NEWS

Slider

Wakil Bupati Lahat Lantik 10 Desa BPD Lahat Selatan

Dutasumsel.com.LAHAT,-  Wakil Bupati Lahat H.Haryanto SE MM MBA kembali melantik anggota BPD ( Badan Permusyawaratan Desa ) di Kecamatan Lahat Selatan sebelumnya melantik anggota dan ketua BPD di Kecamatan Kota Agung.

Bertempat di Kantor Balai Desa Tanjung Tebat, dihadiri Asisten 1 Ramsi Sip MM, Pauzan Kadis BPMD, Plt Kadishub, Joni Kanit Bimas Polsekta, Tokoh Adat dan Masyarakat Desa setempat serta undangan lainnya 12/6 pukul 09:30 wib

Pelantikan anggota dan ketua BPD periode 2019 - 2025 yang telah sesuai dengan ketentuan undang - undang yang berlaku, adapun 10 Desa yang dilantik yakni Desa Tanjung Tebat, Karang Anyar, Karang Baru, Talang Sejemput, Talang Sawah, Muara Cawang, Kerung, Banjar Negara, Tanjung Payang dan Desa Nantal, khusus daerah Tanjung Payang berjumlah 7 orang sesuai dengan mata pilihannya sedangkan 9 Desa setiap 5 orang jumlah yang dilantik 52 orang " ujar Redi Septerson selaku Camat Lahat Selatan.

Sementara itu Wabup H.Haryanto SE MM menekankan kepada anggota dan ketua yang dilantik untuk bersinergi dengan Kepala Desa serta harus paham dengan fungsinya demi kemajuan desanya masing- masing.

Pewarta : Novita/ Idham
Redaksi  : 12/06/2019, dutasumsel.com

Ditabrak Truk Colt Diesel,Gerbang pagar SD N 11 Tanjung Raja

Dutasumsel.com.INDRALAYA, - Gerbang pagar Sekolah Dasar Negeri 11 Tanjung Raja roboh di hantam truk colt Diesel bernomor plat BG 8078 YB bermuatan beras,Selasa (11/06/2019) didesa Tanjung Agas Kecamatan Tanjung Raja.

Truk yang diduga berkecepatan tinggi datang dari arah Kayu Agung menuju Palembang tersebut diduga oleng saat menghindari terjadinya tabrakan dengan mobil yang tepat keberadaannya didepan truk tersebut.

Tak ayal mobil truk colt diesel yang sarat dengan muatan beras tidak dapat dikendalikan tersebut akhirnya menghantam gerbang pagar Sekolah Dasar SD Negeri 11 Tanjung Raja.

Perihal kejadian tersebut dibenarkan oleh Kepala Desa Tanjung Agas Nuhan,ia menuturkan sekiranya jam 21.00 WIB tadi malam tersebut ia mendengar bunyi suara menggelegar seperti tabrakan kendaraan,seketika itu juga ia keluar dari rumah, alhasil yang ia saksikan rupanya sebuah mobil truk sudah terbalik menghantam pagar Sekolah Dasar tepat didepan rumahnya.

"Kejadian sekiranya tadi malam sekitar pukul 21.00 WIB, mobil sudah diamankan keposlaka Tanjung Raja,alhamdulillah tidak ada korban jiwa namun pagar sekolah yang menjadi korban,"katanya.

Terpisah Kepala Sekolah SD Negeri 11 Tanjung Raja Mulyanah S.Pd mengatakan Pihaknya sampai saat ini (rabu pagi) belum juga dihubungi oleh sopir pengangkut beras untuk pertanggung jawaban terkait robohnya gerbang pagar sekolah SD Negeri 11 Tanjung Raja,"sampai saat ini belum ada dari pihak pemilik kendaraan ataupun sopir yang menghubungi kita untuk memperbaiki gerbang pagar yang roboh,"ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan," permasalahan tersebut sudah diketahui Kepala Desa dan pihak berwajib jadi kami menunggu itikad baik sang sopir untuk memperbaiki pagar sekolah kami yang roboh,"ujarnya.

Pewarta : Darius
Redaksi  : 12/06/2019, dutasumsel.com

PRABOWO LEMPAR HANDUK, MK KELUARKAN PUTUSAN SELA 14 JUNI 2019

Dutasumsel.com.JAKARTA, Bijak. Prabowo lempar handuk. Di tengah bau anyir darah tewasnya perusuh yang sia-sia. Di tengah penangkapan terhadap pendukung Prabowo kelas atas seperti Eggi Sudjana, Kivlan Zen, dan Soenarto, dan ratusan pendukung kelas teri yang ditangkap sebagai perusuh. Maka pertarungan Pilpres 2019 telah selesai.

Bukti Hukum Narasi Omong Kosong

Apalagi Mahkamah Konstitusi (MK) diserang dengan gaya pendukung Prabowo oleh Bambang Widjojanto sebagai lembaga pengadil Mahkamah Kalkulator. Tentu mereka bersikap. Sedang Prabowo diarahkan oleh Tim Kuasa Hukum yang bermasalah itu dengan janji-janji narasi palsu. Oh Prabowo. Bukti hukum PHPU (perselisihan hasil pemungutan suara) bentuknya adalah narasi omong kosong.

Persis sama dengan ketika Prabowo dibohongi oleh PKS untuk maju ke MK pada 2014. Kini hal sama terjadi dengan rayahan duit Hasyim keluar banyak. Karena makin lama sidang di MK maka makin banyak duit keluar dari kocek Prabowo dan Sandi. Apalagi bohir pendana kampanye di luar Prabosan sendiri, seperti Cendana, Demokrat, kalangan pengumpul dana kampanye seperti PKS, HTI, khilafah atas nama agama sudah menarik diri.

Sidang MK Alot

Diperkirakan MK pun bisa terpecah. Tidak bulat. Sebagian anggota MK melihat bukti-bukti dan dalil kualitatif dan kuantitatif tidak memenuhi syarat. MK menilai bukti-bukti itu tidak memenuhi syarat untuk disidangkan lebih lanjut untuk pembuktian.

Pasalnya, semua bukti dan narasi omong kosong Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandi itu tidak layak disidangkan dalam perselisihan hasil pemungutan suara (PHPU) yang berpotensi mengubah suara.

Sisi lain hakim MK melihat perlunya sidang panjang lebar. Untuk kepentingan gaya-gayaan seperti pada 2014, dengan bukti omong kosong. Terjadi dissenting opinion dalam sidang penetapan putusan sela. Harapan pendukung Prabowo agar Anwar Usman memimpin gerakan unlawful decision seperti kelakuan Hakim Sarpin.

(Pidato pelantikan Ketua MK Anwar Usman dianggap sebagai representasi kalangan Islam karena pidato pelantikannya yang menyebutkan kata innalillahi wainna ilaihi rojiun.) Padahal Usman adalah Hakim yang adil dan nasionalis-religius.

MK yang sekarang ini bukanlah MK yang isinya koruptor semacam Akil Mochtar atau politisi PAN Patrialis Akbar.. Para hakim MK saat ini memiliki integritas tinggi yang tidak bisa dibeli. (Namun, karena delusi, para pendukung Prabowo pun mengharapkan keajaiban. Narasi omong kosong Bambang Widjojanto dan Denny Indrayana tentang diskualifikasi Jokowi-Ma’ruf Amin dianggap Prabowo-Sandi sebagai bualan di siang bolong. Prabowo-Sandi goyah.)

Prabowo Lempar Handuk

Ibarat ayam betina, Prabowo telah berkokok. Dia menyampaikan pelemparan handuk putih. Alasan pertama adalah kaki tangan kasir bohir demo Habil Marati dan pengorganisasi demo Kivlan Zen telah ditangkap.

Alasan kedua sidang di Mahkamah Konstitusi (MK) pun akan berakhir lebih cepat, duit tak akan keluar banyak untuk Tim Kuasa Hukumnya yang bermasalah. Bambang Widjojanto adalah aktor pelatih saksi palsu. Denny Indrayana adalah tersangka kasus Payment Gateway yang sedang butuh duit banget.

Maka, malam ini Selasa (11/06/2019) serta-merta Prabowo menyampaikan permohonan kepada para pengikut khilafah-nya, HTI-nya, PKS-nya, FPI-nya, dan para perusuh yang sudah mendapatkan penangguhan tahanan, untuk tidak datang ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Alasan Prabowo di Twitter Gerindra itu mengada-ada. Bohong. Bukan karena perjuangan harus ada strategi. Bukan. Yang benar adalah karena pendana sudah bubar. Bohir sudah kocar-kacir. Habil Marati yang menjadi kasir rencana pembunuhan pun tidak akan menggelontorkan uang. Unsur Cendana pun mikir panjang karena ketegasan merangsek Kivlan Zen dan Soenarko adalah peringatan tegas dari Jokowi dan Polri.

Gatot Nurmantyo pun mengisyaratkan agar Prabowo dan penegak hukum membangun kesejukan. Prabowo kehilangan dukungan para purnawan kelas Prabowo. Ya sekelas Yohanes Prabowo. Limbung. Kehilangan darah. Di tengah kekuatan hukum dan politik Jokowi tak tertandingi.

Konektivitas Kerusuhan dan Ambulans Gerindra

Kesaksian para eksekutor yang bermufakat jahat tidak bisa lagi dihindari. Rencana pembunuhan ini bermotifkan pada ketidakpuasan terhadap hasil Pilpres 2019. Kivlan Zen dan Soenarko adalah jelas pendukung Prabowo. Kivlan jelas memerintahkan pembunuhan. Tidak bisa disangkal.

Fakta konektivitas seperti ini, jika ditarik terus garisnya akan mengarah kepada aktor intelektual. Aktor intelektual ini ingin agar terjadi kerusuhan, chaos, yang sudah dibangun bersamaan dengan demo-demo. Demo dibagi dua. Demo damai sebagai alibi untuk menutupi kerusuhan yang dibangun.

Konektivitas fakta ambulans Gerindra digunakan untuk memasok perusuh, mengangkut batu, menyebarkan uang demo, menjadi titik yang tak terhindarkan bagi Gerindra tersangkut dengan kerusuhan.

Bahkan komporan Prabowo berbelasungkawa atas tewasnya perusuh dan Anies Baswedan yang mengangkat-angkat mayat perusuh pun menjadi bagian dari fakta pemelintiran atas tewasnya para perusuh. Perusuh hendak dijadikan martir. Gerindra ingin tewasnya perusuh diselidiki. Padahal mereka adalah para perusuh bayaran terencana. Polri pun membuktikan jahitan peristiwa itu secara pelan nan pasti.

Strategi komprehensif Jokowi dengan memainkan kartu halus as sungguh efektif. Jepitan politik dan jeratan hukum terhadap Kivlan Zen dan Soenarko dilakukan. Eggi Sudjana dan kawan-kawan akan dicokok. Bahkan Amien Rais, Permadi, Lieus Sungkharisma dan siapapun yang terlibat akan dibabat habis. Tidak ada yang bebas di muka hukum.

Maka Prabowo pun lempar handuk, menyerah kalah. Sidang di MK pun tampaknya akan berakhir pada 14 Juni 2019 pada saat putusan sela diambil. Jika pun menunggu selama 14 hari lagi, yakni tanggal 28 Juni 2019, sidang MK akan diwarnai pembantaian hukum dan mempermalukan Prabowo-Sandi sendiri. Dan, tetap Jokowi, as the winner takes all. Dengan korban politik seperti Kivlan Zen, Soenarto, dan Eggi Sudjana. Langkah bijak Prabowo.

Pewarta : Ninoy N Karundeng.
Redaksi  : 12/06/2019, dutasumsel.com

Pembunuhan Mutilasi, Satreskrim Polres Ogan Ilir temukan jejak baru berupa ceceran percikan diduga darah

Dutasumsel.com.INDRALAYA, - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Ogan Ilir kembali melakukan olah Tempat Kejadian Perkara  (TKP) dengan menurunkan kembali Anjing Pelacak K 9 Kepolisian Daerah Sumatera Selatan, guna mengungkap tabir misteri pelaku dalam kasus Korban pembunuhan mutilasi seorang warga Desa Pinang Mas Kecamatan Sungai Pinang yang berprofesi sebagai pencari ikan.

Berdasar data yang dihimpun awak media Dutasumsel.com 11/06,dari Satuan reserse Kriminal Kepolisian Resor Ogan Ilir yang setiap hari menggelar olah Tempat Kejadian Perkara ( TKP) dengan cara memperluas radius olah TKP, Alhasil Pihak Kepolisian Resor Ogan Ilir menemukan jejak baru berupa ceceran percikan yang diduga darah dijalan setapak.

Berdasar temuan tersebut pihak kepolisian kembali menurunkan anjing pelacak K9,Selasa (11/06/2019) di TKP.

Hal tersebut diungkapkan langsung Kasatreskrim Polres Ogan Ilir AKP Malik Fajrin yang didampingi Kapolsek Tanjung Raja AKP Arfanol Amri SH kepada sejumlah awak media,ia mengatakan Anggotanya setiap hari melakukan Olah TKP dengan dengan memperluas radius untuk mengumpulkan dan mencari petunjuk serta jejak, Alhasil olah TKP yang dilakukan timnya mendapatkan jejak baru berupa ceceran percikan yang diduga darah dijalan setapak," Jejak baru yang kami temukan dijalan setapak ada ceceran percikan yang diduga darah,kemudian kami terjunkan lagi anjing pelacak K9, kita telusuri kemana alur arah percikan yang diduga darah itu berasal,"katanya.

Ditambahkannya berdasarkan penelusuran anjing pelacak K9 tersebut kedepan masih akan dilakukan uji Labor Forensik,"kami ingin semua yang ditemukan termasuk yang diduga bercak darah dan sepatu tentu akan kita uji Labor Forensik,apakah benar itu darah kemudian apakah benar ada kaitannya dengan tindak pidana pembunuhan mutilasi,"ujarnya.

Lebih lanjut ia menghimbau dan bantuan do'a warga Ogan Ilir supaya kasus pembunuhan mutilasi cepat terungkap,dan ia berharap kepada pelaku untuk segera menyerahkan diri,"Kepada pelaku untuk segera menyerahkan diri karena kalau sampai kami ketahui dan kita lakukan upaya paksa apabila melawan petugas dan membahayakan masyarakat tidak segan - segan kami ambil tindakan tegas bila perlu kita kembalikan dengan peti mati,"tegas kasat.

Pewarta : Darius
Redaksi  : 11/06/2019, dutasumsel.com

Sekertaris MUI Ogan Ilir Mengajak Masyarakat Agar Tetap Menjaga Persatuan Dan Kesatuan NKRI

Dutasumsel.com.INDRALAYA, -- Terkait dengan akan digelarnya sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang diajukan BPN Prabowo-Sandi ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Sekertaris MUI Kabupaten Ogan Ilir  Ustad Ahmad Syarif mengajak masyarakat khusus masyarakat Kabupaten Ogan Ilir untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan.

Serta menolak segala bentuk kegiatan yang akan berdampak terjadinya kerusuhan.

Saat di bincangi dutasumsel.com via WA dengan tegas menolak segala bentuk kegiatan yang dilakukan oleh siapa pun yang akan menyebabkan terjadinya kerusuhan dan membuat perpecahan dan mengajak masyarakat untuk selalu menjalin persatuan dan kesatuan melalui bingkai NKRI.

"Saya menolak segala bentuk kegiatan yang menyebabkan kerusuhan terkait hasil Pemilu 2019, mari kita jaga persatuan dan lesatuan, NKRI harga mati," ujar Ustad Syarif.

Ustad Syarif menghimbau kepada para pendukung kedua paslon Presiden dan Wakil Presiden, kalau pun ada ketidakpuasan agar ditempuh melalui aturan yang sudah ada.

"Menyampaikan aspirasi adalah hak, tapi tolong disampaikan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku, kalah menang harus terima, namanya juga kontestasi," harapnya.

Pewarta : Sanditya
Redaksi  : 11/06/2019, dutasumsel.com

Unit Reskrim Polsek Lais, Berhasil Amankan 20 Paket Sabu Dari Tangan Boski

Dutasumsel.com.MUBA,  – Vonis Hukuman berat bagi Bandar Narkoba nampaknya, tidak akan menghentikan langkah mereka. Polisi Unit Reskrim Polsek Lais Resort Musi Banyuasin, Senin (10/06/19) sekira Jam 23.00 wib menangkap bandar narkoba di dusun 4 Desa Lais Utara Kecamatan Lais Kabupaten Musi Banyuasin dengan total barang bukti yang cukup Lumayan Banyak.

Unit Reskrim Polsek Lais Menangkap Muhtar alias Boski (30) warga Dusun 4 Desa lais Utara Kecamatan Lais Kabupaten Muba dirumah temannya dengan barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu sebanyak 20 (dua puluh) paket narkotika golongan 1 jenis sabu, uang tunai sebesar Rp. 100.000,- (Seratus Ribu Rupiah).

Diutarakan Kapolsek, berdasarkan informasi yang diterima Kapolsek dari masyarakat senin sore langsung memerintahkan kanit reskrim beserta anggotanya untuk dilakukan penyelidikan dan penyamaran sebagai pembeli, malamnya mengetahui keberadaan bandar langsung dilakukan penggerebekan dan dari intrograsi terhadap tersangka langsung menunjukan tempat penyimpanan barang buktinya.

Didapatlah barang bukti satu bungkus kantong plastik bekas warna hitam yang diselipkan diatap seng gudang, selanjutnya tersangka dibawa ke Mapolsek guna pemeriksaan selanjutnya, "benar, tersangka masih dalam pemeriksaan kita dan akan kita kenakan Pasal 114 Ayat (1) Subsider pasal 112 Ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang narkotika, barang bukti juga telah kita amankan, ”Ujar Kapolres Musi Banyuasin AKBP Andes Purwanti,.SE,.MM melalui AKP Syafaruddin,.SH,.MH Kepada Media .

Pewarta : Riyan
Redaksi  : 11/06/2019, dutasumsel.com

Camat Indralaya Jalin Silaturrahmi Dengan Halal Bihalal Dengan Forum Kades dan Lurah

Dutasumsel.com.INDRALAYA, -- Guna mempererat tali silaturahmi dan menambah makna dan hikmah Hari Raya Idul Fitri 1440 H, Pemerintah Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan ILir (OI) menggelar acara halal bi halal di kantor camat setempat di Aula Kecamatan Indralaya, Selasa (11/6/2019).

Hadir pada acara tersebut Camat Indralaya Rahmini SS.M.Si utusan  dari  Kepala UPTD KB Indralaya dan para Lurah dan  Kades  se-Kecamatan Indralaya, ibu TP PKK Kecamatan  dan desa, PD, PLD, TPID,Tokoh  masyarakat dan Tokoh Pemuda seKecamatan Indralaya.

Acara juga diisi dengan rakor rutin yang mengupas tentang pentingnya menjalin silaturahmi, dan menjaga kekompakan antar lurah dan kades sekecamatan Indralaya.

Acara dimulai dengan pembukaan dipimpin langsung oleh Camat Indralaya Rahmini SS, M.Si sekaligus menyampaikan sambutan, dan dari Ketua Forum Kades Kecamatan Indralaya oleh Usaini Yausin lalu sambutan Camat Rahmini SS,M.Si  yang mengharapkan agar warga  menjaga situasi tetap kondusif.

Pewarta : San
Redaksi  : 11/06/2019, dutasumsel.com

Januarsyah SH MM Resmi Jabat Sekda Lahat.

Dutasumsel.com. LAHAT, -- Setelah berjibaku melewati berbagai tahapan penyeleksian calon Sekda Lahat, bekompetisi bersama dengan 6 orang Vs nya  Januarsyah SH.MM dari Pemkab 4 Lawang,  yakni Ahmad Ansyori SH dari ASN Pemkab Bangka Selatan, Provinisi BangkaBelitung, lalu Drs Peterson Okki Bial M.Ap  Sementara calon tuan rumah ASN Pemkab Lahat diantaranya Sri Muliati SH MM, Drs H Deswan Irsyad Spd.I, Mpd.I, Marjono SE MM, dan Ramsi S.Ip MM harus rela dan dikalahkan Januarsyah.

Akhinya setelah finalnya dan dilantik pada hari ini Selasa 11/6 pukul 08:30 wib bertempat di Pendopoan Rumdin Bupati Lahat. Tamu yang hadir memenuhi Pendopoan Rumdin terlihat selain Wakil Bupati Lahat H. Haryanto SE MM.MBA, Forkominda, 24 Camat, 17 Lurah, Ketua TP- PKK, Pjs Sekda, Kabid, Kaban, tokoh Adat, Agama, Tokoh Pemuda, serta undangan lainnya.

Upacara pelantikan diawali dengan menyanyikan lagu Indinesia raya sebagai pembuka, dilanjutkan dengan Pelantikan dan penandatangan Naskah keputusan oleh Bupati Lahat Cik Ujang.

Pelantikan Sekda Lahat ini telah sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku,  dan harus mampu mengemban amanat dan bersinergi baik Internal maupun Eksternal di ruang lingkup Pemkab Lahat serta menjalankan tugas dan bisa membaca situasi dalam mengemban tugas serta komunikasi antara satu dan lainnya serta meningkatkan kedisiplinan ASN, serta menerapkan sistem Birokrasi harus mampu mensejahterahkan dan mengentaskan kemiskinan.

Bupati juga berpesan kepada Sekda Januarsyah untuk mengemban Tugas serta ucapan terima kasih kepada Pjs Sekda tang telah menjalankan tugas sebagai selama 6 bulan dengan baik.

Diujung acara Bupati Cik Ujang mengucapkan Minal Aidin Walfauzin Mohon Maaf Lahir Bathin, dan poto serta makan bersama.

Pewarta : Novita/ Idham
Redaksi  : 11/06/2019, dutasumsel.com

Dinas Perpustakaan Daerah Partisipasi Segerobak Cendol Di Acara Pelantikan Sekda.

Dutasumsel.com.LAHAT, - Pelantikan Sekda Lahat berlangsung khidmat dan tertib, selain itu juga Serba serbi pelantikan Sekda Lahat terlihat adanya belasan gerobak makanan yang terjejer diberbagai sudut di Areal rumah dinas Bupati Lahat 11/6.

Diantara jejeran gerobak makanan dan minuman dari berbagai dinas/ Instansi yang ada di Pemkab Lahat, salah satunya partisipasi gerobak Es cendol milik dinas Perpustakaan daerah digabung dengan Dispora ( Dinas pendidikan olah raga).

Abdul Somad SH selaku partisipan dari Dinas Perpustakaan Daerah Kabupaten Lahat kepada Awak Media mengatakan " kita pilih Es Cendol pada stan gerobak makanan dan minuman sesuai dengan Ekstabilitas kita, sambil membaca agar tidak jenuh menyeruput Es Cendol penghilang dahaga yang manis dan legit.

Dan begitu juga habis berolah raga minum cendol terasa adem  membuat jiwa semakin tenang dan bisa melanjutkan aktifitas kembali"  tutur Abdul Somad tersenyum renyah. Pilihan Dispora dan Dinas Perpustakaan daerah memang tidak salah awak media menyeruput segelas cendol yang manis dan legit membuat pewarta lancar membuat berita.

Pewarta : Novita/ Idham
Redaksi  : 11/06/2019, dutasumsel.com

Antisipasi Lakalantas dan Kriminal Satlantas Polres Ogan Ilir Gelar Razia

Dutasumsel.com.INDRALAYA, — Jajaran polisi dari satuan lalu lintas (Satlantas) dari kepolisian Polres Ogan Ilir memeriksa puluhan kendaraan dalam razia kelengkapan surat-surat, senjata tajam, narkoba, serta bahan peledak. Dalam razia yang dimulai pukul 08.00 WIB  itu, dikerahkan puluhan personel Satlantas Polres Ogan Ilir  yang dipimpin langsung Kasat Lantas Ogan Ilir AKP. Desy A di dampingi Kanit Laka Polres Ogan Ilir, Kanit Ident Polres OI, Sedangkan kendaraan yang diperiksa ratusan unit sepeda motor, dan ratusan unit kendaraan roda empat.




Ia mengatakan dalam operasi rutin tersebut 
mengungkapkan masih banyak ditemukan beberapa pelanggaran di antaranya pengendara kendaraan roda dua yang mengemudikan kendaraan tanpa membawa SIM dan STNK, dan mengemudikan kendaraan roda dua tanpa helm.
“Razia kendaraan bermotor ini dilaksanakan secara rutin dalam rangka menekan pelanggaran dan kecelakaan lalulintas. Serta antisipasi adanya kasus pencurian dengan kekerasan dan pemberatan, bahan peledak, senjata tajam, peredaran narkoba dan bahan berbahaya lainnya,” jelas Kasat Lantas Polres Ogan Ilir AKP.Desy A, saat dikonfirmasi Dutasumsel.com, Selasa 11/6/2019.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat apabila mengendarai kendaraan di jalan raya agar dilengkapi surat kendaraan bermotor, SIM dan mengenakan helm serta sabuk pengaman bagi pengendara kendaraan roda empat demi keselamatan di jalan raya.


Kasat Lantas mengungkapkan selama pelaksanaan operasi Satlantas Polres Ogan Ilir, dengan puluhan personil polisi lalu lintas melakukan razia rutin di Jalan Lintas Timur  depan Kantor KPU D OI Kecamatan Indralaya Operasi dilakukan dengan melakukan pemeriksaan terhadap semua kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang melintas dari arah Palembang dan dari arah Kayuagung.

Pemeriksaan terhadap kendaraan jenis bus yang dimaksudkan untuk mengantisipasi adanya penyelundupan barang barang terlarang dan berbahaya baik dari arah Aceh, Medan, Padang, Pekan Baru, Jambi maupun dari Pulau Jawa. Selain itu kendaraan truk sumbu 3 yang membawa muatan yang berlebih dan sebagian surat kendaraan yang pajaknya mati.
Ia mengungkapkan selama kegiatan operasi para anggotanya, tetap dilakukan pengawasan oleh Provost yang melakukan pengawasan terhadap anggota yang bertugas. Sebab dalam melakukan tugas semua anggota satlantas tetap harus dalam pengawasan anggota provost yang tetap melakukan pengawasan polantas selaku penggerak dan pelopor tertib sosial di ruang publik. Tindakan dilakukan dengan mengutamakan tindak preventif serta penindakan terhadap pengemudi yang menyebabkan laka lalulintas.

“Menekan adanya kejadian kecelakaan terutama pengendara tidak membawa dokumen kelengkapan kendaraan dan identitas diri kita selalu menghimbau agar pengendara membawa dokumen kendaraan dan identitas diri”ungkapnya.
Ia juga mengungkapkan pelaksanaan operasi rutin merupakan sebuah kebijakan dimana yang menggulirkan program penggelaran polisi di mana mana atau dikenal dengan operasi sepanjang masa",  Ia juga mengungkapkan permasalahan di bidang lalu lintas di jalan raya semakin hari semakin berkembang seiring dengan berkembangnya jumlah kendaraan bermotor,maka dalam operasi harus lebih intens melakukan razia rutin.
Pantauan media dutasumsel.com akibat operasi rutin tersebut tidak akan mengakibatkan antrian kendaraan dari dua arah. Sementara berdasarkan data beberapa pengendara kendaraan roda dua yang tidak membawa kelengkapan kendaraan langsung diberikan surat bukti pelanggaran (tilang).

Pewarta : Sanditya
Redaksi  : 11/06/2019, dutasumsel.com