NEWS

Slider

Antusias Sambut Pelaksanaan KTNA XIII di Muba DLH himbau bersih bersih Lingkungan

Dutasumsel.com.MUBA, - Tidak hanya rangkaian acara yang diprediksi bakal meriah saja yang bakal menyemarakkan Pelaksanaan Pekan Daerah (Peda) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) ke-13 Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) pada 24- 28 Juni nanti.


Namun, persiapan yang matang juga terus digencarkan Pemkab dan warga Muba untuk menjamu peserta dari Kabupaten/Kota di Sumsel nantinya.

Menjadi tuan rumah yang baik dan sukses menjadi prioritas Pemkab Muba dibawah kepemimpinan Bupati Muba Dodi Reza Alex, sejak Jumat (15/6/2019) lalu pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Muba melakukan kegiatan bersih-bersih untuk memaksimalkan penyambutan peserta dan tamu KTNA XIII nantinya.

"Bersih-bersih ini memang sudah menjadi agenda rutin DLH, terlebih kita sudah mendapatkan piala Adipura. Namun, untuk menyambut KTNA nantinya dimana Muba merupakan tuan rumah kami mengajak warga muba mari kita tunjukan kepada daerah lain bahwa warga  Muba Cinta Akan Kebersihan selain itu kami petugas kebersihan lebih dimaksimalkan lagi hingga H+3 pelaksanaan KTNA nantinya," ujar Kepala DLH Muba, Andi Wijaya Busro SH MHum.

Lanjutnya, aktifitas bersih-bersih tersebut tidak hanya dilakukan oleh petugas kebersihan DLH Muba namun warga juga antuasias bergotong royong  turut membantu bersih-bersih.

"Hari ini kita di pasar Talang Jawe, dan pedagang pun antusias ikut serta bersih-bersih untuk menyambut pelaksanaan KTNA nantinya," ungkap Andi.

Selain Giat Bersih Kampung dan Lingkungan DLH Muba melakukan  pemasangan lampu penerangan dan lampu hias di sudut-sudut Kota Sekayu. "Ya, ada penambahan lampu penerangan dan lampu hias juga, salah satunya di tugu masuk Kota Sekayu," terangnya.

Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza Alex menyebutkan euforia warga menyambut pelaksanaan KTNA XIII di Muba ini sangat tampak. "Bisa kita lihat sendiri warga tergerak untuk ikut serta gotong-royong bersih-bersih di kota Sekayu," jelasnya.

Dodi menambahkan,  diminta pelaksanaan Peda KTNA XIII Tingkat Provinsi Sumsel di Kabupaten Muba agar menjadi Pelaksana Terbaik Se Indonesia. Dan walaupun ini event kelas provinsi namun rasanya harus nasional.

"Muba sudah ditetapkan jadi tuan rumah Peda KTNA XIII Tingkat Provinsi Sumsel, maka kita wajib dan  harus berupaya semaksimal mungkin menjadi pelaksana terbaik, namun harus kita fahami dahulu terbaik dalam sisi apa, sehingga Para OPD yang dan panitia besar dapat melaksanakan dengan baik," khususnya meberikan pelayanan kepada tamu tamu kehormatan kita dari seluruh daerah Se- Sumsel ujar Dodi Reza Alex .

Dikatakan Dodi Reza Alex bahwa perlu dipahami bahwa event Peda KTNA ini bukan hanya sehari saja namun akan berlangsung selama lima hari dan melibatkan peserta ribuan orang.

"Nantinya Kota Sekayu dan sekitarnya akan diramaikan  para tamu tamu peserta KTNA XIII Jadi fokus kita  bukan hanya saat pembukaan acara saja, tetapi wajib kita fokus seluruhnya mulai saat acara pembukaan, acara berlangsung,  sampai acara  penutupan harus menjadi perhatian kita bersama dan seluruhnya wajib dimaksimalkan," tegasnya.

"Oleh karena itu pada event ini kita harus memberikan pelayanan terbaik dan konsisten kepada seluruh peserta Peda KTNA, baik itu mengenai akomodasi, kosumsi dan seluruh fasilitas fasilitas yang dipergunakan para tamu, sinergikan pelayanan bersama stakeholder terkait khusus Pihak PLN mengenai listrik jangan sampai padam saat berlangsungnya acara dari awal sampai alhir, PDAM kebutuhan air bersih bagi seluruh peserta terpenuhii begitu juga dengan Keamanan dan ketertiban koordinasi dengan baik bersama Kepolisian/ TNI satpol PP dan panitia serta LO harus standy sebagai penghubung informasi yang terintegrasi baik ke seluruh stakeholder terkait termasuk Tim Medis, maka harus ada Pusat Emergency Centernya," Tapi Saya Yakin Muba Bisa melaksanakan itu Semua ayo Semangat kita berikan yang terbaik keseluruh tamu tamu kita Himbaunya.

Pewarta : Riyan
Redaksi  : 19/06/2019, dutasumsel.com

Sertijab Pejabat Sementara Direktur Hotel Buser

Dutasumsel.com.LAHAT, -- Untuk mengisi kekosongan Jabatan sementara direktur Hotel Bukit Serelo Lahat maka Densyahri SE menggantikan sementara Hadmi  Ismail sebagai direktur Hotel Buser. Bertempat di ruang Meeting Hotel Buser pada pukul 11: 30 wib, pelantikan tersebut dilakukan Sekda Januarsyah Hambali SH.MM . Hadir pada sertijab dihadiri juga Suhirdin MM Asisten 2, Ali Afandi staf Ahli, Yulianto Kabag Ekonomi dan undangan lainnya.

Januarsyah Hambali SH MM  mengharapkan kinerja direktur Buser yang baru untuk perubahan, walaupun hotel ini milik Pemkab hendaknya sejajar dengan hotel bonafit yang ada di Bumi Seganti Setungguan. Kalau seluruh kegiatan Pemkab dilaksanakan di sini ( Hotel buser ), ini akan mendongkrak PAD Lahat sendiri.

Salah satu kunci keberhasilan hotel tiada lain pembenahan pada Managemen dan harus punya konsep, semoga direktur baru punya ide yang cemerlang. Ucapan terima kasih kepada direktur yang lama walau hanya beberapa saat menjabat namun sudah terlihat beberapa perubahan dihotel ini" tutup Sekda.

Pewarta : Novita/Idham
Redaksi  : 19/06/2019, dutasumsel.com

Jawaban Bupati Tentang Pandangan Fraksi

Dutasumsel.com.LAHAT, -- setelah mendengarkan pandangan dari beberapa fraksi, Bupati Lahat Cik Ujang pada hari ini Rabu 19/6 menjawab pandangan Fraksi,  bertempat di ruang rapat DPRD Lahat.

Jawaban Bupati Lahat terpokus pada perbaikan Jalan yang Provinsi yang menghubungkan Lahat dengan Pagar Alam- Kota Agung- Mulak ( Jati ) , tertumpu pada Padi, kedelai dan jagung serta peningkatan mutu pelayanan Pendidikan dan Kesehatan yang menyentuh pada masyarakat Lahat secara langsung.

Selain itu Bupati  jawaban bupati  pada sektor Transmigrasi, pembangunan jalan , selain itu juga setiap Muserenbag hendaknya merata. Rencana pembangunan Bandara, selain itu menurut bupati  Hotel yang sangat menunjang pembangunan. Demikian lah jawaban Bupati menjawab usulan dari beberapa fraksi DPRD Lahat.

Kegiatan ini dibuka dan ditutup Samarudin SH plt Ketua DPRD Lahat dihadiri 2/3 Fraksi DPRD, Sekda Janharsyah Hambali SH .MM, Asisten, Kadis Camat, Kasi,Kaban, Lurah serta undangan lainnya.

Pewarta : Novita/Idham
Redaksi  : 19/06/2019, dutasumsel.com

Yayasan Santo Yosef Lahat MoU Dengan Dinas Perpustakaan Daerah

Dutasumsel.com.LAHAT, - Demi mewujudkan kecerdasan bangsa dengan cara mejelajahi buku dengan cara membaca , untuk itulah Perpustakaan Daerah Lahat berkerjasama dengan Yayasan Santo Yosep mengadakan MoU

Perjanjian ini langsung ditandatangani oleh Bapak Elfa Edison, SP. Selaku kepala Dinas Perpustakaan Kab. Lahat dengan Bapak V. Roni Wijayanto, S.Psi selaku Kepsek SD Santo Yosef dan Bapak Paulus Wargito, S.Pd selaku Kepsek SMP Santo Yosef Lahat. (19/6)

Maksud dan tujuan dari perjanjian ini adalah untuk mewujudkan partisipasi dari kedua pihak dalam pengabdian bersama mencerdaskan kehidupan bangsa. Serta untuk mengembangkan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di bidang perpustakaan serta mewujudkan visi dan misi perpustakaan dari kedua pihak.

Penandatangana MOU ini sendiri merupakan salah satu wujud kesiapan perpustakaan SD dan SMP Santo Yosef Lahat dalam menghadapi akreditasi di waktu dekat ini. Penandatangan kerjasama ini diharapkan akan memberikan dampak positif serta peningkatan pelayanan ke pemustaka dapat lebih baik ke depannya. Peminjaman paket buku ini merupakan salah satu isi perjanjian kerjasama.

Pewarta : Novita/Idham
Redaksi  : 19,06,2019.dutasumsel.com

Aris Satu- satunya Tilawah Asal Lahat Ikuti STQ Tingkat Nasional.

Dutasumsel.com.LAHAT, - Murid pondok pesantren Abdurahman desa Bungamas Kecamatan Kikim timur Aris Munandar pada hari ini 18/06/19 berpamitan dengan bupati Lahat untuk berangkat ke Pontianak

Keberangkatan Aris kepontianak sudah pasti punya maksud yaitu adalah mengikuti Seleksi Tilawatil Qur'an STQ tingkat Nasional.

Pada pelaksanaan STQ tingkat kabupaten Lahat tahun 2019 Cabang Hafalan 100 Hadist beserta sanad Aris memeproleh juara 1, Kemudian mewakili kabupaten Lahat pada STQ Tingkat Provinsi di Muratara tahun 2019 kembali Aris Munandar menjadi peserta terbaik 1 dan Hari ini dilepas oleh Bapak Bupati menuju Ke palembang untuk bergabung dengan kafilah prov. Sumsel untuk berlaga di STQ tingkat nasional di Pontianak, Ujar  Idham kholik Ansory, S.Pd.I, MM Kasubbag keagamaan Bagian kesra Setda. Kab. Lahat.

Kemudian Bapak Bupati Lahat Cik Ujang, SH berpesan semoga ananda tetap berprestasi di tingkat Nasional dan selamat berjuang mohon doanye semoga Aris Munandar Selamat sampai tujuan dan kembali Kelahat meraih Kemenangan, Pesannya. 

Pewarta : novita/Idham
Redaksi  : 18/06/2019, dutasumsel.com

Resmikan Buka Giling Pabrik Gula Cinta Manis,Dirut PTPN 7 ajak seluruh pegawai sukseskan penggilingan

Dutasumsel.com.INDRALAYA, - Direktur Utama PTPN 7 M Hanugroho mengajak seluruh pegawai Pabrik Gula Cinta Manis untuk turut peran serta dalam menyukseskan penggilingan tebu tahun 2019,hal tersebut disampaikannya pada saat acara Open ceremoni pembukaan giling tebu 2019,selasa (18/06/2019) di Pabrik Gula Cinta Manis Desa Ketiau Kecamatan Lubuk Keliat Ogan Ilir.


Peresmian dimulainya Penggilingan Tebu ditandai dengan penekanan bel oleh Dirut PTPN 7 dan PT Buma cima nusantara, serta pemberian batang tebu siap giling kepada kepala bagian rayon.


"Untuk mencapai kesuksesan itu, tentunya kita harus fokus dengan pekerjaan ini, jangan memikirkan hal-hal lain. Selain itu, kita juga harus bekerja sama dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, tak hanya dalam masa penggilingan tetapi juga setelah masa penggilingan selesai," jelasnya.

Sementara Direksi PT. Buma Cima Nusantara Hebertus Koes Darmawanto mengatakan, pada 28 Mei lalu pihaknya telah melakulan uji coba semua peralatan di pabrik gula Cinta Manis, untuk mengetahui apakah pabrik ini siap atau belum melakukan giling, dan hasilnya dinyatakan bahwa pabrik ini siap melakukan giling.

"Kita targetkan penggilingan ini selesai dalam waktu 120 hari, dengan harapan dapat menghasilkan 5.500 ton gula per hari. Untuk itu, kita semua harus semangat dan bekerja keras untuk menyelesaikan penggilingan ini dengan hasil yang memuaskan," ungkapnya.

Sesuai target  yang di  rencanakan dan bisa menyelasikan beberapa pending pekerjaan semakin cepat selesai,
Dengan banyak perbaikan dan perubahan manajemen PTPN 7 akan  semakin baik lagi.
"Menyelesaikan giling dengan baik dan lancar, serta berkualitas sesuai dengan harapan yang ditargetkan " tegasnya.

Pewarta : Darius
Redaksi  : 18/06/2019, dutasumsel.com

Satreskrim Polres Muba, Peragakan 30 Adegan Rekonstruksi Pembunuhan 'RP' dan 'Al'

Dutasumsel.com.MUBA, - Satuan Reserse Kriminal Polres Musi Banyuasin (Muba) menggelar 30 adegan rekonstruksi pembunuhan berencana dan pencurian dengan kekerasan terhadap dua orang ABG (Anak Baru Gede) RP (18) dan AL (15). Yang ditemukan di Kebun Sawit Village III Desa Tanjung Kerang Kecamatan Babat Supat Kabupaten Muba. Pada Senin (10/6/2019) yang lalu. Rekonstruksi langsung dilakukan tersangka RM alias Bongkeng (18), MR (16) dan RA (15).
"Ada 30 adegan Rekonstruksi diperankan sesuai berita acara. Rekonstruksi sendiri diperankan ketiga tersangka yakni RM alias Bongkeng (18), MR (16) dan RA (15), "Ungkap Kasat Reskrim Polres Muba AKP Delli Haris usai menggelar rekonstruksi di Mapolres Muba, Selasa (18/6/2019).

Lanjutnya, "Untuk faktor keamanan. Rekonstruksi sengaja digelar di halaman Mapolres Muba Jalan Merdeka Kecamatan Sekayu. Dalam Rekonstruksi ketiganya melakukan adegan pembunuhan sadis sesuai dengan peran masing-masing saat kejadian 8 hari yang lalu.

Selain ketiga tersangka, terlihat ada dua korban yang digantikan peran pengganti. Kedua korban pengganti mengikuti arahan sesuai dengan kondisi saat kejadian di Kebun Sawit Village III Desa Tanjung Kerang Kecamatan Babat Supat.

"Ini kasus pembunuhan berencana dan pencurian dengan kekerasan 8 hari yang lalu. Ketiga tersangka memerankan bagaimana saat kejadian di awal sampai pembunuhan terjadi. Semua disesuaikan dengan keterangan tersangka, "Ujar Delli.

Dari pantauan awak media. Dari 30 adegan yang diperankan terlihat jelas perang Bongkeng sebagai otak pelaku kasus tersebut. Dari adegan ke 1 yakni perencanaan, di lanjutkan penghadangan terhadap kedua korban. Hingga di adegan ke 20 para pelaku menusuk dada kedua korban bertubi-tubi menggunakan pisau hingga tewas di tempat. Selanjutnya di akhir adegan ke 30 kedua jasad korban dibawa para tersangka untuk dibuang kesebuah parit. Lalu ditutupi menggunakan pelepah sawit.

"Seperti yang kita lihat tadi. Peran paling banyak adalah bongkeng karena dia sebagai otak pelaku. Dari awal, bongkeng yang merencankan dan mengajak kedua rekannya untuk melakukan pembunuhan. Sampai akhirnya korban ditemukan meninggal dunia, " tegasnya.

"Ketiganya akan kita jerat pasal berlapis mulai pasal 340 KUHP, 365 KUHP dan pasal 80 ayat 3 UU RI tentang perlindungan anak, " tutupnya.

Sementara, jalannya Rekonstruksi itu juga disaksikan oleh pihak Kejaksaan Negeri Sekayu, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Serta kuasa hukum ke tiga tersangka.

Pewarta : Riyan
Redaksi  : 18/06/2019, dutasumsel.com

KAJARI OGAN ILIR PIMPIN SERTIJAB KASI INTEL DAN PELEPASAN 2 JAKSA MUDA

Dutasumsel.com.INDRALAYA, -- Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Ogan Ilir Adi Tyogunawan, SH, MH pada Selasa,(18/6/2019) pimpin serah terima jabatan Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) dan Pelepasan Jaksa Pungsional di aula Kejari Ogan Ilir di Jalan Lintas Sumatera KM 34 Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan.

Acara sertijab Kasi Intel dari Imam Hidayat SH ke pada Efan Apturedi, SH dan Pelepasan Jaksa fungsional yang mana Jaksa fungsional tersebut Alpa Rianda, SH mendapat Promosi menjadi Kasi Pidsus Kejaksaan Negri OKU dan Hendra Pabianto, SH menjadi Kasi Intel Kejaksaan Negri Prabumulih disaksikan pejabat dan pegawai Kejaksaan Negeri Ogan Ilir, Kegiatan Sertijab di hadiri oleh Kasi Binmas Islam Kemenag Ogan Ilir Imam Izharyanto, S.Ag selaku Rohaniawan sekaligus pembacaan Do' a selamat di Aula Kajari OI.


Adapun Kasi Intel yang dilantik Efan Apturedi, SH  sementara Kasi Intel sebelumnya Imam Hidayat SH  yang mendapat tugas baru sebagai Kasi Intel pada Kejaksaan Negeri Lebong Bengkulu.


Sementara Kasi Intel yang baru sebelumnya menjabat sebagai Kasi Pidsus pada Kejaksaan Negri Tebo Provinsi Jambi.

Suami dari Ike Apturedi ini mempunyai
4 orang putra siap melanjutkan tugas ditempat yang baru Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan.

"Alhamdulillah, pada hari ini Selasa 18 Juni 2019 saya resmi dilantik menjadi Kasi Intel Kejari Ogan Ilir, intinya saya akan melanjutkan "PR" yang masih ada yang  dilaksanakan oleh Kasi Intel yang lama.

Kasi Intel juga menyebutkan sebagaimana amanat kejaksaan Agung Republik Indonesia agar lebih giat lagi melakukan pencegahan pencegahan yang bersifat preventif, dimana Ia akan melaksanakan TP4D di Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan.

"Mudah-mudahan dengan adanya kami pembangunan di Kabupaten Ogan Ilir berjalan dengan baik dari sebelumnya," jelas

Sementara itu Kasi Intel lama Imam Hidayat SH,juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kepala Kejari Ogan Ilir atas bimbingan selama bertugas, dan juga ucapan terimakasih kepada seluruh pegawai Kejari atas kerjasama selama ini.

"Saya juga menyampaikan permohonan maaf kepada semuanya selama bertugas di Kabupaten Ogan Ilir," ungkap

Kepala Kejaksaan Negri Ogan Ilir Adi Tyogunawan,SH,MH  dalam sambutanya Ucapan terimakasih atas kinerjanya kepada Pak Imam Hidayat, Hendra Fabianto, dan Alfa Rianda sekaligus mengucapkan SELAMAT atas mutasinya dan promosinya. Semoga amanah yang diemban dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya. Terimakasih juga kami sampaikan kepada Bu Imam, Bu Alfa yang selama ini aktif di Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD DAERAH OGAN ILIR.) 
Kepada Pak Efan Apturedi, saya mengucapkan selamat  melaksanakan Tugasnya  sebagai KASI INTEL. 

Saya yakin dan percaya, Pak Efan Apturedi segera mempelajari tugas-tugas yang selama ini belum tuntas antara lain SPRINTUG yang telah berulang tahun, TP4D yang hingga saat ini perlu diperbaharui "TIMNYA, tugas pokok LID, PAM, GAL. Perlu diingat bahwa INTEL merupakan SUPPORT (PENDUKUNG bidang lain). Koordinasi yang baik baik internal maupun eksternal, seperti jajaran KOMINDA, FKUB. Ingat bahwa motto INTEL ialah KEEP THE COMMANDER WELL-INFORMED, bukan ILL-INFORMED". 

Dalam rangka ini juga, karena masih suanana IDUL FITRI, saya dan keluarga mengucapkan "SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1440 H", mohon maaf kami lahir dan bathin, Tutupnya kepada dutasumsel.com.


Pewarta : Sanditya
Redaksi  : 18/06/2019, dutasumsel.com

Pemkab Lahar Gelar Sosialisasi Jasa Keuangan Dan Pasar Modal

Dutasumsel.com.LAHAT,-- Guna mengawasi Otoritas Jasa Keuangan yang Ilegal dalam rangka membangun suatu daerah maka dibentuk lah Pasar Modal. Badan Keuangan Daerah Pemkab Lahat menggelar Sosialisasi Jasa Keuangan dan Pasar Modal bertempat di Gedung Pertemuan pada Selasa 18/6 pukul 09:00 wib.
Menghadirkan narasumber yakni Sabil direktur Pengawasan OJK Sumsel, Harimulyono kepala Bursa Efek Sumsel dan Andre Mahardika Kepala pengembangan Bisnis Pt Pintraco sekuritas, sosialisasi ini dihadiri Asisten 3 Iskandar MM, Fikriansyah plt Kabag Keuangan daerah, dengan peserta sosialisasi  ASN, Camat Kota Lahat dan beberapa Kades,

" Otoritas keuangan dan sarana dibidang pasar , Sandik direktur OJK ( Otoritas Jasa Keuangan )mengatakan" dengan adanya pasar modal yang Legal kita tidak lagi ditakuti dengan paasar modal yang bodong, Otoritas dasar dibentuk tahun 2011 dan telah disahkan dan mulai tahun 2016 diperbolehkan memungut Iuran, dan mempunyai fungsi pengaturan terhadap Bank dan non Bank khusus untuk pasar modal bagai mana cara fungsi itu berjalan. Apa saja yang diberi kewenangan Edukasi peran keuangan 80%  yang dilaksanakan, hendaknya Industri keuangan harus ada aturan dan pengawasan.

Sementara itu Asisten 3 Iskandar " Dengan adanya Sosialisasi ini diharapkan kepada lapisan masyarakat untuk tidak lagi tertipu daya dengan penawaran Investasi yang belum jelas me Absahannya. Lewat OJK ini adalah wadah yang Legal dan sesuai dengan perundang undangan ".

Pewarta : NOVITA/IDHAM
Redaksi  : 18/06/2019, dutasumsel.com

PERUSUH TEWAS CUMA DAPAT INNALILLAH DARI PRABOWO DAN DIPIKUL ANIES

Dutasumsel.com.JAKARTA, -- Para perusuh menggelepar, tewas. Hanya ucapan belasungkawa dari Prabowo yang didapat. Juga pikulan sebagai mayat oleh Anies Baswedan. Tidak mendapatkan apapun. Mati konyol sia-sia. Jokowi ogah mengucapkan belasungkawa kepada perusuh negara.

Ini yang perlu kita buka. Kita mendorong TNI/Polri untuk membuka kedok otak kerusuhan termasuk yang membunuhi para perusuh – yang jelas dilakukan oleh para unsur perusuh sendiri. Eksekusi terhadap para perusuh pun dilakukan secara darah dingin. Tanpa ampun mereka dieksekusi dari jarak dekat – secara sadar untuk dikorbankan.

Rancangan Chaos

Padahal rancangan kerusuhan besar (chaos) untuk memenangkan Prabowo sudah rapi. Narasi, komporan, provokasi telah dibangun oleh Prabowo, Fadli Zon, Kivlan Zen, Amien Rais, Eggi Sudjana, Dahnil Anzar Simanjuntak, para pentolan PKS, HTI, dan khilafah. Slogan menuntut keadilan dan pemilu curang dibangun untuk mendelegitimasi KPU, Bawaslu, TNI/Polri, dan menurunkan Jokowi (maka di sini relevansi makar bertemu.)

Perusuh yang tewas dibunuh sia-sia konyol tak ada harganya. Mereka dibohongi untuk berjihad dengan janji surga. Keluarga perusuh pun malu bukan kepalang mengambil mayat para pesuruh diam-diam. Benar-benar kekejaman skenario jahat.

Pembunuhan terhadap Perusuh Direncanakan

Narasi martir, jihad, jihad konstitusional, perang dibangun dengan sempurna. Slogan dan jargon menegakkan keadilan digelorakan. Pembangunan opini pemilu curang sudah dibangun sejak sebelum pencoblosan, jauh hari sebelum kampanye dimulai.

Tujuan menuduh pemilu curang adalah pasang dua kaki. Jika menang – dan harus menang tak mau kalah – Prabowo tidak akan mengatakan pemilu curang. Buktinya suara Gerindra dan PKS yang naik diterima. Hanya Pilpres yang keok maka Prabowo menolak. Jika kalah maka ada amunisi untuk melakukan gerakan cara paksa yakni makar, memberontkan lewat kekuatan rakyat, people power.

Skenario chaos pun telah dibangun. TNI/Polri akan dijadikan sasaran kebencian ketika ada perusuh tewas. Maka dibunuhlah beberapa orang tersebut untuk dijadikan korban. Dengan gempita Anies Baswedan tampil di televisi menyebut kematian perusuh.

Bahkan untuk glorifikasi (membesar-besarkan hal kecil) agar Indonesia tambah rusuh dia mengangkat mayat, memikul mayat seperti di Gaza dan Palestina. Tujuan Anies Wan Abud adalah agar rakyat terpicu provokasi dan bergerak, demo besar. Saat bersamaan Prabowo melakukan konferensi pers. Tujuannya untuk menggerakkan massa yang lebih besar. Jihad.

Para pembunuh bayaran pun berkeliaran. Yang sudah dicokok Polisi ya Iwan dengan otak pembunuhan Kivlan Zen. Polisi kini tengah menelusuri pembunuh 8 orang perusuh. Karena perusuh itu ditembak secara sengaja untuk kepentingan publikasi.

Hal ini sesuai dengan keterangan Hermawan Sulistyo terkait tembakan tunggal. Satu peluru. Bagaimana dalam kerusuhan orang bisa menembak dengan satu tembakan, dan senjata Glock yang pelurunya berulir putar ke kanan.

“Pelaku penembakan pada aksi 22 Mei 2019 bukan polisi,” kata Staf Komunikasi dan Informasi BIN Wawan Purwanto, seraya menambahkan bahwa BIN menerima data senjata yang ditembakkan bukan berasal dari TNI atau Polri.

Ambulans ACT dan Dompet Dhuafa

Tak sampai di lokasi kerusuhan telah disiapkan ambulans dan orang-orang Dompet Dhuafa. ACT yang menyumbang untuk pemberontak dan ISIS di Syria. Orang-orang ACT dan Dompet Dhuafa secara ngawur menjelek-jelekkan aparat TNI/Polri. Yang menarik adalah untuk apa orang-orang ACT dan Dompet Dhuafa ada di lokasi kerusuhan? Kok tahu ada kebutuhan ambulans dan sebagainya? Untuk apa?

Tim pembuat video palsu kerusuhan di masjid pun disiapkan (sudah dicokok polisi). Tujuannya sekali lagi untuk memrovokasi publik agar melakukan gerakan massa. People power diinginkan oleh Prabowo, Amien Rais, Kivlan Zen, Eggi Sudjana, dan gerombolan PKS, FPI, khilafah, HTI, Garis, Karim (Komunitas Royatul Islam) dan Nahdlotul Umat.

Polisi Usut Pembunuhan Keji

Polisi harus mengusut pembunuh keji dan menghubungkan narasi jihad yang dibangun oleh Prabowo. Prabowo sendiri mengompori dengan narasi akan menulis surat wasiat segala. Upaya membohongi dan menyemangati untuk ikut demonstrasi dan ikut kerusuhan.

Dalam konteks kampanye seolah sudah menang ini sangat merusak nalar banyak orang. Mereka terbawa narasi masif dan terencana. Faktanya para ASN dan pegawai BUMN mendukung Prabowo – selain alasan susah korupsi, maling merampok uang rakyat. Prabowo digambarkan sebagai pemenang.

Kini menjadi tugas Polri untuk membuka lebar-lebar keterlibatan berbagai pihak termasuk Gerindra. Bukti pemakaian ambulans Gerindra tak terbantahkan. Pembagian amplop untuk perusuh dan jumlah perusuh dari Gerindra yang ditangkap pun tak terbantahkan.

Pembukaan fakta konektivitas ini penting semata untuk kehormatan Polri dan TNI. Juga untuk membuka kebenaran yang jika tidak dibuka, narasi hoaks yang dibangun oleh pendukung khilafah, dianggap sebagai kebenaran. Hal ini pun juga penting untuk Jokowi dan Polri. Ini semata agar pembunuhan keji berencana terhadap perusuh tidak meninggalkan catatan buruk tentang kasus yang diinisiasi dan dirancang oleh perusak NKRI.

Penulis: Ninoy N Karundeng
Redaksi: 18/06/2019, dutasumsel.com