NEWS

Slider

Apa Pun Jenis Hiburan Malam Di Larang Oprasi Oleh Sat Pol PP Pemkab OKI

Dutasumsel.com.KAYU AGUNG,-- Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) melalui Satuan Pol PP dan Pemadam Kebakaran (Damkar) menekankan agar pemilik tempat hiburan kegiatan karaoke, cafe, panti pijat, dan jenis hiburan lainnya dilarang mengoperasikan kegiatan usahanya pada bulan suci ramadhan dan hari-hari besar keagamaan.

“Jika masih ada yang melanggar kami tidak akan segan-segan memberikan sanksi. Pelanggaran terhadap ketentuan tersebut dapat berakibat dijatuhkannya sanksi, baik berupa sanksi denda dan sanksi pidana,” kata Kepala Bidang (Kabid), Penegakan Perda Sat Pol PP dan Damkar Kab OKI, Syawal Harahap saat dikonfirmasi, Minggu (5/5/2019).

Hal ini kata Syawal sesuai dengan Perda Kab OKI, No 5 Tahun 2017, tentang Penyelenggaraan tempat Hiburan malam.

Syawal menegaskan, pihaknya juga sudah menyurati 18 Camat se-Kab OKI. Surat yang dikirimkan pada April 2019 kemarin tersebut berisikan himbauan yang harus dilaksanakan. Surat tersebut berupa himbauan. Dalam rangka mewujudkan ketertiban umum, ketentraman masyarakat serta mengembangkan sikap saling menghargai dan saling menghormati serta sebagai bentuk sikap toleransi bagi umat muslim.

“Khususnya dalam menjaga kesucian dan kekhusyukan mayarakay dalam menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan 1440 H tahun 2019 M,” katanya.

Syawal mengatakan, ada lima poin dalam surat himbauan yang ditandatangani oleh Bupati OKI, Iskandar SE. Pertama Kepada Pemilik Rumah Makan, Restoran, Warung Makan dan sejenisnya agar tidak melakukan aktivitas secara terang-terangan di siang hari. Apabila tetap buka pada siang hari agar memasang tirai, kain atau bahan sejenisnya sehingga dapat membatasi pandangan terhadap makanan atau masakan yang dijual.

Yang kedua kepada pemilik tempat hiburan, kegiatan karaoke, cafe, panti pijat dan tempat jenis hiburan lainnya dilarang mengoperasikan kegiatan usahanya pada bulan suci Ramadhan dan hari-hari besar keagamaan.

“Seluruh kegiatan hiburan malam mulai H-3 sampai H+3 bulan suci ramadhan, dilarang beroperasi. Jika melanggar sanksinya tegas. Bisa sanksi denda dan Sanksi Pidana,” katanya.

Selanjutnya, Kepada pemilik hotel atau penginapan agar lebih memperhatikan aspek kepatutan dalam menerima tamu/pengunjung dan tidak melakukan kegiatan yang melanggar norma/kaidah yang berlaku di masyarakat serta ketentuan yang diatur dalam peraturan perundang-undangan. Pelanggaran terhadap ketentuan tersebut dapat berakibat dijatuhkannya sanksi, baik berupa sanksi denda dan sanksi pidana.

Melalui surat itu dihimbau juga kepada kepada Kepala Desa di wilayahnya agar warga masyarakat dapat menjaga ketentraman dan kenyamanan umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa terutama pada saat menjalankan ibadah sholat tarawih.

“Dilarang menyulut petasan,mercon atau kembang api, membuat gaduh seperti suara binatang, suara musik, suara kendaraan dan lain-lain sebagainya yang dapat mengganggu jalannya kegiatan ibadah,” katanya.

Saat disinggung mengapa surat himbauan tersebut dikirim ke Camat se-Kab OKI, Syawal menjelaskan diharapkan peran serta pihak kecamatan juga menyampaikan hal tersebut. Di Kab OKI ini ada 18 Kecamatan. Dengan ketersediaan personil di kabupaten tidak mencukupi untuk melakukan sosialisasi dengan cepat.

“Makanya kita surati pihak kecamatan untuk melakukan hal sama. Kalau Untuk wilayah dalam kota Kayuagung dan kecamatan terdekat himbauan juga kita lakukan secara langsung,” katanya.

Pewarta : Tim Red
Redaksi,05/05/19, dutasumsel.com

30 Tahanan Polresta Palembang Kabur

Dutaaumsel.com.PALEMBANG,--Sebanyak 30 tahanan melarikan diri dari sel tahanan Mapolresta Palembang, Minggu dini hari (5/05/2019) sekitar pukul 03.00 WIB tadi. Semua tahanan yang melarikan diri merupakan tahanan Narkoba.


Menurut rilis , para tahanan yang melarikan diri tersebut berada di sel tahanan I. Dari jumlah tahanan 12 orang, 6 diantaranya diketahui melarikan diri, yakni; Hafis Karsim, Bimo Saputra, Syahril, M. Trisno, Wahyu Darmawan, dan Sumardi.

Kemudian dari Sel Tahanan II, dari jumlah 12 tahanan semuanya melarikan diri. Mereka adalah M. Jaim Padli, Agus Subraya, Hendri Rampo, M. Komri, Fahmi, Khomaini, Alvin Febriansyah, Yunas Ramadhan, M. Iki Gunawan, Ardian KW, Zahri, dan Kgs. Ridwan.

Sedangkan di Sel Tahanan III, dari total 16 orang tahanan, 12 diantaranya melarikan diri, sementara 4 tahanan sisanya berhasil diamankan kembali. Adapun 12 tahanan yang melarikan diri ini, yaitu; Yadi Firdaus, Rajab Semendawai, Samsul Bahri, Solti Almito, Muryadi, Ahmad Kasturi, M.Hasyim Azhari, Rizal Ishak, Fariansyah, Boy Budiono, Maulana,  dan Arif Hidaytullah.

Berdasarkan keterangan dari Ka SPK Ipda Herison bahwa sekira Pukul 03.00 Wib dirinya menerima telepon dari Ka Jaga Tahanan AIPTU Suryadi yang memberitahukan bahwa telah terjadi Tahanan melarikan diri dari Sel Tahanan Mapolresta Palembang. Kemudian Ka SPK langsung mengecek ke Sel Tahanan dan benar memang telah terjadi Tahanan melarikan diri.

Sementara dari Keterangan Aiptu Suryadi bahwa dirinya memang melaksanakan tugas piket jaga tahanan bersama Brigadir Aldo Febrianto. Sekira Pukul 02.50 WIB Aiptu Suryadi dipanggil salah satu tahanan yang tidak ikut melarikan diri dan menyampaikan bahwa ada tahanan kabur. Setelah mendapat keterangan dari tahanan tersebut Aiptu Suryadi langsung mengecek masuk ke dalam sel tahanan dan didapati 1 (satu) Sel Tahanan sudah kosong sedangkan 2 Sel Tahanan masih ada tahanannya namun posisi gembok pintu Sel Tahanan terkait di tempatnya tapi tidak terkunci.

Pukul 03.15 WIB, Kapolresta dan Wakapolresta beserta PJU Polresta tiba di Mako untuk mengecek situasi dan keadaan Sel Tahanan.

Sampai saat ini, pihak Polresta masih melakukan pencarian dan pengejaran terhadap Tahanan yang melarikan diri.

Diduga para tahanan melarikan diri dengan cara menjebol terali ventilasi udara yang ada di depan Kamar Sel Tahanan, untuk CCTV mengalami kerusakan dan ditemukan 1 buah balok di dalam lorong ruang Tahanan yang berasal dari kusen pintu WC Tahanan.

Seluruh Tahanan yang melarikan diri tersebut merupakan Tahanan Narkoba.

Sumber  :  Sat Intel Polresta
Redaksi,05/05/19, dutasumsel.com

Bawang Putih 100rb, YLKI Minta Pemerintah Cegah Lonjakan Harga Barang Kebutuhan Pokok

Dutasumsel.com.Lahat -- Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Lahat Raya meminta pemerintah segera mencegah terjadinya lonjakan harga kebutuhan pokok selama Ramadhan dan Satgas Pangan menindaklanjutinya pelaku usaha yang nakal.

Ketua YLKI Lahat Raya Sanderson Syafe'i, ST. SH mengatakan, hal ini penting karena selama bulan puasa dan juga Hari Raya Idul Fitri, permintaan bahan pangan akan melonjak.

"Dinas Perdagangan dan Satgas Pangan harus mampu mengendalikan pelaku pasar besar, agar tidak menjadikan momen bulan puasa untuk mengeksploitasi konsumen dengan kenaikan harga yang ugal-ugalan," ujarnya dalam siaran pers usai mengecek langsung harga pasar di PTM Square Lahat, Minggu (5/5/2019).

"Oleh karenanya, kontrol pasar secara ketat termasuk menjaga kelancaran arus distribusi barang berlontribusi signifikan terhadap harga," sambung dia. Adapun pantau harga pagi ini di Pasar PTM Lahat : Bawang Putih Rp. 100.000, Bawang Merah Rp. 50.000,  Cabai Rawit Rp. 80.000, Daging Rp. 140.000 , Tulang Rp. 120.000,-, Telur Rp. 27rb/Kg.

Sanderson mengatakan, jika pemerintah daerah melakukan operasi pasar untuk menurunkan harga, maka sasarannya harus jelas dan terukur. Ukurannya bukan seberapa banyak komoditas yang dilepas ke pasar.

Tetapi kata Sanderson, seberapa banyak masyarakat rentan yang akan terdampak dari operasi pasar tersebut.
"Operasi pasar jangan hanya menjadi proyek saja dan untuk laporan pada pimpinan," kata dia.

Selain itu, YLKI juga meminta Badan POM dan juga Dinkes untuk meningkatkan pengawasan dan memberikan jaminan bahwa selama bulan puasa komoditas bahan pangan dan jajan buka puasa yang beredar adalah bahan pangan yang aman.

Misalnya tidak terkontaminasi bahan-bahan berbahaya, dan bukan komoditas yang kadaluwarsa, atau bahkan mendekati kadaluwarsa.

Pewarta : Novitha/Idham
Redaksi,05/05/19, dutasumsel.com

Sambut Ramadhan Pasar Simpang Sungki Macet Total

Dutasumsel.com.PALEMBANG,  - Jelang Ramadhan Pasar Simpang Sungki Kerap Terjadi Kemacetan, ini biasanya memasuki hari-hari besar yaitu idul Fitri,natal,puasa,dan lain-lainnya.

Ini Nampak Jelas Terlihat Para pengguna Motor Dan Mobil Yang Ingin Menuju ke arah Sungki maupun Yang akan Mengarah ke kertapati, Mau Tidak Mau Akan terkena kemacetan.

seperti yang dialami," Een (33) Warga Kemasrindo, Kertapati Palembang, Mengatakan, sudah hampir 1 jam lebih saya terjebak Macet Di simpang sungki" Lesu Badan lantak jalan Macet ini kata Een"

Sambungnya, kenapa Tidak Adanya Penempatan Aparat atau Penegak hukum seperti Polantas, Dishub , yang mengatur Lalu lintas, pengguna jalan. Serta Rambu-Rambu lalu lintas yang sudah tidak Menyala/Rusak.

 "Harapannya kepada petugas Polantas, Dishub Stake holder semuanya Untuk Dapat bersama-sama turun serta menertibkan Para pedagang, agar pedagang tidak untuk berjualan di pinggir jalan,(trotoar) agar pembeli tidak Tumplek di Badan jalan.

Mohon untuk Aparat nyo Di cogokenian di Atur para pengguna jalan. Dan Untuk Rambu-Rambu Yang Rusak agar diperbaiki Guna memperlancar Arus Lalu lintas ini ujar Heryadi(40)Warga kemang agung.

Selain itu, Kasatlantas Kompol ARIF HARNOSO, Saat dikonfirmasi Menjelaskan Akan segera Berkoordinasi dengan ketua Pengelola Pasar. (Kyai PALAR) serta menempatkan Aparat kita di titik tertentu guna Mengatasi kemacetan tersebut.

Sama Hal nya yg dikatakan Bpk.KURNIAWAN selaku KADISHUB (Kepala dinas perhubungan mengatakan Akan Berkoordinasi dengan Polantas serta akan menerjunkan Anggota kita Guna mengurai kemacetan,".

Pewarta : Doni
Redaksi,05/05/19,dutasumsel.com

ANAK-ANAK PAUD,TPA DAN TPQ IKUTI PAWAI MENYAMBUT PUASA RAMADHAN 1440 H

Dutasumsel.com.LAHAT,-- Dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan Desa Uak Pandan Kecamatan Merapi Barat tetap melestarikan keagamaan dan kearifan lokal yang mengedukasi yaitu arak-arakan pawai keliling desa yang dilakukan anak-anak TK, PAUD, TPA dan TPQ yang ada di desa ulak pandan

Susiawan Rama kepala desa ulak pandan kegiatan ini merupakan tradisi yang harus dijaga Karena terkandung nilai keagamaan yang memberikan edukasi bagi anak-anak dan masyarakat dengan menyambut datangnya bulan ramadhan dengab antusias dan bersyukur ujar Kades yang mewakili Kabupaten Lahat dalam Lomba Kades inovatif tingkat provinsi menjelaskan



Jimi Jiger selaku pemuda Desa yang antusias melihat dan menyaksikan arak-arakan pawai keliling desa ini menjelaskan kegiatan ini sangat menarik,  terlihat betapa antusiasnya anak-anak sambil teriak sahur-sahur,  tercipta suasana yang ceria, semangat dalam menyambut bulan ramadhan.

Pewarta : Novitha
Redaksi,05/05/19, dutasumsel.com

Hari Kedua Pleno Ditingkat Kabupaten, Luar Biasa Amplop Tak Bersegel Sampai Hilangnya Dokumen Asli DA1

Dutasumsel.com.MUBA, - Di Hari kedua rekapitulasi tingkat Kabupaten Musi Banyuasin di Gedung Dharma Wanita diwarnai adanya surat keberatan dari saksi-saksi parpol dimana ditemukan pada saat dibuka Amplop DA1 yang merupakan hasil rekap oleh PPK hanya beri isikan Rekapituliasi hasil pemungutan dan perolehan suara untuk presiden dan wakil presiden.

Saksi parpol dari partai PDI Perjuangan Ahmad Syaifuddin Zuhri menyebutkan pada saat dibuka hasil DA 1 dari kecamatan keluang hanya ada hasil perolehan surat suara hasil presiden dan wakil presiden. Sementara untuk 4 amplop yang lain tidak ada baik, untuk  DPD, DPR RI, DPRD Provinsi, dan  DPRD Kabupaten.

Selain itu, terjadi juga pada DA1 Kecamatan Babat Toman, dimana semua hasil rekap suara DA1 Amplopnya semua tidak bersegel.

“Kami telah mendandatangani Surat pernyataan kebenaran saksi atau catatan kejadian khusus hasil penghitungan perolehan suara di tingkat Kabupaten Musi Banyuasin Pemilihan Umum tahun 2019 model DB2 KPU, disana ada beberapa saksi yang ikut menadatangi surat pernyataan tersebut,”ungkap Zuhri,sabtu Malam (4/5).

Dikatanyan, kejadian ini harus diusut tuntas sebab dengan ditemukannya kejadiian tersebut kita bisa menilai Intergritas KPUD Muba.

“Seluruh saksi menyaksikanya ,cuma kami Menyebut kejadian ini bukan hal yang main main tapi ini  kejadian khusus yang luar biasa yang merusak integritas KPUD sebagai penyelenggara Pemilu di Kabupaten Muba,”imbuhnya.

Pewarta : Riyan
Redaksi,05/05/19, dutasumsel.com

Ratusan Ribu Bibit Ikan Jelawat Dan Nilem Ditebar Di Danau Ulak Lia Sekayu

Dutasumsel.com.MUBA, - Sebagai upaya menjaga kelestarian sumber daya perikanan di Bumi Serasan Sekate, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin Menebar Ribuan Bibit Ikan Nilem dan Jelawat di Danau Ulak Lia Sekayu, Sabtu (4/5/2019).

Penebaran bibit ikan tersebut merupakan kerjasama antara Pemkab Muba dengan Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Jambi.

Bupati Muba H Dodi Reza Alex diwakili Kepala Dinas Perikanan Muba Abdul Mukohir pada kesempatan ini menyambut baik kegiatan restoking tersebut yang merupakan penambahan stocking ikan untuk ditebarkan diperairan umum, dimana ini juga bertujuan sebagai upaya pelestarian ikan air tawar dan untuk mensejahterakanmasyarakat Muba.

"Atas nama masyarakat Musi Banyuasin kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Jambi yang telah berkenan memberikan bantuan bibit ikan Nilem sebanyak 100.000 ekor dan ikan jelawat 40.000 ekor yang ditebar di Danau Ulak Lia ini,' ucapnya.

Selanjutnya ia berharap agar masyarakat dapat memahami dan mampu berkerjasama dalam upaya menjaga kelestarian sumber daya perikanan air tawar di Muba sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku dan selaku pemerintah kami berharap kita jaga bersama ekosistem dan biota ikan tawar di bumi serasan sekate dan mari kita jaga lingkungan alam sungai kita serta hindari penangkapan ikan yang tidak diperkenankan Pemerintah,"tuturnya.

Sementara itu dari BPBAT Jambi Defsel Day SPi MSi yang wilayah kerjanya di seluruh Pulau Sumatera mengatakan restoking merupakan Program Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.

"Terealisasinya program ini kebetulan Memang ada usulan proposal yang masuk ke kami dari Dinas Perikanan Muba yang meminta bantuan bibit ikan," paparnya.

Pewarta : Riyan
Redaksi,04/05/19, dutasumsel.com

POLRES OI TETAP EXSIS DALAM MENGAWAL RAPAT PLENO TERBUKA KPUD

dutasumsel.com.INDRALAYA,- Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Ogan Ilir menggelar Rapat Pleno terbuka Rekapitulasi Hasil Perolehan Suara Pemilu Tahun 2019 tingkat Kabupaten di halaman Kantor KPUD Ogan Ilir sejak kamis kemarin hingga  hari ke tiga Sabtu 04/05/2019, Kapolres dan Jajaran tetap exsis turut memberikan pengamanan kepada penyelengara KPUD Kabupaten OI.

Dalam pelaksanaan Rapat Pleno terbuka tersebut, Polres Ogan Ilir melakukan Pengamanan yang dipimpin langsung oleh Kapolres  AKBP Gazali Ahmad SIK,MH bersama Jajaran guna terciptanya situasi yang Aman dan Kondusif selama jalannya proses Rapat Pleno terbuka di tingkat Kabupaten Ogan Ilir.

Kapolres OI AKBP Gazali Ahmad  menerangkan, "dalam Kegiatan tersebut pihaknya telah menerjunkan sebanyak 300 Personel dan dibantu juga oleh Personel Kodim 0402/OKI- OI untuk melakukan pengamanan rapat pleno terbuka tingkat kabupaten yang diselenggarakan di Halaman Kantor KPUD Kabupaten Ogan Ilir, "Terangnya. 

"Kita bersama sama Kodim 0402- OKI/ OI melakukan Pengamanan Rapat Pleno Terbuka guna mengantisipasi segala bentuk gangguan, agar Proses Rapat Pleno terbuka dapat berjalan dengan baik tanpa adanya gangguan dari pihak pihak yang tidak bertanggung jawab.
Kita juga selalu berkoordinasi dengan pihak pihak terkait dalam Gelaran Pemilu 2019 agar jalannya proses pesta demokrasi ini berjalan dengan baik.

Kita juga mengimbau kepada masyarakat agar bersama sama menjaga keamanan pesta demokrasi ini, dan semoga proses pesta demokrasi ini dapat berjalan dengan aman dan damai,"Tutup Kapolres.

Pewarta : Tim Red
Redaksi, 04/05/19, dutasumsel.com

Kapal Tongkang Melaju Tanpa Asist, Ini Kata Kadishub Provinsi Sumatera Selatan

Dutasumsel.com.MUBA, - Kapal Tongkang Batu Bara yang melintasi jalur Rute Desa Muara Lematang - Sanga Desa diduga melaju tanpa Asist ,dengan mengangkut Ribuan Ton Batu Bara,Kapal Tongkang tersebut memaksakan diri untuk melewati kolong jembatan.

Berdasarkan Pantauan Dutasumsel.com , terlihat satu Kapal tongkang melaju tanpa Asist yang hanya ditarik dengan Satu Tug Boat bermerk TB Sampoerna dengan nama lambung Makmur Jaya 03 tepatnya di Desa Karang Ringin Kecamatan Lawang Wetan Kabupaten Musi Banyuasin,  diduga Batu Bara tersebut milik PT. Astaka Dodol.

Salah satu warga Desa Karang Ringin Yusmanto membenarkan jika Kapal Tongkang yang sering melintas melewati Kolong Jembatan Desa Karang Ringin sering melaju Zig zag karena kesulitan melawan Arus deras.

"Benar Pak Kapal Tongkang yang bermuatan itu sering melintas disini,terakhir kali kapal tongkang itu hampir menabrak tiang penyangga Jembatan, saat itu saya sedang memasang jaring di Tengah Sungai, "diterangkannya Kepada Dutasumsel.com ,kemarin.

Ia menambahkan, "hal ini juga sangat membahayakan bagi kami nelayan pencari ikan, karena Tug Boat yang menarik Tongkang tersebut tak beraturan lajunya, Nah hal itu pernah terjadi namun tongkang itu hanya mengenai jaring yang kami pasang saja, "tutupnya.

Sementara itu Kadishub Provinsi Sumatera Selatan Drs Nelson Firdaus.,MM saat dikonfirmasi mengatakan ,"Untuk wilayah di luar DLKR atau DLKP Pelabuhan boom baru mulai dari keramasan hingga ke ambang luar merupakan Daerah wajib pandu dan sudah ditetapkan dengan Peraturan Menteri, "Paparnya.

Ia menjelaskan, "sedangkan diluar wilayah itu kalau ada permintaan pandu disebut pandu luar biasa,  jadi assist dapat diberikan setelah owner kapal mengajukan permohonan ke PT. JAI,"Jelasnya Kepada Dutasumsel.com.

Pewarta : Riyan
Redaksi,04/05/19, dutasumsel.com

Gagas Star Up Muba, DINKOMINFO Gelar Programmer Meetup Di Poltek Sekayu

Dutasumsel.com.MUBA, - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Muba berkolaborasi dengan Politeknik (Poltek) Sekayu menggelar acara Programmer Meetup dengan tema "Menggagas Startup Muba" yang dihadiri oleh Mahasiswa Poltek Sekayu Program Studi Teknologi Informatika, kamis (2/5) di Kampus Poltek Sekayu.

Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkominfo Muba Dicky Meiriando, acara ini dilatarbelakangi adanya keinginan Bupati Muba H. Dodi Reza Alex Noerdin agar ekosistem industri kreatif digital dapat tumbuh dan berkembang di Bumi Serasan Sekate sebagai implementasi dari Program Muba Smart Regency.

Dalam paparannya, Dicky mengatakan Acara Programmer Meetup ini bermaksud mengenalkan apa itu usaha rintisan digital atau dikenal dengan startup, sehingga diharapkan nantinya Mahasiswa Poltek Sekayu yang memiliki kompetensi pemrograman tidak hanya mampu menciptakan aplikasi berbasis digital saja, melainkan dapat menjadi pelaku startup.

"Kabupaten Muba mempunyai potensi untuk melahirkan startup. Disini ada Kampus Teknologi Informatika yang mahasiswanya mempunyai kompetensi dalam pemrograman.

Oleh karena itu Saya sangat berharap Poltek Sekayu nantinya dapat menjadi pelopor dalam melahirkan talenta-talenta untuk dipersiapkan menjadi calon startup Muba", tutur Dicky.

Ditambahkan oleh Dicky, Pemkab Muba akan mendukung penuh keberadaan calon startup Muba tersebut untuk didorong menjadi pelaku bisnis startup. Dinkominfo Muba telah mempersiapkan coworking space yang nantinya dapat digunakan sebagai kantor Startup Muba dengan fasiltas kerja diberikan secara gratis. Kemudian Dinkominfo Muba akan membuat Program Inkubasi Bisnis bagi Startup Muba dan akan memfasilitasi dalam mencari investor untuk pendanaan bisnis startup-nya.

Sementara itu Direktur Poltek Sekayu Haryanto sangat antusias dengan program yang dinisiasi Pemkab Muba melalui Dinkominfo Muba.

"Program Studi Teknologi Informatika bertujuan menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi yang unggul dalam bidang jaringan komputer, desain multimedia dan pemrograman yang andal dan profesional yang siap pakai dalam dunia industri digital. Saya apresiasi program ini dan Poltek Sekayu mendukung dan siap berkolaborasi dalam mempersiapkan Mahasiwa Poltek Sekayu yang memiliki talenta untuk menjadi Calon Startup Muba", kata Haryanto.

Dalam kesempatan itu juga hadir pembicara Aan Ariadin selaku Praktisi Digital Marketing dan Malian selaku Owner Warung Belajar. Mahasiswa tampak antusias mengikuti Kuis Games Online dan pemaparan materi tentang startup yang disajikan kedua pemateri ini.

Pewarta : Rian
Redaksi, 04/05/19, dutasumsel.com