NEWS

Slider

MENJELANG TENGAH MALAM BUPATI BANYUASIN MELANTIK 307 PEJABAT ESELON 2,3 DAN 4

BANYUASIN, DS,— Mengabdi pada rakyat dan bangsa tak kenal batasan waktu, siang dan malam tercurah pada pengabdian. Dan itulah yang dilakukan  oleh Bupati Banyuasin H Askolani SH MH yang melantik 307 pejabat eselon II, III, dan IV saat menjelang tengah malam. Aura keharuan begitu mengental dan menyelimuti pada semua hadirin.
Pengambilan sumpah pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator dan pengawas dilakukan di Taman Makam Pahlawan Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, pukul 23.00 WIB, Kamis (21/03).

Tak hanya itu, suasana khidmat dan hening saat prosesi pelantikan yang mana baru pertama kali di Banyuasin digelar Kamis malam Jumat ini menambah greget acara pelantikan ini.

Bupati H Askolani, SH MH mengucapkan selamat kepada para jajarannya yang baru saja dilantik sebagai pejabat eselon II, III, dan IV di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuasin. “Selamat bertugas, tugas menanti Anda,” ujarnya berpesan.

Ditambahkan Askolani, mungkin banyak yang bertanya kenapa pelantikan ini harus di Taman Makam Pahlawan, karena pertama kita harus ingat mati dan pada akhirnya kita pasti akan berakhir atau mati.

‘’Kedua, saya ingin kalian semua menjadi pahlawan bangsa walaupun nanti Saudara tidak dimakamkan sebagai pahlawan tapi sadar kalian adalah pahlawan bagi keluarga, pahlawan bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Itu esensinya kenapa saya mengajak kalian semua dilantik di Makam Pahlawan ini,” cetus Pak Haji, begitu sapaan akrab yang melekat pada Bupati Banyuasin ini.

Dan yang ketiga, kita bekerja dan mengabdi sebagai abdi negara bukan hanya dari pukul 08.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB, melainkan lebih dari itu. “Bahkan bisa 24 jam untuk mengabdi kepada masyarakat,” tegasnya.

Dari 307 pejabat yang dilantik terdiri dari 2 pejabat Pimpinan Pratama Eselon II, 88 pejabat Administrator Eselon III, dan 217 pejabat pengawas Eselon IV.

Hadir dalam acara ini Wakil Bupati Banyuasin H Slamet, SH, PJ Sekda Banyuasin HM Yusuf, Kapolres Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem, SIK, Dandim 0430 Banyuasin Letkol Arh Alfian, para Kepala OPD, Camat dan undangan lainnya.

Pewarta : Alamsyah
Redaksi 21/3/19, dutasumsel.com

ZAIDAN SUKARNO JABAT CAMAT INDRALAYA UTARA GANTIKAN BENHUR SAYUTI

INDRALAYA, DS,-- Bupati OI HM Ilyas Panji Alam melantik 7 (tujuh) Pejabat Administrator dan Pengawas diruang rapat Bupati Komplek Perkantoran Terpadu (KPT) Tanjung Senai, Jum’at (22/03/19).

Diantara 7 (tujuh) pejabat yang dilantik tersebut adalah Zaedan Sukarno S.sos, M.Si mengantikan Benhur Sayuti S.sos sebagai Camat Indralaya Utara.
Prosesi pelantikan ini, dipimpin langsung oleh Bupati OI, HM Ilyas Panji Alam yang didahului dengan pembacaan naskah pelantikan dan pemberian SK Jabatan serta dilanjutkan dengan penyematan pangkat.

Dalam sambutannya, Bupati OI HM Ilyas Panji Alam mengatakan, pelantikan ini adalah hal yang biasa, mutasi dan promosi dilakukan untuk kepentingan organisasi agar dapat meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat.

“Jabatan adalah amanah yang mesti dipertanggungjawabkan baik terhadap yang memberikan jabatan ataupun Allah SWT, oleh karena itu pejabat harus memiliki integritas dan jangan sampai menyalahgunakan jabatan yang diemban,” ucapnya dihadapan tamu undangan dan peserta pelantikan.

Lebih lanjut, Bupati OI mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada pejabat yang telah mengabdi, dan bagi yang baru menjabat segera menyesuaikan diri di tempat tugas yang baru, pungkasnya.

Ke 7 (tujuh) orang pejabat yang dilantik tersebut terdiri dari, Pejabat Pengawas 3 (tiga) orang dan Pejabat Administrator 4 (empat) orang.

Pewarta : Sanditya / Tim Red
Redaksi 22/3/19 dutasumsel.com

Wabup Lahat hadiri acara Penerimaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah ( LKPD) TA 2018.

PALEMBANG, DS,- Wakil Bupati Lahat H. Haryanto.SE . MM . MBA menghadiri Acara Penerimaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah ( LKPD ) TA 2018 ( UNAUDITED ) yang di gelar di Kantor BPK RI Perwakilan Sum-Sel didampingi  oleh Assisten III Drs. Iskandar.M.Si,Ka. Dinas BKD Fikriansyah.SE . M. Si, Kabid Akutansi Winarni, SE. MM, Aris Munandar dari Inspektorat Lahat dan beserta jajaran BKD Kabupaten Lahat, Jum'at 22/3/2019.
Penyampaian Laporan Keuangan Pemerintah Daerah TA 2018 yang disampikan oleh Wakil Bupati Lahat H. Haryanto.SE . MM . MBA dalam sambutannya menyampaikan, Laporan Pemerintah Daerah Wajid di laporkan kepada Badan Pemeriksa Keuangan ( BPK ) untuk dilakukan paling lambat tiga setelah Tahun Anggaran. Dengan Penyerahan Laporan Keuangan Pemerintan Daerah Kabupaten Lahat ini krannya Tim Pemerikasa dari BPK Perwakilan Sumatera Selatan dapat memberikan koreksi, agar penyajian laporan keuangan pemerintah kabupaten Lahat dapat semakin akuntabel dan relevan, sehingga tepat dalam mengambil keputusan demi mewujudkan Lahat berakhalak, mandiri, berkeadilan,makmur dan sejaterah.

Besar harapan kami Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Lahat TA 2018 dapat kembali memperoleh penilaian atau Opini Wajar Tanpa Pengecualian ( WTP ). Pungkas H. Haryanto

Pewarta : Novitha
Redaksi 22/3/19 Dutasumsel.com

BUPATI DAMPINGGI KAPOLRES DALAM APEL GELAR PASUKAN PEMILU 2019

INDRALAYA , DS, -- Melalui Apel gelar pasukan dalam rangka PAM menghadapi Pemilu serentak 17 April 2019 meningkatkan sinergitas TNI- POLRI dengan Komponen Bangsa lainnya guna mewujudkan KAMDAGRI yang kondusif, Jumat pagi (22/3) pukul 08:00 wib POLRES Ogan Ilir menggelar Apel bersama TNI, FORKOMINDA, ORMAS, Pelajar, KPU, BAWASLU, BPNBD ( badan penanggulangan bencana daerah ), di Lapangan Mapolres Ogan Ilir.

"Apel gelar pasukan dalam rangka pengamanan menghadapi pemilu 2019, Mari kita tingkatkan sinergitas TNI- Polri dengan komponen bangsa lainnya guna mewujudkan Kamdagri yang kondusif."

Apel berlangsung Khidmat dan tertib dipimpin Kapolres Ogan Ilir AKBP Gazali Ahmad Sik MH, sekaligus membacakan sambutan dari Kapolda Sumsel Irjen Pol drs Zulkarnain, beliau  mengajak Stick Holder, berita Hoax merupakan politik hitam yang tidak dibenarkan oleh oknum tertentu hal ini tidak dibenarkan dalam pemilu, Apel serentak 453103 Personil yang dilibatkan, hal ini merupakan keseriusan TNI yang berintegritas, untuk itu diharapkan kepada prajurit TNI/POLRI  untuk mendewasakan diri agar menguasai dan mampu menetralisir.

Kegiatan Apel Gelar Pasukan tersebut yang di hadiri oleh Bupati Ogan Ilir HM Ilyas Panji Alam, Perwira Penghubung ( PABUNG) 0402 OKI - OI Mayor Arh. Ikrra W, Kajari Ogan Ilir Adi Tyogunawan, serta Muspika Pemkab OI,FORKOMINDA, ORMAS, Pelajar, KPU, BAWASLU, BPNBD ( badan penanggulangan bencana daerah ), di Lapangan Mapolres Ogan Ilir.

Perlu adanya upaya agar pemilu kondusif apel ini bertujuan untuk menghetahui kesiapan Pemilu nantinya di Wilayah Sumsel, Melalui Pileg dan Pilpres diharapkan TNI menetralisis sesuai dengan Undang undang yang berisikan membantu Polri dan membantu Pemda  dalam keterlibatan Pemilu.Seluruh personil yg dilibatkan dalam Operasi Mantab Brata 2018 jml 462 Personil.
Yg melaksanakan Pengamanan di TPS sebanyak 356 Personil yg melaksanakan apel hari ini pada tiga zona.
Sisanyo 106 tergabung dalam satgas Operasi Mabtab Brata 2018
Ka Opsres,Waka Opsres, Karendal,Kapusdata,Kaset Ops,Kasat Gas 1,Kasat Gas 2,Kasat Gas 3,Kasat Gas 4,Kasat Gas 5,Disiagakan 1 ( Satu ) Pleton Brimobda Sumsel yg bersifat On call.
Dalam Melakukan pengamanan secara maksimal sehingga kondusifitas situasi selama berlangsungnya kegiatan dapat senantiasa kondusif aman dan terkendali, " Kegiatan ini merupakan wujud sinergitas TNI - Polri di kewilayahan dalam menghadapi pelaksana pemilu 2019, kita harus terus aktif mengikuti dan melakukan Koordinasi secara rutin untuk mendukung giat- giat positif yang bertujuan terciptanya kondusifitas keamanan di wilayah menghadapi pemilu 2019," jelas kapolres menegaskan kepada dutasumsel.com jumat 22/3/2019.

Pewarta : Sanditya
Redaksi 22/3/19 Dutasumsel.com

POLRES Lahat Gelar Apel Bersama Menjelang Pemilu

LAHAT , DS, -- Melalui Apel gelar pasukan dalam rangka PAM menghadapi Pemilu serentak 17 April 2019 meningkatkan sinergitas TNI- POLRI dengan Komponen Bangsa lainnya guna mewujudkan KAMDAGRI yang kondusif, Jumat pagi (22/3) pukul 08:00 wib POLRES Lahat menggelar Apel bersama TNI, FORKOMINDA, ORMAS, Pelajar, KPU, BAWASLU, BPNBD ( badan penanggulangan bencana daerah ), Camat Lahat, bertempat di Lapangan Seganti Setungguan.

Apel berlangsung Khidmat dan tertib dipimpin Kapolres Lahat AKBP Ferry Harahap Sik MSi, sekaligus membacakan sambutan dari Kapolda Sumsel Irjen Pol drs Zulkarnain, beliau  mengajak Stick Holder, berita Hoax merupakan politik hitam yang tidak dibenarkan oleh oknum tertentu hal ini tidak dibenarkan dalam pemilu, Apel serentak 453103 Personil yang dilibatkan, hal ini merupakan keseriusan TNI yang berintegritas, untuk itu diharapkan kepada prajurit TNI/POLRI  untuk mendewasakan diri agar menguasai dan mampu menetralisir,

Sementara itu pembacaan sambutan Kodam Mayjen Irwan  yang dibacakan Dandim 0405 Letkol Kav   Sungudi MSi

perlu adanya upaya agar pemilu kondusif apel ini bertujuan untuk menghetahui kesiapan Pemilu nantinya di Wilayah Sumsel, Melalui Pileg dan Pilpres diharapkan TNI menetralisis sesuai dengan Undang ungang yg berisikan membantu Polri dan membantu Pemda  dalam keterlibatan Pemilu . Kodam 2 Sriwijaya diharapkan bersinergi, Kapolres menjamin keadaan
300 Personil yang disiapkan  unsur kejaksaaan bahwa kab lahat siap mensukseskan pemilu dan jangan Golput.

Usai Apel bersama dilanjutkan dengan  Simulasi Pencoblosan Pemilu 7 April 2019 dan poto bersama.

Pewarta :  Novita/Idham
Redaksi : Dutasumsel

BAWASLU TERUS DALAMI TERKAIT LOGO KARANG TARUNA YANG DI GUNAKAN OLEH CALEG DAPIL 5 DAN PROVINSI OKI- OI

INDRALAYA , DS, - Pihak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Ogan Ilir (OI) terus memproses laporan pengurus Karang Taruna OI terkait dugaan kasus  kartu generasi bersatu yang berkonten foto calon legislatif (caleg) berlogo karang taruna yang tersebar di Kecamatan Tanjung Batu dan Payaraman. Hal itu terlihat saat sejumlah saksi terlapor dan pelapor kasus tersebut memenuhi panggilan Bawaslu OI di ruang pemeriksaan Sentra Penegak Hukum Terpadu (Gakkumdu) Indralaya , Rabu (20/3).

Berdasarkan pantuan langsung di lapangan, sekitar pukul 09.00 WIB nampak Ketua Karang Taruna OI Wahyudi ST mengawali  pemeriksaan sebagai saksi pelapor, selama kurang lebih 2 jam ketua karang taruna tadi baru keluar dari ruangan Gakumdu. Kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan Hardi Sopuan sebagai Saksi Terlapor  lalu terakhir caleg  Jon Mathson juga terlihat hadir memasuki ruangan pemeriksaan tersebut.

Kepada awak media Wahyudi ST menerangkan, kehadirannya ke Bawaslu OI dalam rangka memberikan keterangan lanjutan atas laporannya terdahulu tentang dugaan pencatutan lambang karang taruna, dan menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya kepada peserta kampanye pemilu baik secara langsung maupun tidak langsung sebagaimana dijelaskan dalam Bab II tentang ketentuan pidana pemilu Pasal 280 ayat (1) huruf (j) jo Pasal 523 ayat (1) UU No.7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu).
“Secara eksplisit, UU ini dipertegas lagi dengan Peraturan Bawaslu (Pebawaslu) RI No.33 tahun 2018 tentang perubahan atas Peraturan Bawaslu No. 28 tahun 2018 tentang pengawasan kampanye pemilihan umum”, terang Wahyudi.
Dalam pasal 6 ayat (1) huruf (i) Peraturan Bawaslu ini, lanjut Wahyudi, dijelaskan tentang Pengawasan Bawaslu terhadap larangan  dalam pelaksanaan kampanye  membawa atau menggunakan tanda gambar dan/atau atribut selain dari tanda gambar dan/atau atribut peserta pemilu yang bersangkutan.

“Dalam kasus ini, kedua caleg tersebut diduga telah menggunakan atribut lain selain atributnya sebagai peserta pemilu yakni logo Karang Taruna”, ujarnya sembari menambahkan bahwa didalam pasal 6 ayat (1) huruf (j) Peraturan yang sama menjelaskan larangan menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya kepada peserta kampanye.

“Jika mengacu Pasal 6 ayat (4) Pebawaslu RI No.33 tahun 2018, penggunaan logo karang taruna dan menjanjikan akan menganggarkan dana Rp15 juta setiap tahun, menurut hemat saya sudah termasuk tindak pidana pemilu. Kasus ini serupa dengan kasus artis Mandala Caleg PAN yang menjanjikan hadiah umroh gratis atas kartu kupon yang disebarnya kepada masyarakat.” terangnya.

Wahyudi meminta kepada Bawaslu OI agar segera memproses permasalahan ini sesuai aturan yang berlaku agar tidak ada lagi Caleg yang melanggar aturan perundang-undangan. Apalagi di kartu tersebut selain mencantumkan logo Karang Taruna tertulis jelas akan ada bantuan anggaran Rp15 juta pertahun bagi anggota karang taruna.

Terpisah usai pemeriksaan Caleg Hardi Sopuan saat dikonfirmasi menerangkan bahwa dirinya tidak tahu menahu tentang adanya kartu yang dilaporkan itu, namun apabila ada kesalahan maka ia meminta maaf.

“Jika ada kesalahan atas apa yang telah saya lakukan, saya meminta maaf” ujar Hardi Sopuan.

Berbeda dengan Caleg Jon Mathson saat ingin dikonfirmasi awak media, dirinya nampak tergesa-gesa keluar dari Kantor Bawaslu OI tanpa sedikitpun menjawab pertanyaan wartawan.
Sementara itu Ketua Bawaslu OI Iskandar Darmawan didampingi Karlina Komisioner Bawaslu OI Divisi Hukum Penegakan Pelangaran Pemilu mengatakan bahwa saat ini pihaknya sedang melaksanakan tahapan kajian pendalaman materi laporan, dengan memanggil sejumlah saksi pelapor, dan kedua saksi terlapor.

“Kita harap dapat bersabar, sesuai aturan selama 14 hari kerja dari laporan teregistrasi nantinya pihak kami akan merilis kesimpulan dari laporan pengaduan ini,  apabila ada unsur pidana pemilu maka dapat dilimpahkan kepada pihak kepolisian,”ujarnya.

Pewarta : Tim red
Redaksi : Dutasumsel 21/3/19

Awang Firmansyah Camat PUMI Buka Lomba Islami

LAHAT, DS,--Dalam  rangka peringatan Jsro' Mi'raj nabi Muhammad SAW  1440 h/2019 acara digelar di Pendopoan Rumah dinas Kecamatan Tanjung Sakti PUMI menggelar lomba Rebana, Tilawatil Quran, dan ceramah agama se Kecamatan PUMI pada Kamis (21/3 ) pukul 09;00 wib.

Pada peringatan kali ini mengusung tema " Mempertahankan Seni Islam di Zaman Modernisasi" , di dibuka Awang Firmansyah Camat PUMI turut hadir Tripika Kecamatan.

Awang Firmasyah mengharapkan kepada warga  untuk menghayati peringatan Isro Mi'rad Nabi Muhamad SAW walau pada Era Modernisasi tetap selalu berpegang teguh pada Agama dan adat timur harus tetap gemar membaca Alquran.

Beliau juga berpesan memasuki masa Pilkada serentak  Pileg dan Pilpres 17 April 2019  untuk tetap menjaga Kecamatan PUMI yang kondusif, walau pilihan kita boleh beda namun kita tetap bersaudara kita hanya berbeda dibilik saja.
Pewarta: Novita/Idham
Redaksi : Dutasumsel

Kepala Satgas Korsupgah KPK, Aida Ratna Zulaiha menyatakan berdasarkan hasil evaluasi wajib lapor LHKPN di OKI masih sangat rendah.

KAYUAGUNG, DS, -- Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mendapat beberapa catatan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pencegahan korupsi terintegrasi tahun 2018.

Salah satu poin penting yang menjadi catatan dari KPK adalah kewajiban menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) dan laporan gratifikasi.

Kepala Satgas Korsupgah KPK, Aida Ratna Zulaiha menyatakan berdasarkan hasil evaluasi wajib lapor LHKPN di OKI masih sangat rendah. LHKPN ini wajib berdasarkan Undang-Undang dan Peraturan KPK. Sedangkan laporan gratifikasi dilakukan jika ada saja.

“Di OKI, ada 177 orang wajib lapor (LHKPN), tapi berdasarkan catatan baru 40% yang melapor. Bahkan, di DPRD dari 41 orang yang wajib lapor baru 1 orang yang menyampaikan laporan,” tutur Aida pada Rakor dan Evaluasi Pencegahan Korupsi Terintegrasi di Kantor Bupati OKI, Kamis (21/3).

Aida menerangkan, sejak 2009 hingga 2018, bahwa modus korupsi utama yang paling besar ditemukan adalah suap dan pengadaan barang dan jasa dengan 87%. Di mana yang paling banyak terjerat adalah aktor politik dan eksekutif, sehingga menurutnya pencegahan korupsi terintegrasi ini sangat diperlukan.

“Untuk itu koordinasi dan pencegahan supervisi korupsi ini dilakukan. Jadi kami datang menyampaikan,” ujarnya.

Lanjut Aida, 11 catatan yang ditujukan kepada Pemkab OKI, ini bukan hanya catatan negatif seperti penyampaian LHKPN yang masih rendah. Namun, juga terdapat beberapa catatan positif seperti peringkat kelima dari 18 kabupaten/kota plus provinsi di Sumsel, tentang pencapaian Renaksi Korsupgah dengan nilai 68%.

Pengelolaan dana desa juga termasuk menjadi catatan positif dari KPK ini.

“Nilai ini sebenarnya masih perlu ditingkatkan salah satunya dalam perencanaan dan termasuk optimalisasi pendapatan daerah. Manajemen aset juga walaupun relatif tinggi agar terus diperbaiki sehingga bisa lebih tinggi lagi,” jelasnya.

Sementara terkait hal-hal yang menjadi catatan negatif ada kemungkinan karena kekeliruan, ke depan agar lebih diperhatikan timing, dan ketepatan sehingga bisa lebih tepat.

Menanggapi hal ini, Bupati OKI, H Iskandar SE mengatakan, catatan-catatan ini adalah untuk penyempurnaan ke depan.

Menurut Bupati, pertemuan dengan pihak KPK adalah agar para OPD di daerah ini dapat melaksanakan tugas dengan aman dan nyaman.

“OKI harus merespon positif untuk mencegah KKN ini dan mencapai tujuan pemerintahan yang baik, bersih dan berwibawa dan ini akan berdampak kepada kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Pewarta : Arry p / San
Redaksi : Dutasumsel

Dinas Lingkungan Hidup Lahat Gelar Lomban Kreasi Dari Barang Bekas Serta Lomba Melukis

LAHAT, DS, -- Dalam rangka menyambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia tanggal 5 Juni 2019 mendatang, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lahat menggelar  Lomba Lukis, lomba kreasi 3R dan poto lingkungan. Kamis (21/3 ) pukul  09:00 Wib

Peserta Lomba sekitar 50 peserta  berasalbdari  SD, SMP dan SMA dalam Kota Lahat, dan dibuka  Kadis  DLH Ir Misri T diwakili Kabid Pencemaran dan kerusakan Lingkungan Kamran SE,

Turut hadir pada perlombaan tersebut
Kabid persampahan Budi Utama, Kasi Kerusakan Lingkungan Hidup Arnol Johari, dewan Juri dari SMPN 1, Dinas Pariwisata dan Guru Pendamping beserta staf DLH.

Kamran SE pada sambutannya mengatakan " Adapun tujuan perlombaan ini diharapkan kepada peserta untuk mencintai lingkungan sekitarnya, terutama dengan limbah rumah tangga yang bisa dimanfaatkan. Bagi peserta yang mendapat juara pertama akan dilombakan lagi ke tingkat Provinsi di Palembang  dan ini merupakan tahun ke tiga," tutur beliau

Lomba 3 R Kreasi Barang Bekas tingkat SD, Juara 1 No urut 4,Juara 2 No urut 06,
Juara 3 No 05,Lomba Tingkat SMP,
Juara 1 No urut 02Juara 2. No urut 01,
Juara 3. No urut 05

Dan untuk Tingkat SMA Juara 1 No urut 4,Juara 2 No urut 3,Juara 3 No urut 02
Lomba Melukis tingkat SD, Juara 1 SDN 13 ,Juara 2 SDN 17,Juara 3 SDN 18

Serta Lomba Melukis Tingkat SMP, sebagai Juara 1 No urut 7,Juara 2 No urut 06,Juara No urut 01

Dan terakhir peserta Tingkat SMA sebagai Juara 1. No urut 06,Juara 2 No urut 07,Juara 3 No urut 05, jelas dewan juri yang menilai peserta dari tingkat SD sampai SMA.kamis 21/3/2019.

Pewarta : Novita/Idham
Redaksi : Dutasumsel

KUNjUNGAN TIM BPNB PADANG UNTUK MENCARI KARYA DEPOSIT PERPUSTAKAAN KAB. LAHAT

LAHAT, DS, -- Kabupaten Lahat memiliki banyak terdapat potensi wisata baik potensi pariwisata alam, potensi pariwisata situs kepurbakalaan, lagu dan upacara adat tradisional. Selain itu Kabupaten Lahat memiliki wisata agro dan pertambangan yang tersebar di hampir seluruh Kabupaten Lahat.
Untuk mendapatkan informasi mengenai sejarah dan budaya Kabupaten Lahat khususnya, perpustakaan di Kabupaten Lahat sering menjadi salah satu opsi tujuan untuk mendapatkan data-data yang diinginkan.

Pada hari Rabu, 20 Maret 2019, perpustakaan Kabupaten Lahat mendapatkan kunjungan dari Balai Pelestarian Nilai Budaya Sumatera Barat  (BPNB Padang) yang berwilayah kerja Provinsi Sumatera Barat, Bengkulu dan Sumatera Selatan. Rombongan ini terdiri dari Drs. Noveri, MM, Drs. Yondri dan Mutiara Alhusna, S.Sn.
Rombongan ini diterima oleh Sekretaris Dinas Perpustakaan Kab. Lahat, Zainul Idham, S.Pd, SE yang didampingi Kasi Pelayanan , Yusniarti, SE dan Pustakawan Ahli Muda, Mery Sartika, SE.

Kedatangan mereka di perpustakaan Kab. Lahat dimaksudkan untuk mencari rujukan mengenai sejarah dan budaya yang berhubungan dengan Kabupaten Lahat.