NEWS

Slider

Para Pembobol Bank Mandiri Tanjung Lago Berhasil Di Ringkus

PALEMBANG, DS,- Ditreskrimum Polda Sumsel mengamankan 4 dari 8 tersangka pembobol Bank Mandiri dengan kekerasan di wilayah hukum Sumatera Selatan.

Saat itu, Selasa tanggal 2 Februari 2019 sekitar pukul 02.00 WIB, para pelaku dengan sengaja melakukan pencurian dengan kekerasan di Bank Mandiri Desa Mulya Sari Kecamatan Tanjung Lago Kabupaten Banyuasin dan korban Sukirno penjaga bank diikat tangan, kaki, dan mulut korban dengan menggunakan lakban serta merusak rolling door Bank Mandiri dan mesin ATM dengan menggunakan alat las, tabung gas 3 kg dan tabung oksigen.

Pelaku juga menodongkan pistol kepada korban. Pada saat melakukan aksinya pelaku dipergoki oleh warga sekitar, lalu pelaku berhasil melarikan diri tidak sempat membawa mesin ATM bank tersebut. Dan kerugian yang dialami korban satu buah unit hp merk Nokia 130 warna hitam yang dibawa lari pelaku, mesin ATM Bank Mandiri rusak dan jika dikalkulasi dengan uang sebesar Rp.120.000.000,- (seratus dua puluh juta rupiah).

Demikian pres release Direskrimum Polda Sumsel Senin 01 April 2019 di halaman Polda Sumsel.

Kronologi penangkapan menurut Kombes Pol Supriadi Kabid Humas Polda Sumsel, pelaku berjumlah 8 orang yang diamankan sekarang berjumlah 4 orang dan 4 orang lagi masih DPO.

‘’Dari 4 tersangka ini kami amankan pertama sekali dua pelaku yang beralamat di Jalan Kemas Rido Lorong Santai RT 8 RW 05 Kelurahan Ogan Baru Kecamatan Kertapati Palembang pada Jumat tanggal 29 Maret 2019 pukul 02.00 WIB yang bernama Darman alias Herman dan tersangka Alpiyan. Mereka ditangkap di rumahnya masing-masing. Saat dilakukan penangkapan para tersangka melakukan perlawanan sehingga diberikan tindakan terukur kemudian para tersangka dibawa ke Mapolda Sumsel untuk dilakukan pemeriksaan,’’ papar Supriadi.

Modus aksi mereka pada hari Senin tanggal 4 Februari 2019 sekitar pukul 20.00 WIB, berkumpul yakni Jalil, Darman alias Herman, Yosep alias Asep, Ali Muhammad Ali alias Mamat, Alpian, Hendra dan Yazid. Pada saat itu pelaku Jalil mengatakan “Kito ado lokak nak mobol ATM Bank mandiri di Tanjung lago”.

Sekitar pukul 21.00 WIB para pelaku berangkat. Darman alias Herman bersama Muhammad Ali mengendarai sepeda motor Revo warna hitam berboncengan. Sedangkan yang lain naik mobil pick up milik pelaku Yosep dan diatas mobil pick up tersebut sudah disiapkan alat-alat untuk merusak ATM yaitu satu buah linggis, alat las, satu buah tabung gas 3 kg dan satu buah tabung oksigen. Lalu pada hari Selasa tanggal 05 Februari 2019 sekitar pukul 02.00 WIB para pelaku sampai di Bank Mandiri Desa Mulya Sari Kecamatan Tanjung Lago Kabupaten Banyuasin.

Para pelaku melakukan tugas dan peran masing-masing. Darman alias Man alias Herman (tertangkap) bertugas mengancam korban dengan menggunakan senjata api rakitan, Alpian (tertangkap) mengawasi situasi sekitar, Hendra (DPO) berperan sebagai membuka pintu rolling door dengan menggunakan alat las setelah itu mengawasi situasi sekitar, Muhammad Ali (tertangkap) membantu mengikat korban dan mengambil barang milik korban Sukirno berupa satu unit Hp merk Nokia 130 warna hitam serta mengawasi situasi sekitar sambil memegang satu buah linggis.

Pelaku Jalil (DPO) perannya membantu mengikat mulut, tangan, dan kaki korban dengan menggunakan lakban dan menutupi kepala korban dengan menggunakan jaket milik korban lalu mengawasi situasi sekitar. Yosep (tertangkap) berperan mengikat mulut, tangan, dan kaki korban dengan menggunakan lakban dan setelah itu standby di dalam mobil pick up sambil mengawasi situasi sekitar.

Ali (DPO) berperan sebagai mengikat mulut, tangan dan kaki korban dengan menggunakan lakban dan memotong atau merusak pintu ATM dalam dan mesin ATM dengan menggunakan alat las berikut tabung gas 3 kg dan tabung oksigen sedangkan Yazid (DPO) berperan sebagai mengikat tangan, kaki dan mulut korban dengan menggunakan lakban dan memotong dan merusak pintu ATM dalam dan mesin ATM menggunakan las dan tabung gas 3 kg dan tabung oksigen. Setelah mesin ATM tersebut di rusak tiba-tiba ada warga yang sedang melewati tempat tersebut dan meneriaki para pelaku maling dan para pelaku pun ketakutan dan melarikan diri sehingga barang pelaku tertinggal seperti sepeda motor Honda Revo warna hitam tanpa plat, dua buah helm warna hitam dan merah, satu buah tabung gas 3 kg dan satu tabung gas oksigen.

‘’Jadi barang bukti yang diamankan berupa 1 (satu) unit mobil pick up warna hitam dengan Nopol BG 9255 NI, 1 (satu) unit Hp Nokia 130 warna hitam, 1 (satu) unit motor Honda Revo warna hitam tanpa nopol, 2 (dua) buah helm warna hitam dan merah, 1 (satu) buah tabung gas 3 kg, 1 (satu) buah tabung gas oksigen dan mesin ATM yang telah rusak. Pasal yang dikenakan 365 KUHP. Dan mereka semua ini juga merupakan jaringan sindikat pencurian pencurian hewan ternak seperti sapi. Dan hewan ternak sapi sering terjadi di wilayah Gandus dan mereka akan diproses juga di Sekta Gandus nantinya,” tandas Kabid Humas.

Pewarta : Nawafi Lubis
Redaksi,01/04/19, dutasumsel.com

Audiensi PDAM Tirta Musi Palembang dengan Bupati Lahat


LAHAT, DS, - Bertempat di Rumah Dinas Bupati Lahat di adakan Audiensi PDAM Tirta Musi Palembang dengan Bupati Lahat Cik Ujang.SH didampingi Wakil Bupati Lahat H. Haryanto. SE MM MBA beserta Sekda Lahat dan Unsur terkait, Staf Ahli, Inspektorat, Kadis BKD, Kadis Kesehatan dan Dinas PUPR, Senin 01/4/2019. Pukul. 14.00. Wib.
Adapun arahanan  Bupati Lahat Cik Ujang.SH pada acara Audiensi dengan Tim PDAM Tirta Musi Palembang, pertama ucapan selamat datang di Bumi Seganti Setungguan Lahat, dan kepada Tim PDAM Tirta Musi Palembang  dan syukur alhamdulillah dengan kedatangan Tim ini kami Pemerintah Kabupaten Lahat merasa bangga dan berterima kasih atas Bantuan dan dukungan Tim PDAM Tirta Musi Palembang yang telah hadir di Kabupaten Lahat untuk membantu Tata Kelola PDAM Tirta Lematang, sehingga PDAM Kabupaten Lahat dapat berjalan lancar, bersih dan sampai kerumah- rumah masyarakat yang membutuhkan.

Dengan Bantuan dan dukungan dari Tim PDAM Tirta Musi Palembang  sehingga nantinnya PDAM Tirta Lematang Lahat dapat menjadikan Air yang sehat dan dapat disalurkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Lahat dan juga kirannya Air sudah di kelola dengan baik dapat di salurkan dengan sebaik- baiknya, semoga dengan Bantuan dan Kerja sama Pemerintah Kabupaten Lahat dengan Tim PDAM Tirta Musi Palembang dapat memberikan cara pengelolaan air bersih yang nantinnya dapat untuk di butuhkan oleh masyarakat Kabupaten Lahat seperti PDAM Tirta Musi Palembang. terang Cik Ujang.

Pewarta : Novita
Redaksi,01/04/19, dutasumsel.com

Gelar Rakor dengan Penyelenggara Pemilu,DPRD Ogan Ilir pertanyakan netralitas KPU dan PPK Sekabupaten Ogan Ilir

INDRALAYA,DS - Dalam rangka rapat koordinasi menyukseskan Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) komisi 1 DPRD Ogan Ilir memanggil Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Ogan Ilir, Senin (1/4/2019) bertempat diruang Komisi 1 DPRD Ogan Ilir.

Bukan itu saja seluruh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Sekabupaten Ogan Ilir turut juga dipanggil dimintai keterangan terkait adanya dugaan PPK yang tidak netral menjelang pelaksanaan Pemilu Pileg dan Pilpres yang akan digelar 17 april mendatang.

Kusharyadi Alun Ketua Komisi 1 DPRD Ogan Ilir mengatakan pemanggilan KPU dan PPK sekabupaten OI, guna menyukseskan pemilu pileg dan pilpres 17 april mendatang dan mempertanyakan kenetralan pihak penyelenggara pemilu terkhusus KPU dan PPK,"Kami mengundang KPU,PPK dan Bawaslu terkait adanya dugaan ketidaknetralan PPK di kabupaten Ogan Ilir,"katanya.

Ditambahkannya,Kalau sudah dipanggil dalam rapat koordinasi ini nanti ada yang melakukan,kami akan proses dan kami tidak segan - segan akan menindak,"ujarnya dengan tegas dan Lantang

Terpisah Ketua KPU Ogan Ilir Massuryati, dalam penyampaian rapat koordinasi mengatakan pihaknya sampai sekarang tetap menjaga netralitas, dan berharap pihak penyelenggara pemilu untuk netral,dan tetap tidak melakukan pelanggaran,"jangan sampai salah jangan sampai terjadi ada kesalahan, Perhatikan,kalau ada PPK penyelenggara saya yang bermasalah silahkan diproses akan tetapi kalau hanya sekedar fitnah saya akan tempuh jalur hukum,"ujarnya.


Sementara itu Ketua Bawaslu Ogan Ilir Darmawan Iskandar menyampaikan, Bawaslu Ogan Ilir sudah membentuk pengawas sampai di tingkat TPS dan sudah dilantik, Bawaslu telah berkomitmen akan tegak lurus dan netral,"Pemilu 2019 ini pertama kali serentak dengan Pilpres,jadi agak repot dan agak rumit,"tandadnya.

Pewarta : Darius
Redaksi ,01/04/19, dutasumsel.com

Abdul Somad Resmi Menjadi PJS Desa Keban Gantikan Ismed

LAHAT, DS,-  Setelah masa tugas habis sebagai Kepala Desa Keban Kecamatan Lahat yang selama ini dijabat Ismed maka, untuk mengisi kekosongan seba1agai Pejabat Sementara (Pjs) digantikan oleh Abdul Somad SH  dan pada hari Senin 1 April 2019  pukul 14:30 wib diadakan pelantikan pejabat sementara. 
Bertempat di Aula Serba guna/ Operation Room Kecamatan Lahat pelantikan tersebut dilaksanakan, dilantik oleh Bupati Lahat  Mardan Kamal BA selaku Camat Lahat, dihadiri AKP Adriansyah SiK, Kapten  Mardin Danramil 0405, Tokoh Adat, Tokoh Agama dan Masyarakat.
Camat Lahat Mardan Kamal  BA pada sambutannya mengatakan " Sehubungan dengan pejabat Kades lama habis masa jabatannya, untuk mengisi kekosongan dan hendaknya selalu koordinasi dengan Kades lama, kepada Kades baru untuk bersinergi dengan perangkat BPD serta Dinas Instansi terkait.

Dihimbau kepada masyarakat Desa Keban untuk selalu menjaga keamanan lingkungannya apalagi memasuki masa Pileg dan Pilpres.

Sementara itu Abdul Somad SH pjs Kades Desa Keban ketika diwawancarai Awak Media beliau mengatakan " Alhamdulilah pelantikan berjalan lancar sesuai dengan rencana, Insya Allah saya akan menunaikan tugas sebagai PJS Desa Keban dengan Amanah" pungkas Somad.

Pewarta : Novita/Idham
Redaksi,01/04/19, dutasumsel.com

Mediasi Antara Pihak Dizamatra Powerindo Dengan Bupati Belum Membuahkan Hasil

LAHAT, DS,-- Terkait pemecatan 29  buruh karyawan PT Dijamatra Powerindo Lahat, dan aksi yang dilakukan ratusan warga Desa Kebur Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat, sebagai bentuk protes mereka terhadap  anak perusahaan PT. Priamanaya Energi, yang selama ini dinilai sudah bergerak belasan tahun tapi tidak menggeluarkan CSR terhadap masyarakat yang ada.

Aksi yang dilakukan ratusan warga Desa Kebur Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat, sebagai bentuk protes mereka terhadap PT Dizamatra anak perusahaan PT. PE yang selama ini, dinilai sudah bergerak belasan tahun tapi tidak menggeluarkan CSR terhadap masyarakat yang ada.

Bertempat di Oproom Setda Pemkab Lahat  pada Senin 1 April 2019 mengadakan Mediasi untuk menyelesaikan hal ini maka petinggi dari PT Dijamatra Powerindo yang diwakili Susilo Dwijantoro Wakil Direksi beserta staf Manager nya mengadakan pertemuan untuk menyelesaikan hal ini, turut hadir Asisten 2 drs Suhirdin MM. Ismail  Hanafi MT Kadis  Trasmigrasi dan Tenaga Kerja, Ir Misri MT Kadis DLH, Aristetolis SH MH Kabid HI dan Jamsostek, serta perwakilan 29 buruh.

Deni Winarto perwakilan dari B uruh Dizamatra Powerindo berharap dengan adanya mediasi ini hendaknya diberi pesangon sesuai dengan harapan hanya 25 % sekitar 500 ribu. Nilai kompensasi awal ditambah 10 juta ditambah duit

Sementara Pihak Dijamatra Powerindo berpendapat bahwa tidak adanya pemecatan namun dimutasi ke Sibayak Medan.

Bupati Lahat Cik Ujang menyingkapi hal ini dan berpesan kepada pihak Dizamatra Powerindo untuk segera menyelesaikan permasalahan ini dan diselesaikan dengan baik, bayarlah sesuai dengan mana mestinya sesuai dengan aturan Disnaker.

Akhirnya setelah melalui proses yang alot mediasi ini  belum membuahkan hasil, dan rencananya akan bermediasi lagi di Kantor Disnaker. Masa terbawa  emosi, mulai terpancing dengan memukul Bak Mobil milik PT Dizamatra Powerindo, untunglah polisi datang melerai sehingga tidak sampai terjadi keributan

Pewarta : Novita/Idham
Redaksi,01/04/19,dutasumsel.com

KPU Lahat Serukan NO Golput Lewat Konser Narasi

LAHAT, DS,--Dalam rangka menyambut Pemilu Damai 17 April mendatang, Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Lahat mengadkan Konser Musik Narasi ( Nada rasa demokrasi ) damai bertajuk Milenial dilaksanakan di Halaman GOR  Seganti Setungguan Lahat (31/3).
Tampak hadir pada kegiatan tersebut dihadiri Asisten 1 Ramsi Sip. MM AKBP Ferry Harahap SiK MSi Kapolres Lahat, Letkol Kav Sungudi Msi Dandim 0405 Lahat, Komesioner KPU, unsur OPD, ete Perwakilan Parpol, Ormas, Tokoh Pemuda Masyarakat dan umum. Dimeriahkan oleh Artis Dangdut Jojo dan Blutooth Band dengan MC Naya Nay

Komisioner KPU Lahat Irfan Rojhamudin   mengatakan pada sambutanya sekaligus membuka Sosialisasi  " Bahwa ini merupakan Sosialisasi  Konser Narasi ( Nada Rasa Demokrasi) yang bertujuan meningkatkan minat pemilih dari 73 % untuk meningkatkatkan 75 %, ini merupakan Sosialisasi kepada pemilih pemula untuk tidak Golput ", tegas  Komesioner.

Dilanjutkan dengan tanda tangan di Banner No Golput yang telah disediakan dimulai dari ketua KPU, Komesioner, Kapolres, Dandim 0405, dll sebagai wujud  keperdulian tidak Golput.

Sementara itu EVa  Metriani SE Divisi Sosialisasi Pendidikan. mengajak masyarakat untuk tidak Golput  serta  memperagakan bagaimana cara pencoblosan pada hari Rabu 17 April mendatang.

Pewarta :Novita/Idham
Redaksi , 31/03/19, dutasumsel.com

5 Karang Taruna Desa Pilot Project Percontohan OI

BANDUNG, DS, -- Lima perwakilan Karang Taruna Desa yang mengikuti study banding di Desa Indra Giri Bandung Jawa Barat, dipastikan bakal menjadi pilot project percontohan di Kabupaten Ogan Ilir (OI), Hal ini diungkapkan oleh Ketua Karang Taruna OI Wahyudi ST didampingi Bendahara Karang Taruna OI Jialyka Maharani saat rapat internal, Sabtu(30/3) di meeting room Ibis Hotel Bandung.
Menurut Jialyka Maharani dalam sambutannya mengatakan selama kurun waktu 3 tahun Karang Taruna OI telah melaksanakan program program kegiatan pelayanan sosial maayarakat seperti takblik akbar, try out UN, SMPTN, Sunatan Massal, bantuan anak yatim piatu dan lainnya.

"Saya merupakan bagian dari keluarga besar karang taruna OI, karena itu, saya sangat berharap seluruh karang taruna desa, kecamatan dan Kabupaten OI dapat berkembang dan mandiri, Alhamdulillah ditahun ini atas perhatian dari Pemerintah Kabupaten OI pengurus Karang taruna desa akan mendapatkan bantuan program anggaran sebesar Rp 10 juta melalui dana ADD,"ujarnya.

Sementara Ketua Karang Taruna OI Wahyudi ST menjelaskan Kelima Karang Taruna Desa yang menjadi pilot project percontohan di OI adalah Karang Taruna Desa Burai, Tanjung Sejaro, Sukaraja,Penyandingan, dan Pemulutan. Kelima desa tadi diharapkan dapat memotivasi karang taruna desa lainnya, yang akan dibimbing, dan dibina langsung oleh Karang Taruna Kabupaten, Dinas Sosial dan Dinas PMD.

"Insya Allah Target kita menjadi juara di tingkat nasional, setelah melihat langsung study banding di Indra Giri, saya yakin Kabupaten OI bisa, yang penting kordinasi dan hubungan yang baik antar pihak pemerintah desa dan masyarakat yang mendukung penuh kegiatan karang taruna," ungkapnya.

Ia menambahkan para peserta yang mengikuti study banding ini diharapkan dapat mengambil ilmu usaha ekonomi produktif dan dapat diimplementasikan ke desa sesuai kearifan lokal masing-masing.

"Cita-cita saya di tahun mendatang bantuan karang taruna desa anggarannya meningkat sebesar Rp 20 juta, karena kita berharap karang taruna desa dapat mandiri dan sejahtera dengan berkembangnya usaha ekonomi produktif milik karang taruna, sebab saya tidak ingin karang taruna hanya muncul saat peringatan kemerdekaan 17 agustus saja," ujarnya.

Pewarta : Harry
Reda

Wabub Banyuasin Membuka Kejuaraan Taekwondo Bupati Cup Banyuasin Bangkit 2019

BANYUASIN, DS,-- Pengurus Cabang (Pengcab) Taekwondo Indonesia (TI) Kabupaten Banyuasin menggelar kejuaraan “Open Tournament Tekwondo Bupati Cup Banyuasin Bangkit” Tingkat Nasional yang digelar pada 30 03 2019, yang dipusatkan di Gedung Olaraga (GOR) Banyuasin.

Kejuaraan tersebut terbagi dalam 4 kategori perlombaan yakni, Kyurugi prajunior putra-putri, Kyurugi junior putra-putri, Kyurugi senior putra-putri dan poomsae perorangan senior. Sedikitnya, 25 tim taekwondo yang berasal dari dalam dan luar Provinsi Sumatera Selatan antara lain Jambi dan Bengkulu sudah terdaftar untuk ambil bagian dalam kejuaraan taekwondo sekala nasional tersebut.

Ketua Panitia Open Tournament Tekwondo Bupati Cup Banyuasin Bangkit kepada wartawan Dutasumsel.com mengatakan, kejuaraan taekwondo ini mengambil Tema ‘Tingkatkan prestasi dengan motivasi bertanding yang tinggi menuju prestasi internasional’.

Di hadiri oleh Wakil Bupati Banyuasin Selamet Sumo sentono,pengurus besar Taekwondo Kndonesia dalam hal di wakili oleh Brigjen Nur Pajari, Ketua Cabang Taekwondo Banyuasin Dr.Ir. Yos Karimudin MM, Kapolres Banyuasin di wakili oleh Iptu Sumardiyono, KA Bpbd Kesbangpol Sekaligus Ketua Pencak Silat Kab Banyuasin Drs. Indra Hadi, Ketua Koni Banyuasin Hazairin H Zabidi, Pimpinan Bank Sumsel Babel Cabang Pangkalan Balai  Akhmad Suharmanto SE.MM, Kodim 0430 BA Mayor Czi. Agus Supriyadi S.Ag, Camat Banyuasin III, Tokoh Agama,Masyarakat,Pemuda,Ormas, OKP, serta Undangan dan Peserta Kejuaraan Taekwondo Piala Bupati Cup Banyuasin Bangkit 2019.

“Open Tournament Tekwondo Bupati Cup Banyuasin Bangkit ini diikuiti tidak hanya dari Tim Taekwondo dari Sumsel saja melainkan provinsi yang lain se-Indonesia. Artinya, kejuaraan taekwondo ini tingkat nasional, pertandingannya sangat kompetitif,”kata ketua Panitia.

Masih dikatakan ketua panitia melalui even akbar itu, diharapkan nantinya akan lahir atlit berbakat dan berprestasi yang akan mengangkat nama Kabupaten Banyuasin Bangkit baik di kencah Propinsi hingga ke tingkat Nasional bahkan internasional.

Ajang Open Tournament Tekwondo Bupati Cup Banyuasin Bangkit  itu lanjut panitia untuk pembuktian diri bagi atlet taekwondo tuan rumah untuk bersaing dengan atlet taekwondo dari luar baik dari Sumsel sendiri maupun dari luar Sumsel, se-Indonesia.

“Mudah-mudahan dalam Open Tournament Tekwondo Bupati Cup Banyuasin Bangkit, atlet taekowondo asal Banyuasin mampu memberikan prestasi yang membanggakan untuk mengharumkan Bumi Sedulang setudung", semoga kegiatan ini dilaksanakan sampai akhir,harap ketua panitia.

Ditambahkan Sekretaris Pantia Kejuaraan Open Tournament Tekwondo Bupati Cup Banyuasin Bangkit, kepada para juara selain merebut  piala dan sertifikat berhak mendapatkan uang pembinaan dari panitia perlombaan.

“Agar pertandingan fair play, penjuriannya langsung dari pengurus besar taekwondo nasional atau dengan kata lain menggunakan juri nasional sehingga kejuaraan taekwondo ini akan lebih sportif,” ujar Sekertaris yang akrab disapa  kepada wartawan Dutasumsel.com sabtu,30/03/19.

Dia meyakini, dengan sering digelarnya kejuaraan taekwondo, akan muncul atlit taekwondo Kabupaten Banyuasin yang akan bertabur prestasi, dan tentunya akan diperhitungkan bagi daerah lain jika dilangsungkannya even taekwondo tingkat nasional.

“Kepada para atlit yang akan bertanding agar mempersiapkan diri dengan matang dan bertanding dengan mengekedepankan sportifitas yang tinggi demi meraih kemenangan yang murni,”pungkas nya. 

Pewarta : Alamsyah
Redaksi, 30/03/19, dutasumsel.com

Polsekta Lahat Gelar Nobar Film Pohon Terkenal Di Platinum Citimall

LAHAT ,DS,-- Kepolisian Sektor Kota ( Kapolsek) Lahat  menggelar nonton bareng (Nobar)  Film Pohon Terkenal pada Jumat malam pukul 19:15 wib  (29/3). Film  menceritakan tentang romansa dua Taruna/Taruni Akpol  di Akademi Kepolisian .

Tampak terlihat AKP Adriansyah nonton bareng bersama Istri serta jajarannya di Plantinum Citimall Lahat.
Film garapan sutradara Monty  Tiwa, berdurasi sekira 97 menit itu disaksikan secara khidmat sesekali disertai tawa karena kelucuan yang dilakoni salah satu aktor  dimana film tersebut di inspirasi dari pendidikan Akademi Kepolisian (Akpol) di Semarang Jawa Tengah  dengan  judul film “Pohon Terkenal” , istilah yang tenar di kalangan Taruna/Taruni  Akpol untuk para Taruna yang sering melakukan pelanggaran dan malas. dan  tidak ada perlakuan yang berbeda walau anak Jendral sekalipun.

Kapolsekta AKP Adriansyah kepada Media usai  Nobar mengatakan " bahwa kegiatan nobar ini untuk menyambung tali silahturahmi antara Kapolsek dengan jajarannya,  kebersamaan melepas penat dan lelah selama bertugas sesekali refresing. pesan moral yang terkandung pada Film Pohon terkenal  “Film ini dapat menginspirasi bagi para calon Akpol di era Milenial ini " pungkas Kapolsek

Pewarta : Novita/Idham
Redaksi,29/03/19,dutasumsel.com

Safari Politik ke Sumatera Selatan , KH Ma'ruf bersilaturahmi di Ponpes Al-Ittifaqiah

INDRALAYA, DS, - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin melakukan safari politik ke Sumatera Selatan, Jumat (29/3/2019). Salah satunya bersilaturrahim ke Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Ittifaqiah Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir.
Kedatangan Kiai Ma'ruf disambut Pengasuh Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya KH Mudrik Qori. Kiai Ma'ruf didampingi istrinya, Nyai Wury Estu Handayani dan juga putri keduanya, Siti Mamduhah. Sebagai tuan rumah, Kiai Mudrik Qori meminta Kiai Ma'ruf untuk menyampaikan tausiah di hadapan ribuan santrinya.

Saat sambutan di hadapan santrinya, Kiai Mudrik mendoakan agar Kiai Ma'ruf berhasil dalam Pilpres 2019. Dia pun mengajak para santrinya membacakan surat Al-Fatihah untuk Kiai Ma'ruf.

"Semoga apa yang beliau cita-citakan. Semoga hajat nasional beliau yang berdampak pada internasional ini dikabulkan oleh Allah. Al Fatihah," ucap Kiai Mudrik saat sambutan di depan Kiai Ma'ruf dan Nyai Wury Estu

Kiai Mudrik memuji Kiai Ma'ruf yang dinilai sebagai pemimpin keluarga, umat, sekaligus bangsa. Dalam kesempatan itu, Kiai Mudrik turut memuji istri Kiai Ma'ruf Nyai Wury Estu Handayani yang selalu menemani sang suami di setiap safari politiknya. "Yang saya saluti istri beliau Nyai Wury Estu Handayani," ujar Kiai Mudrik.

Sementara itu, Kiai Ma'ruf mengaku bersyukur bisa bersilaturrahim ke pesantren tersebut. Apalagi, dalam kunjungannya ini, dia bertemu dengan santri-santri yang akan menjadi ulama-ulama masa depan.

"Hari ini saya merasa bersyukur silturrahim ke pesantren ini dan bertemu dengan santri-santri, kader-kader ulama. Karena pesantren itu tempat menyemai ulama," kata Ketua Umum MUI nonaktif ini.

Di Sumatera Selatan, pada Pemilu 2014 lalu, Jokowi kalah tipis dari Prabowo. Kiai Ma'ruf berharap elektabilitas pasangan calon nomor urut 01 terus meningkat.

Ketua TKD Jokowi-Ma'ruf Provinsi Sumsel Syahrial Oesman mengaku posisi saat ini masih berimbang. “Posisi masih dalam margin error 2-3 persen. Insya Allah tanggal 15 sudah selesai, clear (Jokowi-Ma'ruf) bisa naik ke atas,” kata Syahrial.

Kiai Ma'ruf pun mengaminkan hal itu. Katanya, baik dirinya maupun Jokowi menargetkan menang di Sumatera Selatan, tak seperti di 2014. “Sekarang sudah tidak kalah. Tapi menangnya baru sedikit. Untuk itu akan kita terus genjot sisa waktu ini agar menangnya agak lebih banyak,” kata Kiai Ma'ruf.
Pewarta : Darius/red
Redaksi,29/03/19, dutasumsel.com