NEWS

Slider

AKHIRNYA PARA PELAKU PEMERKOSA BIDAN YL BERHASIL DI BEKUK DISRESKRIM POLDA SUMSEL

PALEMBANG, DS , --  terungkap sudah pelaku curas terhadap bidan YL di puskesdes  simpang pelabuhan dalam kecamatan pemulutan kabupaten ogan Ilir, tersangka bernama Royhan bin A.Roni 29 tahun pekerjaan buruh warga simpang dalam kecamatan pemulutan kabupaten Ogan Ilir dan Marozi alias Adi bin Hasan (alm) 31 tahun pekerjaan buruh warga dusun 1 desa muara dua kecamatan pemulutan kabupaten Ogan Ilir. Dalam pers release direktorat reserse kriminal umum Polda Sumsel didepan mapolda. Senin (18/03/2019)

Tim operasional unit 1 subdit 3 Jatanras melakukan penyelidikan terhadap perkara bidan YL di kecamatan pemulutan dalam pada hari Minggu tanggal 17 Maret 2019, sekitar jam 23:30 wib yang dipimpin oleh Kompol Antoni Adhi melakukan penangkapan terhadap tersangka Marozi bin Hasan (alm) dan dilakukan interogasi terhadap pelaku, kemudian dari hasil interogasi diketahui bahwa pelaku yang melakukan pencurian dengan kekerasan terhadap korban YL yakni pelaku bernama Royhan lalu dilakukan pengembangan dengan melakukan pengejaran terhadap Royhan disaat melakukan penangkapan saudara yang bernama Rayhan melakukan perlawanan terhadap tim operasional sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur selanjutnya pelaku dilarikan kerumah sakit Bhayangkara guna mendapatkan tindakan medis.

Didalam melakukan aksinya pelaku dengan sengaja melakukan pencurian di rumah korban YL dengan mencongkel jendela rumah dengan menggunakan behel lalu masuk kedalam rumah dan melakukan pemukulan kewajah korban yang menyebabkan korban pingsan dan kemudian tersangka membuka baju dan celana korban selanjutnya melakukan pelecehan seksual yang kemudian mengambil barang milik korban berupa handphone dan uang dari dalam lemari.
Menurut Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara pelaku dengan sengaja melakukan pencucian dengan kekerasan ini bersama temannya disaat hari hujan deras, disaat itulah pelaku berniat melakukan pencurian dengan kekerasan terhadap korban yang bernama YL dipuskedes desa Simpang pelabuhan dalam pemulutan dengan cara mencongkel rumah korban dengan menggunakan besi behel sepanjang 90 cm yang ditemukan disekitar rumah korban setelah berhasil masuk rumah pelaku melihat korban sedang tertidur bersama anaknya lalu pelaku membekap wajah korban serta mengancam akan membunuhnya namun korban melawan dan berteriak akhirnya pelaku melakukan pemukulan sebanyak dua kali kearah wajah korban dan menyebabkan korban tak sadarkan diri (pingsan) dalam keadaan tak sadar tersebut pelaku membuka baju dan celana korban lalu pelaku memeras payudara korban serta masukkan jari tengah tangan kanan pelaku dalam kemaluan korban berulang ulang kali sehingga alat vital pelaku menjadi eleksi dan akibat itulah niat pelaku untuk melakukan pemerkosaan terhadap korban tetapi anak korban terus menerus menangis pelaku membatalkan niatnya untuk melakukan pemerkosaan, lalu korban malakukan pencurian didalam lemari korban dan menemukan 1 buah hp dan uang tunai 400.000 rupiah didalam lemari korban dengan nilai nominal pecahan 2 lembar 100.000 rupiah dan 4 lembar 50.000 rupiah."jelasnya.

Barang bukti yang diamankan berupa 1 unit hp Nokia tipe 105 warna biru, kain sarung dan uang 400.000 rupiah.Tersangka sementara ini kami kenakan pasal 365 KUHPIDANA untuk pelaku Rayhan bin Abi.Roni dan 365 KUHPIDANA JO pasal 55,56 KUHP dan atau 480 KUHP untuk pelaku Marozi alias Adi bin Hasan.

Pewarta : Sanditya
Redaksi : Dutasumsel

BANYAK NYA KENDARAAN DINAS DI PEMKAB BANYUASIN TAK TAAT PAJAK

dutasumsel.com,BANYUASIN, — Sudah Tercatat Sebanyak 342 Unit Kendaraan Dinas kabupaten Banyuasin tahun 2019, saat ini dalam kondisi menunggak pembayaran pajak, terdiri dari 247 Unit Roda Dua, 90 unit Roda Empat dan 5 unit Roda Tiga.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Bapeda Provinsi Sumsel, Banyuasin, Mizuar. SE.M.SI, mengatakan bahwa hal ini sudah di Audiensikan bersama wakil Bupati Banyuasin dan berharap melalui Audiensi ini kenderaan tersebut dapat segera melakukan pembayaran pajak.

“Ya benar saat ini 342 kendaraan dinas nunggak pembayaran pajak dan masalah ini sudah kita audensikan bersama bapak wakil Bupati Banyuasin,” kata dia saat ditemui di ruang kerjanya, senin (18/03).

Menurut dia, sesuai dengan Perda, kita ikut andil dalam pembagian hasil dari pendapatan pajak kendaraan sebesar 30% setiap tahun yang harus kami berikan ke pemerintah Daerah, Mengingat ada instruksi dari gubernur Sumatera Selatan

“Ya kita ikut andil dalam pembagian hasil. Sudah ada intruksi dari Gubernur Sumsel untuk menekan supaya ada kenaikan hasil pendapatan pajak, otomatis kita juga meminta kepada kepala daerah agar melunasi tunggakan pajak kenderaan dinas di lingkungannya,” jelas dia.

Sebelumnya memang UPT Bapeda Pemprov Sumsel Kabupaten Banyuasin sempat over load peningkatan pembayaran pajak, oleh sebab itu dirinya berupaya tahun 2019 ini maksimal UPT harus mencapai target.

Kami tidak bisa melakukan penindakan terang dia ,namun hanya bisa melakukan denda. Untuk penindakan itu ada dengan instansi terkait, sebab Kalau di uangkan jumlah keseluruhan tunggakan kenderaan dinas tersebut Rp 117.527.125 untuk Kendaraan Dinas saja.

“Besar harapan kami pemerintah kabupaten Banyuasin dapat segera mengintruksikan kepada kenderaan tersebut untuk segera melunasi hutang pajak kendaraan dinas tersebut,” tandas dia.

Pewarta : Alamsyah
Redaksi : Dutasumsel

DI HARI ULTAH 69 Sat Pol PP Banyuasin Gelar Razia

BANYUASIN, DS, — Satuan Polisi Pamong Praja, Damkar dan Penyelamat Pemkab Banyuasin yang bekerja sama dengan Samsat dan Polantas Polres Banyuasin, menggelar razia.

Razia digelar di KM 42, tepatnya depan gerbang Pemkab Banyuasin, Kelurahan Kayuara Kuning, Kecammatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, senin (18/03) pagi.

Razia ini dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ke-69, Damkar ke- 100 dan Linmas ke- 57 tahun 2019. Dengan sasaran kendaraan roda dua maupun roda empat.

Kasat Pol PP Damkar dan Penyelamat Kabupaten Banyuasin Drs. Anthony Liando, M.Si, melalui Kabid Penegakan Perda Abdul Aziz Abdullah mengatakan bahwa razia tersebut bagian dari ulang tahun Sat Pol PP, Damkar dan Linmas.

“Ya razia ini kita lakukan sebagai rangkaian dari kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun Sat Pol- PP, Damkar dan Linmas,’ katw Abdul Aziz Abdullah, disela – sela kegiatan tersebut.

Dikatakan dia, bahwa razia ini bekerjasama dengan Polres Banyuasin dan UPTD Samsat Banyuasin untuk melakukan razia kendaraan yang tidak bayar pajak baik PKB maupun BBN- KB dalam meningkatkan kepatuhan penegakan Perda dan Perkada Kabupaten Banyuasin.

“Pihak dari Sat Pol – PP, bekerja sama dengan Sat Lantas Polres Banyuasin dan Samsat, untuk merazia kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang tidak bayar pajak,” kata dia.

Dalam razia tersebut, ungkap dia, puluhan kendaraan yang terjaring, baik itu roda dua maupun roda empat, tidak luput pula kendaraan dinas yang terjaring.

“Kita utamakan kendaraan yang tidak melengkapi surat kendaraannya, sesuai dengan tema razia kita meningkatkan kepatuhan. Sehingga ada efeknya terhadap pendapatan daerah,” terang dia.

Sebanyak 25 personil gabungan di turunkan untuk razia tersebut, Sat Pol, Polantas dan UPTD Samsat Banyuasin. “Razia hari ini pertama kalinya, dan selanjutnya akan ada razia lanjutan lagi, kemungkinan dalam beberapa hari inilah,” jelas dia.

Pewarta :Alamsyah
Redaksi : Dutasumsel

Speedboat Awet Muda Tabrak Pohon Pedado, 16 Penumpang Tewas 18 - Maret - 2019

Banyuasin,DS, – Speedboat Awet Muda Jurusan Karang Agung Ilir – Palembang yang dikemudikan Mamat mengalami kecelakaan tunggal dengan menabrak pohon pedado di Desa Upang Jaya Kecamatan Muara Telang Kabupaten Banyuasin, Senin (18/3) sekitar pukul 10.00 wib.

Akibat tabrakan tunggal ini, di kabarkan sedikitnya ada 16 orang penumbang dikabarkan tewas dengan kondisi tubuh luka-luka, dan satu orang bayi di kabarkan selamat dari kecelakaan maut tersebut.

“Iya mas, speedboat Awet muda tabrak pohon pedado, “kata Hendrik kades Telang Rejo.

Sejauh ini, ada 16 korban meninggal dan tengah di evakuasi warga. “Penumpang banyak, tapi yang baru di ketahui ada 16 orang yang meninggal, penumpang yang lain belum di ketahui, “katanya.
Sampai berita ini diturunkan belum ada informasi dari petugas.

Pewarta :Alamsyah
Redaksi : Dutasumsel

WABUP LAHAT HADIRI PEMBUKAAN MUSRENBANG RPJKMD TAHUN 2018- 2023

LAHAT,DS, - Wakil Bupati Lahat H. Haryanto, SE, MM, MBA menghadir Acara Pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Pembangunan Jangkah Menegah Daerah ( Musrenbag RPJMD ) Kabupaten Lahat Tahun 2018 - 2023, Senin (13/03) bertempat di Ball Room Hotel Grand Zuri Lahat.

Hadir pada Pembukaan Musrenbang RPJMD Kabupaten Lahat Tahun 2018- 2023, Anggota DPRD Kabupaten Lahat, Dandim 0405 Lahat yang diwakili Danramil Kota, Kapolres Lahat yang diwakili Kapolsek Kota, Sekda Lahat, Assisten, Staf Ahli, Jajaran OPD, Wakil Ketua TP PKK beserta Anggota, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Pimpinan Perusahaan, Organisasi, Camat se Kabupaten Lahat, para Lurah se Kecamatan Lahat dan Nara Sumber berasal dari Bappeda Provinsi Sumatera Selatan.

Wakil Bupati Lahat, H, Haryanto, SE, MM, MBA , dalam sambutannya dan arahanya menyampaikan, Penyusunan Dokumen RPJMD ini merupakan amanat dari Undang- undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional yang diamantkan pula Undang- undang Nomor 23 Tahun 2014 bahwa daerah sesuai dengan kewenangannya menyusun rencana pembangunan daerah sebagai satu kesatuan dalam sistem perencanan pembangunan nasional.

"Selain itu dalam Undang- undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah mengamanatkan, bahwa kepala Daerah mempunyai tugas antara lain menyusun dan mengajukan rencana perda tentang RPJMD dan rencana perda tentang RPJMD untuk di bahas bersama DPRD, dan di tetapkan paling lama 6 ( Enam ) bulan setelah kepala daerah terpilih resmi dilantik, " jelasnya.

Masih katanya penyelenggaraan Musrenbang RPJMD ini merupakan agenda strategis yang di sesuaikan dengan tahapan Perencanaan Penyusunan Dokumen RPJMD sebagai di atur dalam Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 tentang tata cara perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah, tata cara evaluasi rancangan peraturan daerah RPJPD dan RPJMD, serta tata cara perubahan RPJPD, RPJMD dan RKPD.

"Dengan ini semoga apa yang telah direncanakan ini, akan berjalan dengan lancar sebagai mestinya, " harapnya.

Pewarta : Novitha
Redaksi : Dutasumsel

Tim Satgas BPBD OI Temukan Korban Tenggelam 1 hari 2 Malam,Pekerja Tambang Pasir , Mengapung di Desa Sungai Lebung Pemulutan Selatan.

INDRALAYA,DS, - Upaya pencarian korban tenggelam di Sungai Ogan membuahkan hasil. Korban Mawan (28) ditemukan dalam posisi mengapung di perairan Sungai Ogan di Desa Sungai Lebung Kecamatan Pemulutan Selatan Ogan Ilir.
Lokasi ditemukannya jasad korban memang relatif jauh dari tempat korban diperkirakan 12 Kilo Meter (KM) dari Tempat Kejadian,kuat dugaan korban diperkirakan terseret arus.

"Korban sudah ketemu Langsung dibawa Kerumah Duka di Desa Ketapang Kecamatan Rantau Panjang, maka langsung kami serahkan untuk segera dimakamkan," kata Nikmat Selaku Koordinar Evakuasi Korban Tenggelam, Senin (18/3/2019).

Ditambahkannya Proses Pencarian sebelumnya telah dilakukan tetapi terhalang arus yang cukup deras,"Proses pencariannya memang relatif sulit karena arusnya kuat sekali,alhamdulillah pagi tadi sekitar Pukul 06.00 berdasar info dari warga yang melihat benda menyerupai mayat,lalu kita telusuri rupanya benar benda tersebut adalah mayat yang tak lain korban tenggelam bernama Mawan pekerja Tambang Pasir di Desa Tanjung Raja Selatan Kecamatan Tanjung Raja,"ujarnya.

Pewarta : Darius
Redaksi : Dutasumsel

LAHAT LUNCURKAN LAUNCING PERDANA BANSOS RASTRA 2019

LAHAT, DS,-- Pemkab Lahat melauncing  54 Ton BANSOS RASTRA ( Bantuan Sosial rakyat sejahtera melalui Dinsos tahun 2019 periode Januari- Februari di halaman Gedung Bulog Subdrivre Manggul Lahat  pada Senin (18/3a) pukul 09:00 wib.

Turut hadir  Kabag Ekonomi Yulianto, Wakapolres Kompol Budi Santoso S.sos, Kepala Perum Bulog Subdivre Lahat Yonas, AKP Satria Sik Kasat Reskrim,

Harinus Kadis Dinsos "  23811 KPM Sekabupaten Lahat  ( Kepala Penerima Manfaat diluncurkan 2 untuk  bulan Januari- Februari 2019 sebanyak 27180 Kg untuk 2718 KPM  per KPM mendapat 10 kilo untuk Kecamatan Lahat  total keseluruhan yang diluncurkan   54, 360 ton untuk KPM di Kabupaten Lahat " 

Sementara itu Bupati Lahat mengatakan " penyaluran Rasta disalurkan sesuai dengan Undang- undang, oleh karena itu Pemerintah memprioritaskan hal ini pada tahun 2019 tahun ini diberikan kepada KPM sebanyak 10 kilo untuk digratiskan.

Melalui pembagian rastra pihak Polres dilibatkan untuk mengawasi pembagian rastra dan Camat juga dilibatkan untuk menghetahui dan pengawasan RASTRA, pungkas Cik Ujang.

Pewarta :  Novita/ Idham
Redaksi : Dutasumsel

HIMAPELA LAHAT DISKUSI KEBUDAYAAN LOKAL

LAHAT, DS , -- Himpunan Mahasiswa Pelajar Lahat (   HIMAPELA ) Lahat  mengadakan diskusi Kebudayaan, dengan mengusung tema membangun karakter dengan budaya Lokal.
Bertempat di Taman Tepian Ayik Lematang, Minggu (16/3) dimulai pukul 14:00 wib dihadiri  Perwakilan Mahasiswa STIE Serelo, STIT YPI, Mahasiswa AKN, Pelajar, Ormas. Dengan narasumber Maryoto ( Mario Andramatic) dan Hefra Mahaldi Spdi pemerhati Pendidikan Lahat.

Pada kesempatan itu, kedua pemateri sepakat agar kalangan mahasiswa mengenal seni budaya dan kearifan lokal daerahnya.
Sehingga mahasiswa itu, bisa melestarikan, menjaga, dan menumbuh kembangkan seni budaya dan kearifan lokal tersebut.
Sehingga seni budaya dan kearifan lokal daerah itu tidak punah atau terlupakan.

Dalam kesempatan itu, Panitia pelaksana Anugrah Dwi Putra mengatakan, kegiatan ini adalah bagian dari program kerja Himapela. Bertujuan menambah wawasan para mahasiswa/pelajar tentang seni budaya Lahat.
“Dengan mengenal seni budaya daerah, mahasiswa semakin percaya diri. Tidak minder dalam pergaulan,” pungkas Anugrah


Senada  dikatakan  Mario Andramatik  ( Maryoto ) kepada perserta menjelaskan  perjalanan beliau  yang telah berkeliling di Seratus Kota di 2 Negara dan sempat tinggal menetap disana, disana beliau mempelajari Kebudayaan dan beradaptasi dengan Kebudayaan Indonesia menselaraskan di luar negeri, menurut beliau 15 tahun menetap di Luar Negeri, melihat potensi Alam di Kabupaten Lahat yang menurut beliau alangkah sayangnya bila tidak dipromosikan. Dan berkat tangan dingin serta kegigihan memperjuangkan hingga membawa Lahat ke Rekor Muri Lahat dengan 100 lebih air terjun dan 1000 Megalith.

Dengan adanya Diskusi ini , hendaknya Mahasiswa dan Pelajar memahami Kebudayaan, terlebih   hendaknya diperioritaskan dahulu Budaya Antri dan budaya bersih terlebih dahulu, barulah kita bisa Mengembangkan Kebudayaan  Kabupaten Lahat yang bersejarah dan berharga dimata dunia.

Pewarta : Novita/Idham
Redaksi : Dutasumsel

Wabup Buka Seleksi Dan TC STQ Kabupaten Lahat 2019.


LAHAT, DS,-- Sekitar 54 utusan Kafilah dari 24 Kecamatan dalam Kabupaten Lahat diseleksi, bertempat di Hotel Bukit Serelo Lahat seleksi ini dibuka langsung H.Haryanto SE MBA, pada 17/3 pukul 20:00 wib.
Seleksi ini berlangsung selama 4  hari tiga malam dilanjutkan tanggal 23-24 April mendatang ditempat yang sama, dengan mengusung tema Menuju STQ Tingkat Provinsi Sumsel mari kita tingkatkan kualitas membaca dan mangmalkn Al Quran sebagai sara peningkatan akhlak bagibmasyarakat kabupaten Lahat.

Hadir pada TC ( Training Center) STQ ( Seleksi Tilawah Quran ) dihadiri drs Rusidi Djafar MM Kakanmenag Lahat, AKBP Ferry Harahap SiK MSi Kapolres Lahat,  Mayor Inf Agusalim Kasdim 0405 Wakil Ketua PKK Ibu Sumiati Haryanto Spd Para Camat, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, OPD,  serta peserta STQ

H.Mulus Akbar SAg Kabag Kesra Pemkab Lahat  pada laporannya menyampaikan " program ini merupakan program pemerintah mulai dari tingkat Nasional Provinsi dan Kab Kota,  STQ adalah Seleksi Tilawatil Quran dan MTQ adalah Musabakoh Tilatil Quran , untuk MTQ yg dilombakan adalah seluruh   cabang yang diperlombakan dan STQ hanya sebagian Cabang   17-20 maret, peserta merupakan  para Qori, Tafhis, Mufassir dan para penghapal hadis di Kabupaten Lahat.

 Para peserta berasal dari beberapa Kecamatan yaitu dari Kafilah Kecamatan Lahat 9  Kafliah, Kecamatan  PUMI  8 Kafilah , Merapi  Barat 4 Kafilah,  kikim tengah 5 Kafilah, Sukamerindu 1 Kafila, Kikim Timur 11 Kafilah, Kikim Tengah 5 Kafilah, PUMU 4 Kafilah, Pseksu 2 Kafilah, Jarai 1 Kafilah  dan Merapi Selatan 1 Kafilah peserta merupakan putra daerah Lahat, untuk pelatih  juga berasal dari Lahat
Cabang yg dilombakan Tilawah Anak dan Dewasa, Lahat berpartisipasi untuk berlaga di Kabupaten Muratara tingkat Provinsi.

Wabup Lahat H. Haryanto SE MM. MBA membuka STQ sekaligus menyampaikan sambutannya mengatakan " Penyelenggaraan STQ ini harus dilaksanakan sebaik mungkin, Insya Allah Lahat akan dikenang dengan baik, kita yakin pelaksanaan STQ ke Provinsi bukan semata juara yang hal terpenting mengkuti sebaik mungkin " tutur beliau.

Pewarta : Novita/Idham
Redaksi : Dutasumsel

KARENA DEFRESI NURUL AINI LAKUKAN GANTUNG DIRI

BANYUASIN, DS, -- Diduga karena defresi, Nurul Aini Bin Asim (42), ditemukan telah tewas gantung diri didalam ruangan tamu rumah nya sendiri, yang beralamat di dusun II, RT 04, Desa Tanjung Laut, Kecamatan Suak Tapeh, Kabupaten Banyuasin.
Akibat kejadian ini, membuat gemapar masyarakat Desa Tanjung Laut dan kejadian ini akhirnya dilaporkan ke Polsek Betung. Mendapat laporan tersebut, petugas dari Polsek Betung langsung mendatangi TKP.

Kapolsek Betung AKP Naziruddin, SH., M.Si, saat konfirmasi mengatakan, dari hasil olah TKP petugas Polsek Betung, bahwa Korban tewas murni gantung diri dengan menggunakan seutas tali di dalam ruangan tamu rumah nya sendiri.

"Memang benar ada peristiwa warga Desa Tanjung Laut gantung diri dengan menggunakan seutas tali, di dalam ruangan tamu rumah nya sendiri, dan dari hasil pemeriksaan tidak ada tanda - tanda kekerasan," kata Kapolsek AKP Naziruddin, minggu (17/03).

Menurut Kapolsek, dari keterangan saksi, dimana pada hari sabtu, tanggal 16 Maret 2019, sekira pukul 22.00 WIB, korban pulang kerumah, yang kemudian sekitar pukul 00.30 WIB, korban keluar dari rumah tidak tahu tujuannya.

Kemudian keesokan harinya lanjut Kapolsek, pada minggu, tanggal 17 Maret 2019 sekira pukul 10.00 WIB, korban diketemukan pertama kali oleh anaknya An. Ahmad Gali (16), beserta istri korban Teti Susanti Binti Saparudin (35), dalam keadaan tergantung di ruang tamu rumah korban.

"Ya korban pertama kali di temukan oleh anak dan istrinya yang sudah dalam keadaan tergantung di ruangan tamu rumah nya sendiri," terang Kapolsek.

Dugaan sementara jelas Kapolsek, korban melakukan bunuh diri karena defresi sebab telah meninggal dunia anak laki - laki pertamanya seminggu yang lalu yakni LK (18), sehingga jiwa korban tergoncang dan nekat lakukan bunuh diri.

"Dugaan sementara korban bunuh diri karena defresi karena kehilangan putera pertamanya. Akibatnya jiwa korban terguncang," imbuh Kapolsek.

Dari hasil olah TKP kini barang bukti yang didapati yakni, 1 (satu) buah tali warna hijau muda, 1 (satu) baju kaos lengan panjang warna abu - abu, 1 (satu) celana panjang warna hitam dan 1 (satu) celana pendek warna biru yang terdapat cairan sperma milik korban.

Pewarta :
Redaks