NEWS

Slider

Aris Satu- satunya Tilawah Asal Lahat Ikuti STQ Tingkat Nasional.

Dutasumsel.com.LAHAT, - Murid pondok pesantren Abdurahman desa Bungamas Kecamatan Kikim timur Aris Munandar pada hari ini 18/06/19 berpamitan dengan bupati Lahat untuk berangkat ke Pontianak

Keberangkatan Aris kepontianak sudah pasti punya maksud yaitu adalah mengikuti Seleksi Tilawatil Qur'an STQ tingkat Nasional.

Pada pelaksanaan STQ tingkat kabupaten Lahat tahun 2019 Cabang Hafalan 100 Hadist beserta sanad Aris memeproleh juara 1, Kemudian mewakili kabupaten Lahat pada STQ Tingkat Provinsi di Muratara tahun 2019 kembali Aris Munandar menjadi peserta terbaik 1 dan Hari ini dilepas oleh Bapak Bupati menuju Ke palembang untuk bergabung dengan kafilah prov. Sumsel untuk berlaga di STQ tingkat nasional di Pontianak, Ujar  Idham kholik Ansory, S.Pd.I, MM Kasubbag keagamaan Bagian kesra Setda. Kab. Lahat.

Kemudian Bapak Bupati Lahat Cik Ujang, SH berpesan semoga ananda tetap berprestasi di tingkat Nasional dan selamat berjuang mohon doanye semoga Aris Munandar Selamat sampai tujuan dan kembali Kelahat meraih Kemenangan, Pesannya. 

Pewarta : novita/Idham
Redaksi  : 18/06/2019, dutasumsel.com

Resmikan Buka Giling Pabrik Gula Cinta Manis,Dirut PTPN 7 ajak seluruh pegawai sukseskan penggilingan

Dutasumsel.com.INDRALAYA, - Direktur Utama PTPN 7 M Hanugroho mengajak seluruh pegawai Pabrik Gula Cinta Manis untuk turut peran serta dalam menyukseskan penggilingan tebu tahun 2019,hal tersebut disampaikannya pada saat acara Open ceremoni pembukaan giling tebu 2019,selasa (18/06/2019) di Pabrik Gula Cinta Manis Desa Ketiau Kecamatan Lubuk Keliat Ogan Ilir.


Peresmian dimulainya Penggilingan Tebu ditandai dengan penekanan bel oleh Dirut PTPN 7 dan PT Buma cima nusantara, serta pemberian batang tebu siap giling kepada kepala bagian rayon.


"Untuk mencapai kesuksesan itu, tentunya kita harus fokus dengan pekerjaan ini, jangan memikirkan hal-hal lain. Selain itu, kita juga harus bekerja sama dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, tak hanya dalam masa penggilingan tetapi juga setelah masa penggilingan selesai," jelasnya.

Sementara Direksi PT. Buma Cima Nusantara Hebertus Koes Darmawanto mengatakan, pada 28 Mei lalu pihaknya telah melakulan uji coba semua peralatan di pabrik gula Cinta Manis, untuk mengetahui apakah pabrik ini siap atau belum melakukan giling, dan hasilnya dinyatakan bahwa pabrik ini siap melakukan giling.

"Kita targetkan penggilingan ini selesai dalam waktu 120 hari, dengan harapan dapat menghasilkan 5.500 ton gula per hari. Untuk itu, kita semua harus semangat dan bekerja keras untuk menyelesaikan penggilingan ini dengan hasil yang memuaskan," ungkapnya.

Sesuai target  yang di  rencanakan dan bisa menyelasikan beberapa pending pekerjaan semakin cepat selesai,
Dengan banyak perbaikan dan perubahan manajemen PTPN 7 akan  semakin baik lagi.
"Menyelesaikan giling dengan baik dan lancar, serta berkualitas sesuai dengan harapan yang ditargetkan " tegasnya.

Pewarta : Darius
Redaksi  : 18/06/2019, dutasumsel.com

Satreskrim Polres Muba, Peragakan 30 Adegan Rekonstruksi Pembunuhan 'RP' dan 'Al'

Dutasumsel.com.MUBA, - Satuan Reserse Kriminal Polres Musi Banyuasin (Muba) menggelar 30 adegan rekonstruksi pembunuhan berencana dan pencurian dengan kekerasan terhadap dua orang ABG (Anak Baru Gede) RP (18) dan AL (15). Yang ditemukan di Kebun Sawit Village III Desa Tanjung Kerang Kecamatan Babat Supat Kabupaten Muba. Pada Senin (10/6/2019) yang lalu. Rekonstruksi langsung dilakukan tersangka RM alias Bongkeng (18), MR (16) dan RA (15).
"Ada 30 adegan Rekonstruksi diperankan sesuai berita acara. Rekonstruksi sendiri diperankan ketiga tersangka yakni RM alias Bongkeng (18), MR (16) dan RA (15), "Ungkap Kasat Reskrim Polres Muba AKP Delli Haris usai menggelar rekonstruksi di Mapolres Muba, Selasa (18/6/2019).

Lanjutnya, "Untuk faktor keamanan. Rekonstruksi sengaja digelar di halaman Mapolres Muba Jalan Merdeka Kecamatan Sekayu. Dalam Rekonstruksi ketiganya melakukan adegan pembunuhan sadis sesuai dengan peran masing-masing saat kejadian 8 hari yang lalu.

Selain ketiga tersangka, terlihat ada dua korban yang digantikan peran pengganti. Kedua korban pengganti mengikuti arahan sesuai dengan kondisi saat kejadian di Kebun Sawit Village III Desa Tanjung Kerang Kecamatan Babat Supat.

"Ini kasus pembunuhan berencana dan pencurian dengan kekerasan 8 hari yang lalu. Ketiga tersangka memerankan bagaimana saat kejadian di awal sampai pembunuhan terjadi. Semua disesuaikan dengan keterangan tersangka, "Ujar Delli.

Dari pantauan awak media. Dari 30 adegan yang diperankan terlihat jelas perang Bongkeng sebagai otak pelaku kasus tersebut. Dari adegan ke 1 yakni perencanaan, di lanjutkan penghadangan terhadap kedua korban. Hingga di adegan ke 20 para pelaku menusuk dada kedua korban bertubi-tubi menggunakan pisau hingga tewas di tempat. Selanjutnya di akhir adegan ke 30 kedua jasad korban dibawa para tersangka untuk dibuang kesebuah parit. Lalu ditutupi menggunakan pelepah sawit.

"Seperti yang kita lihat tadi. Peran paling banyak adalah bongkeng karena dia sebagai otak pelaku. Dari awal, bongkeng yang merencankan dan mengajak kedua rekannya untuk melakukan pembunuhan. Sampai akhirnya korban ditemukan meninggal dunia, " tegasnya.

"Ketiganya akan kita jerat pasal berlapis mulai pasal 340 KUHP, 365 KUHP dan pasal 80 ayat 3 UU RI tentang perlindungan anak, " tutupnya.

Sementara, jalannya Rekonstruksi itu juga disaksikan oleh pihak Kejaksaan Negeri Sekayu, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Serta kuasa hukum ke tiga tersangka.

Pewarta : Riyan
Redaksi  : 18/06/2019, dutasumsel.com

KAJARI OGAN ILIR PIMPIN SERTIJAB KASI INTEL DAN PELEPASAN 2 JAKSA MUDA

Dutasumsel.com.INDRALAYA, -- Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Ogan Ilir Adi Tyogunawan, SH, MH pada Selasa,(18/6/2019) pimpin serah terima jabatan Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) dan Pelepasan Jaksa Pungsional di aula Kejari Ogan Ilir di Jalan Lintas Sumatera KM 34 Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan.

Acara sertijab Kasi Intel dari Imam Hidayat SH ke pada Efan Apturedi, SH dan Pelepasan Jaksa fungsional yang mana Jaksa fungsional tersebut Alpa Rianda, SH mendapat Promosi menjadi Kasi Pidsus Kejaksaan Negri OKU dan Hendra Pabianto, SH menjadi Kasi Intel Kejaksaan Negri Prabumulih disaksikan pejabat dan pegawai Kejaksaan Negeri Ogan Ilir, Kegiatan Sertijab di hadiri oleh Kasi Binmas Islam Kemenag Ogan Ilir Imam Izharyanto, S.Ag selaku Rohaniawan sekaligus pembacaan Do' a selamat di Aula Kajari OI.


Adapun Kasi Intel yang dilantik Efan Apturedi, SH  sementara Kasi Intel sebelumnya Imam Hidayat SH  yang mendapat tugas baru sebagai Kasi Intel pada Kejaksaan Negeri Lebong Bengkulu.


Sementara Kasi Intel yang baru sebelumnya menjabat sebagai Kasi Pidsus pada Kejaksaan Negri Tebo Provinsi Jambi.

Suami dari Ike Apturedi ini mempunyai
4 orang putra siap melanjutkan tugas ditempat yang baru Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan.

"Alhamdulillah, pada hari ini Selasa 18 Juni 2019 saya resmi dilantik menjadi Kasi Intel Kejari Ogan Ilir, intinya saya akan melanjutkan "PR" yang masih ada yang  dilaksanakan oleh Kasi Intel yang lama.

Kasi Intel juga menyebutkan sebagaimana amanat kejaksaan Agung Republik Indonesia agar lebih giat lagi melakukan pencegahan pencegahan yang bersifat preventif, dimana Ia akan melaksanakan TP4D di Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan.

"Mudah-mudahan dengan adanya kami pembangunan di Kabupaten Ogan Ilir berjalan dengan baik dari sebelumnya," jelas

Sementara itu Kasi Intel lama Imam Hidayat SH,juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kepala Kejari Ogan Ilir atas bimbingan selama bertugas, dan juga ucapan terimakasih kepada seluruh pegawai Kejari atas kerjasama selama ini.

"Saya juga menyampaikan permohonan maaf kepada semuanya selama bertugas di Kabupaten Ogan Ilir," ungkap

Kepala Kejaksaan Negri Ogan Ilir Adi Tyogunawan,SH,MH  dalam sambutanya Ucapan terimakasih atas kinerjanya kepada Pak Imam Hidayat, Hendra Fabianto, dan Alfa Rianda sekaligus mengucapkan SELAMAT atas mutasinya dan promosinya. Semoga amanah yang diemban dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya. Terimakasih juga kami sampaikan kepada Bu Imam, Bu Alfa yang selama ini aktif di Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD DAERAH OGAN ILIR.) 
Kepada Pak Efan Apturedi, saya mengucapkan selamat  melaksanakan Tugasnya  sebagai KASI INTEL. 

Saya yakin dan percaya, Pak Efan Apturedi segera mempelajari tugas-tugas yang selama ini belum tuntas antara lain SPRINTUG yang telah berulang tahun, TP4D yang hingga saat ini perlu diperbaharui "TIMNYA, tugas pokok LID, PAM, GAL. Perlu diingat bahwa INTEL merupakan SUPPORT (PENDUKUNG bidang lain). Koordinasi yang baik baik internal maupun eksternal, seperti jajaran KOMINDA, FKUB. Ingat bahwa motto INTEL ialah KEEP THE COMMANDER WELL-INFORMED, bukan ILL-INFORMED". 

Dalam rangka ini juga, karena masih suanana IDUL FITRI, saya dan keluarga mengucapkan "SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1440 H", mohon maaf kami lahir dan bathin, Tutupnya kepada dutasumsel.com.


Pewarta : Sanditya
Redaksi  : 18/06/2019, dutasumsel.com

Pemkab Lahar Gelar Sosialisasi Jasa Keuangan Dan Pasar Modal

Dutasumsel.com.LAHAT,-- Guna mengawasi Otoritas Jasa Keuangan yang Ilegal dalam rangka membangun suatu daerah maka dibentuk lah Pasar Modal. Badan Keuangan Daerah Pemkab Lahat menggelar Sosialisasi Jasa Keuangan dan Pasar Modal bertempat di Gedung Pertemuan pada Selasa 18/6 pukul 09:00 wib.
Menghadirkan narasumber yakni Sabil direktur Pengawasan OJK Sumsel, Harimulyono kepala Bursa Efek Sumsel dan Andre Mahardika Kepala pengembangan Bisnis Pt Pintraco sekuritas, sosialisasi ini dihadiri Asisten 3 Iskandar MM, Fikriansyah plt Kabag Keuangan daerah, dengan peserta sosialisasi  ASN, Camat Kota Lahat dan beberapa Kades,

" Otoritas keuangan dan sarana dibidang pasar , Sandik direktur OJK ( Otoritas Jasa Keuangan )mengatakan" dengan adanya pasar modal yang Legal kita tidak lagi ditakuti dengan paasar modal yang bodong, Otoritas dasar dibentuk tahun 2011 dan telah disahkan dan mulai tahun 2016 diperbolehkan memungut Iuran, dan mempunyai fungsi pengaturan terhadap Bank dan non Bank khusus untuk pasar modal bagai mana cara fungsi itu berjalan. Apa saja yang diberi kewenangan Edukasi peran keuangan 80%  yang dilaksanakan, hendaknya Industri keuangan harus ada aturan dan pengawasan.

Sementara itu Asisten 3 Iskandar " Dengan adanya Sosialisasi ini diharapkan kepada lapisan masyarakat untuk tidak lagi tertipu daya dengan penawaran Investasi yang belum jelas me Absahannya. Lewat OJK ini adalah wadah yang Legal dan sesuai dengan perundang undangan ".

Pewarta : NOVITA/IDHAM
Redaksi  : 18/06/2019, dutasumsel.com

PERUSUH TEWAS CUMA DAPAT INNALILLAH DARI PRABOWO DAN DIPIKUL ANIES

Dutasumsel.com.JAKARTA, -- Para perusuh menggelepar, tewas. Hanya ucapan belasungkawa dari Prabowo yang didapat. Juga pikulan sebagai mayat oleh Anies Baswedan. Tidak mendapatkan apapun. Mati konyol sia-sia. Jokowi ogah mengucapkan belasungkawa kepada perusuh negara.

Ini yang perlu kita buka. Kita mendorong TNI/Polri untuk membuka kedok otak kerusuhan termasuk yang membunuhi para perusuh – yang jelas dilakukan oleh para unsur perusuh sendiri. Eksekusi terhadap para perusuh pun dilakukan secara darah dingin. Tanpa ampun mereka dieksekusi dari jarak dekat – secara sadar untuk dikorbankan.

Rancangan Chaos

Padahal rancangan kerusuhan besar (chaos) untuk memenangkan Prabowo sudah rapi. Narasi, komporan, provokasi telah dibangun oleh Prabowo, Fadli Zon, Kivlan Zen, Amien Rais, Eggi Sudjana, Dahnil Anzar Simanjuntak, para pentolan PKS, HTI, dan khilafah. Slogan menuntut keadilan dan pemilu curang dibangun untuk mendelegitimasi KPU, Bawaslu, TNI/Polri, dan menurunkan Jokowi (maka di sini relevansi makar bertemu.)

Perusuh yang tewas dibunuh sia-sia konyol tak ada harganya. Mereka dibohongi untuk berjihad dengan janji surga. Keluarga perusuh pun malu bukan kepalang mengambil mayat para pesuruh diam-diam. Benar-benar kekejaman skenario jahat.

Pembunuhan terhadap Perusuh Direncanakan

Narasi martir, jihad, jihad konstitusional, perang dibangun dengan sempurna. Slogan dan jargon menegakkan keadilan digelorakan. Pembangunan opini pemilu curang sudah dibangun sejak sebelum pencoblosan, jauh hari sebelum kampanye dimulai.

Tujuan menuduh pemilu curang adalah pasang dua kaki. Jika menang – dan harus menang tak mau kalah – Prabowo tidak akan mengatakan pemilu curang. Buktinya suara Gerindra dan PKS yang naik diterima. Hanya Pilpres yang keok maka Prabowo menolak. Jika kalah maka ada amunisi untuk melakukan gerakan cara paksa yakni makar, memberontkan lewat kekuatan rakyat, people power.

Skenario chaos pun telah dibangun. TNI/Polri akan dijadikan sasaran kebencian ketika ada perusuh tewas. Maka dibunuhlah beberapa orang tersebut untuk dijadikan korban. Dengan gempita Anies Baswedan tampil di televisi menyebut kematian perusuh.

Bahkan untuk glorifikasi (membesar-besarkan hal kecil) agar Indonesia tambah rusuh dia mengangkat mayat, memikul mayat seperti di Gaza dan Palestina. Tujuan Anies Wan Abud adalah agar rakyat terpicu provokasi dan bergerak, demo besar. Saat bersamaan Prabowo melakukan konferensi pers. Tujuannya untuk menggerakkan massa yang lebih besar. Jihad.

Para pembunuh bayaran pun berkeliaran. Yang sudah dicokok Polisi ya Iwan dengan otak pembunuhan Kivlan Zen. Polisi kini tengah menelusuri pembunuh 8 orang perusuh. Karena perusuh itu ditembak secara sengaja untuk kepentingan publikasi.

Hal ini sesuai dengan keterangan Hermawan Sulistyo terkait tembakan tunggal. Satu peluru. Bagaimana dalam kerusuhan orang bisa menembak dengan satu tembakan, dan senjata Glock yang pelurunya berulir putar ke kanan.

“Pelaku penembakan pada aksi 22 Mei 2019 bukan polisi,” kata Staf Komunikasi dan Informasi BIN Wawan Purwanto, seraya menambahkan bahwa BIN menerima data senjata yang ditembakkan bukan berasal dari TNI atau Polri.

Ambulans ACT dan Dompet Dhuafa

Tak sampai di lokasi kerusuhan telah disiapkan ambulans dan orang-orang Dompet Dhuafa. ACT yang menyumbang untuk pemberontak dan ISIS di Syria. Orang-orang ACT dan Dompet Dhuafa secara ngawur menjelek-jelekkan aparat TNI/Polri. Yang menarik adalah untuk apa orang-orang ACT dan Dompet Dhuafa ada di lokasi kerusuhan? Kok tahu ada kebutuhan ambulans dan sebagainya? Untuk apa?

Tim pembuat video palsu kerusuhan di masjid pun disiapkan (sudah dicokok polisi). Tujuannya sekali lagi untuk memrovokasi publik agar melakukan gerakan massa. People power diinginkan oleh Prabowo, Amien Rais, Kivlan Zen, Eggi Sudjana, dan gerombolan PKS, FPI, khilafah, HTI, Garis, Karim (Komunitas Royatul Islam) dan Nahdlotul Umat.

Polisi Usut Pembunuhan Keji

Polisi harus mengusut pembunuh keji dan menghubungkan narasi jihad yang dibangun oleh Prabowo. Prabowo sendiri mengompori dengan narasi akan menulis surat wasiat segala. Upaya membohongi dan menyemangati untuk ikut demonstrasi dan ikut kerusuhan.

Dalam konteks kampanye seolah sudah menang ini sangat merusak nalar banyak orang. Mereka terbawa narasi masif dan terencana. Faktanya para ASN dan pegawai BUMN mendukung Prabowo – selain alasan susah korupsi, maling merampok uang rakyat. Prabowo digambarkan sebagai pemenang.

Kini menjadi tugas Polri untuk membuka lebar-lebar keterlibatan berbagai pihak termasuk Gerindra. Bukti pemakaian ambulans Gerindra tak terbantahkan. Pembagian amplop untuk perusuh dan jumlah perusuh dari Gerindra yang ditangkap pun tak terbantahkan.

Pembukaan fakta konektivitas ini penting semata untuk kehormatan Polri dan TNI. Juga untuk membuka kebenaran yang jika tidak dibuka, narasi hoaks yang dibangun oleh pendukung khilafah, dianggap sebagai kebenaran. Hal ini pun juga penting untuk Jokowi dan Polri. Ini semata agar pembunuhan keji berencana terhadap perusuh tidak meninggalkan catatan buruk tentang kasus yang diinisiasi dan dirancang oleh perusak NKRI.

Penulis: Ninoy N Karundeng
Redaksi: 18/06/2019, dutasumsel.com

Musim Giling 2019 PTPN 7 Cinta manis tiba, Assisten Umum Domu ; Ratusan ribu ton tebu siap digiling untuk menjadi gula

Dutasumsel.com.INDRALAYA, - Assisten Umum Perseroan Terbatas Pabrik Nusantara PTPN 7 Unit Usaha Cinta Manis Domu Junifer Simanungkalit mengatakan,Rencana giling tebu tahun 2019 sebanyak 732.050 ton, dari jumlah tersebut diharapkan menghasilkan rendemen 7,34 persen atau menghasilkan 53.984 ton Gula Kristal Putih (GKP) I.

Hal tersebut dikatakannya kepada sejumlah awak media, saat persiapan menjelang buka giling tahun 2019, Senin (17/6/19) diruang kerjanya di PTPN 7 Unit Usaha Cinta Manis Desa Ketiau Lubuk Keliat Ogan Ilir.

Dikatakan Domu, kondisi batang tebu yang siap panen adalah tebu kering, karena tebu yang banyak mengandung air tidak bisa menjadi gula.

Sementara kapasitas giling 5.500 Ton Cane Day (TCD). Keberhasilan produksi gula, sangat tergantung dari pemeriharaan tebu.
”Dengan pemeliharaan yang maksimal akan menghasilkan tebu berkualitas baik dan tentu saja imbasnya akan menghasilkan produksi gula yang baik juga," ujarnya.

Lebih lanjut ia menambahkan pelepah yang tidak di bakar atau sersah pelepah yang layu, bisa dimanfaatkan untuk dijadikan pupuk alami.

Usia tanam tebu mencapai empat tahun, pada tahun pertama bisa panen dengan hasil pertama yang sering disebut PC, tahun kedua bisa dipanen lagi (ratun I), tahun ketiga dipanen (ratun II) dan tahun keempat kembali dipanen dengan kata lain disebut ratun III.

Tebu yang digiling kemudian diolah menjadi gula merupakan tebu yang ditanam di lima rayon, rayon 1 dan 2 (Burai), rayon 3 dan 4 lokasinya di Cinta Manis dan rayon 5 yang berlokasi di Betung yang menghasilkan Gula Kristal Putih (GKP).

Saat disinggung masalah pemasaran, menurutnya, setelah tebu diproduksi menjadi gula, dari pabrik di Cinta Manis Ogan Ilir dikirim ke kantor pusat di Lampung setelah itu di laporkan di Kantor Pemasaran Bersama (KPB) di Jakarta, barulah nantinya diteruskan ke Bulog.

Pewarta : Darius
Redaksi  : 17/06/2019, dutasumsel.com

Ketua Panoramic Lahat Dambakan Mesium Purbakala

Dutasumsel.com.LAHAT,- Kabupaten Lahat kaya akan potensi Pariwisata yang mempesona serta peninggalan Purbakala yang sangat tinggi Historisnya, bukan isapan jempol semata hal ini telah terbukti keabsahannya oleh para Arkeolog yang telah mengunjungi Kota dengan sebutan seribu satu Megalith.

Untuk itulah Maryoto atau sering dikenal Mario seorang tokoh muda Inspiratif Sumsel ketika berbincang dengan para Pewarta dikediamannya di blok C Kapling Bandar Jaya Lahat 17 /6  berbincang tentang Cagar Budaya beliau langsung merespon dan mengatakan bahwa Kota Lahat sudah sepatutnya didirikan Mesium untuk menampung benda- benda  bersejarah lainnya.

Gagasan ini timbul ketika beliau mengikuti nominator museum beberapa waktu lalu di Jakarta  diantara 8 orang salah satunya  pak mario terpilih dari situlah timbul ide untuk mendirikan Mesium di Lahat, sebab  menurutnya ada  syarat untum itu yakni permohonan dari Bupati Lahat dan tanah bersertifikat dari Pemda,

 Namun kekecewaan saya karena untuk  Lahat tidak tanah bersertifikat Pemda itu belum ada kemudian saya hubungi bapak  Siswanto selaku Kepala Museum Nasional dan beliau merespon  dan diarakan  mas Fitra Ardana selaku direktur pelestarian Cagar Budaya dan Permesiuman Kemendikbud RI di Jakarta beliau juga sangat merespon dan akan membantu Lahat mendirikan Mesium,  dengan adanya mesium tersebut  bertujuan untuk edukasi Pendidikan Informasi mengenai Obyek dan peninggalan prasejarah yang ada di Kabupaten Lahat " terang Mario.

Pewarta : Novita/Idham
Redaksi  : 17/06/2019, dutasumsel.com

Gelar Paripurna, 7 (tujuh) Fraksi DPRD Ogan Ilir Sampaikan Pandangan Umum terhadap nota penjelasan bupati

Dutasumsel.com.INDRALAYA, - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Ilir menggelar rapat Paripurna dengan agenda penyampaian pandangan umum Fraksi-fraksi terhadap Nota Penjelasan Bupati Ogan Ilir, Senin (17/06/2019) di gedung paripurna DPRD Kabupaten Ogan Ilir  Komplek perkantoran terpadu Tanjung Senai Indralaya.
Rapat Paipurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Ogan Ilir  H. Endang PU Ishak bersama wakil ketua 1 DPRD Ahmad Syafe’i ,dihadiri anggota Dewan dan Bupati Ogan Ilir yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Ogan Ilir H. Herman,SH, serta juga dihadiri pimpinan OPD dalam lingkungan Pemkab Ogan Ilir serta media cetak maupun elektronik.

Paripurna dilanjutkan dengan penyampaian pandangan umum Frkasi-fraksi yang diawali oleh fraksi Golkar disampaikan Oleh Muhamad Ali, HS, selanjutnya fraksi Nasdem disampaikan Oleh Rizal Mustopa, S.IP., M.Si., Fraksi PDI Perjuangan disampaikan Oleh Amir Hamzah, SH, Fraksi PPP disampaikan Oleh Zahrudin,SE,  Fraksi PAN disampaikan Oleh Arhandi Tabroni, SE, Fraksi Demokrat disampaikan Oleh Sonedi Ariansyah, , S.Sos.I,SH., MS. dan Frkasi Berkibar (Gerindra,PBB,Hanura dan PKB) disampaikan Oleh Rahmadi Djakfar S.Sos.,MTP.

Dari 7 ( Tujuh) Pandangan umum Fraksi fraksi DPRD Ogan Ilir, selanjutnya diserahkan langsung oleh pimpinan rapat H. Endang PU Ishak kepada Bupati Ogan Ilir yang diterima langsung Sekda Ogan Ilir H. Herman,SH untuk selanjutnya akan dijawab oleh Bupati OI pada paripurna selanjutnya dengan agenda jawaban dan Penjelasan Bupati Ogan Ilir terhadap Pandangan Umum Fraksi-fraksi.(drs)

Jalur Lintas Timur Menuju Lampung Di Alihkan Ke Lintas Sumatera Dari Terminal KM 32 Timbangan

Dutasumsel.com.INDRALAYA,  -- Jalan Lintas Timur (Jalintim) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menuju Provinsi Lampung terancam lumpuh total, pasalnya jembatan penguhubung tepatnya didesa Pematang Panggang Kecamatan Mesuji Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menuju Provinsi Lampung jeblos.

Jeblosnya jembatan tersebut akibat mobil fuso  pengangkut bermuatan sekitar 40 ton yang melintas diatas jembatan hingga mengakibatkan kemacetan panjang di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Pematang Panggang sekira 7 kilometer yang terjadi sejak Sabtu (15/6) malam.

Semua kendaraan yang melintas, baik dari arah Palembang menuju Lampung  maupun sebaliknya, tidak bisa bergerak sama sekali hingga Senin (17/6).

Kasat Lantas Polres Ogan Ilir melalui KBU Samsat Polres Ogan Ilir Iptu Usman mengatakan, mobil tronton yang melintas tepat dijembatan terperosok karena jembatan berlubang.  Sementara jembatan satunya tidak bisa dilalui lantaran dalam perbaikan.

Hingga saat ini, mobil fuso belum bisa dievakuasi karena belum ada bantuan mobil derek untuk mengangkat mobil tersebut bahkan mobil truck fuso yang ingin melintas ikut terjerembab, hingga dua (2)kendaraan truck tersebut posisi bak belakang terlihat menggantung.

"Solusinya, muatan akan dipindahkan ke truk lain hingga mobil bisa ditarik dengan truk bantu dan untuk sementara kita koordinasikan kepada pihak PT. Hutama Karya (HK) dan PT. Waskita Karya untuk membuka pintu Tol Pematang Panggang, Kayuagung (PPKA) guna mengurai kemacetan, "jelasnya.

Untuk saat ini beberapa personil Sat Lantas Polres Ogan Ilir di bantu oleh TNI  diterjunkan guna mengatur KM 32 Terminal Timbangan di arahkan Lalu-lintas tersebut menuju ke Lampung di arahkan ke jalan Lintas Sumatera, " untuk sementara jalan arah lampung di tutup sementara sampai Jalan menuju arah Lampung kembali Normal seperti semulah.

Pewarta : Tim Red
Redaksi  : 17/06/2019, dutasumsel.com