NEWS

Slider

Amankan SPBE, Dinkominfo Muba Akan Bentuk GOV-CSIRT

Dutasumsel.com.PALEMBANG, - Guna mengantisipasi serangan dan insiden siber atas data, informasi, infrastruktur dan aplikasi pada Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) akan membentuk Government Computer Security Respon Team (Gov-CSIRT). Hal ini dikemukakan oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinkominfo Muba Dicky Meiriando, Jumat (10/05) di Palembang.

" Sebagai Kabupaten Cerdas (Smart Regency), saat ini Muba sedang gencar-gencarnya melakukan transformasi digital. Banyak perangkat daerah telah melakukan pelayanan administrasi maupun pelayanan publik berbasis elektronik. Oleh karena itu, untuk menjamin keamanan data, informasi, infrastruktur dan aplikasi dari ancaman dan serangan yang menimbulkan gangguan, kegagalan dan kerugian sehingga bisa berdampak menurunnya kredibilitas instansi pemerintahan,  maka perlu dibentuk Gov-CSIRT Muba ", jelas Dicky usai mengikuti asistensi fasilitasi pembentukan Gov-CSIRT dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Selanjutnya menurut Dicky, pihaknya akan segera berkoordinasi BSSN melalui Dinkomifo Sumatera Selatan untuk mempersiapkan segala persyaratan pendaftaran Gov-CSIRT guna selanjutnya diverifikasi dan divalidasi pihak BSSN. Untuk tahap awal ini Gov-CSIRT yang akan dibentuk dengan model Tim Koordinasi yang mempunyai tugas memberikan layanan pemberiaan peringatan siber, koordinasi terkait respon atas insiden siber, koordinasi terkait respon atas kerawanan siber dan koordinasi terkait respon atas penemuan artifak.

Sementara itu, Menurut Direktur Penanggulangan dan Pemulihan Pemerintah pada Deputi Bidang Penanggulangan dan Pemulihan BSSN Brigadir Jenderal TNI Daddy Estoe Widodo, Indonesia merupakan negara menjadi target serangan siber terbanyak. Peran Gov-CSIRT sangat diperlukan untuk melakukan penyelidkan komperehensif dan melindungi sistem atau data atas insiden siber yang terjadi serta melakukan pencegahan insiden dengan cara terlibat aktif pada penilaian dan deteksi ancaman, perencanaan mitigasi dan tinjauan atas arsitektur keamanan informasi.

" Instansi Pemerintahan paling rentan terhadap serangan siber dan terjadinya insiden siber karena sistem keamanan sibernya masih lemah. Untuk itu, tahun ini BSSN mendorong terbentuknya Gov-CSIRT di Provinsi, Kabupaten dan Kota. Tugas kedepan akan lebih berat dalam menghadapi serangan siber karena teknologi semakin canggih. Oleh karena itu, Dinas Kominfo harus mampu memberikan jaminan kerahasiaan, keutuhan, ketersediaan, keaslian, nirsangkal, akuntabilitas, dan keandalan terkait data dan informasi, infrastruktur dan aplikasi SPBE. Untuk mengatasi hal tersebut dibutuhkan SDM yang andal dan profesional. Nanti di tahun 2020 BSSN akan menyelenggarakan banyak pelatihan untuk SDM Keamanan Siber dan diharapkan nantinya dapat diikuti oleh Pemerintah Daerah ", jelas Daddy.

Dalam paparan Tim BSSN pada Kegiatan Asistensi Fasilitasi Pembentukan Gov-CSIRT Sektoral di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan pada tanggal 9-10 Mei 2019 di Ruang Rapat Graha Bina Praja Kantor Gubernur Sumatera Selatan digambarkan bahwa pada tahun 2017 pada insiden atas domain go.id telah terjadi peningkatan pada insiden web defacement dengan persentase mencapai 86, 3% disusul Phising 6,7 %, Spam 5,5%, Malware 0,1% dan Brute Force 0,4 %.

Pewarta : Riyan
Redaksi,10.05.2019,dutasumsel.com

Polres Ogan Ilir Buka Bersama Masyarakat Kecamatan Indralaya Utara

Dutasumsel.com INDRALAYA, -- Kapolres Ogan Ilir beserta jajaran nya menghadiri buka puasa bersama dalam mempererat tali silaturahmi antara Polri dengan Masyarakat di Masjid Nurul Hikmah Pagi Sore Kecamatan Indralaya Utara, Jumat (10/5/2019)

Hadir dalam acara tersebut, Kapolres Ogan Ilir AKBP. Gazali Ahmad SIK, MH, PJU, Kapolsek Indralaya AKP Bambang Julianto SH, Ketua Ikatan Pesantren Sumatera Selatan Ustadz Idris, dan Masyarkat Desa Permata Baru, Desa Tanjung Baru,Desa Payakabung,dan Masyarakat Kelurahan Timbangan Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir, Kapolres OI AKBP. Gazali Ahmad SIK,MH, mengatakan pelaksanaan pemilu tahun 2019 Alhamdulillah berjalan Aman dan Damai dan Sejuk berkat kerjasama semua pihak.

“Kepada masyarakat saya menghimbau untuk tidak mudah terpengaruh/terprovokasi oleh berita-berita Hoax yang menyesatkan,” kata Gazali.

Akp. RD Shusanty Kasat Binmas Polres OI menambahkan, terkait hasil pemilu selanjutnya mari bersama-sama menunggu hasil pemilu yang akan diumumkan oleh KPU RI tanggal 22 Mei 2019.“Kemudian kita jaga persatuan dan kesatuan demi bangsa dan negara indonesia,” pungkasnya dan di akhiri Ceramah Agama Oleh Ustadz Idris Ketua Ikatan Pesantren Indonesia Sumatera Selatan.

Pewarta : Sanditya
Redaksi, 10/05/2019, dutasumsel.com

Ibu- Ibu Bhayangkari Cabang Ogan Ilir Bagikan Takjil Bagi Pengendara

Dutasumsel.com.INDRALAYA, -- Ibu-ibu Bhyangkari Cabang Ogan Ilir turun ke jalan, di hari Jumat Barokah,(10/5/2019) petang. Kehadiran mereka kali ini lagi-lagi dalam rangka kegiatan sosial.Tentunya dalam Bulan Suci Ramadhan, Bhayangkari menggelar aksi bagi-bagi takjil.
Aksi para istri polisi itu mendapat apresiasi positif dari para pengguna jalan. Apalagi kegiatan dilakukan persis di depan Mapolres Ogan Ilir jalan lintas Sumatera KM 35, Dibawah Komando Ny Lokasari Gozali para ibu Bhayangkari tampak semangat. Sejumlah 150 Takjil diberikan kepada para pengendara yang melintas. Kegiatan semakin meriah karena Bhayangkari tak beraksi sendiri, melainkan melibatkan kelompok ibu-ibu ini menandakan sebuah kekompakan.

Ketua Bhayangkari Cabang Ogan Ilir  Ny Lokasari Gazali  kepada dutasumsel.com (10/5/2019) menyebut kegiatan sebagai bentuk partisipasi antar sesama."Dalam rangka Bulan Puasa Rhamadan 1440 H kita bagi-bagi takjil melibatkan ibu - ibu Bhayangkari cabang Ogan Ilir bersama ibu bhayangkari peduli terhadap masyarakat yang sedang melaksanakan ibadah puasa, 1440 H," katanya.

Pewarta : Sanditya

Audiensi Aliansi Pencinta Alam Lahat dengan Wakil Bupati Lahat.

Dutasumsel.com.Lahat- Bertempat di Ruang Kerja Wakil Bupati Lahat H. Haryanto. SE MM MBA menerima Audiensi bersama Aliansi Pencinta Alam Kabupaten Lahat, Jum'at 10/5. Pukul. 09.00. Wib. Adapun turut hadir pada Audiensi Sekda Lahat Drs. H. Masroni, Assisten, Kadis Perhubungan, Kabag Kestra dan Kabag Umum.

Menurut Nanda A. Lubis mewakili rekan -rekan dari Aliansi Pencinta Alam Kabupaten Lahat menyampaiakan, maksud dan tujuan Audiensi bersama Wakil Bupati Lahat beserta Jajaran pertama mohon izin Pemberangkatan Relawan Aliansi Pencinta Alam untuk berangkat ke Provinsi Bengkulu kepada Pemerintah Kabupaten Lahat guna memberikan bantuan kepada masyarakat yang tertimpah musibah.

H. Haryanto.SE MM MBA mengucapkan terima kasih atas nama Pemerintah Kabupaten Lahat kepada Aliansi Pencinta Alam yang telah bekerja keras untuk berpartisipasi membantu masyarakat kita yang tertimpah musibah di Bengkulu, dan juga Pemerintah Kabupaten Lahat untuk keberangkatan Tim Aliansi Pencinta Alam Pihak Pemkab.Lahat telah menyiapkan satu BUS untuk keberangkatan Tim Relawan Aliansi Pencinta Alam, H. Haryanto juga mengatakan kepada adik-adik aliansi pencinta alam apabila masih ada yang kurang bisa di koordinasikan kepada Sekda Lahat atau Kadis Sosial, Kabag Umum, Kabag Kestra dan Kadis Perhubungan. tutur H. Haryanto.

Pewarta : Novita
Redaksi,10.05.2019, dutasumsel.com

BERSAMA WABUP, MASYARAKAT MAKARTI LAKSANAKAN SHOLAT TERAWIH BERJAMAAH

Dutasumsel.com.Banyuasin,- Rangkaian kegiatan Safari Ramadhan 1440 Hijriah, Wakil Bupati Banyuasin H Slamet Somosentono bersama jajaran pejabat dilingkup Pemkab Banyuasin yang diselenggarakan di Masjid Hidayat Muttadi’in di Desa Tanjung Batu Kecamatan Makarti Jaya Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan itu merupakan program religi pada Banyuasin Bangkit.

Usai melakukan Sholat Terawih berjamaah, Wakil Bupati menyampaikan dari program kerjanya bersama Bupati Banyuasin H Askolani bahwa untuk merelaisasikan janjinya selain mengupayakan perbaikan jalan dan air bersih yang merupakan kebutuhan fital juga akan melakukan perbaikan infrastruktur lainya.

Wabup menambahkan, 90 persen warganya yang bekerja sebagai petani dan nelayan di Kecamatan Makarti Jaya ini diharapkan untuk bersabar dan tentu semua yang sudah dijanjikan tetap akan direalisasikan dan perlu diketahui bahwa kegiatan ini merupakan Safari Ramadhan ke-3, terang Kadiskominfo Banyuasin Aminuddin kepada wartawan beberapa saat yang lalu (9/5/2019)


Dalam safari Ramadhan ini Wabup Banyuasin H Slamet Somosentono didampingi oleh Ustadz H Husni Thamrin, S.Ag, Pj.Sekda Banyuasin Drs HM Yusuf, M.Si, Asisten 2, Ir. Kosaruddin, MM, Kadiskominfo S.Pd.S.IP. MM dan sejumlah Kepala OPD Pemkab Banyuasin.
Masyarakat menyambut antusias kehadiran rombongan yang langsung diimami oleh pengasuh Ponpes Khodratullah Ustadz H Husni Thamrin sehingga jalanya kegiatan Safari Ramadhan dapat berlangsung hikmad.
Pewarta : Anto.cs
Redaksi,10.05.2019,dutasumsel.com

Kepala Bappeda & Litbang Banyuasin : “Ini Pesan Presiden RI Pada Musrenbangnas”

Dutasumsel.com. BANYUASIN, — Didampingi Kepala Bappeda dan Litbang Erwin Ibrahim, ST.MM.MBA, Bupati Banyuasin H Askolani, SH.MH mengutip dari arahan Presiden RI Joko Widodo pada Musrenbangnas.

Bahwa perencanaan pelaksanaan dan pencapaian pembangunan harus ada singkronisasi antara Daerah dengan Provinsi dan Pusat. Dengan demikian, pendanaanya bisa dilakukan secara shering. Pemkab Banyuasin telah melaksanakan hal itu mulai dari pembangunan insfrastruktur, pendidikan, kesehatan hingga pembangunan lainya.

Hal tersebut disampaikan Bupati Banyuasin H Askolani usai menghadiri Musrenbangnas 2019 dan Rencana Kerja Pemerintah tahun 2020 yang diselenggarakan oleh Kementrian PPN/Bappenas di Hotel Shangri La Jakarta, Kamis (09/05).

Musrenbangnas tersebut dibuka langsung Presiden RI Joko Widodo dengan dihadiri seluruh Gubernur, Bupati/Walikota se-Indonesia, untuk wujudkan Banyuasin Bangkit, maka harus pancal gas sesuai arahan Presiden RI.

Kepala Bappeda dan Litbang Banyuasin Erwin Ibrahim saat dikonfirmasi mengatkan bahwa Presiden RI Ir H Joko Widodo dalam pengarahanya Musrenbangnas mulai 9-14 Mei 2019 yang terpenting untuk peningkatan SDM ada 4 hal yang antara lain Pemerataan Infrastruktur, Reformasi Birokrasi dan Reformasi Setruktural harus betul-betul dijalankan serta Pembangunan SDM termasuk Pendidikan harus Link and Match dengan industri sehingga sesuai dengan kebutuhan dilapangan, bebernya.

Lanjut Erwin, diuraikan Presiden tentu banyak tantangan yang dihadapi dalam mewujudkan Visi Indonesia dalam satu abad pada 2045 (100 tahun Indonesia merdeka), maka jangan bekerja dengan cara-cara biasa saja. Terutama untuk menjadi negara terbesar ekonomi ke-4 atau ke-5 di dunia.

Untuk mewujudkan hal tersebut, tegas Jokowi, Indonesia harus dapat menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang dihadapi dibidang Infrastruktur ini Negara harus dapat mewujudkan pemerataan infrastruktur.”Semua daerah harus menyambungkan titik-titik kawasan industri, wisata, sentra industri kecil, pusat produksi pertanian dan perkebunan,” kata dia.

Presiden meminta dibidang Reformasi birokrasi dan reformasi struktural harus betul-betul dijalankan bahwa Kelembagaan dan perizinan di Pusat dan Daerah harus dipotong. Lembaga yang tidak efisien dan yang tidak memberikan kontribuisi pada negara akan dihapus. Semakin simpel dan sederhana organisasi akan semakin cepat dan fleksibel dalam berlari dan memutuskan kebijakan. Jangan teruskan pola dan tradisi lama.

“Harus dilakukan penyederhanaan perizinan. Selama 20 tahun lebih, tidak dapat menyelesaikan defisit neraca perdagangan, karena investasi dan perizinan yang berbelit, baik di Pusat dan Daerah. Banyak pengusaha datang, tetapi kita tidak bisa merealisasikan. Contohnya, Pembangkit Listrik Tenaga Uap/Angin/Panas Bumi semuanya ruwet. Ada 259 izin membuat investor terengah-engah. Sudah dipotong menjadi 58 izin, namun jumlah ini masih terlalu banyak, maksimal 5 izin (investasi listrik)”, ungkap dia.

Permasalahan defisit neraca perdagangan, kita harus fokus pada investasi barang ekspor dan investasi pada substitusi barang impor. Jika perlu, tidak perlu ada izin. Setelah berjalan baru diterbitkan izinya, enakkan? Dan harus ada kemauan kuat jika kita tidak ingin terjebak dalam _Middle Income Trap.

Untuk itu Presiden menegaskan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) harus diselesaikan. Yang menjadi permasalahan dari 51% tenaga kerja adalah lulusan SD. Ini menjadi persoalan yang harus diselesaikan, bagaimana jutaan tenaga kerja harus di upgrade melalui training dan pelatihan agar tenaga kerja menjadi lebih baik.

“Pemerintah Pusat dan Provinsi/Kabupaten/Kota agar memberikan beasiswa sebanyak-banyaknya kepada mahasiswa untuk sekolah di dalam dan luar negeri. Terutama dibidang science dan teknologi untuk bisa mengejar negara lain. Jangan terjebak pada anggaran rutinitas. Maka untuk 5 tahun kedepan jangan sampai ada stunting, gizi buruk, kematian ibu dan anak”, jelas dia.

Yang terpenting kata presiden dibidang pendidikan harus link and match dengan induastri,sehingga sesuai dengan kebutuhan di lapangan ikuti di zaman digital ekonomi tetapi SMKkita masih jurusan SMK bangunan untuk itu siapkan  SDM untuk hal baru  seperti business  process Outsourcing DiFilipina yang menghasilkan Income terbesar dari jasa jasa yang bagus Beberapa SMK sudah berubah,jangan kalah  cepat(Internet of things,3D printing virtual)
Maka ini suatu problem,tantangan dan persoalan  sudah terlihat  tinggal kita mau atau tidak untuk menyelesaikan tentu dengan upaya yang keras kita dapat
Mewujudkan  Indonesi 2045 menjadi negara ekonomi  terbesar  ke - 4  atau ke - 5 di dunia.
Tapi jika terjebak dengan rutinitas,tidak berani  berubah maka jangan bermimpi untuk itu",tendas dia.

Pewarta : Anto,cs
Redaksi,10.05.2019, dutasumsel.com

Simpan Senpi Rakitan ,Awan Dibekuk Unit Reskrim Polsek Babat Toman

Dutasumsel.com.MUBA, - Polisi Unit Reskrim Polsek Babat Toman Polres Musi Banyuasin berhasil menangkap seorang pria bernama Awan (27) warga Bedeng/Kontrakan Lk. IV Kelurahn Babat dikawasan bedeng yang tersangka tinggal pada, Rabu (08/19) siang sekitar pukul 14.00 wib.

Kanit Reskrim Polsek Babat Toman IPDA Joharmen.,SH.,M.Si mengatakan, hasil dari penggeledahan didapatlah barang bukti 1 (satu) pucuk senpira jenis Revolver berikut 3 (tiga) butir amunisinya, 1 (satu) buah tas pinggang warna biru merek Jungel Surf, ”setelah dilakukan penggeledahan, kedapatan menguasai, menyimpan senpira jenis Revolver berikut amunisinya di dalam tas pinggang warna biru merek Jungel surf, kemudian tersangka kita amankan di Polsek Babat Toman untuk proses lebih lanjut, ”kata johar, Kamis (09/19).

Berdasarkan laporan informasi dari masyarakat bahwa ada seseorang memiliki senjata api rakitan, atas laporan tersebut polisi melakukan penyelidikan dan mengamankan tersangka dirumah bedeng yang tersangka tempatin selanjutnya dibawa ke mapolsek untuk diperiksa.

Akibat perbuatannya, Awan dijerat Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. Kapolres Musi Banyuasin AKBP Andes Purwanti.,SE.,MM melalui kapolsek Babat Toman AKP Ali Rojikin.,SH.,MH membenarkan penangkapan tersebut, ”saat ini tersangka sudah kita amankan dan sedang kita selidiki guna proses hukum lebih lanjut, ”pungkasnya.

Pewarta : Riyan
Redaksi,10/5/2019.dutasumsel.com

Pemkab Muba Safari Ramadhan Ke Masjid Al-Muttaqin Desa Karang Waru ,Guna Tinjau Langsung Kondisi Masyarakat

Dutasumsel.com.MUBA, - Setelah dibukanya Safari Ramadhan 1440 H Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, oleh Bupati Muba H Dodi Reza Alex di Masjid Jami An'nur Sekayu beberapa waktu lalu, kegiatan tersebut dilanjutkan ke Masjid Al-Muttaqin Desa Karang Waru Kecamatan Lawang Wetan.
Safari kali ini dipimpin Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi, Kamis (9/5/2019), dengan di dampingi Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Muba H Ibnu Sa'ad SSos MSi, Staf Ahli Bupati, Anggota DPRD Muba, Kepala Perangkat Daerah, Polres Muba, Kodim 0401 Muba, dan Ketua Dharma Wanita Muba.

Apriyadi mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin Pemkab Muba setiap Bulan Ramadhan untuk meninjau langsung kondisi wilayah dan mempererat tali silaturahmi antara Pemerintah dengan Masyarakat.

"Dengan terselenggaranya Safari Ramadhan ini mudah-mudahan tali silaturahmi Pemerintah dengan Masyarakat terus terjalin baik," ujarnya.

Sekda juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah berkontribusi mensukseskan Pemilihan Umum 2019 di Kabupaten Muba.

"Kami ucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat yang telah berkontribusi aktif sehingga pesta demokrasi di Kabupaten Muba khususnya di Desa Karang Waru Kecamatan Lawang Wetan berjalan aman dan sukses," imbuhnya.

Sementara Camat Lawang Wetan Tazarni STTP MSi mengatakan saat ini kondisi masyarakat pasca Pemilu beberapa waktu lalu masih dalam keadaan kondusif.

"Kondisi lainnya juga cukup baik, setelah pelaksanaan Pemilu alhamdulillah tidak ada terjadi masalah yang dapat menimbulkan konflik," kata Tazarni.

Pada kegiatan itu juga dilaksanakan penyerahan bantuan tali asih dari BAZNAS Muba kepada 50 orang masing-masing mendapatkan Rp. 200.000, Dan bantuan dari Dinsos Muba berupa sembako untuk kaum disabilitas.

Pewarta : Riyan
Redaksi, 9/5/2019, dutasumsel.com

Mini Market Jadi Alternatif BUMDES

Dutasumsel.com.MUBA, – Pengembangan usaha mini market, bisa menjadi salah satu alternatif jenis kegiatan usaha yang dapat dikelola oleh BUMDesa sebagai bagian dari peluang dalam membangun perekonomian masyarakat desa. Ide pengelolaan mini market yang dijabarkan melalui skema BUMDesa sangat realistis untuk diterapkan di wilayah perdesan. Asumsi ini bukan tanpa alasan bila dihitung dari potensi desa yang dapat digali melalui skema perhitungan sederhana.


Seperti yang telah dilaksanakan oleh BUMDesa Sido Rejo Kecamatan Keluang Kabupaten Musi Banyuasin, adalah salah satu dari 227 BUMDesa yang ada di Muba yang memilih pengelolaan minimarket sebagai jenis usaha yang dikelola oleh BUMDesa dengan nama BUMDesa-Mart Sumber Rejo Dengan jumlah penduduk lebih dari 1.400 jiwa atau 400 KK ditambah dengan letak startegis desa yang berada di jalan perlintasan dari Kecamatan Sekayu menuju Kecamatan Sungai Lilin menjadikan usaha minimarket memiliki pasar yang menjanjikan di Desa Sido Rejo.

Direktur BUMDesa Sumber Rejo Desa Sido Rejo, Dawam, mengungkapkan, bahwa dengan estimasi per KK yang mengeluarkan biaya untuk kebutuhan perhari adalah Rp. 50.000, maka perputaran dana perhari di Desa Sido Rejo diperkirakan mencapai Rp.20.000.000. Dengan keyakinan bahwa minimal KK yang memenuhi kebutuhan melalui BUMDesa-Mart Sumber Rejo adalah 20% dari jumlah KK, maka omzet yang bisa dihasilkan melalui usaha BUMDesa-Mart Sumber Rejo adalah Rp. 120.000.000.

“Perkiraan ini belum mencakup konsumen yang melintasi Desa Sido Rejo setiap harinya. Dengan dasar kalkulasi sederhana tersebut, Dawam sangat yakin bahwa perkembangan BUMDesa-Mart Sumber Rejo akan tumbuh pesat. Dan kalkulasi tersebut benar-benar menghasilkan omset yg tinggi untuk BUMDes-Mart Sumber Rejo. Tercatat rata-rata omset perbulan yang didapat mencapai angka Rp 200 juta s.d Rp 250juta perbulan,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Desa Sido Rejo Kecamatan Keluang, Pujiono mengungkapkan bahwa BUMDesa Sido Rejo sendiri yang dibentuk melalui Peraturan Desa Sido Rejo Nomor 05 Tahun 2016 pada tanggal 26 Juni 2016, pada tahun 2017 dan 2018 mendapatkan penyertaan modal usaha melalui dana desa.

“Penyertaan modal tersebut akan menjadi modal awal pengelolaan BUMDesa-Mart Sumber Rejo yang penyalurannya telah dilaksanakan sejak 2017,” jelasny.

Bupati Musi Banyuasin H. Dodi Reza Alex melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Musi Banyuasin, H. Richard Chahyadi. AP., M.Si mengatakan sangat mendukung terhadap tumbuhnya geliat usaha didesa yang dimotori oleh keberadaan BUMDesa dengan harapan bahwa kedepan nanti, setiap kegiatan usaha ekonomi yng berada didesa nantinya akan berada di bawah naungan BUMDesa.

“Kita berharap, semua bentuk usaha yang memang memiliki dampak positif bagi daerah, dapat dirangkul kedalam BUMDes,” bebernya.

Kepala Bidang Pembangunan dan Ekonomi Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Musi Banyuasin, Ahmad Syamsuri, S.Pd., M.Si saat meninjau lokasi BUMDesa-Mart Sumber Rejo mengatakan bahwa 227 BUMDesa di Kabupaten Musi Banyusin mendapatkan penyertaan modal usaha BUMDesa, salah satunya adalah BUMDesa Sumber Rejo Desa Sido Rejo Kecamatan Keluang.

“Kami berharap bahwa masing-masing BUMDesa dapat memanfaatkan penyertaan modal tersebut sebagai momentum awal pergerakan ekonomi yang ada di Desa. Dinas PMD memiliki target bahwa pada saatnya nanti akan terbentuk holding bumdesa yang berorientasi pada kerjasama antar Bumdesa dan terciptanya inovasi produk dan jasa. Hingga nanti dapat terbentuk BUMDesa yang mandiri secara finansial, manajemen dan teknologi,” pungkasnya.

Untuk diketahui, pada saat dilaksanakan kunjungan baru-baru ini, BUMDesa-mart Sumber rejo terlihat sedang melakukan pengembangan usaha karena melihat potensi dan progres perkembangan BUMDesa-mart Sumber rejo sendiri. Saat dikunjungi, tampak terlihat finishing tempat telah mendekati 90%. Dalam beberapa hari akan dilaksakan pembukaan resmi grosir barang selain usaha Bumdes-mart yang memang telah berjalan dengan baik.

Namun juga menjadi catatan bahwa tetap diperlukan pendidikan, pelatihan, seminar umum dan studi kasus bagi pengelola Bumdes di seluruh desa dalam Kabupaten Musi Banyuasin tentang manajemen dan pengelolaan Bumdes secara modern sehingga nantinya dapat terbentuk enterpreneurship dan manajemen profesional yang baik, yang indiktornya sendiri dapat dipenuhi melalui beberapa aspek seperti pembangunan kapasitas SDM dan manajemen operasional, pelaksnaan bisnis yang berorientasi cashflow sebagai tahap awal dan pembangunan kerjasama dengan para stake holder atau mitra bisnis.

Pewarta : Riyan
Redaksi, 9/5/2019, dutasumsel.com

Pemkab Muba Gelar Rapat Persiapan Penyusunan Peraturan Bupati Tentang ASB TA 2020

Dutasumsel.com.MUBA, - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menggelar Rapat Pembahasan Persiapan Penyusunan Peraturan Bupati tentang Analisa Standar Belanja (ASB) Non Konstruksi dan Standar Biaya Tahun Anggaran 2020, di Ruang Rapat Randik Pemkab Muba, Kamis (9/5/2019).

Rapat dipimpin langsung Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin melalui Sekretaris Daerah Muba Drs H Apriyadi MSi selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), yang diikuti Anggota TAPD dari Perangkat Daerah Muba.

Adapun yang dibahas dalam rapat tersebut seperti paparan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Muba Mirwan Susanto  selaku leading sektor diantaranya langkah-langkah penyusunan ASB, formula ASB, komponen biaya, dan perhitungan ASB.

Draft ASB Non Konstruksi yang disusun yakni, ASB pelatihan atau bimbingan teknis pegawai, bimbingan teknis non pegawai, sosialisasi, penyelenggaraan perlombaan, pemeliharaan kendaraan dinas, dan administrasi pengadaan konstruksi bangunan/jalan.

"Penyusunan ASB ini juga terkait dengan E-planning, dan E-budgeting, yang kita targetkan penyusunannya akhir bulan Mei 2019," jelasnya.

Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi berharap dari penyusunan ASB itu dapat menjadi pedoman serta mempermudah dan meringankan pekerjaan Pemerintah Kabupaten Muba.

"Dalam penyusunan ASB ini jangan sampai komponen-komponen. yang sudah biasa ada tidak dimasukan," dan dengan ASB ini kebih lengkap dan lebih sempurna sehingga menjadi dasar kita bersama memudahkan pekerjaaan dalam penetapan analisa standar biaya yang dilaksanakan ASN Muba ,"ujar Apriyadi.

Pewarta : Riyan
Redaksi, 9/5/2019, dutasumsel.com