NEWS

Slider

Beranda OKI Mandira Sodiq Optimistis Turunkan Agregat Kemiskinan di OKI

KAYUAGUNG, DS,-Wakil Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), HM Djakfar Shodiq mengklaim optimistis jika agregat kemiskinan di OKI akan turun. Angka kemiskinan di OKI capai 15,28 persen pada tahun ini.
Di Sumsel, OKI berada pada urutan ke empat kabupaten dengan tingkat kemiskinan tinggi.

Untuk itu, pemerintah setempat menargetkan penurunan hingga 5,30 persen atau turun menjadi 9,98 persen.
“Saya berkeyakinan jika kita semua bekerja keras, memaksimalkan potensi yang ada serta bersinergi, maka penurunan kemiskinan 1 digit bisa kita wujudkan,” kata Wakil Bupati OKI, HM Djakfar Shodiq saat membuka Raker Tim Pengendali Kemiskinan Kabupaten OKI di Aula Bappeda OKI, Senin (4/3).
Menurut Shodiq, pemerintah telah berupaya menekan angka kemiskinan melalui program pro poor yang digulirkan.

“Semua sudah bekerja, sekarang kita pastikan agar program pro kemiskinan itu tepat sasaran. Data kemiskinan jangan ditutup-tutupi, dan OPD diminta untuk evaluasi output program yang sudah digelontorkn ke masyarakat sudah mengena belum,” ujar Shodiq.

Sementara itu, Kepala Bappeda OKI, Makruf, CM, S. IP menambahkan penanganan masalah kemiskinan di OKI dihadapkan beberapa persoalan seperti basis data kemiskinan yang belum satu data, kondisi masyarakat yang dinamis, dan data masih bersifat rahasia.
“Khusus di OKI, penurunan angka kemiskinan sudah ada. Namun belum signifikan yang disebabkan beberapa faktor,” aku Makruf.

Faktor tersebut, lanjut Makruf, antara lain kondisi geografis Kabupaten OKI, program penanganan kemiskinan dari kementerian dan lembaga yang masih belum terintegrasi, ego sektoral, serta belum optimalnya Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan yang ada di OKI.

Untuk itu, Pemkab OKI telah merancang langkah strategis penurunan kemiskinan melalui 3 (tiga) langkah, yaitu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga miskin melalui program perbaikan rumah layak huni, Jamkesmas dan pendidikan gratis.

Peningkatan pendapatan keluarga miskin melalui bantuan sarana prasarana pertanian/perkebunan, bantuan ternak, kelompok usaha kreatif dan program padat karya serta akan membentuk Unit Penanganan Teknis (UPT) penanggulangan kemiskinan.
“Seperti daerah lain, sudah berhasil menangani kemiskinan. Kami sarankan untuk dibentuk UPT khusus penaggulangan kemiskinan yang tugasnya mengupdate data kemiskinan, evaluasi kualitatif dan kuantitatif program-program pro poor,” jelas Makruf.

Pewarta: Arry P
Redaksi : Dutasumsel

Berpartisipasi dalam pemecahan rekor MURI Pindang Ikan terbanyak,Ini kata kepala Desa di Ogan Ilir.

INDRALAYA,DS, - Masyarakat Kabupaten Ogan Ilir patut berbangga pasalnya Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir berhasil mencetak Rekor Museum Indonesia (MURI) 1000 pindang Ikan.

Pemecahan rekor MURI ini melibatkan 900 Gerai yang terdiri dari seluruh Organisani Perangkat Daerah (OPD) Instansi Pendidikan dan TP PKK Kabupaten hingga TP PKK  Seluruh Desa di Bumi Caram Seguguk.

Salah Satu diantara gerai pindang Ikan yang ikut berpartisipasi dalam acara pemecahan rekor MURI tersebut adalah gerai pindang ikan dari Desa Belanti Kecamatan Tanjung Raja, gerai yang menyuguhkan pindang ikan khas masyarakat pegagan.

Irwani Kepala Desa Belanti mengatakan sangat bangga Desa Belanti dapat berpartisipasi dalam pemecahan rekor penyajian pindang ikan," Bangga karena Desa Belanti dapat tercatat sebagai partisipan dalam pemecahan rekor MURI ini,"katanya.

Penyerahan piagam diserahkan langsung oleh Pengurus Muri kepada Bupati Ilyas Panji Alam SE SH MM dalam acara Gebyar Pendidikan dan kebudayaan yang digelar  di Gedung Serbaguna (Komplek Perkantoran Terpadu) KPT  Tanjung Senai Indralaya Ogan Ilir, minggu (03/03/2019).

Dalam sambutannya Bupati Ogan Ilir H M Ilyas Panji Alam menyampaikan ucapan terima kasih untuk semua pihak yang telah berpartisipasi dan medukung menyukseskan pemecahan rekor MURI dalam penyajian pindang ikan di Ogan Ilir," Terima kasih untuk semua pihak yang telah bekerja keras untuk menyukseskan acara ini,"ucapnya.

Pewaeta : Darius
Redaksi : Dutasumsel

SATLANTAS OGAN ILIR MENGAJAK PARA BIKERS SOSIALISASIKAN MELLENIAL ROAD SAFETY FESTIVAL 15 MARET MENDATANG

Add caption
INDRALAYA,DS, -- Jajaran Satlantas Polres Ogan Ilir menggelar kegiatan sosialisasi Mellenial Road Safety Festival (MRSF) di Desa Payakabung Kecamatan Indralaya Utara kegiatan Kopi darat dengan para komunitas Bikers se Ogan Ilir dan Safety Riding pada hari Ahad 3 Maret 2019 yang ber Tempat  Desa Payakabung Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan yang Dihadiri oleh100 bikers.

Kegiatan ini diikuti ratusan pemuda dan pemudi yang berkerumun menyaksikan. Malahan Komonitas Bikers  se Ogan Ilir yang menyaksikan siap unttuk mensukseskan acara MRSF pada 15 Maret 2019 mendatang di Tanjung Senai Ogan Ilir Sumatera Selatan.

Kapolres Ogan Ilir AKBP  Gazali Ahmad, melalui Kasat Lantas Polres Ogan Ilir Akp. Desy Aryanti  mengatakan jajaran Satlantas Polres Ogan Ilir  MRSF ini mengusung tema Mewujudkan Millenial Cinta Lalulintas Menuju Indonesia Gemilang.

Kasat Lantas Polres Ogan Ilir AKP  Desy Aryanti pada kesempatan itu mengajak para Bekers untuk bergabung menjadi relawan lalulintas Indonesia.“Mari kita berkendara yang baik dan benar di jalan,” ungkapnya

Sementara  Iwan, salah satu relawan memperagakan mulai cara memakai helm yang benar bagi pengendara motor,“Kalau pakai helm jangan lupa dikunci sampai dengar bunyi klik,” ungkapnya.

Selanjutnya Iwan juga memperagakan cara berkendara yang baik dan benar di hadapan ratusan Bekers Kemudian Iwan mencoba memakai sepeda motor berputar- putar.

“Kalau mengendarai motor bisa memakai sarung tangan,” jelasnya,Kegiatan MRSF mendapat sambutan hangat dari para santri yang mayoritas anak-anak muda. Santri menyimak penjelasan petugas kepolisian dan relawan mengenai tata tertib berlalulintas.

Pewarta : Sanditya
Redaksi : Dutasumsel

KABUPATEN OGAN ILIR 2019 MENDAPAT DANA TAMBAHAN SEBESAR 200 PERSEN DARI DANA DAK 2018

INDRALAYA, DS,- Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan RepubIik Indonesia Prof Dr.Muhajir Efenddy.M.Ap dalam kunjungan kerjanya dikabupaten Ogan Ilir Ahad(3/3/19) yang dipusatkan di Perkantoran Terpadu Tanjung Senai serta dimeriahkan dengan acara Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan 2019.

Prof Dr.Muhajir Efenddy.M.Ap saat diwawancarai Dutasumsel.com, mengatakan saya sangat mengapresiasi sekali acara Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2019 ini dikabupaten Ogan Ilir dengan diadakan  kegiatan ini yang menyajikan 1.000 Porsi Pindang Ikan Air Tawar seperti Pindang Ikan Baung, Pindang Belido Pindang Toman dan Pindang Ikan Gabus, Patin."ucapnya.

Lanjutnya, kegiatan yang dilaksanakan ini sangat unik dan berbeda dengan kabupaten lain yang ada di Indonesia, jadi harapan saya Gali Potensi Potensi Daerah yang masih Terpendam dan harus diangkat kepermukaan agar Budaya Budaya suatu Daerah bisa dikenal oleh seluruh Masyarakat Indonesia Umumnya dan khususnya Kabupaten masing masing. Dan saya juga banyak mencicipi pindang mulai Pindang Ikan Belido Pindang ikan Toman Pindang Ikan Patin tapi sayang saya gak tahan pedes."ungkapnya.

Sementara Bupati Ogan Ilir Ilias Panji Alam mengatakan banyak berterimakasih kepada Pak Mendikbud RI karena telah banyak memberikan bantuan untuk kabupaten Ogan Ilir ini seperti pada Tahun 2018  DAK untuk SD/SMP, Dana Bos & Bop(PAUD), serta Program Indonesia Pintar(PIP),dengan Total Dak untuk Sekolah Dasar(SD) Sebanyak 264 Sekolah Dasar sedangkan untuk SMP Sebanyak 80 Sekolah dengan Total Dana mencapai Rp.49.432.800.000,. Untuk Program Indonesia Pintar (PIP) yang diterima murid SD sebanyak 17.178 Siswa dengan Total Dana Rp.7.109.100.000, dan untuk SMP sebanyak 6275 Siswa dengan Total Dana Rp. 2.753.625.000. Dan pada tahun 2019 ini Kabupaten Ogan Ilir mendapat Dana Tambahan 200 Persen dari DAK tahun  2018, Dana DAK untuk  SD sebesar  Rp.43.181.767.000  dan untuk SMP sebesar Rp. 30.038.000.000."ucapnya.

Selanjutnya Bupati mengatakan,adapun tahun ini juga kita memberikan bantuan 800 unit komputer dan 200 Server kepada 70 sekolah dalam rangka pelaksanaan UNBK, dan Kabupaten Ogan Ilir juga yang pertama di Sumatera memberikan dana Pendidikan Profesi Guru ( PPG) secara full kepada 110 orang guru dan launching pesona Budaya 2019.

Adapun Festival Sajian Pindang Ikan Air Tawar ini untuk membuat Rekor Muri Sajian Pindang Terbanyak yang Berjumlah Lebih dari 1000 Pindang Ikan, Gerai yang turut Acara tersebut Berjumlah 900 Gerai dan lomba tersebut sudah menggunakan teknologi informasi. Penilaian menggunakan E -Voting yang bisa dilihat dari laman Youtube."ungkap Ilias Panji Alam" kepada Dutasumsel.com.

Pewarta : Sanditya/ Arry
Redaksi : Dutasumsel

GEBYAR PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN OGAN ILIR MERAIH REKOR MURI DALAM PENYAJIAN 1000 PINDANG TERBANYAK

INDRALAYA, DS ,- Dalam acara Penyajian Pindang terbanyak di Kabupaten Ogan Ilir meraih Rekor Muri dan piagam penghargaan dari Museum Rekor Muri Indonesia kategori penyajian Pindang terbanyak diterima langsung oleh Bupati Ogan Ilir, HM Ilyas Panji Alam, dalam acara Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan 2019.

Ribuan porsi pindang ikan air tawar disajikan di gerai 1.000 Pindang di Lapangan Komplek Perkantoran Terpadu Tanjung Senai Indralaya, Ogan Ilir Ahad (03/03/19).

Bupati Ogan Ilir, Ilyas Panji Alam menyampaikan, Tahun 2019 ini merupakan tahun budaya, untuk itu pada kegiatan yang disajikan 1.000 porsi pindang ikan air tawar. “Pindang ini ada beberapa jenis, mulai dari Ikan Baung, Belido, Gabus, serta ikan air tawar lainnya,” kata Ilyas.

Menurutnya, disamping pemecahan Rekor Muri  satu hal yang juga penting dari kegiatan ini adalah pelestarian salah satu jenis masakan khususnya yang ada di Ogan Ilir, pasalnya, di OI ini ada banyak jenis pindang.

“Penyajian pindang ini melibatkan berbagai elemen mulai dari lembaga sekolah PAUD, SD, hingga Dinas dan Badan di lingkungan Pemkab Ogan Ilir,” ujarnya.

Selain itu, pindang yang disajikan ini juga dilakukan penilaian melalui E -Voting dengan cara Upload ke Akun YouTube.

Sementara Mendikbud RI, Muhadjir Effendy mengapresiasi upaya pencatatan Rekor Muri Indonesia pada  Pemerintah Daerah kabupaten  Ogan Ilir ini. Menurutnya, upaya ini cukup bagus untuk melestarikan makanan khas Sumatera Selatan ini, ujarnya.

“Ini cukup bagus. Tadi juga sempat mencicipi, tapi karena saya orangnya kurang suka pedas jadi hanya sedikit. Tapi rasanya enak, ini bagus sekali” imbuhnya mengahiri bincang bersama para awak media yang hadir di Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Ilir dan Ogan Ilir di halaman perkantoran Terpadu Tanjung Senai Indralaya.

Pewarta : Sanditya
Redaksi : Dutasumsel

DALAM RANGKA GEBYAR PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN BESOK DI ADAKAN GERAI 8000 PORSI PINDANG PEGAGAN DAN PINDANG MERANJAT DI OGAN ILIR

INDRALAYA, DS, -- Dalam rangka Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Ilir dan Kabupaten Ogan Komring Ilir, Warga Kabupaten Ogan Ilir bakal dibuat heboh, pasalnya besok hari ahad 3/3/2019 akan disajikan 8.000 porsi pindang yang merupakan kuliner khas Kabupaten Ogan Ilir dalam Gebyar Pendidikan yang akan berlangsung di Lapangan l Pemkab.Ogan Ilir Kompleks Perkantoran Terpadu Tanjung Senai Indralaya, ahad(03/03/19) besok pagi.
Dikatakan Zulkarnain, salah satu panitia yang juga sebagai Kepala Bidang Kebudayaan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Ilir mewakili kepala dinas mengatakan, acara ini merupakan program Kementrian dan Kebudayaan yang dikemas dalam acara Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan dan akan dihadiri langsung Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI.
Selain 8.000 porsi Pindang Pegagan dan Pindang Meranjat, yang akan mengejar Record Muri juga akan mengetengahkan dan menampilkan ragam budaya yang berkaitan dengan Pendidikan dan Kebudayaan yang ada di Kabupaten Ogan Ilir dan Ogan Komring Ilir.
“Pelaksanaannya khusus kuliner ini kita akan menyiapkan 1.000 meja, dalam 1 gerai pindang ada 8 potong ikan berarti akan didapati 8.000 porsi pindang ikan air tawar atau dengan sasaran ada 8.000 penikmat atau penyuka pindang ikan air tawar,” pungkasnya.
Pewarta : Arry
Redaksi : Dutasumsel

Polda sumsel beserta mahasiswa unsri berikan penyuluhan pada pelajar sma akan bahayanya narkoba

Palembang, DS, -- polda sumsel bersama mahasiswa yang sedang Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Fakultas hukum Universitas Palembang angkatan XXXIII di SMA Negeri 12 Lorong Pancasila, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Gandus Palembang Sabtu (2/3)yang memberikan bahaya narkoba dikalangan pelajar disambut baik oleh seluruh siswa siswi.

Dalam acara ini tin dari polda sumsel bersama mahasiswa mensosialisasikan bahaya penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja dan pemimpin yang amanah kepada para siswa dan siswi.

Sosialisasi bahaya narkoba disampaikan salah satu mahasiswa bernama Bambang Irawan mahasiswa Unpal yang juga sebagai anggota polidi yang bertugas  diSubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel.serta sosialisasi kenakalan remaja yang disampaikan Aiptu Heri Kusuma Jaya atau yang lebih akrb dipanggil katim hergon diSubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel.

Sebagai mahasuswa dan juga sebagai anggota polisi Bambang Irawan memaparkan di Sumsel khususnya dan Indonesia pada umumnya peredaran maupun penyalahgunaan narkoba di Sumsel sudah cukup tinggi dan sudah memprihatinkan, dari semua kalangan masyarakat. semua terjerat dengan namanya narkoba baik sebagai pemakai maupun pengedar.

"Kepada adik untuk menjauhi dan tidak mencoba coba menggunakan narkoba. Tapi kalau melihat ada peredaran atau pun penyalahgunaan narkoba segera laporkan kepada aparat setempat minimal ketua RT,"katanya.

Dihadapan para siswa dan siswi Heri Gondrong mengatakan banyak pelaku kriminalitas di Indonesia dilakukan oleh remaja, mengapa remaja banyak terlibat tindak kriminalitas. Menurutnya ada beberapa faktor yang menyebabkan remaja terlibat tindak kriminal. Diantaranya pergaulan yang salah, dan pengaruh narkoba serta pengaruh dunia maya.

"Pergaulan yang salah bisa menjerumuskan kita kedunia kriminalitas, begitu juga penyalahgunaan narkoba. Kedua faktor inilah yang berujung seseorang melakukan tindakan kriminalitas. Untuk mau sukses mau pintar jauhi dan narkoba dan pergaulan yang salah,"pesannya.

Jika sudah menjadi pelaku kriminalitas, ujung ujungnya akan berhadapan dengan hukum yang rugi diri sendiri dan mendapat malu keluarga dan orang tua.

"Polisi dalam menegakkan hukum tidak pandang bulu, meskipun remaja kalau terlibat kriminalitas pasti ditindak,"jelasnya.

Sementara itu, Wakil kepala sekolah bidang kurikulum SMAN 12 Palembang Priyanto menyambut baik KKN yang dilakukan oleh mahasiswa Unpal apalagi dalam KKN kali ini mahasiswa menyampaikan bahaya penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja dan pemimpin yang amanah.

"Pihak sekolah sangat mendukung kegiatan KKN ini, dengan diberikan pemahaman bahaya penyalahgunaan narkoba siswa siswi bisa mengetahui bahaya dari penyalahgunaan narkoba dan akibat dari kenakalan remaja,"ujarnya.

Selain penyuluhan dari pihak luar sekolah terkait bahaya penyalahgunaan narkoba, pihak sekolah juga sering memberikan penyuluhan dan bimbingan terkait narkoba dan kenakalan remaja.

"Pihak sekolah tidak mentoleril siswa yang melakukan tiga pelanggaran diantaranya, tawuran, seks bebas hingga narkoba siswa yang terbukti melakukan tiga hal ini akan kami keluarkan dari sekolah,"terangnya.

Pewarta : San Lbs
Editor/ Redaksi : Dutasumsel

NARKOBA JENIS SABU-SABU SEBERAT 40 KILOGRAM DAN 12 KG EXTASI BERHASIL DI GREBEK SATRESKRIM DAN DITRESNARKOBA POLDA SUMSEL

PALEMBANG,DS,---Narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 40 kilogram dan 12 kilogram ekstasi gagal beredar di Sumsel. Ini setelah polisi Satreskrim Polresta Palembang bersama Ditresnarkoba Polda Sumsel menggrebek dua kamar hotel di Palembang dan menemukan dua narkoba tersebut.

Penggrebekan narkoba yang terjadi, Jumat (1/3) malam tersebut dibenarkan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara. "Benar anggota kita mengamankan sabu 40 kilogram dan ekstasi 12 kilogram di dalam dua kamar hotel. Satu pelaku ditangkap di hotel yang berada di kawasan Demang Lebar Daun dan satu lagi hotel di kawasan Basuki Rahmat," ujar Kapolda kemarin.

Kapolda didampingi Kapolresta Palembang Kombes Pol Didi Halmansyah SIk MH menerangkan, ditemukannya sabu 40 kilogram dan ekstasi 12 kilogram dari hasil pengembangan dari informasi yang diberikan Polda Metro Jaya. Diman informasinya menyebutkan akan ada pengambilan narkoba dalam jumlah besar di Palembang.

"Selain jumlah narkoba yang terbilang sangat besar kita dapat. Kita juga mengamankan para tersangka di dua hotel berbintang tersebut. Para pelaku ini masih masuk jaringan Letto dan jaringan Bandung yang beberapa waktu lalu ditangkap Polda. Untuk penanganannya mau diambil Polda Metro Jaya atau Polda Sumsel masih dikoordinasikan. Terpenting sabu 40 kilogram dan ekstasi 12 kilogram telah kita amankan, sehingga tidak sempat diedarkan," tandasnya.

Sementara, tersangka Riska dan Abdi saat diwawancarai menjelaskan, dirinya hanya menyambut barang tersebut di dalam hotel. Dan sekali mengantarkan barang masing-masing mendapat upah Rp 10 juta. "Kami tidak tahu barang tersebut dari mana. Rencananya sabu dan ekatasi itu akan kami antar ke Jakarta dengan menggunakan kereta. Dapat upah hanya Rp 10 juta," pungkasnya. 

Pewarta : San Lbs
Editor/Redaksi : Dutasumsel

SEJUMBLAH WARGA SRIKEMBANG PROTES KE BUPATI KARENA TAK TERIMA PKH DI DESANYA

INDDRALAYA,DS, -- Dihapus dari daftar penerima Program Keluarga Harapan (PKH), sejumlah warga Desa Seri Kembang Kecamatan Payaraman, mendatangi rumah Dinas Bupati OI di Komplek Perkantoran Terpadu (KPT) Tanjung Senai Indralaya yang menggelar kegiatan Ngopi OI setiap hari Jum’at.

Kedatangan sejumlah warga pada Jum’at pagi (01/03/19) diterima dengan hangat oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Ogan Ilir, H Herman mewakili Bupati OI HM.Ilyas Panji Alam dan didampingi Asisten I A Rahman Rosidi, Asisten II Muksin Abdullah serta Plt.Kepala Dinas Sosial Irawan Sulaiman.

Mus, salah satu warga yang tidak menerima lagi bantuan tersebut meminta agar Bupati OI memperhatikan nasib mereka.

“Minta tolong pak, sudah beberapa kali pencairan dana PKH akhir tahun 2018 dan awal tahun 2019, tapi kami belum juga  mendapatkan bantuan tersebut, kami mohon kepada pak Bupati agar dimasukkan kembali sebagai penerima PKH,” ujarnya dihadapan Sekda OI.

Menanggapi hal tersebut Bupati OI HM Ilyas Panji Alam melaui Plt Kepala Dinas Sosial, Irawan Sulaiman mengatakan laporan warga ini akan ditampung dan segera ditindaklanjuti dengan Koordinator Kabupaten (Korkab) PKH OI.

“Berbagai kemungkinan yang bersangkutan tidak menerima lagi bantuan tersebut, namun laporan warga ini masih tetap kita tindak lanjuti bersama Korkab PKH OI untuk mencari kejelasan kenapa beberapa warga di Desa Seri Kembang ini di stop bantuan PKH nya,” pungkasnya.

Pewarta : Darius
Editor/Redaksi : Dutasumsel

DPRD Sumsel Siap Back Up Kegiatan PWI Sumsel


PALEMBANG, DS, - DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) siap back up kegiatan yang dilakukan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sumsel Periode 2019 – 2024.

Hal tersebut dikemukakan Ketua DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) MA Gantada saat menerima Ketua PWI Sumsel terpilih H Firdaus Komar beserta jajaran pengurus PWI Sumsel lainnya, Di antaranya Sekretaris PWI Sumsel Dwitri Kartini, Ketua DKP PWI Sumsel H. Kurnati Abdullah, Anggota DKP PWI Sumsel Hj Nurseri, Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Sumsel, Anwar Rasuan. Kemudian, Bendahara PWI Sumsel Novas Riyadi, Sri Gumay, Erni Noviyanti, Edwar Heryadi, Mella, dan Marintan di ruang rapat pimpinan DPRD Sumsel, Jumat (1/3).

Ketua DPRD Provinsi Sumsel Gantada juga berharap pelantikan pengurus PWI Sumsel nanti berjalan lancar dan sukses pada tanggal 5 Maret 2019.

“Tanggal 5 Maret akan saya lihat agenda kita, apakah bisa hadir atau tidak karena beberapa hari ini jadwal kita padat sekali. Banyak Anggota turun ke dapil karena sekarang tinggal 50 hari lagi,” katanya.
Mengenai Kantor PWI Sumsel yang sekarang menjadi Kantor Bawaslu Sumsel, dia berjanji akan cek dulu dan akan ditelusuri masalah hibah tersebut. ‘’Soal dana hibah selama ini sudah berjalan kemarin, namun kita kemarin kena kendala peraturan pemerintah, yang pasti kita siap back up kegiatan PWI dengan mungkin memberikan bantuan dalam bentuk lain,” katanya.

Selain itu Gantada meminta PWI Sumsel memberikan pengetahuan kepada masyarakat agar dapat memilah dan memilih berita yang bukan hoax agar ke depan masyarakat cerdas dengan pemberitaan yang benar.

Sedangkan Ketua PWI Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H Firdaus Komar menyampaikan sejumlah agenda yang akan digelar oleh PWI Sumsel di antaranya pelantikan kepengurusan PWI Sumsel.

Menurutnya, pelantikan pengurus PWI Sumsel pada 5 Maret 2019 mendatang bertempat di Griya Agung Palembang.

Selain itu pada momentum pelantikan menurut pemimpin perusahaan Koran Harian Beritapagi ini, pihaknya akan melakukan penandatanganan sejumlah MoU dengan berbagai pihak. MoU terkait dengan pelaksanaan pendidikan wartawan dan komitmen pelaksanaan uji kompetensi wartawan (UKW).

MoU juga terkait kerja sama dengan pihak ketiga untuk menyukseskan berbagai program yang dicanangkan pemerintah. Komitmen kerja sama bidang pendidikan dan UKW.

Menurutnya, rencana MoU akan dilakukan dengan SKK Migas Sumbagsel dan PT Tambang Batubara (Persero) tbk. Menurut Firdaus berkaitan dengan kerja sama peningkatan kualitas pendidikan bagi anak anak wartawan dilakukan MoU dengan Stisipol Candradimuka.

Selain itu menurutnya, perlu ada dana hibah agar PWI bisa mengembangkan SDM Wartawan terutama media online namun mulai Tahun kemarin dana hibah tersebut tidak lagi dianggarkan Pemprov Sumsel untuk PWI Sumsel.
Selain itu dia memastikan hari pers nasional tahun 2020 menurutnya akan dipastikan diadakan di Lubuk Linggau.

Setelah itu silaturahmi dilanjutkan ke Kantor Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Provinsi Sumsel.

Pewarta : Tyas
Editor/ Redaksi : Dutasumsel