NEWS

Slider

Speedboat Awet Muda Tabrak Pohon Pedado, 16 Penumpang Tewas 18 - Maret - 2019

Banyuasin,DS, – Speedboat Awet Muda Jurusan Karang Agung Ilir – Palembang yang dikemudikan Mamat mengalami kecelakaan tunggal dengan menabrak pohon pedado di Desa Upang Jaya Kecamatan Muara Telang Kabupaten Banyuasin, Senin (18/3) sekitar pukul 10.00 wib.

Akibat tabrakan tunggal ini, di kabarkan sedikitnya ada 16 orang penumbang dikabarkan tewas dengan kondisi tubuh luka-luka, dan satu orang bayi di kabarkan selamat dari kecelakaan maut tersebut.

“Iya mas, speedboat Awet muda tabrak pohon pedado, “kata Hendrik kades Telang Rejo.

Sejauh ini, ada 16 korban meninggal dan tengah di evakuasi warga. “Penumpang banyak, tapi yang baru di ketahui ada 16 orang yang meninggal, penumpang yang lain belum di ketahui, “katanya.
Sampai berita ini diturunkan belum ada informasi dari petugas.

Pewarta :Alamsyah
Redaksi : Dutasumsel

WABUP LAHAT HADIRI PEMBUKAAN MUSRENBANG RPJKMD TAHUN 2018- 2023

LAHAT,DS, - Wakil Bupati Lahat H. Haryanto, SE, MM, MBA menghadir Acara Pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Pembangunan Jangkah Menegah Daerah ( Musrenbag RPJMD ) Kabupaten Lahat Tahun 2018 - 2023, Senin (13/03) bertempat di Ball Room Hotel Grand Zuri Lahat.

Hadir pada Pembukaan Musrenbang RPJMD Kabupaten Lahat Tahun 2018- 2023, Anggota DPRD Kabupaten Lahat, Dandim 0405 Lahat yang diwakili Danramil Kota, Kapolres Lahat yang diwakili Kapolsek Kota, Sekda Lahat, Assisten, Staf Ahli, Jajaran OPD, Wakil Ketua TP PKK beserta Anggota, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Pimpinan Perusahaan, Organisasi, Camat se Kabupaten Lahat, para Lurah se Kecamatan Lahat dan Nara Sumber berasal dari Bappeda Provinsi Sumatera Selatan.

Wakil Bupati Lahat, H, Haryanto, SE, MM, MBA , dalam sambutannya dan arahanya menyampaikan, Penyusunan Dokumen RPJMD ini merupakan amanat dari Undang- undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional yang diamantkan pula Undang- undang Nomor 23 Tahun 2014 bahwa daerah sesuai dengan kewenangannya menyusun rencana pembangunan daerah sebagai satu kesatuan dalam sistem perencanan pembangunan nasional.

"Selain itu dalam Undang- undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah mengamanatkan, bahwa kepala Daerah mempunyai tugas antara lain menyusun dan mengajukan rencana perda tentang RPJMD dan rencana perda tentang RPJMD untuk di bahas bersama DPRD, dan di tetapkan paling lama 6 ( Enam ) bulan setelah kepala daerah terpilih resmi dilantik, " jelasnya.

Masih katanya penyelenggaraan Musrenbang RPJMD ini merupakan agenda strategis yang di sesuaikan dengan tahapan Perencanaan Penyusunan Dokumen RPJMD sebagai di atur dalam Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 tentang tata cara perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah, tata cara evaluasi rancangan peraturan daerah RPJPD dan RPJMD, serta tata cara perubahan RPJPD, RPJMD dan RKPD.

"Dengan ini semoga apa yang telah direncanakan ini, akan berjalan dengan lancar sebagai mestinya, " harapnya.

Pewarta : Novitha
Redaksi : Dutasumsel

Tim Satgas BPBD OI Temukan Korban Tenggelam 1 hari 2 Malam,Pekerja Tambang Pasir , Mengapung di Desa Sungai Lebung Pemulutan Selatan.

INDRALAYA,DS, - Upaya pencarian korban tenggelam di Sungai Ogan membuahkan hasil. Korban Mawan (28) ditemukan dalam posisi mengapung di perairan Sungai Ogan di Desa Sungai Lebung Kecamatan Pemulutan Selatan Ogan Ilir.
Lokasi ditemukannya jasad korban memang relatif jauh dari tempat korban diperkirakan 12 Kilo Meter (KM) dari Tempat Kejadian,kuat dugaan korban diperkirakan terseret arus.

"Korban sudah ketemu Langsung dibawa Kerumah Duka di Desa Ketapang Kecamatan Rantau Panjang, maka langsung kami serahkan untuk segera dimakamkan," kata Nikmat Selaku Koordinar Evakuasi Korban Tenggelam, Senin (18/3/2019).

Ditambahkannya Proses Pencarian sebelumnya telah dilakukan tetapi terhalang arus yang cukup deras,"Proses pencariannya memang relatif sulit karena arusnya kuat sekali,alhamdulillah pagi tadi sekitar Pukul 06.00 berdasar info dari warga yang melihat benda menyerupai mayat,lalu kita telusuri rupanya benar benda tersebut adalah mayat yang tak lain korban tenggelam bernama Mawan pekerja Tambang Pasir di Desa Tanjung Raja Selatan Kecamatan Tanjung Raja,"ujarnya.

Pewarta : Darius
Redaksi : Dutasumsel

LAHAT LUNCURKAN LAUNCING PERDANA BANSOS RASTRA 2019

LAHAT, DS,-- Pemkab Lahat melauncing  54 Ton BANSOS RASTRA ( Bantuan Sosial rakyat sejahtera melalui Dinsos tahun 2019 periode Januari- Februari di halaman Gedung Bulog Subdrivre Manggul Lahat  pada Senin (18/3a) pukul 09:00 wib.

Turut hadir  Kabag Ekonomi Yulianto, Wakapolres Kompol Budi Santoso S.sos, Kepala Perum Bulog Subdivre Lahat Yonas, AKP Satria Sik Kasat Reskrim,

Harinus Kadis Dinsos "  23811 KPM Sekabupaten Lahat  ( Kepala Penerima Manfaat diluncurkan 2 untuk  bulan Januari- Februari 2019 sebanyak 27180 Kg untuk 2718 KPM  per KPM mendapat 10 kilo untuk Kecamatan Lahat  total keseluruhan yang diluncurkan   54, 360 ton untuk KPM di Kabupaten Lahat " 

Sementara itu Bupati Lahat mengatakan " penyaluran Rasta disalurkan sesuai dengan Undang- undang, oleh karena itu Pemerintah memprioritaskan hal ini pada tahun 2019 tahun ini diberikan kepada KPM sebanyak 10 kilo untuk digratiskan.

Melalui pembagian rastra pihak Polres dilibatkan untuk mengawasi pembagian rastra dan Camat juga dilibatkan untuk menghetahui dan pengawasan RASTRA, pungkas Cik Ujang.

Pewarta :  Novita/ Idham
Redaksi : Dutasumsel

HIMAPELA LAHAT DISKUSI KEBUDAYAAN LOKAL

LAHAT, DS , -- Himpunan Mahasiswa Pelajar Lahat (   HIMAPELA ) Lahat  mengadakan diskusi Kebudayaan, dengan mengusung tema membangun karakter dengan budaya Lokal.
Bertempat di Taman Tepian Ayik Lematang, Minggu (16/3) dimulai pukul 14:00 wib dihadiri  Perwakilan Mahasiswa STIE Serelo, STIT YPI, Mahasiswa AKN, Pelajar, Ormas. Dengan narasumber Maryoto ( Mario Andramatic) dan Hefra Mahaldi Spdi pemerhati Pendidikan Lahat.

Pada kesempatan itu, kedua pemateri sepakat agar kalangan mahasiswa mengenal seni budaya dan kearifan lokal daerahnya.
Sehingga mahasiswa itu, bisa melestarikan, menjaga, dan menumbuh kembangkan seni budaya dan kearifan lokal tersebut.
Sehingga seni budaya dan kearifan lokal daerah itu tidak punah atau terlupakan.

Dalam kesempatan itu, Panitia pelaksana Anugrah Dwi Putra mengatakan, kegiatan ini adalah bagian dari program kerja Himapela. Bertujuan menambah wawasan para mahasiswa/pelajar tentang seni budaya Lahat.
“Dengan mengenal seni budaya daerah, mahasiswa semakin percaya diri. Tidak minder dalam pergaulan,” pungkas Anugrah


Senada  dikatakan  Mario Andramatik  ( Maryoto ) kepada perserta menjelaskan  perjalanan beliau  yang telah berkeliling di Seratus Kota di 2 Negara dan sempat tinggal menetap disana, disana beliau mempelajari Kebudayaan dan beradaptasi dengan Kebudayaan Indonesia menselaraskan di luar negeri, menurut beliau 15 tahun menetap di Luar Negeri, melihat potensi Alam di Kabupaten Lahat yang menurut beliau alangkah sayangnya bila tidak dipromosikan. Dan berkat tangan dingin serta kegigihan memperjuangkan hingga membawa Lahat ke Rekor Muri Lahat dengan 100 lebih air terjun dan 1000 Megalith.

Dengan adanya Diskusi ini , hendaknya Mahasiswa dan Pelajar memahami Kebudayaan, terlebih   hendaknya diperioritaskan dahulu Budaya Antri dan budaya bersih terlebih dahulu, barulah kita bisa Mengembangkan Kebudayaan  Kabupaten Lahat yang bersejarah dan berharga dimata dunia.

Pewarta : Novita/Idham
Redaksi : Dutasumsel

Wabup Buka Seleksi Dan TC STQ Kabupaten Lahat 2019.


LAHAT, DS,-- Sekitar 54 utusan Kafilah dari 24 Kecamatan dalam Kabupaten Lahat diseleksi, bertempat di Hotel Bukit Serelo Lahat seleksi ini dibuka langsung H.Haryanto SE MBA, pada 17/3 pukul 20:00 wib.
Seleksi ini berlangsung selama 4  hari tiga malam dilanjutkan tanggal 23-24 April mendatang ditempat yang sama, dengan mengusung tema Menuju STQ Tingkat Provinsi Sumsel mari kita tingkatkan kualitas membaca dan mangmalkn Al Quran sebagai sara peningkatan akhlak bagibmasyarakat kabupaten Lahat.

Hadir pada TC ( Training Center) STQ ( Seleksi Tilawah Quran ) dihadiri drs Rusidi Djafar MM Kakanmenag Lahat, AKBP Ferry Harahap SiK MSi Kapolres Lahat,  Mayor Inf Agusalim Kasdim 0405 Wakil Ketua PKK Ibu Sumiati Haryanto Spd Para Camat, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, OPD,  serta peserta STQ

H.Mulus Akbar SAg Kabag Kesra Pemkab Lahat  pada laporannya menyampaikan " program ini merupakan program pemerintah mulai dari tingkat Nasional Provinsi dan Kab Kota,  STQ adalah Seleksi Tilawatil Quran dan MTQ adalah Musabakoh Tilatil Quran , untuk MTQ yg dilombakan adalah seluruh   cabang yang diperlombakan dan STQ hanya sebagian Cabang   17-20 maret, peserta merupakan  para Qori, Tafhis, Mufassir dan para penghapal hadis di Kabupaten Lahat.

 Para peserta berasal dari beberapa Kecamatan yaitu dari Kafilah Kecamatan Lahat 9  Kafliah, Kecamatan  PUMI  8 Kafilah , Merapi  Barat 4 Kafilah,  kikim tengah 5 Kafilah, Sukamerindu 1 Kafila, Kikim Timur 11 Kafilah, Kikim Tengah 5 Kafilah, PUMU 4 Kafilah, Pseksu 2 Kafilah, Jarai 1 Kafilah  dan Merapi Selatan 1 Kafilah peserta merupakan putra daerah Lahat, untuk pelatih  juga berasal dari Lahat
Cabang yg dilombakan Tilawah Anak dan Dewasa, Lahat berpartisipasi untuk berlaga di Kabupaten Muratara tingkat Provinsi.

Wabup Lahat H. Haryanto SE MM. MBA membuka STQ sekaligus menyampaikan sambutannya mengatakan " Penyelenggaraan STQ ini harus dilaksanakan sebaik mungkin, Insya Allah Lahat akan dikenang dengan baik, kita yakin pelaksanaan STQ ke Provinsi bukan semata juara yang hal terpenting mengkuti sebaik mungkin " tutur beliau.

Pewarta : Novita/Idham
Redaksi : Dutasumsel

KARENA DEFRESI NURUL AINI LAKUKAN GANTUNG DIRI

BANYUASIN, DS, -- Diduga karena defresi, Nurul Aini Bin Asim (42), ditemukan telah tewas gantung diri didalam ruangan tamu rumah nya sendiri, yang beralamat di dusun II, RT 04, Desa Tanjung Laut, Kecamatan Suak Tapeh, Kabupaten Banyuasin.
Akibat kejadian ini, membuat gemapar masyarakat Desa Tanjung Laut dan kejadian ini akhirnya dilaporkan ke Polsek Betung. Mendapat laporan tersebut, petugas dari Polsek Betung langsung mendatangi TKP.

Kapolsek Betung AKP Naziruddin, SH., M.Si, saat konfirmasi mengatakan, dari hasil olah TKP petugas Polsek Betung, bahwa Korban tewas murni gantung diri dengan menggunakan seutas tali di dalam ruangan tamu rumah nya sendiri.

"Memang benar ada peristiwa warga Desa Tanjung Laut gantung diri dengan menggunakan seutas tali, di dalam ruangan tamu rumah nya sendiri, dan dari hasil pemeriksaan tidak ada tanda - tanda kekerasan," kata Kapolsek AKP Naziruddin, minggu (17/03).

Menurut Kapolsek, dari keterangan saksi, dimana pada hari sabtu, tanggal 16 Maret 2019, sekira pukul 22.00 WIB, korban pulang kerumah, yang kemudian sekitar pukul 00.30 WIB, korban keluar dari rumah tidak tahu tujuannya.

Kemudian keesokan harinya lanjut Kapolsek, pada minggu, tanggal 17 Maret 2019 sekira pukul 10.00 WIB, korban diketemukan pertama kali oleh anaknya An. Ahmad Gali (16), beserta istri korban Teti Susanti Binti Saparudin (35), dalam keadaan tergantung di ruang tamu rumah korban.

"Ya korban pertama kali di temukan oleh anak dan istrinya yang sudah dalam keadaan tergantung di ruangan tamu rumah nya sendiri," terang Kapolsek.

Dugaan sementara jelas Kapolsek, korban melakukan bunuh diri karena defresi sebab telah meninggal dunia anak laki - laki pertamanya seminggu yang lalu yakni LK (18), sehingga jiwa korban tergoncang dan nekat lakukan bunuh diri.

"Dugaan sementara korban bunuh diri karena defresi karena kehilangan putera pertamanya. Akibatnya jiwa korban terguncang," imbuh Kapolsek.

Dari hasil olah TKP kini barang bukti yang didapati yakni, 1 (satu) buah tali warna hijau muda, 1 (satu) baju kaos lengan panjang warna abu - abu, 1 (satu) celana panjang warna hitam dan 1 (satu) celana pendek warna biru yang terdapat cairan sperma milik korban.

Pewarta :
Redaks

JAJARAN SATRESKRIM POLSEK BETUNG RINGKUS PENGELAPAN SEPEDA MOTOR MILIK PURNAWIRAWAN TNI


BANYUASIN, DS, — Jajaran Unit Reskrim Polsek Betung telah berhasil mengungkap kasus penggelapan sepeda motor, sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 372 KUHPidana, Sabtu (16/03) pukul 22.00 WIB.

Terungkapnya kasus penggelapan tersebut setelah Polsek Betung menerima laporan dari korban Nazori Bin Arifin (61), salah seorang Purnawirawan TNI, yang beralamat di Komplek Griya Anugrah, Blok N, Lk. I, RT 10, RW 02, Kel. Rimba Asam, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin.

Berdasarkan keterangan dari saksi Rusma Wati (55) warga setempat, terungkap kalau pelaku penggelapan sepeda motor tersebut adalah ASP (29), warga Desa Taja Raya RT 005 RW 002, Kelurahan Betung, Kecamatan  Betung, Kabupaten Banyuasin.

“Kejadian tersebut bermula pada, hari Sabtu (08/03), sekira pukul 10:00 WIB, di Komplek Griya Anugrah Blok N, Lk. I RT 10 RW. 02 Kelurahan Rimba Asam Kecamatan  Betung, Kabupaten Banyuasin,” ungkap Kapolsek Betung AKP Naziruddin, SH., M.Si, saat dikonfirmasi lewat selulernya, Minggu (17/03).

Menurut Kapolsek, penggelapan motor tersebut, dengan cara pelaku memimjam sepeda motor milik korban dengan alasan untuk menemui temanya dipasar Betung, namun sampai kejadian ini dilaporkan, pelaku tidak juga mengembalikan sepeda motor milik korban.

“Atas kejadian ini, korban mengalami kerugian Rp. 5.000.000, 00 (Lima Juta Rupiah) dan akhirnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Betung,” terang Kapolsek kepada Dutasumsel.com minggu 17/3/2019.

Dan Setelah menerima Laporan Tim melakukan olah TKP, kemudian Unit Reskrim Poksek Betung melakukan penyelidikan keberadaan pelaku. Setelah mendapatkan informasi keberadaan pelaku sekira pukul 22.00 WIB, pada Sabtu 16 Maret 2019, Unit Reskrim Polsek Betung melakukan penggerebekan serta penggeledahan terhadap rumah pelaku.

“Penggerebekan itu membuahkan hasil dan akhirnya tersangka dapat diamankan dan kemudian pelaku dibawa ke Polsek Betung untuk dilakukan proses lebih lanjut secara hukum. Barang bukti yang diamankan dari pelaku yakni satu (1) lembar STNK sepeda motor Honda Supra X- 125 warna hitam dan merah dengan Nopol BG 5173 JJ, An. Richo Hanseng,” pungkas Kapolsek.

Pewarta : Alamsyah
Redaksi : Dutasumsel

DISDUKCAPIL KABUPATEN BANYUASIN LIBUR TETAP TERUS MELAYANI PEREKAMAN KTP-EL

BANYUASIN, DS ,  –  Meski dihari  libur Sabtu dan Minggu Kadisdukcapil Banyuasin Saukani SE bersama jajarannya tetap melayani perekaman KTP-el di dua titik yang di pusatkan di Kelurahan Kenten Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin, Sabtu (16/3/2019).

“Alhamdulillah, perekaman KTP-el kurang lebih 150 keping,  sedangkan untuk yang mencetak KTP-el ada 116 keping,”ujarnya.

Dengan demikian tambah Saukani, masyarakat yang tidak mempunyai waktu untuk datang ke Kantor Disdukcapil dapat membuat KTP-el di desanya.

“Ini kita lakukan demi masyarakat yang ingin membuat KTP-el dan kita langsung hadir di tengah-tengah masyarakat,”ucap Saukani.

Saukani berpesan, kepada masyarakat agar dapat mengoptimalkan layanan tersebut dan gunakan waktu sebaik mungkin.

Tidak hanya itu tegas Saukani, pihaknya  juga menyerahkan Kartu Indonesia Anak (KIA) sebanyak 560 keping kepada Lurah Kenten Zainudin.

“Sebanyak 304 KIA untuk Kenten , Talang Keramat 105 KIA dan Kenten Laut 151 KIA,”katanya.

Pewarta : Alamsyah
Redaksi Dutasumsel

TIM BASARNAS DAN BPBD TERUS MENCARI KORBAN YANG TENGGELAM DI SUNGAI OGAN

INDRALAYA,DS - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Ogan Ilir Jamhuri melalui Koordinator Evakuasi Pencarian Korban Nikmat  mengatakan, sudah hampir 24 jam pencarian yang dilakukan oleh tim gabungan belum membuahkan hasil.
Sebagaimana diketahui, kemarin malam (16/3/2019), seorang warga Ketapang Kecamatan Rantau Panjang yang berprofesi sebagai pekerja Tambang Pasir di Tanjung Raja Selatan Kecamatan Tanjung Raja bernama Mawan (28) tahun di duga tenggelam di Sungai Ogan.

"Sampai sekarang dibantu dengan Basarnas dari Palembang dan unsur terkait lainnya, kita masih tetap melakukan pencarian dan penyisiran di Sungai Ogan ,rencananya sampai dengan ditemukannya korban," tuturnya, minggu (17/3/2019).
Ia menjelaskan, tadi malam juga sudah dilakukan pencarian dengan penyelaman dilokasi namun belum juga menemukan hasil ,dan dilanjutkan hari ini sejak pukul 07.00 pagi tadi.

"Sekarang sudah berapa Jam pencarian, pencarian dimulai sejak pukul 21.00, kemarin malam sampai sekarang dengan menggunakan  Perahu Karet dari Basarnas dan BPBD dibantu motor tongkang , tapi korban belum juga ditemukan, Kami akan terus cari sampai ketemu," ungkapnya.
Ia katakan, ada cukup banyak masyarakat yang dilibatkan dalam pencarian korban. Dan untuk itu ia berharap agar korban bisa cepat ditemukan.

Pewarta : Darius
Redaksi : Dutasumsel