NEWS

Slider

Peran media massa dan literasi digital dalam mengawal program Banyuasin Bangkit

BANYUASIN, DS, -- Seminar Pengembangan Kemitraan Media Massa Banyuasin

"Peran media massa dan literasi digital dalam mengawal program Banyuasin Bangkit"

Pembukaan acara seminar di isi dengan pembacaan kitab Suci Al.Qur'an yang di bacakan oleh Al Ustads firmansyah.S.ip
Hadir dalam kesempatan itu Asisten 1 Senen Har, PWI Provinsi Sum-sel Firdaus Komar,Haris kurniawan dari kominfo pusat,pengurus PWI Eduar bidang syber, kapten panca  dan wartawan media massa,cetak,elektronik,kominfo,kasih barang bukti kejari Banyuasin

Dalam sambutannya Kadis kominfo,mengajak meningkatkan etos kerja para pimpinan media dan stek holder,perlu ada peningkatan.berdasarakan uu 40 th 1999 permasalahan selama ini yang kurangnya publik kasih. antara masyarakat dan pemberitaan,memberikan pemahaman memberikan seminar dalam pembuatan berita dialog dan kopi morning bersama,untuk mempercepat dan mempererat kebersamaan.acara ini diselenggarakan bersumber dananya dari APBD yang bekerja sama dengan 96 media di Banyuasin. Kadis kominfo melaporkan dan meminta supaya Bapak Bupati dapat membuka acara ini oleh Bupati Banyuasin atau yang mewakilinya.

Sambutan PWI SumSel Firdaus Komar "kita bisa bersilaturahmi kami bangga dan kami di libatkan. ada otput dan input agar saling membutuhkan dan mengompanyekan anti Hoax salah satu tugas mem cairkan masalah. ini tidak sesuai pakta beda dalam proses dalam pengambilan berita,dewan pers sudah komitmen untuk UKW karena bukan hanya PWI. menjadi wartawan yang bisa di andalakan. Supaya visi misi target Banyuasin tercapai.karena kualitas wartawan yang berkompeten. dalam hukum yang terkait dengan wartawan UU 18 tahun 1999.UU tentang anak tidak boleh di sebutkan nama alamat itu merupakan aturan.selamat pada kominfo atas terselenggaranya acara ini.karena PWI provinsi baru di lantik tanggal 5 maret 2019 kemaren.ini merupakan kerja pertama kami hadir di Banyuasin.kominfo Banyuasin salah satu terbaik di antara kabupaten lain.

Arahan bupati banyuasin Dr. muhamad Senen Har.S.ip " meminta permohonan maaf bapak Bupati Banyuasin. secara pisik beliau tidak hadir karena hari ini beliau cuti. dan saya sendiri yang mengajukan cuti itu.karena beliau ikut kompanye dan beliau menyampaikan salam hormat. pertama mengucapakan terimakasih,kepada semua pihak ini merupan awal membangun Kabupaten banyuasin untuk menyampaikan kepada masyarakat dalam pemberitaan informasi yang seibang. Dan memang sangat perlu di informasikan ke masyarakat.

"Lima visi Bupati Banyuasin diantaranya infrastuktur bagus'Banyuasin cerdas,banyuasin sehat,banyuasin relegius dan bagainya sangat membutukan informasi yang seimbang dengan mengomfirmasi berita berita ke dinas-dinas terkait agar pemberitaan tidak timpang sebelah pungkasnya."

Pewarta : Alamsyah
Redaksi  02/04/19, dutasumsel.com

ÀNGOTA DPRD BANGKA KUNGKER KE DPRD OGAN ILIR

INDRALAYA, DS, -- Anggota DPRD Kabupaten Bangka melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke DPRD Kabupaten OI dalam rangka sharing tentang Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati, yang disambut oleh Kabag Humas Protokol Sekretariat DPRD, Saudi Aryanto, yang berlangsung diruang rapat pimpinan DPRD Ogan Ilir, Selasa (02/04/19).

Ketua rombongan DPRD Kabupaten Bangka Parulian S,IP mengatakan, tujuan kedatangannya dalam rangka mencari tahu tentang mekanisme Pansus dalam membahas LKPJ Bupati.

“Kedatangan kami hari ini untuk melakukan sharing tentang Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Kabag Humas Protokol Sekretariat DPRD Saudi Aryanto, menyampaikan permohonan maaf tidak ada anggota DPRD Kab.Ogan Ilir yang berkesempatan menerima kunjungan tersebut, karena sedang melakukan kunjungan ke Pemerintah Provinsi untuk konsultasi tentang Pembahasan LKPJ Bupati Tahun 2019.

“Mohon maaf kepada DPRD Bangka Karena Anggota DPRD kami tidak bisa menerima bapak ibu sekalian, karena Anggota DPRD kami sedang berkonsultasi ke Pemerintah Provinsi dalam rangka Pembahasan LKPJ Bupati tahun 2019,”ujar Saudi.

Saudi melanjutkan, DPRD Kabupaten Ogan Ilir pada hari Kamis ini baru akan melaksanakan Rapat Paripurna tentang Penyampaian Nota Penjelasan Oleh Bupati Ogan Ilir tentang LKPJ Tahun Anggaran 2018 dan dilanjutkan dengan pembentukan Pansus.

“Pada hari Kamis ini DPRD Ogan Ilir akan melaksanakan Rapat Paripurna tentang Penyampaian Nota Penjelasan Oleh Bupati Ogan Ilir tentang LKPJ Tahun Anggaran 2018 dan dilanjutkan dengan pembentukan Pansus,” katanya.

Diakhir Pertemuan tersebut Sekretariat DPRD Ogan Ilir bertukar cinderamata dengan DPRD Bangka, dan DPRD Bangka mengharapkan agar dilain waktu DPRD Ogan Ilir dapat berkunjung ke DPRD Bangka.

Pewarta : Darius
Redaksi,02/04/19, dutasumsel.com

Silaturahmi dengan Penyuluh pertanian sekabupaten OI, Sekda H Herman ; Kesejahteraan penyuluh sudah menjadi Program Bupati.

INDRALAYA,DS – Kabar gembira bagi para Tenaga Kerja Sukarena (TKS) Penyuluh Pertanian di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ogan Ilir. Pasalnya dalam waktu dekat honorer TKS tersebut bakal dinaikkan. Hal ini diungkapkan oleh Sekda OI H Herman MM saat membuka Kegiatan Silaturahmi Penyuluh Pertanian di Gedung Pendopoan KPT Pemkab OI Tanjung Senai, Selasa (02/04/2019).

Lebih lanjut Sekda OI mengatakan dirinya bersama Instansi terkait akan berjuang agar honor para penyuluh pertanian tersebut akan dimasukkan dalam APBD-P ataupun APBD Induk tahun 2020. “Sudah menjadi program Pak Bupati untuk mensejahterakan seluruh masyarakat termasuk juga Penyuluh TKS dan Saya bersama Asisten II, BPKAD, BAPPEDA serta Inspektorat berusaha agar hal ini segera bisa dimasukkan dalam ABPD-P ataupun APBD Induk Tahun depan.”Tukasnya.

Tetpisah Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ogan Ilir H Hasnandar Setiawan SE MM mengatakan saat ini jumlah Penyuluh Pertanian sebanyak 226 orang yang terdiri dari 84 PNS, THL-TBPP 28 orang, Penyuluh TKS 98 orang dan Petani Andalan 16 orang.

Untuk Penyuluh TKS saat ini honor yang diterima per bulan sebesar 300 ribu dan itu hanya dibayar 10 bulan. “Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati melalui pak Sekda menyetujui untuk menaikkan honor Penyuluh TKS menjadi 500 ribu dan dibayar 12 bulan. Selain itu dirinya berharap hal ini memotivasi para penyuluh agar bekerja lebih giat lagi.” Pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Aisiten II H Muksin Abdullah MT, Asisten III Drs H Lukmansyah, Kepala Dinas Bappeda M Thahir, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan H Hasnandar Setiawan dan ratusan penyuluh pertanian PNS maupun TKS di 16 Kecamatan.

Pewarta : Darius
Redaksi,02/04/19, dutasumsel.com

Cik Ujang Launching Bosdadikbnas Bopda PAUD Insentif Guru Non PNS Kab Laha

LAHAT, DS,-- bertempat di Ballaroom Hotel Granzuri Lahat Acara ini digelar, selain itu pelantikan pengurus IGTKI PGRI KabbLahat periode 2019-2022  sekaligus Workshop peningkatan kreatifitas dan mutu  Pendidikan PAUD Pembelajaran Aktif dan menyenangkan berbasis Saintifik melalui gerak dan lagu. Selasa 2/4.

Hadir pada moment tersebut dihadiri waki Bupati Lahat H. Haryanto SE MM. MBA, Plt Sekda H. drs Masroni MM, Asisten 1, 2 Kadis Pendidikan, Ketua PGTKI Prov Sumsel Reny Salvida Spd. MM Wkl ketua Bunda Paud Lahat, SKFD, Agus Sukarno dari yayasan Ceria Yogyakarta sebagai Narasumber.

Kadis Dikdas Sutoko pada Laporannya  " Rasional bahwa wajib dasar pendidikan 9 tahun merupakan misi nasional secara rasio bagi Anak Indonesia secara dini guna membentuk kepribadian bahwa Lahat bercahaya, bertujuan meringankan pendidikan dan batuan Paud yang tidak mempunyai dana, pembagian Bosda SD,SMP serta pemberian Intensif bagi guru non PNS yang telah sesuai dengan Undang-Undang, Perda dan Permendikdibud Best presdes dua Propinsi Sumsel dan Bangka mendapat pridekat ke 2,serta jumlah dan jumlah dana, MI, MTS dan SDLB  setelah dikaji sesuai dengan ketentuaan nya tidak mendapat Bosda, dan akan diajukan pada APBD tahun 2020 nanti.

Acara dilanjutkan pelantikan pengurus IGTKI dilanjutkan pembagian dana Bosda,  Cik Uang menegaskan pada pidatonya
Salah satu misi program Lahat bercahaya meringankan beban orang tua, melalui Bosda sesuai perbup no 52 tahun 2018 Guru non PNS yang memenuhi syarat akan diberi Intensif  dan  diberi tunjangan, serta Apresiasi kepada pengurus  IGTKI yang baru dilantik, ucapan terimakasih kepada Narasumber.

Pewarta :Novita/Idham
Refaksi,02/04/19,dutasumsel.com

Pelaksanaan UNBK SMAN 5 Lahat Aman Tanpa Kendala

LAHAT, DS, - Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer UNBK tingkat SMA/MA dan sederajat secara serentak tanggal 1 April, berjalan dengan lancar begitu juga pada hari kedua.

Seperti dikatakan Kepala Sekolah SMAN 5 Lahat Safwan Yahya Mpd dilokasi UNBK, " Alhamdulilah, pelaksanaan Ujian aman tanpa ada kendala,  sekolah kita melaksanakan ujian UNBK sudah memasuki tahun ketiga dan secara mandiri kita tahun perdana, siswa yang melaksanakan berjumlah 51 murid terdiri dari  36 Laki dan perempuan.

Ujian tiga sesion masing- masing sesion 17 orang,  Server ada 2 unit satu untuk jaringan dan satu unit Server induk, Proktor 1 dan Teknisi 1 sedangkan Komputer 10 unit dari sekolah dan 5 unit pinjaman sukarela dari siswa.

Masih kata kepala sekolah " berkat kerjasama berbagai pihak Alhamdulilah UNBK mandiri terlaksana, semoga tahun kedepan  Komputer kita bertambah " imbuh Kepsek.

Pewarta:  Novita/Idham
Redaksi,02/04/19, dutasumsel.com

Para Pembobol Bank Mandiri Tanjung Lago Berhasil Di Ringkus

PALEMBANG, DS,- Ditreskrimum Polda Sumsel mengamankan 4 dari 8 tersangka pembobol Bank Mandiri dengan kekerasan di wilayah hukum Sumatera Selatan.

Saat itu, Selasa tanggal 2 Februari 2019 sekitar pukul 02.00 WIB, para pelaku dengan sengaja melakukan pencurian dengan kekerasan di Bank Mandiri Desa Mulya Sari Kecamatan Tanjung Lago Kabupaten Banyuasin dan korban Sukirno penjaga bank diikat tangan, kaki, dan mulut korban dengan menggunakan lakban serta merusak rolling door Bank Mandiri dan mesin ATM dengan menggunakan alat las, tabung gas 3 kg dan tabung oksigen.

Pelaku juga menodongkan pistol kepada korban. Pada saat melakukan aksinya pelaku dipergoki oleh warga sekitar, lalu pelaku berhasil melarikan diri tidak sempat membawa mesin ATM bank tersebut. Dan kerugian yang dialami korban satu buah unit hp merk Nokia 130 warna hitam yang dibawa lari pelaku, mesin ATM Bank Mandiri rusak dan jika dikalkulasi dengan uang sebesar Rp.120.000.000,- (seratus dua puluh juta rupiah).

Demikian pres release Direskrimum Polda Sumsel Senin 01 April 2019 di halaman Polda Sumsel.

Kronologi penangkapan menurut Kombes Pol Supriadi Kabid Humas Polda Sumsel, pelaku berjumlah 8 orang yang diamankan sekarang berjumlah 4 orang dan 4 orang lagi masih DPO.

‘’Dari 4 tersangka ini kami amankan pertama sekali dua pelaku yang beralamat di Jalan Kemas Rido Lorong Santai RT 8 RW 05 Kelurahan Ogan Baru Kecamatan Kertapati Palembang pada Jumat tanggal 29 Maret 2019 pukul 02.00 WIB yang bernama Darman alias Herman dan tersangka Alpiyan. Mereka ditangkap di rumahnya masing-masing. Saat dilakukan penangkapan para tersangka melakukan perlawanan sehingga diberikan tindakan terukur kemudian para tersangka dibawa ke Mapolda Sumsel untuk dilakukan pemeriksaan,’’ papar Supriadi.

Modus aksi mereka pada hari Senin tanggal 4 Februari 2019 sekitar pukul 20.00 WIB, berkumpul yakni Jalil, Darman alias Herman, Yosep alias Asep, Ali Muhammad Ali alias Mamat, Alpian, Hendra dan Yazid. Pada saat itu pelaku Jalil mengatakan “Kito ado lokak nak mobol ATM Bank mandiri di Tanjung lago”.

Sekitar pukul 21.00 WIB para pelaku berangkat. Darman alias Herman bersama Muhammad Ali mengendarai sepeda motor Revo warna hitam berboncengan. Sedangkan yang lain naik mobil pick up milik pelaku Yosep dan diatas mobil pick up tersebut sudah disiapkan alat-alat untuk merusak ATM yaitu satu buah linggis, alat las, satu buah tabung gas 3 kg dan satu buah tabung oksigen. Lalu pada hari Selasa tanggal 05 Februari 2019 sekitar pukul 02.00 WIB para pelaku sampai di Bank Mandiri Desa Mulya Sari Kecamatan Tanjung Lago Kabupaten Banyuasin.

Para pelaku melakukan tugas dan peran masing-masing. Darman alias Man alias Herman (tertangkap) bertugas mengancam korban dengan menggunakan senjata api rakitan, Alpian (tertangkap) mengawasi situasi sekitar, Hendra (DPO) berperan sebagai membuka pintu rolling door dengan menggunakan alat las setelah itu mengawasi situasi sekitar, Muhammad Ali (tertangkap) membantu mengikat korban dan mengambil barang milik korban Sukirno berupa satu unit Hp merk Nokia 130 warna hitam serta mengawasi situasi sekitar sambil memegang satu buah linggis.

Pelaku Jalil (DPO) perannya membantu mengikat mulut, tangan, dan kaki korban dengan menggunakan lakban dan menutupi kepala korban dengan menggunakan jaket milik korban lalu mengawasi situasi sekitar. Yosep (tertangkap) berperan mengikat mulut, tangan, dan kaki korban dengan menggunakan lakban dan setelah itu standby di dalam mobil pick up sambil mengawasi situasi sekitar.

Ali (DPO) berperan sebagai mengikat mulut, tangan dan kaki korban dengan menggunakan lakban dan memotong atau merusak pintu ATM dalam dan mesin ATM dengan menggunakan alat las berikut tabung gas 3 kg dan tabung oksigen sedangkan Yazid (DPO) berperan sebagai mengikat tangan, kaki dan mulut korban dengan menggunakan lakban dan memotong dan merusak pintu ATM dalam dan mesin ATM menggunakan las dan tabung gas 3 kg dan tabung oksigen. Setelah mesin ATM tersebut di rusak tiba-tiba ada warga yang sedang melewati tempat tersebut dan meneriaki para pelaku maling dan para pelaku pun ketakutan dan melarikan diri sehingga barang pelaku tertinggal seperti sepeda motor Honda Revo warna hitam tanpa plat, dua buah helm warna hitam dan merah, satu buah tabung gas 3 kg dan satu tabung gas oksigen.

‘’Jadi barang bukti yang diamankan berupa 1 (satu) unit mobil pick up warna hitam dengan Nopol BG 9255 NI, 1 (satu) unit Hp Nokia 130 warna hitam, 1 (satu) unit motor Honda Revo warna hitam tanpa nopol, 2 (dua) buah helm warna hitam dan merah, 1 (satu) buah tabung gas 3 kg, 1 (satu) buah tabung gas oksigen dan mesin ATM yang telah rusak. Pasal yang dikenakan 365 KUHP. Dan mereka semua ini juga merupakan jaringan sindikat pencurian pencurian hewan ternak seperti sapi. Dan hewan ternak sapi sering terjadi di wilayah Gandus dan mereka akan diproses juga di Sekta Gandus nantinya,” tandas Kabid Humas.

Pewarta : Nawafi Lubis
Redaksi,01/04/19, dutasumsel.com

Audiensi PDAM Tirta Musi Palembang dengan Bupati Lahat


LAHAT, DS, - Bertempat di Rumah Dinas Bupati Lahat di adakan Audiensi PDAM Tirta Musi Palembang dengan Bupati Lahat Cik Ujang.SH didampingi Wakil Bupati Lahat H. Haryanto. SE MM MBA beserta Sekda Lahat dan Unsur terkait, Staf Ahli, Inspektorat, Kadis BKD, Kadis Kesehatan dan Dinas PUPR, Senin 01/4/2019. Pukul. 14.00. Wib.
Adapun arahanan  Bupati Lahat Cik Ujang.SH pada acara Audiensi dengan Tim PDAM Tirta Musi Palembang, pertama ucapan selamat datang di Bumi Seganti Setungguan Lahat, dan kepada Tim PDAM Tirta Musi Palembang  dan syukur alhamdulillah dengan kedatangan Tim ini kami Pemerintah Kabupaten Lahat merasa bangga dan berterima kasih atas Bantuan dan dukungan Tim PDAM Tirta Musi Palembang yang telah hadir di Kabupaten Lahat untuk membantu Tata Kelola PDAM Tirta Lematang, sehingga PDAM Kabupaten Lahat dapat berjalan lancar, bersih dan sampai kerumah- rumah masyarakat yang membutuhkan.

Dengan Bantuan dan dukungan dari Tim PDAM Tirta Musi Palembang  sehingga nantinnya PDAM Tirta Lematang Lahat dapat menjadikan Air yang sehat dan dapat disalurkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Lahat dan juga kirannya Air sudah di kelola dengan baik dapat di salurkan dengan sebaik- baiknya, semoga dengan Bantuan dan Kerja sama Pemerintah Kabupaten Lahat dengan Tim PDAM Tirta Musi Palembang dapat memberikan cara pengelolaan air bersih yang nantinnya dapat untuk di butuhkan oleh masyarakat Kabupaten Lahat seperti PDAM Tirta Musi Palembang. terang Cik Ujang.

Pewarta : Novita
Redaksi,01/04/19, dutasumsel.com

Gelar Rakor dengan Penyelenggara Pemilu,DPRD Ogan Ilir pertanyakan netralitas KPU dan PPK Sekabupaten Ogan Ilir

INDRALAYA,DS - Dalam rangka rapat koordinasi menyukseskan Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) komisi 1 DPRD Ogan Ilir memanggil Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Ogan Ilir, Senin (1/4/2019) bertempat diruang Komisi 1 DPRD Ogan Ilir.

Bukan itu saja seluruh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Sekabupaten Ogan Ilir turut juga dipanggil dimintai keterangan terkait adanya dugaan PPK yang tidak netral menjelang pelaksanaan Pemilu Pileg dan Pilpres yang akan digelar 17 april mendatang.

Kusharyadi Alun Ketua Komisi 1 DPRD Ogan Ilir mengatakan pemanggilan KPU dan PPK sekabupaten OI, guna menyukseskan pemilu pileg dan pilpres 17 april mendatang dan mempertanyakan kenetralan pihak penyelenggara pemilu terkhusus KPU dan PPK,"Kami mengundang KPU,PPK dan Bawaslu terkait adanya dugaan ketidaknetralan PPK di kabupaten Ogan Ilir,"katanya.

Ditambahkannya,Kalau sudah dipanggil dalam rapat koordinasi ini nanti ada yang melakukan,kami akan proses dan kami tidak segan - segan akan menindak,"ujarnya dengan tegas dan Lantang

Terpisah Ketua KPU Ogan Ilir Massuryati, dalam penyampaian rapat koordinasi mengatakan pihaknya sampai sekarang tetap menjaga netralitas, dan berharap pihak penyelenggara pemilu untuk netral,dan tetap tidak melakukan pelanggaran,"jangan sampai salah jangan sampai terjadi ada kesalahan, Perhatikan,kalau ada PPK penyelenggara saya yang bermasalah silahkan diproses akan tetapi kalau hanya sekedar fitnah saya akan tempuh jalur hukum,"ujarnya.


Sementara itu Ketua Bawaslu Ogan Ilir Darmawan Iskandar menyampaikan, Bawaslu Ogan Ilir sudah membentuk pengawas sampai di tingkat TPS dan sudah dilantik, Bawaslu telah berkomitmen akan tegak lurus dan netral,"Pemilu 2019 ini pertama kali serentak dengan Pilpres,jadi agak repot dan agak rumit,"tandadnya.

Pewarta : Darius
Redaksi ,01/04/19, dutasumsel.com

Abdul Somad Resmi Menjadi PJS Desa Keban Gantikan Ismed

LAHAT, DS,-  Setelah masa tugas habis sebagai Kepala Desa Keban Kecamatan Lahat yang selama ini dijabat Ismed maka, untuk mengisi kekosongan seba1agai Pejabat Sementara (Pjs) digantikan oleh Abdul Somad SH  dan pada hari Senin 1 April 2019  pukul 14:30 wib diadakan pelantikan pejabat sementara. 
Bertempat di Aula Serba guna/ Operation Room Kecamatan Lahat pelantikan tersebut dilaksanakan, dilantik oleh Bupati Lahat  Mardan Kamal BA selaku Camat Lahat, dihadiri AKP Adriansyah SiK, Kapten  Mardin Danramil 0405, Tokoh Adat, Tokoh Agama dan Masyarakat.
Camat Lahat Mardan Kamal  BA pada sambutannya mengatakan " Sehubungan dengan pejabat Kades lama habis masa jabatannya, untuk mengisi kekosongan dan hendaknya selalu koordinasi dengan Kades lama, kepada Kades baru untuk bersinergi dengan perangkat BPD serta Dinas Instansi terkait.

Dihimbau kepada masyarakat Desa Keban untuk selalu menjaga keamanan lingkungannya apalagi memasuki masa Pileg dan Pilpres.

Sementara itu Abdul Somad SH pjs Kades Desa Keban ketika diwawancarai Awak Media beliau mengatakan " Alhamdulilah pelantikan berjalan lancar sesuai dengan rencana, Insya Allah saya akan menunaikan tugas sebagai PJS Desa Keban dengan Amanah" pungkas Somad.

Pewarta : Novita/Idham
Redaksi,01/04/19, dutasumsel.com

Mediasi Antara Pihak Dizamatra Powerindo Dengan Bupati Belum Membuahkan Hasil

LAHAT, DS,-- Terkait pemecatan 29  buruh karyawan PT Dijamatra Powerindo Lahat, dan aksi yang dilakukan ratusan warga Desa Kebur Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat, sebagai bentuk protes mereka terhadap  anak perusahaan PT. Priamanaya Energi, yang selama ini dinilai sudah bergerak belasan tahun tapi tidak menggeluarkan CSR terhadap masyarakat yang ada.

Aksi yang dilakukan ratusan warga Desa Kebur Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat, sebagai bentuk protes mereka terhadap PT Dizamatra anak perusahaan PT. PE yang selama ini, dinilai sudah bergerak belasan tahun tapi tidak menggeluarkan CSR terhadap masyarakat yang ada.

Bertempat di Oproom Setda Pemkab Lahat  pada Senin 1 April 2019 mengadakan Mediasi untuk menyelesaikan hal ini maka petinggi dari PT Dijamatra Powerindo yang diwakili Susilo Dwijantoro Wakil Direksi beserta staf Manager nya mengadakan pertemuan untuk menyelesaikan hal ini, turut hadir Asisten 2 drs Suhirdin MM. Ismail  Hanafi MT Kadis  Trasmigrasi dan Tenaga Kerja, Ir Misri MT Kadis DLH, Aristetolis SH MH Kabid HI dan Jamsostek, serta perwakilan 29 buruh.

Deni Winarto perwakilan dari B uruh Dizamatra Powerindo berharap dengan adanya mediasi ini hendaknya diberi pesangon sesuai dengan harapan hanya 25 % sekitar 500 ribu. Nilai kompensasi awal ditambah 10 juta ditambah duit

Sementara Pihak Dijamatra Powerindo berpendapat bahwa tidak adanya pemecatan namun dimutasi ke Sibayak Medan.

Bupati Lahat Cik Ujang menyingkapi hal ini dan berpesan kepada pihak Dizamatra Powerindo untuk segera menyelesaikan permasalahan ini dan diselesaikan dengan baik, bayarlah sesuai dengan mana mestinya sesuai dengan aturan Disnaker.

Akhirnya setelah melalui proses yang alot mediasi ini  belum membuahkan hasil, dan rencananya akan bermediasi lagi di Kantor Disnaker. Masa terbawa  emosi, mulai terpancing dengan memukul Bak Mobil milik PT Dizamatra Powerindo, untunglah polisi datang melerai sehingga tidak sampai terjadi keributan

Pewarta : Novita/Idham
Redaksi,01/04/19,dutasumsel.com