NEWS

Slider

POLRES BANYUASIN GELAR DOA DAN YASIIN BERSAMA DI MUSOLLA NURUL IMAN

Dutasumsel.com,BANYUASIN,-
Puluhan personil polres Banyuasin setelah apel pagi melaksanakan kegiatan bersama di Musollah Nurul Iman polres Banyuasin kamis 9/5/19 pukul  08.00 pagi

Kegiatan ini bertujuan untuk pembinaan rohani dan mental bagi para personil polres Banyuasin sebagai salah satu cara untuk meningkatakan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT khususnya di bulan suci Rhamadhan ini.

Hadir dalam kegiatan tersebut Waka polres Banyuasin Kompol Hadi Wijaya .ST ,para pejabat utama polres Banyuasin,para perwira dan bintara dan ASN polres Banyusin.

Acara di buka dengan pembacaan surat Alfatihah,kemudian dilanjutkan dengan pembacaan surah yasiin bersama yang di pimpin oleh Kasat sabhara polres Banyuasin AKP. H.Arifin.

Pewarta : Alam
Redaksi ,9/5/2019, dutasumsel.com

Buka Bimtek Verifikasi dan Validasi Basis Data Terpadu (BDT), Ini kata Camat Erwin Sani S.Sos

INDRALAYA,DS, – Camat Tanjung Raja Erwin Sani S.Sos hadir dalam rangka pembukaan Bimbingan Teknis Verifikasi dan Validasi Basis Data Terpadu (BDT) penanganan fakir miskin dan orang tidak mampu tahun 2019 Kabupaten Ogan Ilir, Kamis (9/05/2019) di Aula Kantor Camat Tanjung Raja.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari 15 desa, 4 kelurahan, 1 TKSK dan 3 orang pengolah data atau operator.

Di dalam sambutannya, Erwin Sani S.Sos mengatakan, perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan bagi penduduk miskin dan rentan miskin adalah merupakan salah satu agenda utama Pemerintah, Sebagaimana diamanatkan dalam peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2015, tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015 – 2019, maka untuk itu diperlukan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan yang terdiri dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, sektor swasta dan masyarakat.

Karena itu, Pemerintah telah menyelenggarakan berbagai program perlindungan sosial berskala Nasional, yang menyasar 40 persen masyarakat berpenghasilan rendah. “Seperti program beras sejahtera, Program Keluarga Harapan (PKH), Program Indonesia Pintar (PIP), yang disalurkan melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan Program Indonesia Sehat yang disalurkan melalui Kartu Indonesia Sehat (KIS),” papar Erwin Sani.

“Sejalan dengan program ini pula, Kementrian Sosial (Kemensos) menetapkan peraturan tentang pedoman umum verifikasi dan validasi  basis data terpadu penanganan fakire miskin dan orang tidak mampu. Yakni tertuang dalam peraturan Menteri Sosial (Permensos) Nomor 28 tahun 2017,” ungkapnya menerangkan.

Dalam Permensos tersebut ungkap Erwin Sani, menyebutkan tentang fakir miskin maupun orang tidak mampu, Fakir miskin adalah orang yang sama sekali tidak memiliki sumber mata pencarian dan tidak mempunyai kemampuan memenuhi kebutuhan dasar yang layak bagi dirinya atau keluarganya. “Sedangkan orang tidak mampu adalah orang yang mempunyai sumber mata pencarian, gaji, atau upah yang hanya mampu memenuhi kebutuhan dasar, namun tidak mampu membayar iuran bagi diri dan keluarganya,” ujarnya.

Terpisah Supervisor Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial (SIKS NG) Dinas Sosial Kabupaten Ogan Ilir Weni Silfiah SKM mengharapkan, melalui kegiatan Bimtek ini akan memberikan Pemahaman kepada petugas yang nantinya akan melaksanakan proses verifikasi dan validasi BDT,"kami berharap dengan bimtek ini nantinya dapat menghasilkan Data Penerima Manfaat (DPM) yang valid,tepat sasaran dan tepat waktu,"jelasnya.

Pewarta : Darius
Redaksi,9/5/2019, dutasumsel.com

Personel Kodim 0401/Muba Laksanakan Cek Kebugaran Fisik Personil

Dutasumsel.com.MUBA, - Komandan Kodim 0401/Muba Letkol Arm M Saifudin Khoiruzzamani melakukan pengecekan kesehatan kebugaran tubuh Personel Kodim 0401/Muba untuk melihat sejauh mana kondisi fisik anggota dalam menjaga kesehatan tubuh, kegiatan tersebut dilaksanakan di Makodim 0401/Muba, Kamis (09/5/19).

Kegiatan ini bertujuan agar kita bisa meningkatkan Kualitas Kesehatan, sehingga dengan puasa para Prajurit dalam beraktivitas mungkin secara normal akan dikurangi tetapi melihat dari postur tubuh yang diatas Normal supaya lebih melatih tubuhnya agar bisa lebih Bugar.

Saat dikonfirmasi Dandim 0401/Muba Letkol Arm Muh Saifudin Khoiruzzamani menerangkan, "Cek Kesehatan ini untuk menunjang tugas sehari hari dan yang akan datang ,dilanjutkan Pemeriksaan Postur tubuh TNI yang ideal Estetika sebagai Prajurit, "Terang Dandim kepada Dutasumsel.com

Dandim menambahkan, "Dengan tujuan Supaya, mengetahui kondisi Anggota dalam menentukan tugas yang diberikan sehingga menghindari kemungkinan yang tidak diinginkan ,sebagai Prajurit yang setiap saat  selalu siap digerakkan demi kepentingan Negara harus memiliki postur yang baik sehingga tugas apapun dapat dilaksanakan tanpa terganggu oleh kondisi badan( terlalu besar atau berat).

"Sebagai prajurit yang dibanggakan dan diandalkan oleh negara harus mampu memberikan keyakinan/kepercayaan bagi rakyat bahwa TNI memang betul betul sehat dan dapat menjalankan tugasnya dengan baik, "Tambah Dandim.

Ia juga menghimbau, "untuk Prajurit Kodim 0401/Muba agar menjaga kesehatan jasmani dan Rohani, Atur pola hidup, Makan dan olah raga, tetap semangat dalam menjalankan tugas demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan rencana kedepan bagi yang bodynya terlalu besar dan Over Weight akan dilaksanakan pembinaan secara Intensif oleh Satuan, "Tukasnya.

Pewarta : Riyan
Redaksi,9/5/2019, dutasumsel.com

Kafilah 3 Safari Ramadhan di Masjid Al Abror Desa Kerinjing, Ini tanggapan Kepala Desanya.

INDRALAYA,DS, - Datangnya Bulan Suci Ramadhan dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir untuk lebih mendekatkan diri dengan masyarakat.

Seperti yang dilakukan pada, Rabu (9/5/2019) Bupati Ogan Ilir H. Ilyas Panji Alam, SE SH MH, yang diwakilkan kepada Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Ogan Ilir, Drs H Abdurrahman Rosyidi bersama rombongan pejabat eselon 1 dan 2 Pemerintahan Kabupaten Ogan Ilir yang diantaranya Kadisdukcapil,Kepala Badan PMD ,Kadin Dispora, dan Kasatpol PP.

Turut serta dalam Safari Ramadhan Camat Tanjung Raja Erwin Sani S.Sos, serta Seluruh Kepala Desa dan Lurah sekecamatan Tanjung Raja.

Rombongan di sambut langsung Kepala Desa Kerinjing Faisal Kimi dan masyarakat setempat yang hadir di acara sholat Isya dan Taraweh bersama di Masjid Al Abror.

Kepala Desa Kerinjing Faisal Kimi menyambut baik Kegiatan safari ramadhan yang diadakan oleh Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir,karena secara langsung dapat menyambung silaturahmi antara pemerintah dengan masyarakat terutama dengan masyarakat Desa Kerinjing,"kami menyambut baik kegiatan ini,karena dapat menyambung tali silaturahmi antara pemkab Ogan Ilir dengan masyarakat Desa,serta ucapan terima kasih atas kedatangan rombongan kafilah 3 yang langsung dibawah komando assisten 1 bidang Pemerintahan,"ujarnya.

Terpisah Bupati dalam sambutannya yang dibacakan Asisten I Setda Pemkab ogan ilir menyampaikan, Bahwa kegiatan Safari Ramadhan selain wujud perhatian Pemkab Ogan Ilir  dalam menjalin silaturahmi dengan masyarakat, juga sebagai sarana komunikasi dan informasi.

“Kegiatan seperti  ini,  adalah salah satu sarana penyampaian informasi pembangunan yang ada di Kabupaten Ogan Ilir. Selain itu, diskusi yang berkembang dalam silaturahmi ini sebagai inspirasi warga kepada pemerintah untuk ditindaklanjuti, termasuk usulan soal pembangunan masjid dan sebagainya," jelasnya.

Selanjutnya ia juga berpesan kepada jamaah Masjid Al abror bahwa setiap Desa Satu Diniyah ini program dari Pemerintah kabupaten Ogan Ilir, dan Pemberian Paket Sembako Dari Baznas Kabupaten Ogan Ilir.

Kepada Masyarakat Desa Kerinjing, ia juga berharap supaya jamaah saling menjaga persatuan dan kesatuan serta berperan aktif dalam pembangunan di Desa.

“ Masyarakat juga diharapkan dapat berperan dalam pembangunan dengan menciptakan suasana yang aman ,damai serta kondusif,"terangnya.

Pewarta : Darius
Redaksi, 9/5/2019, dutasumsel.com

Masih Dijaga Ketat Personil TNI – Polri

Dutasumsel.com,BANYUASIN — Pasca Pemilu 2019, aparat keamaan yakni gabungan TNI – Polri, masih tetap bersiaga di Kantor dan Gudang Logistik KPUD Kabupaten Banyuasin, Kamis (09/05) jam 11.00 WIB.

Gabungan Personil Polres Banyuasin dan Kodim 0430 Banyuasin tetap bersiaga melakukan pengamanan selama 24 jam di Kantor maupun Gudang Logistik KPUD Banyuasin.

Terlihat dari pantauan media ini Tenda, Truk dan Mobil Rantis Sabhara Polres Banyuasin masih tampak parkir di area Kantor dan Logistik KPUD Banyuasin. Tidak itu saja Kantor Bawaslu Kabupaten Banyuasin juga masih dijaga ketat oleh personil TNI-POLRI.

“Adapun pengamanan ini akan tetap dilaksanakan sampai sitkamtibmas benar benar kondusif pasca rapat Pleno di KPUD Provinsi Sumsel dan Rapat Pleno di KPU Pusat Jakarta,” kata Kapolres Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem, S.IK.

“Sampai saat ini sitkamtibmas di di Kantor maupun Gudang Logistik KPUD serta Bawaslu Banyuasin dalam keadaan aman tertib dan kondusif,” tegas Kapolres Yudhi.

Pewarta : Anto
Redaksi,9/5/2019, dutasumsel.com

Kadis Kominfo Banyuasin Gelar Sertijab

Dutasumsel.com.BANYUASIN — Dinas Kominfo Kabupaten Banyuasin mengadakan Serah terima tongkat kepemimpinan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Banyuasin di Ruang Rapat Dinas Kominfo Kabupaten Banyuasin.

Serah terima jabatan tersebut dari Erwin Ibrahim, ST., MM., M.BA dan Sekretaris Dinas Nopran, S,Pd, M.Si kepada Aminudin, S.Pd., S.IP., MM yang menjabat sebagai PLT Kepala Dinas Kominfo Banyuasin.

Aminudin dalam sambutannya mengatakan bahwa
Sangat berterima kasih dengan sambutan hangat oleh Kabid dan Kasi disini. dan saya mengerti tugas berat untuk mewujudkan Visi Banyuasin Bangkit.

“Demi terwujudnya apa yang menjadi Visi Banyuasin Bangkit saya minta dukungan dan tenaga dari semua Kabid dan Kasi hingga Staff di Dinas Kominfo ini. dan kepada Bapak Erwin saya mohon Bimbinganya suatu waktu saya ada kesulitan, Saya ucapkan selamat bertugas menjadi Kepala Dinas Bappeda yang baru”, katanya.

Sementara itu Erwin Ibrahim yang menjabat sebagai Kepala Bappeda dan Litbang Banyuasin memberikan wejangan kepada Kabid dan Kasi agar mengikuti apa yang di Instruksikan oleh Bapak Aminudin.

“Demi mewujudkan kabupaten sebagai Salah satu dari 25 kabupaten/kota Smartcity ada beberapa yg menjadi tugas Bapak amin mulai dari Pelayanan internet melalui Tower mengcover hingga ke desa-desa juga Pelayanan Statistik lalu Radio yang saya harapkan dapat dimanfaatkan oleh setiap OPD-OPD kedepannya. Bila butuh bantuan saya, Saya selalu Siap membantu “, ungkapnya.

Nopran Sebagai Sekretaris Dinas Yang mendampingi Erwin Ibrahim juga menyampaikan agar PLT kadis yg baru tidak perlu risau dan resah.

“Seluruh Kabid dan Kasi juga Staff di Kominfo ini selalu Solid dan Mandiri. Saya selalu salut dengan kekompakan yang terjalin pada setiap acara maupun rutinitas kerja di Dinas ini walau saya baru Sembilan Bulan menjabat Sekdis tapi saya merasa sangat nyaman menjadi bagian keluarga disini”, tandasnya.

Acara ini diakhiri penandatanganan Sertijab antara Kepala dinas termasuk Sekdis juga pemberian cindera mata berupa Foto yang dibingkai Indah.
Pewarta : Anto
Redaksi,9/5/2019, dutasumsel.com

Ormas Pemuda Demokrat Datangi Kantor Korkot Ada Apa Yah !!!

Dutasumsel.com.Palembang - Menindak lanjuti hasil Rapat koordinasi bersama  salah satu  Tokoh Masyarakat ketua Rt Bpk.Usman Ali.S.ag dan Pemuka Agama di lingkungan kelurahan kemasrindo (2/5/19).

Di Masa Kepemimpinan ketua. LKM (Lembaga Keswadayaan Masyarakat) Ahmad Yani, Yang diduga tidak Responsif menanggapi permasalahan di kelurahan Kemasrindo kecamatan kertapati palembang.

"wahyudi Ketua Korkot (Koordinator Kota) mengatakan disini kami Sebagai Konsultan..  Tentu kami tidak bisa Melakukan Intervensi Dgn Masa Jabatan LKM tersebut Dan itu semua sdh diatur Di AD/ART dan Ada mekanisme yg berlaku, Namun Apabila Masyarakat di tingkat Bawah  Mengingin Kan Pergantian Ketua LKM harus dgn Cara musyawarah Mufakat,Kami tidak bisa serta Merta Mencopot atau mengangkat tanpa Persetujuan Dari Masyarakat Banyak (Rt,Rw,Tokoh Agama,tokoh masyarakat termasuk Bpk lurah) Dan ini (Dana LKM) Hak Mutlak Masyarakat Banyak.

Dana Ini dari (2016 s/d 2018) sedikit pun belum pernah terkucurkan,Dan di 2019 ini masih kita lakukan Klasifikasi Berdasarkan lingkungan Masyarakat Kumuh Berat, Kumuh Sedang,kumuh ringan Data yg kita Ambil langsung, tp ada juga Di beberapa kelurahan Dana LkM ini sdh Ada yg Keluar. Ucapnya

Sambungnya ,karena Kelurahan kemasrindo ini Bermasalah Makanya Sementara Waktu kita PENDING dulu dan pastinya dikeluarkan Setelah ada Ketua LKM Terpilih yg baru.


Tentu  Program Pemerintah ini insya ALLAH Berjalan kembali dan perlu kita awasi bersama sama Agar tidak Terjadi kesalahan di lapangan.

Kami Apresiasi Setinggi tingginya Kepada Pemuda Demokrat khususnya PAC Kertapati yg telah Melakukan salah satu  fungsi Control Sebagai Organisasi kemasyarakatan pemuda  (OKP).

Guna Melakukan Percepatan Pembangunan Di tingkat Bawah (kelurahan) Ujar triwahyudi.

Selain itu ketua PAC Kertapati Palembang Demil Pian, Berharap kepada Pemerintah Khususnya Kementrian PUPR melalui KORKOT Dan Ketua LKM Terpilih Nanti Agar dapat Melakukan Program Pemerintah Tersebut Berdasarkan Klasifikasi Yg berlaku Agar masyarakat miskin ini Terbantukan dgn Program pemerintah,".

Pewarta : Doni
Redaksi ,09/05/19, dutasumsel.com

Unit Reskrim Polsek Lais Berhasil Bekuk, Tersangka Pencuri Buah Sawit PTPN VII

Dutasumsel.com.MUBA, - Kasus Pencurian Buah kelapa sawit yang terjadi di PTPN VII, Sabtu (27/04/19) Di dalam Areal Afdeling II Desa Tanjung Agung selatan Kecamatan Lais Kabupaten Muba berhasil dibekuk aparat Unit Reskrim Polsek Lais resort Musi Banyuasin.
Bridona (24) warga Dusun III Talang Ucin Desa Tanjung Agung selatan  ini ditangkap di tempat keluarganya di Desa Air itam kecamatan Penukal Kabupaten Pali pada selasa (07/19).

"saat kita lakukan penangkapan tersangka mengetahui polisi hendak menangkapnya dan mencoba melarikan diri. Pihak kepolsiian pun memberikan tembakan peringatan, namun tersangka tak mengindahkannya dan tersangka diberikan tindakan tegas dan terukur yang selanjutnya kita bawa ke mapolsek untuk kita proses,"Ujar Kapolsek Lais dalam keterangannya.

Ditambahkannya, 27 april 2019 tersangka dan keempat rekan lainya (DPO) mencuri buah kelapa sawit sebanyak 87 tandan sawit atau sekitar 1740 Kg namun kegiatan mereka terpantau oleh petugas Lapangan PTPN (PK).

Pihak scurity PTPN VII yang langsung mendapatkan informasi dari PK PTPN langsung meluncurkan kelokasi sesampainya tersangka langsung melarikan diri, kepala security melaporkan kejadian tersebut kePolsek Lais, tak sampai 3 (tiga) minggu kapolsek yang mendapatkan informasi tentang keberadaan salah satu tersangka langsung memeritahkan Kanit Res IPDA Susilo.,SH untuk melakukan penangkapan.

"tersangka saat ini sedang kita proses untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya."Ujar Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti.,SE.,MM melalui Kapolsek Lais AKP Syafarudin.,SH.

Pewarta : Riyan/Ril
Redaksi,08/05/19, dutasumsel.com

Tiga Bulan Buron, Pelaku Pengeroyokan Ini Di Door Unit Reskrim Polsek Lais

Dutasumsel.com.MUBA, - Setelah hampir Tiga Bulan Buron, salah satu Pelaku pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia di Desa Teluk Kijing 2 Kecamatan Lais pada 02 Februari 2019 berhasil diringkus Jajaran aparat Unit Reskrim Polsek Lais Resort Musi Banyuasin pada Selasa (07/05/2019).

Melalui proses penyelidikan yang dilakukan oleh Unit Reskrim Polsek Lais pasca kejadian beberpa bulan lalu tepatnya tanggal 02 Februari 2019 dan pada Selasa 07 Mei 2019 sekitar pukul 23.00 wib Polsek Lais mendapati informasi bahwa salah satu pelaku bernama Wardi Alis Koyong Bin H. Nazirin (41) bahwa Wardi sedang berada dirumahnya di Desa Teluk Kijing 1 Kecamatan Lais pulang dari persembunyiannya selama hampir tiga bulan bersama tiga orang pelaku lainnya.

Polsek Lais yang mendapati info tersebut tidak menyia-nyiakan kesempatan sehingga Kapolsek Lais Syafarudin,SH melalui Kanit Reskrim IPDA. Susilo,SH bersama anggota langsung melakukan pengintaian disekitar rumah terduga pelaku.

Pada saat dilakukan penggerbakan Wardi sempat hendak melarikan diri dan diberikan tembakan peringatan oleh anggota polsek lais namun tidak diindahkan sehingga dengan prosedur dan terukur timah panas mendarat di kaki Wardi.

Berikut kronologis kejadian pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia yakni Aswani Bin Arsyad (42) warga Dusun IV Desa Teluk Kijing II Kecamatan Lais.

Dengan dilatari pada bulan Desember 2018 korban Aswani kehilangan sepeda motor dirumahnya, dan diketahui bahwa pelaku pencurian sepeda motor miliknya yakni bernama Irwansyah (44), korbanpun berusaha untuk mengambil dengan cara memintanya kepada Irwansyah namun pelaku Irwansyah kala itu menjawab “Amen kau melawan nian kitek saling das (Ketemuan) bae”.

Hal tersebut sering ditanyakan oleh korban Aswani kepada pelaku Irwansyah dan dengan jawaban yang sama oleh Irwansyah kepada korban Aswani, sehingga pada tanggal 02 Februari 2019 terjadilah peristiwa pengeroyokan terhadap Aswani yang mengakibatkan korban meninggal dunia dengan kondisi luka bacok pada bagian kepala, dahi, paha kiri bagian belakang, tangan kiri dan kanan hingga putus.

Pengeroyokan tersebut tidak hanya dilakukan oleh pelaku Irwansyah, namun dilakukan oleh tiga pelaku lainnya yakni Pauzi alias Pau (43), Mat Jazi Bin Muid (37) dan Wardi (41). Ketiga orang pelaku lainnya hingga kini masih DPO.

Kapolres Muba,AKBP. Andes Purwanti.SE.MM melalui Polsek Lais Syafarudin, SH melalui Kanit Reskrim IPDA. Susilo,SH membenarkan adanya penangkapan terhadap Wardi (41) salah satu pelaku pengeroyokan menyebabkan korban meninggal dunia.

“Ya benar kita bersama anggota polsek lais sebelumnya telah melakukan pengintaian terhadap pelaku Wardi yang sebelumnya kita mendapati informasi bahwa pelaku sedang berada dirumahnya di Desa Teluk Kijing 1, mendapati info tersebut kita langsung melakukan pengintaian terhadap pelaku, pada saat dilakukan penangkapan pelaku hendak melarikan diri. Namun kita berikan tembakan peringatan, pelakupun tidak mengindahkan sehingga secara prosedur dan terukur kita hadiahkan timah panas pada salah satu kaki pelaku.” Ungkap IPDA Media Rabu (08/05).

Dari hasil penangkapan Wardi didapati barang bukti berupa 1 (satu) bilah senjata tajam jenis pisau ditemukan di TKP yang diduga milik pelaku Wardi (41) yang masih dalam sarung pisau yang diselipkan dipinggang kiri pelaku, dan 1 (satu) bilah senjata tajam jenis parang bergagang kayu dengan sarung warna hitam.

“untuk tiga orang tersangka lainnya yang masih DPO segeralah menyerahkan diri. Polsek Lais akan terus mencarimu sampai dapat.” Tutup Kanit.

Pewarta : Riyan
Redaksi,08/05/19, dutasumsel.com

DPRD Banyuasin Beri Saran Dan Masukan Atas LKPJ Bupati Tahun 2018

Dutasumsel.com.BANYUASIN,— DPRD Kabupaten Banyuasin melalui rapat Paripurna Istimewa menyampaian keputusan tentang rekomendasi terhadap LKPJ Kepala Daerah Bupati Banyuasin tahun anggaran 2018. Rabu (08/05) di Gedung Paripurna DPRD Banyuasin.

Rekomendasi kerja pansus 1 pansus 2 dan 3 DPRD Banyuasin dan tim perumus menyimpulkan, Agar Bupati untuk memperbaiki penyelenggaraan pemerintah daerah yang tujuannya adalah mensejahterakan rakyat Banyuasin.

“Pemerintah telah memiliki program ‘banyuasin bangkit, untuk membangun kabupaten Banyuasin ini agar baik lebih maju, adil dan sejahtera, dewan terus melakukan kontrol kinerja pemkab,” Ujar Ketua DPRD Irian Setiawan SE.

Rekomendasi yang telah kami tanda tangani ini kata Irian, untuk ditindaklanjuti dalam rangka perbaikan penyelenggaraan pemerintahaan daerah ke depan.

Masih Kata Irian Setiawan, adapun beberapa Rekomendasi DPRD atas LKPJ Bupati Banyuasin tahun anggaran 2018 meliputi 4 aspek. Aspek pertama adalah Kebijakan Umum Pengelolaa Keuangan Pemerintah Kabupaten Banyuasin aspek ke Dua tugas Desentralisasi, Ketiga tugas Pembantuan dan ke empat tugas Umum Pemerintahan.

Lebih Rinci Wakil Ketua II DPRD Banyuasin H Heriyadi SP menambahkan, Pertama hasil rekomendasi anggota Dewan adalah masalah Kebijakan umum.

Ada catatan yang diinginkan oleh dewan. Diantaranya bagaimana pemkab ini meningkatkan menggali potensi sumber pedapatan daerah (PAD). Penggunaan Anggaran secara maksimal lalu penguatan peranan Bappeda.

“Karena urat nadinya ada di Bappeda dalam merumus rancangan pembangunan daerah, seyogyanya berdasarkan data dan kebutuhan, untuk itu Bappeda harus lakukan kajian sebelum menyusun perencanaan,” Ujar Heriadi.

Masih Kata Heriyadi, Kedua Tugas Desentralisasi, meliputi pendidikan, Kesehatan, Pekerjaan umum, perumahan, tata ruang, lingkungan, pertanahan, kependudukan dan catatan sipil urusan pemberdayaan perempuhan dan perlindungan anak.

Urusan Keluarga berencana dan keluarga sejahtera, urusan sosial, urusan ketenagakerjaan dan transmigrasi, urusan koperasi dan ukm, urusan penanaman modal,urusan kepemudaan dan oleh raga.

Urusan kesatuan bangsa dan politik, urusan otonomi daerah, pemerintahan umum dan kepegawaian, urusan pemberdayaan masyarakat desa.

Masih Kata Heriyadi, Ketiga adalah tugas pembantuan. Dewan memberikan masukan kepada Bupati, agar melakukan komunikasi yang intensif dengan pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi untuk mendapatkan dana penyelenggaraa tugas pembantuan dan dana dekonsentrasi.

‘Kami minta pemkab secara intensif melakukan koordinasi dan konsultasi dengan DPRD dalam setiap pelaksanaan kegiatan, pembangunan baik yang bersumber dari APBD, maupun APBN,” Ujar Heriyadi.

Lebih lanjut Kata Heriyadi, Keempat Adalah tugas umum pemerintahan, merekomendasikan agar pemkab mengevaluasi kerjasama yang merugikan dan meningkatkan kerjasama yang menguntungkan.

Kemudian lanjut Haryadi, mewajibkan perusahaan yang berkativitas di Kabupaten Banyuasin mempunyai kantor diwilayah administratif Banyuasin. Mengoptimalkan dana CSR melalui koordinasi dengan rencana pembanguan yang telah disusun pemkab.

“Meningkatkan komunikasi stakeholders daerah, dalam rangka kerjasama dan koordinasi untuk mengkokohkan silaturahmi, dan kerjasama antar pemangku kepentingan di Kabupaten Banyuasin,” ujar dia.

Dari Sejumlah rekomendasi DPRD Banyuasin yang telah dibahas melalui rapat Pansus 1, 2 dan 3 Bupati Banyuasin H Askolani SH., MH memberikan Apresiasi setinggi–tingginya.

“Rekomendasi ini akan kami jadikan perhatian pemkab secara serius untuk mengambil kebijakan-kebijakan mendatang. Sudah banyak yang disampaikan pada RPJMD dan RKPD. LKPJ memuat laporan pencapaian pemkab 2019,” kata Askolani

Dikatakan Aakolani, bahwa hasilnya tentu belum dapat direlaisasikan sesuai yang diharapkan. Kendala yang mendasar adalah ketersedian dana dan SDM yang kompeten pada bidang masing-masing.

Askolani mengatakan, Guna memaksimalkan pendapatan asli daerah (PAD) 2019, pemkab telah melakukan pemek.

Pewarta : Anto
Redaksi, 08/05/19, dutasumsel.com