NEWS

Slider

Warga Desa Pinang Banjar, Digemparkan Dengan Temuan Sesosok Mayat Laki- Laki

Dutasumsel.com.MUBA - Warga Desa Pinggir Sungai Lilin Dusun IV Desa Pinang Banjar Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan ,digemparkan dengan penemuan sesosok Mayat, Sabtu 22/6/2019.
Sesosok Mayat tersebut tersebut beridentitas Laki laki bernama Imam Satria bin M Umar (36) dalam keadaan sudah mengambang, kemudian dilakukan pengecekan ke TKP dan jenazah di bawa ke RS sungai Lilin untuk di Visum , setelah di lakukan pemeriksaan oleh Dokter terhadap jenazah , tidak terdapat ada nya luka pada tubuh luar jenazah.

Kemudian pihak keluarga jenazah menolak di lakukan Autopsi, setelah itu jenazah di serahkan kepada pihak keluarga yaitu orang tua kandung jenazah di saksikan oleh Kepala Desa Pinang Banjar Kecamatan Sungai Lilin.

Kapolres Musi Banyuasin AKBP Andes Purwanti,SE,MM melalui Kapolsek Sungai Lilin AKP Hernando saat dikonfirmasi mengatakan, "Ya benar ,telah ditemukan Mayat Sesosok Laki laki ,kita terima laporan tersebut dari masyarakat yang melihat kejadian tersebut, "Dikatakan Kapolres Melalui Kapolsek Sungai Lilin.

Ia menambahkan, "Polsek Sungai Lilin dibantu Polairud kemudian melakukan Olah TKP guna Penyelidikan lebih lanjut Jenazah tersebut dibawahke RS Sungai Lilin guna dilakukan Visum,"Tukasnya.

Pewarta : Riyan
Redaksi  : 22/06/2019, dutasumsel.com

Mediasi Masyarakat Merapi Selatan Dengan Pihak PT. LPPBJ Cukup Alot

Dutasumsel.com.LAHAT, -- Gejolak masyarakat Merapi Selatan terhadap PT.LPPBJ yang  pinjam pakai jalan Kabupaten di sepanjang jalan Abdul Lani Merapi Selatan, akhirnya Pemerintahan daerah setempat bersama Tripika, Kapolsek AKP Herli, Camat Merapi Selatan A.Hasbi, Danramil Merapi Area, ketua DPD se Merapi Selatan Kecamatan mengadakan mediasi antara pihak PT LPPPBJ dengan masyarakat.

Mediasi dilaksanakan di Kantor Camat Merapi Selatan dimulai pukul 9:30 wib 22/6, pihak tergugat dihadiri Pak Sangkut dan Jon, turut hadir putra daerah Bakrun Setia Darma, perwakilan dari Sembilan Desa Merapi Selatan.

Mediasi berjalan alot, pihak penggugat dalam hal ini masyarakat tidak menyetujui perusahaan pinjam pakai jalan Kabupaten dengan alasan bahwa perusahaan belum ada perbaikan jalan  dan tidak layak untuk dilewati dan menurut masyarakat hanya menguntungkan Perusahan dan merugikan warga se Merapi Selatan.

Menanggapi hal tersebut A Hasbi selaku Camat Merapi Selatan mengatakan dengan bijak" kita berpihak kepada kepentingan orang banyak, selama ini pinjam pakai oleh PT LPPBJ selama 2 tahun, izin pinjam pakai telah habis masa berlakunya, diharapkan PT bijak dan menaati aturan yang berlaku. Hingga untuk itulah kita melayangkan surat kepada Pemkab Lahat untuk dikaji lebih dalam " pungkas Camat.

Pewarta : Novita/Idham
Redaksi  : 22/06/2019, dutasumsel.com

SISTEM ZONASI MUHADJIR EFFENDY MENGURANGI PUNGLI RP 400,000,000

Dutasumsel.com.JAKARTA, --
Pantas marah-marah pada sistem zonasi. Kenapa? Mari baca dengan tenang dan bahagia. (Saya menghitung di sebuah sekolah SMP di pinggiran Jakarta, dari permainan jalur prestasi, jalur zonasi, dan jalur khusus yang diselewengkan, dengan minimal 100 siswa, oknum kepala sekolah dan mafianya, mengumpulkan Rp 400,000,000,. Belum lagi BOS. Belum lagi sumbangan sukarela dengan kedok untuk membangun masjid di sekolah, dengan menghapus lapangan olahraga.)

Sistem zonasi sudah tiga kali berlangsung, sejak mengambil alih dari Anies Baswedan. Kajian tentang zonasi sudah lama ada. Hanya Mendikbud Muhadjir Effendy yang berani mengeksekusi.

Sesungguhnya yang dilakukan oleh Mendikbud adalah revolusi pendidikan secara senyap. Yang dilakukan Muhadjir membuka borok-borok, korupsi, dan kesemrawutan di dunia pendidikan.

Muhadjir membuka fakta bahwa dana Rp 20% APBN tidak digunakan semestinya untuk membangun pendidikan. Tujuan Muhadjir adalah membuat pendidikan merata, bukan semata soal sekolah favorit yang diributkan. Sekolah favorit adalah pintu beternaknya korupsi di sekolah-sekolah favorit (negeri).

Pintu jalur prestasi untuk mengakali, berkelit, menerobos sistem zonasi, terbukti menenangkan Kepala Sekolah dan orang tua murid yang mentalnya korup. Zonasi 5% kurang banyak memberi kesempatan korup yang besar. Angka revisi 15% untuk jalur prestasi membuka lebar pintu korupsi.

Anak yang berprestasi kenapa musti sekolah di sekolah ‘favorit’? Bukankah dengan prestasi, di mana pun bersekolah, di zona mana pun, tetap akan berprestasi? Bukankah anak berprestasi justru akan mendorong peningkatan dan pemerataan mutu pendidikan di sebuah sekolah (baca: tidak mutunya sekolah)?
Dan, itu pas sesuai dengan tujuan pemerataan pendidikan di seluruh Indonesia?

Kita paham infrastruktur belum merata di semua wilayah NKRI. Namun, fakta selanjutnya banyak Pemerintah Daerah (Pemda), Bupati dan Walikota tidak mengalokasikan dana pendidikan, sesuai dengan UUD 45. Gubernur pun tidak mendorong bupati dan walikota, meski hanya himbauan, kepada mereka untuk memerhatikan masalah pendidikan.

Tentu. Niat baik Muhadjir ditentang oleh mereka yang tidak senang terjadi perbaikan dan pemerataan mutu pendidikan.
Pemda kota dan kabupaten tidak bertindak, meskipun program sistem zonasi ini sudah sejak 2016. Secara bertahap dilakukan pada 2017, dan 2018. Selama tiga tahun ini Pemda-pemda harusnya membangun infrastruktur pendidikan.

Revolusi pemerataan pendidikan ini sungguh patut didukung. Jokowi pun mendukung implementasi sistem zonasi ini untuk kepentingan bangsa dan negara. Bukan memenuhi nafsu para guru dan kepala sekolah yang menikmati status quo. Angka 15% untuk memainkan sistem zonasi masih terlalu besar untuk bukan hanya sekedar mendapatkan mobil murah bagi kepala sekolah dan mafianya, setiap awal tahun ajaran.
Penulis : Ninoy N Karundeng
Redaksi: 22/06/2019, dutasumsel.com

Irjen Pol Firli Asli Wong Kito ,Bakal Jabat Kapolda Sumsel

Dutasumsel.com.PALEMBANG, -- Putra daerah Sumsel Asli Wong Kito kembali Jabat sebagai Kapolda Sumsel.

Wong Kito Asli Sumsel itu adalah Irjen Pol Firli ,yang sebelumnya menjabat sebagai Deputi Penindakan KPK, dipercaya Kapolri untuk menjadi Kapolda Sumsel.

Irjen Pol Firli yang merupakan Putra Prabumulih yang ditunjuk menggantikan Irjen Pol Zulkarnain Adinegara yang juga Putra Sumsel sebagai orang nomor satu di Polda Sumsel.

Mutasi di tubuh Kepolisian ini, dikeluarkan Kapolri Jenderal Polisi M Tito Karnavian dengan TR nomor ST/1590/VI/KEP/2019 yang dikeluarkan, Kamis (20/6/2019) kemarin.

Sedangkan Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara akan menempati posisi barunya sebagai Kakorpolairud Baharkam Mabes Polri.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengganti jabatan Irjen Pol M Chairul Noor Alamsyah yang akan menempati jabatan barunya sebagai Analisi Kebijakan Utama Bidang Polair Baharkam Polri.

Menurut informasi yang dihimpun ,dalam waktu dekat ini akan diadakan Sertijab untuk jabatan yang telah dirombak ,hal itu berdasarkan TR yang telah dikeluarkan Polri.

Pewarta : Rian/ Tim
Redaksi  : 21/06/2019, dutasumsel.com

Ayo Mondok Ditengah Krisis Moral Yang Melanda Negri Ini

Dutasumsel.com.INDRALAYA,  - Akhir -akhir ini Dunia Pendidikan Di warnai oleh Kemerosotan Moral,Attitude,sopan santun mulai dari Peredaran NARKOBA,SEX BEBAS,TAWURAN antar Pelajar dan Masih banyak lagi masalah Pelik di Negeri Ini yang Tak Pernah Tuntas untuk di selesaikan.Jumat (21/6/2019).

Secara Moral,Hanya Pesantren yang bisa menyelamatkan generasi muda dari kecenderungan -kecenderungan  pendidikan yang merusak.

Perilaku yang baik hanya bisa dilakukan dengan pembiasaan secara terus menerus untuk bersikap baik.

Pembiasaan selama 24 jam dengan pengawasan, pembinaan dan pendampingan terus menerus adalah bentuk pendidikan karakter yang sudah lama dilakukan di pesantren, jauh sebelum isu pendidikan karakter muncul.

Salah satu pondok Pesantren yang mengedepankan Pembentukan karakter Penghafal Qur'an dan Hadist serta membentuk jiwa yang Islami adalah  Pondok Pesantren NURUL QUR'AN  yang berdiri kurang lebih 5th Beralamat jl.Sriwijaya Rt.012 Rw.05 Tepat di pinggir jalan Lintas sumatera ini  Menerima Para Anak - Anak yatim piatu Dan kurang Mampu dengan target Standard yang berlaku dan syarat tertentu Dapat Masuk di Pondok ini.

Pondok pesantren Modern Ini juga menyelenggarakan kegiatan ekstrakulikuler seperti Bahasa Arab dan Inggris, Pidato, Pramuka, Olah raga, Seni bela diri, Kesenian, Marawis, Qosidah, Komputer, dan lain sebagainya.

jadi kami sementara ini menerima Hanya Santri Laki - Laki namun Beberapa Gedung Yg Baru di Bangun Ini Rencana nya di peruntukan Untuk Santriwati Ucap H.ADAM MALIK Salah satu Pengurus Pondok Tersebut.

"Salah seorang wali murid,Maryadi  mengaku sangat terbantu dengan pesantren. Ia tak pernah mengeluarkan biaya sejak putranya Modok disini.
"Saya sangat berterima kasih kepada pesantren NURUL QUR'AN  Saya tak pernah mengeluarkan uang untuk pendidikan anak saya.


Pewarta :Doni/Ds
Redaksi  : 21/06/2019, dutasumsel.com

23811 Jiwa Di Kabupaten Lahat Penerima Keluarga Manfaat

Dutasumsel.com.LAHAT, - Berdasarkan instruksi Prisiden Jokowi meminta penyaluran Bansos ( bantuan sosial ) dari tunai menjadi non tunai ( GNNT ), adapun tujuannya untuk meningkatkan akses keuangan masyarakat Indonesia

Kabupaten Lahat salah satu penerima keluarga manfaat yang  berjumlah 23811 PKM sedang  BPNT ( bantuan penerima non tunai )  sekarang lagi registrasi dahulu kemungkinan besar jumlahnya, akan tetapi kekurangan bisa diusulkan kembali " seperti dikatakan Kadisos drs Harinus MM melalui Kasi Pendamping dan pemberdayaan Syarif Hidayatulah ketika disambangi awak media diruang kerjanya pada Jumat 21/6 pukul 10:00

Menurut beliau saat ini masih Rakor  Penguatan Identifikasi dan penguatan kapasitas berlangsung di Palembang di ikuti oleh Kabid, nantinya setelah registrasi dan mekanisme telah selesai dan  kita berpatokan kepada data Statistik tahun 2011 dan 2015, masa registrasinya 10 Juli kita bekerjasama dengan Bank BRI untuk penyaluran bantuannya dan telah sesuai dengan prosedur " pungkas Kasi pendamping  dan Pemberdayaan, diruangannya kepada awak media ini.

Pewarta : Novita
Redakai  : 21/06/2019, dutasumsel.com

Ujian Akhir Semester Usai Siswa- Siswi SMP Terpadu Iklas Cendikia Menunggu Hasil Akhir Pembagian Rapor

Dutasumsel.com.LAHAT, - SMP Islam Terpadu Iklas Cendikia yang beralamat di Jalan Arta Prigel desa Tanjung Payang Kecamatan Lahat Selatan Kabupaten Lahat pada hari ini Jum'at 21/06/19 telah memasuki Ulangan Akhir Semester dihari ke 5 yang mana ulangan akhir semester tersebut dimulai sejak hari senin dan berakhir pada hari sabtu tanggal 22 Juni 2019.

Saat di kunjungi awak media Ummi Sakdiah, S.Pd.I Kepala Sekolah menuturkan Kegiatan ujian semester genap tahun pelajaran 2018/2019 pada hari ini memasuki hari ke 5. Pelaksanaan ujian semester genap hari pertama dimulai sejak Senin (17/6/19) yang lalu berjalan lancar dan tertib.

Pantauan pelaksanaan ujian semester genap di beberapa kelas, peserta didik terlihat serius dan disiplin dalam mengerjakan soal-soal ujian.

Kepala Ummi Sakdiah, S.Pd.I mengatakan, dalam hampir seminggu ini para peserta didik sedang melaksanakan ujian semester genap, baik peserta didik kelas VII maupun VIII.

 “Alhamdulillah sejak hari pertama hingga terakhir, semuanya berlangsung dengan tertib dan lancar ” kata dia. Lebih lanjut Ummi menjelaskan, ujian semester genap merupakan tahap akhir dalam menyelesaikan proses pembelajaran selama satu semester di jenjang kelas yang sedang diduduki dalam satu semester.

Selaku kepala sekolah Ummi Sakdiah menjelaskan bahwa “ujian telah berjalan baik dan sesuai dengan prosedur yang diberlakukan dalam ujian semester terutama dalam hal ketuntasan belajar, setiap peserta didik harus mencapai nilai KKM. Hal ini sangat penting diperhatikan oleh peserta didik karena nilai semester genap tidak boleh ada yang tidak tuntas “, kata Ummi Menjelaskan.

Sementara besok hari sabtu adalah hari terakhir, dan untuk pembagian rapot tanggal 28 Juni 2019 Setelah itu Libur 2 Minggu, Namun untuk peserta didik baru pada hari kamis tanggal 11,12, 13 Juli adalah PLS untuk peserta didik baru, dan pada tanggal 15 Juli 2019 kita sudah memasuki tahun ajaran baru 2019/ 2020.

Pewarta : Novita
Redaksi  : 21/06/2019, dutasumsel.com

Kabupaten Ogan Ilir Akan Memberangkatkan Calon Jemaah Haji Sebanyak 219 Jemaah Lewat Kantor Kementrian Agama OI

Dutasumsel.com.INDRALAYA, -- Kepala Kantor Kementrian Agama Ogan Ilir HM. Kholil Azmi, S.Ag melalui kasubag TU Kantor Kementrian Agama Ogan Ilir Drs. Burhan, mengatakan bahwa Jumblah calon jemaah haji ogan ilir 219, laki- laki 97 perempuan 122, jemaah tertua untuk ogan ilir dengan umur 92 Tahun atas nama Suparto Sanmarjo,dari Kecamatan Tanjung Batu, dan jemaah termuda adalah berumur 22 Tahun atas nama Rifkiati Hidronsoleha, dari kecamatan Indralaya. Diperkirakan pada tangal 11 atau 12 juli 2019 untuk Jemaah Haji yang akan berangkat ke tanah suci di pelataran Masjid Agung Annur Tanjung Senai Ogan Ilir, Insyallah Bupati Ogan Ilir akan Melepaskan para jemaah haji asal ogan ilir di dampingi oleh Kepala Kantor Kementrian Agama Ogan Ilir H. Muhamad Kholil Azmi S.Ag.

Rata rata mereka mendaftar lebih dari 10tahun.  Diperkirakan 11-12 Juli 2019  Saat ini pengambilan tas jemaah di kantor,  tas koper yang sudah disiapkan di Kantor Kemenag Ogan Ilir.  Disablon tas sesuai warna yang ditentukan oleh Kanwil, termasuk nama dan Asesoris ciri khas dari masing jemaah. Memudahkan dalam mengenali kantor mereka. Manasik berlangsung di kecamatan ada di 3 zona,  Inderalaya,  Tanjungbatu,  Payaraman,  Tanjungraja,  pembukaan di kabupaten 8 kali pertemuan. Ada jemaah yang pindah atau mutasi sebanyak 15 orang, Jelas Kasubag TU Drs. Burhan di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan saat di sambangi di ruanggan nya Jumat 21/06/2019, dutasumsel.com.

Pewarta : Tim
Redaksi  : 21/06/2019, dutasumsel.com

Lurah Pasar Bawah Himbau Warganya Agar Tidak Membuang Sampah Di Sungai

Dutasumsel.com.LAHAT, - Edi Sahrun Lurah Pasar Bawah tak  hentinya menyerukan kepada warganya untuk tidak membuang sampah di Sungai Lematang ataupun di Saluran air yang ada dilingkungannya.

Menurut beliau Kelurahan Pasar Bawah ini merupakan wilayah yang rentan dengan banjir, untuk itulah beliau selalu menhimbau kepada ketua  RT maupun ketua RW agar warganya mengumpulkan sampah rumah tangganya didepan ataupun dihalaman rumahnya, setiap pagi diambil petugas kebersihan dari Kelurahan yang memakai Bentor. 20/6

Saya rasa warga tidak berat membayar iuran sampah sebesar Rp 5000 rupiah sebagai imbalan petugas kebersihan yang berjumlah dua orang, diwilayah RT 6 yang agak membandeng tepatnya di belakang Gereja sering dihimbau, kita sampai memasang  spanduk peringatan membuang sampah ditempel paling banter tiga hari bertahan spanduk  hilang.

Tolonglah kesadarannya, kalu sampah menumpuk itukan mengundang berbagai penyakit seperti Disentri, malaria kalau kita sakit siapa yang rugi, " tandas edi.

Pewarta : Novita/Idham
Redaksi  : 21/06/2019, dutasumsel.com

Hut Bhayangkara ke 73 Di Meriahkan Dengan Pesta Rakyat

Dutasumsel.com.INDRALAYA, - Dalam rangka HUT Bhayangkara ke 73, Polres Ogan Ilir melakukan giat olahraga bersama dengan Kodim 0402 OKI/OI, Jumat 21/6/2019 Olahraga ini dikuti oleh Bupati Ogan Ilir, Kejaksaan Negri Ogan Ilir, Sekertaris Daerah Kabupaten Ogan Ilir, Anggota Polres Ogan Ilir dan Kodim OKI-OI serta Masyrakat Ogan Ilir Kegiatan ini menyediakan ratusan hadiah.
Diawali dengan sepeda santai, baik Bupati Ogan Ilir HM.Ilyas Panji Alam,,Kepala Kejaksaan Negri Ogan Ilir Adi Tyogunawan, Sekertaris Daerah Ogan Ilir H. Herman, Kapolres Ogan Ilir AKBP Gazali Ahmad beserta istri dan Dandim 0402, Letkol Inf Riyandi bersama istri,  terlihat berjalan beriringan.

Mereka berjalan dengan rute Polres dan ke  kemudian menuju Jalan ke Jalan Lintas Sumatera, kembali dan finish di Mako Polres Ogan Ilir.

Setelahnya, peserta juga melaksanakan senam aerobik bersama, langsung melakukan perlombaan Tarik Tambang,Menangkap Bebek, Makan Kerupuk,Diakhir acara ada pembagian door price, berupa sepeda gunung, Tape, dan puluhan hadiah hiburan lainnya.

"Asyik dapat door price. Ya lumayan lah walaupun tidak hadiah utama. Cuma Jam Dinding," terang Ana salah satu anggota yang mendapat door price.

Sementara, Kapolres OI, AKBP Gazali Ahmad, mengatakan sengaja mengundang Bupati Ogan Ilir, Kodim, Kejaksaan,dan Masyarakat untuk melakukan olahraga bersama. "Kami memang sengaja ngundang," jelasnya.

Ia mengaku, hal ini dilakukan biar lebih akrab dan tentunya lebih bisa bersinergi antara Polisi, Tentara dan terutama Masyarakat biar membaur bersama.

"Pas hari Bhayangkara. Kami olahraga bersama menjalin sinergitas. Biar tetap kompak antara Polisi dan TNI bersama Rakyat di Kabupaten Ogan Ilir ," pungkas Gazali kepada dutasumsel.com.

Pewarta : Sanditya
Redaksi  : 21/06/2019, dutasumsel.com