NEWS

Slider

Dinas Perpustakaan Daerah Partisipasi Segerobak Cendol Di Acara Pelantikan Sekda.

Dutasumsel.com.LAHAT, - Pelantikan Sekda Lahat berlangsung khidmat dan tertib, selain itu juga Serba serbi pelantikan Sekda Lahat terlihat adanya belasan gerobak makanan yang terjejer diberbagai sudut di Areal rumah dinas Bupati Lahat 11/6.

Diantara jejeran gerobak makanan dan minuman dari berbagai dinas/ Instansi yang ada di Pemkab Lahat, salah satunya partisipasi gerobak Es cendol milik dinas Perpustakaan daerah digabung dengan Dispora ( Dinas pendidikan olah raga).

Abdul Somad SH selaku partisipan dari Dinas Perpustakaan Daerah Kabupaten Lahat kepada Awak Media mengatakan " kita pilih Es Cendol pada stan gerobak makanan dan minuman sesuai dengan Ekstabilitas kita, sambil membaca agar tidak jenuh menyeruput Es Cendol penghilang dahaga yang manis dan legit.

Dan begitu juga habis berolah raga minum cendol terasa adem  membuat jiwa semakin tenang dan bisa melanjutkan aktifitas kembali"  tutur Abdul Somad tersenyum renyah. Pilihan Dispora dan Dinas Perpustakaan daerah memang tidak salah awak media menyeruput segelas cendol yang manis dan legit membuat pewarta lancar membuat berita.

Pewarta : Novita/ Idham
Redaksi  : 11/06/2019, dutasumsel.com

Antisipasi Lakalantas dan Kriminal Satlantas Polres Ogan Ilir Gelar Razia

Dutasumsel.com.INDRALAYA, — Jajaran polisi dari satuan lalu lintas (Satlantas) dari kepolisian Polres Ogan Ilir memeriksa puluhan kendaraan dalam razia kelengkapan surat-surat, senjata tajam, narkoba, serta bahan peledak. Dalam razia yang dimulai pukul 08.00 WIB  itu, dikerahkan puluhan personel Satlantas Polres Ogan Ilir  yang dipimpin langsung Kasat Lantas Ogan Ilir AKP. Desy A di dampingi Kanit Laka Polres Ogan Ilir, Kanit Ident Polres OI, Sedangkan kendaraan yang diperiksa ratusan unit sepeda motor, dan ratusan unit kendaraan roda empat.




Ia mengatakan dalam operasi rutin tersebut 
mengungkapkan masih banyak ditemukan beberapa pelanggaran di antaranya pengendara kendaraan roda dua yang mengemudikan kendaraan tanpa membawa SIM dan STNK, dan mengemudikan kendaraan roda dua tanpa helm.
“Razia kendaraan bermotor ini dilaksanakan secara rutin dalam rangka menekan pelanggaran dan kecelakaan lalulintas. Serta antisipasi adanya kasus pencurian dengan kekerasan dan pemberatan, bahan peledak, senjata tajam, peredaran narkoba dan bahan berbahaya lainnya,” jelas Kasat Lantas Polres Ogan Ilir AKP.Desy A, saat dikonfirmasi Dutasumsel.com, Selasa 11/6/2019.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat apabila mengendarai kendaraan di jalan raya agar dilengkapi surat kendaraan bermotor, SIM dan mengenakan helm serta sabuk pengaman bagi pengendara kendaraan roda empat demi keselamatan di jalan raya.


Kasat Lantas mengungkapkan selama pelaksanaan operasi Satlantas Polres Ogan Ilir, dengan puluhan personil polisi lalu lintas melakukan razia rutin di Jalan Lintas Timur  depan Kantor KPU D OI Kecamatan Indralaya Operasi dilakukan dengan melakukan pemeriksaan terhadap semua kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang melintas dari arah Palembang dan dari arah Kayuagung.

Pemeriksaan terhadap kendaraan jenis bus yang dimaksudkan untuk mengantisipasi adanya penyelundupan barang barang terlarang dan berbahaya baik dari arah Aceh, Medan, Padang, Pekan Baru, Jambi maupun dari Pulau Jawa. Selain itu kendaraan truk sumbu 3 yang membawa muatan yang berlebih dan sebagian surat kendaraan yang pajaknya mati.
Ia mengungkapkan selama kegiatan operasi para anggotanya, tetap dilakukan pengawasan oleh Provost yang melakukan pengawasan terhadap anggota yang bertugas. Sebab dalam melakukan tugas semua anggota satlantas tetap harus dalam pengawasan anggota provost yang tetap melakukan pengawasan polantas selaku penggerak dan pelopor tertib sosial di ruang publik. Tindakan dilakukan dengan mengutamakan tindak preventif serta penindakan terhadap pengemudi yang menyebabkan laka lalulintas.

“Menekan adanya kejadian kecelakaan terutama pengendara tidak membawa dokumen kelengkapan kendaraan dan identitas diri kita selalu menghimbau agar pengendara membawa dokumen kendaraan dan identitas diri”ungkapnya.
Ia juga mengungkapkan pelaksanaan operasi rutin merupakan sebuah kebijakan dimana yang menggulirkan program penggelaran polisi di mana mana atau dikenal dengan operasi sepanjang masa",  Ia juga mengungkapkan permasalahan di bidang lalu lintas di jalan raya semakin hari semakin berkembang seiring dengan berkembangnya jumlah kendaraan bermotor,maka dalam operasi harus lebih intens melakukan razia rutin.
Pantauan media dutasumsel.com akibat operasi rutin tersebut tidak akan mengakibatkan antrian kendaraan dari dua arah. Sementara berdasarkan data beberapa pengendara kendaraan roda dua yang tidak membawa kelengkapan kendaraan langsung diberikan surat bukti pelanggaran (tilang).

Pewarta : Sanditya
Redaksi  : 11/06/2019, dutasumsel.com

Miris ! 2 Orang ABG Ditemukan Tewas Penuh Luka Tusukan Dikebun Sawit

Dutasumsel.com.MUBA, - Masyarakat Desa Tanjung Kerang Kecamatan Babat Supat Kabupaten Musi Banyuasin, Senin (10/6/2019) pukul 09.00 wib di buat geger. Pasalnya ditemukan dua orang mayat laki-laki anak baru gede (ABG) dengan penuh luka tusuk.

Dari informasi yang dihimpun. Penemuan mayat dua orang abg itu sendiri pertama kali ditemukan saksi Suhar dan Leo warga setempat. Dimana untuk lokasi penemuan mayat berada di sebuah parit yang terletak di kebun sawit village III Desa Tanjung Kerang Kecamatan Babat Supat.

Kapolres Musi Banyuasin AKBP Andes Purwanti, SE, MM saat dikonfirmasi awak media, Senin (10/6/2019) membenarkan penemuan dua orang mayat laki-laki tersebut.

"Benar telah ditemukan dua orang mayat laki-laki disebuah parit. Yang berada di kebun sawit village III Desa Tanjung Kerang Kecamatan Babat Supat. Dimana identitas kedua korban ialah Raja Putra (18) dan Aldi Apriyansah (15) yang berprofesi sebagai petani warga Desa Gajah Muda Kecamatan Babat Supat, "ucapnya.

Lanjutnya, dari TKP sendiri dan hasil visum sementara. Untuk korban Raja Putra mengalami luka memar dibagian muka, luka tusuk pada dada kiri sebanyak 5 lubang, luka tusuk lengan tangan kiri dan kanan. Serta luka tusuk di punggung sebanyak 34 lubang. Sementara untuk korban Aldi mengalami luka tusuk dada kiri sebanyak 4 lubang dan luka tusuk dada kanan sebanyak 5 lubang.

"Saat ini TKP dan barang bukti sudah kita amankan. Serta kasus ini masih dalam penyelidikan pihaknya, "terang Kapolres.

Pewarta : Riyan
Redaksi  : 10/06/2019, dutasumsel.com

Apel Pagi bersama Wakil Bupati Lahat

Dutasumsel.com.LAHAT, - Wakil Bupati Lahat H. Haryanto. SE MM MBA mengambil Apel Pagi bersama Aparatur Sipil Negara dilingkungan Sekretariat Pemerintah Kabupaten Lahat usai cuti bersama, adapun bertindak selaku pembina apel Wakil Bupati Lahat H. Haryanto.SE MM MBA, Senin 10/6. Bertempat di Halaman Pemkab.Lahat

Turut apel bersama Pj. Sekda Lahat, Assisten, Staf Ahli, Kadis BKD, Kaban Kesbangpol, para Kabag dan seluruh Aparatur Sipil Negara.

Wakil Bupati Lahat H. Haryanto.SE MM MBA dalam amanatnya mengatakan, pertama ucapan selamat hari raya idul fitri  1440 H Mohon Maaf Lahir dan Bathin, dan juga saya mengingatkan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara dilingkungan Pemerintah Kabupaten Lahat pada hari ini kita masuk kerja kembali seperti biasanya jangan samapai di antara ASN masih ada yang membolos, karna kita telah di beri cuti bersama selama 7 Hari, jadi saya ingatkan jangan sampai ada yang belum masuk kerja pada hari ini. tutur H. Haryanto.

Pewarta  : Novita
Redaksi   : 10/06/2019, dutasumsel.com

Polsek kota Lahat Adakan Halal Bihal

Dutasumsel.com.LAHAT, -- Dalam rangka mempererat tali silahturahmi antara bawahan dengan atasan agar terjalin komunikasi yang terbina secara harmonis, jajaran Polsekota Lahat adakan Halal Bihalal dihari pertama masuk kerja setelah libur panjang Idul Fitri 1440 H, selain apel pertama.

Selepas melaksanakan apel, jajaran pimpinan dan anggota Polsekota Lahat langsung melakukan halal bihalal, Senin (10/6/2019) Kegiatan ini mereka adakan di sela kesibukan menjaga keamanan dan ketertiban dalam suasana liburan Lebaran Idul Fitri da diadakan di Mapolsekta Lahat.

Halal bihalal yang dipimpin Kapolsekota Lahat AKP Adriansyah SE. Sik turut hadir pula rombongan  Bhayangkari, terpantau Awak media acara ini berlangsung secara khidmat dan penuh kekeluargaan.

Pewarta : Novita/Idham
Redaksi  : 10/06/2019, dutasumsel.com

Bupati Lahat Lantik Pejabat Kepala Desa Kebun Jati dan BPD 21 Desa Kecamatan Kota Agung

Dutasumsel.com.LAHAT, - Kota Agung. Bupati Lahat Cik Ujang.SH menghadiri sekaligus melantik Pejabat Kepala Desa Kebun Jati dan BPD 21 Desa Kecamatan Kota Agung, Senin 10/6. Bertempat di Gedung Serba Guna Desa Kota Agung Kec. Kota Agung

Turut hadir pada acara Pelantikan Pejabat Kepala Desa Kebun Jati Kecamatan Kota Agung, Wakil Bupati Lahat H. Haryanto. SE MM MBA, Staf Ahli, Kepala Bappeda, Kaban Kesbang Pol, Kasat Pol PP, Koramil Kota Agung, Kapolsek Kota Agung yang diwakili, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat,Camat Kota Agung, Camat Tj Tebat, Camat Mulak Ulu, Camat Mulak Sebingkai dan Kades se Kecamatan Kota Agung

Bupati Lahat Cik Ujang.SH dalam sambutannya mengatakan, laksanakan musyawarah desa dengan prinsif mengkedepankan kepentingan masyarakatnya, kami juga mengharapkan kepada masyarakat agar lebih mengkedepankan musyawarah mufakat dalam permasalahan- permasalahan yang muncul di desa masing- masing.

Hendaknya mampu menjadi contoh yang baik bagi masyarakat kepala desa dituntut untuk mempunyai kemampuan terhadap penyelenggaraan kepentingan yang dipimpin terutama dalam pembangunan desa, sehingga demokrasi yang menjalani masa sekarang benar-benar dapat terwujud, dan saudara anggota BPD 21 Desa hendaknya menjadi mitra kerja kepala desa dalam membangun desa dan bagai fungsi kontrol bagi kepala desa menjalankan roda pemerintah.

Perlu untuk diketahui bersama dalam rangka menyelenggarakan Otonomi Daerah Desa adalah wilayah dan pemerintahan terdepan yang menjadi ukuran keberhasilan dari otonomi daerah tersebut oleh karenanya Desa juga mempunyai hak dan kewajiban untuk mengurus dan mengatur rumah tangga sesuai dengan aspirasi masyarakat desa hak dan kewenangan yang dimiliki Desa inilah yang dikenal dengan ekonomi desa. terang Cik Ujang.

Pewarta : Novita
Redaksi  : 10/06/2019, dutasumsel.com

BUPATI OGAN ILIR PIMPIN APEL PERDANA PASCA LIBUR DAN CUTI BERSAMA LEBARAN 1440 H

Dutasumsel.com.INDRALAYA, -- Pasca libur dan cuti bersama Idul Fitri 1440 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir menggelar apel perdana di Halaman Gedung Serbaguna Komplek Perkantoran Terpadu Pemkab Ogan Ilir Tanjung Senai, Senin (10/6/2016). Apel perdana ini dipimpin langsung oleh Bupati OI H.M Ilyas Panji Alam

Pelaksanaan apel perdana ini selain bertujuan untuk memonitoring kehadiran para pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Tenaga Kerja Sukarela (TKS), sekaligus dijadikan ajang halal-bihalal Bupati OI dengan seluruh PNS yang mengabdi di lingkungan Pemkab OI.

Dalam sambutannya, Bupati OI H.M Ilyas Panji Alam mengajak seluruh para PNS untuk memanfaatkan suasana lebaran ini dengan saling memaafkan, karena sebagai manusia pasti memiliki hilaf dan salah yang disengaja ataupun tidak, baik dengan rekan kerja ataupun atasan. “Mari kita jadikan momentum Idul Fitri 1440 H ini menjadi spirit untuk kembali fitri, saling memaafkan. Untuk kegiatan Ngopi OI setiap hari Jum’at terus dilanjutkan, bagi masyarakat yang ingin bertemu dan menyampaikan berbagai aspirasi silakan datang”, Ujar Bupati OI.

Selain mengajak saling memaafkan, Bupati OI juga mengingatkan agar seluruh jajarannya dihari pertama masuk kerja ini, untuk meningkatkan kedisiplinan dan bagi PNS yang tidak masuk kerja tanpa keterangan akan dikenakan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku. “Tidak ada alasan bagi PNS dan Tenaga Kerja Sukarela (TKS) di lingkungan Pemkab Ogan Ilir untuk tidak hadir di hari pertama kerja usai lebaran. Apabila tidak hadir tanpa keterangan akan ditindak sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku,” Tutup Bupati OI.

Selain dihadiri oleh Bupati OI H.M Ilyas Panji Alam, Apel Perdana ini juga dihadiri Sekda OI H. Herman, Asisten I A Rahman Rosidi, Asisten II H. Muhsin Abdullah, Asisten III H. Lukmansyah, Seluruh Kepala OPD dan Ribuan PNS di Lingkungan Pemkab OI.

Pewarta : Tim Red
Redaksi  : 10/06/2019, dutasumsel.com

Aldinda Dedek : Atlet Berprestasi Asal Bumi Serasan Sekate

Dutasumsel.com.MUBA - Kabupaten Musi Banyuasin adalah Kabupaten Pelopor Olahraga yang ada di Provinsi Sumatera Selatan ,yang dimana banyak Atlit berprestasi lahir di Kabupaten berjuluk Bumi Serasan Sekate ini.
Salah satu torehan yang dicapai oleh Atlet asal Bumi Serasan Sekate adalah Atletik. Kabupaten Musi Banyuasin sendiri terbilang sangat banyak menyumbang torehan Prestasi di Kanca Nasional maupun Internasional.

Salah satu Altet berprestasi yang lahir di Bumi Serasan Sekate adalah Aldinda Dedek (16) ,Aldinda Dedek salah satu Atlet Lari Gawang yang menapaki jejaknya dengan bersekolah disalah satu Sekolah Olahraga Ragunan di Jakarta Selatan.

Saat dikonfirmasi Aldinda Dedek Mengatakan, "Alhamdulilah semua Prestasi ini saya dedikasikan untuk Orang tua saya ,untuk Kabupaten Musi Banyuasin yang saya cintai, dan mudah - mudahan kedepannya nanti saya bisa maju lebih baik dan dapat membawa nama Kabupaten Musi Banyuasin ke Internasional, "dikatakan Aldinda Dedek kepada Media ,Senin (10/6/2019).

Ia menambakan , "saya mohon doanya kepada seluruh Masyarakat di Kabupaten Musi Banyuasin maupun Seluruh Sumatera Selatan ,di bulan Juli 2019 nanti saya akan menghadapi Kejuaraan di Thailand, "Pungkasnya

Berikut Biodata singkat Aldinda Dedek :

Kelahiran : Sekayu, 25 Desember 2003
Alamat : Sekayu Jln Petanang Blok B Griya Cahaya Ilahi.

Sekolah : SMP/SMA khusus olahraga Ragunan/SKO Ragunan.

Anak Ke : 3 dari 3 Bersaudara
Prestasi yang dicapai : Kejuaraan tingkat Nasional yaitu Palembang, Jakarta ,Bangka Belitung.

Visi dan Misi : Untuk menjadi Atlet Lari Gawang Go Internasional dan membanggakan orang tua dan Pelatih.

Target Prestasi : Kejuaraan Lari Gawang Thailand di bulan Juli Tahun 2019.
Sosial Media : @all.dnd.

Pewarta : Riyan
Redaksi  : 10/06/2019, dutasumsel.com

Reuni Perak SMAN 6 Palembang Penuh Keceriaan

Dutasumsel.com.PALEMBANG, -- Gelak, tawa dan tangis memenuhi acara reuni perak SMAN 6 Palembang alumni 1994. Acara berlangsung di hotel 101 Palembang sabtu kemarin,  8 Juni 2019.
Kesempatan waktu libur lebaran digunakan untuk menjalin silaturrahim setelah 25 tahun meninggalkan bangku SMA. Masa-masa sekolah penuh kenangan yang takkan terlupa. Banyak kejadian lucu yang kembali membuat tawa seisi ruangan. Kesan terhadap beberapa guru spesial seakan tak pernah habis untuk diceritakan kembali.

Kesungguhan panitia menghadirkan guru-guru yang dulu sempat mengajar di masa tahun 1991-1994,  membuahkan hasil. Ada 15 orang guru yang hadir dan begitu berbahagia dengan acara ini. Lagu hymne guru dinyanyikan bersama membuat suasana semakin syahdu.

Beberapa games membuat suasana semakin cair dan penuh dengan gelak tawa tak berkesudahan. Seolah-olah semua masih merasa dirinya anak SMA. Keakraban yang semakin terjalin akrab mengingat kebersamaan 25 tahun yang lalu.

Pewarta : Nyayu
Redaksi  : 08/06/2019, dutasumsel.com

Kapolres Ogan Ilir AKBP Gazali Ahmad Sambangi Keluarga Korban Di Duga Mutilasi

Dutasumsel.com.INDRALAYA, -- Kapolres OI AKBP.Gazali Ahmad beserta jajaran pada jumat sore(7/6) mengunjungi  rumah Korban Karoman yang diduga dibunuh secara sadis dengan cara dimutilasi meninggalkan satu istri dan lima anak yang masih kecil-kecil memberikan bantuan sembako dan sedikit uang untuk membantu kebutuhan hidup sehari hari kepada istri korban Mardiah dan kelima anaknya yang masih kecil kecil. Dan kami turut berduka dan semoga keluarga tetap tabah."ungkap Kapolres"

Mardiah istri korban Karomah, harus menghidupi sendiri kelima anaknya tersebut dan Anak korban Karoman yang paling besar saat ini baru berusia 12 tahun.Rumah korban Karoman dan Mardiah beserta kelima anaknya terletak di Dusun 2, Desa Pinang Mas Kelurahan sungai pinang Kecamatan Sungai Pinang Kabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumatera Selatan dan Rumah korban Karoman berbentuk panggung berukuran kecil dan sederhana terletak di tepi sungai.

Setiap malam korban Karoman mencari ikan disungai dengan menggunakan perahu, korban Karoman mencari ikan dengan cara menombak dan menggunakan tombak bambu. Biasanya korban Karoman dalam semalam mendapat 2 kilogram ikan dan langsung dijual ke pasar atau langsung ke warga oleh Mardiah pada pagi harinya.

Hasil penjualan ikan tersebut biasanya mendapat uang sebesar Rp 50.000 hingga Rp 80.000, dan langsung dibelikan beras untuk makan sehari-hari. Suaminya saya tidak ada pekerjaan lain selain mencari ikan itu,” kata Mardiah".

Mardiah masih terlihat syok dengan kejadian yang menimpa suaminya, dan Mardiah heran ada orang yang tega berbuat begitu keji dan kejam pada suaminya. Menurut Mardiah, suaminya itu tidak punya musuh. Suami saya itu tidak punya musuh, setiap malam pekerjaan mencari ikan dan saya heran ada yang begitu kejam pada suami saya.

Dan Mardiah berharap kepada aparat hukum agar pelaku yang masih belum terungkap identitasnya segera tertangkap. Mardiah berharap pelaku diganjar hukuman setimpal. Saya minta pelaku dihukum mati jika tertangkap,” ungkap  Mardiah".

Pewarta : Darius
Redaksi  : 08/06/2019, dutasumsel.com