INDRALAYA, DS,-- Ribuan santri dari Pondok Pesantren Al- Ittifaqiah Indralaya Ogan Ilir Sumatera Selatan berkumpul di kampus A Al- Ittifaqiah Indralaya Mereka menyimak lantunan ayat suci Al-Qur’an disampaikan oleh qariah internasional Hj. Mastia Lestaluhu, S.Sy.
DPRD KABUPATEN OGAN ILIR GELAR RAPAT PARIPURNA KETERANGGAN PERTANGUNG JAWABAN LKPJ BUPATI TAHUN 2018
INDRALAYA, DS, -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Ilir menggelar rapat paripurna dengan dua agenda penting, yakni Penyampaian Nota Penjelasan Bupati dan Pembentukan Panitia Khusus I dan II dalam rangka Pembahasan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati tahun 2018 di ruang rapat paripurna DPRD Ogan Ilir, Kamis (04/04/2019).
Rapat Dipimpin Oleh Ketua DPRD Kab. Ogan Ilir H. Endang PU Ishak yang dihadiri oleh para Anggota DPRD, Bupati Ogan Ilir HM. Ilyas Panji Alam, Organisasi Perangkat daerah (OPD), Unsur Muspida, para media elektronik dan cetak.
Dari pembentukan Pansus I dan II dalam rangka Pembahasan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati tahun 2018 yaitu Pansus I Ketua 1.Basri M.Zahri, S.PD.,MSi,, Wakil Ketua Amir Hamzah, SH, Anggota Muhammad Iqbal, Suharto, SH, M. Yunan Helmi Ghozali, Sip.,M.Si, Arif Fahlevi, Suharmawinata, Tedi Durham, Irdiansyah, SE, Rozali Muhammad, Mulyadi Abdullah, Zahrudin, SE, .Ahmad Yadi, SH, H.Addinul Ikhsan, SE.,AK.,MBA.,CPAI, Achmad Rusdi Kadir, Sevvy Yossa, Se.,MM, Firmansyah, SH, Kusharyadi Alun
Sedangkan Untuk Pansus II Ketua Aprizal, SH, Wakil Ketua Azmi A.Hadi, Anggota Irwan Noviantra, SH, Muhammad Ali. HS, H.Marzuki A.Karim, SH, Rizal Mustopa, SIP.,M.Si, Fina Meilani Sari Dewi, S.Kep, Mustopa A.Johar, SH, Pathul Jaya, Arhandi Tabroni, SE, Herman Masruddin, SIP, Armin Heryadi, SIP, Yusran Rifa'i, SE, Sonedi Ariansyah, Ir.H.Kanoviyandi Rasyid, Rahmadi Djakfar,.S.Sos.,Mtp, Dedi Damhudi, Huzaimi.
Pewarta : Darius
Redaksi, 04/04/19, dutasumsel.com
Rapat Dipimpin Oleh Ketua DPRD Kab. Ogan Ilir H. Endang PU Ishak yang dihadiri oleh para Anggota DPRD, Bupati Ogan Ilir HM. Ilyas Panji Alam, Organisasi Perangkat daerah (OPD), Unsur Muspida, para media elektronik dan cetak.
Dari pembentukan Pansus I dan II dalam rangka Pembahasan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati tahun 2018 yaitu Pansus I Ketua 1.Basri M.Zahri, S.PD.,MSi,, Wakil Ketua Amir Hamzah, SH, Anggota Muhammad Iqbal, Suharto, SH, M. Yunan Helmi Ghozali, Sip.,M.Si, Arif Fahlevi, Suharmawinata, Tedi Durham, Irdiansyah, SE, Rozali Muhammad, Mulyadi Abdullah, Zahrudin, SE, .Ahmad Yadi, SH, H.Addinul Ikhsan, SE.,AK.,MBA.,CPAI, Achmad Rusdi Kadir, Sevvy Yossa, Se.,MM, Firmansyah, SH, Kusharyadi Alun
Sedangkan Untuk Pansus II Ketua Aprizal, SH, Wakil Ketua Azmi A.Hadi, Anggota Irwan Noviantra, SH, Muhammad Ali. HS, H.Marzuki A.Karim, SH, Rizal Mustopa, SIP.,M.Si, Fina Meilani Sari Dewi, S.Kep, Mustopa A.Johar, SH, Pathul Jaya, Arhandi Tabroni, SE, Herman Masruddin, SIP, Armin Heryadi, SIP, Yusran Rifa'i, SE, Sonedi Ariansyah, Ir.H.Kanoviyandi Rasyid, Rahmadi Djakfar,.S.Sos.,Mtp, Dedi Damhudi, Huzaimi.
Pewarta : Darius
Redaksi, 04/04/19, dutasumsel.com
Sop Janda Menggoda Yang Hadir di GZ Lahat
LAHAT, DS, -- Hotel Grand Zuri Lahat terus berbenah dan melakukan Inovasi yang terbaru sesuai dengan peradaban zaman era Millenial, bulan ini GZ Lahat menghadirkan Kuliner yang tak kalah menggoda.
Kali ini awak media diajak icip si janda muda nan menggugah selera dan kini sudah tersedia di Restoran Hotel Grand Zuri Lahat yang terletak di Jalan Manggul.
Nanang selaku GM ( General Manager) diwakili Boni Asmada selaku ASM (Asisten Sales Manager) ketika disambangi awak media (4/4), beliau mengatakan: “Menu andalan Hotel Grand Zuri Lahat selalu berubah hal ini membuktikan bahwa di tempat kita ini menunya tidak monoton. Kali ini andalan kita Sop Janda. Ada 3 varian/rasa untuk sop janda tersebut yakni 1. Janda kembang, 2. Janda muda, 3. Janda ngamuk.’’
Menurut Boni Asmada, masalah harga sangat terjangkau dan tak perlu merogoh kocek yang dalam cukup dengan 44.999/porsi sudah bisa icip Sop Janda, masalah rasa tak perlu diragukan lagi.
Pewarta : Novita
Redaksi, 04/04/19, dutasumsel.com
Cik Naya Wakil Sekertaris Partai Gerinda Kota Palembang Berbaur Dengan Partai Pengusung JKMA Di PSCC
PALEMBANG, DS, -- Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang Partai Gerindra Kota Palembang, menghadiri kampanye akbar capres nomor urut 01.
Dengan mengenakan kaos, Jokowi – Ma’ruf Amin, dirinya membaur dengan para partai pengusung JKMA dan para relawan.
Kepada awak media, Cik Naya sendiri membenarkan jika dia ikut menghadiri kampanye capres nomor urut 01 di PSCC Palembang. Menurut Cik Naya, kehadirannya di kampanye Jokowi dan mengenakan atribut bergambar Jokowi karena ia memang mengagumi sosok Jokowi.
“Saya hadir karena saya mengagumi sosok Jokowi. Dan ini dari hati kecil, sejak Jokowi jadi Gubernur Jakarta,” ungkapnya.
“Lihat sosok saja sosok Pak Jokowi, sederhana, tidak mudah marah, apalagi menebar hoax dan hanya ingin kerja dan kerja,”lanjutnya.
Mengenai sanksi yang akan ia terima dari Partai Gerindra, Cik Naya sendiri siap menerima sanksi atas tindakannya yang menghadiri kampanye Jokowi.
“Kalau saya siap menerima apapun sanksi partai. Silahkan partai memberikan sanksi kepada saya, dan saya tidak akan berpindah partai,”ucapnya
Sementara, Sekretaris DPD Partai Gerindra Sumsel Nopran Marjani yang dihubungi terpisah mengungkapkan, pihaknya baru mendapatkan informasi jika ada kader sekaligus calegnya yang ikut menghadiri kampanye Jokowi.
“Kami baru tahu informasinya dari media. Itu akan kami kroscek dan klarifikasi lagi apa benar kader Gerindra ikut menghadiri kampanye Jokowi” ujarnya sambil membenarkan jika Cik Naya merupakan kader Partai Gerindra.
Menurut Nopran, jika terbukti Cik Naya ikut menghadiri kampanye capres nomor urut 01 Jokowi dan mengenakan atribut bergambar capres nomor urut 01 maka Partai Gerindra akan memberikan sanksi tegas. Sanksi yang akan diberikan bisa sampai dengan pemecatan sebagai kader dan membatalkan yang bersangkutan jika terpilih sebagai anggota DPRD kota Palembang.
“Ya jika terbukti akan dipecat dari kader karena kita sudah jelas punya capres sendiri yakni pak Prabowo, dan itu yang harus kita dukung. Bukan malah mendukung calon lain. Jikapun nanti setelah pemilihan Cik Naya terpilih sebagai anggota DPRD kota Palembang maka akan langsung kita PAW,”tandasnya.
Dengan mengenakan kaos, Jokowi – Ma’ruf Amin, dirinya membaur dengan para partai pengusung JKMA dan para relawan.
Kepada awak media, Cik Naya sendiri membenarkan jika dia ikut menghadiri kampanye capres nomor urut 01 di PSCC Palembang. Menurut Cik Naya, kehadirannya di kampanye Jokowi dan mengenakan atribut bergambar Jokowi karena ia memang mengagumi sosok Jokowi.
“Saya hadir karena saya mengagumi sosok Jokowi. Dan ini dari hati kecil, sejak Jokowi jadi Gubernur Jakarta,” ungkapnya.
“Lihat sosok saja sosok Pak Jokowi, sederhana, tidak mudah marah, apalagi menebar hoax dan hanya ingin kerja dan kerja,”lanjutnya.
Mengenai sanksi yang akan ia terima dari Partai Gerindra, Cik Naya sendiri siap menerima sanksi atas tindakannya yang menghadiri kampanye Jokowi.
“Kalau saya siap menerima apapun sanksi partai. Silahkan partai memberikan sanksi kepada saya, dan saya tidak akan berpindah partai,”ucapnya
Sementara, Sekretaris DPD Partai Gerindra Sumsel Nopran Marjani yang dihubungi terpisah mengungkapkan, pihaknya baru mendapatkan informasi jika ada kader sekaligus calegnya yang ikut menghadiri kampanye Jokowi.
“Kami baru tahu informasinya dari media. Itu akan kami kroscek dan klarifikasi lagi apa benar kader Gerindra ikut menghadiri kampanye Jokowi” ujarnya sambil membenarkan jika Cik Naya merupakan kader Partai Gerindra.
Menurut Nopran, jika terbukti Cik Naya ikut menghadiri kampanye capres nomor urut 01 Jokowi dan mengenakan atribut bergambar capres nomor urut 01 maka Partai Gerindra akan memberikan sanksi tegas. Sanksi yang akan diberikan bisa sampai dengan pemecatan sebagai kader dan membatalkan yang bersangkutan jika terpilih sebagai anggota DPRD kota Palembang.
“Ya jika terbukti akan dipecat dari kader karena kita sudah jelas punya capres sendiri yakni pak Prabowo, dan itu yang harus kita dukung. Bukan malah mendukung calon lain. Jikapun nanti setelah pemilihan Cik Naya terpilih sebagai anggota DPRD kota Palembang maka akan langsung kita PAW,”tandasnya.
Pewarta : Nawafi Lubis
Redaksi,02/04/19,dutasumsel. com
Peran media massa dan literasi digital dalam mengawal program Banyuasin Bangkit
BANYUASIN, DS, -- Seminar Pengembangan Kemitraan Media Massa Banyuasin
"Peran media massa dan literasi digital dalam mengawal program Banyuasin Bangkit"
Pembukaan acara seminar di isi dengan pembacaan kitab Suci Al.Qur'an yang di bacakan oleh Al Ustads firmansyah.S.ip
Hadir dalam kesempatan itu Asisten 1 Senen Har, PWI Provinsi Sum-sel Firdaus Komar,Haris kurniawan dari kominfo pusat,pengurus PWI Eduar bidang syber, kapten panca dan wartawan media massa,cetak,elektronik,kominfo,kasih barang bukti kejari Banyuasin
Dalam sambutannya Kadis kominfo,mengajak meningkatkan etos kerja para pimpinan media dan stek holder,perlu ada peningkatan.berdasarakan uu 40 th 1999 permasalahan selama ini yang kurangnya publik kasih. antara masyarakat dan pemberitaan,memberikan pemahaman memberikan seminar dalam pembuatan berita dialog dan kopi morning bersama,untuk mempercepat dan mempererat kebersamaan.acara ini diselenggarakan bersumber dananya dari APBD yang bekerja sama dengan 96 media di Banyuasin. Kadis kominfo melaporkan dan meminta supaya Bapak Bupati dapat membuka acara ini oleh Bupati Banyuasin atau yang mewakilinya.
Sambutan PWI SumSel Firdaus Komar "kita bisa bersilaturahmi kami bangga dan kami di libatkan. ada otput dan input agar saling membutuhkan dan mengompanyekan anti Hoax salah satu tugas mem cairkan masalah. ini tidak sesuai pakta beda dalam proses dalam pengambilan berita,dewan pers sudah komitmen untuk UKW karena bukan hanya PWI. menjadi wartawan yang bisa di andalakan. Supaya visi misi target Banyuasin tercapai.karena kualitas wartawan yang berkompeten. dalam hukum yang terkait dengan wartawan UU 18 tahun 1999.UU tentang anak tidak boleh di sebutkan nama alamat itu merupakan aturan.selamat pada kominfo atas terselenggaranya acara ini.karena PWI provinsi baru di lantik tanggal 5 maret 2019 kemaren.ini merupakan kerja pertama kami hadir di Banyuasin.kominfo Banyuasin salah satu terbaik di antara kabupaten lain.
Arahan bupati banyuasin Dr. muhamad Senen Har.S.ip " meminta permohonan maaf bapak Bupati Banyuasin. secara pisik beliau tidak hadir karena hari ini beliau cuti. dan saya sendiri yang mengajukan cuti itu.karena beliau ikut kompanye dan beliau menyampaikan salam hormat. pertama mengucapakan terimakasih,kepada semua pihak ini merupan awal membangun Kabupaten banyuasin untuk menyampaikan kepada masyarakat dalam pemberitaan informasi yang seibang. Dan memang sangat perlu di informasikan ke masyarakat.
"Lima visi Bupati Banyuasin diantaranya infrastuktur bagus'Banyuasin cerdas,banyuasin sehat,banyuasin relegius dan bagainya sangat membutukan informasi yang seimbang dengan mengomfirmasi berita berita ke dinas-dinas terkait agar pemberitaan tidak timpang sebelah pungkasnya."
Pewarta : Alamsyah
Redaksi 02/04/19, dutasumsel.com
"Peran media massa dan literasi digital dalam mengawal program Banyuasin Bangkit"
Pembukaan acara seminar di isi dengan pembacaan kitab Suci Al.Qur'an yang di bacakan oleh Al Ustads firmansyah.S.ip
Hadir dalam kesempatan itu Asisten 1 Senen Har, PWI Provinsi Sum-sel Firdaus Komar,Haris kurniawan dari kominfo pusat,pengurus PWI Eduar bidang syber, kapten panca dan wartawan media massa,cetak,elektronik,kominfo,kasih barang bukti kejari Banyuasin
Dalam sambutannya Kadis kominfo,mengajak meningkatkan etos kerja para pimpinan media dan stek holder,perlu ada peningkatan.berdasarakan uu 40 th 1999 permasalahan selama ini yang kurangnya publik kasih. antara masyarakat dan pemberitaan,memberikan pemahaman memberikan seminar dalam pembuatan berita dialog dan kopi morning bersama,untuk mempercepat dan mempererat kebersamaan.acara ini diselenggarakan bersumber dananya dari APBD yang bekerja sama dengan 96 media di Banyuasin. Kadis kominfo melaporkan dan meminta supaya Bapak Bupati dapat membuka acara ini oleh Bupati Banyuasin atau yang mewakilinya.
Sambutan PWI SumSel Firdaus Komar "kita bisa bersilaturahmi kami bangga dan kami di libatkan. ada otput dan input agar saling membutuhkan dan mengompanyekan anti Hoax salah satu tugas mem cairkan masalah. ini tidak sesuai pakta beda dalam proses dalam pengambilan berita,dewan pers sudah komitmen untuk UKW karena bukan hanya PWI. menjadi wartawan yang bisa di andalakan. Supaya visi misi target Banyuasin tercapai.karena kualitas wartawan yang berkompeten. dalam hukum yang terkait dengan wartawan UU 18 tahun 1999.UU tentang anak tidak boleh di sebutkan nama alamat itu merupakan aturan.selamat pada kominfo atas terselenggaranya acara ini.karena PWI provinsi baru di lantik tanggal 5 maret 2019 kemaren.ini merupakan kerja pertama kami hadir di Banyuasin.kominfo Banyuasin salah satu terbaik di antara kabupaten lain.
Arahan bupati banyuasin Dr. muhamad Senen Har.S.ip " meminta permohonan maaf bapak Bupati Banyuasin. secara pisik beliau tidak hadir karena hari ini beliau cuti. dan saya sendiri yang mengajukan cuti itu.karena beliau ikut kompanye dan beliau menyampaikan salam hormat. pertama mengucapakan terimakasih,kepada semua pihak ini merupan awal membangun Kabupaten banyuasin untuk menyampaikan kepada masyarakat dalam pemberitaan informasi yang seibang. Dan memang sangat perlu di informasikan ke masyarakat.
"Lima visi Bupati Banyuasin diantaranya infrastuktur bagus'Banyuasin cerdas,banyuasin sehat,banyuasin relegius dan bagainya sangat membutukan informasi yang seimbang dengan mengomfirmasi berita berita ke dinas-dinas terkait agar pemberitaan tidak timpang sebelah pungkasnya."
Pewarta : Alamsyah
Redaksi 02/04/19, dutasumsel.com
ÀNGOTA DPRD BANGKA KUNGKER KE DPRD OGAN ILIR
Ketua rombongan DPRD Kabupaten Bangka Parulian S,IP mengatakan, tujuan kedatangannya dalam rangka mencari tahu tentang mekanisme Pansus dalam membahas LKPJ Bupati.
“Kedatangan kami hari ini untuk melakukan sharing tentang Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Kabag Humas Protokol Sekretariat DPRD Saudi Aryanto, menyampaikan permohonan maaf tidak ada anggota DPRD Kab.Ogan Ilir yang berkesempatan menerima kunjungan tersebut, karena sedang melakukan kunjungan ke Pemerintah Provinsi untuk konsultasi tentang Pembahasan LKPJ Bupati Tahun 2019.
“Mohon maaf kepada DPRD Bangka Karena Anggota DPRD kami tidak bisa menerima bapak ibu sekalian, karena Anggota DPRD kami sedang berkonsultasi ke Pemerintah Provinsi dalam rangka Pembahasan LKPJ Bupati tahun 2019,”ujar Saudi.
Saudi melanjutkan, DPRD Kabupaten Ogan Ilir pada hari Kamis ini baru akan melaksanakan Rapat Paripurna tentang Penyampaian Nota Penjelasan Oleh Bupati Ogan Ilir tentang LKPJ Tahun Anggaran 2018 dan dilanjutkan dengan pembentukan Pansus.
“Pada hari Kamis ini DPRD Ogan Ilir akan melaksanakan Rapat Paripurna tentang Penyampaian Nota Penjelasan Oleh Bupati Ogan Ilir tentang LKPJ Tahun Anggaran 2018 dan dilanjutkan dengan pembentukan Pansus,” katanya.
Diakhir Pertemuan tersebut Sekretariat DPRD Ogan Ilir bertukar cinderamata dengan DPRD Bangka, dan DPRD Bangka mengharapkan agar dilain waktu DPRD Ogan Ilir dapat berkunjung ke DPRD Bangka.
Pewarta : Darius
Redaksi,02/04/19, dutasumsel.com
Silaturahmi dengan Penyuluh pertanian sekabupaten OI, Sekda H Herman ; Kesejahteraan penyuluh sudah menjadi Program Bupati.
INDRALAYA,DS – Kabar gembira bagi para Tenaga Kerja Sukarena (TKS) Penyuluh Pertanian di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ogan Ilir. Pasalnya dalam waktu dekat honorer TKS tersebut bakal dinaikkan. Hal ini diungkapkan oleh Sekda OI H Herman MM saat membuka Kegiatan Silaturahmi Penyuluh Pertanian di Gedung Pendopoan KPT Pemkab OI Tanjung Senai, Selasa (02/04/2019).
Lebih lanjut Sekda OI mengatakan dirinya bersama Instansi terkait akan berjuang agar honor para penyuluh pertanian tersebut akan dimasukkan dalam APBD-P ataupun APBD Induk tahun 2020. “Sudah menjadi program Pak Bupati untuk mensejahterakan seluruh masyarakat termasuk juga Penyuluh TKS dan Saya bersama Asisten II, BPKAD, BAPPEDA serta Inspektorat berusaha agar hal ini segera bisa dimasukkan dalam ABPD-P ataupun APBD Induk Tahun depan.”Tukasnya.
Tetpisah Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ogan Ilir H Hasnandar Setiawan SE MM mengatakan saat ini jumlah Penyuluh Pertanian sebanyak 226 orang yang terdiri dari 84 PNS, THL-TBPP 28 orang, Penyuluh TKS 98 orang dan Petani Andalan 16 orang.
Untuk Penyuluh TKS saat ini honor yang diterima per bulan sebesar 300 ribu dan itu hanya dibayar 10 bulan. “Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati melalui pak Sekda menyetujui untuk menaikkan honor Penyuluh TKS menjadi 500 ribu dan dibayar 12 bulan. Selain itu dirinya berharap hal ini memotivasi para penyuluh agar bekerja lebih giat lagi.” Pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini Aisiten II H Muksin Abdullah MT, Asisten III Drs H Lukmansyah, Kepala Dinas Bappeda M Thahir, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan H Hasnandar Setiawan dan ratusan penyuluh pertanian PNS maupun TKS di 16 Kecamatan.
Pewarta : Darius
Redaksi,02/04/19, dutasumsel.com
Lebih lanjut Sekda OI mengatakan dirinya bersama Instansi terkait akan berjuang agar honor para penyuluh pertanian tersebut akan dimasukkan dalam APBD-P ataupun APBD Induk tahun 2020. “Sudah menjadi program Pak Bupati untuk mensejahterakan seluruh masyarakat termasuk juga Penyuluh TKS dan Saya bersama Asisten II, BPKAD, BAPPEDA serta Inspektorat berusaha agar hal ini segera bisa dimasukkan dalam ABPD-P ataupun APBD Induk Tahun depan.”Tukasnya.
Tetpisah Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ogan Ilir H Hasnandar Setiawan SE MM mengatakan saat ini jumlah Penyuluh Pertanian sebanyak 226 orang yang terdiri dari 84 PNS, THL-TBPP 28 orang, Penyuluh TKS 98 orang dan Petani Andalan 16 orang.
Untuk Penyuluh TKS saat ini honor yang diterima per bulan sebesar 300 ribu dan itu hanya dibayar 10 bulan. “Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati melalui pak Sekda menyetujui untuk menaikkan honor Penyuluh TKS menjadi 500 ribu dan dibayar 12 bulan. Selain itu dirinya berharap hal ini memotivasi para penyuluh agar bekerja lebih giat lagi.” Pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini Aisiten II H Muksin Abdullah MT, Asisten III Drs H Lukmansyah, Kepala Dinas Bappeda M Thahir, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan H Hasnandar Setiawan dan ratusan penyuluh pertanian PNS maupun TKS di 16 Kecamatan.
Pewarta : Darius
Redaksi,02/04/19, dutasumsel.com
Cik Ujang Launching Bosdadikbnas Bopda PAUD Insentif Guru Non PNS Kab Laha
Hadir pada moment tersebut dihadiri waki Bupati Lahat H. Haryanto SE MM. MBA, Plt Sekda H. drs Masroni MM, Asisten 1, 2 Kadis Pendidikan, Ketua PGTKI Prov Sumsel Reny Salvida Spd. MM Wkl ketua Bunda Paud Lahat, SKFD, Agus Sukarno dari yayasan Ceria Yogyakarta sebagai Narasumber.
Kadis Dikdas Sutoko pada Laporannya " Rasional bahwa wajib dasar pendidikan 9 tahun merupakan misi nasional secara rasio bagi Anak Indonesia secara dini guna membentuk kepribadian bahwa Lahat bercahaya, bertujuan meringankan pendidikan dan batuan Paud yang tidak mempunyai dana, pembagian Bosda SD,SMP serta pemberian Intensif bagi guru non PNS yang telah sesuai dengan Undang-Undang, Perda dan Permendikdibud Best presdes dua Propinsi Sumsel dan Bangka mendapat pridekat ke 2,serta jumlah dan jumlah dana, MI, MTS dan SDLB setelah dikaji sesuai dengan ketentuaan nya tidak mendapat Bosda, dan akan diajukan pada APBD tahun 2020 nanti.
Acara dilanjutkan pelantikan pengurus IGTKI dilanjutkan pembagian dana Bosda, Cik Uang menegaskan pada pidatonya
Salah satu misi program Lahat bercahaya meringankan beban orang tua, melalui Bosda sesuai perbup no 52 tahun 2018 Guru non PNS yang memenuhi syarat akan diberi Intensif dan diberi tunjangan, serta Apresiasi kepada pengurus IGTKI yang baru dilantik, ucapan terimakasih kepada Narasumber.
Pewarta :Novita/Idham
Refaksi,02/04/19,dutasumsel.com
Pelaksanaan UNBK SMAN 5 Lahat Aman Tanpa Kendala
LAHAT, DS, - Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer UNBK tingkat SMA/MA dan sederajat secara serentak tanggal 1 April, berjalan dengan lancar begitu juga pada hari kedua.
Seperti dikatakan Kepala Sekolah SMAN 5 Lahat Safwan Yahya Mpd dilokasi UNBK, " Alhamdulilah, pelaksanaan Ujian aman tanpa ada kendala, sekolah kita melaksanakan ujian UNBK sudah memasuki tahun ketiga dan secara mandiri kita tahun perdana, siswa yang melaksanakan berjumlah 51 murid terdiri dari 36 Laki dan perempuan.
Ujian tiga sesion masing- masing sesion 17 orang, Server ada 2 unit satu untuk jaringan dan satu unit Server induk, Proktor 1 dan Teknisi 1 sedangkan Komputer 10 unit dari sekolah dan 5 unit pinjaman sukarela dari siswa.
Masih kata kepala sekolah " berkat kerjasama berbagai pihak Alhamdulilah UNBK mandiri terlaksana, semoga tahun kedepan Komputer kita bertambah " imbuh Kepsek.
Pewarta: Novita/Idham
Redaksi,02/04/19, dutasumsel.com
Seperti dikatakan Kepala Sekolah SMAN 5 Lahat Safwan Yahya Mpd dilokasi UNBK, " Alhamdulilah, pelaksanaan Ujian aman tanpa ada kendala, sekolah kita melaksanakan ujian UNBK sudah memasuki tahun ketiga dan secara mandiri kita tahun perdana, siswa yang melaksanakan berjumlah 51 murid terdiri dari 36 Laki dan perempuan.
Ujian tiga sesion masing- masing sesion 17 orang, Server ada 2 unit satu untuk jaringan dan satu unit Server induk, Proktor 1 dan Teknisi 1 sedangkan Komputer 10 unit dari sekolah dan 5 unit pinjaman sukarela dari siswa.
Masih kata kepala sekolah " berkat kerjasama berbagai pihak Alhamdulilah UNBK mandiri terlaksana, semoga tahun kedepan Komputer kita bertambah " imbuh Kepsek.
Pewarta: Novita/Idham
Redaksi,02/04/19, dutasumsel.com
Para Pembobol Bank Mandiri Tanjung Lago Berhasil Di Ringkus
PALEMBANG, DS,- Ditreskrimum Polda Sumsel mengamankan 4 dari 8 tersangka pembobol Bank Mandiri dengan kekerasan di wilayah hukum Sumatera Selatan.
Saat itu, Selasa tanggal 2 Februari 2019 sekitar pukul 02.00 WIB, para pelaku dengan sengaja melakukan pencurian dengan kekerasan di Bank Mandiri Desa Mulya Sari Kecamatan Tanjung Lago Kabupaten Banyuasin dan korban Sukirno penjaga bank diikat tangan, kaki, dan mulut korban dengan menggunakan lakban serta merusak rolling door Bank Mandiri dan mesin ATM dengan menggunakan alat las, tabung gas 3 kg dan tabung oksigen.
Pelaku juga menodongkan pistol kepada korban. Pada saat melakukan aksinya pelaku dipergoki oleh warga sekitar, lalu pelaku berhasil melarikan diri tidak sempat membawa mesin ATM bank tersebut. Dan kerugian yang dialami korban satu buah unit hp merk Nokia 130 warna hitam yang dibawa lari pelaku, mesin ATM Bank Mandiri rusak dan jika dikalkulasi dengan uang sebesar Rp.120.000.000,- (seratus dua puluh juta rupiah).
Demikian pres release Direskrimum Polda Sumsel Senin 01 April 2019 di halaman Polda Sumsel.
Kronologi penangkapan menurut Kombes Pol Supriadi Kabid Humas Polda Sumsel, pelaku berjumlah 8 orang yang diamankan sekarang berjumlah 4 orang dan 4 orang lagi masih DPO.
‘’Dari 4 tersangka ini kami amankan pertama sekali dua pelaku yang beralamat di Jalan Kemas Rido Lorong Santai RT 8 RW 05 Kelurahan Ogan Baru Kecamatan Kertapati Palembang pada Jumat tanggal 29 Maret 2019 pukul 02.00 WIB yang bernama Darman alias Herman dan tersangka Alpiyan. Mereka ditangkap di rumahnya masing-masing. Saat dilakukan penangkapan para tersangka melakukan perlawanan sehingga diberikan tindakan terukur kemudian para tersangka dibawa ke Mapolda Sumsel untuk dilakukan pemeriksaan,’’ papar Supriadi.
Modus aksi mereka pada hari Senin tanggal 4 Februari 2019 sekitar pukul 20.00 WIB, berkumpul yakni Jalil, Darman alias Herman, Yosep alias Asep, Ali Muhammad Ali alias Mamat, Alpian, Hendra dan Yazid. Pada saat itu pelaku Jalil mengatakan “Kito ado lokak nak mobol ATM Bank mandiri di Tanjung lago”.
Sekitar pukul 21.00 WIB para pelaku berangkat. Darman alias Herman bersama Muhammad Ali mengendarai sepeda motor Revo warna hitam berboncengan. Sedangkan yang lain naik mobil pick up milik pelaku Yosep dan diatas mobil pick up tersebut sudah disiapkan alat-alat untuk merusak ATM yaitu satu buah linggis, alat las, satu buah tabung gas 3 kg dan satu buah tabung oksigen. Lalu pada hari Selasa tanggal 05 Februari 2019 sekitar pukul 02.00 WIB para pelaku sampai di Bank Mandiri Desa Mulya Sari Kecamatan Tanjung Lago Kabupaten Banyuasin.
Para pelaku melakukan tugas dan peran masing-masing. Darman alias Man alias Herman (tertangkap) bertugas mengancam korban dengan menggunakan senjata api rakitan, Alpian (tertangkap) mengawasi situasi sekitar, Hendra (DPO) berperan sebagai membuka pintu rolling door dengan menggunakan alat las setelah itu mengawasi situasi sekitar, Muhammad Ali (tertangkap) membantu mengikat korban dan mengambil barang milik korban Sukirno berupa satu unit Hp merk Nokia 130 warna hitam serta mengawasi situasi sekitar sambil memegang satu buah linggis.
Pelaku Jalil (DPO) perannya membantu mengikat mulut, tangan, dan kaki korban dengan menggunakan lakban dan menutupi kepala korban dengan menggunakan jaket milik korban lalu mengawasi situasi sekitar. Yosep (tertangkap) berperan mengikat mulut, tangan, dan kaki korban dengan menggunakan lakban dan setelah itu standby di dalam mobil pick up sambil mengawasi situasi sekitar.
Ali (DPO) berperan sebagai mengikat mulut, tangan dan kaki korban dengan menggunakan lakban dan memotong atau merusak pintu ATM dalam dan mesin ATM dengan menggunakan alat las berikut tabung gas 3 kg dan tabung oksigen sedangkan Yazid (DPO) berperan sebagai mengikat tangan, kaki dan mulut korban dengan menggunakan lakban dan memotong dan merusak pintu ATM dalam dan mesin ATM menggunakan las dan tabung gas 3 kg dan tabung oksigen. Setelah mesin ATM tersebut di rusak tiba-tiba ada warga yang sedang melewati tempat tersebut dan meneriaki para pelaku maling dan para pelaku pun ketakutan dan melarikan diri sehingga barang pelaku tertinggal seperti sepeda motor Honda Revo warna hitam tanpa plat, dua buah helm warna hitam dan merah, satu buah tabung gas 3 kg dan satu tabung gas oksigen.
‘’Jadi barang bukti yang diamankan berupa 1 (satu) unit mobil pick up warna hitam dengan Nopol BG 9255 NI, 1 (satu) unit Hp Nokia 130 warna hitam, 1 (satu) unit motor Honda Revo warna hitam tanpa nopol, 2 (dua) buah helm warna hitam dan merah, 1 (satu) buah tabung gas 3 kg, 1 (satu) buah tabung gas oksigen dan mesin ATM yang telah rusak. Pasal yang dikenakan 365 KUHP. Dan mereka semua ini juga merupakan jaringan sindikat pencurian pencurian hewan ternak seperti sapi. Dan hewan ternak sapi sering terjadi di wilayah Gandus dan mereka akan diproses juga di Sekta Gandus nantinya,” tandas Kabid Humas.
Saat itu, Selasa tanggal 2 Februari 2019 sekitar pukul 02.00 WIB, para pelaku dengan sengaja melakukan pencurian dengan kekerasan di Bank Mandiri Desa Mulya Sari Kecamatan Tanjung Lago Kabupaten Banyuasin dan korban Sukirno penjaga bank diikat tangan, kaki, dan mulut korban dengan menggunakan lakban serta merusak rolling door Bank Mandiri dan mesin ATM dengan menggunakan alat las, tabung gas 3 kg dan tabung oksigen.
Pelaku juga menodongkan pistol kepada korban. Pada saat melakukan aksinya pelaku dipergoki oleh warga sekitar, lalu pelaku berhasil melarikan diri tidak sempat membawa mesin ATM bank tersebut. Dan kerugian yang dialami korban satu buah unit hp merk Nokia 130 warna hitam yang dibawa lari pelaku, mesin ATM Bank Mandiri rusak dan jika dikalkulasi dengan uang sebesar Rp.120.000.000,- (seratus dua puluh juta rupiah).
Demikian pres release Direskrimum Polda Sumsel Senin 01 April 2019 di halaman Polda Sumsel.
Kronologi penangkapan menurut Kombes Pol Supriadi Kabid Humas Polda Sumsel, pelaku berjumlah 8 orang yang diamankan sekarang berjumlah 4 orang dan 4 orang lagi masih DPO.
‘’Dari 4 tersangka ini kami amankan pertama sekali dua pelaku yang beralamat di Jalan Kemas Rido Lorong Santai RT 8 RW 05 Kelurahan Ogan Baru Kecamatan Kertapati Palembang pada Jumat tanggal 29 Maret 2019 pukul 02.00 WIB yang bernama Darman alias Herman dan tersangka Alpiyan. Mereka ditangkap di rumahnya masing-masing. Saat dilakukan penangkapan para tersangka melakukan perlawanan sehingga diberikan tindakan terukur kemudian para tersangka dibawa ke Mapolda Sumsel untuk dilakukan pemeriksaan,’’ papar Supriadi.
Modus aksi mereka pada hari Senin tanggal 4 Februari 2019 sekitar pukul 20.00 WIB, berkumpul yakni Jalil, Darman alias Herman, Yosep alias Asep, Ali Muhammad Ali alias Mamat, Alpian, Hendra dan Yazid. Pada saat itu pelaku Jalil mengatakan “Kito ado lokak nak mobol ATM Bank mandiri di Tanjung lago”.
Sekitar pukul 21.00 WIB para pelaku berangkat. Darman alias Herman bersama Muhammad Ali mengendarai sepeda motor Revo warna hitam berboncengan. Sedangkan yang lain naik mobil pick up milik pelaku Yosep dan diatas mobil pick up tersebut sudah disiapkan alat-alat untuk merusak ATM yaitu satu buah linggis, alat las, satu buah tabung gas 3 kg dan satu buah tabung oksigen. Lalu pada hari Selasa tanggal 05 Februari 2019 sekitar pukul 02.00 WIB para pelaku sampai di Bank Mandiri Desa Mulya Sari Kecamatan Tanjung Lago Kabupaten Banyuasin.
Para pelaku melakukan tugas dan peran masing-masing. Darman alias Man alias Herman (tertangkap) bertugas mengancam korban dengan menggunakan senjata api rakitan, Alpian (tertangkap) mengawasi situasi sekitar, Hendra (DPO) berperan sebagai membuka pintu rolling door dengan menggunakan alat las setelah itu mengawasi situasi sekitar, Muhammad Ali (tertangkap) membantu mengikat korban dan mengambil barang milik korban Sukirno berupa satu unit Hp merk Nokia 130 warna hitam serta mengawasi situasi sekitar sambil memegang satu buah linggis.
Pelaku Jalil (DPO) perannya membantu mengikat mulut, tangan, dan kaki korban dengan menggunakan lakban dan menutupi kepala korban dengan menggunakan jaket milik korban lalu mengawasi situasi sekitar. Yosep (tertangkap) berperan mengikat mulut, tangan, dan kaki korban dengan menggunakan lakban dan setelah itu standby di dalam mobil pick up sambil mengawasi situasi sekitar.
Ali (DPO) berperan sebagai mengikat mulut, tangan dan kaki korban dengan menggunakan lakban dan memotong atau merusak pintu ATM dalam dan mesin ATM dengan menggunakan alat las berikut tabung gas 3 kg dan tabung oksigen sedangkan Yazid (DPO) berperan sebagai mengikat tangan, kaki dan mulut korban dengan menggunakan lakban dan memotong dan merusak pintu ATM dalam dan mesin ATM menggunakan las dan tabung gas 3 kg dan tabung oksigen. Setelah mesin ATM tersebut di rusak tiba-tiba ada warga yang sedang melewati tempat tersebut dan meneriaki para pelaku maling dan para pelaku pun ketakutan dan melarikan diri sehingga barang pelaku tertinggal seperti sepeda motor Honda Revo warna hitam tanpa plat, dua buah helm warna hitam dan merah, satu buah tabung gas 3 kg dan satu tabung gas oksigen.
‘’Jadi barang bukti yang diamankan berupa 1 (satu) unit mobil pick up warna hitam dengan Nopol BG 9255 NI, 1 (satu) unit Hp Nokia 130 warna hitam, 1 (satu) unit motor Honda Revo warna hitam tanpa nopol, 2 (dua) buah helm warna hitam dan merah, 1 (satu) buah tabung gas 3 kg, 1 (satu) buah tabung gas oksigen dan mesin ATM yang telah rusak. Pasal yang dikenakan 365 KUHP. Dan mereka semua ini juga merupakan jaringan sindikat pencurian pencurian hewan ternak seperti sapi. Dan hewan ternak sapi sering terjadi di wilayah Gandus dan mereka akan diproses juga di Sekta Gandus nantinya,” tandas Kabid Humas.
Pewarta : Nawafi Lubis
Redaksi,01/04/19, dutasumsel.com






















