NEWS

Slider

Tak Terima Ditegur, Alam Langsung Siram Korbannya Dengan Air Keras

Dutasumsel.com.Palembang - Naas yang di Alami Zainal Abidin bin Senan 60 tahun. Warga Ogan baru Rt 45 PU 1, mengalami luka bakar yang sangat serius di Bagian Wajah Dan leher,  akibat Air Keras yang di siram oleh ALAM (45)tahun, Pemuda pengangguran Yang Pernah Mendekam Di Lp Pakjo karena Kasus Pencurian. Kamis (16/5/2019).

"Peristiwa kejadian ini sekira pukul (20.00) wib. Saat itu Korban baru Pulang kerja, hendak melintas didepan pelaku yang sedang berbincang bincang dengan rekannya, yang tengah Asik nongkrong yang kebetulan tak jauh dari rumah korban.

Korban Yang Hendak melintas Mengucapkan Permisi Numpang Lewat, Entah Mengapa pelaku merasa tersinggung Atas Ucapan Si korban Yang Mengatakan Permisi PAK..!!!

"Pada Saat itu Pula Pelaku Langsung memghampiri dan Mengetuk Pintu Rumah korban"" Alam(45) datang dan menanyakan kepada korban Sue Kendak Kau lewat nak Ngomong Permisi pak.. Kau nak ngolake aku apo..??? Tanya pelaku....????

"Jawab korban, Idak Ngapo ngapo aku tu ngomong permisi cak itu karena menghargoi kamu. Tak Banyak Omong lagi Alam Langsung Menyiram Wajah Korban dengan Air Keras..!!!
Kata Saksi YADI (47) tahun "sambil bersedih, saat itu istri korban Mengatakan Bahwa korban, katek masalah dengan Pelaku, Pak tumpak Ngedor rumah langsung nyiram Cuko Kami kiro pedio...??? Buto mato laki aku ucap istri korban yang terus menangis.

Setelah Kejadian Yang Menimpanya Zainal (60) langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) BARI.malam tadi Pukul (00.30) wib.
Dan Saat itu Juga keluarga korban Langsung Melaporkan Kejadian ini Ke POLSEK Kertapati Guna Menuntut Agar sesegera Mungkin Pelaku di tangkap.
Dan bertanggung jawab atas apa yang telah ia lakukan.

Pewarta : Doni
Redaksi  :16.05.2019,dutasumsel.com

Menurut Kemenag Kabupaten OI Lebih Baik Kita Pokus Dengan Puasa Ramadhan 1440 H

Dutasumsel.com.INDRALAYA, -- Jelang pengumuman pemenang Pilpres 2019 oleh KPU, wacana people power kian kencang berembus.

Menyikapi hal tersebut  Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Ogan Ilir HM. Kholil Azmi S.Ag menghimbau masyarakat Kabupaten Ogan Ilir untuk tidak terprovokasi terhadap wacana pengerahan kekuatan massa atau people power yang kini tengah ramai diperbincangkan. 

Menurut HM.Kholil Azmi dengan adanya isu atau ajakan untuk people power agar kita sebagai manusia yang hidup bermasyarakat, berbeda tetapi satu untuk lebih “Bijak dan Cerdas” dalam menyikapinya, serta tidak terpengaruh dan terprovokasi, apalagi mau diadu domba.

"NKRI ini terbentuk dari perbedaan Suku Agama dan budaya, yang diibaratkan jari ditangan kita jempol semua, namun apa akan sama fungsi dan manfaatnya? Seperti saat ini ada jempol, telunjuk tengah, jari manis dan kelingking? Pointnya, saya menghimbau sekaligus mengajak kepada warga dan masyarakat Kabupaten Ogan Ilir  lebih cinta damai, cinta persatuan dan keberagaman tujuannya demi indonesia Raya," jelas Kholil sapaan akrabnya, Rabu (15/5/2019).

Dirinya juga menambahkan, bahwasanya TNI dan Polri terus menggelar langkah-langkah persuasif untuk mencegah People Power terealisasi. 

Kita harus bangga dengan keberadaan "TNI dan POLRI yang terus memobilisasi aparat keamanan dan melakukan langkah-langkah persuasif terkait wacana people power atau revolusi menjadi bukti bahwa keamanan nasional dan ketertiban umum tetap terjaga," jelas HM Kholil saat di temui dutasumsel.com Rabu Malam 15.05.2019.

"Sekaligus menunjukkan bahwa TNI-Polri adalah Institusi yang SOLID tidak pernah panik dalam menyikapi isu people power tersebut," ujarnya.

Lebih jauh, ia mengingatkan agar warga masyarakat Kabupaten Ogan Ilir tidak terprovokasi dengan pernyataan dari pihak-pihak tertentu yang sengaja membuat gaduh suasana seperti di Medsos- Medaos yang lagi rame.

"Sebab pemerintah sudah membentuk tim untuk mengkaji aspek hukum dari ucapan atau pernyataan sejumlah pihak untuk mencegah terjadinya perpecahan bangsa, serta silahkan tempuh jalur hukum dan mekanisme yg benar jika merasa dirugikan atau dianggap ada kecurangan” jelas dia.

Daripada mengurusi omongan orang yang tidak bertanggung jawab atau berita hoax sambung Kholil lebih baik jika masyarakat fokus menjalankan ibadah puasa dan mempersiapkan diri menyambut Hari Raya Idul Fitri. 

"Isu wacana tentang people power dan revolusi telah direspons dengan bijaksana dan terukur oleh Polri. Jadi, daripada mengikuti isu yang digoreng, mending masyarakat fokus melaksanakan ibadah puasa Ramadhan," tuturnya.

Sekadar diketahui, terkait dengan rencana people power pertama kali digaungkan oleh politikus dari Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais. Ia mengatakan, bakal menggelar aksi turun ke jalan jika menemukan maraknya kecurangan pada Pemilu 2019.

Pewarta : Sanditya
Redaksi,15.05.2019,dutasumsel.com

Kodim 0401/Muba Gelar Geladi Posko I Tahun 2019

Dutasumsel.com.MUBA, - Kodim 0401/Musi Banyuasin gelar latihan Geladi Posko I Tahun 2019 dengan mengusung tema, “Kodim 0401/Muba melaksanakan operasi bantuan penanggulangan bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutlah) di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan dalam rangka penanggulangan bencana alam Korem 044/Garuda Dempo yang pada hari ini Rabu (15/5/2019) memasuki hari kedua.

Latihan Geladi Posko I Kodim 0401/Musi Banyuasin dengan sandi Dempo Sakti XLIX ini digelar selama tiga hari dari tanggal 14 hingga 16 Mei 2019 sebagai upaya untuk menyiapkan kekuatan TNI dalam sebuah proses penanganan bencana Karhutla di wilayah Kabupaten Banyuasin.

Pada kesempatan latihan ini Kasiops Korem 044/Gapo Mayor Kav Delvi Marico, S.E. selaku Kawasdal Geladi Posko memaparkan tentang berbagai langkah terkait penanggulangan bencana akibat kebakaran hutan dan lahan. “Geladi Posko merupakan metode latihan taktis tanpa pasukan yang bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan prosedur hubungan Komandan dan Staf dalam merencanakan, mempersiapkan dan melaksanakan operasi bantuan menanggulangi akibat bencana alam, pengungsian dan pemberian bantuan kemanusiaan”, terang Kasiops.

Adapun tujuan dilaksanakannya Geladi Posko ini adalah untuk mengetahui sejauhmana kesiapan operasional satuan Kodim 0401/Musi Banyuasin beserta jajarannya. Khususnya dalam mengimplementasikan protap-protap yang ada, “jelas Mayor Delvi”.

Hal senada juga disampaikan Komandan Kodim 0401/Musi Banyuasin Letkol Arm Muh Saifudin Khoiruzzamani, S.Sos., yang mengatakan bahwa Latihan Geladi Posko dilakukan untuk meningkatkan hubungan Komandan dan Staf dalam merencanakan operasi dan melaksanakan olah yudha, menyelenggarakan Komando pengendalian operasi serta menyelenggarakan implementasi prosedur dan tata kerja yang berlaku di suatu Pos Komando.

”Dengan kegiatan yang dipusatkan di Makodim 0401/Musi Banyuasin, latihan Geladi Posko ini diharapkan mampu memantapkan tugas-tugas yang didapatkan dengan kemampuan yang memadai khususnya dalam menanggapi, menangani dan menyelesaikan suatu permasalahan dengan cepat dan tepat sehingga tidak berkembang menjadi kerawanan yang mempengaruhi stabilitas keamanan dan menghambat pembangunan di daerah”, kata Letkol Saifuddin.

Pewarta : Riyan
Redaksi,15.05.2019,dutasumsel.com

Derektur Utama Allianz Di Panggil Polda Metro

Dutasumsel.com,BANYUASIN,-
Apakah Direktur Utama Allianz Jan Joris Louwerier berani hadir dan taat hukum? Ataukah Direktur Allianz akan resign dan kabur seperti ketika Joachim dipanggil," kata Alvin.

Ia mengatakan, Direktur Utama Allianz yang baru itu harus bertanggung jawab, karena dalam pidana perlindungan konsumen menyebutkan bahwa direktur utama adalah pucuk pimpinan yang harus bertanggung jawab atas tindakan pidana yang dilakukan oknum perusahaan terhadap nasabah yang menjadi korban.

Dalam kesempatan itu Alvin juga bererima kasih kepada Kapolda Metro Jaya, Direktur Kriminal Khusus, Kasubdit Indag dan para penyidik yang melakukan penyidikan kasus ini.

"Mereka telah sudi mendengarkan keluhan masyarakat dan berani menegakkan hukum, dan bahkan mengeluarkan surat jemput paksa kepada oknum yang mangkir," kata Alvin yang menjadi kuasa hukum nasabah selaku pelapor yakni Sulaeman warga Kampung Suka Damai, Teluk Naga, Tangerang.

Dalam Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP), Kasubdit Indag Ditreskrimsus Polda Metro, AKBP Sutarmo menyebutkan selain akan memeriksa Direktur Utama Allianz Life, penyidik juga akan melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap sejumlah pakar sebagai saksi ahli.

Pewarta : ALAM
Redaksi,15.05.2019,dutasumsel.com

Gelar Rapat Paripurna Pembicaraan Lanjutan 1,ini Jawaban dan Penjelasan Bupati.

INDRALAYA,DS - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah  (DPRD) Ogan Ilir Menggelar Rapat Paripurna Pembicaraan Tingkat 1 Lanjutan , Jawaban dan Pen jelasan Bupati Ogan Ilir Terhadap Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Ogan Ilir,Senin (13/05/19) kemarin, Bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Ogan Ilir Kompleks Perkantoran Terpadu (KPT) Tanjung Senai.

Rapat yang dipimpim ketua DPRD  Ogan Ilir, H. Endang PU Ishak, didampingi Wakil ketua DPRD Ogan Ilir Wahyudi, ST dihadiri para anggota DPRD, Bupati Ogan Ilir. Ilyas Panji Alam, Unsur Muspida kepala OPD Kabupaten Ogan Ilir, Media cetak maupun Media Elektronik.

Dalam penyampaiannya Bupati OI Ilyas Panji Alam mengatakan mengenai masukan dari Fraksi Nasdem terhadap pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang kurang maksimal dan seringnya merujuk Pasien ke RS di Palembang karena kurangnya fasiltas alat kesehatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada.

“Pemda OI akan terus berupaya agar pelayanan kesehatan baik fasilitas maupun SDM di RSUD Tanjung Senai terus ditingkatkan dengan penambahan alat-alat kesehatan dan Bimbingan Teknis terhadap para Petugas Rumah sakit
Dan Selain peningkatan pelayanan di RSUD Pemkab OI ujar bupati Dinas Kesehatan juga akan meningkatkan sarana dan prasarana sejumlah Puskesmas antara lain penambahan ruangan untuk empat Puskesmas yakni Puskesmas Kandis, lebung Bandung, sungai Pinang dan Rambang Kuang dengan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2019.

Sedangkan masukan dari Fraksi Golkar terhadap taman kota dan pembangunan Gubah Masjid An Nur Tanjung Senai, Bupati mengatakan belum selesainya pembangunan taman kota di Lokasi eks Terminal Timbangan 32.

“Karena proyek tersebut dilaksanakan tahun jamak 2017-2020 sedangan diubahnya warna gubah Masjid An-Nur Karena cat yang lama sudah pudar dan tak mungkin dilakukan pembersihan. Oleh karena itu dilakukan pengecatan menggunakan cat khusus tembaga pada motif gubah tersebut.” Terangnya.

Diakhir jawabannya atas tujuh pandangan fraksi tersebut , bupati  Ogan Ilir menyadari sepenuhnya bahwa jawaban dan penjelasan yang disampaikan dihadapan forum rapat paripurna dewan yang terhormat masih kurang lengkap, dan mungkin belam dapat memenuhi harapan para anggota dewan yang terhormat.

Pewarta : Darius
Redaksi,15.05.2019,dutasumsel.com

KA BAIS AKAN MENANGKAP PRABOWO KALAU MACAM-MACAM

*Ns:15052019.*
🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩♥️🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩
_Terimakasih atas pencerahannya Jenderal, kisah ini banyak yang tidak tahu (karena ranah intelijen), kini kami paham benang merahnya._
🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩♥️🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩
Penulis Oleh :
Marsda (Pur) Prayitno Ramelan

Pembaca pasti masih ingat Jenderal  *Leonardus Benjamin Moerdani* (LBM) almarhum dengan nick name Benny, yaitu mantan Menhankam/Pangab. Tetapi almarhum lebih dikenal sebagai tokoh intelijen, saat memimpin Badan Intelijen Strategis (Bais ABRI), kini bernama Bais TNI. Saat itu Bais ABRI demikian powerful dalam menjaga keamanan dan keselamatan negara. Perkembangan dari sembilan komponen Intelijen Strategis dalam dan luar negeri diawasi Bais dengan ketat, ditangani secara sistematis.

Nah, Bais saat dipimpin LBM itu faham demokrasi bebas belum dikenal seperti saat ini, baru populer di negara-negara Barat. Pada waktu itu di sini jangankan orang berencana mau makar, ngomong jelek ke pemerintah saja langsung dicokok. Saat terjadi lima anggota Komando Jihad pada 28 Maret 1981 membajak pesawat Garuda dan membawa kabur ke Thailand, mereka dikejar LBM dan disikat di Don Muang. Den-81 Kopassus dimainkan, menyelesaikan ops Woyla hanya dalam hitungan menit, empat hijacker ditembak mati.

Penulis bersama Pak Indra Bambang Utoyo, Marsdya (Pur) Ian Santoso (mantan Ka Bais) dan Laksda (Pur) Bob Mangindaan, dalam diskusi kebangsaan (Foto: koleksi Pribadi) dalam ops intel yang sudah terbuka. Saat TNI AU membutuhkan pesawat tempur, LBM sukses mengatur jalur intelijen, membeli pesawat tempur A-4 Sky Hawk dari Israel, musuh bebuyutan beberapa kalangan di Indonesia, dengan cover story USAF, semua berjalan lancar. Banyak lagi operasi2 intelijen besar lainnya yang tidak bisa dan tidak boleh diungkapkan.

Pak Benny menjadi Legenda intelijen Indonesia. Penulis pernah menjadi bagian, terlibat dalam operasi clandestine Luar Negeri dari Bais yang beliau design, sukses, hebat, rapih dan sukses. Jaringannya luas dan dipercaya serta disegani badan intelijen negara lain. Kekaguman penulis terus melekat kepada almarhum, bangga karena tiga ijazah sekolah intelijen yang penulis ikuti ditandatangani dalam seri tiga pangkat beliau, Brigjen, Mayjen dan Letjen. Rest in Peace Chief, Pray.

*1. Kisah Prabowo akan ditangkap Ka Bais*

Kisah ini terjadi di sebuah hotel di Singapore sekitar akhir tahun 1999, dimana penulis (masih berpangkat bintang satu) dengan jabatan Kepala Dinas Pengamanan dan Sandi TNI AU (Kadispamsanau), Balakpus intelijen AU, menjadi saksi hidup.

Saat itu penulis sedang bersama dengan Ka Bais TNI Marsdya Ian Santoso (yang sama-sama alumnus Akabri 1970) dalam sebuah tugas (mission). Pada pagi itu, datang juga bergabung Dubes RI untuk Singapore, Letjen TNI Luhut Binsar Panjahitan (LBP) yang juga alumnus Akabri 1970. Saat ngopi pagi di kamar Ka Bais, Pak Dubes menyampaikan bahwa ada yang ijin mau menghadap, yaitu Prabowo Subianto. Penulis sempat terkejut juga Prabowo ada di Singapore dan mau menghadap Ka Bais.

Setelah disetujui, Bowo (kita manggilnya begitu) masuk dan memberi hormat, setelah ngobrol ringan dia menjelaskan maksudnya menghadap, untuk meminta ijin kembali ke Indonesia. (Setelah diberhentikan dari dinas TNI, Prabowo sejak September 1998 kabarnya tinggal di Yordania, karena Raja Yordania, Abdullah adalah teman dekatnya saat sama-sama ikut pendidikan Rangers, Green Barets, di Fort Brag, AS). Selain itu juga kabarnya Prabowo kadang ke Eropa, Kuala Lumpur dan Singapura.

Prabowo menjelaskan bahwa dia ingin berbakti dan mengabdikan diri ke bangsa Indonesia, tegasnya. Ka Bais menjawab, "Baik kalau itu maksud dan tujuannya, tapi syaratnya satu, jangan macam-macam (bikin kacau) di Indonesia, kamu akan saya tangkap!", tegasnya. Prabowo menyatakan, siap laksanakan, intelligence clearance selesai dengan disaksikan LBP dan penulis.

*2. Gerakan Indonesia Raya (Gerindra Prabowo)*

Setelah mendapat clearance Ka Bais, Prabowo bisa kembali ke Indonesia pada 2 Januari 2000 dengan aman, tanpa kesulitan maupun hambatan dari pejabat terkait dan badan intelijen lainnya, karena semua bersandar ke Bais saat itu. Kemudian di Indonesia, selain membangun bisnisnya Prabowo juga berkiprah di pentas politik melalui Partai Golkar, dan kemudian berhasil mendirikan Partai Gerindra pada 6 Februari 2008.

Pada pemilu legislatif Indonesia 2009, Partai Gerindra berhasil meraih 26 kursi (4.64%) di DPR RI, mendapat 4.646.406 suara (4,5%) nasional. Pada pemilu 2014, Gerindra makin menguat,  menjadi partai politik ketiga terbesar di Indonesia, mampu meraih 73 kursi di DPR, dengan perolehan  14.760.371 suara (11,81%).

Kiprah politik Prabowo makin moncer setelah menjadi Cawapresnya Ibu Megawati pada pilpres 2009, walau kalah dari paslon SBY-Budiono. Pada pilpres 2014 Paslon Prabowo-Hatta kalah dari paslon Jokowi-JK. Tetapi perolehan Gerindra besutan Prabowo ini sangat sukses, yang hanya dalam enam tahun berhasil menduduki peringkat ketiga dibawah parpol senior PDIP dan Golkar. Hal ini merupakan prestasi tersendiri dan patut diacungi jempol. Sebagai patron ada sisi Prabowo yang masih laku dijual ke publik.

*3. Sikon Pilpres 2019 dan issue Kisruh*

Pada pilpres 2019 Prabowo bersama Sandiaga Uno maju sebagai paslon 02 melawan paslon 01 (Jokowi-Ma'ruf). Prabowo berhasil mementahkan kemauan keras PKS dan juga PAN, koalisi utamanya dalam menentukan cawapres. Paslon 02 adalah komposisi tunggal Gerindra, ini bukti dominasi dan strategi Prabowo dalam koalisinya.

Dalam proses pilpres, Team Sukses Prabowo memilih alternatif "menyerang citra Jokowi" sebagai Petahana pada sisi identitas, kapasitas, kapabilitas dan integritas. Disamping itu Team Sukses-nya memiliki kemampuan "menarik simpati" umat Islam melalui strategi solidaritas serta pandangan Islam dari jalur keras, merangsang fanatisme dan militansi kemurnian syariat. Ditinjau dari kategori Islam di Indonesia, selain Islam tradisional dan modern, muncul Islam Sempalan, yang terdiri dari Islam Fundamentalis, Radikal (kearah Liberal) dan Islam Teroris (Al Chaidar).

Kelompok Islam Radikal yang ikut mendukung Prabowo diketahui dari ciri-cirinya, memiliki kesadaran politik, pragmatis, kontekstual, dan orientasi kekuasaan, Jihad-Khilafah-Imamah-Baiat. Terbaca jelas dari dukungan Rizieq Shihab, pendiri Front Pembela Islam yang alumnus LIPIA (Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab), yang berada di bawah naungan Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud Riyadh serta alumnus lainnya, Ja'far Umar Thalib, pendiri Laskar Jihad, Ahmad Heryawan, mantan gubernur Jawa Barat dan Ulil Abshar Abdalla, pendiri Jaringan Islam Liberal.

Para tokoh radikal terutama yang terkonsentrasi di Pulau Jawa diantaranya adalah, Muhammad al Khaththath (Forum Umat Islam), Salim Badjri (Forum Ukhuwah Islamiyah Cirebon), Jafar Umar Thalib (Laskar Jihad), Chep Hernawan (Gerakan Reformasi Islam Garut). Termasuk yang menonjol juga, Amien Rais (UGM) yang adalah kader Dewan Dakwan Islamiyah Indonesia (DDII) bentukan dari Masyumi 1967, disamping itu juga terjadi pembinaan di tujuh Universitas lainnya.

Gelombang pengaruh politik yang memanfaatkan pengaruh agama Islam Sempalan demikian terasa, lebih jauh lagi mereka menarik dengan tiupan ideologi khas Khilafah, jelas pengaruhnya meluas dan banyak dipercaya, mengingat motivatornya sangat mahir. Selain itu diketahui adanya penyusupan dari Hizbut Tahrir yang sudah dilarang, dimana agenda utamanya adalah mewujudkan proyek kekhalifahan dunia. Metode perjuangannya tiga tahap (kaderisasi, sosialisasi dan merebut kekuasaan). Pusat jaringan kemungkinan berada di The West Bank dan kini dikendalikan oleh Abu Rashta.

Pada Tahun 2019 ini Pilpres dan Pileg diatur oleh KPU dan diawasi oleh Bawaslu. Tahun ini sangat berat, karena disatukannya Pilpres, Pileg pusat dan daerah juga DPD. Dari hasil penghitungan manual KPU yang sudah 80% lebih, terlihat bahwa paslon 01 kini terlihat makin berpeluang menang dari paslon 02. Greget saat ini adanya seruan dari Amien Rais dan Rizieq Shihab akan menggerakkan people power. Belum lagi beredar ancaman demo keras, menduduki KPU, nekat yang membuat deg-degan serta rasa takut masyarakat. Aparat keamanan mulai mengantisipasi akan menerapkan sangkaan makar.

Peristiwa saat ini mirip saat pilkada DKI 2012, ada yang berfikir akan menduduki dan saat itu akan membubarkan DPR terinspirasi jatuhnya Pak Harto. Tapi setelah beberapa tokoh dicyduk Polri dengan sangkaan "makar", saat itu langsung gembos. Kini bau dari protes terbaca justru akan menjatuhkan pemerintah. Apabila terbukti maka Polri akan menerapkan pasal makar.

Bagaimana saat pengumuman hasil pilpres pada 22 Mei 2019?. Aparat keamanan, Polri, TNI/Bais, BIN sudah memantau setiap kemungkinan letupan rasa tidak puas pendukung 02, yang ujarannya keras seperti mau perang atau bahkan revolusi. Densus beberapa waktu lalu berhasil menangkap kelompok teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah di Bekasi dan Lampung. Ada yang ditangkap dan ada yang ditembak mati karena melawan. Polri mengumumkan teroris itu akan menyerang polsek Jatiasih dan meledakkan bom kalau terjadi people power. Tujuannya bikin chaos. Ini mainan dari sel ISIS yang pernah menciptakan khilafah versi ISIS di Suriah dan Irak tetapi gagal.

Walaupun pendukung atau simpatisan Prabowo bicara keras dan akan meluruk KPU, BPN sebagai Timses Prabowo bisa membaca situasi. Coba perhatikan pernyataan bahwa demo-demo yang diteriakan oleh Kivlan Zein, Permadi, Eggy Sujana serta relawan diluar parpol koalisi, BPN menyatakan tidak terlibat dan bahkan tidak mengetahui. Penulis juga mengetahui dan mengenal beberapa mantan pejabat tinggi TNI yang kini sudah purna, jelas berat resikonya bila terjadi konflik vertikal. Mereka akan ditangkap, lantas siapa yang mau pasang badan melindungi?

Di politik itu pragmatis, bicara lebih kepada kepentingan belaka. Politisi Gerindra, PKS dan PAN dan Demokrat sudah cukup puas bisa lolos ke Senayan. Itu intinya, lantas apa yang mau diperjuangkan? Karena mereka faham bahwa berat untuk menang bila menempuh jalan kekerasan, itu jelas naif.

Apakah mereka mau mengorbankan kadernya saat momentum tidak menguntungkan? Jelas terlihat, PAN merapat ke Jokowi untuk lobby posisi di pimpinan legislatif, Partai Demokrat sebagai anggota koalisi mulai lepas libat, realistis. Komandan Kogasmanya bahkan sudah merapat ke Pak Jokowi. Ini strategi SBY yang mulai memperhitungkan pilpres 2024.

Sebagai penutup, ingat kisah di Singapore, Luhut Binsar Panjaitan kini  meminta agar media tidak memberitakan Prabowo dengan informasi yang tidak masuk akal. Dia tidak ingin Prabowo dibuai angin surga karena pemberitaan yang tidak jelas sumbernya. "Jangan bikin berita enggak jelas kepada Pak Prabowo. Kasihan, pak Prabowo itu orang baik. Jangan kita memberikan angin surga yang enggak masuk akal," kata Luhut di Jakarta, Rabu (8/5).

Nah, bukankah saat mau kembali ke Indonesia Prabowo sudah di warning Ka Bais dan sudah janji tidak akan bikin rusuh. LBP sebagai senior kini sudah mengingatkan. Disamping itu, Menhan Ryamizard Ryacudu juga sudah mengingatkan jangan coba-coba mengerahkan people power. Pak Hendro juga memberi warning akhir-akhir ini.

Prabowo mungkin tidak takut dengan Polri, walau dengan status sipil bisa saja dia ditangkap. Tetapi Prabowo jelas harus berfikir saat ini TNI sudah berposisi back up penuh Polri dalam menerapkan hukum serta aturan yang berlaku. Bagi TNI, bila sudah berbicara keselamatan Bangsa dan Negara tidak pernah main setengah hati. Prabowo jelas faham hal ini, tetapi mungkin mereka (relawan?) yang ada disekitarnya lebih emosional, nekat. Nah, kita tunggu tanggal 22 Mei, bisa saja ada percikan kecil. Panglima TNI bersama Kapolri menyatakan "sudah siap" dengan Renkon terhadap setiap perkembangan yang terjadi.

Menurut penulis dibulan suci Ramadan ini yang harusnya diisi dengan kegiatan, ibadah, baca Al Qur'an, shodaqoh, mencuci dosa, membersihkan qolbu.., tidak elok bila umat Islam demo yang berbau konflik, bahkan ada yang emosional mengancam mau menggal presiden, kini sudah ditangkap... Ini bulan suci Ramadan Bung, selain diancam hukuman berat seumur hidup atau 20 tahun, apa tidak takut dosa?

Kini kunci damai di Ramadan ini tinggal Prabowo bicara ke relawan dan koalisinya, stop kegiatan, jangan macam-macam, tunggu pengumuman resmi KPU, berhenti, selesailah itu. Toh kalau Pak Jokowi yang diumumkan menang pasti ada sharing kekuasaan, hal yang lumrah dalam politik, yang penting kini kita bersama fokus agar aman dan damai. Buang pemikiran serta kompor BARJIBARBEH (Bubar Siji Bubar Kabeh), amit-amit itu.

Maaf Old Soldier hanya mengingatkan, kalau rusuh yang tanggung jawab ya boss besar Hambalang, begitu kira-kira. Mari kita berdoa, semoga Allah melindungi Bangsa Indonesia dengan barokahNya, Aamiin. Salam, Pray.

Penulis adalah Marsda (Pur) Prayitno Ramelan, Pengamat Intelijen.

Sumber: www.ramalanintelijen.net
http://ramalanintelijen.net/kabais-akan-menangkap-prabowo-kalau-macam-macam/

🙏Dikutip oleh ;
*Nuri syafar 15052019.* 👍🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩

Disimak & dibaca biar tdk gagal berpendapat

Ariapulun " Hendaknya Pemkab Dengan PTKAI Bersinergi"

Dutasumsel.com LAHAT, -- Tak enak nian kalu tanah nebeng dengan PTKAI, untuk membangun bangunan saja harus lapor dam memakan proses lama bisa mencapai 5 tahun,  seperti dikatakan Ariapulun Lurah RD PJkA ( rumah dinas perum jawatan kereta. Api) Lahat. ,15/

Menurut Ariapulun, bila mau mendirikan bangunan saja perlu melapor kepada PTKAI secara Administrasi harus ada rekomendasi PTKAI Bandung Jawa Barat, semisal5 mendirikan tempat penampungan sampah ( bank Sampah)  dan penambahan ruangan 4 x5 M sudah pernah diajukan tahun 2017 dan tim survey dari PTKAI Kertapati Palembang sudah meninjau ditahun itu juga dan dibantu oleh DLH ( dinas lingkungan hidup).

Nasib mujur di. Acc dibangun, namun sampai sekarang sudah 2 tahun ini ditunggu belum ada kejelasan.  Saya berharap hendaknya antara Pemkab Lahat dengan PTKAI bersinergi demi lancarnya pembangunan dan tak perlu menunggu waktu yang lama" pungkas Ariapulun

Pewarta : Novita/Idham
Redaksi,15.05.2019,dutasumsel.com

Si Jago Merah Hanguskan 13 Rumah Warga

Dutasumsel.com.Palembang - Sijago merah Kembali Menggerayangi Kota Palembang. di Rt.18 Lr.Hijrah Seberang Ulu 1, informasi yang kami himpun di lapangan Kejadian Terjadi pada pukul (08.30) wib pagi tadi Mengakibatkan 9 Rumah dan Empat Pintu Bedeng Hangus di Amuk sijago Merah.Rabu (15/5/2019).

Menurut keterangan Salah satu warga Lik(37) tahun" Api Berasal dari tabung Gas salah satu rumah warga yang terbuat dari kayu sehingga sangat mudah terbakar"

Sampai dengan pukul (9.30) wib tadi pagi (PBK) Mengerahkan 7 unit mobil di bantu dengan Kapal motor 1 Dan Puluhan Warga Yg turut serta Melakukan Pemadaman".jelasnya.

Selain itu, Lurah SU 1 Siska Maylina SE.MM mengatakan Ada 13 Rumah yg Hilang Namun tidak ada Korban jiwa dalam kebakaran ini.

Kita bersama Pihak (D) Terkait Akan Melakukan Koordinasi Guna melakukan pendirian Dapur Umum dan tenda tenda darurat  Bagi para korban kebakaran atau di tampung sementara di rumah rumah warga.


Pewarta : Doni/ds
Redaksi,15.05.2019,dutasumsel.com

Hasbullah" Alhamdulilah IMB Di Kelurahan Lahat Tengah Di Taati "

Dutasumsel.com.LAHAT, -- Menindak lanjuti surat edaran dari Camat tentang pendataan ayam potong dan IMB ( izin mendirikan bangunan) di Kelurahan dan Desa di ruang lingkup dalam Kecamatan Lahat.

Hasbullah Sip selaku Lurah Lahat Tengah ketika disambangi awak media pada Rabu 15/5 pukul 09:00 wib beliau mengatakan " untuk di Kelurahan Lahat Tengah usaha kandang ayam potong areal kami tidak ada sebab tanah atau kosong itu tidak memungkinkan,  karena sudah padat dengan penduduk.

Menurut beliau,  warga yang membuat rumahnya untuk kelurahan Lahat Lahat Tengah ada IMB nya rata -rata belum ada IMB. Namun untuk Ruko ( rumah dan toko)  hampir seratus persen ada IMB nya seperti Alfamart dan Indormart, ujar Hasbullah.

Selain itu Hasbullah selaku Lurah Lahat Tengah menggucapkan Selamat HUT Lahat ke 150 perayaan ke XXI  semoga Lahat sejahtera dan bercahaya dan Selamat menunaikan Ibadah puasa 1440 H.

Pewarta : Novita/Idham
Redaksi,15.05.2019,dutasumsel.com

Pra Dan Pasca Pemilu Kelurahan Pagar Agung Kondusif

Dutasumsel.com.LAHAT, -- Pesta demokrasi telah usai,  dan tidak meninggalkan PR, gejolak yang menimbulkan keresahan dan ketakutan serta hal- hal yang mengganggu pada sebelum dan sesudah Pemiku tidak terjadi seperti dikatakan A. Hadiwijaya SE Lurah Pagar Agung kepada Awak Media diruang kerjanya 15/5

Menurut beliau usai pencoblosan petugas KPPS dinyatakan sehat semua, pengumpulan kotak suara sesuai dengan rencana walau setiap TPS tidak bersamaan mengumpulkannya ke Kelurahan Pagar Agung. Ketua KPPS diPagar Agung Kiki Agriawan selalu sigap dalam mrngerjakan tugasnya

Selesai rekapitulasi di KPU ( Komisi Pemilihan Umum)  formulir C-1 ditempelkan, Secara kebetulan, untuk diwilayah Kelurahan kita posko PPSnya berada diareal Kantor Kelurahan Pagar Agung, hal ini memudahkan pengawasan terhadap Posko PPS,  " pungkas A. Hadiwijaya.

Pewarta : Novita/Idham
Redaksi,15.05.2019,dutasumsel.com