NEWS

Slider

Polres Lahat Tangkap Pelaku Perusakan Hutan Observasi

Dutasumsel.com.LAHAT, - Jajaran Polres Lahat, berhasil membekuk kawanan perambah hutan di Kawasan  Observasi Gajah Hutan Isau- isau  di Desa Padang Lama Kecamatan Perangai baru- baru ini.

Atas penangkapan tersebut Kapolres Lahat AKBP Ferry Harahap Sik MSi,  didampingi Waka Kompol Budi SiK, Kasat Reskrim AKP Satria Dwi. D Sik. Sabar. T selaku Kahumas Polres menggelar jumpa persnya di Mapolres Lahat Jln Bhayangkara Lahat, Jumat 24/5 pukul 14:00 wib.

Pada Jumpa Persnya Kapolres mengungkap modus perusakan Kawasan hutan yang dilindungi" Para pelaku  Liswan Cs mulai merambah Kawasan hutan Observasi Gajah di Desa Padang Kecamatan Merapi Selatan berawal pada bulan  Agustus 2018  hingga Mei 2019. Mereka mengklim ovservasi gajahan milik leluhur mereka, lahan seluas 210 Hektar dan sudah dirusak yang hendak dijadikan ladang menurut mereka sudah 12 Hektar lebih.

Tentu saja aksi mereka ini sangat merugikan negara, padahal  pemda terdahulu menawarkan untuk  menjadikan pelatihan gajah. Masih menurut Kapolres, laporan yang kita terima dari BKSDA terhenti karena mengingat Pesta demokrasi sehingga kasus ini tehenti sejenak

 Kesepuluh pelaku akan kita hukum sesuai dengan kesalahan masing- masing berkisar antara diatas 6 hingga 10 tahun kurungan penjara dan telah sesuai dengan perundangan yang berlaku,  alat bukti yang kita tahan berupa Senso, parang, batu, kayu, " tandas Kapolres.

Beliau menghimbau kepada elemen masyarakat untuk tidak merusak hutan Suaka, silakan memperjuangkan hak milik akan tetapi tolong jangan merusak hutan dan jangan melawan hukum,

Pewarta : Novita/Idham
Redaksi  : 24.05.2019,dutasumsel.com

Bupati Berikan Bantuan Hibah Ke Pada Masjid Bait Al Washilah Tanjung Atap

Dutasumsel.com.INDRALAYA, -- Bupati Ogan Ilir HM. Ilyas Panji Alam, meminta masyarakat berhati-hati terhadap berbagai informasi yang belum tentu kebenarannya.

Sebab bisa jadi informasi itu merupakan hoax atau fitnah yang dapat merugikan orang lain."Untuk itu pada momentum Ramadhan kali ini harus dijadikan sebagai ajang memperbaiki diri dan menjauhkan diri dari berbuat fitnah serta hoaks".

"Salah satu agar terhindar dari hoaks dan fitnah dengan memperkuat tali silaturahmi antarwarga. Mari jadikan bulan puasa sebagai wahana memperkuat silaturahmi," kata Bupati saat melakukan safari Ramadhan di masjid Bait Al  Washilah Desa Tanjung Atap Barat Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir Jumat 24/05/2019, malam. Hadir dalam acara safari ramadhan di maajid Bait Al Washilah di Desa Tanjung Atap antara lain, Bupati Ogan Ilir HM. Ilyas Panji Alam, Kapolres OI AKBP. Gazali Ahmad, Setda OI H Herman, Kepala Kementrian Agama Kabupaten Ogan Ilir H. Kholil Azmi, Pabung OKI- OI Mayor Arh. Ikrra W, Asisten Satu, OPD Kabupaten OI, Camat Tanjung Batu Dasri, Kepala Desa dan Lurah Sekecamatan Tanjung Batu, Uptd Kesehatan,Korwil Pendidikan,Tokoh Agama,Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan Masyrakat Tanjung Atap.

Bupati menyebutkan safari Ramadhan yang dilakukan pihaknya merupakan bagian dari membangun silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat Kabupaten Ogan Ilir.

Safari Ramadhan diakhiri dengan penyerahan bantuan Uang Hibah Rp 10 Juta dari Bupati OI dan 50 bingkisan sembako dari Baznas Kabupaten Ogan Ilir serta ceramah agama dari Ponpes Sribandung.

Pewarta : Sanditya
Redaksi  : 24.05.2019,dutasumsel.com

Ini Pesan Kapolres ,Untuk Kapolsek Baru Sungai Lilin AKP Hernando

Dutasumsel.com.MUBA, - Kepala Kepolisian Resort Musi Banyuasin AKBP Andes Purwanti, SE, MM pagi tadi, Jumat (24/19) sekitar Pukul 08.30 Wib Di Aula Mapolres memimpin serah terima jabatan Kapolsek Sungai Lilin Resort Kabupaten Musi Banyuasin.

Berdasarkan Surat Telegram Kepala Kepolisian Daerah Polda Sumsel Nomor: ST / 542 / V / KEP. / 2019 tanggal 21 Mei 2019 tentang pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan dilingkungan Polri Khususnya Polda Sumsel yakni Kapolsek Sungai Lilin AKP Heri Hurairo, SH dimutasi dalam jabatan baru menjadi Bhayangkara Operasional Penyelia Bidang Gasum DitSamapta Polda Sumsel diganti oleh AKP Hernando, SH, M.Si Sebelumnya menjabat sebagai Pamin 2 Subbidwabrof Bidpropam Polda Sumsel. Dalam amanatnya bahwa Mutasi merupakan hal yang biasa dalam rangka penyegaran, pengembangan karier dan peningkatan kinerja untuk mencapai tujuan organisasi.

Dalam kesempatan itu juga kapolres serta keluarga besar polres muba menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi - tingginya kepada kapolsek lama atas dedikasinya dalam melaksanakan tugas dan hal Positif yang dilakukan demi kemajuan Polres Muba.ditambahkan kapolres, dalam amanatnya mengucapkan selamat atas promosi jabatan sebagai Kapolsek yang baru, beliau berharap agar cepat menyesuaikan diri dengan lingkungan di Polres Muba dan mampu melaksanakan tugas tanggung jawab serta kepercayaan yang diberikan dengan sebaik - baiknya kemudian agar Lebih meningkatkan hal - hal positif yang telah dilakukan oleh pejabat Lama.

Laksanakan Tugas Kepolisian yang diemban secara Profesional dan Proporsional dengan penuh kesadaran serta tanggung jawab, tambah kapolres dalam Amanatnya.Upacara Yang diikuti seluruh pejabat utama dan personil polres muba tersebut dirangkai dengan penandatanganan serah terima Jabatan dari Kapolsek Lama ke Kapolsek baru serta Fakta Integritas oleh pejabat baru di Polres Muba.

Pewarta : Riyan
Redaksi  : 24.05.2019,dutasumsel.com

Ketua Plantari Awasi Dugaan Akan adanya Jual Beli Jabatan di Pemerintahan Daerah Kabupaten lahat

Dutasumsel.com.LAHAT, - Terkait akan adanya perombakan kabinet di pemerintahan kabupaten lahat yang sudah mulai dilakukan secara  tertutup seperti pegantian Direktur PDAM dan Direktur Prusda maupun akan dilakukan dalam waktu dekat ini

Diduga akan adanya Modus korupsi berupa jual beli jabatan, dimana yang telah terungkap baru baru ini lewat Operasi Tangkap Tangan (OTT) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) H Ir. Romahurmuzy (Romy), yang diduga terkait dengan jual beli jabatan..

Pasca penangkapan tersebut, Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) menduga jual beli jabatan tidak hanya terjadi di pusat saja, tapi juga di beberapa daerah di Indonesia.

Kepala daerah dan dinasti politiknya

Ketua Plantari Lahat, Sanderson Syafe'i, ST. SH  menilai (24/5) birokrasi bukan satu-satunya celah terjadinya praktik jual beli jabatan.

Menurut dia, faktor utama terjadinya modus korupsi tersebut adalah kepala daerah sebagai pemegang kekuasaan tertinggi di daerah.

Sanderson menunjukkan bahwa birokrasi hanya sebagai alat atau eksekutor dari keputusan yang dibuat oleh kepala daerah.

Dalam konteks jual beli jabatan, menurut Sanderson, para bawahan memang dipaksa oleh kepala daerah untuk membeli jabatan.

Birokrasi digunakan untuk melayani keinginan atasan. Misalnya, untuk kenaikan jabatan, seorang pejabat pemda harus menyetorkan uang kepada kepala daerah.

Tak hanya itu, untuk mempertahankan posisi, seorang pejabat juga dipaksa untuk mengeluarkan uang.

Selain itu, pemerintah daerah yang dikuasai dinasti politik dinilai paling berpotensi terjadinya jual beli jabatan.

Praktik jual beli jabatan bisa saja digunakan dinasti politik untuk memenuhi kebutuhan dana dalam jumlah besar.

Seperti yang dikatakan Andi (bukan nama sebenarnya) salah satu ASN di lingkungan pemkab Lahat mengatakan, adanya potensi jual beli jabatan dalam dinasti politik karena ada kontrol yang lemah.

Menurut Andi, pengawas internal akan sulit mengawasi pemerintahan yang dikuasai oleh sebagian besar kerabat penguasa.

Alasan lain, menurut Andi, dinasti politik akan membutuhkan modal yang cukup besar untuk mempertahankan eksistensi.

Misalnya, saat terjadi pencalonan, dinasti politik membutuhkan biaya untuk memobilisasi suara dan membangun jejaring.

"Biasanya akan memanfaatkan dana bansos, atau bagi-bagi project ke DPRD, atau jual beli jabatan, karena pasti butuh ongkos besar," kata Andi.

*Menutup celah jual beli jabatan*

Menurut Sanderson, salah satu solusi untuk mencegah kepala daerah melakukan jual beli jabatan adalah dengan memperkuat institusi semacam KASN.

Keberadaan lembaga independen semacam KASN diharapkan dapat membuat proses manajemen pemda seperti rekrutmen dan mutasi pejabat tidak didasari kepentingan politik atau pragmatis.

Dalam pelaksanaan pilkada, perlu dibangun kesadaran masyarakat untuk tidak memilih kepala daerah berdasarkan pragmatisme, atau politik uang.

Selain itu, kesadaran memilih pemimpin tidak bersasarkan loyalitas pada dinasti politik.

Lanjut Sanderson, yang terpenting adalah perubahan dalam sistem rekrutmen pegawai dan pejabat di lingkungan pemda.

Misalnya, penggunaan lelang jabatan atau pemilihan menggunakan panitia seleksi yang independent.

Kemudian, proses rekrutmen harus dilakukan secara terbuka. Misalnya, syarat administrasi, uji kelayakan dan proses wawancara dilakukan secara terbuka dan diketahui masyarakat.

Dalam proses rekrutmen, pemerintah daerah juga dapat melibatkan pihak ketiga atau lembaga eksternal yang berkompetensi dalam bidang rekrutmen.

"Ini peran KASN untuk memastikan pemimpin dipilih melalui seleksi, agar menghasilkan pemimpin yang profesional dan berintegritas tinggi," kata Sanderson.

Pewarta : Idham/Novita
Redaksi  : 24.05.2019,dutasumsel.com

GOW Lahat Berbagi Kepada Kaum Duafa

Dutasumsel.com.Lahat-- Dalam rangka menyambut hari raya Idul Fitri 1440 H, GOW ( gabungan organisasi wanita) Lahat, pada Jumat barokah 24/5 berbagi sedikit rezeki kepada kaum dhuafa, bertempat di Gedung GOW Lahat.

Hadir dalam pemberian bantuan ini Ketua Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Lahat Ny. Hj. Sumiati Haryanto dan para anggota GOW yang lainnya.

Sebanyak 150 orang Pakir miskin dan orang yang tidak mampu di beri bantuan Minyak Goreng 2 Kg, Intermi goreng 1 dus, Beras 5 Kg, Gula pasir 2 Kg, Roti roma 2 bungkus

Sementara itu Ny. Hj. Sumiati Haryanto berharap dengan di berinya bantuan ini kami lebih baik lagi dia menerima dengan senang hati, kedepan kami akan perbaiki lagi sembakonya menambah jumlah anggota dan menerima meringankan beban.

Sebagai Sekretaris GOW Elva Yudianti menambahkan para penerima bantuan ini berasal dari berbagai perwakilan kecamatan yang ada di kabupaten Lahat.

Pewarta : Novita/Idham
Redaksi  : 24.05.2019,dutasumsel.com

Aksi Loncat Pagar Di SMAN 1 Lahat Lagi Ngetren

Dutasumsel.com.LAHAT,-- Aksi loncat dipagar demi pulang duluan alias minggat dikalangan pelajar SMAN 1 Lahat lagi ngetren , Awak media berhasil memoti dan memvideokan  aksi dua  pelajar putri  yang loncat pagar saat jam pelajaran berlangsung. Sebelum meloncat dua pelajar putri  yang memakai seragam SMA tampak celingak celinguk keluar untuk melihat situasi apakah aman atau tidak.

Dan setelah dirasa situasinya dirasa cukup aman dan berusaha meloncat, namun kali ini, belum sempat keluar awak media dan tukang ojek yang biasanya mangkal sudah merekam serta memoto aksi tersebut sehingga Gatot alias gagal total dan akhirnya kedua pelajar masuk lagi keareal sekolah.

Aksi loncat seperti ini diakui tukang ojek mangkal disitu menuturkan " sering terjadi dan hampir tiap hari baik perempuan maupun laki laki.  bukan hanya terjadi saat ini tetapi sudah berlangsung lama bahkan telah menjadi kebiasaan " ujar tukang ojeng yang tidak mau disebutkan namanya.

Ketika Awak media menkomfirmasikan hal ini kepada Kepala Sekolahnya Bambang sedang berada diluar, dan diterima oleh Sekuriti sekolah. Sangat disayangkan SMAN 1 Lahat dikenal sebagai sekolah Tertib,disiplin tercoreng dengan kelakuan segelintir murid.

Pewarta : Novita/Idham
Redaksi  : 24.05.2019,dutasumsel.com

Dinas Perpustakaan Daerah Lahat Gelar Peringatan Nuzul Quran.

Dutasumsel.com.LAHAT,-- Dinas Perpustakaan Daerah Kabupaten Lahat, pada Jumat nan cerah dihari puasa yang ke 19 memperingati turunnya Wahyu Allah kepada Nabi besar Muhamad SAW  24/4 pukul 09:00 wib.

Lantunan Ayat suci Alquran terdengar syahdu  yang dibacakan Qori terbaik Farendra sebagai pembuka, Elfa Edison. SP dan  seluruh staf, Kasi, Kaban    Perpustakaan daerah hadir memenuhi ruangan lobi Perpustakaan.

Elfa Edison selaku kepala dinas perpustakan pada wejangannya mengatakan " peringatan Nuzul Quran ini mengingatkan kita pada dihari ke 10 terakhirnya puasa mengingat bahwa Lailatul qodar merupakan malam seribu malam yang istimewa, untuk itulah kita isi dengan amalan di Masjid dengan  berzikir untuk mencari barokahnya pada malam istimewa

Sementara itu  Ustad Ahmad S.SOSI pada Tauziahnya mengatakan " pada peringatan Nuzul Quran ini merupakan pengingat kita pada turunnya Alquran, kita bersyukur masih diberinya nikmat kesehatan masih diberinya kesempatan beribadah puasa, untuk itulah jangan kita sia- siakan jangan sampai kita menjadi orang merugi, sesuai dengan sabda Allah pada surat Al Ashr mengingatkan masa demi waktu, hal ini berkesimpulan bahwa kita jangan sampai menjadi orang merugi untuk itu kita manfaatkan waktu yang diberikan Allah untuk tidak merugi.

Bulan Ramadhan ini kita dilatih untuk menjadi orang yang bertakwa hal ini sudah termaktub pada surah Al Bakarah ayat 183 yang berarti orang yang beiman untuk berpuasa, dan jangan kewajiban berpuasa sebagai beban.

Nauzubilah minzalik, Rasullah mengingatkan kita bahwa bulan  ramadhan merupakan bulan penuh berkah dan menjadikan kita orang yang bertakwa dengan sosok pengendali nafsu dan prilaku sesuai.

Pewarta :  Novita/Idham
Redaksi  : 24.05.2019,dutasumsel.com

Jalin Silahturahmi ,Koramil 401-03/Sekayu Bersama Kodim 0401/Muba Berbagi Takjil

Dutasumsel.com.MUBA, - Ramadhan Berkah, demi mempererat dan menumbuhkan tali silahturahmi, Koramil 401- 03/Sekayu bersama Kodim 0401/Muba, memanfaatkan Nuansa Bulan Suci Ramadhan dengan membagikan Takjil berbagi rezeki yang di dapat di bulan suci Ramadhan ini kepada masyarakat dan pengguna jalan yang melintas di Jalan Merdeka Kelurahan Balai Agung Kota Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin, Kamis (23/5/2019).
Berbagi takjil menjelang waktu berbuka puasa yang dilaksanakan oleh anggota Koramil 401-03/Sekayu bersama Persit Kck Ranting 5 Cabang XXXVI Dim 0401/Muba Koorcab Rem 044/Gapo.

Dalam kegiatan ini, Koramil 401-03/Sekayu menyiapkan 400 paket takjil yang di kemas dan siap untuk di bagikan kepada masyarakat dan pengguna jalan yang melintas di jalan Balai Agung Kota Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin.


Dalam kesempatan ini Danramil 401-03/Sekayu Kapten Inf Hermanto di dampingi oleh Pasiter Kodim 0401/Muba Kapten Arm Arfrianto menyampaikan, " bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Kodim 0401/Muba kepada masyarakat khusus nya di wilayah binaan Koramil 401-03/Sekayu, "Ujar Danramil.

Ia menambahkan ," Dan Alhamdulillah masyarakat cukup antusias menerima paket Takzil yang di bagikan oleh personil Koramil 401-03/Sekayu, "Pungkasnya.

Pewarta : Riyan
Redaksi  : 24.05.2019,dutasumsel.com

Puluhan Ekor Kambing Masuki Kantor Bupati PALI


Dutasumsel.com.PALI,- Halaman depan kantor Bupati kabupaten Pali, seakan dijadikan tempat untuk ternak kambing ,Rabu Sore (23/5/2019) menjelang sore sekitar pukul 03.00 wib. terlihat kambing berkeliaran tanpa ada upaya pengusiran.

Keberadaan belasan ternak kambing itu disayangkan POLPP, Juliansyah Yang Bertugas di kantor tersebut Dikatakannya, halaman kantor pemerintahan semestinya dapat disterilkan dari ternak yang berkeliaran.

"menyoroti kinerja pelaksana tugas Semestinya, hal tersebut dapat diselesaikan dengan cara memanggil instansi terkait. Diantaranya, dinas pertanian dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Menurut Joni keberadaan ternak harus mampu disikapi bersama, baik pemerintah daerah maupun masyarakat pemilik ternak. Mengingat, persoalan tersebut dibutuhkan kesadaran masyarakat.

“Kan tidak enak kalau halaman kantor bupati dipenuhi kotoran ternak,” ucapnya.

Ormas Pemuda Demokrat juga menyoroti kinerja Kabag Hukum Pemda Kabupaten (PALI) yang dianggap tidak memiliki inisiatif mengajukan regulasi atau rancangan peraturan daerah (Raperda) terkait peternakan dan pemeliharaan ternak.

“Kalau mereka tidak mampu buat bilang, nanti kami yang buat perda inisiatif,” katanya.

Pantauan awak media halaman kantor Bupati itu tak hanya dipenuhi belasan ternak kambing, Namun dibagian samping kantor juga terlihat puluhan ternak kambing.

Pewarta : Don
Redaksi  : 23.05.2019,dutasumsel.com

Tangani Masalah Perdata dan TU Negara, Kejari Muba dan PUPR Teken MoU

Dutasumsel.com.MUBA, - Dalam rangka menangani permasalahan di bidang perdata dan tata usaha, Pemkab Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Muba melakukan Penandatanganan Kesepahaman Bersama (MoU) dengan Kejaksaan Negeri Muba tentang Penanganan Permasalahan Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara. Bertempat di Aula Kantor Dinas PUPR Kabupaten Muba, Kamis (23/5/2019).

Menurut laporan Plt Kepala Dinas PU PR Kabupaten Muba, H Herman Mayori ST MT mengatakan Maksud kegiatan Penandatangan MoU nota kesepahaman terhadap beberapa kegiatan yang ada di Dinas PUPR, terkhusus adanya temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap kegiatan yang dimulai pada tahun 2015, 2016, 2017 dan juga akan kami susulkan tindak lanjut kegiatan tahun 2018, karena baru berakhir bulan Mei 2019.

"Kami ucapkan terimakasih kepada Kejaksaan Negeri Muba atas Penandatanganan MoU, karena disini kami bukan tidak berbuat, namun sebelumnya sudah diadakan rapat dengan rekanan (mitra pihak ke 3) kemudian surat resmi juga sudah  berapa kali dilayangkan, terakhir rapat dengan Pak Sekda dan Inspektur Kabupaten Muba namun belum ada realisasi yang signifikan. Melalui MoU ini dengan harapan hal seperti ini dapat terselesaikan dalam waktu yang tidak terlalu lama, "jelas Herman.

Sementara itu dalam sambutan Kajari Muba, Suyanto SH MH mengatakan MoU ini baru pra/awal nantinya akan ditindaklanjuti ke Surat Kuasa Khusus (SKK).

"Memang dalam kejaksaan ada fungsi perdata dan tata usaha negara, artinya apabila pada institusi negara ada sengketa hukum perdata, Kejaksaan dengan kuasa khusus bisa mendampingi. Seperti kegiatan hari ini pada fungsi hukum perdata,  karena ada temuan pada kegiatan di Dinas PUPR sejak tahun 2015 hingga 2018,"ujarnya

"Terimakasih kepada Dinas PUPR telah memilih kami untuk mendampingi, mudah-mudahan setelah MoU ini akan segera ditindaklanjuti dengan SKK dan akan kami tindaklanjutkan pada proses berikutnya, "ungkap Suyanto.

Dalam arahan Sekda Muba, Drs H Apriyadi MSi mengatakan bahwa kegiatan ini adalah kolaborasi yang baik,  Lendatanganan MoU Kejaksaan Negeri Muba dengan Pemkab Muba dalam hal ini Dinas PUPR merupakan tindak lanjut MoU induk antara Bupati dan Kajari Muba sebelumnya, ini turunannya dan nanti akan ada Surat Kuasa Khusus (SKK) yang diberikan OPD kepada jaksa pengacara negara untuk melaksanakan tugas yangg telah dikuasakan.

"Atas nama Pemkab Muba saya mengucapkan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kejaksaan Negeri Muba, walaupun lambat yang kita lakukan ini namun prinsipnya lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali,"ujar Sekda.

Dikatakan Sekda MoU ini untuk tindak lanjut dari hasil pemeriksaan BPK pada tahun 2015, 2016  dan 2017, tidak menutup kemungkinan tahun 2018. Kami Pemkab Muba begitu menerima LHP ini kami telah melakukan administrasi, baik surat  yang ditandatangani oleh Plt Kadis PUPR bahkan Bupati namun belum ada yang mengindahkan.  Padahal ada Undang-Undang menegaskan bahwa hasil temuan BPK harus ditindaklanjuti jika tidak akan lari ke pidana lainnya dan tentunya berlanjut ke penegak hukum.

"Dan alhamdulilah Kejaksaan Negeri Muba masih mengajak melakukan proses pencegahan bukan langsung pada wilayah penindakan, oleh karena itu kami sangat berterimakasih. Semua temuan hasil LHP kami serahkan kepada Kejari Muba agar dapat di bantu untuk penyelesaiannya. Tentunya hasil temuan ini akan ditindaklanjuti oleh Kejari Muba, dan nanti uangnya akan kembali ke kas daerah, uang ini akan dikembalikan  ke masyarakat dalam bentuk program daerah, "ucap Apriyadi.

Lanjut Sekda, "Kami berpesan agar kegiatan kerjasama dengan  pihak ketiga benar-benar dijaga, jangan dibiarkan mitra kita bermain sendiri tanpa pengawasan. Karena pengawasan yang kurang adalah suatu kelemahan selain itu banyak mitra-mitra yang melanggar kontrak yang kita sepakati dari awal, "imbuhnya .

Sekda juga berpesan untuk meminimalisir ini dari internal juga harus berbenah, karena  Kejaksaan Negeri Muba punya tugas berat dengan wilayah yang luas, sangat berat apalagi dengan tugas-tugas tambahan. Jadi kalau bisa seharusnya permasalahan bisa di selesaikan dengan internal.

"Mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini banyak manfaat dan menjadi momentum bagi kita untuk melakukan perbaikan kualitas kinerja di masa datang, karena terkhusus PUPR di Muba dengan tugas untuk bangun infrastruktur, dan juga menjadi warning bagi mitra agar ikuti SOP dan laksanakan sesuai kontrak serta bekerjalah secara profesional, " tutup Sekda.