepuluhnya diduga menggunakan jasa joki yang tak lain honorer DPRD Kabupaten Banyuasin itu sendiri.!!

Ilustrasi kasus demi kasus di tubuh DPRD Banyuasin mulai terkuak.
Info yang berkembang, yang benar-benar berangkat hanya no 1 dan no 5, yang lain diduga menggunakan jasa “joki”. dalam rangka Kunker DPRD Banyuasin Keluar Daerah kali ini ke Jakarta KPU RI.

Kerjasama para “Joki” dengan pendamping komisi diketahui bernama Nani dan Chandra selaku Kasubag Protokol Humas.

Tujuan mendapatkan honor tanpa ikut berangkat Kunker dengan uang SPJ (Surat Perintah Jalan) sebesar 27 juta per orang.

Dengan modus, para joki seolah-olah anggota DPRD yang bersangkutan. Ikut dalam kunker keluar maupun kedalam daerah dengan cara memakai identitas KTP palsu untuk mengelabui petugas.

Menanggapi hal ini, pihak Bandara yang enggan namanya ditulis ini mengatakan, bukan joki, bantah nya, dikonfirmasi belum lama ini. Itu penumpang rekan kerja sesama staf dan karyawan serta keluarganya yang kebetulan sama-sama mau berangkat ke Jakarta menitipkan boarding pass dan KTP dari yang punya tiket.

Dirinya keberatan info yang berkembang dikatakan joki. Dirinya mengaku hal ini belum pernah terjadi sebelumnya. Ini modus baru biar tidak hangus tiketnya. Boarding Pass dan KTP nya benar, namun orangnya yang beda.

Yang jelas, tugas kita memberikan kenyamanan dalam penerbangan. Bila tidak sesuai aturan tidak diberangkatkan dan pihak maskapai memblacklist yang bersangkutan yang diduga telah menyalahgunakan dan kita proses sesuai prosedur kami, tegasnya.

Menurutnya, mereka rombongan 7 orang bukan 12 orang, bantahnya. Check In melalui protokol. Mereka menggunakan bordingpas lain, bukan joki, bantahnya lagi. Ketika saya introgasi, murni pribadi. Pengakuan mereka hanya menggunakan bordingpas teman atau keluarganya dari pada hangus dan pemilik bordingpasnya datang malam itu usai diproses. Setelah diproses yang bersangkutan batal diberangkatkan.

Mengantisifasi hal ini, kita akan breefing agar memperketat pengecekan, nama, KTP atau SIM dan bordingpas serta wajah penumpangnya secara berlapis, melalui 3 kali pemeriksaan. Modus ini terjadi saat melonjaknya penumpang. Hal ini ketahuan lantaran wajah penumpang beda di KTP.
Dirinya berharap, agar hal serupa tidak akan terulang lagi..!!!!

Poto pimpinan DPRD Banyuasin di lobby hotel Santika Premiere, di Jalan Bandara Sultan Mahmud Badarudin II, Palembang Sumatera Selatan pada sabtu (29/6/19).

Disinggung, adanya dugaan para calon penumpang memberikan sejumlah uang ke pihak bandara. “Waduh”.. selorohnya, itu tidak ada. Kita murni memproses 4 orang ini melalui berita acara dan memberikan surat pernyataan yang ditandatangani diatas materai serta pihak maskapai memblacklist yang bersangkutan yang disaksikan pihak bandara, maskapai dan keamanan bandara, jelasnya.

Sementara, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Banyuasin Haryadi mengaku, Maaf, “saya tidak tahu, tanya ke sekwan saja”, pintanya.

Senada, Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kabupaten Banyuasin, Sofian mengaku, masalah tersebut “saya tidak tahu, nanti saya cari tahu tentang masalah tersebut”, elaknya.

Terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Banyuasin Irian Setiawan belum dapat dikonfirmasi.

Pewarta : Alamsyah
Redaksi  : 6 Juli 2019,dutasumsel.com