NEWS

Slider

Hasil Peda Musi KTNA Ke XIII Akan Di Terapkan Di Lahat.

Dutasumsel.com LAHAT, -- Sekitar 65 yang terdiri dari 55 orang kelompok tani dan 10 orang pembimbing dari Dinas Pertanian pada  Peda Musi KTNA ke XIII
di Muba selama 4 ( empat ) hari  24 /28 2019.

Ir Murni  Kabid Penyuluhan Dinas Pertanian sekaligus pembimbing Peda ( pekan daerah). Kepada Media ini mengatakan " Kegiatan PEDA ( pekan daerah ) selama empat hari di Kabupaten Muba yang di ikuti 55 kelompok tani, mereka tersebut adalah petani andalan di Desa

Selain  melakukan reuni  antar KTNA juga bertujuan  tukar ilmu mengenai pertanian, cocok, bagaimana cara pengunaan tehnologi yang mutahir, nantinya akan  diterapkan didesanya " ujar Kabid Penyuluhan.

Masih menurut beliau, Kabupaten Lahat pernah menjadi tuan rumah PEDA sekitar tahun 2015 silam. Dan rencananya
setiap 5 tahun ada Penas ( pekan Nasional pertanian) KTNA ( kontak tani andalan ) rencananya di Padang tahun 2020 Insya Allah dari Lahat ada perwakilannya." pungkasnya.

Pewarta : Novita/ Idham
Redaksi  : 01/07/2019, dutasumsel.com

Koprs Raport Kenaikan Pangkat Dan Purna Bhakti Personil Polres

Dutasumsel.com.LAHA, - Jajaran Polres Lahat menggelar  upacara kenaikan pangkat serta Purna bhakti personil Lahat. Bertempat di halaman Mapolres Lahat pada pukul 07;30 wib


Bertindak selaku Irup Kapolres Lahat AKBP Ferry Harahap dengan para peserta lengkap dimulai dari Wakapolres Kompol Budi Sik MSi, Kasat Reskrim AKP Dwi Satria Sik, 13 Kapolsekta serta jajaran Polres  dan Bhayangkari Polres Lahat.

Kapolres Lahat AKBP Ferry Harahap SiK MSi. pada  Amanatnya mengatakan  " Selaku Polres Lahat saya ucapkan selamat baik setingkat seiring dengan jabatanya naik setingkat lebih tinggi hendaknya disadari harus ditingkatkan juga tingkat dedikasinya yang selalu didampingi Ibu Bhayangkari mendampingi suaminya, pesan khusus bagi rekan yang naik pangkat untuk meningkatan kinerja serta kedisiplinan, serta mengayomi dan hindari keangkuhan terhadap masyarakat, berani dan disiplin, tanamkan jiwa Polri yang hebat, untuk purna bhakti, ucapan terima kasih atas pengabdiannya selama ini dalam bertugas ".

Usai upacara Kapolres memberikan piagam perhargaan atas kinerjanya selama ini kepada 13 Purna Bhakti. Adapun personil Polres yang naik pangkat setingkat berjumlah 39 Personil,
IPDA ke IPTU 1 personil
BRIPKA ke AIPDA 3 personil
BRIGADIR  ke BRIPKA  29 personil
BRIPTU ke BRIGADIR  2 personil
BRIPDA ke BRIPTU  4 personil.

Dilanjutkan Ziarah dan tabur bunga ke Taman Makam Pahlawan Puspa Bhakti, Anjangsana ke lima titik Waka Wuri, Arisan Bhayangkara  dan kegiatan sosial ke Panti Asuhan .

Pewarta :  Novita/ Idham
Redaksi  : 01/07/2019, dutasumsel.com

Sungguh Ironis Masa Bakti Habis, Bawaslu Hutang Dua Bulan Honor Panwascam 2 Bulan, PPL 1 Bulan Belum Di Bayarkan

Dutasumsel.com.LAHAT, - Panwascam (Panitia Pengawas Kecamatan) dan PPL dari 24 kecamatan yang ada dikabupaten Lahat mulai mengeluh. Pasalnya, hingga akhir masa bakti per 31 Juni 2019 para petugas pemilu belum juga mendapat hak honor dari bulan Mei hingga Juni 2019.

Ironisnya, isu yang beredar jika Sekretsriat Bawaslu sengaja mendeposito honor membuat para petugas pemilu kian gundah gulana mengingat besarnya perjuangan mensukseskan pesta Demokrasi (Pileg dan Pilpres) bulan April 2019 lalu.

Mn (Inisial-red) salah satu anggota Panwascam yang mengatakan, hingga akhir bulan Juni 2019 belum ada kepastian dari pihak Bawaslu Lahat terkait sisa honor yang belum dibayarkan. Apalagi, anggota PPL sering bertanya tentang haknya di bulan Mei 2019 yang belum dibayarkan sehingga jelas kondisi seperti ini bisa menimbulkan fitnah dilapangan.

"Jika memang hak kami ada maka kiranya diberikan penjelasan, dan jika memang tidak ada ya tidak apa karna akan kami anggap sebagai salah satu pengabdian kepada negeri RI tercinta," ujarnya.

Sementara itu, Znl (47) salah satu anggota PPL Lahat menuturkan, sangat berharap jika pihak Bawaslu khususnya kabupaten Lahat segera mencari solusi terkait sisa honor yang masih nunggak. Apalagi, pengabdian selama melaksanakan tugas pengawasan pemilu begitu melelahkan dan berisiko sehingga hal ini harus jadi perhatian.

"Kami sadar jika kami tidak banyak beraktivitas setelah pemilu, namun negara sudah menganggarkan dana honorium petugas hingga akhir SK atau pemilu berakhir Jadi mana mungkin dananya tidak ada. Untuk honor tidak sampai Satu Juta sebulan,"imbuhnya.

Terpisah, ketua Bawaslu Lahat Andra Juarayah,Mpd mengungkapkan, sebagai unsur pimpinan pihaknya tidak berhak mencampuri masalah yang ada disekretariat dan Bendahara namun memiliki hak untuk bertanya dan memerintahkan membayar honor jajaran Bawaslu. Terkait tunggakan yang belum dibayarkan dan akan segera ditanyakan keSekretariat dan Bendahara Bawaslu Sumsel.

"Kami imbau agar Panwascam dan PPL tetap bersabar dan kami akan segera menanyakan menginstruksikan bendahara dan Kasek untuk menanyakan langsung ke Bawaslu Sumsel,"pungkasnya.

Pewarta : Novita/ Idham
Redaksi  : 30/06/2019, dutasumsel.com

Ajang Festival Marawis Citimall Lahat Di Raih Gruop El- Fawwaz

Dutasumsel.com.LAHAT, - Sebanyak 26 Group Marawis di Kecamatan Lahat unjuk kebolehan dalam ajang Festival Marawis Citimall Lahat,  acara yang berlangsung  ramai dan meriah minggu 30/ 6/2019.

Bertujuan untuk menjalin silaturahmi antara Gruop - group  marawis yang ada di Kabupaten Lahat, karena keterbatasan tempat dan waktu jadi kita hanya dapat menerima 26 Group Marawis, masing- maaing grup terdiri dari 13-15 orang karena besarnya antusias Masyarakat Lahat dengan Kesenian marawis Insyaallah di tahun- tahun  mendatang kita akan menjadikan Marawis Menjadi event Tahunan Citimall Lahat " ujar Ahmad Sulpani Marketing Ekskutif Citimall kepada Awak media dutasumsel.com minggu 30/6/2019.

Bertindak selaku Juri adalah Ustadz Munirul Huda dari Ponpes Al Fatah Lahat,  RM.Mukhlis dan Deki Pebriansyah yang keduanya merupakan Jebolan Group Marawis Al Furqon Lahat  kemampuannya di bidang  tidak di ragukan lagi

Sebagai pemenang adalah Juara 1  Grup marawis El Fawwaz dari Desa Pagar Sari Lahat,  juara 2 Grup Marawis Wathaniyah Desa Telatang Kecamatan  Merapi Barat dan Juara 3 Grup Marawis Hubbul Wathon Sp.2 Lahat.

Pewarta : Novita/ Idham
Redaksi  : 30/06/2019, dutasumsel.com

Kades Tanjung Menang Musyawarah Bersama Warganya Rembuk Keamanan Sapi BumDes.

Dutasumsel.com.LAHAT, -- Kades Desa Tanjung Menang Kecamatan Merapi Selatan Misran, mengumpulkan warganya untuk membahas keamanan sapi- sapi  BumDes  ( Badan usaha milik desa) di Desanya (30/6 ).

Rapat ini dipimpin dan bertempat dirumah Kades itu sendiri, hadir pada musyawarah tersebut dihadiri Pemuka Adat, pemuka masyarakat, perangkat Desa serta tak ketinggalan juga Karang Taruna turut menghadiri. Berdasarkan hasil rapat tersebut disepakati untuk setiap malam dijaga secara bergilir oleh dua orang penjaga.

Menurut Kades sapi BumDes berjumlah 15 ekor harus benar diurus dan dijaga, selain siang hari memberi pakan sapi malam juga makan dan mulai malam senin ini dimulai jaga kandang secara bergiliran.

Senada dikatakan Ketua BPD  Badaripin mengatakan " Hal ini demi mengurangi aksi curwan ( curi hewan )  kandang sapi  yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Tanjung Menang  warganya   bergotong royong secara bergilir  menjaga keamanan desanya.

Pewarta : Novita/Idham
Redaksi  : 30/06/2019, dutasumsel.com

Kapolres Ogan Ilir Menghadiri Hafla Ponpes Al- Ittifaqiah Di Desa Tanjung Lubuk Indralaya Selatan

Dutasumsel.com.INDRALAYA, - Kapolres OI, Akbp Ghazali Ahmad menghadiri kegiatan Haflah wisuda dan HUT ke – 52 Pondok Pesantren Al-Itifaqiah Indralaya Selatan Kabupaten Ogan Ilir, dihadiri ribuan santri bersama orang tua murid, Sabtu (29/6/19).

Tampak hadir, Wagub Sumsel Ir.H.Mawardi Yahya, Bupati OKI H.Iskandar,SE, Rektor Unsri, Anisagaf, Sekda Ogan Ilir, H.Herman, Dandim 0402 Letkol Inf Riyandi, Kapolres OI AKBP Ghazali Ahmad, Kajari Aditya Gunawan, Kepala OPD, Wakil Rektor Universitas Omdurman dari negara Sudan serta tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati OKI, H.Iskandar berjanji akan memberikan paket yang memuaskan kepada Pondok Pesantren Al-Itifaqiah, karena selain mudir Mudriq Koriq merupakan sahabatnyanya dari kecil, ia juga merupakan Alumni dari Pondok Pesantren Al-Itifaqiah, tempat dimana dirinya mengenal yang namanya Al-Quran.

“Sebagai bangsa yang unggul dan mengedepankan pendidikan, tugas kita sebagai umaro dan sebagai pemimpin untuk menjaga alquran yang Rahmatan Lil Alamin,” katanya.

Kepala Dinas PUPR Juni Edi, mewakili Bupati Ogan Ilir berpesan kepada wisudawan yang berprestasi untuk tetap meningkatkan mutunya.

“Perlu diingat, keberhasilan tidak lepas dari peran dari orang tua, prestasi ini menjadi landasan untuk meningkatkan mutu ilmu dimasa yang akan datang” ucapnya.

Sementara Wagub Sumsel Ir.H Mawardi Yahya, mengucapkan selamat kepada santri yang diwisuda, “Selamat Kepada santri yang diwisuda serta selamat Ulang Tahun ke-52 Pondok Pesantren Al-Itifaqiah semoga kedepan lebih maju lagi,” ujarnya.

Pewarta : Tim
Redaksi  : 29/06/2019, dutasumsel.com

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ogan Ilir Gelar Rapat Kerja Cabang ( RAKERCAB) Di Hotel ILYA Indralaya Utara

Dutasumsel.com.INDRALAYA, -- DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ogan Ilir menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) di Hotel Ilya Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan.

Rakercab diselenggarakan untuk pembentukan unsur kepengurusan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ogan Ilir masa bakti 2020-2024.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ogan Ilir, Wahyudi,ST mengatakan agenda hari ini adalah Rakercab DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ogan Ilir.

"Rakercab merupakan rentetan kegiatan dalam rangka untuk melaksanakan percepatan kongres di Bali yang dijadwalkan pada tanggal 8-10 Agustus 2019," kata Wahyudi saat ditemui dutasumsel.com di selah kegiatan Rakercab di Hotel Ilaya Sabtu 29/06/2019.

Peserta Rakercab terdiri dari seluruh Pengurus Anak Cabang ( PAC) sekabupaten Ogan Ilir sebanyak 16 PAC, dan acara Rakercab di Hotel Ilaya di Hadiri Sekertaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumatera Selatan HM. Ilyas Panji Alam, dan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ogan Ilir Wahyudi serta Pengurus DPC dan PAC sekabupaten Ogan Ilir Sabtu,29/06/2019.

Pewarta : Red
Redaksi  : 29/06/2019, dutasumsel.com
Re

Tamu Luar Negeri hadiri haflah dan Wisuda Al Itifaqiah Ogan Ilir,Ini nama negaranya menurut mudir KH Mudrik Qorie

Dutasumsel.com.INDRALAYA, - Pondok Pesantren Al Ittifaqiah (PPI), Indralaya, Ogan Ilir menggelar haflah ke - 52 dan mewisuda sebanyak 1.032 orang Santri untuk tahun ajaran 2018 - 2019 dari seluruh tingkatan pendidikan, di Kampus D PPI, Tanjung Lubuk, Indralaya Selatan Ogan Ilir, Sabtu (29/06/2019).
Mudir PPI KH Mudrik Qorie mengatakan, acara haflah ke 52 dihadiri tamu dari berbagai dunia seperti dari Sudan, Arab Saudi,Mesir dan Malaysia yang semuanya berkeinginan memberikan kontribusi kepada ponpes Al Itifaqiah baik dalam untuk memperkuat program dan juga untuk melengkapi fasilitas fisik yang ada di ponpes Al Itifaqiah,"Alhamdulillah haflah dan wisuda ke 52 hari ini dihadiri tamu dari luar negeri diantaranya dari Sudan,Arab Saudi,Mesir dan Malaysia yang mana mereka semua berkeinginan memberikan kontribusinya untuk memperkuat program dan melengkapi fasilitas di Al Itifaqiah ini,"katanya.

Ditambahkannya yang teristimewa lagi hari ini diluncurkannya e - learning al quran online yang kelak akan mendunia bertujuan agar masyarakat dunia dapat dengan mudah ,cepat dan murah dalam mempelajari al quran," hari ini lebih terasa istimewa lagi dengan diluncurkannya e - learning al quran online yang kelak akan mendunia dan dapat diakses secara online,"ujarnya.

Selain dari wisuda santri acara haflah juga bertujuan menjalin silaturahmi serta sebagai wahana temu alumni wali santri dan wali alumni.

Pewarta : Darius
Redaksi  : 29/06/2019, dutasumsel.com

Ponpes Al- Ittifaqiah Mewisudah 1032 Santriwan Santriwati Di Hadiri Wagub Sumsel

Dutasumsel.com.INDRALAYA, -- Pondok Pesantren Al- Ittifaqiah Haflah 1032 Santri dan Santriwati dengan rincian sebanyak 292 Madrasyah Aliyah, 355 Madrasyah Syanawiyah, 80 Madrasyah Ibtidayah, 24 Madrasyah Diniyah, dan TK 158 serta untuk lulusan Sarjana Prodi Stara 1 sudah mewisudah pada tangal 2 Mei 2019 lalu yang berjumblah 93 Sarjana dan pada HUT Ponpes Al- Ittifaqiah ke – 52 Pondok Pesantren Al-Itifaqiah Indralaya Selatan Kabupaten Ogan Ilir, dihadiri Ribuan santri bersama orang tua murid, Sabtu (28/6/19).

Tampak hadir, Wagub Sumsel Ir.H.Mawardi Yahya, Bupati OKI H.Iskandar,SE, Rektor Unsri, Anisagaf, Kepala Dinas PU PR Kabupaten Ogan Ilir,  Dandim 0402 Letkol Inf Riyandi, Kapolres OI AKBP Ghazali Ahmad, Kepala Kejaksaan Negri OI Adityo Gunawan, Kepala OPD, Wakil Rektor Universitas Omdurman dari Negara Sudan serta tamu undangan lainnya dari berbagai Provinsi dan Mancanegara.

Dalam kesempatan tersebut Bupati OKI, H.Iskandar berjanji akan memberikan paket yang memuaskan kepada Pondok Pesantren Al-Itifaqiah, karena selain mudir Mudriq Koriq merupakan sahabatnyanya dari kecil, ia juga merupakan Alumni dari Pondok Pesantren Al-Itifaqiah, tempat dimana dirinya mengenal yang namanya Al-Quran.

“Sebagai bangsa yang unggul dan mengedepankan pendidikan, tugas kita sebagai umaro dan sebagai pemimpin untuk menjaga alquran yang Rahmatan Lil Alamin,” katanya.

Kepala Dinas PUPR Juni Edi, mewakili Bupati Ogan Ilir berpesan kepada wisudawan yang berprestasi untuk tetap meningkatkan mutunya.

“Perlu diingat, keberhasilan tidak lepas dari peran dari orang tua, prestasi ini menjadi landasan untuk meningkatkan mutu ilmu dimasa yang akan datang” ucapnya.

Sementara Wagub Sumsel Ir.H Mawardi Yahya, mengucapkan selamat kepada Santri dan Santriwati yang diwisuda, “Selamat Kepada Para Santri dan Santriwati yang diwisuda serta selamat Ulang Tahun ke-52 Pondok Pesantren Al-Itifaqiah semoga kedepan lebih maju lagi,” ujarnya.

Pewarta : Tim
Redaksi  : 29/06/2019, dutasumsel.com

Tim Sat Res Polres Ogan Ilir Berhasil Menangkap Pelaku Pembunuh Rozali Warga Desa Sejangko2

Dutasumsel.com.INDRALAYA, -- Hasil Olah TKP (Tempat kejadian Perkara) Polsek Tanjung Raja atas Meninggalnya Rozali (40) Warga Dusun 3 Desa sejangko 2 Tanjung Raja yang tewas beberapa Waktu lalu.

Kapolsek Arfanol Mengatakan Hampir dua bulan ini Tim Melakukan Pengembangan dan Memeriksa Beberapa Saksi terkait Masalah ini Baru menemui Titik Terang. Seperti di ketahui Rozali Bin Jang Terlihat tewas dengan Luka Dua Bacokan Paha kanan dan kiri namun Tewasnya korban kami pastikan setelah tersengat aliran listrik terlebih dahulu Oleh Kabel telepon berwarna hitam yang dipasang sepanjang 23M jalan sawah, yang ujung nya di kelupaskan pembungkusnya dan di letakan ditanah sawah Milik MADELAN BIN ANWAR “Motif nya masih kita dalami Apakah Ada Unsur kesengajaan Si tersangka ini menghabisi Korban Atau Unsur kelalaian Semua masih dalam Proses.

Pada hari Selasa tgl 28 Mei 2019 sekira pukul 01.00 Wib untuk mencari ikan dengan memakai baju kaos lengan panjang warna merah, celana pendek warna abu2 kotak2, membawa alat berupa sekap, senter dan karung plastik warna putih merk Bulog, hingga pagi harinya korban Rozali bin Jang tidak kembali setelah keluarga dan Warga pun mencari keberadaan korban kemudian pada hari Jum at tanggal 31 Mei 2019 skr jam 21.00 wib, saksi Marzuki bin Marsal menemukan 1 buah senter milik Korban disawah milik Madelan di dsn 3 Desa Sejangko 2 Kecamatan.

Rantau Panjang Kab. Oi, pada hari Sabtu tanggal 01 Juni 2019 sekira jam 11.00 wib melakukan pencarian terhadap korban berjarak lebih kurang 10 meter dari tempat senter ditemukan mayat korban An Rozali oleh saksi Sulaiman bin Muhamad dilebung yang terletak di Sawah milik Mulyadi bin Abdul Hamid pada saat ditemukan posisi mayat ditemukan ditutupi oleh rumput yang tumbuh didalam Lebung dan hanya kelihatan jari tangan dan bajunya, pada saat ditemukan ditubuh korban sudah membengkak dan sudah ada ulat belatung, terdapat luka bacokan satu liang dipaha kanan, mayat sudah diotopsi di RS Bhayangkara Palembang dan mayat sudah diserahkan kepada keluargaan nya dan sudah di makamkan.


Pada hari Selasa tanggal 25 Juni 2019 sekira jam 14.00 wib dibawa pimpinan Kapolsek Tanjung Raja AKP Arfanol Amri. SH didampingi oleh Kanit Reskrim dan anggota Opsnal melakukan Olah TKP tempat kejadian Penemuan Mayat korban Rozali bin Jang di Dsn. 3 Desa Sejangko 2 Kec. Rantau Panjang Kab. Oi, setalah melakukan Interogasi para Saksi yang rumah nya berada di Sekitar TKP penemuan mayat yaitu saksi an.

Sukiswati binti Ahmad bahwa pada hari Selasa Tanggal 28 Mei 2019 sekira jam 06.00 wib Saksi melihat dari jendela samping kiri rumah nya melihat Madelan bin Anwar memakai baju kemeja lengan panjang warna hitam dan celana panjang warna hitam sedang menginjak sesuatu benda warna merah dengan menggunakan kaki kanan dan kaki kirinya dilebung milik Mulyadi bin Abdul Hamid tempat penemuan mayat korban Rozali bin Jang setelah itu Saksi Sukiswati melihat Madelan bin Anwar menggulung sesuatu benda, didekatnya saat itu ada anak perempuan nya yang bernama Kartini binti Madelan membantu menggulung benda tersebut, saat itu juga Saksi Sukiswati melihat anaknya Madelan yang bernama Alamsyah sedang menebas rumput dijalan menuju kesawah nya setelah melihat Madelan menginjak suatu benda warna merah kedalam lebung milik Mulyadi bin Abdul Hamid setelah itu menggulung suatu benda dibantu anaknya Kartini langsung menceritakan hal tersebut kepada Suaminya an. Suryadi bin Basarudin.

setelah mengintrogasi Saksi Sukiswati tersebut langsung mencari barang milik korban Rozali bin Jang yang belum ditemukan di lokasi lebung milik Madelan bin Anwar yang bersebelahan dengan lebung milik Mulyadi bin Abdul Hamid tempat ditemukan mayat Rozali saat dilakukan penyelaman oleh warga didalam kolam milik Madelan yang berjarak lebih kurang 5 meter dari lebung Mulyadi dengan disaksikan oleh Kepala Desa Sejangko 2 an. M. Nazir ditemukan Karung palstik warna putih merk Bulog ukuran 15 kg milik korban Rozali, yang dibenarkan oleh istri korban Lindawati binti Li bahwa karung plastik yang dibawa oleh korban Rozali saat mencari ikan.

selanjutnya melakukan introgasi terhadap Kartini binti Madelan menjelaskan bahwa pada hari Selasa tanggal 28 juni 2019 sekira jam 06.00 wib Saksi Kartini bersama dengan orang tuanya Madelan bin Anwar pergi ke sawah melihat bapak saya mencabut anak padi dibagian laut dan Saksi Kartini mencabut anak padi bagian darat pada sekira 07.00 wib Orang tuanya Madelan bin Anwar menggulung Kabel warna hitam yang sengaja dipasang untuk menyetrum hama tikus disawah,

Kartini membantu menggulung sisa kabel yang belum sampai habis digulung oleh orang tuannya untuk meneruskan menggulung kabel tersebut saat itu melihat dari jarak 10 meter ada mayat korban yang tersengat aliran listrik namun tidak mengenalnya, mayat korban saat itu dengan posisi terlentang dijambangqn sawah milik orang tuannya Madelan yang tergenang sebatas mata kaki, setelah menerima serahan kabel dari orang tuanya Madelan.

tersangka Madelan bin Anwar saat dintrogasi menjelaskan bahwa pada hari Senin tanggal 27 Mei 2019 sekira jam 21.00 wib tsk memasang kabel telepon warna hitam disepanjang jalan sawah anak padi dibelakang rumahnya sepanjang 23 meter, yang ujung kabel tersebut dikelupas kan pembungkus nya dan diletakkan ditanah sawah nya kemudian kabel tersebut dicolokkan ke aliran listrik yang dirumahnya sehingga kabel tersebut dialiri oleh aliran listrik,

“Selain itu Madelan bin Anwar menjelaskan bahwa pada hari Selasa tanggal 28 Mei 2019 sekira jam 05.00 wib mencabut colokan kabel setrum dari aliran listrik dirumahnya kemudian sekira jam 06.30 wib sdr Madelan bin Anwar keluar dari rumah dengan membawa satu bilah parang turun kebawah untuk mengambil anak padi disawah didesa sungai keli Kecamatan.

Pemulutan selatan kabupaten Ogan Ilir, yang berjarak lebih kurang berjalan 20 meter, saat itu saudara Madelan bin Anwar melihat’ ada seorang laki-laki tergeletak dengan posisi miring ke kanan dengan posisi kaki kiri dan kanan agak menekuk dimana kabel setrum yang dipasangnya tersebut ada dibawa tubuh korban, kemudian sdr Madelan bin Anwar memeriksa tubuh orang tersebut tidak ada nafas keluar dari mulutnya dan memegang betis korban sudah terasa dingin, sdr Madelan bin Anwar memastikan korban tersebut telah meninggal dunia lalu sdr Madelan bin Anwar menyeret tubuh korban kedekat lebung milik Mulyadi bin Abdul Hamid sejauh lebih kurang 15 meter kemudian tubuh korban dimiringkan kekanan untuk mengelabui apabilah korban ditemukan seolah2 korban pembunuhan lalu membacok tubuh korban sebanyak 2 kali pada paha kanan dan kiri setelah itu sdr Madelan bin Anwar mengangkat tubuh korban dengan kedua tangannya diseret kedalam lebung milik Mulyadi bin Abdul Hamid , kemudian menutupi tubuh korban dengan rumput yang diambil dari pinggir lebung.

Barang bukti yang berhasil disita Sbb :
– 1 buah senter kepala merk SUN PR
– 1 lbr baju kemeja lengan panjang warna hitam
– 1 buah celana panjang warna hitam merk Rhino
– 1 bilah parang merk Fauzi ZR
– 1 buah kabel panjang lebih kurang 25 meter merk AERC
– 1 buah karung plastik warna putih merk Bulog ukuran 15 Kg.Sumber Kasubag Humas Polres Ogan Ilir AKP. Zaenalsyah.

Pewarta : Tim
Redaksi  : 28/06/2019, dutasumsel.com