NEWS

Slider

Anggota Dan Ketua BPD Di 4 Desa DiLantik.

dutasumsel.com.LAHAT,-- Siang hari dipanas yang terik  sekira pukul 14.00 WIB  Anggota BPD  dan Ketua  4 Desa dalam kecamatan Kota Lahat diantaranya Anggota BPD ( badan pemusyarawatan Desa)  yang di lantik ialah BPD Desa Keban, Ulak Lebar, Pagar Sari, dan Pagar negara, masing - masing 5 orang di Ruang Pertemuan Kecamatan Lahat 2/5

Hadir dalam pelantikan ini, Camat Lahat, Kades Keban Abdul Somad SH,  Kades Ulak Lebar Evi Fitriyanti, Yulisa Kades Pagar Negara dan  Deni Kades Pagar Sari,  Tripika Kecamtan Lahat, BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama dan perangkat desa yang di Lantik.

Anggota dan Ketua BPD dari ke 4 Desa tersebut dilantik Bupati Lahat dan diwakilkan Mardan BA selaku Camat Lahat,  pengambilan sumpah oleh ketua pengadilan Agama dan telah sesuai dengan ketentuan dan Undang undang yang berlaku dan disahkan.

Usai pelantikan anggota dan ketua BPD dari ke 4 Desa Camat Lahat Mardan BA  berpesan kepada yang baru dilantik untuk benar melaksanakan tugasnya dengan sebaik munggkin, bukanlah hal mudah untuk menjadi perangkat butuh proses yang panjang. Berkerjasama dengan Kadesnya masing - masing demi terciptanya Iklim pemerintahan yang sehat.

Pewarta : Novita/Idham
Redaksi,02/05/19, dutasumsel.com

Resmi Dibuka ,Lapangan Tembak Pertama Di muba

MUBA, DUTASUMSEL.COM - Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin diwakili Wakil Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi meresmikan secara langsung Lapangan Tembak Promoter Polres Muba yang merupakan Lapangan Tembak Pertama di Bumi Serasan Sekate bertempat di Mapolsek Sekayu.

Wabup Muba mengucapkan selamat atas dibangunnya lapangan tembak tersebut dan berharap dapat berdampak bagi profesionalitas pihak keamanan TNI, Polri dalam melayani masyarakat.

"Mudah-mudahan bisa dimanfaatkan dengan baik dalam mengasah kemampuan menembak," ujar Beni.

Selain itu Beni juga mengucapkan terima kasih kepada Polres, dan Kodim 0401 Muba atas pengamanan pesta demokrasi beberapa waktu lalu sehingga dapat berjalan sukses.

"Di Muba penyelenggaraan Pemilu 2019 kita sukses, kita yakin kesuksesan ini tidak lepas dari tupoksi TNI dan Polri," imbuhnya.

Lanjutnya di tahun 2019 ini Pemkab Muba menganggarkan Pembangunan Polsek Lalan, Pospol Rawas, Pospol Simpang Saut, dan Perbaikan Polsek Bayung Lencir.

Pada kesempatan yang sama Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti SE MM mengucapkan terima kasih kepada pengusaha minyak di Muba H M Toha Tohet yang telah memberikan sumbangsih pembangunan Lapangan Tembak Promoter.

'Lapangan tembak ini memang diperuntukan untuk Polres dan TNI namun masyarakat umum juga boleh memanfaatkannya tapi harus bergabung terlebih dahulu dengan Organisasi Perbakin," ungkapnya.

Acara dilanjutkan dengan perlombaan menembak oleh Perbakin Muba. Turut hadir pada kegiatan itu, Anggota DPRD Muba H Bahrul selaku Ketua Perbakin Muba, Pengusaha Minyak H M Toha Tohet, dan Perwakilan Kodim 0401 Muba.

WISUDA KE XIII STIQI AL- ITTIFAQIAH INDRALAYA

Dutasumsel.com. INDRALAYA,-- Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Quran Al-Ittifaqiah (STITQI) Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir (OI) Sumatera Selatan mewisuda Sarjana Strata 1 sebanyak 110 orang, pada hari Kamis (02/05/19) di Gedung Serbaguna Caram Seguguk Pemda Lama Kabupaten Ogan Ilir dengan dihadiri  Asisten III Provinsi Sumatera Selatan  Edwar Juliartha, Setda Kabupaten OI H. Herman SH.MM, Kapolres OI AKBP.Gazali Ahmad SIK, MH, Dr. Abdurrahmansyah, M.Ag, Wakil Direktur WIN Raden Fatah Palembang, dan ratusan tamu undangan lainnya.

Dalam Wisuda ke XIII Al- Ittifaqiah  mewisudah sebanyak 110 orang mahasiswa yang diwisuda tersebut terdiri dari 90 orang program studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan 20 orang lainnya merupakan wisudawan perdana Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini.

Dari 110 orang wisudawan tersebut, 6 (enam) orang diantaranya lulus dengan predikat cum laude dan ditetapkan sebagai wisudawan terbaik program studi PAI antara lain, Febri Ramanda Putra IPK 3.90, Wisudawati berprestasi adalah Desi Ratnasari, dimana disamping mendapat predikat cum laude, Desi juga Tahfiz Al Qur’an 30 Juz.
Sementara untuk program studi PAUD yang ditetapkan sebagai wisudawati terbaik adalah Riskina mendapatkan predikat cumlaude IPK 3.87.
Ketua Stitqi Al Ittifaqiah H.Mukhyidin M.A dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada wisudawan dan wisudawati atas keberhasilan yang telah diraih.

“Alhamdulilah Allah kabulkan cita – cita mulia saudara sebagai seorang sarjana, pandai-pandailah bersyukur atas rahmat dan Anugrah ini, manfaatkan secara maksimal kesarjanaan kalian untuk kemaslahatan diri, keluarga, masyarakat, negara, bangsa dan agama,” katanya.
Kepada para tamu undangan dan orangtua wisudawan dan wisudawati H.Mukhyidin juga mengucaokan terima kasih, karena telah berkenan hadir ditengah – tengah kesibukan yang teramat padat.

“Saya ucapkan terima kasih dan semoga Allah memberikan ganjaran dan keberkahan bagi kita semua,” pungkasnya.

Pewarta : Sanditya
Redaksi,02/05/19,dutasumsel.com

Pemuda Demokrat Desak Ketua LKM Segera Mengundurkan Diri

dutasumsel.com,Palembang, - organisasi kemasyarakat pemuda (OKP) Pemuda Demokrat Indonesia Provinsi Sumatera Selatan mendatangi kantor Lurah kemas rindo, kecamatan kertapati, Kota Palembang.Kamis (02/05/2019).

Ketua PAC Pemuda Demokrat Indonesia Kecamatan Kertapati Demil Pian Yang didampingi Ketua DPD Pemuda Demokrat Indonesia Sumatera Selatan Mengatakan, menuntut pengunduran diri ketua LKM (Lembaga Keswadayaan Masyarakat), Ahmad Yani. lantaran dinilai tidak responsif menanggapi permasalahan di pemerintahan maupun di masyarakat Kota palembang.

Permasalahan yang paling utama yakni ketidaktransparanan dana yang dikucurkan, bahkan muncul ketidakharmonisan ditubuh RT, dan Masyarakat.

"Intinya kami ormas Pemuda Demokrat sudah sangat resah, kami berharap beliau yang berinisial A-Y menggundurkan diri atau dicopot dari jabatannya," kata Usman Ali Ketua RT 35.

pihaknya menilai, selama kepemimpinan Ahmad yani, dianggap tidak menghargai keberadaan Rt, Ormas dan tokoh masyarakat, Kemasrindo Kertapati Palembang.

Massa sempat meminta penandatangan petisi mundurnya Ahmad Yani, dengan Seluruh Tanda Tangan Dan Cap dari RT, RT Yang Ada di lingkungan Kelurahan Kemasrindo Kecamatan Kertapati.

Selain itu Usman Ali Ketua RT 35.
mengatakan LKM itu terbentuknya RT Dan RW , Sekarang ini dari 2018- 2019 tidak ada satupun dana yang terkucurkan, dan surat yang diperpanjang itu di pacak pacaki atau diperpanjang sendiri." tegasnya.

Pewarta : Arman
Redaksi,02/04/19, dutasumsel.com

Warga Desa Padang Merapi Selatan Teruskan Aksinya Menebangi Pohon Hutan Suaka Alam BKSDA Isau-Isau

dutasumsel.com.LAHAT,- Aksi lanjutan penebangan pohon bertempat di Hutan Suaka Alam/Pusat Latihan Gajah isau -isau yang dilakukan oleh warga Desa Padang Kecamatan Merapi Selatan Kabupaten Lahat.
Pada hari Kamis tanggal 02 Mei 2019 sekira jam 08.00 WIB bertempat di Hutan Suaka Alam BKSDA/Pusat Latihan Gajah isau -isau Kecamatan Merapi Selatan telah berlangsung aksi lanjutan penebangan pohon yang dilakukan oleh warga Desa Padang kecamatan Merapi Selatan Kabupaten Lahat.

Dan penebangan pohon di lahan BKSDA dilakukaan oleh masyarakat Desa Padang sebanyak kurang lebih 50 orang dengan rincian (20 orang perempuan dan 30 orang laki-laki), yang di ketuai oleh Bastawi.

Atas perintah Kapolsek Merapi AKP HERLI SETIAWAN, SH.,MH, Unit Intelkam Polsek Merapi Melakukan penggalangan dan melarang masyarakat Desa Padang yang melakukan penebangan pohon dan untuk menghentikan aktivitas penebangan pohon tersebut mengingat proses hukum sengketa lahan anatra masyarakat deangan pihak BKSDA masih dalam proses.

Kemudian Berdasarkan keterangan dari Bastawi Masyarakat melakukan penebangan pohon dan penebasan dikarenakan akan segera berkebun.
Penebangan pohon dan penebasan hari ini kendak masyarakat banyak.

" Kami mengejar sebelum bulan puasa, karena saat bulan puasa kami stop menebang dan menebas, juga Rencana kedepan kami akan membakar bekas tebasan pohon dan akan berkebun", Ujar Bastawi.

Selanjutnya Kepala desa Padang  Bapak Samro mengatakan Lahan ini memang hak dan punya msyakat desa padang, Jauh sebelum ada BKSDA/pusat latihan gajah masyarakat kami sudah berkebun dsni,  Kalau memang Pihak BKSDA ada surat hiba bisa di tunjukkan kepada kami, Ujar Kades Padang.

Masih Kata Kades, Kalau ada proses ganti rugi kenapa hanya desa Ulak pandan saja sedangkan desa padang tidak ada ganti rugi, Proses penghibaan tanah ini salah, kalau memang Bupati Harunata kala itu yang menghibakan apakah tanah ini milik Pak Harunata, Ujar Kades

Sementara itu Kapolsek Merapi AKP Herli melalui Unit Intelkam Agar kiranya terus dilakukan monitoring dan penggalangan, guna mengantisipasi terjadinya gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Merapi, Juga Agar kiranya secepatnya dilakukan proses hukum guna adanya penyelesaian sengketa lahan antara msyarakat DesaPadang dengan Pihak BKDSA.

Pewarta : Novita
Redaksi,02/05/19, dutasumsel.com

Bupati Lahat Serahkan Bantuan Alat Pertanian Kepada Kelompok Tani

dutasumsel.com. LAHAT, -- Demi mewujudkan pertanian yang semakin maju demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lahat yang makmur sejahtera serta bercahaya,  hal ini perlu didukung dengan kemajuan Tehnologi yang canggih serta tepat guna.  Untuk itu Pemkab Lahat berkerjasama dengan Dinas Pertanian memberikan Sintan ( Mesin Pertanian).

Bertempat di halaman Kantor Dinas Pertanian Lahat pembagian Alat Sintan, Juga hadir Wabup Lahat H Haryanto SE MM .MBa,  beserta perangkatnya, Kelompok Tani yang menerima bantuan


Ir Agustia Budiman selaku Kadis pada laporannya mengatakan " sudah tiga kali kami pertanian memberikan Alat Sintan, selain 5 Unit Power Traizer / Mesin Perontok Pafi juga diberikan benih kedelai,  Jagung Pupuk bersubsidi 900 ton diberian kepada kelompok tani,  tolong diarahkan pupuk Subsidi kepada petani bukan perusahaan, selain itu hendaknya dicicipi Kopi Organik terbaik oleh Bapak Bupati" ujar Kadis Pertanian

Sementara itu Bupati Lahat mengatakan kepada para kelompok tani " Pemkab Lahat sangat Konsen dengan Pertanian terutama dibidang Padi Jagung, Varietas unggul, untuk mewujudkan hal tersebut diberikan alat Pertanian dan pupuk bersubsidi.

kami menghimbau kepada kelompok tani yang sudah mendapatkan bantuan sarana dan prasarana dari Pemerintah untuk dapat dimanfaatkan, merawat serta menjaga sebaik mungkin  untuk meningkatkan hasil panen. Mudah-mudahan menjadi bahan acuan bagi petugas Lertanian dilapangan dan kelompok tani di Kabupaten Lahat

Insya ALLAH kita akan mampu mewujudkan kemandirian sektor pertanian di Kabupaten Lahat menjadi lebih baik dan bercahaya dimasa akan datang dan selamat bertugas " pungkas Bupati.

Bupati juga berharap bahwa pupuk Subsidi dilarang untuk perusahaan,  ini murni untuk petani . Acara selanjutnya penyerahan Bantuan Alat Sintan, Pupuk Bersubsidi dan benih padi kepada Kelompok Tani.

Pewarta : Novita/Idham
Redaksi,02/05/19, dutasumsel.com

Dodi Reza Jadikan Hardiknas Sebagai Momentum Peningkatan Mutu Pendidikan

MUBA,DUTASUMSEL.COM - Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) adalah hari nasional bukan hari libur yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia untuk memperingati kelahiran pelopor pendidikan Info, Ki Hadjar Dewantara yang juga pendiri lembaga pendidikan Taman Siswa. HARDIKNAS diperingati setiap tanggal 2 Mei. Di tangan Ki Hadjar Dewantara nasib rakyat pribumi bisa memperoleh pendidikan layak.

Mentauladani Ki Hajar Bupati Muba H Dodi Reza Alex, bertekad pendidikan harus makin maju, bermutu dan berkualitas.

Pertama, dari sisi anggaran. Dodi konsisten mengalokasikan besaran anggaran pendidikan lebih dari 20% dari APBD. Kedua, seluruh guru dilindungi, didorong dan dibiayai demi meningkatkan kualitas ajar. Tujuannya, peserta didik dan tenaga didik yang berkualitas dan maju.

"Kemampuan SDM harus ditingkatkan. Sejak Tahun 2002 hingga sekarang Pemerintah Musi Banyuasin dikenal sebagai pelopor Sekolah Gratis di Indonesia.

Pada 2019 ini, Pemkab Muba telah memberangkatkanguru dan murid untuk belajar ke Australia.

Untuk menjamin keamanan dan kenyamanan guru, dilakukan MoU dengan Polres Muba. "Kami ingin profesi guru benar-benar mendapatkan perlindungan dan dilindungi," tuturnya.

Di sisi kesejahteraan guru, Dodi mengalokasikan kenaikan honor guru d APBD 2019.

"Honor guru K2 pada 2019 menjadi Rp1,8 juta dari sebelumnya Rp1 juta. Bagi GTT menjadi Rp1,5 juta dari sebelumnya Rp1 juta. Saya tegaskan, mulai 2019 seluruh guru termasuk guru kategori K2 dan GTT honornya naik 80%. Bisa saja gaji guru honorer setara dengan UMR regional meski di daerah lain masih dibawah kita. Kita maunya melompat cepat, kita harus lebih,"tegas Dodi Reza.

Agar kualitas guru terjaga, Dodi punya rencana jitu. Dirinya sudah ancang-ancang membuka program pusat belajar guru yang terkoneksi di tingkat nasional maupun Internasional.
"Peringatan hari guru' Hardiknas, jangan lagi seremonial. Guru akan diukur dari kinerjanya agar terus meningkatkan skill dan mutu terbaik. Kita kasih reward bagi penyandang grade nilai paling tinggi. Kita umumkan pada puncak peringatan acara," tambah dia.

Kenapa Dodi Reza ngotot dunia pendidikan makin bermutu baik guru, murid dan metode ajar mereka?

"Bagi saya, pendidikan itu prioritas. Tanpa pendidikan kita bagaikan jalan tanpa arah tujuan. Kehilangan arah tujuan hidup adalah bencana. Maka Hari Pendidikan Nasional yang diperingati setiap 2 Mei ini harus jadi momentun peningkatan mutu. Seluruh lapisan masyarakat harus memperjuangkan pendidikan yang layak bagi bangsa indonesia. Mari kita lawan dan berantas korupsi di dunia pendidikan dan di tanah air kita. arena Korupsi akan meperbodoh bangsa ini dan bertentangan dengan UUD 45 yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa," tegas Dodi.

Dengan semua fasilitas dan dukungan kepada dunia pendidikan, Dodi ingin Muba, Indonesia, bebas dari kebodohan.
"Dari hulu hingga hilir pendikan harus dikawal. Melalui Hardiknas 2019, kita kobarkan semangat memperjuangkan pendidikan Indonesia menuju Muba Maju Berjaya dan Menuju Indonesia Maju," pungkasnya.

Terpisah, Kepala Disdikbud Muba Musni Wijaya S Sos MSi membeberkan kerjasama yang sudah dijalin dengan Program Sampoerna Foundation (PSF). Bentuknya, kata dia, alumni sekolah dirangsang dengan beasiswa. Tercatat akan ada dua alumni yang lolos dan berhak mendapat beasiswa senilai Rp 2 milyar. Keduanya berhak ikut program Kuliah Gratis di Sampoerna University sekaligus Arizona University selama 4 tahun.

"Pemkab Muba juga memberikan bantuan perlengkapan sekolah gratis bagi siswa-siswi tingkat Sekolah Dasar (SD)/Madrasah Ibtidayah (MI) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP)/ Madrasah Tsanawiyah (MTS) di Kabupaten Muba, "ungkap Musni.

Sedangkan untuk peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia, telah dijalin kerjasama dengan Universitas PGRI Palembang untuk bimbingan penyusunan karya tulis. "Kita juga sepakati dengan Universitas PGRI untuk penyelenggaraan pendidikan lanjutan bagi guru jenjang strata 1 dan strata 2."

Sedangkan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi guru, Muba menjalin kerjasama pengamanan dengan Polres Muba.
"Polres Muba kita gandeng untuk memberikan pendampingan bagi guru dalam pelaksanaan tugasnya, "ujar Musni.

Pewarta : Riyan
Redaksi,02/05/19, dutasumsel.com

MUBA Raih Award Goverment Sindo Weekly 2019 kategori Inovasi Infrastruktur

JAKARTA, DUTASUMSEL.COM - Event tahunan yang dimotori Majalah SINDO Weekly ( MNC Group) tahun ini memberikan penghargaan kepada 29 kepala daerah yang dinilai berhasil melakukan berbagai inovasi dalam pengelolaan pembangunan di daerah masing-masing. Malam Apresiasi Goverment Award 2019 malan ini Selasa (30/4/2019) di Hotel Borobudur Jakarta.

Pelaksanaan Government Award tahun ini merupakan yang ke-6 sejak dilaksanakan tahun 2014. Adapun motivasi pemberian penghargaan didasarkan atas prestasi yang telah ditorehkan pemerintah daerah, termasuk oleh kepala daerahnya.

Dalam hal Ini Kabupaten Musi Banyuasin dibawah kepemimpinan Dodi Reza Alex Noerdin mendapat award Kabupaten Musi Banyuasin (Inovasi Infrastruktur) dalam Penerapan aspal karet. Kabupaten Musi Banyuasin Merupakan kabupaten pelopor penerapan aspal karet di Indonesia.

Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex diwakili Plt. Kepala Dinas Kominfo Muba, Dicki Meriando SSTP MH, bersama Kabag Humas Pemkab Muba Herryandi Sinulingga,AP
menerima langsung penghargaan. Penghargaan diserahkan oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI, Eko Putro Sandjojo.

Dicki mengatakan atas nama Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin dan Pemerintah Daerah Kabupaten Musi Banyuasin mengucapkan terima kasih atas award yang diberikan Sindo Weekly. kepada Muba Berkat kerja sama positive dan berkolaborasi yang baik semua pihak membuat Musi Banyuasin dikenal di level Nasional.

Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin menyebut penghargaan dari Sindo Weekly sebagai keberhasilan seluruh ASN di Pemkab Musi Banyuasin yang terus bersinergi dalam kerja sama tim untuk memwujudkan Muba Maju Berjaya 2022. "Kami bangga karena kerja keras selama ini kita diberikan penghargaan oleh para pihak dan ada yang mengapresiasi.

Penghargaan ini akan menjadi motivasi terus bekerja keras dan terus melakukan inovasi disegala bidang," tuturnya.

Bagi Dodi Reza Alex, award yang diberikan Sindo Weekly atau media lainya menjadi k banggakan dan pemicu kinerja. "Pemberitaan positif dari media merupakan pengakuan dan penghargaan publik atas apa yang telah kita kerjakan. Program pemerintahan yang baik dan inovasi di berbagai bidang memberikan pelayan terbaik kepada masyarakat di Kabupaten Musi Banyuasin.

Dodi Reza juga berharap kemitraan dan kerja sama dengan media seperti MNC Group terkhusus Sindo Weekly dapat terjalin lebih erat lagi dan terus melakukan penilain terhadap daerah daerah yang berinovasi sehingga menjadi motivasi kepala daerah di negeri ini untuk terus memberikan pelayanan kepada masyarakat menuju Indonesia Maju Rakyat Sejahtera," ujar dodi saat diwawancarai media Ini.

Sementara itu Nevi Hetharia sebagai Pemimpin Redaksi SindoWeekly mengungkapkan MNC Group dalam hal ini Majalah SINDO Weekly selalu mengapresiasi para pimpinan daerah lewat event Government Award. Menurutnya sejak berlakunya Undang-undang No. 23/2014, pemerintahan daerah diberi wewenang untuk menyelenggarakan sebagian besar urusan pemerintahan yang sebelumnya menjadi wewenang pemerintah pusat.



Dalam tataran praktis, pemberian wewenang itu juga diikuti dengan pemberian hak untuk melakukan inovasi agar penyelenggaraan urusan pemerintahan itu dapat dilaksanakan sesuai dengan kondisi lapangan dan sesuai pula dengan kearifan lokal.



Nevi menambahkan Pemerintah Pusat secara tegas memberikan dorongan kepada Pemerintah Daerah untuk melakukan inovasi itu. Bahkan, melalui penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor: 38 Tahun 2017, dinyatakan bahwa pemerintah daerah harus melakukan aneka inovasi untuk menyelenggarakan urusan pemerintah di daerah.


Inovasi itu diperlukan untuk meningkatkan kinerja penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, baik dalam peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan dan peran serta masyarakat, serta peningkatan daya saing daerah.
Dengan adanya PP tersebut, peluang daerah untuk melakukan inovasi semakin luas lagi. Pemerintah pusat hanya memberikan batasan bahwa inovasi yang dilakukan oleh daerah haruslah mengandung pembaharuan dan perbaikan, memberi manfaat bagi daerah dan atau masyarakat, tidak mengakibatkan pembebanan dan/atau pembatasan pada masyarakat yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Selanjutnya Pemerintah Pusat juga memberikan peluang kepada daerah untuk melakukan replikasi atas inovasi yang dilakukan oleh daerah lain. PP ini secara tegas melarang daerah yang sukses melakukan inovasi untuk mengkomersialkan hak paten atas temuannya. Satu dan lain hal agar daerah lain yang ingin melakukan replikasi dapat melakukannya tanpa harus mengeluarkan biaya.

“Anugerah ini diberikan berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh Tim MNC Group bersama Redaksi Sindo Weekly bekerja sama dengan sejumlah akademisi dengan memperhatikan keaslian ide, kelembagaan yang menangani inovasi, perangkat aturan yang digunakan untuk menjamin agar inovasi ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Yang tak kalah penting, inovasi itu harus mendatangkan keunggulan daya saing daerah dan memberi manfaat yang besar bagi masyarakat,”

Lanjut dia, setelah melakukan pengkajian, pada tahun ini memberikan anugerah Government Award kepada pemerintah Kabupaten/Kota dan Provinsi, serta tokoh-tokoh yang berperan besar dalam mendorong lahirnya inovasi di daerahnya.

Adapun 31 penghargaan Government Award yang diberikan Majalah SINDO Weekly dan masing-masing kategorinya, yakni:
1. Kota Ambon (Kota Toleransi)
2. Kota Payakumbuh (Kota Sehat)
3. Kota Jayapura (Pendidikan)
4. Kota Depok (Infrastruktur Layanan Publik)
5. Kota Malang (Inovasi Birokrasi)
6. Kota Pangkalpinang (Pariwisata)
7. Kabupaten Tapin (Pertumbuhan Ekonomi)
8. Kabupaten Sumbawa Barat (Pengentasan Kemiskinan)
9. Kabupaten Puncak (Papua Infrastuktur)
10. Kabupaten Luwu Timur (Infrastruktur)
11. Kabupaten Bulukumba (Pariwisata)
12. Kabupaten Musi Banyuasin (Inovasi Infrastruktur)
13. Kabupaten Jayapura (Penanganan Bencana)
14. Kabupaten Tuban (Ketahanan Pangan)
15. Kabupaten Pasuruan (Layanan Publik)
16. Kabupaten Serang (Pendidikan)
17. Kabupaten Tangerang (Kesehatan)
18. Provinsi Sulawesi Utara (Jaminan Sosial)
19. Provinsi DKI Jakarta (Transportasi Publik)
20. Provinsi NTT (Pengembangan Peternakan)
21. Provinsi Jawa Barat (Investasi)
22. Provinsi Jawa Timur (Manajemen Ketenagakerjaan)
23. Wali Kota Ambon (Indonesian Creative Leader)
24. Wali Kota Balikpapan (Indonesian Creative Leader)
25. Wali Kota Manado (Indonesian Creative Leader)
26. Wali Kota Bontang (Inspiring Woman Leader)
27. Kota Medan (Indonesian Creative Leader)
28. Bupati Tapanuli Utara (Indonesian Creative Leader)
29. Bupati Buru Selatan (Indonesian Innovative Leader)
30. Gubernur Jawa Tengah (Indonesian Innovative Leader)
31. Gubernur Jawa Barat (Indonesian Innovative Leader)

Pewarta : Tim
Redaksi,02/05/19, dutasumsel.com

Peringatan Hardiknas Pemkab Lahat Di Pusatkan Di SMPN 1 Merapi Barat.

LAHAT, DS,-Dalam Melalui peringatan hari pendidikan Nasional tahun 2019 dengan tema " Kita menguatkan pendidikan,  memajukan  kebudayaan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang kompetitif, inovatif ". dan berkarakter" Tanggal 2 Mei yang juga bertepatan dengan tanggal lahir bapak pendidikan Indonesia yaitu Ki Hajar Dewantara, untuk itu telah sewajarnya hari kelahiran yang sangat bersejarah dikenang setiap tahunnya. Sudah sepatutnya memperingati jasa beliau terhadap cikal bakal pendidikan Indonesia.

Pada momentum peringatan Hari pendidikan Nasional kali ini Bumi Seganti Setungguan dipusatkan di  Halaman SMPN 1 Merapi Barat hari Kamis 2/5, Bupati Lahat Cik Ujang bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Adapun para peserta upacara dihadiri Wabup Lahat H. Haryanto SE MM MBa, Forkominda,   SKFD, Dewan guru se Kabupaten Lahat, Camat Merapi Barat,  Timur dan Merapi Selatan Para Kades di Kecamatan Merapi Barat, Pelajar SMP dan SMAN Merapi Barat.

 Bupati Lahat pada sambutannya mengatakan " saudara sebangsa dan setanah Air, kita baru saja mengikuti perhelatan Akbar yang saat ini masih berlansung pleno untuk itu diharapkan kepada saudara untuk tetap menghargai demokrasi.

Pemerintahan Jokowi Yusuf Kalla yang telah berjalan selama 4 tahun,  pembangunan Infrastuktur dan segala aspek telah dilakukan,  untuk itu diharapkan kepada Kementrian,  Mendikbud memprioritaskan pendidikan di garis batas Negara, menciptakan pendidikan yang berkualitas yang penguatan yang berkarakter membentuk Insan yang berakhlak baik ditingkat Atas maupun tingkat bawah.

Perkembangan Tehnologi yang maju mendorong pesatnya perkembangan pendidikan yang berbasis tehnologi. Penguatan Sumber Daya Manusia harus berkolaborasi yang aktif dengan Pemkab setempat demi mewujudkan anak- anak Indonesia yang berkarakter dan berakhlak " Tegas Bupati Lahat.

Usai Upacara dilanjutkan penerimaan bantuan Komputer  kepada 9 SMP yang ada di Kabupaten Lahat dan dilanjutkan dengan ramah tamah dan poto bersama.

Pewarta : Novita/Idham
Redaksi,02/05/19, dutasumsel.com

KPPS Dapil 2 Pertanyakan Honor Yang Belum Dibayar

BANYUASIN, DS, - Sungguh berat penderitaan yang dialami KPPS karena sudah banyak menjadi korban. Baik korban yang meninggal dunia, sakit, cacat, dan juga menjadi korban kepalsuan honor yang sudah kecil yang tidak kunjung dibayarkan pihak penyelenggara pemilu. Padahal pemilu susulan sudah digelar pada tanggal 27/04/2019 lalu di Dapil 2 Banyuasin.

Hal ini dialami seluruh KPPS di Dapil 2 Kabupaten Banyuasin. Menurut salah seorang anggota KPPS, mereka bekerja sepenuh hati walaupun hari itu mereka melaksanakan tugas di KPPS tanpa ada honor seperti biasa yang mereka terima. Pada pemilu susulan itu hak mereka akan dijanjikan akan dibayar pada tanggal 30 April tetapi setelah tanggal itu tiba mereka dijanjikan lagi 10 hari lagi atau kira-kira tanggal 10 Mei 2019 mendatang.

Banyak dari mereka kesal dan merasa dipermainkan. ‘’Kalau tahu akan begini lebih baik saya tidak ikut KPPS, saya bisa kerja lain dapat hasil pasti. Trauma saya kerja di PHP macam begini,’’ kata salah seorang anggota KPPS berinisial SP.

Pewarta : Alam
Redaksi,01/05/19, dutasumsel.com