NEWS

Slider

Hotel Callista Hadirkan Paket Rahmat (Ramadhan Hemat).

Dutasumsel.com.LAHAT, -  Callista Hotel yang terletak sangat strategis dijantung Kota Lahat dan dekat dengan area Perkantoran Pemkab lahat, menyambut bulan suci Ramadhan penuh barokah,  Callista Hotel terus berinovasi dan berbenah.

Usai penambahan lift, serta renovasi disana sini,  kali ini Callista Hotel menyediakanspecial Rate "Pak Rahmat ( paket
ramadhan hemat) hanya Rp 390.000
nett /malam menginap di type superior
Include:
*Sahur/sarapan for 2 pax
*Buka puasa for 2 pax
*Free wifi high speed disemua Area

Managed by Gelden Haspitality
hamathan menampilkan menu untuk hari SELASA
Appetizer
Main Course
-Bubur Kacang Hijau
Ikan Cabe Hijau
Tumis Buncis Wortel
Bakso, Soun Goreng Orek Tempe Soto
Betawi Kerupuk Sambal Merah, Aneka
Buah, Siomay - Kurma Aneka Gorengan-Risol & Ubi Goreng
Pempek Telur dan  Aneka Jajanan Pasar
Es Lemon Tea - (manis 2 macam)-Es Campur (kolang kaling,Cincau, Dawet,
Batu Es, Susu,  Sirup, Air Gula)- Teh dan
Kopi- Pudding For Reservation
Tari: 0821 7759 74 89
Fero 0853 8080 0713
Hotel: 0731-3200231
All You Can Eat dimulai 75.000/ net.

Pewarta : Novita/idham
Redaksi,07/05/19, dutasumsel.com

Sidak Pasar Sekayu, Masih Ada Pedagang Nakal Gunakan Formalin Dan Boraks

Dutasumsel.com,MUBA - Tim pembinaan dan  pengawasan barang atau jasa di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba)  yang beredar di pasar Sekayu melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap makanan dan minuman yang beredar di pasar Sekayu. Sidak yang dilakukan tersebut menyasar makanan dan minuman yang  mengandung zat berbahaya seperti Formalin dan Boraks.

Ketua Tim Terpadu, H Zainal Arifin ST MT mengatakan, sidak yang dilakukan ini melibatkan beberapa intansi seperti Dinas Tanaman Pangan,Holtikultura dan Pertanian (DTPHP), Dinkes, Satpol PP, Dinas Ketahanan Pangan (DKP), Personil Polres dan Dinas Perdagangan Perindustrian (Dagperin). Sasarannya, yakni makanan dan minuman yang mengandung zat kimia berbahaya seperti boraks maupun formalin, serta sudah kadaluarsa.

"Tim yang terjun melakukan sidak ini mempunyai peran masing-masing, seperti DTPHP memeriksa ayam dan daging. Sedangkan, Dinkes dan DKP memeriksa pangan seperti tahu, sembako, cincau dan kolang-kaling," kata Zainal.

Setelah melakukan sidak di beberapa pasar di Sekayu untuk daging serta ayam tidak ditemukan bahan kimia berbahaya, hanya saja ditemukan makanan yang mengadung formalin.

"Pada pemeriksaan dengan pengecekan menggunakan cara khusus kita bersama pihak BPOM Palembang temukan makanan positif mengandung formalin pada tahu dan mie basah. Menurut penjelasan pedagang barang tersebut didapat dari pemasok Jakabaring Palembang ," ujar Plt Kadinkes Muba, Dr Azmi.

Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs Apriyadi MSi didampingi Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti SE MM memimpin langsung pelaksanaan sidak tersebut. Sekda mengaku gembira akan kondisi harga sejumlah kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, dan sayuran masih berada dalam kondisi stabil. Dia memastikan kebutuhan pokok dan stok yang aman hingga Lebaran.

Bahkan ada barang yang menjelang bulan puasa lalu sempat merangkak naik kini telah stabil harganya. Hal tersebut tidak lepas berkat upaya program kebijakan dan intervensi dari Pemkab Muba bersama Satgas Pangan Polres Muba untuk menciptakan iklim pasar yang kondusif.

Menurut Sekda memang ada yang berubah harga seperti bawang putih biasanyaa disini dijual bekisar Rp 25 ribu - Rp 30 ribu /kg nya, namun sekarang bervariasi ada yang Rp 80 ribu, Rp 90 ribu dan ada yang Rp 100 ribu per kg, artinya kalu kita kumpul data harga ada di Rp 90 ribu/ kg. Nah inilah yang perlu kita cek kelapangan ini ternyata memang benar kondisi di lapangan harga bawang putih sangat tinggi kenaikannya, dan ini sepertinya ada indikasi semacam kelangkaan barang hingga membuat barang ini naik.

"Kita tidak bisa menuduh langsung seperti itu tapi indikasinya ada mengarah kesana, ada permainan dari pihak-pihak penyuplai barang ini, mereka mempermainkan barang ini ditahan sehingga menjadi langka dan harga naik, "ujar Sekda.

Terkait ditemukannya makanan tahu dan mie yang positif mengandung formalin, Sekda menghimbau agar masyarakat berhati-hati dalam memilih makanan dan minuman, dari tekstur tentu bisa terlihat makanan yang mengandung zat berbahaya bagi tubuh.

Sementara itu Kapolres Muba menyampaikan, bahwa untuk di Muba sudah ada Satgas Pangan,  terkait dengan adanya kenaikan  bawang putih akan segera dikoordinasikan karena ini berjenjang  dari Kabupaten terus di Provinsi ke Kapolda dan akan ditindak lanjuti, jaringannya yang melakukan penimbunan barang ini pasti akan segera dicari.

Pewarta  : Riyan
Redaksi,07/05/19, dutasumsel.com

Bupati Lahat Sidak Melonjaknya Harga Bawang Putih.

Dutasumsel.com.LAHAT,-- Terkait melonjaknya harga bawang Putih ( Onion Garlic) beberapa pekan ini tembus hingga Rp 100.000 perkilo, biasa harga normal berkisar 28 hingga 30 ribu sehingga membuat resah emak-emak menjerit tak sanggup untuk membeli bawang putih.

Menanggapi hal ini Bupati Lahat Cik Ujang  didampingi Wabup H. Haryanto SE.MM.MSi, beserta  Letkol Kav Sungudi MSi Dandim 0405, AKBP Ferry Harahap Sik Msi Kapolres Lahat didampingi,  Waka,  Kasat Reskrim,  Kasat Intel,Jaka Suparna SH Kajari, Dinkes, Dinas Ketahanan  Panga M Zaini, Kabag Ekonomi Yulianto, Kadis Perdagangan drs Sukaca.MM, Kabulog Yonas Hariadi, Kepala Pengadilan Yoga,  didampingi beberapa Media Lokal yang ada di Kabupaten Lahat Sidak ke Pasar PTM dan Pasar Lematang 7/5 pukul 10:.00 wib.

Beliau dialog dengan pedagang menanyakan harga bawang putih dipasaran, berbagai jawaban yang dilontarkan pedagang mengenai harganya dimulai dari harga 55 ribu hingga 80 ribu.

Selain itu juga menyidak harga sembako lainya dan berbagai sampel makanan untuk diteliti apakah mengandung borak atau formalin seperti dijelaskan drs Sukaca plt Dinas Pasar dan Perindustian Lahat kepada awak Media disela sidak.

Bupati menegaskan bahwa kenaikan bawang putih yang sempat melonjak naik dikarenakan bahwa pasokan sedikit sedangkan permintaan meningkat, diharapkan dalam waktu dekat harga akan stabil lagi, saat ini harga bawang putih sudah tidak terlalu tinggi dibanding kemarennya tembut 100 ribu.

Lanjut bupati " untuk menggelar operasi murah kita koordinasikan dahulu dengan forum Bulog untuk meminimalisir harga" ujarnya.

Pewarta : Novita/Idham
Redaksi,07/05/19, dutasumsel.com

Dodi Reza Alex Noerdin paparkan Biofuel Minyak Sawit Muba di ajang Indonesia-USA Renawble Energy Business Forum Houston

Dutasumsel.com.HIUSTONTEXAS,- Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dodi Reza Alex Noerdin menjadi pembicara pada ajang Indonesia-USA Renawble Energy Business Forum pada 2 Mei 2019 di Houston, Texas. Pada kegiatan tersebut kandidat Doktor Universitas Padjajaran ini diminta untuk menjadi pembicara tentang pengelolaan inti kelapa sawit menjadi energi terbarukan yakni biofuel atau bahan bakar nabati yang mana pada kesempatan ini turut dihadiri ratusan perusahaan-perusahaan Amerika Serikat yang terdiri dari pengembang sebagai independent power producers, ivestor, perbankan, pabrikan dan principals lainnya yang terkait energi terbarukan.

Dalam hal ini, Dodi Reza diminta secara langsung oleh Konsul Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Houston dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia untuk hadir menjadi pembicara dan memaparkan upaya-upaya Kabupaten Musi Banyuasin dalam merealisasikan inovasi energi terbarukan pengolahan inti kelapa sawit menjadi bahan bakar.

"Jadi, kehadiran pak Bupati Muba Dodi Reza ini sangat penting meningat potensi perkebunan kelapa sawit yang sangat besar di Kabupaten Musi Banyuasin dan juga sejalan dengan program studi yang dilakukan oleh Institut Teknologi Bandung dalam pengembangan biofuel di Kabupaten Muba, sehingga melalui forum ini diharapkan bisa terjalin kerjasama dengan perusahaan terkait di Amerika Serikat," ujar Konsul Jenderal RI untuk Houston Amerika Serikat, Dr Nana Yuliana.

Nana mengatakan pengelolaan inti kelapa sawit milik petani rakyat di Muba menjadi biofuel tersebut merupakan terobosan inovasi energi. "Ini juga merupakan bentuk perhatian serius pemkab untuk meningkatkan kesejahteraan petani sawit rakyat dan khususnya upaya mendongkrak harga sawit di kalangan petani," katanya.

Menurut dia, Pemkab Muba dapat menggarap peluang menggaet investor asal Amerika Serikat terkait inovasi energiterbarukan itu melalui forum Renewable Energy Indonesia-USA tersebut.

"Ini peluang besar, kami pihak Konsulat Jenderal RI untuk Houston Amerika Serikat merasa sudah sangat pas mengundang bupati Muba dan ini akan menjadi peluang investasi baru di dunia yang memberikan kontribusi besar dan positif untuk Indonesia bahkan dunia," terangnya.

Sementara itu, Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin dalam kesempatan tersebut memaparkan, inovasi energi terbarukan biofuel berbasis kelapa sawit di Muba ini benar-benar membuat kagum dan menjadi perhatian tersendiri bagi perusahaan-perusahaan di USA karena dinilai menjadi energi terbarukan yang merupakan harapan baru dunia.

"Jadi, bio fuel di Muba ini saat ini benar-benar menjadi sorotan di tingkat nasional maupun internasional dan ini akan menjadi peluang investasi baru yang diminati dan sangat berkontribusi untuk kemajuan daerah Muba dan meningkatkan kesejahteraan petani sawit rakyat yang ada di Muba," ulasnya.

Dodi menambahkan, sebelumnya juga keseriusan dirinya untuk mewujudkan energi terbarukan bio fuel ini telah dilakukannya kerjasama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit Kelapa Sawit (BPDP-KS).

Kemudian, upaya pembenahan tersebut diharapkan mampu menyentuh kebutuhan pokok pekebun sawit untuk memperjuangkan terwujudnya pekebun sawit yang sejahtera, mandiri, berdaulat dan berkelanjutan.

"Kita juga nantinya berencana akan membangun mini refinery untuk penampungan sementara, dan sebagai langkah awal, produksi turunan dari tandan buah segar itu akan dikirim ke kilang minyak milik PT. Pertamina di Plaju, Palembang," bebernya.

Mantan anggota DPR RI dua periode ini juga menambahkan setelah berjalan nantinya di tahap awal dirinya akan mewajibkan seluruh kendaraan dinas di Lingkungan Pemkab Muba menggunakan bahan bakar atau biofuel tersebut untuk operasional. "Jadi, seluruh mobdin di Pemkab Muba wajib pakai biofuel berbasis kelapa sawit yang ramah lingkungan."

Selain penggunaan biofuel Dodi juga menjelaskan bahwa beberapa waktu yang lalu ditemukan Cadangan Gas Terbesar Kelima di Dunia yang diyakini akan berdampak besar untuk masyarakat Muba dan Indonesia


"Dari Pengeboran Sumur Kaliberau Dalam 2X (KBDZX) telah ditemukan potensi cadangan setidaknya 2 triliun kaki kubik (ch) gas yang dilakukan Repsol di Wilayah Kerja Sakakemang, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatra Selatan tentu saja ini akan berdampak besar bagi peningkatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Muba," kedepanya pungkasnya.

Sementara itu HE Mahendra Siregar Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat mengapresisiasi inovasi Biofuel dari kelapa sawit Muba yang bekerja sama dengan ITB bandung Dan BPDP-KS yang diterapkan di Kabupaten Musi Banyuasin prov Sumsel, untuk itu awal sepetember 2019 nanti kembali kita akan undang Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin Untuk Memaparkan Penerapan Biofuel Dari Kelapa Sawit Musi Banyuasin Indonesia di sidang Umum PBB ( Perserikatan Bangsa-Bangsa ) di Newyork awal sepetember ini, "ungkapnya.

Pewarta : Riyan
Redaksi,06/05/19, dutasumsel.com

Hari Pertama Ramadhan, Pemkab Muba Buka Pasar Bedug

Dutasumsel.com,MUBA, - Memasuki bulan suci ramadhan 1440 H, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menggelar pasar ramadhan/bedug.

Mewakili Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin, Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi secara resmi membuka pasar bedug secara simbolis dengan pengguntingan pita, dilanjutkan dengan meninjau langsung berupa jajanan atau makanan yang di jual di pasar bedug yang berlokasi di Lapangan Gelanggang Remaja Sekayu, Senin (6/5/2019).

Kepala Disperidag Kabupaten Muba, H Zainal Arifin ST MM melaporkan penyelenggaraan kegiatan pasar ramadhan 1440 H tahun 2019 ini merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya dalam rangka menyambut datangnya bulan suci ramadhan dan sekaligus memberikan peluang kepada masyarakat untuk membantu masyarakat, khususnya masyarakat muslim di Kota Sekayu dan sekitarnya, yang tengah menjalankan ibadah puasa dalam memenuhi kebutuhan makanan siap saji guna keperluan ibadah.

"Adapun jumlah pedagang yang mengikuti pasar bedug sebanyak 46 pedagang, dan akan berlangsung selama satu bulan ramadhan. Tempat disediakan secara gratis, "bebernya.

Sementara itu Sekda Muba dalam sambutannya mengatakan, "disamping untuk memberi kemudahan bagi masyarakat muslim Kita Sekayu dan sekitarnya untuk mendapatkan kebutuhan selama menjalankan ibadah bulan mulai ini, kegiatan pasar bedug ini juga diharapkan dapat memberika  manfaat bagi para pedagang makanan yang berpartisipasi dalam kegiatan ini sehingga memperoleh penghasilan tambahan. Dengan demikian pelaksanaan kegiatan pasar ramadhan ini insya allah dapat memberikan manfaat dunia akhirat.

"Kami menghimbau kepada para pedagang di pasar bedug untuk senantiasa menjaga kualitas dagangannya baik menyangkut kebersihan, keamanan penggunaan bahan yang digunakan pada makanan, memenuhi standar gizi yang baik serta terjamin higienisnya. Seperti jangan menjual jenis makanan yang sudah kadaluarsa/basi, yang mengandung bahan berbahaya seperti boraks, formalin dan lainnya. Usahakan bahan yang di jual dalam kondisi masih segar, panas dan layak dikonsumsi, "imbuhnya.

Disampaikan juga bahwa Pemkab Muba melalui Disperindag setiap tahun memang menyelenggarakan kegiatan pasar ramadhan ini, selain membantu  masyarakat untuk memperoleh kemudahan bagi pemenuh kebutuhan di bulan suci, juga diharapkan kegiatan ini dapat menjadi salah satu upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Di tahun 2019 ini Disperindag melaksanakan pasar bedug di dua kecamatan yaitu Sekayu dan Sungai Lilin. Insya allah pada tahun-tahun akan datang kita laksanakan kegiatan ini di seluruh kecamatan dalam wilayah Kabupaten Muba.

Acara turut dihadiri Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti SE MM, Dandim 0401/Muba Letkol Arm M Saifudin Khoiruzzamani SSos, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Kepala OPD dan Bagian Setda Muba, serta Ketua dan Anggota DWP Kabupaten Muba beserta anggota TP PKK Muba.

Pada kesempatan yang sama Balai POM Palembang turut hadir dan mengecek makanan pasar bedug. Menurur penjelasan Kepala Balai Besar POM Palembang,  Dra APT Hardaningsih MH SM mengatakan, sengaja datang kesini dalam konteks kegiatan pengawasan makanan buka puasa (pasar bedug), pada kegiatan ini dilakukan sampling dan pengujian sekaligus KIE pada penjaja makanan buka puasa serta masyarakat pengunjung pasar bedug tersebut.

Pewarta : Riyan
Redaksi,06/05/19, dutasumsel.com

Gubernur dan Keluarga Tarawih Perdana di Griya Agung,

Dutasumsel.com.Palembang, - Gubernur Sumsel H.Herman Deru secara resmi membuka kegiatan Safari dan Pengajian Ramadhan Pemprov Sumsel Tahun 1440 Hijriah di Griya Agung, Minggu (5/5) malam. Di hadapan ribuan jamaah yang hadir, Herman Deru berpesan agar menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai moment memperbaiki keimanan dan ketakwaan.

" Harapan saya bulan Ramadhan ini bukan hanya menjadi wahana intropeksi diri tapi lebih dari itu manfaatkan moment ini untuk memperbaiki keimanan dan ketakwaan," tegasnya.

Dikatakan Herman Deru, tarawih di Griya Agung ini adalah yang perdana sejak ia dilantik menjadi Gubernur Sumsel 1 Oktober 2018 lalu. Ia mengaku sangat bersyukur dan takjub sekaligus bangga karena moment Ramadhan ini menjadi ibadah yang menyatukan semua masyarakat dari berbagai kalangan dan golongan.

"Insya Allah kita sahur malam ini.Karena tadi sudah sidang isbat dari berbagai titik untuk melihat hilal. Semoga ibadah puasa kita kali ini dapat semakin mempererat ukhwuah Islamiyah yang ada antara umat, ulama dan umaroh," tambahnya.

Seperti sudah menjadi tradisi di Griya Agung lanjut Herman Deru akan diadakan Safari Ramadan dengan tambahan jemaah dari pengajian dari Majlis Taklim dan Anak Yatim dari Ketua TP PKK Sumsel  Hj Febrita Lustia Herman Deru.

Mengingat jarak antar kabupaten yang sangat jauh, Ia berinisiatif membagi safari Ramadan ini dengan sistem zonasi. Namun karena keterbatasan waktu Ia tetap meminta para oemimpin daerah khususnya TNI dan Polri serta Kejaksaan dan lainnya untuk mengirim utusan  mengikuti Safari ini.

Kepada jajarannya di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel, Herman Deru juga mengingatkan agar bulan puasa tidak dijadikan alasan untuk tidak produktif dalam bekerja. Terlebih saat ini adalah waktunya anggaran dan masa lelang dilakukan.

"Kita harus tetap maksimal memberikan layanan. Apalagi ini dimulainya anggaran masa lelang. Jangan sampai masyarakat bertanya-tanya terutama soal perbaikan jalan. Kepada pihak terkait juga saya minta secara bersama kita dapat pikirkan jalur mudik yang akan dilalui pemudik. Karena jalan tol dari Lampung makin dekat," jelasnya.

Menurut HD jalur-jalur alternatif (jalur provinsi) makin harus dipercepat pengerjaannya dalam pelaksanaan Ramadhan nanti sehingga secepatnya dapat digunakan. Selain itu iapun tak lupa meminta semua pihak mengawasi gejolak harga. Sehingga jangan sampai karena Ramadhan semua kebutuhan menjadi langka.

" Masyarakat juga kita himbau jangan berlebihan belanja karena harga stabil. Kita sudah cek di Bulog dan sebagainya semua aman," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Safari Ramadan yang juga Plt Karo Kesra Provinsi Sumsek, Permana mengatakan Safari ini akan digelar selama 14 hari mulai 5-28 Mei mendatang. Dimana puncaknya Safari akan digelar di kawasan Jakabaring Sport City (JSC). Safari ini sendiri menurutnya diisi dengan serabfjaian kegiatan yakni Shalat Isya, Tarawih, Witir dan Ceramah Agama.

" Untuk yang di Griya Agung ini jamaah diikuti OPD secara bergiliran," jelasnya.

Sementara itu Penceramah Ustad Drs.H Fadholi dalam tausiyahnya mengingatkan agar jemaah Safari Ramadan ini melakukan intropeksi dan memperbaiki amal ibadah. Karena menurutnya kematian datang tanpa kenal waktu.

"Boleh jadikan ini sebagai saat yang tepat untuk evalusi. Apakah dulu banyak berbuat yang jelek, segera perbaiki. Karena tiap tahun kematian jita semakin dekat," tegasnya.

 Tarawih kali  ini menjadi lebih istimewa karena sejumlah pejabat Sumsel ikut hadir di antaranya Pangdam II Sriwijaya, Kapolda Sumsel, Sekda Sumsel, serta Walikota Palembang periode 1993-2003 yang tak lain merupakan orang tua (mertua) Gubernur Sumsel yakni H.Husni. Adapun Shalat Isya dan Tarawih dipimpin oleh imam Abdullah Assegaf.

Pewarta : Jenifer
Redaksi,06/05/19, dutasumsel.com

Sidak Kerja Hari Pertama Puasa, Sekda Dapati Pegawai Datang Terlambat

Dutasumsel com.Palembang, - Sekda Provinsi Sumsel, H. Nasrun Umar melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Biro di lingkungan Setda Pemprov Sumsel, terkait kedisiplinan pegawai pada hari pertama kerja di bulan Ramadhan 1440 Hijriah, Senin (6/5) pagi. Dalam sidak tersebut Sekda masih mendapati sebagian pegawai yang datang terlambat meski jam sudah menunjukkan pukul 08.45 wib.

"Hari ini pertama kita puasa jadi wajar jika ada penyesuaian. Makanya pagi ini yang  datang telat masih saya beri toleransi. Tapi untuk hari berikutnya pasti ada punishment sesuai aturan berlaku," tegasnya.

Diwawancarai usai sidak, Nasrun Umar mengatakan sengaja melakukan sidak untuk  menindaklanjuti arahan Gubernur Sumsel H. Herman Deru. Menurutnya Gubernur tak ingin ibadah puasa dijadikan alasan bagi pegawai untuk tidak produktif bekerja melayani masyarakat.

Sidak dimulai Sekda di Biro Perekonomian, kemudian dilanjutkan ke Biro Humas dan Protokol, kemudian ke Biro Organisasi Tata Laksana (Ortala), Biro Pemerintahan, Biro Hukum, Biro Administrasi Pembangunan, Biro Pengadaan Barang dan Jasa, kemudian Biro Umum dan Perlengkapan serta terakhir ke Biro Kesra.

Sesuai Surat Edaran Gubernur selama bulan puasa jam kerja pegawai Pemprov Sumsel telah tetapkan. Hari Senin-Kamis semua pegawai wajib masuk pukul 08.00 wib-15.00 wib (waktu istirahat pukul 12.00 wib-13.00 wib). Sedangkan untuk hari Jumat waktu kerja mulai pukul 08.00 wib-15.30 wib ( waktu istirahat 11.30 wib- 12.30 wib).

" Saya sebagai yang berwenang melakukan pembinaan di Pemprov Sumsel punya tugas mengelola ASN ini agar berintegritas.
Salah satunya mengelola tingkat kedispilnan. Saya himbau pegawai laksanakan tugas sebagaimana biasa. Jangan menjadi beban. Terutama Biro baru kalian harus tunjukkan kinerjanya. Hari ini masih saya toleransi tapi nanti kalau pak Gubernur yang Sidak apapun keputusannya harus kita laksanakan," jelasnya.

Dari hasil sidak yang dilakukannya, Nasrun Umar mengakui masih ada sebagian kecil ASN yang datang terlambat. Padahal surat edaran jam kerja selama Puasa Ramadhan sudah dikeluarkan. Kepada mereka yang datang terlambat ini Sekda mewanti-wanti untuk tidak diulangi lagi.

" Saya akan pastikan kedisiplinan ini ditaati. Hari ini sebagian besar masuk sebagian kecil belum tepat waktu. Menurut hemat saya karena ini hari pertama puasa jadi saya masih beri toleransi harus on time jam 8. Hari ini yang telat atau tidak masuk absennya cukup saya tandai selanjutnya tidak ada toleransi lagi. Tidak sampai 10 % yang telat. Pokoknya harus jelas. Kalau Dinas Luar (DL) mana surat keterangannya. Atau izin lain-lain. Ini penting karena bukti integritas ASN," tutupnya.

Pewarta : Jenifer
Redaksi,06/05/19, dutasumsel.com

Kecamatan Indralaya Laksanakan Verifikasi dan Validasi Data Terpadu 2019

Dutasumsel.com.INDRALAYA,--Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir melalui Dinas Sosial Kabupaten Ogan Ilir  siap mendukung pelaksanaan Verifikasi dan Validasi Data Terpadu tahun 2019. Data tersebut nantinya sebagai acuan terhadap masyarakat miskin sesuai dengan indikator yang telah tetapkan.

Hal itu terungkap pada saat rapat koordinasi Sosialisasi Pelaksanaan Verifikasi dan Validasi Data, Basis Data Terpadu (BDT) tahun 2019 yang digelar Di  Aula Kecamatan Indralaya kabupaten Ogan Ilir, senin 6/5/2019.

Seluruh  menginginkan hard dan soft copy data yg sudah ada, kemudian mendapatkan data lengkap dan akurat. Bagi penerima Program Keluarga Harapan (PKH) yang mendapat bantuan jangan yang itu-itu saja. PKH yang sudah mampu agar dikeluarkan dan memasukan masyarakat yang tidak mampu. Artinya, bantuan sosial harus tepat sasaran.

“Kita apresiasi semangat Camat  Indralaya Rahmini SS, M.Si,dalam pemutakhiran Basis Data Terpadu (BDT),” ujar  Kepala Dinsos Kabupaten OI saat membuka acara Sosialisasi Verifikasi dan Validasi BDT di Aula Kecamatan Indralaya Senin (6/5). Dengan dihadiri Lurah, Kepala Desa Sekecamatan Indralaya dan seluruh pencacah sekecamatan Indralaya, dan yang terkait lainnya.

Dikatakannya, bahwa pelaksanaan Verifikasi dan Validasi Data dilaksanakan secara berkala yaitu bulan Januari dan bulan Juli tahun 2019.

Data yang ada pada saat ini bersumber pada Data Statistik tahun 2015. Sementara pada tahun 2017, melakukan Verifikasi dan Validasi Data dengan melibatkan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) sebagai pendata dan sebagai operator TKSK yang ada di Kecamatan.

Data tersebut kemudian diinput oleh operator Kecamatan ke Aplikator Kabupaten untuk diimport ke PUSDATIN Kemensos RI.

Pada pendataan ini, kata Kadinsos, diminta pendata dan Operator satu orang operator dari Kecamatan. Dalam hal ini diminta kepada petugas pendata harus betul-betul dalam pelaksanaan pendataan, harus sesuai dengan kriteria miskin sehingga menghasilkan data tepat, akurat dan tepat sasaran.

“Bagi masyarakat yang sudah mampu dikeluarkan dari data miskin dan masyarakat yang betul-betul miskin dimasukan ke dalam BDT,” pungkasnya.

Kepala Dinas Sosial Irawan Sulaiman S.sos, M.Si, menyampaikan materi bahwa menurut Undang-undang Nomor 13 tentang Penanganan Fakir Miskin dan orang tidak mampu, Verifikasi dan Validasi diberikan kewenangan kepada Kementerian terkait yang menangani fakir miskin yaitu Kementerian Sosial.

Adapun tujuan untuk pemutakhiran data tersebut adalah untuk mendapatkan pengesahan dari Pemda Sesuai UU 13/2011 tentang PFM, mengidentifikasi keberadaan personal/keluarga/rumah tangga yang tercatat dalam Data Terpadu, melengkapi/penyempurnaan variabel yang diperlukan untuk membuka Rekening kolektif/KKS yaitu variabel; nama penerima bansos (istri), alamat lengkap serta NIK.

“Kita apresiasi kabupaten Ogan Ilir yang cepat tanggap dalam pemutakhiran data masyarakat miskin. Mohon nanti dipedomani aturan mengenai verifikasi BDT,” imbuhnya.


Ditambahkan Leni Novita SP, selaku Kabid Pendataan Dinsos kabupaten Ogan Ilir bahwa,“Kita adakan bintek ini untuk mekanisme verifikasi BDT sebelum turun ke lapangan,” ujar mengakhiri.

Kabid Pemberdayaan Leni Novita SP mengatakan tahap awal verifikasi dan validasi ini akan diawali dengan mengadakan bimbingan teknis kepada operator dan pendata dari Kecamatan.

Pewarta : Sanditya
Redaksi,06/05/19, dutasumsel.com

Ariapulun " Hargailah Orang Yang Berpuasa"

Dutasumsel.com,LAHAT,--Salah satu bentuk keimanan seseorang diukur dari keperibadian dan penghormatan terhadap  bulan suci ramadhan, barang siapa yang menghargai orang puasa maka orang tersebut termasuk orang yang beruntung.

Ariapulun selaku Lurah RD PJKA ketika disambangi Awak media dieuang kerjanya pada Senin 6/5  beliau menyayangkan bila ada warganya yang tidak menghargai orang yang puasa,  puasa cuma satu bulan dalam setahun, untuk yang berjualan makanan diharapkan menutup pakai kain atau sejenisnya pada siang harinya.

 Selain itu dilarang memainkan Percon mengganggu ketertiban umum yang boleh hanya kembang api saja, sehabis sholat Taraweh untuk meningkatkan Keimanan dan ketakwaan hendaknya mengadakan tadarusan bersama" ujar Lurah RD PJKA.

Pewarta : Novita
Redaksi, 06/05/19, dutasumsel.com

Kerahkan Petugas Kelurahan PBB Ditagih Dor To Dor

Dutasumsel.com.LAHAT,--Guna menghindari keterlambatan  dan menunggaknya Pajak Bumi dan Bangunan ( PBB) dilingkungan wilayah Kelurahan Pasar Lama Lahat, untuk itulah Effendy Lurah Pasar Lama Lahat  mengerahkan staf dibantu RT setempat menagih Dor To Dor alias rumah kerumah.

Hal ini seperti dikatakan Effendy kepada Awak Media diruang kerjanya 6/5 beliau mengatakan " Mulai minggu pertama bulan ini petugas Kelurahan dibantu RT dan RW di  19 RT dan 6 RW berjalan lancar walau batas membayar pajak pada bulan September mendatang.

Selama lima bulan mereka mendata, saya rasa waktu tersebut sangat panjang hal ini diharapkan tidak ada yang menunggak, sama hal nya seperti yang sudah-sudah , terhambatnya membayar pajak ini berarti akan terhambat juga pembangunannya, Permasalahan pajak Bumi dan Bangunan merupakan hal yang prioritas. Alhamdulilah warga kita Pasar Lama tiap tahun tidak pernah telat membayar pajak " ujarnya.

Pewarta : Novita/Idham
Redaksi, 06/05/19, dutasumsel.com