NEWS

Slider

KABUPATEN OGAN ILIR 2019 MENDAPAT DANA TAMBAHAN SEBESAR 200 PERSEN DARI DANA DAK 2018

INDRALAYA, DS,- Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan RepubIik Indonesia Prof Dr.Muhajir Efenddy.M.Ap dalam kunjungan kerjanya dikabupaten Ogan Ilir Ahad(3/3/19) yang dipusatkan di Perkantoran Terpadu Tanjung Senai serta dimeriahkan dengan acara Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan 2019.

Prof Dr.Muhajir Efenddy.M.Ap saat diwawancarai Dutasumsel.com, mengatakan saya sangat mengapresiasi sekali acara Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2019 ini dikabupaten Ogan Ilir dengan diadakan  kegiatan ini yang menyajikan 1.000 Porsi Pindang Ikan Air Tawar seperti Pindang Ikan Baung, Pindang Belido Pindang Toman dan Pindang Ikan Gabus, Patin."ucapnya.

Lanjutnya, kegiatan yang dilaksanakan ini sangat unik dan berbeda dengan kabupaten lain yang ada di Indonesia, jadi harapan saya Gali Potensi Potensi Daerah yang masih Terpendam dan harus diangkat kepermukaan agar Budaya Budaya suatu Daerah bisa dikenal oleh seluruh Masyarakat Indonesia Umumnya dan khususnya Kabupaten masing masing. Dan saya juga banyak mencicipi pindang mulai Pindang Ikan Belido Pindang ikan Toman Pindang Ikan Patin tapi sayang saya gak tahan pedes."ungkapnya.

Sementara Bupati Ogan Ilir Ilias Panji Alam mengatakan banyak berterimakasih kepada Pak Mendikbud RI karena telah banyak memberikan bantuan untuk kabupaten Ogan Ilir ini seperti pada Tahun 2018  DAK untuk SD/SMP, Dana Bos & Bop(PAUD), serta Program Indonesia Pintar(PIP),dengan Total Dak untuk Sekolah Dasar(SD) Sebanyak 264 Sekolah Dasar sedangkan untuk SMP Sebanyak 80 Sekolah dengan Total Dana mencapai Rp.49.432.800.000,. Untuk Program Indonesia Pintar (PIP) yang diterima murid SD sebanyak 17.178 Siswa dengan Total Dana Rp.7.109.100.000, dan untuk SMP sebanyak 6275 Siswa dengan Total Dana Rp. 2.753.625.000. Dan pada tahun 2019 ini Kabupaten Ogan Ilir mendapat Dana Tambahan 200 Persen dari DAK tahun  2018, Dana DAK untuk  SD sebesar  Rp.43.181.767.000  dan untuk SMP sebesar Rp. 30.038.000.000."ucapnya.

Selanjutnya Bupati mengatakan,adapun tahun ini juga kita memberikan bantuan 800 unit komputer dan 200 Server kepada 70 sekolah dalam rangka pelaksanaan UNBK, dan Kabupaten Ogan Ilir juga yang pertama di Sumatera memberikan dana Pendidikan Profesi Guru ( PPG) secara full kepada 110 orang guru dan launching pesona Budaya 2019.

Adapun Festival Sajian Pindang Ikan Air Tawar ini untuk membuat Rekor Muri Sajian Pindang Terbanyak yang Berjumlah Lebih dari 1000 Pindang Ikan, Gerai yang turut Acara tersebut Berjumlah 900 Gerai dan lomba tersebut sudah menggunakan teknologi informasi. Penilaian menggunakan E -Voting yang bisa dilihat dari laman Youtube."ungkap Ilias Panji Alam" kepada Dutasumsel.com.

Pewarta : Sanditya/ Arry
Redaksi : Dutasumsel

GEBYAR PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN OGAN ILIR MERAIH REKOR MURI DALAM PENYAJIAN 1000 PINDANG TERBANYAK

INDRALAYA, DS ,- Dalam acara Penyajian Pindang terbanyak di Kabupaten Ogan Ilir meraih Rekor Muri dan piagam penghargaan dari Museum Rekor Muri Indonesia kategori penyajian Pindang terbanyak diterima langsung oleh Bupati Ogan Ilir, HM Ilyas Panji Alam, dalam acara Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan 2019.

Ribuan porsi pindang ikan air tawar disajikan di gerai 1.000 Pindang di Lapangan Komplek Perkantoran Terpadu Tanjung Senai Indralaya, Ogan Ilir Ahad (03/03/19).

Bupati Ogan Ilir, Ilyas Panji Alam menyampaikan, Tahun 2019 ini merupakan tahun budaya, untuk itu pada kegiatan yang disajikan 1.000 porsi pindang ikan air tawar. “Pindang ini ada beberapa jenis, mulai dari Ikan Baung, Belido, Gabus, serta ikan air tawar lainnya,” kata Ilyas.

Menurutnya, disamping pemecahan Rekor Muri  satu hal yang juga penting dari kegiatan ini adalah pelestarian salah satu jenis masakan khususnya yang ada di Ogan Ilir, pasalnya, di OI ini ada banyak jenis pindang.

“Penyajian pindang ini melibatkan berbagai elemen mulai dari lembaga sekolah PAUD, SD, hingga Dinas dan Badan di lingkungan Pemkab Ogan Ilir,” ujarnya.

Selain itu, pindang yang disajikan ini juga dilakukan penilaian melalui E -Voting dengan cara Upload ke Akun YouTube.

Sementara Mendikbud RI, Muhadjir Effendy mengapresiasi upaya pencatatan Rekor Muri Indonesia pada  Pemerintah Daerah kabupaten  Ogan Ilir ini. Menurutnya, upaya ini cukup bagus untuk melestarikan makanan khas Sumatera Selatan ini, ujarnya.

“Ini cukup bagus. Tadi juga sempat mencicipi, tapi karena saya orangnya kurang suka pedas jadi hanya sedikit. Tapi rasanya enak, ini bagus sekali” imbuhnya mengahiri bincang bersama para awak media yang hadir di Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Ilir dan Ogan Ilir di halaman perkantoran Terpadu Tanjung Senai Indralaya.

Pewarta : Sanditya
Redaksi : Dutasumsel

DALAM RANGKA GEBYAR PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN BESOK DI ADAKAN GERAI 8000 PORSI PINDANG PEGAGAN DAN PINDANG MERANJAT DI OGAN ILIR

INDRALAYA, DS, -- Dalam rangka Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Ilir dan Kabupaten Ogan Komring Ilir, Warga Kabupaten Ogan Ilir bakal dibuat heboh, pasalnya besok hari ahad 3/3/2019 akan disajikan 8.000 porsi pindang yang merupakan kuliner khas Kabupaten Ogan Ilir dalam Gebyar Pendidikan yang akan berlangsung di Lapangan l Pemkab.Ogan Ilir Kompleks Perkantoran Terpadu Tanjung Senai Indralaya, ahad(03/03/19) besok pagi.
Dikatakan Zulkarnain, salah satu panitia yang juga sebagai Kepala Bidang Kebudayaan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Ilir mewakili kepala dinas mengatakan, acara ini merupakan program Kementrian dan Kebudayaan yang dikemas dalam acara Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan dan akan dihadiri langsung Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI.
Selain 8.000 porsi Pindang Pegagan dan Pindang Meranjat, yang akan mengejar Record Muri juga akan mengetengahkan dan menampilkan ragam budaya yang berkaitan dengan Pendidikan dan Kebudayaan yang ada di Kabupaten Ogan Ilir dan Ogan Komring Ilir.
“Pelaksanaannya khusus kuliner ini kita akan menyiapkan 1.000 meja, dalam 1 gerai pindang ada 8 potong ikan berarti akan didapati 8.000 porsi pindang ikan air tawar atau dengan sasaran ada 8.000 penikmat atau penyuka pindang ikan air tawar,” pungkasnya.
Pewarta : Arry
Redaksi : Dutasumsel

Polda sumsel beserta mahasiswa unsri berikan penyuluhan pada pelajar sma akan bahayanya narkoba

Palembang, DS, -- polda sumsel bersama mahasiswa yang sedang Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Fakultas hukum Universitas Palembang angkatan XXXIII di SMA Negeri 12 Lorong Pancasila, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Gandus Palembang Sabtu (2/3)yang memberikan bahaya narkoba dikalangan pelajar disambut baik oleh seluruh siswa siswi.

Dalam acara ini tin dari polda sumsel bersama mahasiswa mensosialisasikan bahaya penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja dan pemimpin yang amanah kepada para siswa dan siswi.

Sosialisasi bahaya narkoba disampaikan salah satu mahasiswa bernama Bambang Irawan mahasiswa Unpal yang juga sebagai anggota polidi yang bertugas  diSubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel.serta sosialisasi kenakalan remaja yang disampaikan Aiptu Heri Kusuma Jaya atau yang lebih akrb dipanggil katim hergon diSubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel.

Sebagai mahasuswa dan juga sebagai anggota polisi Bambang Irawan memaparkan di Sumsel khususnya dan Indonesia pada umumnya peredaran maupun penyalahgunaan narkoba di Sumsel sudah cukup tinggi dan sudah memprihatinkan, dari semua kalangan masyarakat. semua terjerat dengan namanya narkoba baik sebagai pemakai maupun pengedar.

"Kepada adik untuk menjauhi dan tidak mencoba coba menggunakan narkoba. Tapi kalau melihat ada peredaran atau pun penyalahgunaan narkoba segera laporkan kepada aparat setempat minimal ketua RT,"katanya.

Dihadapan para siswa dan siswi Heri Gondrong mengatakan banyak pelaku kriminalitas di Indonesia dilakukan oleh remaja, mengapa remaja banyak terlibat tindak kriminalitas. Menurutnya ada beberapa faktor yang menyebabkan remaja terlibat tindak kriminal. Diantaranya pergaulan yang salah, dan pengaruh narkoba serta pengaruh dunia maya.

"Pergaulan yang salah bisa menjerumuskan kita kedunia kriminalitas, begitu juga penyalahgunaan narkoba. Kedua faktor inilah yang berujung seseorang melakukan tindakan kriminalitas. Untuk mau sukses mau pintar jauhi dan narkoba dan pergaulan yang salah,"pesannya.

Jika sudah menjadi pelaku kriminalitas, ujung ujungnya akan berhadapan dengan hukum yang rugi diri sendiri dan mendapat malu keluarga dan orang tua.

"Polisi dalam menegakkan hukum tidak pandang bulu, meskipun remaja kalau terlibat kriminalitas pasti ditindak,"jelasnya.

Sementara itu, Wakil kepala sekolah bidang kurikulum SMAN 12 Palembang Priyanto menyambut baik KKN yang dilakukan oleh mahasiswa Unpal apalagi dalam KKN kali ini mahasiswa menyampaikan bahaya penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja dan pemimpin yang amanah.

"Pihak sekolah sangat mendukung kegiatan KKN ini, dengan diberikan pemahaman bahaya penyalahgunaan narkoba siswa siswi bisa mengetahui bahaya dari penyalahgunaan narkoba dan akibat dari kenakalan remaja,"ujarnya.

Selain penyuluhan dari pihak luar sekolah terkait bahaya penyalahgunaan narkoba, pihak sekolah juga sering memberikan penyuluhan dan bimbingan terkait narkoba dan kenakalan remaja.

"Pihak sekolah tidak mentoleril siswa yang melakukan tiga pelanggaran diantaranya, tawuran, seks bebas hingga narkoba siswa yang terbukti melakukan tiga hal ini akan kami keluarkan dari sekolah,"terangnya.

Pewarta : San Lbs
Editor/ Redaksi : Dutasumsel

NARKOBA JENIS SABU-SABU SEBERAT 40 KILOGRAM DAN 12 KG EXTASI BERHASIL DI GREBEK SATRESKRIM DAN DITRESNARKOBA POLDA SUMSEL

PALEMBANG,DS,---Narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 40 kilogram dan 12 kilogram ekstasi gagal beredar di Sumsel. Ini setelah polisi Satreskrim Polresta Palembang bersama Ditresnarkoba Polda Sumsel menggrebek dua kamar hotel di Palembang dan menemukan dua narkoba tersebut.

Penggrebekan narkoba yang terjadi, Jumat (1/3) malam tersebut dibenarkan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara. "Benar anggota kita mengamankan sabu 40 kilogram dan ekstasi 12 kilogram di dalam dua kamar hotel. Satu pelaku ditangkap di hotel yang berada di kawasan Demang Lebar Daun dan satu lagi hotel di kawasan Basuki Rahmat," ujar Kapolda kemarin.

Kapolda didampingi Kapolresta Palembang Kombes Pol Didi Halmansyah SIk MH menerangkan, ditemukannya sabu 40 kilogram dan ekstasi 12 kilogram dari hasil pengembangan dari informasi yang diberikan Polda Metro Jaya. Diman informasinya menyebutkan akan ada pengambilan narkoba dalam jumlah besar di Palembang.

"Selain jumlah narkoba yang terbilang sangat besar kita dapat. Kita juga mengamankan para tersangka di dua hotel berbintang tersebut. Para pelaku ini masih masuk jaringan Letto dan jaringan Bandung yang beberapa waktu lalu ditangkap Polda. Untuk penanganannya mau diambil Polda Metro Jaya atau Polda Sumsel masih dikoordinasikan. Terpenting sabu 40 kilogram dan ekstasi 12 kilogram telah kita amankan, sehingga tidak sempat diedarkan," tandasnya.

Sementara, tersangka Riska dan Abdi saat diwawancarai menjelaskan, dirinya hanya menyambut barang tersebut di dalam hotel. Dan sekali mengantarkan barang masing-masing mendapat upah Rp 10 juta. "Kami tidak tahu barang tersebut dari mana. Rencananya sabu dan ekatasi itu akan kami antar ke Jakarta dengan menggunakan kereta. Dapat upah hanya Rp 10 juta," pungkasnya. 

Pewarta : San Lbs
Editor/Redaksi : Dutasumsel

SEJUMBLAH WARGA SRIKEMBANG PROTES KE BUPATI KARENA TAK TERIMA PKH DI DESANYA

INDDRALAYA,DS, -- Dihapus dari daftar penerima Program Keluarga Harapan (PKH), sejumlah warga Desa Seri Kembang Kecamatan Payaraman, mendatangi rumah Dinas Bupati OI di Komplek Perkantoran Terpadu (KPT) Tanjung Senai Indralaya yang menggelar kegiatan Ngopi OI setiap hari Jum’at.

Kedatangan sejumlah warga pada Jum’at pagi (01/03/19) diterima dengan hangat oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Ogan Ilir, H Herman mewakili Bupati OI HM.Ilyas Panji Alam dan didampingi Asisten I A Rahman Rosidi, Asisten II Muksin Abdullah serta Plt.Kepala Dinas Sosial Irawan Sulaiman.

Mus, salah satu warga yang tidak menerima lagi bantuan tersebut meminta agar Bupati OI memperhatikan nasib mereka.

“Minta tolong pak, sudah beberapa kali pencairan dana PKH akhir tahun 2018 dan awal tahun 2019, tapi kami belum juga  mendapatkan bantuan tersebut, kami mohon kepada pak Bupati agar dimasukkan kembali sebagai penerima PKH,” ujarnya dihadapan Sekda OI.

Menanggapi hal tersebut Bupati OI HM Ilyas Panji Alam melaui Plt Kepala Dinas Sosial, Irawan Sulaiman mengatakan laporan warga ini akan ditampung dan segera ditindaklanjuti dengan Koordinator Kabupaten (Korkab) PKH OI.

“Berbagai kemungkinan yang bersangkutan tidak menerima lagi bantuan tersebut, namun laporan warga ini masih tetap kita tindak lanjuti bersama Korkab PKH OI untuk mencari kejelasan kenapa beberapa warga di Desa Seri Kembang ini di stop bantuan PKH nya,” pungkasnya.

Pewarta : Darius
Editor/Redaksi : Dutasumsel

DPRD Sumsel Siap Back Up Kegiatan PWI Sumsel


PALEMBANG, DS, - DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) siap back up kegiatan yang dilakukan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sumsel Periode 2019 – 2024.

Hal tersebut dikemukakan Ketua DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) MA Gantada saat menerima Ketua PWI Sumsel terpilih H Firdaus Komar beserta jajaran pengurus PWI Sumsel lainnya, Di antaranya Sekretaris PWI Sumsel Dwitri Kartini, Ketua DKP PWI Sumsel H. Kurnati Abdullah, Anggota DKP PWI Sumsel Hj Nurseri, Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Sumsel, Anwar Rasuan. Kemudian, Bendahara PWI Sumsel Novas Riyadi, Sri Gumay, Erni Noviyanti, Edwar Heryadi, Mella, dan Marintan di ruang rapat pimpinan DPRD Sumsel, Jumat (1/3).

Ketua DPRD Provinsi Sumsel Gantada juga berharap pelantikan pengurus PWI Sumsel nanti berjalan lancar dan sukses pada tanggal 5 Maret 2019.

“Tanggal 5 Maret akan saya lihat agenda kita, apakah bisa hadir atau tidak karena beberapa hari ini jadwal kita padat sekali. Banyak Anggota turun ke dapil karena sekarang tinggal 50 hari lagi,” katanya.
Mengenai Kantor PWI Sumsel yang sekarang menjadi Kantor Bawaslu Sumsel, dia berjanji akan cek dulu dan akan ditelusuri masalah hibah tersebut. ‘’Soal dana hibah selama ini sudah berjalan kemarin, namun kita kemarin kena kendala peraturan pemerintah, yang pasti kita siap back up kegiatan PWI dengan mungkin memberikan bantuan dalam bentuk lain,” katanya.

Selain itu Gantada meminta PWI Sumsel memberikan pengetahuan kepada masyarakat agar dapat memilah dan memilih berita yang bukan hoax agar ke depan masyarakat cerdas dengan pemberitaan yang benar.

Sedangkan Ketua PWI Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H Firdaus Komar menyampaikan sejumlah agenda yang akan digelar oleh PWI Sumsel di antaranya pelantikan kepengurusan PWI Sumsel.

Menurutnya, pelantikan pengurus PWI Sumsel pada 5 Maret 2019 mendatang bertempat di Griya Agung Palembang.

Selain itu pada momentum pelantikan menurut pemimpin perusahaan Koran Harian Beritapagi ini, pihaknya akan melakukan penandatanganan sejumlah MoU dengan berbagai pihak. MoU terkait dengan pelaksanaan pendidikan wartawan dan komitmen pelaksanaan uji kompetensi wartawan (UKW).

MoU juga terkait kerja sama dengan pihak ketiga untuk menyukseskan berbagai program yang dicanangkan pemerintah. Komitmen kerja sama bidang pendidikan dan UKW.

Menurutnya, rencana MoU akan dilakukan dengan SKK Migas Sumbagsel dan PT Tambang Batubara (Persero) tbk. Menurut Firdaus berkaitan dengan kerja sama peningkatan kualitas pendidikan bagi anak anak wartawan dilakukan MoU dengan Stisipol Candradimuka.

Selain itu menurutnya, perlu ada dana hibah agar PWI bisa mengembangkan SDM Wartawan terutama media online namun mulai Tahun kemarin dana hibah tersebut tidak lagi dianggarkan Pemprov Sumsel untuk PWI Sumsel.
Selain itu dia memastikan hari pers nasional tahun 2020 menurutnya akan dipastikan diadakan di Lubuk Linggau.

Setelah itu silaturahmi dilanjutkan ke Kantor Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Provinsi Sumsel.

Pewarta : Tyas
Editor/ Redaksi : Dutasumsel

RAPAT PARIPURNA PENETAPAN 5 RAPERDA DI SKOR


INDRALAYA, DS, - Rapat Paripurna DPRD Ogan Ilir dengan agenda penetapan 5 Raperda diskor.

Pasalnya, dari total 40 orang anggota DPRD Kabupaten Ogan Ilir (OI), hingga berita ini diturunkan yang hadir baru 18 orang anggota DPRD OI. Sehingga rapat tersebut belum kuorum.

Rapat Paripurna DPRD Ogan Ilir sedianya dijadwalkan pukul 10.00 WIB, namun hingga pukul 13.40 WIB masih banyak anggota DPRD Ogan Ilir yang belum hadir.

Pimpinan Rapat Paripurna, Wahyudi Maruwan mengatakan, rapat paripurna terpaksa diskors sampai minimal 25 orang anggota DPRD yang hadir.

"Kita skor, untuk menunggu kehadiran yang lain," Katawahyudi, yang telah  menyampaikan kepada forum rapat.

Berdasarkan Pantauan Dutasumsel.com hingga kini banyak bangku kosong yang sedianya ditempati wakil rakyat yang terhormat. Tetapi tidak hadir.

Begitupun terlihat kursi tamu undangan yang perlahan-lahan ditinggalkan lantaran lamanya rapat paripurna dimulai.

Pewarta : Darius
Editor/ Redaksi : Dutasumsel

TIM SERGAP MABESAD TNI BERSAMA KADISTAN OI DAN JAJARAN KOREM 044 GAPO KODIM 0402 OKI - OI PANEN RAYA DI DESA SUAK BATOK

INDRALAYA, DS, -- Tim Serapan Gabah dan Padi (Sergap) dari Markas Besar TNI bersama pemerintah daerah Kabupaten Ogan Ilir, melaksanakan panen padi Inbrida varietas Mekongga di Desa Suak Batok Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir Juamat (1/3/2019).
Panen raya seluas 160 hektare serta luas lahan keseluruhan 365 hektare, yang dikelola oleh kelompok Tani yang terdiri dari 15 Kelompok Tani dengan produksi rata-rata 5,8 ton/hektare jelas Penyuluh Pertanian Desa Suak Batok  Amril Nurman,Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir.
Ketua Tim Sergap TNI Kolonel Inf. Baskoro Mabesad didampingi Kolonel Inf Tjatur Putra, dalam sambutannya, Kolonel Inf Baskoro,ia sangat mengapresiasi petani di Desa Suak Batok Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir.
“ Dalam Penyerapan gabah petani yang dilaksanakan ada MoU antara Departemen Pertanian dengan TNI, yang saat ini berperan adalah dari Bulog. Hingga bulan April 2019, Bulog harus bisa menyerap gabah sebesar 1,5 juta ton,” jelas dia.
Sementara Bupati Ogan Ilir melalui Kadistan H. Hasnandar S menyampaikan, pembangunan pertanian merupakan program stabilitas nasional. Dalam hal ini, Kabupaten Ogan Ilir belum bisa memberikan seluruh program kepada warga petani.

“Untuk itu bupati juga berharap kepada masyarakat untuk berkomitmen secara bersama-sama dengan Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir dalam mencapai kemakmuran. Luas sawah yang berada di Ogan Ilir.

Selain itu, Ogan Ilir juga merupakan penyangah Provinsi Sumatera Selatan,“ ujar Kadistan.
Turut hadir dan mengikuti acara panen raya bersama Tim dari TNI, Dandim 0402/OKI -OI Letkol Inf Riayandi Kadistan, Kadis Disnakertransmigrasi Kabupaten OI A Saili, Danramil 402-07 Indralaya Kapt Inf Suwarno, Jajaran Babinsa Kodim 0402 OKI - OI,Kepala UPTD dan dinas terkait Kecamatan Indralaya Utara Korluh dan seluruh PPL Kecamatan,Ketua Gapoktan se-Kecamatan Indralaya Utara, seluruh Ketua P3A Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan.

Pewarta : Sanditya
Editor/Redaksi : Dutasumsel

TIM SERGAP MABESAD TNI KUNJUNGGI KABUPATEN OGAN ILIR SOSIALISASIKAN PENYERAPAN GABAH PETANI

INDRALAYA, DS, -- Tim Serapan Gabar dan Beras Petani (Sergap) Mabes TNI AD mengunjungi wilayah Kodim 0402/OKI - OI Jumat (1/03/2019) Kemudian Strategi yang dilancarkan oleh Tim Sergap yang meliputi Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Ogan Ilir, Jajaran Korem 044 Gapo.

Kunjungan ini untuk menoptimalkan penyerapan gabah petani. Kedatangan Tim yang dipimpin oleh Ketua Tim Kolonel Inf Baskoro Sergab Mabesad didampingi anggota Sergab Kolonel Inf Tjatur Putra yang disambut Bupati Ogan Ilir yang di wakili oleh Sekertaris Daerah Kabupaten Ogan Ilir H.Herman SH, MM serta Jajaran Opd Pemerintahan Daerah Ogan Ilir, serta Dandim 0402/Ogan Komering Ilir - Ogan Ilir  Letnan Kolonel Inf Riyandi yang didampingi pasiter Kodim 0402/OKI- OI Kapten Arh Marsito. Kunjungan kerja Tim Sergab tersebut dihadiri oleh Kadistan H. Hasnandar S, Para OPD Kabupaten Ogan Ilir, Para Jajaran OPD Kabupaten Ogan Ilir, Dandim Musi Banyuasin 0401, Dandim Banyuasin 0430, Dandim 0403 OKU Baturaja, Dandim 0404 M Enim, Dandim 0405 Lahat , Dandim 0406 Mura, Pabung 0402 OKI - OI,Danramil Jajaran Kodim 0402 OKI- OI, serta Perwakilan Babinsa,
Jajaran Penyuluh Pertanian Kabupaten Ogan Ilir

Tim Sergab Mabesad juga selanjutnya mengunjungi lokasi panen raya di Desa Suak Batok Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir sekaligus berbincang dengan petani. 

Pewarta : Sanditya
Editor/ Redaksi : Dutasumsel