NEWS

Slider

Pemkab Muba Laksanakan Rapat Pemantapan Reformasi Birokrasi

Dutasumsel.com.MUBA, - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melaksanakan Rapat Pemantapan Reformasi Birokrasi Pemerintah Daerah 2018 sampai dengan 2023, di Ruang Rapat Randik, Selasa (7/5).

Rapat yang dipimpin Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin diwakili Sekretaris Daerah Muba Drs H Apriyadi MSi, didampingi Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Muba H Ibnu Sa'ad SSos MSi, dan Kabag Organisasi Setda Muba Azizah, dan Kepala Perangkat Daerah terkait itu diselenggarakan dalam rangka penyusunan dan menetapkan road map reformasi birokrasi.

Menurut paparan Kabag Organisasi Setda Muba Azizah ST MT kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Bupati Muba nomor 76 tentang Pedoman Pelaksanaan Reformasi Birokrasi Kabupaten Muba.

"Ada delapan area perubahan dari dokumen road map reformasi birokrasi yakni mental aparatur dan manajemen perubahan, pengawasan, akuntabilitas, kelembagaan, tatalaksana, SDM ASN, Peraturan Perundang-Undangan, dan pelayanan publik," tutur Azizah.

Sementara itu Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi mengatakan Pemkab Muba masih diberi kesempatan dalam upaya penajaman dokumen road map reformasi birokrasi.
"Mudah-mudahan dokumen ini akan dijadikan referensi panduan dan penilaian bagi Inspektorat Muba," tandasnya.

Pewarta : Riyan
Redaksi,07/05/19, dutasumsel.com

Pemkab Muba Tingkatkan Layanan Retribusi Tempat Rekreasi, Pariwisata dan Olahraga

Dutasumsel.com.MUBA, - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menggelar Rapat Tentang Guna Meningkatkan Pelayanan Detribusi Tempat Rekreasi Pariwisata dan Olahraga yang Disediakan, Dimiliki dan Dikelola oleh Pemkab Muba.

Rapat dipimpin oleh Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin diwakili Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Muba H Ibnu Sa'ad SSos MSi, dan diikuti Kepala Perangkat Daerah Muba terkait, di Ruang Rapat Randik Pemkab Muba, Selasa (7/5).

Plt Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Muba Muhammad Fariz SSTP MSi pada kesempatan tersebut menginisiasi sarana olahraga dan pariwisata dalam Kabupaten Muba di kelola sesuai tupoksi Perangkat Daerah, seperti Gedung Olahraga Ranggonang (GOR) Sekayu, yang mana saat ini GOR dikelola oleh Dispopar dan Bagian Umum Setda Muba, agar pelayanan lebih optimal dan terintegritas.

"Terkait dengan Kolam Pemancingan dan Saung yang berada di GOR Sekayu kami merencanakan akan mendatangkan pihak ketiga agar lebih optimal pengelolaannya," ujar Fariz.

Untuk Sirkuit Skyland Sekayu, ia mengatakan pengelolaan tetap di Dispopar Muba, namun Pengadaan Aspal Lintasan meminta bantuan dari Dinas PU PR Muba.

"Tahun 2019 ini kita akan menyelenggarakan tiga event di Sirkuit Skyland yakni Slalom, Motoprix, dan Supermoto," tuturnya.

Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Muba mendukung inisiasi dari Kadispopar Muba tersebut untuk mengintegrasikan aset di Muba agar kedepan pengelolaannya lebih baik.

"Kita tetap optimis pada pengelolaan dan jangan sampai aset-aset yang ada tidak terkelola dengan baik," harapnya.

Pewarta : Riyan
Redaksi, 07/05/19, dutasumsel.com

INSYAH ALLAH IBU MELI MUSTIKA BAKAL MELENGGANG KE DPRD PROVINSI

dutasumsel.com.KAYU AGUNG,-- Penghitungan suara hasil Pemilu 2019 untuk DPRD Sumsel pada Daerah Pemilihan (Dapil) Sumsel 3 (OKI-OI) telah selesai dan hasilnya 12 Caleg diprediksi berhasil lolos menuju DPRD Sumsel dengan metode penghitungan Sainte Lague.

Dari 12 nama yang lolos ke DPRD Sumsel tersebut, sebagian besar adalah wajah baru, diantaranya Meli Mustika (PDI-P), Junaidi (PAN) dan Raden Gempita (Gerindra) sedangkan wajah lama yang lolos hanya tiga, yaitu Ike Mayasari (PDI P), Muchendi (Partai Demokrat) dan Askweni (PKS).

Berdasarkan metode Sainte Lague dipastikan ada 2 (dua) partai dengan perolehan suara terbanyak yakni PDI Perjuangan dan Partai Demokrat yang akan menempatkan masing-masing dua orang wakilnya di DPRD Provinsi Sumsel periode 2019-2024.

Sedangkan 8 (delapan) kursi dari 12 kursi yang diperebutkan akan ditempati Partai Golkar, PAN, Gerindra, PKS, Nasdem, PKB, Hanura dan Perindo.

Berikut ini 12 nama calon wakil rakyat dapil Sumsel 3 (OKI-OI) yang lolos menuju DPRD Sumsel:

1. Meli Mustika (PDI P)
2. Ike Mayasari (PDI P)
3. Muchendi (Partai Demokrat)
4. Kanoviyandri (Partai Demokrat)
5. Raden Gempita (Gerindra)
6. Junaidi (PAN)
7. Nawawi (Golkar)
8. Sri Sutandi (Nasdem)
9. Meri (PKB)
10. Askweni (PKS)
11. Ali Imron (Hanura)
12. Ahmad Firdaus Ishak (Perindo)

Pewarta : Tim Red
Redaksi, 07/05/19, dutasumsel.com

Grand Zuri Lahat Tampilkan Aneka Menu Buka Puasa

Dutasumsel.com.LAHAT, - Dalam rangka menyemarakan bulan suci Ramadhan 1440 H.  Managemen Hotel Grand Zuri Lahat sediakan berbagai tampilan menu berbuka puasa selama Ramadhan, saatnya anda bisa mengatur menu disaat berbuka bersama keluarga, rekan reunian maupun arisan bersama sahabat.

Tampilan menu dimulai dari aneka pembuka tagjil,    mulai  7 Mei - Juni 2019 berbagai menu kita tampilkan,  juga Live Cooking Dimisum goreng, stall,  main course, steam rice, pineple,kari fried, rice appertizer, rujak buah, soup, aneka rawon dan sambal serta jajanan pasar lainnya. Juga aneka macam kerupuk serta aneka penutup. Seperti dikatakan Boni Asmada selaku AHM mewakili Nanang GM Hotel Grand Zuri Lahat kepada Awak Media 7/5.

Menurut beliau harga sangatlah terjangkau untuk sekelas hotel bonafit lainnya dimulai IDR 90.000, untuk lebih lanjut bisa hubungi  Contak Person
IDR 90.000
-8226-4987
0811-732-403
and201 i
62 731 326 999 F+62 731 324 065 E reservation anat@gonduni.com
081 1702403/ 08228226
LAHAT.

Pewarta :  Novita/Idham
Redaksi,07/05/19, dutasumsel.com

Gara - Gara Selisih Paham Asnawi Tikam Faruk Apero Hingga Masuk Rumah Sakit

Dutasumsel.com, MUBA - 3 jam setelah melakukan penganiayaan Asnawi (49), berhasil diamankan Jajaran Polsek Babat Toman.Kejadian bermula pada hari senin tanggal 06 Mei 2019 sekitar Pukul 07.30 wib di jalan PT.GPI IV Desa Karang Ringin II Kecamatan Lawang Wetan Kabupaten Musi Banyuasin.

Pada saat korban Atas nama Faruk Apero (46) warga Lk. I Rt. 002 Rw. 001 Kelurahan Mangun Jaya Kecamatan Babat Toman Kabupaten Muba dan Tersangka Atas nama Asnawi (49), Swasta warga Lk. I RT. 002 Rw. 001 Kelurahan Mangun Jaya Kecamatan Babat Toman Kabupaten Muba berlintasan di TKP lalu tersangka memanggil korban dan menanyakan kenapa korban tidak pernah mau datang menemui tersangka dan kenapa akhir-akhir ini korban menjauhi tersangka.

Akan tetapi korban menjawab pertanyaan tersebut dengan “ketus”, sehingga membuat tersangka emosi dan terjadi ribut mulut antara korban dan pelaku.Tersangka yang tersulut emosi langsung mencabut pisau yang diselipkan dipinggangnya dan langsung menusuk korban hingga mengenai punggung, paha, kepala kanan dan perut bagian atas (ulu hati) korban.Kejadian tersebut sempat dilerai saksi Irawan dan Sudarmanto yang kebetulan melintas di TKP, dikarenakan korban juga memegang pisau maka saksi takut dan berusaha meminta pertolongan kepada warga sekitar.

Akhirnya korban berhasil lari menyelamatkan diri, dan dengan dibantu warga korban segera di bawa Ke RSUD sekayu untuk mendapatkan pertolongan dan pelapor yang merupakan anak kandung korban langsung melaporkan kejadian tersebut kepolsek Babat Toman.

Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti.,SE.,MM melalui Kapolsek Babat Toman Pelaku angkat bicara “Berselang 3 Jam setelah kejadian, Pelaku atas nama Asnawi (49) berhasil diamankan pada hari Senin (6/5/2019) sekira pukul 10.00 wib, yang mana keberadaan Tersangka masih berada di wilayah Kecamatan Babat Toman dan telah diketahui oleh Pihak Kepolisian Sektor Babat Toman, maka Unit Reskrim Polsek Babat Toman dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Babat Toman IPDA Joharmen.,SH.,M.Si bergerak cepat untuk mengkap pelaku.”Kita juga mengamankan Barang Bukti berupa 2 (dua) buah sarung pisau, 1 (satu) buah baju kemeja warna biru putih yang terdapat bercak darah, 1 (satu) buah jaket warna abu yang terdapat bercak darah.

Pewarta : Riyan
Redaksi, 07/05/19, dutasumsel.com

Hotel Callista Hadirkan Paket Rahmat (Ramadhan Hemat).

Dutasumsel.com.LAHAT, -  Callista Hotel yang terletak sangat strategis dijantung Kota Lahat dan dekat dengan area Perkantoran Pemkab lahat, menyambut bulan suci Ramadhan penuh barokah,  Callista Hotel terus berinovasi dan berbenah.

Usai penambahan lift, serta renovasi disana sini,  kali ini Callista Hotel menyediakanspecial Rate "Pak Rahmat ( paket
ramadhan hemat) hanya Rp 390.000
nett /malam menginap di type superior
Include:
*Sahur/sarapan for 2 pax
*Buka puasa for 2 pax
*Free wifi high speed disemua Area

Managed by Gelden Haspitality
hamathan menampilkan menu untuk hari SELASA
Appetizer
Main Course
-Bubur Kacang Hijau
Ikan Cabe Hijau
Tumis Buncis Wortel
Bakso, Soun Goreng Orek Tempe Soto
Betawi Kerupuk Sambal Merah, Aneka
Buah, Siomay - Kurma Aneka Gorengan-Risol & Ubi Goreng
Pempek Telur dan  Aneka Jajanan Pasar
Es Lemon Tea - (manis 2 macam)-Es Campur (kolang kaling,Cincau, Dawet,
Batu Es, Susu,  Sirup, Air Gula)- Teh dan
Kopi- Pudding For Reservation
Tari: 0821 7759 74 89
Fero 0853 8080 0713
Hotel: 0731-3200231
All You Can Eat dimulai 75.000/ net.

Pewarta : Novita/idham
Redaksi,07/05/19, dutasumsel.com

Sidak Pasar Sekayu, Masih Ada Pedagang Nakal Gunakan Formalin Dan Boraks

Dutasumsel.com,MUBA - Tim pembinaan dan  pengawasan barang atau jasa di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba)  yang beredar di pasar Sekayu melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap makanan dan minuman yang beredar di pasar Sekayu. Sidak yang dilakukan tersebut menyasar makanan dan minuman yang  mengandung zat berbahaya seperti Formalin dan Boraks.

Ketua Tim Terpadu, H Zainal Arifin ST MT mengatakan, sidak yang dilakukan ini melibatkan beberapa intansi seperti Dinas Tanaman Pangan,Holtikultura dan Pertanian (DTPHP), Dinkes, Satpol PP, Dinas Ketahanan Pangan (DKP), Personil Polres dan Dinas Perdagangan Perindustrian (Dagperin). Sasarannya, yakni makanan dan minuman yang mengandung zat kimia berbahaya seperti boraks maupun formalin, serta sudah kadaluarsa.

"Tim yang terjun melakukan sidak ini mempunyai peran masing-masing, seperti DTPHP memeriksa ayam dan daging. Sedangkan, Dinkes dan DKP memeriksa pangan seperti tahu, sembako, cincau dan kolang-kaling," kata Zainal.

Setelah melakukan sidak di beberapa pasar di Sekayu untuk daging serta ayam tidak ditemukan bahan kimia berbahaya, hanya saja ditemukan makanan yang mengadung formalin.

"Pada pemeriksaan dengan pengecekan menggunakan cara khusus kita bersama pihak BPOM Palembang temukan makanan positif mengandung formalin pada tahu dan mie basah. Menurut penjelasan pedagang barang tersebut didapat dari pemasok Jakabaring Palembang ," ujar Plt Kadinkes Muba, Dr Azmi.

Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs Apriyadi MSi didampingi Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti SE MM memimpin langsung pelaksanaan sidak tersebut. Sekda mengaku gembira akan kondisi harga sejumlah kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, dan sayuran masih berada dalam kondisi stabil. Dia memastikan kebutuhan pokok dan stok yang aman hingga Lebaran.

Bahkan ada barang yang menjelang bulan puasa lalu sempat merangkak naik kini telah stabil harganya. Hal tersebut tidak lepas berkat upaya program kebijakan dan intervensi dari Pemkab Muba bersama Satgas Pangan Polres Muba untuk menciptakan iklim pasar yang kondusif.

Menurut Sekda memang ada yang berubah harga seperti bawang putih biasanyaa disini dijual bekisar Rp 25 ribu - Rp 30 ribu /kg nya, namun sekarang bervariasi ada yang Rp 80 ribu, Rp 90 ribu dan ada yang Rp 100 ribu per kg, artinya kalu kita kumpul data harga ada di Rp 90 ribu/ kg. Nah inilah yang perlu kita cek kelapangan ini ternyata memang benar kondisi di lapangan harga bawang putih sangat tinggi kenaikannya, dan ini sepertinya ada indikasi semacam kelangkaan barang hingga membuat barang ini naik.

"Kita tidak bisa menuduh langsung seperti itu tapi indikasinya ada mengarah kesana, ada permainan dari pihak-pihak penyuplai barang ini, mereka mempermainkan barang ini ditahan sehingga menjadi langka dan harga naik, "ujar Sekda.

Terkait ditemukannya makanan tahu dan mie yang positif mengandung formalin, Sekda menghimbau agar masyarakat berhati-hati dalam memilih makanan dan minuman, dari tekstur tentu bisa terlihat makanan yang mengandung zat berbahaya bagi tubuh.

Sementara itu Kapolres Muba menyampaikan, bahwa untuk di Muba sudah ada Satgas Pangan,  terkait dengan adanya kenaikan  bawang putih akan segera dikoordinasikan karena ini berjenjang  dari Kabupaten terus di Provinsi ke Kapolda dan akan ditindak lanjuti, jaringannya yang melakukan penimbunan barang ini pasti akan segera dicari.

Pewarta  : Riyan
Redaksi,07/05/19, dutasumsel.com

Bupati Lahat Sidak Melonjaknya Harga Bawang Putih.

Dutasumsel.com.LAHAT,-- Terkait melonjaknya harga bawang Putih ( Onion Garlic) beberapa pekan ini tembus hingga Rp 100.000 perkilo, biasa harga normal berkisar 28 hingga 30 ribu sehingga membuat resah emak-emak menjerit tak sanggup untuk membeli bawang putih.

Menanggapi hal ini Bupati Lahat Cik Ujang  didampingi Wabup H. Haryanto SE.MM.MSi, beserta  Letkol Kav Sungudi MSi Dandim 0405, AKBP Ferry Harahap Sik Msi Kapolres Lahat didampingi,  Waka,  Kasat Reskrim,  Kasat Intel,Jaka Suparna SH Kajari, Dinkes, Dinas Ketahanan  Panga M Zaini, Kabag Ekonomi Yulianto, Kadis Perdagangan drs Sukaca.MM, Kabulog Yonas Hariadi, Kepala Pengadilan Yoga,  didampingi beberapa Media Lokal yang ada di Kabupaten Lahat Sidak ke Pasar PTM dan Pasar Lematang 7/5 pukul 10:.00 wib.

Beliau dialog dengan pedagang menanyakan harga bawang putih dipasaran, berbagai jawaban yang dilontarkan pedagang mengenai harganya dimulai dari harga 55 ribu hingga 80 ribu.

Selain itu juga menyidak harga sembako lainya dan berbagai sampel makanan untuk diteliti apakah mengandung borak atau formalin seperti dijelaskan drs Sukaca plt Dinas Pasar dan Perindustian Lahat kepada awak Media disela sidak.

Bupati menegaskan bahwa kenaikan bawang putih yang sempat melonjak naik dikarenakan bahwa pasokan sedikit sedangkan permintaan meningkat, diharapkan dalam waktu dekat harga akan stabil lagi, saat ini harga bawang putih sudah tidak terlalu tinggi dibanding kemarennya tembut 100 ribu.

Lanjut bupati " untuk menggelar operasi murah kita koordinasikan dahulu dengan forum Bulog untuk meminimalisir harga" ujarnya.

Pewarta : Novita/Idham
Redaksi,07/05/19, dutasumsel.com

Dodi Reza Alex Noerdin paparkan Biofuel Minyak Sawit Muba di ajang Indonesia-USA Renawble Energy Business Forum Houston

Dutasumsel.com.HIUSTONTEXAS,- Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dodi Reza Alex Noerdin menjadi pembicara pada ajang Indonesia-USA Renawble Energy Business Forum pada 2 Mei 2019 di Houston, Texas. Pada kegiatan tersebut kandidat Doktor Universitas Padjajaran ini diminta untuk menjadi pembicara tentang pengelolaan inti kelapa sawit menjadi energi terbarukan yakni biofuel atau bahan bakar nabati yang mana pada kesempatan ini turut dihadiri ratusan perusahaan-perusahaan Amerika Serikat yang terdiri dari pengembang sebagai independent power producers, ivestor, perbankan, pabrikan dan principals lainnya yang terkait energi terbarukan.

Dalam hal ini, Dodi Reza diminta secara langsung oleh Konsul Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Houston dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia untuk hadir menjadi pembicara dan memaparkan upaya-upaya Kabupaten Musi Banyuasin dalam merealisasikan inovasi energi terbarukan pengolahan inti kelapa sawit menjadi bahan bakar.

"Jadi, kehadiran pak Bupati Muba Dodi Reza ini sangat penting meningat potensi perkebunan kelapa sawit yang sangat besar di Kabupaten Musi Banyuasin dan juga sejalan dengan program studi yang dilakukan oleh Institut Teknologi Bandung dalam pengembangan biofuel di Kabupaten Muba, sehingga melalui forum ini diharapkan bisa terjalin kerjasama dengan perusahaan terkait di Amerika Serikat," ujar Konsul Jenderal RI untuk Houston Amerika Serikat, Dr Nana Yuliana.

Nana mengatakan pengelolaan inti kelapa sawit milik petani rakyat di Muba menjadi biofuel tersebut merupakan terobosan inovasi energi. "Ini juga merupakan bentuk perhatian serius pemkab untuk meningkatkan kesejahteraan petani sawit rakyat dan khususnya upaya mendongkrak harga sawit di kalangan petani," katanya.

Menurut dia, Pemkab Muba dapat menggarap peluang menggaet investor asal Amerika Serikat terkait inovasi energiterbarukan itu melalui forum Renewable Energy Indonesia-USA tersebut.

"Ini peluang besar, kami pihak Konsulat Jenderal RI untuk Houston Amerika Serikat merasa sudah sangat pas mengundang bupati Muba dan ini akan menjadi peluang investasi baru di dunia yang memberikan kontribusi besar dan positif untuk Indonesia bahkan dunia," terangnya.

Sementara itu, Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin dalam kesempatan tersebut memaparkan, inovasi energi terbarukan biofuel berbasis kelapa sawit di Muba ini benar-benar membuat kagum dan menjadi perhatian tersendiri bagi perusahaan-perusahaan di USA karena dinilai menjadi energi terbarukan yang merupakan harapan baru dunia.

"Jadi, bio fuel di Muba ini saat ini benar-benar menjadi sorotan di tingkat nasional maupun internasional dan ini akan menjadi peluang investasi baru yang diminati dan sangat berkontribusi untuk kemajuan daerah Muba dan meningkatkan kesejahteraan petani sawit rakyat yang ada di Muba," ulasnya.

Dodi menambahkan, sebelumnya juga keseriusan dirinya untuk mewujudkan energi terbarukan bio fuel ini telah dilakukannya kerjasama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit Kelapa Sawit (BPDP-KS).

Kemudian, upaya pembenahan tersebut diharapkan mampu menyentuh kebutuhan pokok pekebun sawit untuk memperjuangkan terwujudnya pekebun sawit yang sejahtera, mandiri, berdaulat dan berkelanjutan.

"Kita juga nantinya berencana akan membangun mini refinery untuk penampungan sementara, dan sebagai langkah awal, produksi turunan dari tandan buah segar itu akan dikirim ke kilang minyak milik PT. Pertamina di Plaju, Palembang," bebernya.

Mantan anggota DPR RI dua periode ini juga menambahkan setelah berjalan nantinya di tahap awal dirinya akan mewajibkan seluruh kendaraan dinas di Lingkungan Pemkab Muba menggunakan bahan bakar atau biofuel tersebut untuk operasional. "Jadi, seluruh mobdin di Pemkab Muba wajib pakai biofuel berbasis kelapa sawit yang ramah lingkungan."

Selain penggunaan biofuel Dodi juga menjelaskan bahwa beberapa waktu yang lalu ditemukan Cadangan Gas Terbesar Kelima di Dunia yang diyakini akan berdampak besar untuk masyarakat Muba dan Indonesia


"Dari Pengeboran Sumur Kaliberau Dalam 2X (KBDZX) telah ditemukan potensi cadangan setidaknya 2 triliun kaki kubik (ch) gas yang dilakukan Repsol di Wilayah Kerja Sakakemang, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatra Selatan tentu saja ini akan berdampak besar bagi peningkatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Muba," kedepanya pungkasnya.

Sementara itu HE Mahendra Siregar Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat mengapresisiasi inovasi Biofuel dari kelapa sawit Muba yang bekerja sama dengan ITB bandung Dan BPDP-KS yang diterapkan di Kabupaten Musi Banyuasin prov Sumsel, untuk itu awal sepetember 2019 nanti kembali kita akan undang Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin Untuk Memaparkan Penerapan Biofuel Dari Kelapa Sawit Musi Banyuasin Indonesia di sidang Umum PBB ( Perserikatan Bangsa-Bangsa ) di Newyork awal sepetember ini, "ungkapnya.

Pewarta : Riyan
Redaksi,06/05/19, dutasumsel.com

Hari Pertama Ramadhan, Pemkab Muba Buka Pasar Bedug

Dutasumsel.com,MUBA, - Memasuki bulan suci ramadhan 1440 H, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menggelar pasar ramadhan/bedug.

Mewakili Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin, Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi secara resmi membuka pasar bedug secara simbolis dengan pengguntingan pita, dilanjutkan dengan meninjau langsung berupa jajanan atau makanan yang di jual di pasar bedug yang berlokasi di Lapangan Gelanggang Remaja Sekayu, Senin (6/5/2019).

Kepala Disperidag Kabupaten Muba, H Zainal Arifin ST MM melaporkan penyelenggaraan kegiatan pasar ramadhan 1440 H tahun 2019 ini merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya dalam rangka menyambut datangnya bulan suci ramadhan dan sekaligus memberikan peluang kepada masyarakat untuk membantu masyarakat, khususnya masyarakat muslim di Kota Sekayu dan sekitarnya, yang tengah menjalankan ibadah puasa dalam memenuhi kebutuhan makanan siap saji guna keperluan ibadah.

"Adapun jumlah pedagang yang mengikuti pasar bedug sebanyak 46 pedagang, dan akan berlangsung selama satu bulan ramadhan. Tempat disediakan secara gratis, "bebernya.

Sementara itu Sekda Muba dalam sambutannya mengatakan, "disamping untuk memberi kemudahan bagi masyarakat muslim Kita Sekayu dan sekitarnya untuk mendapatkan kebutuhan selama menjalankan ibadah bulan mulai ini, kegiatan pasar bedug ini juga diharapkan dapat memberika  manfaat bagi para pedagang makanan yang berpartisipasi dalam kegiatan ini sehingga memperoleh penghasilan tambahan. Dengan demikian pelaksanaan kegiatan pasar ramadhan ini insya allah dapat memberikan manfaat dunia akhirat.

"Kami menghimbau kepada para pedagang di pasar bedug untuk senantiasa menjaga kualitas dagangannya baik menyangkut kebersihan, keamanan penggunaan bahan yang digunakan pada makanan, memenuhi standar gizi yang baik serta terjamin higienisnya. Seperti jangan menjual jenis makanan yang sudah kadaluarsa/basi, yang mengandung bahan berbahaya seperti boraks, formalin dan lainnya. Usahakan bahan yang di jual dalam kondisi masih segar, panas dan layak dikonsumsi, "imbuhnya.

Disampaikan juga bahwa Pemkab Muba melalui Disperindag setiap tahun memang menyelenggarakan kegiatan pasar ramadhan ini, selain membantu  masyarakat untuk memperoleh kemudahan bagi pemenuh kebutuhan di bulan suci, juga diharapkan kegiatan ini dapat menjadi salah satu upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Di tahun 2019 ini Disperindag melaksanakan pasar bedug di dua kecamatan yaitu Sekayu dan Sungai Lilin. Insya allah pada tahun-tahun akan datang kita laksanakan kegiatan ini di seluruh kecamatan dalam wilayah Kabupaten Muba.

Acara turut dihadiri Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti SE MM, Dandim 0401/Muba Letkol Arm M Saifudin Khoiruzzamani SSos, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Kepala OPD dan Bagian Setda Muba, serta Ketua dan Anggota DWP Kabupaten Muba beserta anggota TP PKK Muba.

Pada kesempatan yang sama Balai POM Palembang turut hadir dan mengecek makanan pasar bedug. Menurur penjelasan Kepala Balai Besar POM Palembang,  Dra APT Hardaningsih MH SM mengatakan, sengaja datang kesini dalam konteks kegiatan pengawasan makanan buka puasa (pasar bedug), pada kegiatan ini dilakukan sampling dan pengujian sekaligus KIE pada penjaja makanan buka puasa serta masyarakat pengunjung pasar bedug tersebut.

Pewarta : Riyan
Redaksi,06/05/19, dutasumsel.com