NEWS

Slider

Sidak Kerja Hari Pertama Puasa, Sekda Dapati Pegawai Datang Terlambat

Dutasumsel com.Palembang, - Sekda Provinsi Sumsel, H. Nasrun Umar melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Biro di lingkungan Setda Pemprov Sumsel, terkait kedisiplinan pegawai pada hari pertama kerja di bulan Ramadhan 1440 Hijriah, Senin (6/5) pagi. Dalam sidak tersebut Sekda masih mendapati sebagian pegawai yang datang terlambat meski jam sudah menunjukkan pukul 08.45 wib.

"Hari ini pertama kita puasa jadi wajar jika ada penyesuaian. Makanya pagi ini yang  datang telat masih saya beri toleransi. Tapi untuk hari berikutnya pasti ada punishment sesuai aturan berlaku," tegasnya.

Diwawancarai usai sidak, Nasrun Umar mengatakan sengaja melakukan sidak untuk  menindaklanjuti arahan Gubernur Sumsel H. Herman Deru. Menurutnya Gubernur tak ingin ibadah puasa dijadikan alasan bagi pegawai untuk tidak produktif bekerja melayani masyarakat.

Sidak dimulai Sekda di Biro Perekonomian, kemudian dilanjutkan ke Biro Humas dan Protokol, kemudian ke Biro Organisasi Tata Laksana (Ortala), Biro Pemerintahan, Biro Hukum, Biro Administrasi Pembangunan, Biro Pengadaan Barang dan Jasa, kemudian Biro Umum dan Perlengkapan serta terakhir ke Biro Kesra.

Sesuai Surat Edaran Gubernur selama bulan puasa jam kerja pegawai Pemprov Sumsel telah tetapkan. Hari Senin-Kamis semua pegawai wajib masuk pukul 08.00 wib-15.00 wib (waktu istirahat pukul 12.00 wib-13.00 wib). Sedangkan untuk hari Jumat waktu kerja mulai pukul 08.00 wib-15.30 wib ( waktu istirahat 11.30 wib- 12.30 wib).

" Saya sebagai yang berwenang melakukan pembinaan di Pemprov Sumsel punya tugas mengelola ASN ini agar berintegritas.
Salah satunya mengelola tingkat kedispilnan. Saya himbau pegawai laksanakan tugas sebagaimana biasa. Jangan menjadi beban. Terutama Biro baru kalian harus tunjukkan kinerjanya. Hari ini masih saya toleransi tapi nanti kalau pak Gubernur yang Sidak apapun keputusannya harus kita laksanakan," jelasnya.

Dari hasil sidak yang dilakukannya, Nasrun Umar mengakui masih ada sebagian kecil ASN yang datang terlambat. Padahal surat edaran jam kerja selama Puasa Ramadhan sudah dikeluarkan. Kepada mereka yang datang terlambat ini Sekda mewanti-wanti untuk tidak diulangi lagi.

" Saya akan pastikan kedisiplinan ini ditaati. Hari ini sebagian besar masuk sebagian kecil belum tepat waktu. Menurut hemat saya karena ini hari pertama puasa jadi saya masih beri toleransi harus on time jam 8. Hari ini yang telat atau tidak masuk absennya cukup saya tandai selanjutnya tidak ada toleransi lagi. Tidak sampai 10 % yang telat. Pokoknya harus jelas. Kalau Dinas Luar (DL) mana surat keterangannya. Atau izin lain-lain. Ini penting karena bukti integritas ASN," tutupnya.

Pewarta : Jenifer
Redaksi,06/05/19, dutasumsel.com

Kecamatan Indralaya Laksanakan Verifikasi dan Validasi Data Terpadu 2019

Dutasumsel.com.INDRALAYA,--Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir melalui Dinas Sosial Kabupaten Ogan Ilir  siap mendukung pelaksanaan Verifikasi dan Validasi Data Terpadu tahun 2019. Data tersebut nantinya sebagai acuan terhadap masyarakat miskin sesuai dengan indikator yang telah tetapkan.

Hal itu terungkap pada saat rapat koordinasi Sosialisasi Pelaksanaan Verifikasi dan Validasi Data, Basis Data Terpadu (BDT) tahun 2019 yang digelar Di  Aula Kecamatan Indralaya kabupaten Ogan Ilir, senin 6/5/2019.

Seluruh  menginginkan hard dan soft copy data yg sudah ada, kemudian mendapatkan data lengkap dan akurat. Bagi penerima Program Keluarga Harapan (PKH) yang mendapat bantuan jangan yang itu-itu saja. PKH yang sudah mampu agar dikeluarkan dan memasukan masyarakat yang tidak mampu. Artinya, bantuan sosial harus tepat sasaran.

“Kita apresiasi semangat Camat  Indralaya Rahmini SS, M.Si,dalam pemutakhiran Basis Data Terpadu (BDT),” ujar  Kepala Dinsos Kabupaten OI saat membuka acara Sosialisasi Verifikasi dan Validasi BDT di Aula Kecamatan Indralaya Senin (6/5). Dengan dihadiri Lurah, Kepala Desa Sekecamatan Indralaya dan seluruh pencacah sekecamatan Indralaya, dan yang terkait lainnya.

Dikatakannya, bahwa pelaksanaan Verifikasi dan Validasi Data dilaksanakan secara berkala yaitu bulan Januari dan bulan Juli tahun 2019.

Data yang ada pada saat ini bersumber pada Data Statistik tahun 2015. Sementara pada tahun 2017, melakukan Verifikasi dan Validasi Data dengan melibatkan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) sebagai pendata dan sebagai operator TKSK yang ada di Kecamatan.

Data tersebut kemudian diinput oleh operator Kecamatan ke Aplikator Kabupaten untuk diimport ke PUSDATIN Kemensos RI.

Pada pendataan ini, kata Kadinsos, diminta pendata dan Operator satu orang operator dari Kecamatan. Dalam hal ini diminta kepada petugas pendata harus betul-betul dalam pelaksanaan pendataan, harus sesuai dengan kriteria miskin sehingga menghasilkan data tepat, akurat dan tepat sasaran.

“Bagi masyarakat yang sudah mampu dikeluarkan dari data miskin dan masyarakat yang betul-betul miskin dimasukan ke dalam BDT,” pungkasnya.

Kepala Dinas Sosial Irawan Sulaiman S.sos, M.Si, menyampaikan materi bahwa menurut Undang-undang Nomor 13 tentang Penanganan Fakir Miskin dan orang tidak mampu, Verifikasi dan Validasi diberikan kewenangan kepada Kementerian terkait yang menangani fakir miskin yaitu Kementerian Sosial.

Adapun tujuan untuk pemutakhiran data tersebut adalah untuk mendapatkan pengesahan dari Pemda Sesuai UU 13/2011 tentang PFM, mengidentifikasi keberadaan personal/keluarga/rumah tangga yang tercatat dalam Data Terpadu, melengkapi/penyempurnaan variabel yang diperlukan untuk membuka Rekening kolektif/KKS yaitu variabel; nama penerima bansos (istri), alamat lengkap serta NIK.

“Kita apresiasi kabupaten Ogan Ilir yang cepat tanggap dalam pemutakhiran data masyarakat miskin. Mohon nanti dipedomani aturan mengenai verifikasi BDT,” imbuhnya.


Ditambahkan Leni Novita SP, selaku Kabid Pendataan Dinsos kabupaten Ogan Ilir bahwa,“Kita adakan bintek ini untuk mekanisme verifikasi BDT sebelum turun ke lapangan,” ujar mengakhiri.

Kabid Pemberdayaan Leni Novita SP mengatakan tahap awal verifikasi dan validasi ini akan diawali dengan mengadakan bimbingan teknis kepada operator dan pendata dari Kecamatan.

Pewarta : Sanditya
Redaksi,06/05/19, dutasumsel.com

Ariapulun " Hargailah Orang Yang Berpuasa"

Dutasumsel.com,LAHAT,--Salah satu bentuk keimanan seseorang diukur dari keperibadian dan penghormatan terhadap  bulan suci ramadhan, barang siapa yang menghargai orang puasa maka orang tersebut termasuk orang yang beruntung.

Ariapulun selaku Lurah RD PJKA ketika disambangi Awak media dieuang kerjanya pada Senin 6/5  beliau menyayangkan bila ada warganya yang tidak menghargai orang yang puasa,  puasa cuma satu bulan dalam setahun, untuk yang berjualan makanan diharapkan menutup pakai kain atau sejenisnya pada siang harinya.

 Selain itu dilarang memainkan Percon mengganggu ketertiban umum yang boleh hanya kembang api saja, sehabis sholat Taraweh untuk meningkatkan Keimanan dan ketakwaan hendaknya mengadakan tadarusan bersama" ujar Lurah RD PJKA.

Pewarta : Novita
Redaksi, 06/05/19, dutasumsel.com

Kerahkan Petugas Kelurahan PBB Ditagih Dor To Dor

Dutasumsel.com.LAHAT,--Guna menghindari keterlambatan  dan menunggaknya Pajak Bumi dan Bangunan ( PBB) dilingkungan wilayah Kelurahan Pasar Lama Lahat, untuk itulah Effendy Lurah Pasar Lama Lahat  mengerahkan staf dibantu RT setempat menagih Dor To Dor alias rumah kerumah.

Hal ini seperti dikatakan Effendy kepada Awak Media diruang kerjanya 6/5 beliau mengatakan " Mulai minggu pertama bulan ini petugas Kelurahan dibantu RT dan RW di  19 RT dan 6 RW berjalan lancar walau batas membayar pajak pada bulan September mendatang.

Selama lima bulan mereka mendata, saya rasa waktu tersebut sangat panjang hal ini diharapkan tidak ada yang menunggak, sama hal nya seperti yang sudah-sudah , terhambatnya membayar pajak ini berarti akan terhambat juga pembangunannya, Permasalahan pajak Bumi dan Bangunan merupakan hal yang prioritas. Alhamdulilah warga kita Pasar Lama tiap tahun tidak pernah telat membayar pajak " ujarnya.

Pewarta : Novita/Idham
Redaksi, 06/05/19, dutasumsel.com

Polres Lahat Gelar Pemusnahan Barang Bukti Jenis Ganja.

Dutasumsel.com.Lahat- Polres Lahat Gelar Pemusnahan Barang Bukti Jenis Ganja 221 Batang Ganja, Pemusnahan tersebut di gelar di halaman Mapolres Lahat yang di ikuti oleh Bupati Lahat Cik Ujang.SH didampingi Wakil Bupati Lahat H  Haryanto.SE MM MBA, Dandim 0405 Lahat, Polres Lahat, Kajari Lahat, Ketua Pengadilan Negeri, Kepala  BNN Kota Pagar Alam, dan turut hadir Kasat Pol PP, Kadis Perhubungan, Kadis Kesehatan. Senin 6/5, Bertempat di Halaman Mapores Lahat.

Menurut Kasat Narkoba AKP.Robby  El Tarek.SH melaporkan, pada tanggal 8 Februari telah tertangkap tangan dua tersangka yang bertempat tinggal di Desa Gelung Sakti Kecamatan Pajar Bulan Kab.Lahat, dalam perkara " Dalam hal menanam, memelihara, memiliki, menyimpan,menguasai atau menyediahkan narkotika golongam 1 dalam bentuk sebagaimana dimaksud ayat 1, beratnya melebihi 1 Kg atau melebihi 5 batang narkotika golongan 1 jenis ganja, sedangkan sisanya sebanyak 191 batang tanaman narkotika jenis ganja yang akan di musnahkan.

Bupati Lahat Cik Ujang.SH, berharap dengan di musnahkan barang bukti sebanyak 191 Kg Ganja dan dua orang tersangka penanam dan pemerihara ganja yang ada di kabupaten lahat telah di tangkap oleh jajaran polres lahat, dengan di musbahkan barang bukti ganja ini saya mengucapkan terima kasih kepada pihak polres lahat, BNN Kota Pagar Alam dan unsur terkait yang telah berusaha memberantas penanam- penanam ganja agar kita nya dapat terus di berantas. Dan juga dalam menyambut Bulan Puasa 1440 H tempat- tempat hiburan malam selama bulan puasa untuk di ujarnya.

Pewarta : Novita
Redaksi,06/05/19, dutasumsel.com

Pembukaan Rapat Paripurna Dalam Rangka Penyampaian LKPJ Bupati Lahat Tahun Anggaran 2018

Dutasumsel.com,LAHAT,-- Berdasarkan Laporan pertanggung jawaban kepala Daerah berdasarkan Undang-undang daerah setempat bahwa Kepala daerah harus menyampaikan hasil RKPD secara terbuka masa sidang ke IX  dibuka wakil ketua DPRD Sri Marhaeni.

Bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Lahat Senin 6/5, dihadiri Wakil Bupati H Haryanto SE MM.MBa, Ketua DPRD Samarudin SH,  Wkl Ketu DPRD, FORKOMINDA, Ketua Tp PKK, Ketua GOW,  24 Camat, 16 Lurah,  Kaban, Kasi, Wartawan dan LSM

Bupati Lahat pada laporannya Keterangan Pertanggung Jawaban Akhir tahun 2018 mengatakan " mempedomani perda no 3 tahun 2007 yang telah sesuai dengan pasal dan Ayat pada Perda, laporan yang dibacakan kepala daerah telah disusun dengan sistematika bahwa kebijakan pemerintah sesuai dengan Visi dan Misi serta pengelolahan belanja daerah,  dan pemerintahan daerah umum yang berisikan kerjasama secara vertikal."

Bupati Lahat Cik Ujang juga menyampaikan kepada masyarakat Lahat selamat menunaikan ibadah puasa 1440 H.

Pewarta : Novita/idham
Redaksi,06/05/19, dutasumsel.com

Rapat Pleno Kabupaten Telah Usai, Ini Nama nama Caleg Yang Sudah Dipastikan Terpilih

Dutasumsel.com.MUBA, - Rapat Pleno Tingkat Kabupaten Telah usai, kini Kursi DPRD Kabupaten Musi Banyuasin sudah diprediksi di isi oleh nama - nama baru, dan sisa sisa nya di isi oleh Anggota Incumbent yang masih bertahan.

Seperti yang dikutip dari laman Media Partners, Senin (6/5/2019) adapun nama - nama Calon Legislatif yang telah dipastikan terpilih dan berhak atas capaian nya sebagai berikut :

Partai PKB : 4 Kursi
Dapil 1: 1 Kursi Supriasihatin
Dapil 2: 1 kursi Rustam
Dapil 3: 1 Kursi Edi Pramono
Dapil 4: 1 Kursi Heryadi

Partai Gerindra : 6 Kursi
Dapil 1: 1 Kursi Irwin Zulyani
Dapil 2: 1 Kursi Evra Hariadhy
Dapil 3: 2 Kursi Edi Hariyanto & Hendra Wijaya
Dapil 4: 2 Kursi Paimin & Ahmad Fauzie

Partai PDI P : 7 Kursi
Dapil 1: 1 Kursi Sodingun
Dapil 2: 2 Kursi Jhon Kenedi & Muhamad Yamin
Dapil 3: 2 Kursi Andik Setiawan dan H Ismail
Dapil 4: 2 Kursi Ahmadi dan Nyadiyanto

Partai Golkar : 7 Kursi
Dapil 1: 2 Kursi Eni Erliza & Fery Yusmadi
Dapil 2: 1 Kursi Karan Karnedi
Dapil 3: 3 Kursi Muhammad Isa, Afitni Junaidi Gumay, & Sugondo
Dapil 4: 1 Kursi Nupri Soleh

Partai Nasdem : 3 Kursi
Dapil 1 : 1 Kursi Ziadatulher
Dapil 2: —
Dapil 3: 1 Kursi Amirul Muchtar
Dapil 4: 1 Kursi Rudi Hartono

Partai PKS : 4 Kursi
Dapil 1: 1 Kursi Abdul Basit
Dapil 2: 1 Kursi M Amin
Dapil 3: 1 Kursi Iwan Aldes
Dapil 4: 1 Kursi Martinus

Partai Perindo : 2 Kursi
Dapil 1 : 1 Kursi Alpian
Dapil 2: 1 Kursi Senen
Dapil 3: —
Dapil 4: —

Partai PPP : 2 Kursi
Dapil 1: 1 Kursi Damsih SH
Dapil 2: 1 Kursi Yudi Trikarya
Dapil 3: —
Dapil 4: —

Partai PAN : 5 Kursi
Dapil 1: 1 Kursi H. Rabik
Dapil 2: 1 Kursi Endi Susanto
Dapil 3: 2 Kursi Firman Akbar & Dedi Zulkarnain
Dapil 4: 1 Kursi Sumarno

Partai Demokrat: 2 Kursi
Dapil 1 : 1 Kursi Nuti Romayana
Dapil 2: —
Dapil 3: —
Dapil 4: 1 Kursi Jepri Yansyah

Partai Hanura : 3 Kursi
Dapil 1 : 1 Kursi Arahman Senen
Dapil 2: 1 Kursi M Tanzil Asrori
Dapil 3: —
Dapil 4: 1 Kursi Junsak Hasanudin

Dapil 1 : PKB 11.793, Gerindra 7.775, PDIP 8.081, Golkar 12.633, Nasdem 5.364, PKS 6.133, Perindo 6.738, PPP 5.466, PAN 9.731, Demokrat 7.148, Hanura 4.109.

Dapil 2: PKB 4.723, Gerindra 8.090, PDIP 12.889, Golkar 12.491, PKS 9.825, Perindo 6.810, PPP 6.348, PAN 5.306, Hanura 4.786.

Dapil 3: PKB 9.410, Gerindra 14.841, PDIP 13.002, Golkar 22.078, Nasdem 5.950, PKS 6.205, PAN 10.803.

Dapil 4: PKB 5.142, Gerindra 10.662, PDIP 11.704, Golkar 8.525, Nasdem 3.557, PKS 8.068, PAN 10.292, Demokrat 8.886, Hanura 8.231.

Total perolehan suara partai politik se-Kabupaten Muba:
Golkar - 55.727 suara
PDIP - 45.676 suara
Gerindra - 41.368 suara
PAN - 36.132 suara
PKB - 31.068 suara
PKS - 30.231 suara
Hanura - 17.126 suara
Demokrat - 16.034 suara
Nasdem - 14.871 suara
Perindo - 13.548 suara
PPP - 11.814 suara.

Pewarta : Riyan
Redaksi,06/05/19, dutasumsel.com

YLKI Lahat Menilai Keberadaan Satgas Pangan Belum Optimal

Dutasumsel.com.Lahat -- Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia ( YLKI ) Lahat Raya ( Lahat - Muara Enim - Pagar Alam - Empat Lawang ) melihat kinerja satuan tugas (Satgas) Pangan yang terbentuk selama ini belum dapat memberikan efek yang positif terhadap stabilitas harga pangan di Kabupaten Lahat khususnya.

Ketua YLKI Lahat Raya, Sanderson Syafe'i, ST. SH, mengatakan keberadaan satgas pangan terbukti belum mampu menindak sejumlah persoalan pangan khususnya terkait dengan seringnya ketidakstabilan harga komoditas pangan tertentu.

Padahal pemerintah daerah sendiri kerap berargumen bahwa stok dan suplai pangan misalnya beras, bawang putih, bawang merah dan cabai aman terkendali. Namun di saat yang sama komoditas ini harganya kerap meroket.
"Justru ini yang kita persoalkan, satgas pangan belum bisa turunkan harga beras atau harga pangan lainnya. Satgas pangan harus bisa menemukan apa penyakitnya apakah pasokan atau ada oknum yang memainkan di pasar sehingga harga masih tinggi (contoh bawang putih)," kata Sanderson ditemui usai mengecek harga barang di Pasar PTM Square H-1 jelang Ramadhan, Minggu (5/5).

Khusus untuk bawang putih, Sanderson berpendapat bahwa tingginya harga bawang yang melebihi harga eceran tertinggi seperti yang terjadi hingga saat ini Rp. 100Ribu / Kg diduga karena ulah penimbun atau spekulan. Sebab menurut informasi yang dia dapatkan dan dia saksikan sendiri, stok bawah masih ada diturunkan dari truk.

Oleh sebab itu, Sanderson mendesak pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Perdagangan dan Satgas Pangan untuk melakukan pengusutan. Pemerintah daerah harus dapat memastikan bahwa tidak ada lagi spekulan yang bermain dalam rantai distribusi pangan demi menjaga harga pangan yang sampai ke tangan konsumen tetap wajar.

"Saya melihat ada yang bermain di situ, saya kira harus ada sisi penegakan hukum dari aspek perdata dan pidana. Tugas Dinas Perdagangan bukan hanya menjaga suplai dan demand saja tapi juga faktor - faktor yang mendistorsi harga-harga barang kebutuhan pokok di pasar harus disikat," pungkasnya.

Pewarta : Idham
Redaksi,05/05/19, dutasumsel.com

Sambut Ramadhan, Kodim 0401/Muba Gelar Lomba Memancing Sesama Anggota

Dutasumsel.com.MUBA, - Sejumlah Personel di Satuan Makodim 0401/Muba melaksanakan jam Komandan dan di lanjutkan lomba memancing yang diselenggarakan di Kolam Pemanancingan Makodim 0401/Muba, Minggu (05/5/2019).


Jam Komandan yang diikuti sekitar 50 orang Personel jajaran Kodim 0401/Muba dan Ibu-ibu Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXVI Kodim 0401/Muba, ini merupakan kegiatan rutin yang di gelar sekaligus bentuk tanggung jawab dan kepedulian Komandan terhadap satuan serta anggotanya.

DIimana didalam sambutannya Dandim 0401/Muba menyampaikan ,"untuk menghindari pelanggaran seperti Asusila, Narkoba dan penekanan-penekanan lainnya, instruksi ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan yang maha esa khususnya Personel Kodim 0401/Muba dan Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXVI Dim 0401/Muba, tuturnya.

Turut hadir dalam kegiatan memancing tersebut Dandim 0401/Muba Letkol Arm M Saifudin Khoiruzzamani, Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti, Kasdim 0401/Muba Mayor Inf M Daud, Perwira Staf Kodim 0401/Muba, Para Danramil jajaran Kodim 0401/Muba dan Ibu-ibu Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXVI Kodim 0401/Muba.

Kategori penilaian dalam lomba memancing yang menentukan juaranya adalah dua timbangan terberat dan dua timbangan paling Ringan dan Kecil.
Hasilnya yang mendapatkan hadiah langsung dari Dandim 0401/Muba Letkol Arm M Saifudin Khoiruzzamani.

Pewarta : Riyan
Redaksi,05/05/19, dutasumsel.com

Didampingi Keluarganya, Amrullah Pelaku Pengeroyokan Mandor PT.LONSUM Menyerahkan Diri

Dutasumsel.com.MUBA, - Gerak cepat yang dilakukan Kapolsek Plakat Tinggi beserta Personilnya dalam mengungkap kasus Penganiayaan diareal divisi 2 PT.Lonsum (London Sumatera) Desa Suka Maju Kecamatan Plakat tinggi Kabupaten Musi Banyuasin yang dilakukan tersangka Amrullah (34) mengakibatkan meninggal, Sabtu (04/19) sore pukul 15.15 wib.

"Kejadian tadi pagi, Sabtu (04/19) sekira jam 06.30 wib tersangka melakukan Penganiayaan terhadap korban  bersama Kakaknya yang masih DPO, korban mengalami luka sebelah muka, hidung, serta pelipis mata dengan panjang 20 cm, luka punggung, luka yang mengenai punggung dari clurit. akan kita kenakan Pasal 170 KUHP, "ujar Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti.,SE.,MM melalui Kapolsek Plakat tinggi IPTU Suventri.,SH.

Penggeroyokan ini terjadi pada saat korban yang sebagai mandor bernama Artas (30) Warga Desa Bangun Harga Kecamatan Plakat Tinggi Kabupaten Musi Banyuasin ini menghampiri  anggotanya seperti biasa untuk diabsen, namun pada saat mengabsen datanglah adik tersangka yang menghampiri korban "ngape nga marah marah dengan koyongku,"ujar adik tersangka, hal itu langsung dilerai oleh rekan kerja mereka.


Tersangka Amrullah langsung melakukan Pembacokan kearah muka korban yang kemudian disusul tersangka "I" (DPO) dengan mengeluarkan celurit dari jaket dan membacok mengenai belakang korbannya, puas melakukannya kedua tersangka bergegas meninggalkan korban ditempat.

Rekan korban yang melihat korban tersungkur langsung membawanya ke Rumah Sakit Na'as dalam perjalanan korban menghembuskan nafas terakhirnya, keluarga korban yang melihat hal itu terjadi langsung melaporkan ke pihak Kepolisian Plakat Tinggi sesuai laporan keluarga korban dan hasil pemeriksaan, Kapolsek beserta anggotanya langsung menuju rumah orang tua tersangka agar kedua tersangka untuk menyerahkan diri.

Kapolsek saat dikonfirmasi mengatakan, "Sore hari nya sekitar Pukul 15.15 Wib tersangka Amrullah yang didampingi keluarganya mendatangi Mapolsek Plakat Tinggi untuk menyerahkan diri dan tersangka saat ini masih dalam pemeriksaan sedangkan adiknya masih dalam pengejaran kita,"tambah Kapolsek.

Pewarta : Riyan
Redaksi,05/05/19, dutasumsel.com