NEWS

Slider

NARKOBA JENIS SABU-SABU SEBERAT 40 KILOGRAM DAN 12 KG EXTASI BERHASIL DI GREBEK SATRESKRIM DAN DITRESNARKOBA POLDA SUMSEL

PALEMBANG,DS,---Narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 40 kilogram dan 12 kilogram ekstasi gagal beredar di Sumsel. Ini setelah polisi Satreskrim Polresta Palembang bersama Ditresnarkoba Polda Sumsel menggrebek dua kamar hotel di Palembang dan menemukan dua narkoba tersebut.

Penggrebekan narkoba yang terjadi, Jumat (1/3) malam tersebut dibenarkan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara. "Benar anggota kita mengamankan sabu 40 kilogram dan ekstasi 12 kilogram di dalam dua kamar hotel. Satu pelaku ditangkap di hotel yang berada di kawasan Demang Lebar Daun dan satu lagi hotel di kawasan Basuki Rahmat," ujar Kapolda kemarin.

Kapolda didampingi Kapolresta Palembang Kombes Pol Didi Halmansyah SIk MH menerangkan, ditemukannya sabu 40 kilogram dan ekstasi 12 kilogram dari hasil pengembangan dari informasi yang diberikan Polda Metro Jaya. Diman informasinya menyebutkan akan ada pengambilan narkoba dalam jumlah besar di Palembang.

"Selain jumlah narkoba yang terbilang sangat besar kita dapat. Kita juga mengamankan para tersangka di dua hotel berbintang tersebut. Para pelaku ini masih masuk jaringan Letto dan jaringan Bandung yang beberapa waktu lalu ditangkap Polda. Untuk penanganannya mau diambil Polda Metro Jaya atau Polda Sumsel masih dikoordinasikan. Terpenting sabu 40 kilogram dan ekstasi 12 kilogram telah kita amankan, sehingga tidak sempat diedarkan," tandasnya.

Sementara, tersangka Riska dan Abdi saat diwawancarai menjelaskan, dirinya hanya menyambut barang tersebut di dalam hotel. Dan sekali mengantarkan barang masing-masing mendapat upah Rp 10 juta. "Kami tidak tahu barang tersebut dari mana. Rencananya sabu dan ekatasi itu akan kami antar ke Jakarta dengan menggunakan kereta. Dapat upah hanya Rp 10 juta," pungkasnya. 

Pewarta : San Lbs
Editor/Redaksi : Dutasumsel

SEJUMBLAH WARGA SRIKEMBANG PROTES KE BUPATI KARENA TAK TERIMA PKH DI DESANYA

INDDRALAYA,DS, -- Dihapus dari daftar penerima Program Keluarga Harapan (PKH), sejumlah warga Desa Seri Kembang Kecamatan Payaraman, mendatangi rumah Dinas Bupati OI di Komplek Perkantoran Terpadu (KPT) Tanjung Senai Indralaya yang menggelar kegiatan Ngopi OI setiap hari Jum’at.

Kedatangan sejumlah warga pada Jum’at pagi (01/03/19) diterima dengan hangat oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Ogan Ilir, H Herman mewakili Bupati OI HM.Ilyas Panji Alam dan didampingi Asisten I A Rahman Rosidi, Asisten II Muksin Abdullah serta Plt.Kepala Dinas Sosial Irawan Sulaiman.

Mus, salah satu warga yang tidak menerima lagi bantuan tersebut meminta agar Bupati OI memperhatikan nasib mereka.

“Minta tolong pak, sudah beberapa kali pencairan dana PKH akhir tahun 2018 dan awal tahun 2019, tapi kami belum juga  mendapatkan bantuan tersebut, kami mohon kepada pak Bupati agar dimasukkan kembali sebagai penerima PKH,” ujarnya dihadapan Sekda OI.

Menanggapi hal tersebut Bupati OI HM Ilyas Panji Alam melaui Plt Kepala Dinas Sosial, Irawan Sulaiman mengatakan laporan warga ini akan ditampung dan segera ditindaklanjuti dengan Koordinator Kabupaten (Korkab) PKH OI.

“Berbagai kemungkinan yang bersangkutan tidak menerima lagi bantuan tersebut, namun laporan warga ini masih tetap kita tindak lanjuti bersama Korkab PKH OI untuk mencari kejelasan kenapa beberapa warga di Desa Seri Kembang ini di stop bantuan PKH nya,” pungkasnya.

Pewarta : Darius
Editor/Redaksi : Dutasumsel

DPRD Sumsel Siap Back Up Kegiatan PWI Sumsel


PALEMBANG, DS, - DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) siap back up kegiatan yang dilakukan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sumsel Periode 2019 – 2024.

Hal tersebut dikemukakan Ketua DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) MA Gantada saat menerima Ketua PWI Sumsel terpilih H Firdaus Komar beserta jajaran pengurus PWI Sumsel lainnya, Di antaranya Sekretaris PWI Sumsel Dwitri Kartini, Ketua DKP PWI Sumsel H. Kurnati Abdullah, Anggota DKP PWI Sumsel Hj Nurseri, Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Sumsel, Anwar Rasuan. Kemudian, Bendahara PWI Sumsel Novas Riyadi, Sri Gumay, Erni Noviyanti, Edwar Heryadi, Mella, dan Marintan di ruang rapat pimpinan DPRD Sumsel, Jumat (1/3).

Ketua DPRD Provinsi Sumsel Gantada juga berharap pelantikan pengurus PWI Sumsel nanti berjalan lancar dan sukses pada tanggal 5 Maret 2019.

“Tanggal 5 Maret akan saya lihat agenda kita, apakah bisa hadir atau tidak karena beberapa hari ini jadwal kita padat sekali. Banyak Anggota turun ke dapil karena sekarang tinggal 50 hari lagi,” katanya.
Mengenai Kantor PWI Sumsel yang sekarang menjadi Kantor Bawaslu Sumsel, dia berjanji akan cek dulu dan akan ditelusuri masalah hibah tersebut. ‘’Soal dana hibah selama ini sudah berjalan kemarin, namun kita kemarin kena kendala peraturan pemerintah, yang pasti kita siap back up kegiatan PWI dengan mungkin memberikan bantuan dalam bentuk lain,” katanya.

Selain itu Gantada meminta PWI Sumsel memberikan pengetahuan kepada masyarakat agar dapat memilah dan memilih berita yang bukan hoax agar ke depan masyarakat cerdas dengan pemberitaan yang benar.

Sedangkan Ketua PWI Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H Firdaus Komar menyampaikan sejumlah agenda yang akan digelar oleh PWI Sumsel di antaranya pelantikan kepengurusan PWI Sumsel.

Menurutnya, pelantikan pengurus PWI Sumsel pada 5 Maret 2019 mendatang bertempat di Griya Agung Palembang.

Selain itu pada momentum pelantikan menurut pemimpin perusahaan Koran Harian Beritapagi ini, pihaknya akan melakukan penandatanganan sejumlah MoU dengan berbagai pihak. MoU terkait dengan pelaksanaan pendidikan wartawan dan komitmen pelaksanaan uji kompetensi wartawan (UKW).

MoU juga terkait kerja sama dengan pihak ketiga untuk menyukseskan berbagai program yang dicanangkan pemerintah. Komitmen kerja sama bidang pendidikan dan UKW.

Menurutnya, rencana MoU akan dilakukan dengan SKK Migas Sumbagsel dan PT Tambang Batubara (Persero) tbk. Menurut Firdaus berkaitan dengan kerja sama peningkatan kualitas pendidikan bagi anak anak wartawan dilakukan MoU dengan Stisipol Candradimuka.

Selain itu menurutnya, perlu ada dana hibah agar PWI bisa mengembangkan SDM Wartawan terutama media online namun mulai Tahun kemarin dana hibah tersebut tidak lagi dianggarkan Pemprov Sumsel untuk PWI Sumsel.
Selain itu dia memastikan hari pers nasional tahun 2020 menurutnya akan dipastikan diadakan di Lubuk Linggau.

Setelah itu silaturahmi dilanjutkan ke Kantor Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Provinsi Sumsel.

Pewarta : Tyas
Editor/ Redaksi : Dutasumsel

RAPAT PARIPURNA PENETAPAN 5 RAPERDA DI SKOR


INDRALAYA, DS, - Rapat Paripurna DPRD Ogan Ilir dengan agenda penetapan 5 Raperda diskor.

Pasalnya, dari total 40 orang anggota DPRD Kabupaten Ogan Ilir (OI), hingga berita ini diturunkan yang hadir baru 18 orang anggota DPRD OI. Sehingga rapat tersebut belum kuorum.

Rapat Paripurna DPRD Ogan Ilir sedianya dijadwalkan pukul 10.00 WIB, namun hingga pukul 13.40 WIB masih banyak anggota DPRD Ogan Ilir yang belum hadir.

Pimpinan Rapat Paripurna, Wahyudi Maruwan mengatakan, rapat paripurna terpaksa diskors sampai minimal 25 orang anggota DPRD yang hadir.

"Kita skor, untuk menunggu kehadiran yang lain," Katawahyudi, yang telah  menyampaikan kepada forum rapat.

Berdasarkan Pantauan Dutasumsel.com hingga kini banyak bangku kosong yang sedianya ditempati wakil rakyat yang terhormat. Tetapi tidak hadir.

Begitupun terlihat kursi tamu undangan yang perlahan-lahan ditinggalkan lantaran lamanya rapat paripurna dimulai.

Pewarta : Darius
Editor/ Redaksi : Dutasumsel

TIM SERGAP MABESAD TNI BERSAMA KADISTAN OI DAN JAJARAN KOREM 044 GAPO KODIM 0402 OKI - OI PANEN RAYA DI DESA SUAK BATOK

INDRALAYA, DS, -- Tim Serapan Gabah dan Padi (Sergap) dari Markas Besar TNI bersama pemerintah daerah Kabupaten Ogan Ilir, melaksanakan panen padi Inbrida varietas Mekongga di Desa Suak Batok Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir Juamat (1/3/2019).
Panen raya seluas 160 hektare serta luas lahan keseluruhan 365 hektare, yang dikelola oleh kelompok Tani yang terdiri dari 15 Kelompok Tani dengan produksi rata-rata 5,8 ton/hektare jelas Penyuluh Pertanian Desa Suak Batok  Amril Nurman,Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir.
Ketua Tim Sergap TNI Kolonel Inf. Baskoro Mabesad didampingi Kolonel Inf Tjatur Putra, dalam sambutannya, Kolonel Inf Baskoro,ia sangat mengapresiasi petani di Desa Suak Batok Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir.
“ Dalam Penyerapan gabah petani yang dilaksanakan ada MoU antara Departemen Pertanian dengan TNI, yang saat ini berperan adalah dari Bulog. Hingga bulan April 2019, Bulog harus bisa menyerap gabah sebesar 1,5 juta ton,” jelas dia.
Sementara Bupati Ogan Ilir melalui Kadistan H. Hasnandar S menyampaikan, pembangunan pertanian merupakan program stabilitas nasional. Dalam hal ini, Kabupaten Ogan Ilir belum bisa memberikan seluruh program kepada warga petani.

“Untuk itu bupati juga berharap kepada masyarakat untuk berkomitmen secara bersama-sama dengan Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir dalam mencapai kemakmuran. Luas sawah yang berada di Ogan Ilir.

Selain itu, Ogan Ilir juga merupakan penyangah Provinsi Sumatera Selatan,“ ujar Kadistan.
Turut hadir dan mengikuti acara panen raya bersama Tim dari TNI, Dandim 0402/OKI -OI Letkol Inf Riayandi Kadistan, Kadis Disnakertransmigrasi Kabupaten OI A Saili, Danramil 402-07 Indralaya Kapt Inf Suwarno, Jajaran Babinsa Kodim 0402 OKI - OI,Kepala UPTD dan dinas terkait Kecamatan Indralaya Utara Korluh dan seluruh PPL Kecamatan,Ketua Gapoktan se-Kecamatan Indralaya Utara, seluruh Ketua P3A Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan.

Pewarta : Sanditya
Editor/Redaksi : Dutasumsel

TIM SERGAP MABESAD TNI KUNJUNGGI KABUPATEN OGAN ILIR SOSIALISASIKAN PENYERAPAN GABAH PETANI

INDRALAYA, DS, -- Tim Serapan Gabar dan Beras Petani (Sergap) Mabes TNI AD mengunjungi wilayah Kodim 0402/OKI - OI Jumat (1/03/2019) Kemudian Strategi yang dilancarkan oleh Tim Sergap yang meliputi Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Ogan Ilir, Jajaran Korem 044 Gapo.

Kunjungan ini untuk menoptimalkan penyerapan gabah petani. Kedatangan Tim yang dipimpin oleh Ketua Tim Kolonel Inf Baskoro Sergab Mabesad didampingi anggota Sergab Kolonel Inf Tjatur Putra yang disambut Bupati Ogan Ilir yang di wakili oleh Sekertaris Daerah Kabupaten Ogan Ilir H.Herman SH, MM serta Jajaran Opd Pemerintahan Daerah Ogan Ilir, serta Dandim 0402/Ogan Komering Ilir - Ogan Ilir  Letnan Kolonel Inf Riyandi yang didampingi pasiter Kodim 0402/OKI- OI Kapten Arh Marsito. Kunjungan kerja Tim Sergab tersebut dihadiri oleh Kadistan H. Hasnandar S, Para OPD Kabupaten Ogan Ilir, Para Jajaran OPD Kabupaten Ogan Ilir, Dandim Musi Banyuasin 0401, Dandim Banyuasin 0430, Dandim 0403 OKU Baturaja, Dandim 0404 M Enim, Dandim 0405 Lahat , Dandim 0406 Mura, Pabung 0402 OKI - OI,Danramil Jajaran Kodim 0402 OKI- OI, serta Perwakilan Babinsa,
Jajaran Penyuluh Pertanian Kabupaten Ogan Ilir

Tim Sergab Mabesad juga selanjutnya mengunjungi lokasi panen raya di Desa Suak Batok Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir sekaligus berbincang dengan petani. 

Pewarta : Sanditya
Editor/ Redaksi : Dutasumsel

TIM BPBD DAN CAMAT MUARA KUANG BERIKAN BANTUAN KORBAN BANJIR DI TRANSMIGRASI TANABANG

INDRALAYA,DS, -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Ilir meninjau lokasi sekaligus menyalurkan bantuan bagi para korban di  UPT Tanabang  Kecamatan Muara Kuang , Kamis(28/2/2019).Tim BPBD Kabupaten Ogan Ilir yang dibantu oleh Camat Hendri dan Kepala Desa Kazomi telah menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga di UPT Tanabang SP2 Kawasan Transmigrasi Muara Kuang Kab. Ogan Ilir.
Kepala  BPBD Ogan Ilir Jamhuri S.sos  melalui Tim Kabupaten Ogan Ilir langsung bersama rombongan, kepada warga UPT Tanabang transmigrasi Muara Kuang mengatakan, hari ini pihaknya fokus  melakukan peninjauan sekaligus memberikan bantuan sembako seadanya untuk kebutuhan dapur umum.
"Tadi ada Mie Instan, Beras, Minyak Goreng, Air Mineral dan beberapa jenis sembako lainnya, itu untuk kebutuhan dapur umum bagi warga, seadanya. Karena besok atau lusa kami kesini lagi sambil menunggu data pasti dari pihak kecamatan mengenai jumlah jiwa yang terdampak musibah banjir ini.
Selanjutnya tambah Hendri, akan dikoordinasikan dengan Dinas terkait di Kabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumatera Selatan terutama masalah bantuan khususnya sembako yang saat ini memang dibutuhkan oleh para korban banjir.
Untuk diketahui, Musibah banjir di UPT Tanabang SP2 Kawasan Transmigrasi Muara Kuang Kab. Ogan Ilir Sumatera Selatan, kali ini merupakan yang terparah, selama beberapa hari terakhir dengan kondisi air saat ini dalam keadaan bertahan.

TIM BPBD OGAN ILIR MASIH MENCARI KORBAN TENGELAM DI PERAIRAN SUNGAI OGAN

INDRALAYA, DS,- Warga Desa Muara Dua Kecamatan Pemulutan Barat
Sapar(64) yang keseharianya sebagai petani itu tenggelam di sungai Ogan saat nyatang perahu terpeleset lalu jatuh Tenggelam dan hanyut dipinggiran Sungai Ogan sekitar jam 16.00 wib rabu sore(27/2) desa muara dua kecamatan pemulutan barat hingga berita ini ditayangkan belum ditemukan.

Kepala BPBD OI Jumhuri S.sos, saat dikonfirmasi melalui phonselnya,kamis(28/2) mengatakan, bukan diduga lagi memang tenggelam sekitar jam 16.00 wib selasa(27/2) tim kita sudah bergerak dari kemaren
Untuk pencarian menyisir terus dipinggiran sungai ogan untuk menemukan korban tersebut."ucapnya"

Lanjutnya,tim pertama sebanyak tujuh orang yang kemarin bertugas mencari korban hari ini kita tarik dan digantikan dengan tim kedua sebanyak tujuh orang juga dan saya langsung yang mengambil apel pergantian tim tersebut dilokasi tenggelamnya korban sekitar jam 12.00 wib siang tadi.

Dari Satker juga ada tim SAR palembang juga sudah turun dari semalam sekitar jam 21.00 wib untuk pencarian korban sapar(64) yang tenggelam disungai ogan. Adapun kronologis kejadiannya, korban tersebut sudah biasa menyatang perahu dan terpeleset satangnyo dan ahirnya nyampak dari perahu menurut saksi mato anaknya sendiri begitu.

Kita tetap stanbay menyisir pinggiran sungai ogan tersebut sampai dapat siapa tau jasad korbang ngambang disungai.
Dan saya juga tekankan kepada tim agar bekerja berdasarkan SOP jaga keselamatan, jangan kito nak nyelamatkan yang laen kito dewek jadi korban, jadi kita satu komando karna dilokasi ada ketua dan dengarkan arahan ketua tim dan ketua tim juga berkordinasi dengan pak kades dan kalo malam sudah tidak memungkinkan untuk pencarian ya istirahat jangan memaksakan diri karna kalo malam resiko bahayanya lebih besar. Tim kita akan terus mencari sampai korban tengelam tersebut ditemukan."ungkap Jumhuri kepala BPBD Kab.OI".
Pewarta : Snd Red
Editor/ Redaksi : Dutasumsel

PONPES AL-ITTIFAQIAH BEKERJASAMA DENGAN PT PUSRI PALEMBANG AKAN BIKIN BANK SAMPAH


INDRALAYA,DS,– Serumpun Bambu Sejuta Berkah merupakan Program CSR Unggulan PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (Pusri) sebagai wujud “Pusri Peduli Lingkungan” melalui aksi penanam bambu dan tanaman penghijauan. Sesuai dengan visi dan misi CSR Pusri yang salah satunya ikut membantu program pemerintah “Go Green” yaitu dengan penambahan bibit pohon bambu, Bank Sampah, Apotik Hidup,Program CSR PT Pusri Palembang, agar Ponpes Al- Ittifaqiah benar- benar serius dalam pengelolaan nya dengan bantuan csr dari pihak PT.Pusri Palembang.

Maka Super Intendent PT Pusri Palembang bersama dengan Mudir Al-Ittifaqiah Drs.K.H. Mudrik Qori dalam Kesepakatan Bersama tentang kerja sama pelaksanaan program CSR Bidang Lingkungan hidup pada Rabu (27/02) di Kampus D Ponpes Al-Ittifaqiah.
Sedangkan pihak Ponpes Al-Ittifaqiah sendiri siap menyediakan lahan, kami akan menyediakan bibit dan biaya pemeliharaan bambu sampai dengan siap di panen jelas pihak PT Pusri Palembang.
Menjelang panen nanti, kami akan lakukan pembinaan dan pemberdayaan bagi masyarakat sekitar Ponpes, serta akan dibuatkan pelatihan-pelatihan khusus pemanfaatan bambu, Bank Sampah agar dapat membuka lapangan kerja dan income bagi Pondok pesantren dan masyarakat”, ujar Super Intendent PT.Pusri.

Pada akhirnya tujuan utama dari kegiatan CSR penambahan bibit baru pohon bambu, Apotik Hidup, Bank Sampah, dan CSR, Pembuatan Koprasi, ini adalah untuk kemandirian pangan menuju masyarakat madani dan santriwan-santriwati yang sukses dunia akhirat, sejalan dengan makna luhur keberadaan PT Pusri untuk kemandirian pangan dan kehidupan yang lebih baik,Pengolahan Bank Sampah, Apotik Hidup, Penghijauan, penyulaman bibit bambu baru.jagar lebih asri jelas Ibu Ning Subiarti, Super Intendent PT Pusri Palembang di damping oleh Bapak Ronal, Bapak Reza dari CSR,dan dari Akdemisi Unsri.rabu27/2/2019.

Program ini tidak terhenti sampai disini, karena kami berkomitmen akan terus memberikan pembinaan karena PPI adalah mitra PT. Pusri. Saya lihat disini masih banyak lahan yang bisa kita kelola bersama seperti lahan di kampus D dan lahan  untuk Bank Sampah Insyaallah dalam waktu dekat kita akan kirimkan tim khusus untuk meneliti prosfek dari keuntunggan dari Bank Sampah di pesantren Al-Ittifaqiah”, imbuhnya.


Pewarta : Sanditya
Editor/Redaksi : Dutasumsel

Sang Pahlawan Timnas U 22 2019 Indonesia Ternyata Seorang Anggota Polri. Sani Rizki, pencetak gol Timnas U-22 yang juga Polisi



JAKARTA,DS, - Partai final Piala AFF U-22 antara Indonesia melawan juara bertahan Thailand dihelat di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Selasa petang (26/2). Kedua tim bermain apik dan sama-sama memiliki peluang berbahaya di babak pertama. Namun siapa sangka, gol Sani Rizki Fauzi dan Osvaldo Haay menjadi penentu gelar juara bagi skuad Garuda Muda.

Perjuangan Tim Indonesia U-22 di final Piala AFF U-22 patut dibanggakan. Skuad asuhan Indra Sjafri secara dramatis keluar sebagai yang terbaik. Hal ini merupakan pencapaian yang membanggakan bagi Indonesia dan para pecinta bola Tanah Air, mengingat Thailand yang dihadapi di laga puncak merupakan juara bertahan turnamen di edisi 2015 lalu.

Di balik sukses skuad Indonesia U-22 di lapangan hijau saat menghadapi Thailand, ada suatu yang menarik dari pencetak gol pertama Indonesia ke gawang Thailand, yakni Sani Rizki yang juga seorang polisi. Ia merupakan anggota Sabraha Polda Metro Jaya. Meski tingginya tidak sampai 170 cm dan berat badannya juga kurang ideal untuk ukuran pesepak bola, siapa sangka ia bisa menembus skuad timnas U-22.

Sani memiliki rekor bagus di klub, ia mencatatkan 18 penampilan di Liga 1 bersama Bhayangkara FC sebagai pemain inti. Kemampuannya itu sudah cukup untuk meyakinkan Indra Sjafri, buktinya dalam Piala AFF ia diturunkan dalam laga final dan berhasil mencetak gol.

Dilansir dari bola.com, Selasa (26/2), Sani sudah mencintai dunia sepak bola sejak kecil. Pertama kali ia dikenalkan sepak bola oleh sang ibu yang kebetulan merupakan mantan pemain sepak bola. Kala itu sang ibu sempat bermain bermain di Liga Wanita untuk DKI Jakarta. Sejak saat itu ia mulai tertarik untuk mejadi pemain sepak bola.

Memasuki kelas 3 SD, Sani mulai menekuni dunia sepak bola dengan masuk ke sekolah sepak bola (SSB) di Cicurug, Sukabumi bernama PSPB, ia berlatih di sana sampai kelas 3 SMP. Ia terus berlatih dengan tekun, hingga bergabung di tim Jakarta bernama Urakan FC. Sani kemudian mendapatkan beasiswa untuk menjadi Anggota Kepolisian.

Sani Rizki kemudian mengikuti pendidikan kepolisian selama tujuh bulan di Sekolah Pendidikan Kepolisian Negara (SPN) di Lido. Setelah pelantikan pada 7 Maret 2017, Sani mulai dinas di Sabhara Polda Metro Jaya.

Perjuangannya tak hanya sampai di situ, pada Maret 2017, pria kelahiran 1998 ini mengikuti seleksi masuk Bhayangkara FC U-19. Lalu pada Januari 2018, ia kembali mengepakkan sayapnya dengan mengikuti seleksi untuk masuk tim senior Bhayangkara FC.

Memiliki kemampuan yang luar biasa, tentunya menjadi kebanggaan sendiri bagi Indonesia karena memiliki pemain hebat seperti Sani Rizki. Seperti cita-citanya, bahwa ia sangat ingin bisa bergabung di Timnas Indonesia U-22 dan ingin memberikan yang terbaik untuk timnas.

Pewarta : Lubis
Editor/Redaksi : Dutasumsel