NEWS

Slider

H+4 Hari Raya Idul Fitri ,Jalintim Palembang Jambi Mulai Dipadati Kendaraan Arus Balik Pemudik

Dutasumsel.com.MUBA, - Memasuki H+4 Hari Raya Idul Fitri 1440 H ,yang dimana arus mudik maupun arus balik sudah mulai terlihat memadati jalan lintas yang ada di Provinsi Sumatera Selatan menuju daerah Luar Sumatera Selatan maupun sebaliknya.

Menurut pantauan salah satu anggota pengamanan Pospam dari Dinas Perhubungan Kabupaten Musi Banyuasin ,tepatnya dari arah Jambi - Palembang sudah terlihat Kendaraan - kendaraan yang sudah memadat melintasi jalan lintas Timur tepatnya jalan Sungai Lilin menuju Palembang, Sabtu (8/6/2019).

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Musi Banyuasin Pathi Riduan saat dikonfirmasi Puncak Arus Balik Hari Raya Idul Fitri 1440 H mengatakan, "Mengingat Hari Senin ASN sudah mulai memasuk waktu aktif kerja, maka sebagian Pemudik sudak mulai pulang ke rumah masing - masing hal itu Terpantau Pada Hari Sabtu Pagi Jam 09.00 Wib, di Pospam Bayung Lincir sudah mulai terlihat kepadatan arus Balik terutama di dominasi oleh kendaraan Pribadi Sedangkan untuk Angkutan Barang (Truk) masih terkena Larangan operasi Perkiraan Puncak Arus Balik Malam Minggu dan Minggu Siang, "Dikatakannya Kepada Media. 

Ia menghimbau ,"Himbauan kami, apabila Pemudik merasakan lelah ,capek dan ngantuk, disarankan untuk beristirahat di Pospam yang telah ada di sepanjang jalur Utama untuk menjaga Keamanan dan Keselamatan Pemudik, "Himbaunya.

Ditambahkannya ,"Disamping itu juga kepada pengguna kendaraan, agar sebelum berangkat menyiapkan Surat surat kendaraan serta mengecek kondisi fisik kendaraan, mulai dari Ban, Lampu kendaraan serta Olie Mesin dan BBM kendaraan,"Tutupnya.

Sementara itu Kasat Lantas Polres Musi Banyuasin AKP Candra Kirana saat dikonfirmasi mengatakan, "Prediksi kami
Arus balik mulai ada peningkatan volume kendaraan hari sabtu dan minggu, pantauan Drone De Kecamatan Sungai Lilin tepatnya Jalintim juga terlihat banyak Kenndaraan dari Palembang menuju Lampung, "dikatakan Kasat Lantas.

Selain itu juga ia menambahkan ," kita lakukan Rekayasa dititik pangkal Jembatan Sungai lilin, dengan pemasangan Kun dan Brigade disepanjang pasar Sungai Lilin, yang kedua kita lakukan Penempatan personil tim pengurai kemacetan dan yang terakhir kita sudah siapkan Rest Area dan Pospam disepanjang jalintim untuk tempat beristirahat, "Pungkasnya.

Pewarta : Riyan
Redaksi  : 08/06/2019, dutasumsel.com

Acara Midang Di Kayu Agung Masih Menjadi Obyek Wisata Daerah

Dutasumsel.com.KAYUAGUNG, -- Demi untuk melestarikan kebudayaan leluhur, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI), menggelar acara karnaval pakaian adat perkawinan atau yang lebih sering disebut Midang.
Acara yang dilaksanakan di Kayuagung, Jum’at (7/6) tepatnya di Pendopoan Rumah Dinas Bupati ini merupakan warisan budaya yang sudah sejak dulu dilakukan oleh masyarakat adat khususnya di kota Kayuagung, Kabupaten OKI.

Untuk membuat kebudayaan ini terus bertahan, Pemkab OKI selalu mengagendakan acara tersebut ditiap tahunnya dengan sebutan “Midang Bebuke Morge Siwe”.

Agenda yang diselenggarakan pada Hari Raya Idul Fitri ini juga menjadi daya tarik tersendiri bagi warga di Bumi Bende Seguguk.

Kegiatan midang ini dilaksanakan secara rutin selama dua hari, pada hari ketiga dan keempat di hari raya Idul Fitri dengan diikuti oleh sebelas kelurahan dalam Kota Kayuagung.

Seperti pada Hari Raya Idul Fitri 1440 H tahun 2019, kegiatan midang dibagi dalam dua hari dimana kelurahan yang mengikuti Midang Bebuke Morge Siwe pada hari ini, Jum’at (8/6/2019) yakni Kelurahan Sidakersa, Jua-Jua, Tanjung Rancing, Kayuagung Asli dan Kelurahan Kota Raya. Sedangkan pada esok harinya, Sabtu (9/6/2019), diikuti oleh Kelurahan Kedaton, Cinta Raja, Mangun Jaya, Paku, Sukadana dan Kelurahan Perigi.

Pantauan awak media di lapangan pada midang tahun ini, terlihat para peserta melakukan arak-arakan pakaian adat perkawinan ‘Mabang Handak’ (adat perkawinan Kayuagung -red) yang diiringi musik tradisional tanjidor sebagai pembatas dari masing-masing kelurahan.

Kelurahan pertama yang tiba di pendopoan rumah dinas Bupati OKI yakni Kelurahan Tanjung Rancing yang merupakan kelurahan ke sebelas dan termuda setelah Kelurahan Cinta Raja.

Kemudian disusul oleh peserta midang dari Kelurahan Jua-jua, Sidakersa, Mangun Jaya, Kayuagung Asli dan terakhir dari Kelurahan Kota Raya.

Bupati OKI, H. Iskandar, SE, yang diwakili oleh Sekda OKI, H. Husin, S.Pd, MM, mengatakan bahwa Pemkab OKI terus dan sangat konsisten dalam mendukung tradisi midang sebagai warisan tradisi budaya leluhur yang sangat bernilai.

“Tradisi ini merupakan aset budaya yang sangat diperhatikan, disamping tradisi lainnya di Kabupaten OKI. Kondisi midang sampai saat ini masih sangat lestari bahkan berkembang menjadi wisata budaya,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kabupaten OKI, Ir. ĹIfna Nurleila mengatakan, bahwa saat ini midang masih menjadi salah satu adat budaya yang bertahan dan dilestarikan di Kabupaten OKI.

“Adat arak-arakan ini sudah sejak lama dilakukan, para pelakunya adalah para muda-mudi dalam kelurahan. Dahulu midang dilakukan oleh muda-mudi yang kelurahannya ada hajatan pernikahan, kemudian untuk melestarikannya dikembangkan menjadi agenda tahunan pariwisata setiap tahunnya, tepatnya di setiap lebaran,” ucapnya.

Ia menambahkan, Midang ini sendiri juga menjadi event pariwisata nasional, yang artinya midang bukan hanya milik Kabupaten OKI saja, tapi sudah menjadi salah satu atraksi pariwisata yang terdaftar di Kementerian Pariwisata dan pernah juga ditampilkan di istana negara pada tahun 2007.

“Ini (Midang) sudah terdaftar di Kementerian Pariwisata, dan juga pernah ditampilkan di salah satu acara kenegaraan di Istana Negara tahun 2007 yang lalu,” tandasnya.

Pewarta : Sanditya
Redaksi  : 07/06/2019, dutasumsel.com

Mayat Korban Mutilasi Adalah Keroman Ditemukan Didasar Sungai

Dutasumsel.com.INDRALAYA,- Penemuan mayat lelaki yang diduga dimutilasi tanpa kepala dan tanpa kedua tangan kamis(6/6) sekitar jam 10.00 wib didesa desa pinang mas kecamatan sungai pinang, mayat lelaki tersebut  ditemukan di sungai kemang manis. Korban yang diduga dimutilasi tersebut bernama Keroman (39) warga Kelurahan Sungai Pinang Kecamatan Sungai Pinang Kabupaten Ogan Ilir.

Menurut warga kelurahan sungai pinang Sudirman(50) menuturkan, pada rabu malam kamis sekitar jam 20.00 Wib korban Keroman pamitan dengan keluarga untuk pergi mencari ikan ke sungai dengan menggunakan perahu, senter dan tombak ikan. Tetapi hingga kamis paginya korban Keroman tak kunjung pulang ke rumah sehingga keluarga dan masyarakat berinisiatif untuk mencari keberadaan korban."ujarnya"

Selanjutnya mengatakan, Namun dalam pencarian korban tersebut warga melihat perahu yang dipergunakan korban tapi sudah dalam kondisi terbalik,melihat keadaan perahu korban seperti itu akhirnya warga terjun ke sungai untuk mencari keberadaan korban di dasar sungai tetapi belum ditemukan juga.

Keberadaan korban Keroman belum ditemukan juga ahirnya pihak keluarga berinisiatif menemui orang pintar (paranormal) untuk mencari keberadaan korban Keroman. Setelah menemui paranormal tersebut dan mengatakan korban Keroman berada di dasar sungai lebih kurang lima ratus meter dari tempat perahu yang dipergunakan korban Keroman yang ditemukan warga tersebut

Ahirnya warga kembali mencari keberadaan korban Keroman sesuai petunjuk yang dikatakan paranormal tersebut dan sekitar jam 10.00 wib korban Keroman ditemukan di dasar sungai dengan kondisi sudah tidak bernyawa dan tubuh yang terpotong-potong, kepalanya tidak ada dan kedua tangan tidak ada bahkan dada dan perut korban ada bekas sayatan senjata tajam dan kedua kaki dalam kondisi luka bacok."ungkapnya"

Sementara Kanit Reskrim Polsek Tanjung Raja Ipda Herman ketika dikonfirmasi membenarkan adanya temuan mayat yang terpotong di aliran sungai kemang manis di desa Pinang Mas Kecamatan Sungai Pinang Kabupaten Ogan Ilir."ucapnya"

Selanjutnya mengatakan, Saat ini petugas kita dibantu warga setempat sedang mencari potongan tubuh korban dan kasus mayat terpotong tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian,”ungkap Ipda Herman.

Pewarta : Darius
Redaksi  : 06/06/2019, dutasumsel.com

Dodi Reza Alex Bersama Forkopimda, OPD Muba Silaturahmi ke Forkopimda Sumsel

Dutasumsel.com.PALEMBANG, - Momen perayaan Idul Fitri 1440 H menjadi momen untuk lebih mempererat tali silaturahmi. Setelah menggelar sholat Ied berjamaah dan open house bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta masyarakat di bumi Serasan Sekate, Rabu (5/6/2019) Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin, Wakil Bupati Muba Beni Hernedi, Sekretaris Daerah Apriyadi lengkap bersama istri, Kamis (6/6/2019) memboyong Kepala Perangkat Daerah beserta Forkopimda di Muba silaturahmi ke Forkopimda Sumsel di Palembang.

Adapun kunjungan silaturahmi Bupati Muba Dodi Reza beserta jajaran dalam rangkaian Idul Fitri 1440 H tersebut yakni diantaranya mengunjungi kediaman dinas Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adi Negara, kediaman dinas Wakapolda Sumatera Selatan, Brigjen Pol Drs Deni Gepril SH.

Kemudian, kediaman dinas Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Irwan SIP MHum, kediaman dinas Griya Agung Gubernur Sumsel Herman Deru, dan kediaman dinas Ketua DPRD Sumsel MA Gantada SH MHum.

"Puasa dan zakat telah menyucikan jiwa kita, dan rangkaian Idul Fitri ini akan menyempurnakan ibadah kita dengan jalinan silaturrahim dan perkuat ukhuwah," ungkap Bupati Muba Dodi Reza.

Lanjutnya, Muba selama ini sangat mengedepankan untuk menjaga tali silaturahmi terlebih Muba sangat konsisten dan komitmen menjawa wilayah yang zero konflik.

"Insya Allah momentum perayaan Idul Fitri 1440 H ini akan lebih mempererat tali silaturahmi untuk menjadikan Muba lebih baik lagi ke depan," terangnya.

Dikatakan Bupati, sebagai wujud tekad Pemkab muba dalam membangun umat berbasis agama yakni telah mencanangkan program Muba mengaji dan menargetkan seluruh masyarakat Kabupaten Muba bebas buta huruf Al-qur'an

"Selain itu, Pemkab Muba dan DPRD Kabupaten Muba punya dua prestasi besar sebagai wujud dari tekad “Membangun Umat Berbasis Agama” yaitu dengan menerbitkan 2 Perda yang pro umat, yaitu Perda Nomor 2 Tahun 2018 Pembatasan Pesta Rakyat t3lah diterapkan sejak September 2018, dan Perda No 1 Tahun 2019 tentang Pengaturan Zakat bagi ASN di Muba dan Alhamdullilah Mei 2019 yang lalu Perda Zakat mulai berlaku untuk warga Muba, pungkasnya.

Pewarta : Rian
Redaksi  : 02/06/2019, dutasumsel.com

Bupati Ogan Ilir Open Hause Dengan Masyarakat Di Desa Talang Pangeran Pemulutan Barat

Dutasumsel.com.INDRALAYA, -- Bupati Ogan Ilir HM Ilyas Panji Alam menggelar open house Idul Fitri 1Syawal 1440 H dan melaksanakan Sholat Ied di halaman Sekolah Dasar Negri Talang Pangeran di Kecamatan Pemulutan Barat, Rabu (05/06/19). Kegiatan tersebut dihadiri ribuan masyarakat dan diselenggarakan di lapangan  Sekolah Dasar Negri Pemulutan Barat.

Guna mendekatkan diri dengan Masyarakat dan bersilahturahmi, untuk meningkatkan Ukhuwah Islamiyah dan mempererat persaudaraan antara pemimpin dan rakyatnya.

Selain Bupati, Ketua TP-PKK Melly Mustika, Kapolres OI, Angota DPRD Ogan Ilir,  Camat Pemulutan Barat, Kepala Desa Sekecamatan Pemulutan Barat, dan sejumlah Kepala OPD juga terlihat turut melaksanakan sholat Ied di Lapangan SD Negri Pemulutan Barat tersebut.

HM Ilyas Panji Alam didampingi Kasubag Humas dan Protokol mengatakan, Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriyah merupakan hari kemenangan bagi umat Islam, dimana setelah satu bulan penuh menjalani ibadah puasa menahan diri dari haus dan lapar serta hawa nafsu, untuk membawa manusia kembali suci.

Makna lainnya, kata Ilyas, Hari Raya Idul Fitri juga merupakan momentum untuk mempererat silaturahmi dengan sanak saudara dan tetangga, baik yang jauh maupun yang dekat, untuk saling memaafkan.

“Semoga dengan hati yang lapang, kita mampu merajut ukhuwah serta mengokohkan sinergitas dalam rangka membangun masyarakat menuju Ogan Ilir Gemilang. Kita selenggarakan open house di kecamatan guna makin mendekatkan diri dengan masyarakat,” katanya.

Menurutnya, meski suhu politik akan sedikit memanas dan bergejolak, namun pemerintah berharap agar tidak terjadi perpecahan diantara masyarakat.

“Kita sebagai warga negara khususnya masyarakat Ogan Ilir tetap bisa menghadapi hajatan demokrasi ini dengan tenang dan tidak mudah terpancing dengan isu-isu yang menyesatkan. Mari kita gunakan hak kita untuk bersuara dan membuat perubahan yang lebih baik bagi Sumatera Selatan,” jelasnya.

Ketua TP PKK OI sekaligus Ketua Komisi 2 DPRD OKI Hj Meli Mustika SE MM open house diselenggarakan untuk bertemu dan bertatap muka dengan masyarakat, kalau di rumah dinas suasana nya akan berbeda, “bisa ngobrol langsung kita siapkan berbagai porsi makanan ada dendeng balado, ayam goreng sop daging ikan asam manis ketupat sambel goreng, sate, pempek tekwan dan es serta minuman kaleng. Untuk hari kedua open house di laksanakan di rumah pribadi,” katanya.

Pewarta : Sanditya
Redaksi  : 05/06/2019,dutasumsel.com

Open Haose Di Rumah Dinas Kapolres Ogan Ilir

Dutasumsel.com.INDRALAYA, -- Kepala Kepolisian Resor Ogan Ilir AKBP Gazali Ahmad SIk.MH menggelar Open House di kediaman Rumah Dinas Kapolres di Jalan Lintas Sumatera KM 35 Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir 05/06/2019.

Meskipun dalam kondisi siaga satu pasca  Pilpres dan Pileg serta Operasi Ketupat Musi 2019, Kapolres Ogan Ilir menyempatkan diri untuk melaksanakan kegiatan Open House dalam rangka merayakan hari Raya Idul Fitri 1440 H tahun 2019.

"Kegiatan open house ini sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT dan sebagai sarana silaturahmi antara pimpinan dan anggota dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam kedinasan sehingga bisa meningkatkan kinerja dengan anggota" ujar Kapolres Indramayu AKBP Gazali Ahmad SIk,MH.

Pewarta : Sanditya
Redaksi  : 05/06/2019, dutasumsel.com

Pelaksanaan Sholat Id Di Masjid Al Muhajirin Kota Baru Berlangsung Khidmat.

Dutasumsel.com.LAHAT,-- Pelaksanaan Sholat Id di Kelurahan Kota Baru Kecamatan Lahat begitu terasa kekompakan warganya, walau warga juga melaksanakan sholatnya ditengah jalan karena tidak muat lagi didalam Masjid Al Muhajirin pada Rabu 5 Juni 2019.

Gema takbir membahana diseluruh Antero negeri begitu juga di lakukan warga Kota Baru sebelum sholat Id, dengan Khotib Fudin Nawi, Iqomah Ferry khozali, bilal Rustian SE dan Imam Ta'ali

Sholat Id dilaksanakan pada pukul 06:50 wib, Khotib yang dibawakan  Fudin Nawawi yang bertemakan " Marilah Saling Memaafkan Dengan Sesama Kaum Muslimin Dan Meningkatkan Ketakwaan" Jama'ah Masjid Al Muhajirin mendengarkan Khotif dengan seksama, dilanjutkan dengan salamaman saling memaafkan satu sama lain.


Usai Sholat Id warga kembali ke Masjid untuk mengadakan Halal Bihalal bersama warga dengan membawa kue, dan santapan lezat lainnya, indahnya berbagi sesama muslim.

Pewarta :  Novita/ Idham
Redaksi  : 05/06/2019, dutasumsel.com

BUPATI OGAN ILIR TINJAU POS LAYANAN KM 37 PASAR INDRALAYA

Dutasumsel.com.INDRALAYA, -- Bupati Ogan Ilir HM Ilyas Panji Alam meninjau Pos Pelayanan Terpadu Lebaran 2019 di Pasar Indralaya Km 37, Jalan Lintas Timur, Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir Selasa (04/06/2019).
Pos Pelayanan Terpadu ini merupakan pusat pelayanan dan pengamanan arus mudik lebaran, yang terdiri dari unit layanan Kepolisian, TNI dan instansi pemerintahan Pemkab Ogan Ilir, diantaranya Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Polisi Pamong Praja, Pramuka, PMI, serta elemen lainnya.

Bupati Ogan Ilir didampingi Asisten,Kadis Perhubungan Kabupaten OI, Kepala Satpol-PP , Kepala Pelaksana, dan Kadinkes Kabupaten OI, Camat Indralaya Rahmini SS,M.Si, dan didampingi Dan Pos Pelayanan Ipda Yulius, memberikan apresiasi atas keberadaan pos tersebut sebagai salah satu bentuk pelayanan pemerintah kepada masyarakat khususnya para pemudik yang melintasi Kabupaten Ogan Ilir.

Ia juga meminta seluruh petugas pelayanan di Pos Pelayanan Terpadu dapat melaksanakan tugas dengan baik dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para tamu dan masyarakat yang membutuhkan, terutama para pemudik, dengan didukung fasilitas yang memadai.

Bupati Ogan Ilir juga meminta petugas untuk dapat memantau titik-titik rawan kemacetan, dan dapat melakukan penguraian sesegera mungkin bilamana terjadi kemacetan.

Selain itu, guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, bupati juga meminta masyarakat yang akan mudik lebaran, sebelum meninggalkan rumah, agar menyiapkan kondisi kesehatan serta kondisi kendaraan agar dalam kondisi fit melakukan pengamanan terlebih dahulu, melakukan pemeriksaan serta dikunci terlebih dahulu, serta  menitipkan kepada tetangga, termasuk dalam mengantisipasi bahaya kebakaran.

“Kepada seluruh masyarakat dan pengelola kantor-kantor baik negeri maupun swasta untuk mempersiapkan sarana pemadam kebakaran,” ujarnya. 

Pewarta : Sanditya
Redaksi  : 04/06/2019, dutasumsel.com

Biografi Singkat Advokat (Pengacara) Alek Pander,SH, (Macan Kumbang Sumatera)

Dutasumsel.com.MUBA, - Alek Pander adalah putra dari pasangan Bapak Karnain (Nangcik) dan ibunya bernama Nurhayati Suhaimi asal daerah Karang Anyar (Sekayu) , beliau anak pertama dari 3(tiga) bersaudara beliau lahir dari keluarga yang sederhana.

Beliau mempunyai keinginan yang kuat dalam menuntut ilmu dan dari awal kuliah beliau sangat menyukai bidang Hukum sehingga berkeinginan menjadi Pengacara, Awal beliau menjadi pengacara yakni mengikuti Pendidikan PKPA(Pendidikan Khusus Profesi Advokat) yang diselenggarakan oleh PERADI (Perhimpunan Advokat Indonesia).

Pada tahun 2016 di BHP INSTITUTE LAW FIRM PALEMBANG, setelah mengikuti pendidikan sampai beliau dinyatakan lulus oleh Pansel PERADI pusat Kemudian beliau ikut magang dan bergabung dengan seorang senior yang telah lama melalang buana yakni di Kantor Hukum Law Office Grees Selly & Associates beralamat di Palembang.


Beliau (Adv Alek Pander,SH) terbilang cukup banyak menyelesaikan kasus termasuk kasus Sengketa tanah, pembunuhan, Perceraian dan Kasus Perbankan. Keinginan kuatnya tak henti untuk memperjuangkan hak masyarakat miskin yang selalu dirampas haknya.

Adapun Biografi singkat tentang beliau sebagai berikut ;

Nama :Alek Pander,SH

Tempat Tanggal Lahir ; karang Anyar, 11 November 1989

Anak dari : Bapak Karnain (Nangcik) & Ibu Nurhayati Suhaimi.

Riwayat Pendidikan :
-Madrasah Ibtidaiyah Desa Simpang sari (Tamat)

-SMP Muhammadiyah 10 Simpang sari (Lulus)

-Madrasah Aliyah Negeri Model Sekayu (2005 -2008)

-S1 Universitas Muhammadiyah Palembang Fakultas Hukum UMP (2008 - 2012).

Pewarta : Riyan
Redaksi  : 03/06/2019, dutasumsel.com

Wow !! Pesta Demokrasi Telah Usai ,Namun Kotak Surat Suara KPU Berceceran

Dutasumsel.com.MUBA - Pesta Demokrasi telah usai ,namun tampaknya kinerja KPU Kabupaten Musi Banyuasin dipertanyakan. Pasalnya Logistik Kotak Surat Suara KPU masih banyak yang belum sepenuhnya di ambil di masing - masing Kecamatan.

Dari pantauan media yang bertugas ,terlihat Logistik berupa Kotak Surat Suara masih berceceran dan terbengkalai di Balai Kelurahan tepatnya di Kelurahan Serasan Jaya Kecamatan Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin.

Menurut Informasi yang dihimpun ,kotak surat suara yang berceceran tersebut sengaja belum diambil ,hal ini menimbulkan Pertanyaan dimana Kinerja KPU Daerah Kabupaten Musi Banyuasin selama ini ?, Beredar informasi diduga Kotak Surat Suara tersebut sengaja ditinggalkan.

Ketua KPU Daerah Kabupaten Musi Banyuasin Ir Maryadi Mustafa saat dikonfirmasi melalui Via Whatapps terkait berceceran dan terbengkalainya Kotak Surat Suara tersebut mengatakan, "Semua Kecamatan sudah mengantarkan, dan PPK kecamatan pun sudah semua saya konfirmasi dan mereka bilang sudah disetorkan semua ,"Ujar Maryadi, Senin (3/6/2019).

Maryadi menambahkan, "Nanti kita coba suruh PPK Kecamatan untuk mengecek Kelokasi tersebut ,"Pungkasnya.

Pewarta : Riyan
Redaksi  : 03/06/2019, dutasumsel.com