NEWS

Slider

Jalin Sinergitas Antara Pewarta Dengan Jajaran Kodim 0405

Dutasumsel.com.LAHAT,--  Dalam rangka mempererat tali silahturahmi antara Pewarta dengan Jajajaran Kodim 0405 bertempat di Ballaroom Hotel Grand Zuri Lahat Sabtu 25/5

Tampak hadir Ketua PWI Lahat Saifudin, Ketua PWI 4 L Rodi Hartono, Ketua PWI Pagar Alam Asnadi dan beserta anggota PWI Lahat , 13 Koramil dalam 13 kawasan dalam ruang lingkup 0405 Lahat, Kasdim Mayor Inf Agusalim, Pasiter Sudarno, Ketua Persit Candra Kirana.

Letkol Kav Sungudi MSi Dandim 0405 pada sambutan singkatannya mengatakan "Komponen masyarakat yakni Insan Pers yang berada di kawasan Lahat, 4L dan Pagar Alam, kami Komandan Kodim beserta jajaran yang sudi mendatangi acara Silahturahmi dengan Bukber, kami dari 13 Koramil bersinergi dengan pewarta, dengan mengusung tema " kita pererat silahturahmi dengan komponen masyarakat, kita tingkatkan rasa cinta tanah air, wawasan kebangsaan dan kesadaran berbangsa dan bernegara dalam membantu kesulitan rakyat serta menjaga dan mempererat dan mempertahankan kedaulatan NKRI, marilah kawan- kawan untuk tidak menyebarkan berita Hoax, marilah sama sama menyampaikan berita yang positif serta sinergitas " tutur Dandim 0405

Sementara itu perwakilan PWI Lahat H.Subardi mengucapkan syukur  dan ucapan terima kasih atas undangan dari Kodim, awak media di Kabupaten Lahat akan selalu menjaga kode Etik pada penulisannya,

Acara selanjutnya Kultum oleh Ustad Hafis, dengan tema segala sesuatu harus ditapsirkan dengan ilmu dan di akhiri dengan bberbuka puasa bersama.

Pewarta : Novita/Idham
Redaksi  : 25.05.2019,dutasumsel.com

Bupati Banyuasin Dukung Rencana Pemekaran Kecamatan Rantau bayur

Dutasumsel.com. BANYUASIN – Rombongali melaksanakan Safari Ramadhan 1440 H. Kali ini dua orang penting di Bumi Sedulang Setudung ini menyambangi warga Desa Srijaya, hadir dalam safari ramadhan tersebut, Kabag Kesra Banyuasin, Drs. H. Salni Fajar. M. Si, Kasat Pol PP Banyuasin, Drs. H. Indra hadi, M. Si. Kadis DPKD Banyuasin, Adam Ibrahim. Kabag Adpem Haris bahari, Kapt. Inf, Danramil Pangkalan balai Zulkadri dan Kapolsek Rantau bayur, Rusni Heryadi

Kepala Desa Srijaya Kecamatan Rantau bayur, dalam sambutanya mengharapkan Bupati Banyuasin dan Wakil Bupati Banyuasin, dapat memberikan bantuan alat pertanian serta merestui pemekaran Kecamatan dari Rantau bayur.

“Alhamdulilah terima kasih sekali atas kehadiran bapak Bupati dan Wakil Bupati, saya mewakili masyarakat Desa Srijaya dan Rantau bayur umumnya kiranya dapat dibantu alat-alat pertanian dan bibit benih padi, sebab mata pencaharian kita di sini mayoritas petani sawah dan nelayan, besar harapan kami mendapatkan hasil maksimal dari pertanian kami, namun tentu dengan alat dan sarana prasarana pertanian yang memdai lainya seperti tracktor dan alat panen, sekalipun ada itu meminjam dari Desa Perairan”. ucap, Kepala Desa Srijaya. Rusni heryadi. Kamis, 23/05/19.

Ditambahkan Rusni, 10 Desa yang tergabung dengan Kecamatan Rantau bayur mempunyai rencana untuk mekar, maka dari itu pihaknya meminta restu serta dukungan dari Pemkab Banyuasin dalam prosesnya nanti. “Kecamatan Rantau bayur ini terdiri dari 21 Desa, dan bila kami ingin betaktifitas memakan biaya besar, maka dari itu kami ingin memekarkan Kecamatan kami ini dari 10 Desa sudah kami bahas bersama dengan Pak Camat dan Alhamdulilah mendapat persetujuan baik dari Pak Camat, dan sekarang kami minta restu serta dukungan dari Bupati dan Wakil Bupati dalam proses pemekaran ini, apa-apa yang dibutuhkan nanti agar bisa dilengkapi”. ujarnya.

Ditegaskan Rusni, syarat-syarat pemekaran Kecamatan yang mereka inginkan sudah ada di Desanya dan siap untuk menjadi Kecamatan Baru. “Desa kami sudah ada tanah hibah, sudah ada SMP, SMA, MAN, dan PAUD yang menjadi syarat pemekaran, dan kami disini susah sinyal kadang sinyal handphone hilang-hilangan, mudah-mudahan saja bila mekar nanti semua akan berubah dari sebelumnya”. tukasnya.

Sementara itu, Bupati Banyuasin. H. Askolani, SH. MH, dalam sambutannya mengatakan dihadapan para jamaah Safari Ramadhan di Masjid Nurul Iman Desa Srijaya, Kecamatan Rantau bayur. Dirinya merasa senang atas sambutan warga yang meriah. “Sebelumnya saya mengira tidak ramai, ternyata begitu sampai ke seberang meriah bener sambutanya, Alhamdulillah terimah kasih atas sambutan kalian”. ucap, Askolani saat memberikan sambutan.

Dirinya juga menyetujui rencana pemekaran yang diinginkan oleh masyarakat 10 Desa di Kecamatan Rantau bayur, Kabupaten Banyuasin. “Setuju kami kalau Kecamatan Rantau bayur ini mau mekar sebab kami nilai sudah pantas, namun kami akan bicarakan dulu rencana ini dengan DPRD Banyuasin agar bisa di bahas saat Paripurna, dan kemudian bisa langsung di usulkan ke Gubernur Sumsel, sebab prosesnya ini memakan waktu”. ucap Bupati.

Askolani juga menambahkan, pihaknya akan segera menurunkan bantuan alat pertanian untuk masyarakat Kecamatan Rantau bayur. “Petani masyarakat Rantau bayur memang berbeda dengan masyarakat Perairan, dan untuk masyarakat perairan juga sudah terdata di Kementerian Transmigrasi, dan Desa Tertinggal, makanya Kementerian fokus ke sana, namun untuk Kecamatan Rantau bayur ini merupakan tugas kami, insyah Allah 2020 ini kami akan hadirkan Tracktor, Handtracktor serta alat pemanen padi dan benih padi, agar hasilnya bisa sama dengan perairan kalau Perairan 7 ton di Rantau bayur 4 ton insyah Allah akan meningkat”. jelas, Askolani.

Askolani juga menegaskan, hasil nelayan yang ada saat ini sudah dinilai berkurang dari sebelumnya, dengan dibuktikan jenis-jenis ikan terkenal tidak banyak lagi ditemui. “Kalau dulu banyak sekali jenis ikan. Imbuhnya kepada awak media.

Pewarta : Tim Red
Redaksi  : 25.05.2019, dutasumsel.com

Mayat Bocah Hanyut Di Sungai Lematang Bernama Berry Irnando

Dutasumsel.com. Lahat - Pagi ini Berry Irnando Pelajar kelas 4 SD kota baru gang Cempaka RT 3 RW 2  yang sempat di kabarkan Hanyut di sungai Lematang di bawah Jembatan benteng ketika mandi bersama ke Empat Temannya pada Jum'at 25 Mei 2019 telah di temukan Oleh Seorang warga yang sedang mencari ikan di desa Padang Lengkuas Kecamatan Lahat Kota Kabupaten Lahat sekira pukul 10.00 WIB. 25 Mei 2019.

Ketika Mendengar Kabar ada penemuan mayat anak kecil di desa padang lengkuas, pihak keluarga korban langsung menuju TKP, dan benar ternyata mayat tersebut bernama Berry Irnando umur 10 Tahun Kelas 4 Sekolah Dasar negeri 3 Kota Baru Lahat.

Kemudian warga setempat menghubungi pihak Kepolisian dan Jenazah Langsung di bawa ke RSUD Lahat untuk dilakukan Visum.

Sampai berita ini diturunkan, Jenazah Berry Irnando sedang dalam penanganan Oleh Pihak RSUD Lahat.

Pewarta : Novita/Idham
Redaksi  : 25.05.2019,dutasumsel.com

Menurut Pendapat Mahasiswa Unsri Fak Kesehatan Masyarakat Angkatan 2018

Dutasumsel.com. INDRALAYA, -- Menurut pendapat pribadi Aminah sebagai mahasiswa unsri kejadian demonstrasi pada tgl 22 mei 2019 di Jakarta. ( Aminah - Fakultas kesehatan masyarakat angkatan 2018).

Aminah mengatakan keJujurannya kepada dutasumsel.com saat di hubungi, terus terang sebagai mahasiswa Aminah  tidak setuju dengan hal tersebut karena keputusan hasil pemilu sudah di tentukan oleh kpu dan untuk para pendukung capres yang kalah harus bisa menerima dengan lapang dada. Dan benar memang banyak terjadi kecurangan di pemilu tahun ini tapi pihak no urut 02 sudah mengajukan banding ke MK,Mereka inilah yang memprovokasi massa demonstran pendukung capres 02 dari daerah hingga terlibat dalam kerusuhan dan bersikap anarkis terhadap aparat keamanan.

Jadi meskipun begitu menurut Aminah kasus ini  biarkan saja pihak KPU dan MK yang menyelesaikan kasus ini, kenapa saya tidak setuju dengan demo nya mereka karena hal tersebut dapat memicu kekacauan, "bahkan bisa saja terjadi pertumpahan darah antar sesama hanya karena membelah segelintir orang yang berkepentingan bagi elit politik".

Hal ini dapat memicu terulangnya kasus 1998, dan mirisnya lagi yang saya dengar justru banyak ustad yg mengajak mereka untuk demo dan itu sangat merusak citra umat islam. Sedangkan jika ustad yang paham tentang Aqidah pasti tidak ada yg menyuruh mereka untuk berdemo karena ustad yang paham tentang aqidah pasti menyeru untuk taat kepada pemimpin, "Kalau dari sudut padang saya pribadi orang yang ada di balik kejadian ini adalah orang-orang elit politik yang mempunyai kepentingan tertentu karena ingin mendapatkan posisi dengan cara berusaha mengadu domba, menghasut masyarakat dengan dalih memperjuangkan kebenaran yang terpicu oleh demonstran". Sabtu 25/5/2019.

Pewarta : Nawafi
Redaksi  : 25.05.2019,dutasumsel.com


Ia Teguh di dalam Niat Baik Testimoni Bpk. B.J. Habibie mengenai Presiden Jokowi dalam buku "Menuju Cahaya",

Dutasumsel.com.JAKARTA, -- Testimoni Bpk. B.J. Habibie mengenai Presiden Jokowi dalam buku "Menuju Cahaya", yg baru diluncurkan Minggu lalu, dihadiri Presiden, Wapres dan Kabinet Kerja.*

_"Ia Teguh di dalam Niat Baik"_
Saya mengamati gerak juang Presiden Jokowi dan saya akui saya kagum kepadanya. Sebagai orang yang juga pernah memegang tampuk kepemimpinan tertinggi di Indonesia, saya tahu, tidak mudah memimpin Indonesia. Negeri kita memiliki persoalan yang kompleks di berbagai bidang: politik, ekonomi, kesehatan, pendidikan, sosial, dan sebagainya. Banyak sekali pekerjaan rumah yang tak terselesaikan dan senantiasa menjadi tantangan berat bagi Presiden Republik Indonesia.

Tapi, Jokowi dengan sangat tenang membuat strategi yang cerdas dan mengurai satu per satu permasalahan di negeri ini. Jelas tidak mudah. Tapi, ia konsisten dan penuh komitmen melakukan niat baiknya. Dengan teguh, ia laksanakan apa yang menurutnya akan menjadi hal terbaik bagi rakyat Indonesia dan ia buktikan itu dengan proses yang penuh kesabaran.  Ia begitu banyak melakukan perjalanan ke daerah untuk memastikan semua proyek dan program pemerintah bagi rakyat bisa terselesaikan dengan baik. Ia memastikan segalanya ada di rel yang baik.

Sepanjang itu, ia digempur oleh kritikan, caci maki, dan penghinaan. Tapi, inilah hebatnya, ia tetap teguh berjalan dan mampu menahan diri. Ia mampu mengelola emosinya sehingga segala serangan itu tidak mengubah diri dan niat baiknya. Ia hadapi keadaan yang tajam dan penuh guncangan itu dengan kesabaran yang luar biasa. Kerja keras, niat baik, dan kesabaran adalah ciri kepemimpinan Jokowi yang sangat menonjol. Indonesia di dalam kepemimpinannya sedang dibawa menuju arah yang baik. Oleh sebab itu, saya setuju buku ini diberi judul  Menuju Cahaya. Ya, kita memang sedang diajak melangkah menuju terang.

Tantangan berat di depan nanti adalah bagaimana membangun manusia Indonesia yang tangguh di dalam alam kemajuan yang sangat agresif dan mengelola kekayaan alam nusantara agar mampu menyejahterakan rakyat secara adil. Saya yakin, Jokowi akan sanggup menciptakan hal-hal indah dan mengagumkan bagi negeri ini.
Sebagai mantan Presiden Republik Indonesia dan bagian dari rakyat Indonesia, saya berterima kasih memiliki Presiden seperti dirinya.

Bagi saya, Jokowi sudah seperti anak saya sendiri.
Saya sangat mencintainya.

*PESAN DARI JUSUF KALLA*

Inilah takdir dan nasib Bangsa Indonesia yang memang harus berubah dan menjadi baik dan kuat atas kehendak TUHAN serta Kuasa-NYA.

Ketika Jokowi berkuasa, *subsidi tipuan seolah  memanjakan rakyat dihentikan*

*Anggaran direformasi* secara fundamental *dari berorientasi konsumsi ke produksi*.

Efisiensi anggaran dilakukan dengan sangat ketat.

*Walau pun* diawali dengan fundamental ekonomi yang retak karena *current account defisit, JOKOWI tetap melaju dengan agenda besarnya*.

*Menciptakan kemandirian, bukan hanya lewat restruktur APBN dan hutang*, tetapi juga revolusi mental dengan *menghapus* semua bisnis rente yang melahirkan *mafia di semua lini*

Negeri para gangster tersingkir dan menghimpun rakyat dan kader partai positip serta pejabat pejabat bermoral yang mau bekerja keras sehingga dapat mengubah negeri ini jadi para pekerja keras.

Status quo didobraknya, *menghentakan tatanan politik yang terbiasa hidup manja berfoya foya* dan menipu rakyat ...

Apa hasilnya?

*Hanya dua tahun berkuasa, semua rating internasional* berkaitan dengan indeks korupsi, pembangunan, dan ekonomi jadi *membaik*.

Sekarang 🇮🇩 INDONESIA 🇮🇩 termasuk *negara peringkat 3 terbaik ekonomi di antara anggota G-20*.

Saya membayangkan *setiap langkah JOKOWI tidaklah mudah dan penuh resiko*.

Karena semua elite politik yang kini ada adalah bagian dari kekuasaan Orde Baru yang pernah kong kali kong dan merampok kekayaan Negara hingga  INDONESIA 🇮🇩 dan rakyatnya menjadi sengsara dan meninggalkan beban hutang dan kerugian  sebesar Rp.3000 triliun dan juga bagian dari kekuasaan era *SBY yang membakar uang negara sebesar Rp.3000 triliun demi melanggengkan kekuasanya*.

Semua mereka ingin, agar si tukang kayu ini dihentikan.

Karena JOKOWI bukan hanya menghancurkan kekuasaan mereka sebagai ladang bisnis mendatangkan harta mereka, tetapi juga *menjadikan rakyat cerdas berpolitik* dan mempermalukan elite politik di mana banyaknya elite politik terancam masuk bui karena aksi OTT KPK.

Pesta usai.

Dulu, *AHOK dijadikan pintu gerbang untuk menjatuhkan JOKOWI* dengan alasan menistakan agama.

Dan dari keadaan ini, JOKOWI berhasil keluar dengan selamat.

Kini, *PERPPU Pembubaran Ormas Radikal dijadikan alasan untuk menjatuhkannya* karena dibilang anti demokrasi dan anti Islam.

Padahal, *tidak ada dalam PERPPU itu yang menyebut Islam* atau ormas tertentu.

Namun, oleh para gangster mafia menciptakan semua kegaduhan ini, agar pesta kekuasaan kembali marak.

Karena itu, emosi agama kembali dibenturkan.

Andaikan PERPPU itu ditolak DPR, maka ketahuilah kita bahwa agenda menjatuhkan JOKOWI memang datang dari segala penjuru mata angin.

Apakah JOKOWI akan jatuh?

Jawabannya TIDAK karena *Jokowi adalah panggilan TUHAN untuk menyelamatkan INDONESIA* 🇮🇩 .

Bangsa dan rakyatnya dari segala kesusahan dan kesulitan dan TUHAN telah mengirim wakil Rakyatnya yaitu *Bapak JOKO WIDODO yang berhak dan pantas berkuasa sebagai pemimpin dan penyelamat bangsa dan rakyat INDONESIA* 🇮🇩.

Saya JUSUF KALLA sudah tua, namun dengan segenap tenaga saya yang masih ada saya tetap memberikan kontribusi positip pada JOKO WIDODO dalam membangun Negara INDONESIA  🇮🇩 jadi bangsa besar kuat bermatabat rakyat jadi makmur dan sejahtera.

Memang pada saat usia saya yang sudah lebih dari 50 tahun.

Saya tak berdaya, dan tidak bisa berbuat banyak untuk menghentikan sepak terjang pada era Soeharto dan penikmat subsidi BBM era SBY, yang membakar uang ribuan triliun.

Apa yang saya lakukan sekarang adalah berusaha setiap hari berbuat kebaikan, agar negara ini lebih baik.

Melalui tulisan, lewat interaksi dengan teman-teman politisi dan aktivis, saya berusaha menyampaikan pesan moral bahwa *"bukan sistem yang menjadi masalah, tetapi akhlak kita yang buruk."*

Marilah kita memperbaiki moral.

Sudahilah niat mengubah sistem, agar impian makmur menjadi kenyataan.

Perbaiki akhlak dan perbaiki etos kerja, maka rahmat TUHAN akan datang by the time.

Saya JUSUF KALLA dengan hati tulus ingin menyerukan kepada segenap generasi muda berkualitas dan menyintai tanah Pertiwi ini, serta rakyat Indonesia, *Marilah KITA bersama-sama menjadikan KEKUATAN MORAL untuk menghadang serta melawan semua niat jahat mereka yang ingin merusak negeri ini dengan alasan agama, budaya, suku, ras, antara golongan*, atau apalah.

Kita *membela JOKOWI bukan bertujuan politik*, tetapi demi kekuatan moral sebagai orang Indonesia yang turut membangun dan ingin menjadi bangsa besar bermatabat diatas bumi .

Jadilah gerakan moral untuk mendukung JOKOWI orang baik yang figur penyelamat bangsa dan rakyat, agar semakin berprestasi baik bagi pembangunan negeri kita tercinta INDONESIA 🇮🇩 .

SEMOGA BERMANFAAT dan MENAMBAH ILMU serta MENAMBAH WAWASAN KITA SEMUA.

Silahkan bantu viralkan tulisan ini ke seluruh anak negeri INDONESIA 🇮🇩 di mana pun mereka berada, agar putra bangsa kita lebih cerdas dalam berpikir dan menganalisa sesuai data.

Pewarta : Rell

Polres Lahat Tangkap Pelaku Perusakan Hutan Observasi

Dutasumsel.com.LAHAT, - Jajaran Polres Lahat, berhasil membekuk kawanan perambah hutan di Kawasan  Observasi Gajah Hutan Isau- isau  di Desa Padang Lama Kecamatan Perangai baru- baru ini.

Atas penangkapan tersebut Kapolres Lahat AKBP Ferry Harahap Sik MSi,  didampingi Waka Kompol Budi SiK, Kasat Reskrim AKP Satria Dwi. D Sik. Sabar. T selaku Kahumas Polres menggelar jumpa persnya di Mapolres Lahat Jln Bhayangkara Lahat, Jumat 24/5 pukul 14:00 wib.

Pada Jumpa Persnya Kapolres mengungkap modus perusakan Kawasan hutan yang dilindungi" Para pelaku  Liswan Cs mulai merambah Kawasan hutan Observasi Gajah di Desa Padang Kecamatan Merapi Selatan berawal pada bulan  Agustus 2018  hingga Mei 2019. Mereka mengklim ovservasi gajahan milik leluhur mereka, lahan seluas 210 Hektar dan sudah dirusak yang hendak dijadikan ladang menurut mereka sudah 12 Hektar lebih.

Tentu saja aksi mereka ini sangat merugikan negara, padahal  pemda terdahulu menawarkan untuk  menjadikan pelatihan gajah. Masih menurut Kapolres, laporan yang kita terima dari BKSDA terhenti karena mengingat Pesta demokrasi sehingga kasus ini tehenti sejenak

 Kesepuluh pelaku akan kita hukum sesuai dengan kesalahan masing- masing berkisar antara diatas 6 hingga 10 tahun kurungan penjara dan telah sesuai dengan perundangan yang berlaku,  alat bukti yang kita tahan berupa Senso, parang, batu, kayu, " tandas Kapolres.

Beliau menghimbau kepada elemen masyarakat untuk tidak merusak hutan Suaka, silakan memperjuangkan hak milik akan tetapi tolong jangan merusak hutan dan jangan melawan hukum,

Pewarta : Novita/Idham
Redaksi  : 24.05.2019,dutasumsel.com

Bupati Berikan Bantuan Hibah Ke Pada Masjid Bait Al Washilah Tanjung Atap

Dutasumsel.com.INDRALAYA, -- Bupati Ogan Ilir HM. Ilyas Panji Alam, meminta masyarakat berhati-hati terhadap berbagai informasi yang belum tentu kebenarannya.

Sebab bisa jadi informasi itu merupakan hoax atau fitnah yang dapat merugikan orang lain."Untuk itu pada momentum Ramadhan kali ini harus dijadikan sebagai ajang memperbaiki diri dan menjauhkan diri dari berbuat fitnah serta hoaks".

"Salah satu agar terhindar dari hoaks dan fitnah dengan memperkuat tali silaturahmi antarwarga. Mari jadikan bulan puasa sebagai wahana memperkuat silaturahmi," kata Bupati saat melakukan safari Ramadhan di masjid Bait Al  Washilah Desa Tanjung Atap Barat Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir Jumat 24/05/2019, malam. Hadir dalam acara safari ramadhan di maajid Bait Al Washilah di Desa Tanjung Atap antara lain, Bupati Ogan Ilir HM. Ilyas Panji Alam, Kapolres OI AKBP. Gazali Ahmad, Setda OI H Herman, Kepala Kementrian Agama Kabupaten Ogan Ilir H. Kholil Azmi, Pabung OKI- OI Mayor Arh. Ikrra W, Asisten Satu, OPD Kabupaten OI, Camat Tanjung Batu Dasri, Kepala Desa dan Lurah Sekecamatan Tanjung Batu, Uptd Kesehatan,Korwil Pendidikan,Tokoh Agama,Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan Masyrakat Tanjung Atap.

Bupati menyebutkan safari Ramadhan yang dilakukan pihaknya merupakan bagian dari membangun silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat Kabupaten Ogan Ilir.

Safari Ramadhan diakhiri dengan penyerahan bantuan Uang Hibah Rp 10 Juta dari Bupati OI dan 50 bingkisan sembako dari Baznas Kabupaten Ogan Ilir serta ceramah agama dari Ponpes Sribandung.

Pewarta : Sanditya
Redaksi  : 24.05.2019,dutasumsel.com

Ini Pesan Kapolres ,Untuk Kapolsek Baru Sungai Lilin AKP Hernando

Dutasumsel.com.MUBA, - Kepala Kepolisian Resort Musi Banyuasin AKBP Andes Purwanti, SE, MM pagi tadi, Jumat (24/19) sekitar Pukul 08.30 Wib Di Aula Mapolres memimpin serah terima jabatan Kapolsek Sungai Lilin Resort Kabupaten Musi Banyuasin.

Berdasarkan Surat Telegram Kepala Kepolisian Daerah Polda Sumsel Nomor: ST / 542 / V / KEP. / 2019 tanggal 21 Mei 2019 tentang pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan dilingkungan Polri Khususnya Polda Sumsel yakni Kapolsek Sungai Lilin AKP Heri Hurairo, SH dimutasi dalam jabatan baru menjadi Bhayangkara Operasional Penyelia Bidang Gasum DitSamapta Polda Sumsel diganti oleh AKP Hernando, SH, M.Si Sebelumnya menjabat sebagai Pamin 2 Subbidwabrof Bidpropam Polda Sumsel. Dalam amanatnya bahwa Mutasi merupakan hal yang biasa dalam rangka penyegaran, pengembangan karier dan peningkatan kinerja untuk mencapai tujuan organisasi.

Dalam kesempatan itu juga kapolres serta keluarga besar polres muba menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi - tingginya kepada kapolsek lama atas dedikasinya dalam melaksanakan tugas dan hal Positif yang dilakukan demi kemajuan Polres Muba.ditambahkan kapolres, dalam amanatnya mengucapkan selamat atas promosi jabatan sebagai Kapolsek yang baru, beliau berharap agar cepat menyesuaikan diri dengan lingkungan di Polres Muba dan mampu melaksanakan tugas tanggung jawab serta kepercayaan yang diberikan dengan sebaik - baiknya kemudian agar Lebih meningkatkan hal - hal positif yang telah dilakukan oleh pejabat Lama.

Laksanakan Tugas Kepolisian yang diemban secara Profesional dan Proporsional dengan penuh kesadaran serta tanggung jawab, tambah kapolres dalam Amanatnya.Upacara Yang diikuti seluruh pejabat utama dan personil polres muba tersebut dirangkai dengan penandatanganan serah terima Jabatan dari Kapolsek Lama ke Kapolsek baru serta Fakta Integritas oleh pejabat baru di Polres Muba.

Pewarta : Riyan
Redaksi  : 24.05.2019,dutasumsel.com

Ketua Plantari Awasi Dugaan Akan adanya Jual Beli Jabatan di Pemerintahan Daerah Kabupaten lahat

Dutasumsel.com.LAHAT, - Terkait akan adanya perombakan kabinet di pemerintahan kabupaten lahat yang sudah mulai dilakukan secara  tertutup seperti pegantian Direktur PDAM dan Direktur Prusda maupun akan dilakukan dalam waktu dekat ini

Diduga akan adanya Modus korupsi berupa jual beli jabatan, dimana yang telah terungkap baru baru ini lewat Operasi Tangkap Tangan (OTT) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) H Ir. Romahurmuzy (Romy), yang diduga terkait dengan jual beli jabatan..

Pasca penangkapan tersebut, Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) menduga jual beli jabatan tidak hanya terjadi di pusat saja, tapi juga di beberapa daerah di Indonesia.

Kepala daerah dan dinasti politiknya

Ketua Plantari Lahat, Sanderson Syafe'i, ST. SH  menilai (24/5) birokrasi bukan satu-satunya celah terjadinya praktik jual beli jabatan.

Menurut dia, faktor utama terjadinya modus korupsi tersebut adalah kepala daerah sebagai pemegang kekuasaan tertinggi di daerah.

Sanderson menunjukkan bahwa birokrasi hanya sebagai alat atau eksekutor dari keputusan yang dibuat oleh kepala daerah.

Dalam konteks jual beli jabatan, menurut Sanderson, para bawahan memang dipaksa oleh kepala daerah untuk membeli jabatan.

Birokrasi digunakan untuk melayani keinginan atasan. Misalnya, untuk kenaikan jabatan, seorang pejabat pemda harus menyetorkan uang kepada kepala daerah.

Tak hanya itu, untuk mempertahankan posisi, seorang pejabat juga dipaksa untuk mengeluarkan uang.

Selain itu, pemerintah daerah yang dikuasai dinasti politik dinilai paling berpotensi terjadinya jual beli jabatan.

Praktik jual beli jabatan bisa saja digunakan dinasti politik untuk memenuhi kebutuhan dana dalam jumlah besar.

Seperti yang dikatakan Andi (bukan nama sebenarnya) salah satu ASN di lingkungan pemkab Lahat mengatakan, adanya potensi jual beli jabatan dalam dinasti politik karena ada kontrol yang lemah.

Menurut Andi, pengawas internal akan sulit mengawasi pemerintahan yang dikuasai oleh sebagian besar kerabat penguasa.

Alasan lain, menurut Andi, dinasti politik akan membutuhkan modal yang cukup besar untuk mempertahankan eksistensi.

Misalnya, saat terjadi pencalonan, dinasti politik membutuhkan biaya untuk memobilisasi suara dan membangun jejaring.

"Biasanya akan memanfaatkan dana bansos, atau bagi-bagi project ke DPRD, atau jual beli jabatan, karena pasti butuh ongkos besar," kata Andi.

*Menutup celah jual beli jabatan*

Menurut Sanderson, salah satu solusi untuk mencegah kepala daerah melakukan jual beli jabatan adalah dengan memperkuat institusi semacam KASN.

Keberadaan lembaga independen semacam KASN diharapkan dapat membuat proses manajemen pemda seperti rekrutmen dan mutasi pejabat tidak didasari kepentingan politik atau pragmatis.

Dalam pelaksanaan pilkada, perlu dibangun kesadaran masyarakat untuk tidak memilih kepala daerah berdasarkan pragmatisme, atau politik uang.

Selain itu, kesadaran memilih pemimpin tidak bersasarkan loyalitas pada dinasti politik.

Lanjut Sanderson, yang terpenting adalah perubahan dalam sistem rekrutmen pegawai dan pejabat di lingkungan pemda.

Misalnya, penggunaan lelang jabatan atau pemilihan menggunakan panitia seleksi yang independent.

Kemudian, proses rekrutmen harus dilakukan secara terbuka. Misalnya, syarat administrasi, uji kelayakan dan proses wawancara dilakukan secara terbuka dan diketahui masyarakat.

Dalam proses rekrutmen, pemerintah daerah juga dapat melibatkan pihak ketiga atau lembaga eksternal yang berkompetensi dalam bidang rekrutmen.

"Ini peran KASN untuk memastikan pemimpin dipilih melalui seleksi, agar menghasilkan pemimpin yang profesional dan berintegritas tinggi," kata Sanderson.

Pewarta : Idham/Novita
Redaksi  : 24.05.2019,dutasumsel.com

GOW Lahat Berbagi Kepada Kaum Duafa

Dutasumsel.com.Lahat-- Dalam rangka menyambut hari raya Idul Fitri 1440 H, GOW ( gabungan organisasi wanita) Lahat, pada Jumat barokah 24/5 berbagi sedikit rezeki kepada kaum dhuafa, bertempat di Gedung GOW Lahat.

Hadir dalam pemberian bantuan ini Ketua Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Lahat Ny. Hj. Sumiati Haryanto dan para anggota GOW yang lainnya.

Sebanyak 150 orang Pakir miskin dan orang yang tidak mampu di beri bantuan Minyak Goreng 2 Kg, Intermi goreng 1 dus, Beras 5 Kg, Gula pasir 2 Kg, Roti roma 2 bungkus

Sementara itu Ny. Hj. Sumiati Haryanto berharap dengan di berinya bantuan ini kami lebih baik lagi dia menerima dengan senang hati, kedepan kami akan perbaiki lagi sembakonya menambah jumlah anggota dan menerima meringankan beban.

Sebagai Sekretaris GOW Elva Yudianti menambahkan para penerima bantuan ini berasal dari berbagai perwakilan kecamatan yang ada di kabupaten Lahat.

Pewarta : Novita/Idham
Redaksi  : 24.05.2019,dutasumsel.com