NEWS

Slider

Dua Perda Muba Perkuat Membangun Umat Berbasis Agama

Dutasumsel.com.MUBA, - Ramadhan 1440 H tahun 2019 di Kabupaten Musi Banyuasin diharapkan menjadi bulan penuh berkah dan ampunan. Hanya dalam kurun waktu satu tahun jelang bulan suci ramadhan ( puasa) kali ini, Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin dan Wakil Bupati Muba Beni Hernedi bersama anggota DPRD Muba telah menerbitkan dua Peraturan Daerah yang pro umat. Kedua Perda untuk mengajak umat di Muba membangun karakter diri berbasis agama.

Diantaranya Perda nomor 2 Tahun 2018 tentang pembatasan Pesta Rakyat dan Perda Nomor 1 tentang Pengelolaan Zakat dan Infaq.

Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Musi Banyuasin Nomor 2 Tahun 2018 tentang Pesta Rakyat resmi diterapkan pada September 2018 lalu. Kabupaten Muba menjadi daerah pertama yang membatasi pesta rakyat dalam bentuk peraturan daerah.

Perda Pesta Rakyat bertujuan meminimalisir dan menekan penggunaan dan peredaran narkoba dan mencegah terjadinya pergaulan sex bebas (perbuatan asusila) dan penyakit masyarakat lainya diajang pesta malam hari sehingga dengan telah diterapkannya Perda ini menjadi salah satu komintmen pemkab Muba bersama masarakat Muba untuk menjaga generasi penerus Menjadi menjadi korban efek narkoba dan efek penyakit masyarakat lainya yang menyesatkan.

"Jadi, Perda ini semata-mata untuk kepentingan masyarakat Muba. Saya berkeyakinan semua elemen masyarakat mendukung demi kebaikan masa depan anak dan cucu kita," ujar Bupati Muba Dodi Reza yang juga Pembina GP Ansor Sumsel itu.

Memang, lanjut Dodi, awalnya ada penolakan terhadap implementasi Perda tersebut "Karena ada segelintir pihak yang belum memahami isi Perda. Tidak ada sedikit pun niatan untuk membatasi hiburan dan budaya masyarakat didalam Perda ini," tegasnya.

Dodi menambahkan, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Muba bersama stakeholder terkait akan gencar mensosialisasikan Perda tersebut bersama alim ulama serta aparat penegak hukum. "Ini tugas kita bersama," kata Dodi.

Terbitnya Perda Pesta Rakyat mendapatkan dukungan dari berbagai pihak mulai dari aparat TNI, Kepolisian, hingga tokoh Agama. Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan akhirnya masyarakat Muba pun berhasil menjalankan dan mendukung Perda Pesta Rakyat.

Program Membangun Umat Berbasis Agama di Muba terus menempati panggung mulia. Pada agenda safari ramadhan perdana Bupati Muba Dodi Reza melaunching Perda Nomor 1 Tentang pengelolaan Zakat dan Infaq. Perda Zakat ini salah satu upaya sebagai umat muslim bergotong royong bersama membantu warga kurang mampu di Kabupaten Muba yang semuanya akan disalurkan melalui baznas Muba sebagai prioritas untuk mengentaskan kemiskinan.

"Alhamdulillah sebagai umat beragama kita bulatkan tingkat iman dan Islam kita. Zakat adalah kewajiban makanya kita mulai bakukan Perda Zakat dan infaq buat ASN. Pada penyalurannya ini juga bisa jadi upaya pengentasan kemiskinan. Salah satu upaya nyata yang kita lakukan yakni pemberlakuan Perda Zakat bagi seluruh ASN beragama Muslim. Saya yakin akan diikuti oleh perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Musi Banyuasin, Pegawai BUMN dan BUMD yang berada di Muba. Sedangkan bagi seluruh orang mampu di Musi Banyuasin alhamdulillah jika bersedia menjadikan Perda Zakat dan infaq sebagai role model sekaligus menjadi motor penggerak percepatan menuju Muba Muba Maju Berjaya," ujar penyandang predikat Bapak Santri se-Sumsel ini.

Diakui oleh Dodi selama ini di Muba telah ada Baznas yang memberikan sumbangsih positif meringankan beban masyarakat Muba. Baznas Muba telah membantu di bidang Pendidikan, modal usaha, kegiatan Dakwah, bantuan kesehatan, hingga bidang kemanusiaan (bedah rumah, Santunan Fakir Miskin, Anak Yatim dan lainnya).

“Zakat merupakan kewajiban yang diperintahkan Allah SWT kepada kita semua sebagai kaum muslimin dan tercantum dalam Rukun Islam yang ketiga," pungkasnya.

Pewarta : Riyan
Redaksi,17.05.2019,dutasumsel.com

Penyerahan Bantuan Secara Simbolis Alat Pertanian Kepada Kelompok Tani Kabupaten Lahat.

Dutasumsel.com.LAHAT,-- Alat Sintan ( mesin pertanian) yang diberikan kepada kelompok tani pada Jumat 17/5 oleh Bupati Lahat Cik Ujang di Halaman Dinas Pertanian berupa Traktor, Cultifaktor dan terpal. Bupati menghimbau kepada penerima Alat Sintan untuk menjaga barang tersebut demi mensejahterahkan masyarakat di Kabupaten Lahat, dan bila ketahuan menjual akan dicoret dari daftar penerima " tegas Bupati.

Acara tersebut dihadiri, Kadis Pertanian Ir Agustia Budiman MM, Surya Agustina Sp MM Kasi Alsintan, Asisten 2, Kadis PU PR, serta undangan lainnya.

Marsin kelompok Tani Tanjung Sakti  mewakili Kelompok tani Sekabupaten Lahat mengucapkan terima kasih yang telah membantuan terhadap kelompok Tani, semoga manfaatnya sangat besar, hendaknya bantuan untuk kami jangan melalui Proposal dan diberikan secara langsung

Sementara itu Laporan dari Ir Agustia Budiman MM Kadis Pertanian " 17158 H yang ditanami Jagung, Padi dan Kedelai, pada OkMar ( Oktober Maret )  5,2 ton perhektar menduduki pringkat ke2 dari Okut dan Triwulan jw 2 7,5 Ton.sebelas unit pompa Air, 13 unit Kontraktor dan 5 paket terpal  dan Cultifator 3 Unit, brigade untuk pompa artinya boleh pinjam pakai sistem Sewa. Selain itu beliau menjelaskan bahwa   170 ton menyumbang Surpulus Beras menurut dari data BPS. Semoga dengan adanya bantuan ini bisa meningkatkan Surplus beras.

Pewarta : Novita/Idham
Redaksi,17.05.2019,dutasumsel.com

Jaga Kondusifitas Wilayah ,Koramil 401-01/Sungai Lilin Lakukan Penertiban Pedagang Petasan

Dutasumsel.com.MUBA, - Danramil 401-01 melalui Anggota Koramil 401-01/Sungai Lilin bersama Jajaran Aparat Polisi Sektor Sungai lilin dan Kelurahan Sungai lilin gelar giat Penertiban pedagang petasan ,bertempat di pasar Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan, Jum'at (17/5/2019).

Danramil 401-01 Kapten Inf Zaenuri melalui Anggota Koramil 401-01 bekerjasama dengan Kepolisian Sektor menyisir Pasar Sungai Lilin melakukan Penertiban pedagang Petasan yang dimana berdasarkan himbauan dilarang mengganggu ketentraman pada saat Bulan Suci Ramadhan.

Dalam pelaksanaan penertiban tersebut Lurah Sungai Lilin Hendri.,SH.,Ssi menghimbau ,"untuk pedagang petasan yang masih berjualan kita lakukan penertiban sesuai himbauan dari pihak terkait ,hal ini guna menciptakan Kondusifitas dan Ketentraman pada saat bulan suci Ramadhan, "Himbaunya.

Sementara itu Danramil 401-01/Sungai Lilin melalui Sersan satu (Sertu) Sularto menegaskan ,"dalam hal ini kita bekerjasama dengan pihak Kepolisian Sektor Sungai Lilin dibantu juga Kelurahan Sungai lilin untuk sama sama menertibkan dan Mengamankan Wilayah teritorial guna menciptakan Zero Konflik dan dapat menjaga keamanan yang berada diwilayah kita,"Tegas Sularto.

Ia juga menambahkan ,"Dibulan Suci Ramadhan ini kita juga bakal giat melakukan giat penertiban baik pasar, tempat tempat hiburan malam dan menyisir wilayah yang bisa dibilang rawan kriminal, "Tutupnya.

Pewarta : Riyan
Redaksi,17.05.2019,dutasumsel.com

Pendistribusian Zakat Infak Sadakoh (ZIS) BAZNAS Dan Panitia Bhakti Sosial Kabupaten Lahat 2019

Dutasumsel.com.LAHAT,-- Dalam rangka menyambut HUT Lahat ke 150 perayaan ke XXI, Baznas ( Badan amil zakat nasional) pada Jumat Barokah 17/5 bertempat di Masjid Baitul Makmur mendustribusikan  Infak dan Sadakoh kepada kaum dhuafa, Guru ngaji dan Marbot ( penjaga Masjid ) sebanyak 255

Wabup Lahat hadiri acara Distribusi Zakat Infaq/ Shadaqah ( Zis) di Masjid Baitul Makmur.

Lahat- Wakil Bupati Lahat H. Haryanto.SE MM MBA bersama Ketua TP PKK Lidya Wati Cik Ujang, Wakil Ketua TP PKK Hj. Sumiati Haryanto beserta Assisten, Staf Ahli Jajaran OPD menghadiri Acara Pendistribusian Zakat Infaq/ Shadaqah ( Zis ) Jum'at 17/5. Bertempat di Masjid Baitul Makmur Lahat

Laporan dari Ketua Baznas Kabupaten Lahat, H. M Nashir Syakni.S.Ag, Alhamdulillah dari hari ke hari dari tahun ke tahun dapat berjalan dengan baik dan dapat kita laksanakan sesuai aturan yang ada juni 2019 kita telah menyelesaikan membagikan zakat dan infak serta di beberapa kecamatan-kecamatan dalam wilayah Kabupaten Lahat yang sudah Kikim Timur sudah selesai dilaksanakan hampir 300 lebih kumpulnya di kecamatan Speksu dan kecamatan Pulau Pinang di kantor camat Pulau Pinang mendistribusikan zakat kepada mustahiq zakat yang ada di kecamatan Lahat dan Kecamatan Lahat Selatan yang belum tersampaikan kepada 2018.

H. Haryanto.SE MM MBA dalam sambutannya juga mrnyampaikan, pertama ucapan terima kasih kepada pengurus baznas kab.lahat yang telah mekaksanakan acara pendistribusian zakat infaq/ shadagah kepada para parkir miskin, marbod dan guru ngaji, dsn juga saya berharap kepada para penerima zakat infaq ini sebesar untuk pakir miskin 300 Ribu, Marbod 600 Ribu dan Guru Ngaji 600 Ribu dan juga saya berharap kepada bapak / ibu sekalian jangan di lihat bentuk uangnya tapi di lihat kepedulian Pemerintah Kabupaten Lahat yang telah bekerjasama dengan Baznas. Sementara itu juga H. Haryanto juga menyampaikan agar kirannya nanti dari tahun - ketahun pakir miskin di Kabupaten Lahat insyaallah berkurang kesejateraan masyarakat bertambah. tutur Haryanto.

Pewarta : Novita
Redaksi,17.05.2019,dutasumsel.com

Sudah 4 Tahun Sekolah Atlit SMP 12 Berdiri ,Sampai Saat Ini Masih Tumpangi Mess Korpri

Dutasumsel.com.MUBA,- Sarana dan Prasarana belajar mengajar memang seharusnya adalah kunci Utama kenyamanan untuk menuntut ilmu baik siswa maupun Guru yang mengajar. Namun hal ini tidak bagi Sekolah Memengah Pertama (SMP) yang ada di Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan.

Adapun Sekolah Menengah Pertama yang sampai saat ini masih menumpangi Mess Korpri (Korps Pegawai Republik Indonesia) dengan Sarana belajar mengajar yang terabatas ,sekolah tersebut adalah SMP Negeri 12 Sekayu yang beralamat dijalan Kolonel Wahid Udin Kelurahan Balai Agung Kecamatan Sekayu.

Menurut informasi yang dihimpun SMP Negeri 12 tersebut memiliki total keseluruhan 40 Siswa baik itu kelas 7 ,kelas 8 sampai kelas 9. Adapun menurut keterangan dari Kepala Sekolah SMP Negeri 12 ,sekolah tersebut adalah sekolah khusus untuk siswa siswa yang disaring atas Prestasi dibidang Olahraga yang ada diseluruh Kabupaten Musi Banyuasin.

Kepala Sekolah SMP 12 Susanti.,S.,Ag mengatakan, "Ya benar ini sekolah SMP Negeri 12 ,yang dimana dulu kami sempat menginduk ke SMP Negeri 8 ,karena kondisi yang tidak memungkinkan kami akhirnya memutuskan untuk mengusulkan kepada pihak Korpri Kabupaten Musi Banyuasin untuk meminjam Mess Korpri, "ujar Kepala Sekolah kepada Dutasumsel.com ,Pada Kamis (16/5/2019).

Ia menambahkan, "kami pun baru Selama 4 bulan menggunakan Gedung Mess Korpri (Korps Pegawai Republik Indonesia) sebagai Sarana kegiatan belajar mengajar ,untuk saat ini kami telah mengeluarkan 2 Alumni Siswa, "Ditambahkannya.

Sementara itu dihari yang sama ,Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Banyuasin melalui Kepala Bidang SMP Fauzi Kasran saat dikonfirmasi awak media menjelaskan, "SMP Negeri 12 Sekayu sudah 4 tahun berdiri dan selama ini menumpang di Gedung Olahraga (GOR) ,kemudian menumpang kembali ke SMP Negeri 8 Sekayu dan terakhir Gedung Mess Korpri, "Jelas Fauzi melalui via Telepon.

Ia menambahkan, "SMP Negeri 12 sudah meminta izin kepada Ketua Korpri Kabupaten Musi Banyuasin yang juga Sekretaris Daerah Kabupaten Musi Banyuasin, "Tutupnya.

Sementara itu Ketua Korpri Kabupaten Musi Banyuasin Drs H Apriyadi Msi saat dikonfirmasi Dutasumsel.com mengatakan, "Mess itu bukan milik Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melainkan kembali ke Korpri ,dan itu sudah memiliki izinnya, "dikatakan Apriyadi Kepada Dutasumsel.com

Informasi yang dihimpun media beberapa waktu yang lalu ,Kabupaten Musi Banyuasin adalah Kabupaten Pelopor di Bidang Olahraga. Hal itu sangat disayangkan ketika dalam pantauan media masih ada Sekolah yang diisi oleh siswa siswa berprestasi dari berbagai  Cabang Olahraga Se-kabupaten Musi Banyuasin masih menumpang Mess milik Korpri (Korps Pegawai Republik Indonesia).

Pewarta : Riyan
Redaksi,17.05.2019,dutasumsel.com

Safari Ramadhan, Ajang Silaturahmi Pemerintah Dan Masyarakat

Dutasumsel.com.MUBA, - Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin diwakili Wakil Bupati Kabupaten Musi Banyuasin Beni Hernedi hari ini memimpin langsung Safari Ramadhan 1440 H Pemerintah Kabupaten Muba, di Masjid At-Taqwa Desa Ngulak III Kecamatan Sanga Desa, Kamis (16/5/2019).

Wabup menyampaikan bahwa Safari Ramadhan adalah ajang silaturahmi antara Pemerintah dengan Masyarakat dibulan yang penuh berkah, dan momentum yang baik untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT.

"Dibulan yang suci ini mementum kita untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, karena kita yang hidup ini tidak ada yang luput dari khilaf dan dosa," ucap Beni.

Beni juga mengucapkan terima kasih kepada Masyarakat Sanga Desa yang terus mendukung program dan kebijakan Pemkab Muba.

"Selain Perda tentang Pembatasan Pesta Rakyat, sekarang kita sudah membentuk Perda tentang Pengaturan Zakat dan Infaq untuk ASN dalam Kabupaten Muba yang mana nanti Zakat ini akan kita gunakan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan," ungkap Beni.

Sementara itu Camat Sanga Desa Suganda menuturkan partisipasi masyarakat pada Pemilu 2019 meningkat dibanding Pemilihan Gubernur 2018 lalu.

"Alhamdulillah kondisi Masyarakat di Sanga Desa pasca Pemilu aman serta partisipasi masyarakat juga meningkat," tuturnya.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan bantuan dari BAZNAS Muba, kursi roda untuk penyandang disabilitas dan bantuan masjid, selanjutnya buka bersama, serta sholat magrib berjamaah.

Pewarta : Riyan
Redaksi,16.05.2019,dutasumsel.com

Camat Indralaya Hadiri Safari Ramadhan Di Desa Penyandingan

Dutasumsel.com.INDRALAYA,-- Camat Indralaya Rahmini SS,M.Si, KUA, Ustadz Heri Zainudin Babinkamtibmas Desa Penyandingan Bripka Viber, Hapizo S.sos, Korwil Pendidikan Kecamatan Indralaya, dan Masyarakat Desa Penyandingan melaksanakan safari Ramadhan di "Masjid Ridho Walidain" yang terletak di Desa Penyandingan Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir, Kamis (16/5/2019) Malam.

Tampak Juga hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Penyandingan Hidayat, Kepala Desa Muara Penimbung Ilir,Kepala Desa Tunas Aur
beserta perangkat Desa Penyandingan ketua BPD, Lembaga Adat,dan masarakat Desa Penyandingan.


Kegiatan safari Ramadhan di Masjid Ridho Walidain yang dihadiri oleh Camat Indralaya di dampingi Kasi PMD Kecamatan Mukhlis dan Staf kecamatan.Dalam sambutanya Rahmini SS.M.Si Camat Indralaya dengan cirikhas pantunnya " Pergi mengaji memakai kain membaca Qur'an beberapa ayat seperti Ramadhan malam ini di masjid Ridho Walidain Desa Penyandingan Kades nya Pak Hidayat",mengucapkan banyak terimakasih kepada tuan rumah Desa Penyandingan dan Masyarakat yang telah menyambut kedatangan tim safari Ramadhan dari kecamatan Indralaya yang adalah malam ini malam yang ke empat.

“Tak kenal maka tak sayang tak sayang maka tak cinta, Maka dari itu kami melaksanakan silahturahmi kepada warga semua di sini Biar kita saling mengenal,”terang camat

“Dan kami berharap seperti yang sudah saya sampaikan kepada pak kades sebagai pucuk pimpinan Desa Penyandingan Mari kita sama-sama mengajak Warga kita untuk mendidik anak-anak kita tentang agama baik Di sekolah, masjid atau di mushola,”terang Camat lagi

“Dan yang terakhir Mari kita bersama-sama menjaga Dan mengawasi keamanan Desa kita, apa lagi Desa ini di pinggir jalan Lintas Provinsi di kawatirkan Rawan dengan Kejahatan,”tutup camat

Setelah selesaikan Camat memberikan Kata Sambutan acara pun di lanjutkan dengan tausiayah yang di isi oleh pak ustad Heri Zainudin setempat.

Pewarta : Sanditya
Redaksi,16.05.2019,dutasumsel.com

Daratkan Bogem Kepada Eko ,Bustomi Dibekuk Satres Polsek Babat Supat

Dutasumsel.com.MUBA, - Kakak menagih Utang, korban tak mau membayar, lalu sang Adik mendaratkan bogem mentah kepada korban. Kejadian berawal pada hari Selasa Tanggal (19/5/2019) sekitar pukul 10.00 Wib saat 2 (dua) orang kakak beradik mengunjungi rumah orang tua angkatnya Saudari Sundari Di Dusun II Desa Letang Kecamatan Babat Supat Kabupaten Musi Banyuasin Di dalam rumah tersebut sang kakak menagih utang kepada Saudara Eko Warsito (43) Petani, Dusun II Desa Letang Kecamatan Babat Supat Kabupaten Musi Banyuasin (Rantauan dari Linggau) yang dijawab Saudara Eko bahwa dirinya tidak memiliki uang dan belum bisa membayar utang tersebut.

Mendengar bahwa Saudara Eko mengelak tidak mau membayar utang kepada kakaknya lalu sang adik atas nama Bustomi (45) Petani, Dusun V Desa Suka Maju Kecamatan Babat Supat Kabupaten Muba geram dan langsung berdiri lalu memukul kepala Korban atas nama Eko Warsito (43) pada bagian pelipis mata sebelah kiri korban dengan menggunakan tangan kanan pelaku sebanyak 2 (Dua) kali, setelah pemukulan tersebut pelaku langsung kabur meninggalkan lokasi kejadian.

Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka memar dan lebam pada bagian pelipis mata sebelah kiri, selanjutnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Babat Supat.

Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti,.SE,.MM melalui Kapolsek Babat Supat IPTU Marzuki,.S.Sos menerangkan, “Rabu (15/5/2019 )sekitar pukul 14.50 wib kita mendapat informasi dari masyarakat bahwa pelaku atas nama Bustomi (45) sedang berada dikediamannya, mendapatkan info tersebut Kapolsek Babat Supat memerintahkan kanit reskrim IPDA Sunardi dan anggota Polsek Babat Supat untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku.

“Alhamdulillah pelaku atas nama Bustomi (45) berhasil diamankan dirumahnya tanpa perlawanan, saat ini pelaku dan Barang Bukti 1 (satu) Lembar Visum Et Repertum milik korban kita amankan di Polsek Babat Supat guna proses hukum lebih lanjut, Dan untuk pelaku akan kita terapkan pasal 351 butir (1) KUHPidana dengan ancaman kurungan 2 tahun.” Terang Kapolsek Babat Supat.

Pewarta : Riyan
Redaksi,16.05.2019,dutasumsel.com

Buka Bersama Anak Panti Asuhan Dengan Management Citimall.

Dutasumsel.com.LAHAT,-- Indahnya berbagi dibulan yang penuh berkah dan ampunan, disore Kamis dikota Lahat diiringi rintik hujan menambah sejuknya udara 16/5 dimulai puku 16:00 wib.

Sekitar  90 an anak Panti dari Panti Sakinah, Budi Mulia dan Darul Fallah  diundang Management Citimall Lahat untuk buka puasa bersama Jajaran Managemet Citimall bertempat di Kulina Kitchen Citimall Lahat. Rangkaian acara yang disuguhkan dimulai dari perfom Talent bola dan Keyboar lagu religi yang begitu puitis, dilanjukan dengan tauziah  ceramah Agama dari Ustad Abdul Rauf dari Masjid An Nur Lahat

Dilanjutkan dengan sambutan dari Management Citimall  Fenzrial selaku Mall Manager beliau mengatakan " apa yang menjadi niat menjadi amal ibadah dari kami dan menjadi berkah bagi adik-adik semua, kegiatan ini merupakan kegiatan rutinitas setiap tahunnya, semoga apa yang disuguhkan kepada adik adik merasa puas." pungkas Mall Manager.

Sementara itu Ustad Abdul Rauf pada tauziah mengatakan " sebagai ungkapan wujud syukur kepada Allah kita ucapkan Lailahailaulah, jangan kita pada magrib balas dendam, itu membuat kita malas untuk sholat Magrib, makanlah secukupnya.

Agama islam adalah agama perdamaian, janganlah kita berpegang kepada medsos , facebook itu hanya membuat pada kesesatan. Kita sekarang berada di akhir zaman dan membuat iri nabi Adam
yang diusir dari surga karena kesalahan memakan buah terlarang dengan keadaan telanjang,  sedangkan umat Muhamad yang penuh kelasalahan terus dimaafkan Allah disaat Sakaratul  mautnya. Dengan demikian bahwa umat islam di akhir zaman penuh pengampunan, saatnya bertaubat bersihkan diri dibulan puasa" .

Usai Tauziah oleh Ustad Abdul Rauf dilanjutkan dengan doa bersama dan berbuka puasa bersama.

Pewarta : Novita/Idham
Redaksi,16.05.2019,dutasumsel.com

DPRD OI Mendapat Kunjungan Dari DPRD BELITUNG DAN SEMARANG

Dutasumsel.com INDRALAYA, -- Dalam sehari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ogan Ilir menerima dua kunjungan dari DPRD Kabupaten Semarang dan DPRD Kabupaten Belitung, Kamis (16/5/2019). Kunjungan dari dua DPRD ini diterima oleh Anggota DPRD Ogan Ilir Rahmadi Djakfar, S. Sos, MTP didampingi Kepala Bagian Humas Protokol Saudi Aryanto,SKM,MKM serta Dewan Pakar Medi Irawan,S.Si, MH dan Eko Irianto,MT turut hadir Juga dari Bagian Hukum Pemda Ogan Ilir Yep Zuledi,SH,MH yang berlangsung di ruang rapat pimpinan DPRD Ogan Ilir.

Kunjungan DPRD Kabupaten Semarang yang diketuai oleh Suradi,SH, MH dengan tujuan untuk menambah referensi dan melengkapi informasi, dalam rangka penyusunan Program Pembentukan Peraturan daerah kabupaten semarang.

“Datang ke Ogan Ilir ini dalam rangka sharing untuk menambah referensi menyusun peraturan daerah dan diharapkan dari pertemuan ini Ada hal-hal yang bisa diterapkan di Semarang,”ujarnya disela-sela pertemuan tersebut.

Hal senada dikatakan Budi Prastiyo ketua rombongan dari Kabupaten Belitung yang mengatakan datang ke Ogan Ilir ini untuk sharing berbagai program unggulan pemerintah dalam memajukan daerahnya,”tukasnya

Sementara Rahmadi Djakfar mengatakan Sangat senang mendapat kunjungan dari dua Daerah ini, selain saling tukar menukar informasi dalam membangun daerah juga meningkatkan talisilaturahmi antar parlemen.”jelasnya.

Diakhir Pertemuan tersebut DPRD Semarang dan DPRD Belitung bertukar cindramata, dan mengharapkan kepada DPRD Ogan ilir agar di lain waktu dapat berkunjung ke DPRD Semarang dan DPRD Belitung.

Pewarta : Tim Red
Redaksi,16.05.2019,dutasumsel.com