NEWS

Slider

Bupati Ogan Ilir Bersama Kapolres Sambangi Keluarga Korban Mutilasi Di Desa Sungai Pinang

Dutasumsel.com.INDRALAYA, -- Bupati Ogan Ilir, H.M.Ilyas Panji Alam bersama Kapolres Ogan Ilir AKBP Gazali Ahmad SIK, MH dan Baznas Kabupaten Ogan Ilir mengunjungi keluarga korban mutilasi di desa pinang mas kecamatan sungai pinang Kabupaten Ogan Ilir Kamis 13/06/2019.

Dalam kesempatan itu Bupati Ogan Ilir mengucapkan bela sungkawa sekaligus memberikan bantuan dan dukungan moriil kepada keluarga yang ditinggalkan, Kamis 13/06/2019.
Diketahui, Karoman (40) tahun yang diduga menjadi korban pembunuhan dengan cara dimutilasi meninggalkan satu orang istri dan lima orang anak yang masih kecil-kecil.

Anak Karoman yang paling besar saat ini baru berusia 12 tahun, baru saja lulus Sekolah Dasar (SD) dan akan melanjutkan kebangku SMP, beruntung ada salah satu guru yang mengurus untuk melanjutkan ke tingkat SMP dengan suka rela sehingga anak pertamanya tidak putus sekolah.

Karoman, warga Desa Pinang Mas Kecamatan Sungai Pinang Ogan Ilir Sumatera Selatan, ditemukan dengan leher dan kedua lengan putus.  

Sepeninggal suaminya, Mardiah (38), harus menghidupi sendiri kelima anaknya tersebut.

Rumah almarhum Karoman dan Mardiah beserta kelima anaknya, terletak di Dusun 2, Desa Pinang Mas, berbentuk panggung berukuran kecil hanya 3×4 meter saja dan terletak tepat di tepi sungai.

Di sungai itulah setiap malam Karoman mencari ikan menggunakan perahu. Karoman mencari ikan dengan cara menombak ikan menggunakan tombak bambu.

Dalam semalam, biasanya Karoman mendapat 2 kilogram ikan yang langsung dijual ke pasar atau langsung ke warga oleh Mardiah pada pagi harinya.

“Dari hasil penjualan ikan biasanya mendapat uang Rp.50.000 hingga Rp.80.000, yang langsung dibelikan beras untuk makan sehari-hari. Suaminya saya tidak ada pekerjaan lain selain mencari ikan itu,” jelas Mardiah istri korban mutilasi.

Mardiah masih terlihat syok dengan kejadian yang menimpa suaminya. Mardiah heran ada orang yang tega berbuat begitu kejam pada suaminya.

“Saya tidak pernah mimpi apapun atas kejadian sadis tersebut yang menimpa suami saya,” tuturnya kepada awak media ini Kamis 13/06/2019.

Pewarta : Darius
Redaksi  : 13/06/2019, dutasumsel.com

Minyak Mentah Ilegal Terbakar ,Aparat Penegak Hukum Dipertanyakan Kinerjanya

Dutasumsel.com.MUBA, - Maraknya tempat Pengelolaha Minyak Mentah Tradisional diwilayah Kecamatan Babat Toman diduga dibiarkan dan dibekingi oleh aparat penegak hukum sehingga berdampak fatal pada lingkungan dan sering terjadi kebakaran.

Dalam pantauan media, Diduga ribuan Drum perhari hasil produksi penyulingan minyak tradisional, sehingga terlihat oleh kasat mata gumpalan asap pekat hitampun mewarnai dan menghiasi lokasi di sekelilingnya.

Kemudian akibat Pembiaran tanpa adanya ketegasan dari instansi terkait sering terjadi kebakaran. Seperti belum lama ini telah terjadi kebakaran di beberapa titik di lokasi masakan minyak tradisional salah satunya milik Defri (40) warga Teluk Kijing Kecamatan Lais, sekitar Pukul 15.30 wib, di Jalan  Mangun Jaya Macang Sakti KM 4 Wilayah Desa Sugi Waras Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan pada hari Senin (10/06/2019).

Ketika di konfirmasi Kapolsek Babat Toman AKP Ali Rojikin SH, Mengatakan bahwasannya permasalahan kebakaran tersebut telah di tangani langsung oleh Pihak Polres Muba,"Ujar Kapolsek Saat dikonfirmasi.

Tak cukup sampai disitu saja ,Kamis (13/6/2019) media mencoba melengkapi informasi dengan Menghubungi Kasat Reskrim Polres Muba yang dimana melalui Kanit Pidsus mengatakan, "Masih dalam tahap pemeriksaan saksi", Ujar Iptu Rusli Kanit Pidana Khusus Polres Muba melalui WhatsApps.

Sementara itu Ketua PWI Muba Herlin Koisasi SH mengatakan, "dan meminta pemerintah serta aparat penegak hukum untuk memberi ultimatum yang tegas terkait masakan minyak tradisional di Kabupaten Musi Banyuasin.

"Untuk apa di buat Stasiun Storage Minyak di Babat Toman Jika masakan masih tumbuh subur, wajarlah pak sering terjadi kebakaran secara masakan tradisional itu mengunakan Septi seadanya, "Ujarnya Herlin.

Ia pun menegaskan, "jika kita telah mengetahui dan membiarkan praktek - praktek yang merusak lingkungan dibiarkan maka kita adalah salah satu dari termasuk ikut andil dalam kerusakan tersebut.

"Kalau kita telah tahu dan membiarkan seperti ini sama saja kita bagian dari perusak lingkungan. Jika nanti masih dibiarkan maka kita akan coba komunikasi dengan Mentri Lingkungan Hidup dan Kehutanan," Tandasnya.

Pewarta : Tim dutasumsel
Redaksi  : 13/06/2019, dutasumsel.com

Sambut HUT Bhayangkara Ke - 73 ,Polres Muba Bagikan SIM D Gratis Kepada 12 Difabel

Dutasumsel.com.MUBA, - Dalam Rangka HUT Bhayangkara Ke - 73 Sat Lantas Polres Muba laksanakan Kegiatan pembuatan SIM Gratis bagi Komunitas Difabel yang ada di Kabupaten Musi Banyuasin, Kamis (13/6/2019).

Dipimpin Langsung oleh Kapolres Musi Banyuasin AKBP Andes Purwanti,SE,MM yang didampingi Kasat Lantas Polres Musi Banyuasin AKP Candra Kirana beserta Anggota Lantas Polres Musi Banyuasin.

Dalam Kesempatannya Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti,SE,MM mengatakan, "Kita berikan 1 hari Pembuatan SIM Gratis kepada Kaum Difabel yang dimana sudah kita data ,ada sebanyak 12 orang Difabel ,karena kita anggap Kaum di Difabel sebagai Masyarakat seperti biasanya yang membutuhkan kelengkapan pengendara, namun hanya saja kita berikan mereka arahan mekanisme pembuatannya, "Dikatakan Kapolres kepada Media.

Ditambahkan Kapolres ,"Adapun Mekanisme pembuatan SIM D yang sudah kita tetapkan adalah sebagai berikut : Kartu Indentitas (KTP), dilengkapi Surat Keterangn Sehat dari Dokter, Ujian Teori Avis, dan yang terakhir Ujian Praktek SIM dengan Teori Kendaraan Khusus, "Tambah Kapolres.

Sementara itu dihari yang sama Kasat Lantas Polres Musi Banyuasin AKP Candra Kirana mengatakan, "Pada hari ini kita menyambut HUT Bhayangkara Ke - 73 Sat Lantas ,yang dimana hari kita adakan Program SIM Gratis kepada Kaum Difabel yang telah didata Sebelumnya, "dikatakan Kasat.

Ia menambahkan, "Untuk pembuatan SIM kita berikan Arahan kepada mereka tentang Mekanisme - mekanisme pembuatan SIM, namun sebelum itu kita lakukan Ujian - ujian yang telah kita siapkan ,jika lulus kita berikan SIM yang dimana kita berikan secara Gratis, "Pungkasnya.

Pewarta : Riyan
Redaksi  : 13

Kesemerautan Pasar Lematang Membuat Sekda Geleng Kepala

Dutasumsel.com.LAHAT,-- Pasar Lematang merupakan kegiatan rutinitas yang sangat Vital dikehidupan masyarakat di Kabupaten Lahat melakukan transaksi jual beli atau pun tempat cuci mata menghilangkan kepenatan, termasuk kegiatan Kantor UPTD Pasar.

Pasar Lematang dibangun diera kepemimpinan Bupati sebelumnya untuk itu perlu dijaga, pada sidak perdananya Sekda Januarsyah Hambali SH.MM bersama, Asisten 1 Ramsi Sip, Kasat Pol PP dan Damkar Herry Alkafi, plt Disprindag drs Sukaca, plt Kadishub Kadishub Isdarmansyah, Kadis DLH Misri MT, Kadis PU PRKPP Ahmad Hartawan UPTD Pasar Lematang Alfarabi,

Sekda beserta rombongan langsung menuju tingkat kedua Pasar Lematang langdung  memberi arahan kepada kepala UPT Dinas Pasar, dilanjutkan dengan melihat situasi Pasar Lematang yang semeraut, beliau agak sedikit mengeryitkan dahi  dan geleng kepala melihat kondisi tersebut, apalagi menurut beliau tumpukan sampah didepan rumah ibadah Masjid dan Gereja harusnya tempat ini bersih dan rapi, masalah parkir hendaknya diatur agar tidak terjadi kemacetan untuk 6 bulan kedepan terhitung dari sekarang retribusi di gratiskan kapan perlu ambil gaji saya untuk membayarnya " ujarnya.vKemarahan beliau tertuju dengan salah satu toko bangunan yang memakan bahu jalan dengan peralatannya.

Sementara itu Alfarabi kepala UPT Pasar Lematang mengatakan bahwa sesuai dengan arahan Sekda akan kami perbaiki agar lebih baik lagi, dan untuk PKL ditertibkan. Dan Pol PP langsung mengangkut barang yangà tidak terpakai berserakan dibibir jalan. Semoga dengan sidak Sekda ke Pasar Lematang bersih aman rapi dan bercahaya dan masyarakat Lahat juga menyadari untuk tidak buang sampah sembarangan.

Pewarta : Novita/ Idham
Redaksi  : 13/06/2019, dutasumsel.com

Pengurus Komite MTsN 1 Lahat Gelar Rapat Bahas Penerimaan Murid Baru

Dutasumsel.com.LAHAT, -- Tahun ajaran baru 2019/ 2020 sudah didepan mata, untuk itulah jajaran komite dan pengurus menggelar rapat.pada Kamis 13/6 pukul 09 :00 wib bertempat diruang rapat MTsN 1 Lahat.

 Rapat rutin yang diadakan Tri wulan ini dipimpin langsung oleh Neliana, S.Ag selaku kepala MTsN 1 Lahat dan dihadiri  ketua dan Anggota Komite MTs Negeri 1 Lahat. Rapat ini membahas persiapan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang akan digelar pada Senin mendatang tanggal 17 hingga 19 Juni mendatang.

Menurut  Kepala MTsN 1 Lahat  Neliana SAg rapat  komite  ini untuk menekankan keaktif mereka dalam membantu Madrasah guna peningkatan mutu madrasah, selain itu perlu adanya reorganisasi kepengurusan komite di tahun ajaran baru nanti. "  pungkas  Neliana, S.Ag .

Pewarta : Novita/Idham
Redaksi  : 13/06/2019, dutasumsel.com

Gelar Apel Konsulidasi Polres Ogan Ilir Di Warnai Hujan Gerimis

Dutasumsel.com.INDRALAYA, -- Apel Konsulidasi  berakhir Oprasi Ketupat Musi  2019 dan persiapan pengmanan sidang PHPU pileg dan Pilpres 2019 Di pagi ini saat di warnai hujan gerimis Kapolres Ogan Ilir bersama Dandim 0402 OKI/ OI yang di wakilkan Danramil 402-07 Indralaya pimpin Apel Konsolidasi Operasi Ketupat Musi Tahun 2019 dalam rangka Berakhirnya Operasi Ketupat Musi Tahun 2019 dan Persiapan Pengamanan Sidang Perselisihan Hasil Pemilu Umum di Halaman Apel Mapolres Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Kamis 13 Juni 2019.



Dalam kesempatan itu sebagai Irup Kapolres Ogan Ilir Akbp. Gazali Ahmad, SIK, MH bertindak sebagai Danup Ipda Rusdi diikuti sekitar 200 peserta.

Hadir dalam apel Bupati Kabupaten Ogan Ilir, Dandim 0402/OKI- OI diwakili oleh Danramil 402- 07 Indralaya Kapt. Inf Suwarno, Kapolres Ogan Ilir Akbp Gazali Ahmad, SIK,MH, Wakapolres, PJU Polres OI, Para KA SKPD Kabupaten OI, Para Kabag, Kasat dan Perwira staf Polres Ogan Ilir, serta para tamu undangan.


Kapolreskab Ogan Ilir dalam sambutannya merasa bersyukur kondisi di Wilayah hukum Polres Ogan Ilir untuk saat ini dalam keadaan aman dan kondusif.

” Kita patut bersyukur di wilayah Hukum Polres Ogan Ilir dalam situasi aman dan kondusif, namun banyak sekali kejadian di luar wilayah yang menjadi sorotan media,” tuturnya.

Sementara menurutnya, dari laporan kriminal di wilayah Ogan Ilir terdapat kasus curas kasus curanmor, turun 69% dari tahun2018 35 tahun 2019 11 kejadian laka lantas, korban meninggal dunia 2 orang, korban tahun 2018 4 dan tahun 2019 3 luka luka serta 25% pelanggaran laka lantas di banding dengan wilayah lain Ogan Ilir masih relatif kecil dalam kasus pelaporan,”jelas Gazali.

” Sebagai apresiasi buat kita semua di wilayah lain terjadi bom bunuh diri yang sangat membuat ketidaknyamanan bagi masyarakat umum,” imbuhnya.

Lebih lanjut Kapolres mengajak segenap elemen masyarakat di wilayah Hukumnya agar menghormati hasil MK dan bersama sama melaksanakan sinergitas dengan instansi lain.

Kegiatan pengamanan hasil keputusan MK mari kita bersama sama untuk melaksanakan sinergitas dengan berbagai instansi yang berada di wilayah Ogan Ilir. Kami mohon bantuan kepada rekan rekan Pemda bagi yang mau berangkat ke Jakarta untuk saling menjaga kamtibmas di manapun berada,” ujarnya.

Kapolres juga menghimbau kepada para pendukung masing-masing Paslon untuk tidak merayakan dengan eforia atau yang berlebihan.

“Kita menunggu siapa yang akan di umumkan baik dari Bapak Jokowi ataupun Bapak Prabowo sebagai pemenangnya dan kita tidak usah merayakan dengan eforia yang berlebih,” pungkasnya.

Pewarta : Sanditya
Redaksi  : 13/06/2019, dutasumsel.com

Gelar Rapat Paripurna,Bupati Ogan Ilir Sampaikan Nota penjelasan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2018

Dutasumsel.com.INDRALAYA, - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Ilir kembali menggelar Rapat Paripurna,rapat paripurna kali ini membahas tentang Penyampaian Nota Penjelasan tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Ogan Ilir Tahun Anggaran 2018, yang disampaikan Langsung oleh Bupati Ogan Ilir H M Ilyas Panji Alam dan dilanjutkan acara Halal Bihalal, Selasa (11/06/2019) digedung rapat paripurna gedung DPRD Ogan Ilir Komplek Perkantoran Tanjung Senai Indralaya.

Rapat yang berlangsung digedung Paripurna DPRD Kabupaten Ogan Ilir dipimpin oleh Wakil Ketua 1 DPRD Ogan Ilir Ahmad Syafe’i.S,Sos.M,Si yang dihadiri Bupati Ogan Ilir H M Ilyas Panji Alam para Anggota DPRD, Unsur Muspida, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) para awak media Cetak Maupun elektronik.

Selesai paripurna sebagai Penutup dikarenakan Masih dalam suasana bulan Syawal 1440 H, segenap pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Ogan Ilir, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Daerah Kabupaten Ogan Ilir melakukan halal bihalal, Acara ini berlangsung penuh kekeluargaan dan kebersamaan.

Pewarta : Darius
Redaksi  : 12/06/2019, dutasumsel.com

Wakil Bupati Lahat Lantik 10 Desa BPD Lahat Selatan

Dutasumsel.com.LAHAT,-  Wakil Bupati Lahat H.Haryanto SE MM MBA kembali melantik anggota BPD ( Badan Permusyawaratan Desa ) di Kecamatan Lahat Selatan sebelumnya melantik anggota dan ketua BPD di Kecamatan Kota Agung.

Bertempat di Kantor Balai Desa Tanjung Tebat, dihadiri Asisten 1 Ramsi Sip MM, Pauzan Kadis BPMD, Plt Kadishub, Joni Kanit Bimas Polsekta, Tokoh Adat dan Masyarakat Desa setempat serta undangan lainnya 12/6 pukul 09:30 wib

Pelantikan anggota dan ketua BPD periode 2019 - 2025 yang telah sesuai dengan ketentuan undang - undang yang berlaku, adapun 10 Desa yang dilantik yakni Desa Tanjung Tebat, Karang Anyar, Karang Baru, Talang Sejemput, Talang Sawah, Muara Cawang, Kerung, Banjar Negara, Tanjung Payang dan Desa Nantal, khusus daerah Tanjung Payang berjumlah 7 orang sesuai dengan mata pilihannya sedangkan 9 Desa setiap 5 orang jumlah yang dilantik 52 orang " ujar Redi Septerson selaku Camat Lahat Selatan.

Sementara itu Wabup H.Haryanto SE MM menekankan kepada anggota dan ketua yang dilantik untuk bersinergi dengan Kepala Desa serta harus paham dengan fungsinya demi kemajuan desanya masing- masing.

Pewarta : Novita/ Idham
Redaksi  : 12/06/2019, dutasumsel.com

Ditabrak Truk Colt Diesel,Gerbang pagar SD N 11 Tanjung Raja

Dutasumsel.com.INDRALAYA, - Gerbang pagar Sekolah Dasar Negeri 11 Tanjung Raja roboh di hantam truk colt Diesel bernomor plat BG 8078 YB bermuatan beras,Selasa (11/06/2019) didesa Tanjung Agas Kecamatan Tanjung Raja.

Truk yang diduga berkecepatan tinggi datang dari arah Kayu Agung menuju Palembang tersebut diduga oleng saat menghindari terjadinya tabrakan dengan mobil yang tepat keberadaannya didepan truk tersebut.

Tak ayal mobil truk colt diesel yang sarat dengan muatan beras tidak dapat dikendalikan tersebut akhirnya menghantam gerbang pagar Sekolah Dasar SD Negeri 11 Tanjung Raja.

Perihal kejadian tersebut dibenarkan oleh Kepala Desa Tanjung Agas Nuhan,ia menuturkan sekiranya jam 21.00 WIB tadi malam tersebut ia mendengar bunyi suara menggelegar seperti tabrakan kendaraan,seketika itu juga ia keluar dari rumah, alhasil yang ia saksikan rupanya sebuah mobil truk sudah terbalik menghantam pagar Sekolah Dasar tepat didepan rumahnya.

"Kejadian sekiranya tadi malam sekitar pukul 21.00 WIB, mobil sudah diamankan keposlaka Tanjung Raja,alhamdulillah tidak ada korban jiwa namun pagar sekolah yang menjadi korban,"katanya.

Terpisah Kepala Sekolah SD Negeri 11 Tanjung Raja Mulyanah S.Pd mengatakan Pihaknya sampai saat ini (rabu pagi) belum juga dihubungi oleh sopir pengangkut beras untuk pertanggung jawaban terkait robohnya gerbang pagar sekolah SD Negeri 11 Tanjung Raja,"sampai saat ini belum ada dari pihak pemilik kendaraan ataupun sopir yang menghubungi kita untuk memperbaiki gerbang pagar yang roboh,"ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan," permasalahan tersebut sudah diketahui Kepala Desa dan pihak berwajib jadi kami menunggu itikad baik sang sopir untuk memperbaiki pagar sekolah kami yang roboh,"ujarnya.

Pewarta : Darius
Redaksi  : 12/06/2019, dutasumsel.com

PRABOWO LEMPAR HANDUK, MK KELUARKAN PUTUSAN SELA 14 JUNI 2019

Dutasumsel.com.JAKARTA, Bijak. Prabowo lempar handuk. Di tengah bau anyir darah tewasnya perusuh yang sia-sia. Di tengah penangkapan terhadap pendukung Prabowo kelas atas seperti Eggi Sudjana, Kivlan Zen, dan Soenarto, dan ratusan pendukung kelas teri yang ditangkap sebagai perusuh. Maka pertarungan Pilpres 2019 telah selesai.

Bukti Hukum Narasi Omong Kosong

Apalagi Mahkamah Konstitusi (MK) diserang dengan gaya pendukung Prabowo oleh Bambang Widjojanto sebagai lembaga pengadil Mahkamah Kalkulator. Tentu mereka bersikap. Sedang Prabowo diarahkan oleh Tim Kuasa Hukum yang bermasalah itu dengan janji-janji narasi palsu. Oh Prabowo. Bukti hukum PHPU (perselisihan hasil pemungutan suara) bentuknya adalah narasi omong kosong.

Persis sama dengan ketika Prabowo dibohongi oleh PKS untuk maju ke MK pada 2014. Kini hal sama terjadi dengan rayahan duit Hasyim keluar banyak. Karena makin lama sidang di MK maka makin banyak duit keluar dari kocek Prabowo dan Sandi. Apalagi bohir pendana kampanye di luar Prabosan sendiri, seperti Cendana, Demokrat, kalangan pengumpul dana kampanye seperti PKS, HTI, khilafah atas nama agama sudah menarik diri.

Sidang MK Alot

Diperkirakan MK pun bisa terpecah. Tidak bulat. Sebagian anggota MK melihat bukti-bukti dan dalil kualitatif dan kuantitatif tidak memenuhi syarat. MK menilai bukti-bukti itu tidak memenuhi syarat untuk disidangkan lebih lanjut untuk pembuktian.

Pasalnya, semua bukti dan narasi omong kosong Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandi itu tidak layak disidangkan dalam perselisihan hasil pemungutan suara (PHPU) yang berpotensi mengubah suara.

Sisi lain hakim MK melihat perlunya sidang panjang lebar. Untuk kepentingan gaya-gayaan seperti pada 2014, dengan bukti omong kosong. Terjadi dissenting opinion dalam sidang penetapan putusan sela. Harapan pendukung Prabowo agar Anwar Usman memimpin gerakan unlawful decision seperti kelakuan Hakim Sarpin.

(Pidato pelantikan Ketua MK Anwar Usman dianggap sebagai representasi kalangan Islam karena pidato pelantikannya yang menyebutkan kata innalillahi wainna ilaihi rojiun.) Padahal Usman adalah Hakim yang adil dan nasionalis-religius.

MK yang sekarang ini bukanlah MK yang isinya koruptor semacam Akil Mochtar atau politisi PAN Patrialis Akbar.. Para hakim MK saat ini memiliki integritas tinggi yang tidak bisa dibeli. (Namun, karena delusi, para pendukung Prabowo pun mengharapkan keajaiban. Narasi omong kosong Bambang Widjojanto dan Denny Indrayana tentang diskualifikasi Jokowi-Ma’ruf Amin dianggap Prabowo-Sandi sebagai bualan di siang bolong. Prabowo-Sandi goyah.)

Prabowo Lempar Handuk

Ibarat ayam betina, Prabowo telah berkokok. Dia menyampaikan pelemparan handuk putih. Alasan pertama adalah kaki tangan kasir bohir demo Habil Marati dan pengorganisasi demo Kivlan Zen telah ditangkap.

Alasan kedua sidang di Mahkamah Konstitusi (MK) pun akan berakhir lebih cepat, duit tak akan keluar banyak untuk Tim Kuasa Hukumnya yang bermasalah. Bambang Widjojanto adalah aktor pelatih saksi palsu. Denny Indrayana adalah tersangka kasus Payment Gateway yang sedang butuh duit banget.

Maka, malam ini Selasa (11/06/2019) serta-merta Prabowo menyampaikan permohonan kepada para pengikut khilafah-nya, HTI-nya, PKS-nya, FPI-nya, dan para perusuh yang sudah mendapatkan penangguhan tahanan, untuk tidak datang ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Alasan Prabowo di Twitter Gerindra itu mengada-ada. Bohong. Bukan karena perjuangan harus ada strategi. Bukan. Yang benar adalah karena pendana sudah bubar. Bohir sudah kocar-kacir. Habil Marati yang menjadi kasir rencana pembunuhan pun tidak akan menggelontorkan uang. Unsur Cendana pun mikir panjang karena ketegasan merangsek Kivlan Zen dan Soenarko adalah peringatan tegas dari Jokowi dan Polri.

Gatot Nurmantyo pun mengisyaratkan agar Prabowo dan penegak hukum membangun kesejukan. Prabowo kehilangan dukungan para purnawan kelas Prabowo. Ya sekelas Yohanes Prabowo. Limbung. Kehilangan darah. Di tengah kekuatan hukum dan politik Jokowi tak tertandingi.

Konektivitas Kerusuhan dan Ambulans Gerindra

Kesaksian para eksekutor yang bermufakat jahat tidak bisa lagi dihindari. Rencana pembunuhan ini bermotifkan pada ketidakpuasan terhadap hasil Pilpres 2019. Kivlan Zen dan Soenarko adalah jelas pendukung Prabowo. Kivlan jelas memerintahkan pembunuhan. Tidak bisa disangkal.

Fakta konektivitas seperti ini, jika ditarik terus garisnya akan mengarah kepada aktor intelektual. Aktor intelektual ini ingin agar terjadi kerusuhan, chaos, yang sudah dibangun bersamaan dengan demo-demo. Demo dibagi dua. Demo damai sebagai alibi untuk menutupi kerusuhan yang dibangun.

Konektivitas fakta ambulans Gerindra digunakan untuk memasok perusuh, mengangkut batu, menyebarkan uang demo, menjadi titik yang tak terhindarkan bagi Gerindra tersangkut dengan kerusuhan.

Bahkan komporan Prabowo berbelasungkawa atas tewasnya perusuh dan Anies Baswedan yang mengangkat-angkat mayat perusuh pun menjadi bagian dari fakta pemelintiran atas tewasnya para perusuh. Perusuh hendak dijadikan martir. Gerindra ingin tewasnya perusuh diselidiki. Padahal mereka adalah para perusuh bayaran terencana. Polri pun membuktikan jahitan peristiwa itu secara pelan nan pasti.

Strategi komprehensif Jokowi dengan memainkan kartu halus as sungguh efektif. Jepitan politik dan jeratan hukum terhadap Kivlan Zen dan Soenarko dilakukan. Eggi Sudjana dan kawan-kawan akan dicokok. Bahkan Amien Rais, Permadi, Lieus Sungkharisma dan siapapun yang terlibat akan dibabat habis. Tidak ada yang bebas di muka hukum.

Maka Prabowo pun lempar handuk, menyerah kalah. Sidang di MK pun tampaknya akan berakhir pada 14 Juni 2019 pada saat putusan sela diambil. Jika pun menunggu selama 14 hari lagi, yakni tanggal 28 Juni 2019, sidang MK akan diwarnai pembantaian hukum dan mempermalukan Prabowo-Sandi sendiri. Dan, tetap Jokowi, as the winner takes all. Dengan korban politik seperti Kivlan Zen, Soenarto, dan Eggi Sudjana. Langkah bijak Prabowo.

Pewarta : Ninoy N Karundeng.
Redaksi  : 12/06/2019, dutasumsel.com