NEWS

Slider

Kodim 0401/Muba Memperingati Nuzulul Qur'an

Dutasumsel.com.MUBA,- Peringatan Nuzulul Qur'an yang digelar di Mushola At-Taqwa bertempat di Asrama Kodim 0401/Muba Jalan Kopral Napis Kecamatan Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin, Selasa (21/5/2019).

Hadir pada acara tersebut Dandim 0401/Muba Letkol Arm M. Saifudin Khoiruzzamani, Ustad Didik Sugandi Spdi sebagai penceramah, para Danramil dan Perwira Staf jajaran Kodim 0401/Muba, Ketua dan Pengurus Persit KCK Cabang XXXVI Kodim 0401/Muba serta seluruh Personel dan PNS Kodim 0401/Muba.

Dalam sambutannya Dandim 0401/Muba Letkol Arm M Saifudin Khoiruzzamani Menyampaikan bahwa "pada bulan Ramadhan inilah Alquran diturunkan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW sebagai petunjuk dan pedoman bagi umat islam.

Kita harapkan bersama para generasi muda dan anak-anak serta kita sendiri agar dapat mencintai Al-qur'an karena nanti malam tepat nya pada tanggal 17 Ramadhan turunnya surah yang pertama yaitu surat Al'alaq ayat 1-5, perbanyaklah ibadah dan amal kebaikan.

Dandim 0401/Muba juga menambahkan, "memang kondisi mushola kita saat ini mungkin belum layak, tapi dalam waktu dekat mushola ini akan kita perbaiki bertahap mulai dari atap kemudian dinding dan lainnya sepanjang kita masih punya kemampuan insya allah bisa", tuturnya.

Pewarta : Riyan
Redaksi  : 21.05.2019,dutasumsel.com

Wujudkan Smart Journalis, PWI Muba MoU STIH Rahmaniyah

Dutasumsel.com.MUBA, - Demi mewujudkan Visi Misi Smart Journalis Postif, dan mewujudkan Wartawan Berkualitas dan berintegritas PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Musi Banyuasin  melakukan MOU (Memorandum of Understanding) dengan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Rahmaniyah dilaksanakan diruang ketua STIH Selasa (21/5) Pukul 11.00 WIB.

Ketua PWI Muba Herlin Koisasi SH di dampingi Sekretaris PWI Indra Jaya S.I.Kom usai MOU sangap senang satu program yang menjadi target PWI Muba Periode 2019 -2022 sudah terealiasi, semoga MOU ini menjadi salah satu cikal bakal mewujudkan wartawan Musi Banyuasin terkhusus tergabung di Organisasi PWI menjadi PWI Smart dan berkualitas

Kedepan kita akan merubah pemikiran baik itu Intansi, Badan, Perusahaan, atau dunia pendidikan di muba wartawan yang tergabung di PWI adalah Sahabat, kita akan terus menjalin kemitraan, kedepan masih Banyak Program yang telah kami siapkan, kami berharap kepada rekan kita semakin Solid
sehingga PWI Muba bisa berjaya seperti Program Bupati dan Wakil Bupati Muba, untuk sistem pendaftaraan Kulia STIH anggota atau pengurus dapat mendaftar secara kolektif di Sekretariat PWI pendaftaran Gratis sesuai Isi MOU ujar Herlin

Sedangkan Dr Wandi Subroto SH MH, semoga MOU yang baru saya laksanakan dengan PWI Muba dapat menjadi kemajuan bukan hanya PWI Namun untuk STIH, untuk Pola sesuai Isi perjanjian, kami berharap di tahun pertama MOU berjalan lancar dan menjadi kemajuan pendidikan di muba

Untuk jam belajar kami ada dua, pertama reguler dan weekend tinggal tergantung kesepakatan pihak PWI mana yang ingin diterapkan, untuk jurusan bukan hanya hukum, jika mau ambil jurusan ekonomi atau PAI juga bisa, kami berharap PWI dan STIh semakin Jaya ujar wandi

Ditempat terpisah Hadi Tekad salah satu wartawan Muba yang tergabung sebagai pengurus sangat bangga, PWI Periode ini bukan hanya Kepentingan pribadi yang di pikirkan namun kepentingan organisasi dan anggota yang menjadi poin utama,

Diawal kinerja Pengurus Periode 2019 -2022,  2 program sudah terwujud, program kesejahteraan Anggota dan progran peningkatan wawasan dan pendidikan telah terwujud kedepan kami berharap program yang telah kita susun bersama saat rapat di awal bulan puasa dapat kita capai, saya berharap tiap bulan kita adakan rapat rutin sehingga kebersaaan terjadi,saya yakin Smart Jurnalis dapat terwujud dan tidak ada lagi kata "konop konop".

Pewarta : Riyan
Redaksi  : 21.05.2019,dutasumsel.com

Bupati Dodi Reza Inginkan Muba jadi Tuan Rumah Terbaik Peda KTNA XIII

Dutasumsel.com.MUBA, - Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) telah dipercaya sebagai Tuan Rumah Pelaksanaan Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) ke-13 Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) pada tanggal 24-28 Juni 2019 mendatang.

Guna memantapkan persiapan, hari ini Selasa (21/5/2019) bertempat di Ruang Rapat Searasan Sekate, Pemkab Muba kembali gelar Rapat Koordinasi dipimpin langsung oleh Bupati Muba, H Dodi Reza Alex Noerdin dan yang dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi, Perwakilan Forkominda, TNI dan Polres, Para Asisten, Kepala PD Kabupaten Muba serta Ketua KTNA Provinsi Sumsel dan Ketua KTNA Kabupaten Muba beserta rombongan.

Dalam arahan Bupati, diminta pelaksanaan Peda KTNA XIII Tingkat Provinsi Sumsel di Kabupaten Muba agar menjadi Pelaksana Terbaik Se Indonesia. Dan walaupun ini event kelas provinsi namun rasanya harus nasional.

"Muba sudah ditetapkan jadi tuan rumah Peda KTNA XIII Tingkat Provinsi Sumsel, maka harus berupaya semaksimal mungkin menjadi pelaksana terbaik, namun harus kita fahami dahulu terbaik dalam sisi apa, sehingga Para OPD yang dan panitia besar dapat melaksanakan dengan baik, "ujar Dodi.

Dikatakan Dodi bahwa perlu difahami bahwa event Peda KTNA ini bukan hanya sehari saja namun akan berlangsung selama lima hari dan melibatkan peserta ribuan orang. Nantinya Kota Sekayu dan sekitarnya akan diramaikan hulu-hilir para peserta. Jadi bukan hanya saat pembukaan acara saja tapi saat berlangsung dan sampai penutupan harus menjadi perhatian yang wajib dimaksimalkan.

"Oleh karena itu pada event ini kita harus memberikan pelayanan yang konsisten kepada seluruh peserta Peda KTNA, baik itu mengenai akomodasi, bagaimana kondisi homestay nya baik kelancaran listrik dan air bersihnya, konsumsinya kemudian LO harus standy sebagai penghubung informasi yang terintegrasi baik ke Kepolisian, TNI dan Tim Medis, maka harus ada Pusat Emergency Center nya. Kemudian juga pastikan program perlombaan acara tersebut yang bagus dan menarik mulai dari opening dan closing ceremony, "beber orang nomor satu di Kabupaten Muba ini.

Selain itu Dodi juga menghimbau agar OPD terkait dalam kepanitiaan agar memperhatikan time schedule nya, agar dapat dikoordinasikan terus, mengingat akan ada libur cuti lebaran yang selama 10 hari , maka saya minta kepada seluruh panitia kesiapan pelaksaannya KTNA ini seminggu sebelum Hari H sudah jelas harus kelar dan Minimal H -3 semuanya sudah siap semuanya.

Sementara itu Ketua KTNA Sumsel, H Basir mengapresiasi atas paparan persiapan yang telah disampaikan Pemkab Muba. Dirinya yakin Pemkab Muba akan mampu menjadi Tuan Rumah Terbaik di Indonesia.

"Terlihat dari paparan semua persiapan sudah on the track dan kami yakin tuntas, namun perlu diingat karena Peda KTNA ini dilaksanakan tiga tahun sekali kemudian ada 17 Daerah Se Sumsel maka jangan sia-siakan kesempatan ini, butuh waktu kemungkinan 50 tahun lagi Kabupaten Muba bisa kembali menjari tuan rumah. Maka mari kita perhatikan bersama untuk pelayanan tamu dan kebutuhan para peserta, "pesan Basir.

Menurut Ketua KTNA Muba yang sekaligus sebagai Ketua DPRD Muba, Abusari Burhan SH mengatakan, untuk menyukseskan acara tersebut, DPRD telah menganggarkan dana Rp 8,7 milar untuk kepentingan pelaksanaan Peda KTNA.

“Kami berharap Muba bisa menjadi tuan rumah yang terbaik se-Indonesia, karena pada prinsipnya kita siap bahu membahu menyukseskan KTNA di Muba, seluruh OPD agar tidak hanya membebankan kepada Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan saja namun semuanya wajib bertanggung jawab menyukseskan, "ungkapnya.

Menurut Laporan Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan Ir A Thamrin dari 2665 peserta, 1500 diantaranya berasal dari Kecamatan dalam Kabupaten Muba. Event ini juga direncanakan akan dibuka oleh Menteri Pertanian RI namun masih dalam koordinasi dengan pihak Kementerian Pertanian.

"Pembukaan dan penutupan kita pusatkan di Lapangan Gelanggang Remaja Sekayu," ujarnya.

Adapun sebagai tempat perlombaan yakni Stable Berkuda Sekayu, Lapangan Gelanggang Remaja Sekayu, Kolam Renang Tirta Randik, dan Taman Toga Kelurahan Mangun Jaya Kecamatan Babat Toman.

"Untuk Homestay disiapkan bagi para peserta berlokasi di Kelurahan Balai Agung, Serasan Jaya, Kayuara dan Soak Baru, kemudian untuk tamu dan undangan vip penginapan dan hotel sudah juga kita siapkan berlokasi di Kota Sekayu, "jelas Thamrin.

Selanjutnya Plt Kepala Dispopar Kabupaten Muba, Muhammad Faris SSTP MM memaparkan bahwa Instansinya lah yang bertanggung jawab untuk opening dan closing ceremony.

"Pada acara pembukaan akan ada barisan defile dari perwakilan peserta Peda KTNA Kota/Kabupaten Se Sumsel. Sementara untuk acara hiburan akan dimeriahkan oleh artis ibukota yaitu Siti Badriah dan acara penutupan dihibur oleh Cita Citata, dengan artis pendukung yaitu Risma KDI, Viola Arsa dan Solution Band, "paparnya.

Pewarta : Riyan
Redaksi  : 21.05.2019,dutasumsel.com

pelantikan Anggota BPD Desa Geramat Berlangsung Khidmat

Dutasumsel.com.LAHAT, -- Pelantikan Anggota  Badan permusyawaratan Desa (BPD) desa Geramat  kecamatan Merapi Selatan Kabupaten Lahat resmi dilantik oleh Camat Merapi Selatan Ahmad Hasdi, SE, M.AP yang mana desa tersebut sudah melakukan pemilihan Anggota BPD beberapa hari yang lalu, pelantikan berlangsung di kantor kecamatan merapi selatan, Senin 21 Mei 2019.

Anggota Badan permusyawaratan Desa (BPD) setelah mengucapkan Sumpah jabatan bersedia menjalankan tugas sebagai wakil masyarakat di desa untuk menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintahan Desa.
Badan permusyawaratan Desa juga mempunyai wewenang:
1. Membahas rancangan peraturan desa bersama Kepala Desa.
2. Melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan Peraturan Desa dan Peraturan Kepala Desa.
3. Mengusulkan pengangkatan dan pemberhentian Kepala Desa.
4. Membentuk panitia pemilihan Kepala Desa.

Hadir pada acara pelantikan BPD Camat merapi Selatan Ahmad Hasdi, Kepala Desa Geramat Ahmad Kurnia, Tripika kecamatan merapi selatan, kades area merapi selatan dan tamu undangan lainnya.

Ahmad Hasdi menyampaikan kepada  para Anggota BPD yang baru saja di lantik, Agar dapat bersenergi bersama kepala Desanya masing masing,” karena kemajuan Desa terletak kepada pemimpinnya,mari kita bergandengan tangan bersama pemerintah Daerah  untuk majukan Kecamatan Merapi selatan ke arah yang lebih baik tuturnya.

Pewarta : Novita/Idham
Redaksi  : 21.05.2019,dutasumsel.com

Mayat MR X Hebohkan warga Serijabo Kecamatan Sungai Pinang Ogan Ilir

Dutasumsel.com.INDRALAYA, - Warga Seri jabo  Kecamatan Sungai Pinang Kabupaten Ogan Ilir sempat di hebokan dan dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat  berjenis kelamin laki - laki tanpa identitas di sungai ogan.

Mayat yang belum diketahui identitas ini  mengenakan celana jean dan baju kaos oblong bergaris- garis diduga kiat hanyut dan tenggelam terbawa arus   ,Selasa(21/05).

Romi ( 37 ) salah satu warga Desa Seri jabo yang pertama kali melihat Sebelum  kejadian  mengatakan ia sempat melihat ada sosok Laki - laki berdiri diatas ponton lalu laki - laki tersebut melompat dari atas ponyom," Kira - kira sekitar pukul 06.00 wib kami melihat dari kejauhan ada sosok laki- laki yang yang mengenakan baju kaos oblong dan celana jean serta memakai topi berdiri diatas ponton, lalu tak lama kemudian ia melompat  kesungai semakin ketengah dan tak lama kemudian tenggelam,"ujaranya.

Lalu Kemudian sekitar pukul 13.00 wib seorang nelayan bernama Amir ( 58 ) warga tanjung raja pada saat melakukan aktivitas mencari ikan di sungai ogan di kaget kan dengan sesosok mayat yang terapung di  sungai," Lalu kami tarik ke pinggir, selesai sampai di pinggir  kami memangil warga sekitar,"ungkapnya.

Terpisah Kepala Desa Seri jabo Herian membenarkan  Adanya Penemuan mayat tersebut," ketika mendapatkan laporan warga langsung saya langsung menghubungi pihak kepolisian Polsek Tanjung Raja,"Jelasnya.

Tak lama dihubungi selang beberapa waktu anggota Polsek tanjung raja yang di pimpin Kepala Unit (Kanit) Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Tanjung Raja IPTU Herman beserta anggota langsung ke Tempat Kejadian Perkara ( TKP ), dan Langsung mengevakuasi mayat tersebut ke Puskesmas Tanjung Raja untuk diotopsi.

Pewarta : Darius
Redaksi  : 21.05.2019,dutasumsel.com

Toleransi Umat Beragama Di Kelurahan Gunung Gajah Cukup Baik

Dutasumsel.com.LAHAT,-- Masyarakat Indonesia yang plural, dengan ragam suku bangsa budaya
etnis dan agama serta idiologi merupakan kekayaan tersendiri. Oleh karena
itu, keragaman agama, etnis, idiologi ataupun budaya membutuhkan
sikap arif dan kedewasaan berpikir dari berbagai lapisan masyarakat.

 Bulan suci ramadhan merupakan bulan yang penuh barokah bagi umat Islam, Kelurahan Gunung Gajah merupakan salah satu Kelurahan di Kecamatan Lahat yang mempunyai warga dengan Etnis, Suku agama yang berbeda.

Seperti dikatakan Adlan Ratten selaku Lurah ketika disambangi awak media diruang kerjanya beliau menuturkan " warga kami yang terdiri dari 18 RT dan 5 RW, di RT 1 dan RT 4 sebagian beragama minoritas Etnis China dan berlainan agama Kristen dan konghucu.

Ketika mereka sedang merayakan hari besar agamanya, umat Islam mengunjungi walau hanya bersalaman dan sekedar mencicipi kue saja. Begitupun sebaliknya bila Bulan puasa tiba umat lain menghargai dan mengunjungi untuk bertamu dihari lebaran " Alhamdulilah mereka tidak pernah bermusuhan dan saling menghargai satu sama lainnya" tutur Adlan.

Pewarta : Novita/ Idham
Redaksi  : 21.05.2019,dutasumsel.com

Pendaptaran Calon Siswa Baru SMAN 2 Lahat Dihari Pertama Membludak

Dutasumsel.com.LAHAT,-- Antusiasme Calon Siswa dan wali murid SMAN 2 Lahat pada hari ini Selasa 21/5 mendaftar ulang untuk menjadi Pelajar disekolah tersebut.Pantauan awak media dilokasi SMAN 2 Lahat, sejak pagi tadi siswa dan wali murid sudah membludak memenuhi halaman sekolah.

Tri Turnadi Spd selaku kepala sekolah mengatakan kepada Awak media beliau mengatakan " hari ini merupakan pendaftar ulang serentak Sesumsel, ini merupakan  pendaptaran sekolah reguler pengumuman tgl 20 kemaren dannya selama tiga hari dari tanggal 21- 23 Mei.

Masih menurut Kepsek untuk Reguler kita ambil 270  siswa dari keseluruhan  396 siswa dikalkulasi.  Sekitar 60 %, mereka datang sebelum nomer antrian pendaftaran dibuka. Alhamdulilah  sekolah tidak kewalahan sehingga nomer antrian di hari pertama PPDB tahun ajaran 2019 2020 berjalan lancar.

Pewarta : Novita/Idham
Redaksi  : 21.05.2019,dutasumsel.com

Hadirnya BUMD Petro Muba, Tingkatkan PAD Kabupaten Musi Banyuasin

Dutasumsel.com.MUBA, - Badan Usaha Miilik Daerah adalah salah satu cara meningkatkan Pendapatan Alokasi Daerah (PAD) ,yang dimana dibiaya oleh Pemerintah Daerah setempat agar mampu bersaing dengan Perusahaan perusahaan Nasional maupun Internasional.

Salah satu Daerah yang memiliki Perusahaan BUMD yaitu Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan ,perusahaan ini adalah Petro Muba yang dimana Perusahaan ini bergerak dalam Produksi minyak yang bekerja sama dengan Perusahaan Daerah Pertambangan Dan Energi (PDPDE) dalam membangun Station Storage atau penampungan minyak mentah yang terletak dikawasan Babat Toman Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan.

Sementara itu direktur Keuangan Petro Muba Syamsu Bunyamin,SE mengatakan pada awak media, Senin (20/05/2019). Bahwasannya Petro Muba telah telah berusaha memberikan yang terbaik dalam membangun dan meningkatkan Pendapatan Alokasi Daerah (PAD) Kabupaten Musi Banyuasin.

"Petro Muba bayar PAD dan sejarah pertama berdiri menyetorkan pajak PPH 235 M dan pajak PPN 20 M. Kemudian Petro Muba bantu anak perusahaan selanjutnya Petro Muba berjuang lagi bangun jaringan gas kota," Ujarnya.

Kemudian Syamsu Bunyamin pun menerangkan beberapa rencana Petro Muba dalam jangka waktu dekat ini salah satunya, mendirikan pabrik serta mengelola gas terbesar kedua didunia.

"Petro Muba bulan oktober nanti akan  bangun pabrik PKS, dengan produksi 45 ton/jam yang terletak di kecamatan Sungai Keruh. Kemudian Petro Muba akan garap gas terbesar kedua dan minyak, apakah ini semua untuk pribadi? tentu tidak, semua ini untuk Muba,"pungkasnya.

Pewarta : Riyan
Redaksi  : 21.05.2019,dutasumsel.com

Usai Juarai Kejurnas, IPSI Muba Siapkan Pembangunan Padepokan

Dutasumsel.com.MUBA, - Setelah berhasil tampil gemilang dan menjadi juara umum pada Kejuaraan Pencak Silat Piala Ketua Umum PB IPSI November 201, dan mengukir prestasi gemilang dengan meraih juara umum pada Kejuaraan Nasional IIB Darmajaya Bandar Lampung. Pencab Ikatan Pencasilat Seluruh Indonesia (IPSI) Kabupaten Muba, mempersiapkan pembangunan Padepokan IPSI Muba.

“Kami lagi merencang untuk pembangunan Padepokan IPSI Muba, karena tempat tersebut memang dibutuhkan untuk tempat pelatihan dan sejumlah kegiatan kejuaraan nantinya,” Ketua Pengcab IPSI Muba Thabrani Rizky, Senin (20/5)

Thabrani mengungkapkan, dengan adanya Padepokan tersebut, diharapkan akan menghasilkan pesilat-pesilatMuba yang handal dan memang mampu bersaing di setiap ajang, baik nasional, bahkan internasional. Karena melihat perkembangan atlet-atlet silat Muba yang telah memberikan yang terbaik bagi Muba.

“Beberpakali Kejurnas IPSI, kita selalu memperoleh yang terbaik. Sehingga ini bisa menjadi modal dan motivasi untuk menyediakan tempat pelatihan yang layak bagi atlet-atlet kita,” tegasnya.

Dia mengungkapkan, bahwa rencana pembangunan tersebut akan disampaikan dalam waktu dekat dengan Bupati Muba. Sehingga bisa dapat terwujud dalam tahun depan, dan pihaknya sangat membutuhkan dukungan dari semua pihak dalam proses pembangunan Pedepokan IPSI Muba itu.

“Kita akan berkoordinasi dengan KONI dan Dispopar Muba dengan rencana itu, sehingga nantinya akan dilaporkan kepada Bapak Bupati Muba. Kami berharap tempat itu, dapat terwujud secepatnya,” pungkasnya.

Sebelumnya Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin mengungkapkan, pembinaan dan komitmen para atlet yang terus berlatih dan bekerja keras pasti akan sukses, faktanya para atlet silat muba yang sudah sering mengharumkan nama daerah Bumi Serasan Sekate di level nasional.

Dirinya juga memberi semangat untuk cabor lain dengan komitmen dari diri sendiri sehingga mampu meraih prestasi, dan Pengurus Kabupaten kiranya terus serius untuk membina para atlet dan terus diupayakan dengan maksimal supaya atlet-atlet IPSI Muba terus mendapatkan prestasi.

“Hari ini , Kabupaten Muba jadi sorotan daerah lain atas prestasinya khususnya prestasi para atlet-atlet Musi Banyuasin. Semoga prestasi tersebut memicu semangat bidang lainnya,”ujar Dodi.

Pewarta : Riyan
Redaksi  : 21.05.2019,dutasumsel.com

LIPER-RI : "90 Persen Kendaraan Dinas Kabupaten Musi Banyuasin Diduga Gunakan Plat Hitam"

Dutasumsel.com.MUBA, - Diduga mobil Dinas di Kabupaten Musi Banyuasin banyak yang memakai Plat Nomor Polisi (Nopol) Palsu, yang dimana baik Unit kendaraan Dinas baru maupun Unit Kendaraan yang baru tidak memakai Plat Nomor Polisi yang telah ditetapkan yaitu Plat Merah.

Dari pantauan media ,salah satu mobil Dinas milik DKP terjaring Razia Petugas Satuan Unit Lantas Polres Musi Banyuasin yang memakai Plat hitam bernomor Polisi BG 378 RM yang diduga dikendarai oleh Supir Pribadi salah satu ASN DKP ,Senin (20/5/2019).

Menurut informasi yang dihimpun Kendaraan Dinas yang ada di Kabupaten Musi Banyuasin memakai Plat palsu termasuk unit kendaraan baru yang hampir semuanya tidak menggunakan Plat Merah, yang dimana Plat Nopol yang dipakai tidak pernah dikeluarkan oleh pihak samsat, hal ini seakan menimbulkan pertanyaan apakah kendaraan kendaraan tersebut telah melalui Audit Pemeriksaan fisik baik penyimpan maupun pengurus barang.

Mengacu pada Peraturan Kepala Kepolisian Negara Rebuplik Indonesia Tahun 2012 Tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor .Plat disebut dengan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Perubahan Plat Mobil Dinas Merah ke Hitam melanggar Undang undang Tahun 2009.

Sementara itu menurut Arianto.,SE Ketua Lembaga Intelijen Pers Reformasi Republik Indonesia (LIPER-RI) Kabupaten Musi Bnyuasin, "Ada sebanyak 90 % kendaraan baik itu unit lama dan baru yang ada di Kabupaten Musi Banyuasin tidak memakai Plat Merah namun memakai Plat samaran (Palsu), "Dikatakan Arianto.,SE melalui Pesan Whatsappsnya, Selasa (21/5/2019).

Ia menambahkan Pada tahun 2016 lalu ,Lembaga Intelijen Pers Reformasi Republik Indonesia (LIPER-RI) mendesak Pemerintah Daerah Kabupaten Musi Banyuasin untuk mempertanggungjawabkan dari keberadaan kendaraan dinas yang telah dinyatakan BPK RI tidak di ketahui majasnya senilai Rp.45,2 M, "Tambahnya.

Menurut keterangan lembaga Audit resmi negara ini menyatakan Berdasarkan hasil pemeriksaan fisik dan keterangan dari penyimpan barang dan pengurus barang pada Bagian Umum Sekretariat Daerah menunjukkan terdapat sebanyak 663 Unit Kendaraan Dinas sebesar Rp. 45,2 M yang tercatat pada KIB Sekretariat Daerah tidak diketahui keberadaannya oleh penyimpan dan pengurus barang.

Pewarta : Riyan
Redaksi  : 21.05.2019,dutasumsel.com