NEWS

Slider

Bupati Lahat Lantik Pejabat Kepala Desa Kebun Jati dan BPD 21 Desa Kecamatan Kota Agung

Dutasumsel.com.LAHAT, - Kota Agung. Bupati Lahat Cik Ujang.SH menghadiri sekaligus melantik Pejabat Kepala Desa Kebun Jati dan BPD 21 Desa Kecamatan Kota Agung, Senin 10/6. Bertempat di Gedung Serba Guna Desa Kota Agung Kec. Kota Agung

Turut hadir pada acara Pelantikan Pejabat Kepala Desa Kebun Jati Kecamatan Kota Agung, Wakil Bupati Lahat H. Haryanto. SE MM MBA, Staf Ahli, Kepala Bappeda, Kaban Kesbang Pol, Kasat Pol PP, Koramil Kota Agung, Kapolsek Kota Agung yang diwakili, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat,Camat Kota Agung, Camat Tj Tebat, Camat Mulak Ulu, Camat Mulak Sebingkai dan Kades se Kecamatan Kota Agung

Bupati Lahat Cik Ujang.SH dalam sambutannya mengatakan, laksanakan musyawarah desa dengan prinsif mengkedepankan kepentingan masyarakatnya, kami juga mengharapkan kepada masyarakat agar lebih mengkedepankan musyawarah mufakat dalam permasalahan- permasalahan yang muncul di desa masing- masing.

Hendaknya mampu menjadi contoh yang baik bagi masyarakat kepala desa dituntut untuk mempunyai kemampuan terhadap penyelenggaraan kepentingan yang dipimpin terutama dalam pembangunan desa, sehingga demokrasi yang menjalani masa sekarang benar-benar dapat terwujud, dan saudara anggota BPD 21 Desa hendaknya menjadi mitra kerja kepala desa dalam membangun desa dan bagai fungsi kontrol bagi kepala desa menjalankan roda pemerintah.

Perlu untuk diketahui bersama dalam rangka menyelenggarakan Otonomi Daerah Desa adalah wilayah dan pemerintahan terdepan yang menjadi ukuran keberhasilan dari otonomi daerah tersebut oleh karenanya Desa juga mempunyai hak dan kewajiban untuk mengurus dan mengatur rumah tangga sesuai dengan aspirasi masyarakat desa hak dan kewenangan yang dimiliki Desa inilah yang dikenal dengan ekonomi desa. terang Cik Ujang.

Pewarta : Novita
Redaksi  : 10/06/2019, dutasumsel.com

BUPATI OGAN ILIR PIMPIN APEL PERDANA PASCA LIBUR DAN CUTI BERSAMA LEBARAN 1440 H

Dutasumsel.com.INDRALAYA, -- Pasca libur dan cuti bersama Idul Fitri 1440 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir menggelar apel perdana di Halaman Gedung Serbaguna Komplek Perkantoran Terpadu Pemkab Ogan Ilir Tanjung Senai, Senin (10/6/2016). Apel perdana ini dipimpin langsung oleh Bupati OI H.M Ilyas Panji Alam

Pelaksanaan apel perdana ini selain bertujuan untuk memonitoring kehadiran para pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Tenaga Kerja Sukarela (TKS), sekaligus dijadikan ajang halal-bihalal Bupati OI dengan seluruh PNS yang mengabdi di lingkungan Pemkab OI.

Dalam sambutannya, Bupati OI H.M Ilyas Panji Alam mengajak seluruh para PNS untuk memanfaatkan suasana lebaran ini dengan saling memaafkan, karena sebagai manusia pasti memiliki hilaf dan salah yang disengaja ataupun tidak, baik dengan rekan kerja ataupun atasan. “Mari kita jadikan momentum Idul Fitri 1440 H ini menjadi spirit untuk kembali fitri, saling memaafkan. Untuk kegiatan Ngopi OI setiap hari Jum’at terus dilanjutkan, bagi masyarakat yang ingin bertemu dan menyampaikan berbagai aspirasi silakan datang”, Ujar Bupati OI.

Selain mengajak saling memaafkan, Bupati OI juga mengingatkan agar seluruh jajarannya dihari pertama masuk kerja ini, untuk meningkatkan kedisiplinan dan bagi PNS yang tidak masuk kerja tanpa keterangan akan dikenakan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku. “Tidak ada alasan bagi PNS dan Tenaga Kerja Sukarela (TKS) di lingkungan Pemkab Ogan Ilir untuk tidak hadir di hari pertama kerja usai lebaran. Apabila tidak hadir tanpa keterangan akan ditindak sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku,” Tutup Bupati OI.

Selain dihadiri oleh Bupati OI H.M Ilyas Panji Alam, Apel Perdana ini juga dihadiri Sekda OI H. Herman, Asisten I A Rahman Rosidi, Asisten II H. Muhsin Abdullah, Asisten III H. Lukmansyah, Seluruh Kepala OPD dan Ribuan PNS di Lingkungan Pemkab OI.

Pewarta : Tim Red
Redaksi  : 10/06/2019, dutasumsel.com

Aldinda Dedek : Atlet Berprestasi Asal Bumi Serasan Sekate

Dutasumsel.com.MUBA - Kabupaten Musi Banyuasin adalah Kabupaten Pelopor Olahraga yang ada di Provinsi Sumatera Selatan ,yang dimana banyak Atlit berprestasi lahir di Kabupaten berjuluk Bumi Serasan Sekate ini.
Salah satu torehan yang dicapai oleh Atlet asal Bumi Serasan Sekate adalah Atletik. Kabupaten Musi Banyuasin sendiri terbilang sangat banyak menyumbang torehan Prestasi di Kanca Nasional maupun Internasional.

Salah satu Altet berprestasi yang lahir di Bumi Serasan Sekate adalah Aldinda Dedek (16) ,Aldinda Dedek salah satu Atlet Lari Gawang yang menapaki jejaknya dengan bersekolah disalah satu Sekolah Olahraga Ragunan di Jakarta Selatan.

Saat dikonfirmasi Aldinda Dedek Mengatakan, "Alhamdulilah semua Prestasi ini saya dedikasikan untuk Orang tua saya ,untuk Kabupaten Musi Banyuasin yang saya cintai, dan mudah - mudahan kedepannya nanti saya bisa maju lebih baik dan dapat membawa nama Kabupaten Musi Banyuasin ke Internasional, "dikatakan Aldinda Dedek kepada Media ,Senin (10/6/2019).

Ia menambakan , "saya mohon doanya kepada seluruh Masyarakat di Kabupaten Musi Banyuasin maupun Seluruh Sumatera Selatan ,di bulan Juli 2019 nanti saya akan menghadapi Kejuaraan di Thailand, "Pungkasnya

Berikut Biodata singkat Aldinda Dedek :

Kelahiran : Sekayu, 25 Desember 2003
Alamat : Sekayu Jln Petanang Blok B Griya Cahaya Ilahi.

Sekolah : SMP/SMA khusus olahraga Ragunan/SKO Ragunan.

Anak Ke : 3 dari 3 Bersaudara
Prestasi yang dicapai : Kejuaraan tingkat Nasional yaitu Palembang, Jakarta ,Bangka Belitung.

Visi dan Misi : Untuk menjadi Atlet Lari Gawang Go Internasional dan membanggakan orang tua dan Pelatih.

Target Prestasi : Kejuaraan Lari Gawang Thailand di bulan Juli Tahun 2019.
Sosial Media : @all.dnd.

Pewarta : Riyan
Redaksi  : 10/06/2019, dutasumsel.com

Reuni Perak SMAN 6 Palembang Penuh Keceriaan

Dutasumsel.com.PALEMBANG, -- Gelak, tawa dan tangis memenuhi acara reuni perak SMAN 6 Palembang alumni 1994. Acara berlangsung di hotel 101 Palembang sabtu kemarin,  8 Juni 2019.
Kesempatan waktu libur lebaran digunakan untuk menjalin silaturrahim setelah 25 tahun meninggalkan bangku SMA. Masa-masa sekolah penuh kenangan yang takkan terlupa. Banyak kejadian lucu yang kembali membuat tawa seisi ruangan. Kesan terhadap beberapa guru spesial seakan tak pernah habis untuk diceritakan kembali.

Kesungguhan panitia menghadirkan guru-guru yang dulu sempat mengajar di masa tahun 1991-1994,  membuahkan hasil. Ada 15 orang guru yang hadir dan begitu berbahagia dengan acara ini. Lagu hymne guru dinyanyikan bersama membuat suasana semakin syahdu.

Beberapa games membuat suasana semakin cair dan penuh dengan gelak tawa tak berkesudahan. Seolah-olah semua masih merasa dirinya anak SMA. Keakraban yang semakin terjalin akrab mengingat kebersamaan 25 tahun yang lalu.

Pewarta : Nyayu
Redaksi  : 08/06/2019, dutasumsel.com

Kapolres Ogan Ilir AKBP Gazali Ahmad Sambangi Keluarga Korban Di Duga Mutilasi

Dutasumsel.com.INDRALAYA, -- Kapolres OI AKBP.Gazali Ahmad beserta jajaran pada jumat sore(7/6) mengunjungi  rumah Korban Karoman yang diduga dibunuh secara sadis dengan cara dimutilasi meninggalkan satu istri dan lima anak yang masih kecil-kecil memberikan bantuan sembako dan sedikit uang untuk membantu kebutuhan hidup sehari hari kepada istri korban Mardiah dan kelima anaknya yang masih kecil kecil. Dan kami turut berduka dan semoga keluarga tetap tabah."ungkap Kapolres"

Mardiah istri korban Karomah, harus menghidupi sendiri kelima anaknya tersebut dan Anak korban Karoman yang paling besar saat ini baru berusia 12 tahun.Rumah korban Karoman dan Mardiah beserta kelima anaknya terletak di Dusun 2, Desa Pinang Mas Kelurahan sungai pinang Kecamatan Sungai Pinang Kabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumatera Selatan dan Rumah korban Karoman berbentuk panggung berukuran kecil dan sederhana terletak di tepi sungai.

Setiap malam korban Karoman mencari ikan disungai dengan menggunakan perahu, korban Karoman mencari ikan dengan cara menombak dan menggunakan tombak bambu. Biasanya korban Karoman dalam semalam mendapat 2 kilogram ikan dan langsung dijual ke pasar atau langsung ke warga oleh Mardiah pada pagi harinya.

Hasil penjualan ikan tersebut biasanya mendapat uang sebesar Rp 50.000 hingga Rp 80.000, dan langsung dibelikan beras untuk makan sehari-hari. Suaminya saya tidak ada pekerjaan lain selain mencari ikan itu,” kata Mardiah".

Mardiah masih terlihat syok dengan kejadian yang menimpa suaminya, dan Mardiah heran ada orang yang tega berbuat begitu keji dan kejam pada suaminya. Menurut Mardiah, suaminya itu tidak punya musuh. Suami saya itu tidak punya musuh, setiap malam pekerjaan mencari ikan dan saya heran ada yang begitu kejam pada suami saya.

Dan Mardiah berharap kepada aparat hukum agar pelaku yang masih belum terungkap identitasnya segera tertangkap. Mardiah berharap pelaku diganjar hukuman setimpal. Saya minta pelaku dihukum mati jika tertangkap,” ungkap  Mardiah".

Pewarta : Darius
Redaksi  : 08/06/2019, dutasumsel.com

H+4 Hari Raya Idul Fitri ,Jalintim Palembang Jambi Mulai Dipadati Kendaraan Arus Balik Pemudik

Dutasumsel.com.MUBA, - Memasuki H+4 Hari Raya Idul Fitri 1440 H ,yang dimana arus mudik maupun arus balik sudah mulai terlihat memadati jalan lintas yang ada di Provinsi Sumatera Selatan menuju daerah Luar Sumatera Selatan maupun sebaliknya.

Menurut pantauan salah satu anggota pengamanan Pospam dari Dinas Perhubungan Kabupaten Musi Banyuasin ,tepatnya dari arah Jambi - Palembang sudah terlihat Kendaraan - kendaraan yang sudah memadat melintasi jalan lintas Timur tepatnya jalan Sungai Lilin menuju Palembang, Sabtu (8/6/2019).

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Musi Banyuasin Pathi Riduan saat dikonfirmasi Puncak Arus Balik Hari Raya Idul Fitri 1440 H mengatakan, "Mengingat Hari Senin ASN sudah mulai memasuk waktu aktif kerja, maka sebagian Pemudik sudak mulai pulang ke rumah masing - masing hal itu Terpantau Pada Hari Sabtu Pagi Jam 09.00 Wib, di Pospam Bayung Lincir sudah mulai terlihat kepadatan arus Balik terutama di dominasi oleh kendaraan Pribadi Sedangkan untuk Angkutan Barang (Truk) masih terkena Larangan operasi Perkiraan Puncak Arus Balik Malam Minggu dan Minggu Siang, "Dikatakannya Kepada Media. 

Ia menghimbau ,"Himbauan kami, apabila Pemudik merasakan lelah ,capek dan ngantuk, disarankan untuk beristirahat di Pospam yang telah ada di sepanjang jalur Utama untuk menjaga Keamanan dan Keselamatan Pemudik, "Himbaunya.

Ditambahkannya ,"Disamping itu juga kepada pengguna kendaraan, agar sebelum berangkat menyiapkan Surat surat kendaraan serta mengecek kondisi fisik kendaraan, mulai dari Ban, Lampu kendaraan serta Olie Mesin dan BBM kendaraan,"Tutupnya.

Sementara itu Kasat Lantas Polres Musi Banyuasin AKP Candra Kirana saat dikonfirmasi mengatakan, "Prediksi kami
Arus balik mulai ada peningkatan volume kendaraan hari sabtu dan minggu, pantauan Drone De Kecamatan Sungai Lilin tepatnya Jalintim juga terlihat banyak Kenndaraan dari Palembang menuju Lampung, "dikatakan Kasat Lantas.

Selain itu juga ia menambahkan ," kita lakukan Rekayasa dititik pangkal Jembatan Sungai lilin, dengan pemasangan Kun dan Brigade disepanjang pasar Sungai Lilin, yang kedua kita lakukan Penempatan personil tim pengurai kemacetan dan yang terakhir kita sudah siapkan Rest Area dan Pospam disepanjang jalintim untuk tempat beristirahat, "Pungkasnya.

Pewarta : Riyan
Redaksi  : 08/06/2019, dutasumsel.com

Acara Midang Di Kayu Agung Masih Menjadi Obyek Wisata Daerah

Dutasumsel.com.KAYUAGUNG, -- Demi untuk melestarikan kebudayaan leluhur, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI), menggelar acara karnaval pakaian adat perkawinan atau yang lebih sering disebut Midang.
Acara yang dilaksanakan di Kayuagung, Jum’at (7/6) tepatnya di Pendopoan Rumah Dinas Bupati ini merupakan warisan budaya yang sudah sejak dulu dilakukan oleh masyarakat adat khususnya di kota Kayuagung, Kabupaten OKI.

Untuk membuat kebudayaan ini terus bertahan, Pemkab OKI selalu mengagendakan acara tersebut ditiap tahunnya dengan sebutan “Midang Bebuke Morge Siwe”.

Agenda yang diselenggarakan pada Hari Raya Idul Fitri ini juga menjadi daya tarik tersendiri bagi warga di Bumi Bende Seguguk.

Kegiatan midang ini dilaksanakan secara rutin selama dua hari, pada hari ketiga dan keempat di hari raya Idul Fitri dengan diikuti oleh sebelas kelurahan dalam Kota Kayuagung.

Seperti pada Hari Raya Idul Fitri 1440 H tahun 2019, kegiatan midang dibagi dalam dua hari dimana kelurahan yang mengikuti Midang Bebuke Morge Siwe pada hari ini, Jum’at (8/6/2019) yakni Kelurahan Sidakersa, Jua-Jua, Tanjung Rancing, Kayuagung Asli dan Kelurahan Kota Raya. Sedangkan pada esok harinya, Sabtu (9/6/2019), diikuti oleh Kelurahan Kedaton, Cinta Raja, Mangun Jaya, Paku, Sukadana dan Kelurahan Perigi.

Pantauan awak media di lapangan pada midang tahun ini, terlihat para peserta melakukan arak-arakan pakaian adat perkawinan ‘Mabang Handak’ (adat perkawinan Kayuagung -red) yang diiringi musik tradisional tanjidor sebagai pembatas dari masing-masing kelurahan.

Kelurahan pertama yang tiba di pendopoan rumah dinas Bupati OKI yakni Kelurahan Tanjung Rancing yang merupakan kelurahan ke sebelas dan termuda setelah Kelurahan Cinta Raja.

Kemudian disusul oleh peserta midang dari Kelurahan Jua-jua, Sidakersa, Mangun Jaya, Kayuagung Asli dan terakhir dari Kelurahan Kota Raya.

Bupati OKI, H. Iskandar, SE, yang diwakili oleh Sekda OKI, H. Husin, S.Pd, MM, mengatakan bahwa Pemkab OKI terus dan sangat konsisten dalam mendukung tradisi midang sebagai warisan tradisi budaya leluhur yang sangat bernilai.

“Tradisi ini merupakan aset budaya yang sangat diperhatikan, disamping tradisi lainnya di Kabupaten OKI. Kondisi midang sampai saat ini masih sangat lestari bahkan berkembang menjadi wisata budaya,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kabupaten OKI, Ir. ĹIfna Nurleila mengatakan, bahwa saat ini midang masih menjadi salah satu adat budaya yang bertahan dan dilestarikan di Kabupaten OKI.

“Adat arak-arakan ini sudah sejak lama dilakukan, para pelakunya adalah para muda-mudi dalam kelurahan. Dahulu midang dilakukan oleh muda-mudi yang kelurahannya ada hajatan pernikahan, kemudian untuk melestarikannya dikembangkan menjadi agenda tahunan pariwisata setiap tahunnya, tepatnya di setiap lebaran,” ucapnya.

Ia menambahkan, Midang ini sendiri juga menjadi event pariwisata nasional, yang artinya midang bukan hanya milik Kabupaten OKI saja, tapi sudah menjadi salah satu atraksi pariwisata yang terdaftar di Kementerian Pariwisata dan pernah juga ditampilkan di istana negara pada tahun 2007.

“Ini (Midang) sudah terdaftar di Kementerian Pariwisata, dan juga pernah ditampilkan di salah satu acara kenegaraan di Istana Negara tahun 2007 yang lalu,” tandasnya.

Pewarta : Sanditya
Redaksi  : 07/06/2019, dutasumsel.com

Mayat Korban Mutilasi Adalah Keroman Ditemukan Didasar Sungai

Dutasumsel.com.INDRALAYA,- Penemuan mayat lelaki yang diduga dimutilasi tanpa kepala dan tanpa kedua tangan kamis(6/6) sekitar jam 10.00 wib didesa desa pinang mas kecamatan sungai pinang, mayat lelaki tersebut  ditemukan di sungai kemang manis. Korban yang diduga dimutilasi tersebut bernama Keroman (39) warga Kelurahan Sungai Pinang Kecamatan Sungai Pinang Kabupaten Ogan Ilir.

Menurut warga kelurahan sungai pinang Sudirman(50) menuturkan, pada rabu malam kamis sekitar jam 20.00 Wib korban Keroman pamitan dengan keluarga untuk pergi mencari ikan ke sungai dengan menggunakan perahu, senter dan tombak ikan. Tetapi hingga kamis paginya korban Keroman tak kunjung pulang ke rumah sehingga keluarga dan masyarakat berinisiatif untuk mencari keberadaan korban."ujarnya"

Selanjutnya mengatakan, Namun dalam pencarian korban tersebut warga melihat perahu yang dipergunakan korban tapi sudah dalam kondisi terbalik,melihat keadaan perahu korban seperti itu akhirnya warga terjun ke sungai untuk mencari keberadaan korban di dasar sungai tetapi belum ditemukan juga.

Keberadaan korban Keroman belum ditemukan juga ahirnya pihak keluarga berinisiatif menemui orang pintar (paranormal) untuk mencari keberadaan korban Keroman. Setelah menemui paranormal tersebut dan mengatakan korban Keroman berada di dasar sungai lebih kurang lima ratus meter dari tempat perahu yang dipergunakan korban Keroman yang ditemukan warga tersebut

Ahirnya warga kembali mencari keberadaan korban Keroman sesuai petunjuk yang dikatakan paranormal tersebut dan sekitar jam 10.00 wib korban Keroman ditemukan di dasar sungai dengan kondisi sudah tidak bernyawa dan tubuh yang terpotong-potong, kepalanya tidak ada dan kedua tangan tidak ada bahkan dada dan perut korban ada bekas sayatan senjata tajam dan kedua kaki dalam kondisi luka bacok."ungkapnya"

Sementara Kanit Reskrim Polsek Tanjung Raja Ipda Herman ketika dikonfirmasi membenarkan adanya temuan mayat yang terpotong di aliran sungai kemang manis di desa Pinang Mas Kecamatan Sungai Pinang Kabupaten Ogan Ilir."ucapnya"

Selanjutnya mengatakan, Saat ini petugas kita dibantu warga setempat sedang mencari potongan tubuh korban dan kasus mayat terpotong tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian,”ungkap Ipda Herman.

Pewarta : Darius
Redaksi  : 06/06/2019, dutasumsel.com

Dodi Reza Alex Bersama Forkopimda, OPD Muba Silaturahmi ke Forkopimda Sumsel

Dutasumsel.com.PALEMBANG, - Momen perayaan Idul Fitri 1440 H menjadi momen untuk lebih mempererat tali silaturahmi. Setelah menggelar sholat Ied berjamaah dan open house bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta masyarakat di bumi Serasan Sekate, Rabu (5/6/2019) Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin, Wakil Bupati Muba Beni Hernedi, Sekretaris Daerah Apriyadi lengkap bersama istri, Kamis (6/6/2019) memboyong Kepala Perangkat Daerah beserta Forkopimda di Muba silaturahmi ke Forkopimda Sumsel di Palembang.

Adapun kunjungan silaturahmi Bupati Muba Dodi Reza beserta jajaran dalam rangkaian Idul Fitri 1440 H tersebut yakni diantaranya mengunjungi kediaman dinas Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adi Negara, kediaman dinas Wakapolda Sumatera Selatan, Brigjen Pol Drs Deni Gepril SH.

Kemudian, kediaman dinas Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Irwan SIP MHum, kediaman dinas Griya Agung Gubernur Sumsel Herman Deru, dan kediaman dinas Ketua DPRD Sumsel MA Gantada SH MHum.

"Puasa dan zakat telah menyucikan jiwa kita, dan rangkaian Idul Fitri ini akan menyempurnakan ibadah kita dengan jalinan silaturrahim dan perkuat ukhuwah," ungkap Bupati Muba Dodi Reza.

Lanjutnya, Muba selama ini sangat mengedepankan untuk menjaga tali silaturahmi terlebih Muba sangat konsisten dan komitmen menjawa wilayah yang zero konflik.

"Insya Allah momentum perayaan Idul Fitri 1440 H ini akan lebih mempererat tali silaturahmi untuk menjadikan Muba lebih baik lagi ke depan," terangnya.

Dikatakan Bupati, sebagai wujud tekad Pemkab muba dalam membangun umat berbasis agama yakni telah mencanangkan program Muba mengaji dan menargetkan seluruh masyarakat Kabupaten Muba bebas buta huruf Al-qur'an

"Selain itu, Pemkab Muba dan DPRD Kabupaten Muba punya dua prestasi besar sebagai wujud dari tekad “Membangun Umat Berbasis Agama” yaitu dengan menerbitkan 2 Perda yang pro umat, yaitu Perda Nomor 2 Tahun 2018 Pembatasan Pesta Rakyat t3lah diterapkan sejak September 2018, dan Perda No 1 Tahun 2019 tentang Pengaturan Zakat bagi ASN di Muba dan Alhamdullilah Mei 2019 yang lalu Perda Zakat mulai berlaku untuk warga Muba, pungkasnya.

Pewarta : Rian
Redaksi  : 02/06/2019, dutasumsel.com

Bupati Ogan Ilir Open Hause Dengan Masyarakat Di Desa Talang Pangeran Pemulutan Barat

Dutasumsel.com.INDRALAYA, -- Bupati Ogan Ilir HM Ilyas Panji Alam menggelar open house Idul Fitri 1Syawal 1440 H dan melaksanakan Sholat Ied di halaman Sekolah Dasar Negri Talang Pangeran di Kecamatan Pemulutan Barat, Rabu (05/06/19). Kegiatan tersebut dihadiri ribuan masyarakat dan diselenggarakan di lapangan  Sekolah Dasar Negri Pemulutan Barat.

Guna mendekatkan diri dengan Masyarakat dan bersilahturahmi, untuk meningkatkan Ukhuwah Islamiyah dan mempererat persaudaraan antara pemimpin dan rakyatnya.

Selain Bupati, Ketua TP-PKK Melly Mustika, Kapolres OI, Angota DPRD Ogan Ilir,  Camat Pemulutan Barat, Kepala Desa Sekecamatan Pemulutan Barat, dan sejumlah Kepala OPD juga terlihat turut melaksanakan sholat Ied di Lapangan SD Negri Pemulutan Barat tersebut.

HM Ilyas Panji Alam didampingi Kasubag Humas dan Protokol mengatakan, Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriyah merupakan hari kemenangan bagi umat Islam, dimana setelah satu bulan penuh menjalani ibadah puasa menahan diri dari haus dan lapar serta hawa nafsu, untuk membawa manusia kembali suci.

Makna lainnya, kata Ilyas, Hari Raya Idul Fitri juga merupakan momentum untuk mempererat silaturahmi dengan sanak saudara dan tetangga, baik yang jauh maupun yang dekat, untuk saling memaafkan.

“Semoga dengan hati yang lapang, kita mampu merajut ukhuwah serta mengokohkan sinergitas dalam rangka membangun masyarakat menuju Ogan Ilir Gemilang. Kita selenggarakan open house di kecamatan guna makin mendekatkan diri dengan masyarakat,” katanya.

Menurutnya, meski suhu politik akan sedikit memanas dan bergejolak, namun pemerintah berharap agar tidak terjadi perpecahan diantara masyarakat.

“Kita sebagai warga negara khususnya masyarakat Ogan Ilir tetap bisa menghadapi hajatan demokrasi ini dengan tenang dan tidak mudah terpancing dengan isu-isu yang menyesatkan. Mari kita gunakan hak kita untuk bersuara dan membuat perubahan yang lebih baik bagi Sumatera Selatan,” jelasnya.

Ketua TP PKK OI sekaligus Ketua Komisi 2 DPRD OKI Hj Meli Mustika SE MM open house diselenggarakan untuk bertemu dan bertatap muka dengan masyarakat, kalau di rumah dinas suasana nya akan berbeda, “bisa ngobrol langsung kita siapkan berbagai porsi makanan ada dendeng balado, ayam goreng sop daging ikan asam manis ketupat sambel goreng, sate, pempek tekwan dan es serta minuman kaleng. Untuk hari kedua open house di laksanakan di rumah pribadi,” katanya.

Pewarta : Sanditya
Redaksi  : 05/06/2019,dutasumsel.com