NEWS

Slider

RAPAT PARIPURNA PENETAPAN 5 RAPERDA DI SKOR


INDRALAYA, DS, - Rapat Paripurna DPRD Ogan Ilir dengan agenda penetapan 5 Raperda diskor.

Pasalnya, dari total 40 orang anggota DPRD Kabupaten Ogan Ilir (OI), hingga berita ini diturunkan yang hadir baru 18 orang anggota DPRD OI. Sehingga rapat tersebut belum kuorum.

Rapat Paripurna DPRD Ogan Ilir sedianya dijadwalkan pukul 10.00 WIB, namun hingga pukul 13.40 WIB masih banyak anggota DPRD Ogan Ilir yang belum hadir.

Pimpinan Rapat Paripurna, Wahyudi Maruwan mengatakan, rapat paripurna terpaksa diskors sampai minimal 25 orang anggota DPRD yang hadir.

"Kita skor, untuk menunggu kehadiran yang lain," Katawahyudi, yang telah  menyampaikan kepada forum rapat.

Berdasarkan Pantauan Dutasumsel.com hingga kini banyak bangku kosong yang sedianya ditempati wakil rakyat yang terhormat. Tetapi tidak hadir.

Begitupun terlihat kursi tamu undangan yang perlahan-lahan ditinggalkan lantaran lamanya rapat paripurna dimulai.

Pewarta : Darius
Editor/ Redaksi : Dutasumsel

TIM SERGAP MABESAD TNI BERSAMA KADISTAN OI DAN JAJARAN KOREM 044 GAPO KODIM 0402 OKI - OI PANEN RAYA DI DESA SUAK BATOK

INDRALAYA, DS, -- Tim Serapan Gabah dan Padi (Sergap) dari Markas Besar TNI bersama pemerintah daerah Kabupaten Ogan Ilir, melaksanakan panen padi Inbrida varietas Mekongga di Desa Suak Batok Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir Juamat (1/3/2019).
Panen raya seluas 160 hektare serta luas lahan keseluruhan 365 hektare, yang dikelola oleh kelompok Tani yang terdiri dari 15 Kelompok Tani dengan produksi rata-rata 5,8 ton/hektare jelas Penyuluh Pertanian Desa Suak Batok  Amril Nurman,Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir.
Ketua Tim Sergap TNI Kolonel Inf. Baskoro Mabesad didampingi Kolonel Inf Tjatur Putra, dalam sambutannya, Kolonel Inf Baskoro,ia sangat mengapresiasi petani di Desa Suak Batok Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir.
“ Dalam Penyerapan gabah petani yang dilaksanakan ada MoU antara Departemen Pertanian dengan TNI, yang saat ini berperan adalah dari Bulog. Hingga bulan April 2019, Bulog harus bisa menyerap gabah sebesar 1,5 juta ton,” jelas dia.
Sementara Bupati Ogan Ilir melalui Kadistan H. Hasnandar S menyampaikan, pembangunan pertanian merupakan program stabilitas nasional. Dalam hal ini, Kabupaten Ogan Ilir belum bisa memberikan seluruh program kepada warga petani.

“Untuk itu bupati juga berharap kepada masyarakat untuk berkomitmen secara bersama-sama dengan Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir dalam mencapai kemakmuran. Luas sawah yang berada di Ogan Ilir.

Selain itu, Ogan Ilir juga merupakan penyangah Provinsi Sumatera Selatan,“ ujar Kadistan.
Turut hadir dan mengikuti acara panen raya bersama Tim dari TNI, Dandim 0402/OKI -OI Letkol Inf Riayandi Kadistan, Kadis Disnakertransmigrasi Kabupaten OI A Saili, Danramil 402-07 Indralaya Kapt Inf Suwarno, Jajaran Babinsa Kodim 0402 OKI - OI,Kepala UPTD dan dinas terkait Kecamatan Indralaya Utara Korluh dan seluruh PPL Kecamatan,Ketua Gapoktan se-Kecamatan Indralaya Utara, seluruh Ketua P3A Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan.

Pewarta : Sanditya
Editor/Redaksi : Dutasumsel

TIM SERGAP MABESAD TNI KUNJUNGGI KABUPATEN OGAN ILIR SOSIALISASIKAN PENYERAPAN GABAH PETANI

INDRALAYA, DS, -- Tim Serapan Gabar dan Beras Petani (Sergap) Mabes TNI AD mengunjungi wilayah Kodim 0402/OKI - OI Jumat (1/03/2019) Kemudian Strategi yang dilancarkan oleh Tim Sergap yang meliputi Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Ogan Ilir, Jajaran Korem 044 Gapo.

Kunjungan ini untuk menoptimalkan penyerapan gabah petani. Kedatangan Tim yang dipimpin oleh Ketua Tim Kolonel Inf Baskoro Sergab Mabesad didampingi anggota Sergab Kolonel Inf Tjatur Putra yang disambut Bupati Ogan Ilir yang di wakili oleh Sekertaris Daerah Kabupaten Ogan Ilir H.Herman SH, MM serta Jajaran Opd Pemerintahan Daerah Ogan Ilir, serta Dandim 0402/Ogan Komering Ilir - Ogan Ilir  Letnan Kolonel Inf Riyandi yang didampingi pasiter Kodim 0402/OKI- OI Kapten Arh Marsito. Kunjungan kerja Tim Sergab tersebut dihadiri oleh Kadistan H. Hasnandar S, Para OPD Kabupaten Ogan Ilir, Para Jajaran OPD Kabupaten Ogan Ilir, Dandim Musi Banyuasin 0401, Dandim Banyuasin 0430, Dandim 0403 OKU Baturaja, Dandim 0404 M Enim, Dandim 0405 Lahat , Dandim 0406 Mura, Pabung 0402 OKI - OI,Danramil Jajaran Kodim 0402 OKI- OI, serta Perwakilan Babinsa,
Jajaran Penyuluh Pertanian Kabupaten Ogan Ilir

Tim Sergab Mabesad juga selanjutnya mengunjungi lokasi panen raya di Desa Suak Batok Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir sekaligus berbincang dengan petani. 

Pewarta : Sanditya
Editor/ Redaksi : Dutasumsel

TIM BPBD DAN CAMAT MUARA KUANG BERIKAN BANTUAN KORBAN BANJIR DI TRANSMIGRASI TANABANG

INDRALAYA,DS, -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Ilir meninjau lokasi sekaligus menyalurkan bantuan bagi para korban di  UPT Tanabang  Kecamatan Muara Kuang , Kamis(28/2/2019).Tim BPBD Kabupaten Ogan Ilir yang dibantu oleh Camat Hendri dan Kepala Desa Kazomi telah menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga di UPT Tanabang SP2 Kawasan Transmigrasi Muara Kuang Kab. Ogan Ilir.
Kepala  BPBD Ogan Ilir Jamhuri S.sos  melalui Tim Kabupaten Ogan Ilir langsung bersama rombongan, kepada warga UPT Tanabang transmigrasi Muara Kuang mengatakan, hari ini pihaknya fokus  melakukan peninjauan sekaligus memberikan bantuan sembako seadanya untuk kebutuhan dapur umum.
"Tadi ada Mie Instan, Beras, Minyak Goreng, Air Mineral dan beberapa jenis sembako lainnya, itu untuk kebutuhan dapur umum bagi warga, seadanya. Karena besok atau lusa kami kesini lagi sambil menunggu data pasti dari pihak kecamatan mengenai jumlah jiwa yang terdampak musibah banjir ini.
Selanjutnya tambah Hendri, akan dikoordinasikan dengan Dinas terkait di Kabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumatera Selatan terutama masalah bantuan khususnya sembako yang saat ini memang dibutuhkan oleh para korban banjir.
Untuk diketahui, Musibah banjir di UPT Tanabang SP2 Kawasan Transmigrasi Muara Kuang Kab. Ogan Ilir Sumatera Selatan, kali ini merupakan yang terparah, selama beberapa hari terakhir dengan kondisi air saat ini dalam keadaan bertahan.

TIM BPBD OGAN ILIR MASIH MENCARI KORBAN TENGELAM DI PERAIRAN SUNGAI OGAN

INDRALAYA, DS,- Warga Desa Muara Dua Kecamatan Pemulutan Barat
Sapar(64) yang keseharianya sebagai petani itu tenggelam di sungai Ogan saat nyatang perahu terpeleset lalu jatuh Tenggelam dan hanyut dipinggiran Sungai Ogan sekitar jam 16.00 wib rabu sore(27/2) desa muara dua kecamatan pemulutan barat hingga berita ini ditayangkan belum ditemukan.

Kepala BPBD OI Jumhuri S.sos, saat dikonfirmasi melalui phonselnya,kamis(28/2) mengatakan, bukan diduga lagi memang tenggelam sekitar jam 16.00 wib selasa(27/2) tim kita sudah bergerak dari kemaren
Untuk pencarian menyisir terus dipinggiran sungai ogan untuk menemukan korban tersebut."ucapnya"

Lanjutnya,tim pertama sebanyak tujuh orang yang kemarin bertugas mencari korban hari ini kita tarik dan digantikan dengan tim kedua sebanyak tujuh orang juga dan saya langsung yang mengambil apel pergantian tim tersebut dilokasi tenggelamnya korban sekitar jam 12.00 wib siang tadi.

Dari Satker juga ada tim SAR palembang juga sudah turun dari semalam sekitar jam 21.00 wib untuk pencarian korban sapar(64) yang tenggelam disungai ogan. Adapun kronologis kejadiannya, korban tersebut sudah biasa menyatang perahu dan terpeleset satangnyo dan ahirnya nyampak dari perahu menurut saksi mato anaknya sendiri begitu.

Kita tetap stanbay menyisir pinggiran sungai ogan tersebut sampai dapat siapa tau jasad korbang ngambang disungai.
Dan saya juga tekankan kepada tim agar bekerja berdasarkan SOP jaga keselamatan, jangan kito nak nyelamatkan yang laen kito dewek jadi korban, jadi kita satu komando karna dilokasi ada ketua dan dengarkan arahan ketua tim dan ketua tim juga berkordinasi dengan pak kades dan kalo malam sudah tidak memungkinkan untuk pencarian ya istirahat jangan memaksakan diri karna kalo malam resiko bahayanya lebih besar. Tim kita akan terus mencari sampai korban tengelam tersebut ditemukan."ungkap Jumhuri kepala BPBD Kab.OI".
Pewarta : Snd Red
Editor/ Redaksi : Dutasumsel

PONPES AL-ITTIFAQIAH BEKERJASAMA DENGAN PT PUSRI PALEMBANG AKAN BIKIN BANK SAMPAH


INDRALAYA,DS,– Serumpun Bambu Sejuta Berkah merupakan Program CSR Unggulan PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (Pusri) sebagai wujud “Pusri Peduli Lingkungan” melalui aksi penanam bambu dan tanaman penghijauan. Sesuai dengan visi dan misi CSR Pusri yang salah satunya ikut membantu program pemerintah “Go Green” yaitu dengan penambahan bibit pohon bambu, Bank Sampah, Apotik Hidup,Program CSR PT Pusri Palembang, agar Ponpes Al- Ittifaqiah benar- benar serius dalam pengelolaan nya dengan bantuan csr dari pihak PT.Pusri Palembang.

Maka Super Intendent PT Pusri Palembang bersama dengan Mudir Al-Ittifaqiah Drs.K.H. Mudrik Qori dalam Kesepakatan Bersama tentang kerja sama pelaksanaan program CSR Bidang Lingkungan hidup pada Rabu (27/02) di Kampus D Ponpes Al-Ittifaqiah.
Sedangkan pihak Ponpes Al-Ittifaqiah sendiri siap menyediakan lahan, kami akan menyediakan bibit dan biaya pemeliharaan bambu sampai dengan siap di panen jelas pihak PT Pusri Palembang.
Menjelang panen nanti, kami akan lakukan pembinaan dan pemberdayaan bagi masyarakat sekitar Ponpes, serta akan dibuatkan pelatihan-pelatihan khusus pemanfaatan bambu, Bank Sampah agar dapat membuka lapangan kerja dan income bagi Pondok pesantren dan masyarakat”, ujar Super Intendent PT.Pusri.

Pada akhirnya tujuan utama dari kegiatan CSR penambahan bibit baru pohon bambu, Apotik Hidup, Bank Sampah, dan CSR, Pembuatan Koprasi, ini adalah untuk kemandirian pangan menuju masyarakat madani dan santriwan-santriwati yang sukses dunia akhirat, sejalan dengan makna luhur keberadaan PT Pusri untuk kemandirian pangan dan kehidupan yang lebih baik,Pengolahan Bank Sampah, Apotik Hidup, Penghijauan, penyulaman bibit bambu baru.jagar lebih asri jelas Ibu Ning Subiarti, Super Intendent PT Pusri Palembang di damping oleh Bapak Ronal, Bapak Reza dari CSR,dan dari Akdemisi Unsri.rabu27/2/2019.

Program ini tidak terhenti sampai disini, karena kami berkomitmen akan terus memberikan pembinaan karena PPI adalah mitra PT. Pusri. Saya lihat disini masih banyak lahan yang bisa kita kelola bersama seperti lahan di kampus D dan lahan  untuk Bank Sampah Insyaallah dalam waktu dekat kita akan kirimkan tim khusus untuk meneliti prosfek dari keuntunggan dari Bank Sampah di pesantren Al-Ittifaqiah”, imbuhnya.


Pewarta : Sanditya
Editor/Redaksi : Dutasumsel

Sang Pahlawan Timnas U 22 2019 Indonesia Ternyata Seorang Anggota Polri. Sani Rizki, pencetak gol Timnas U-22 yang juga Polisi



JAKARTA,DS, - Partai final Piala AFF U-22 antara Indonesia melawan juara bertahan Thailand dihelat di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Selasa petang (26/2). Kedua tim bermain apik dan sama-sama memiliki peluang berbahaya di babak pertama. Namun siapa sangka, gol Sani Rizki Fauzi dan Osvaldo Haay menjadi penentu gelar juara bagi skuad Garuda Muda.

Perjuangan Tim Indonesia U-22 di final Piala AFF U-22 patut dibanggakan. Skuad asuhan Indra Sjafri secara dramatis keluar sebagai yang terbaik. Hal ini merupakan pencapaian yang membanggakan bagi Indonesia dan para pecinta bola Tanah Air, mengingat Thailand yang dihadapi di laga puncak merupakan juara bertahan turnamen di edisi 2015 lalu.

Di balik sukses skuad Indonesia U-22 di lapangan hijau saat menghadapi Thailand, ada suatu yang menarik dari pencetak gol pertama Indonesia ke gawang Thailand, yakni Sani Rizki yang juga seorang polisi. Ia merupakan anggota Sabraha Polda Metro Jaya. Meski tingginya tidak sampai 170 cm dan berat badannya juga kurang ideal untuk ukuran pesepak bola, siapa sangka ia bisa menembus skuad timnas U-22.

Sani memiliki rekor bagus di klub, ia mencatatkan 18 penampilan di Liga 1 bersama Bhayangkara FC sebagai pemain inti. Kemampuannya itu sudah cukup untuk meyakinkan Indra Sjafri, buktinya dalam Piala AFF ia diturunkan dalam laga final dan berhasil mencetak gol.

Dilansir dari bola.com, Selasa (26/2), Sani sudah mencintai dunia sepak bola sejak kecil. Pertama kali ia dikenalkan sepak bola oleh sang ibu yang kebetulan merupakan mantan pemain sepak bola. Kala itu sang ibu sempat bermain bermain di Liga Wanita untuk DKI Jakarta. Sejak saat itu ia mulai tertarik untuk mejadi pemain sepak bola.

Memasuki kelas 3 SD, Sani mulai menekuni dunia sepak bola dengan masuk ke sekolah sepak bola (SSB) di Cicurug, Sukabumi bernama PSPB, ia berlatih di sana sampai kelas 3 SMP. Ia terus berlatih dengan tekun, hingga bergabung di tim Jakarta bernama Urakan FC. Sani kemudian mendapatkan beasiswa untuk menjadi Anggota Kepolisian.

Sani Rizki kemudian mengikuti pendidikan kepolisian selama tujuh bulan di Sekolah Pendidikan Kepolisian Negara (SPN) di Lido. Setelah pelantikan pada 7 Maret 2017, Sani mulai dinas di Sabhara Polda Metro Jaya.

Perjuangannya tak hanya sampai di situ, pada Maret 2017, pria kelahiran 1998 ini mengikuti seleksi masuk Bhayangkara FC U-19. Lalu pada Januari 2018, ia kembali mengepakkan sayapnya dengan mengikuti seleksi untuk masuk tim senior Bhayangkara FC.

Memiliki kemampuan yang luar biasa, tentunya menjadi kebanggaan sendiri bagi Indonesia karena memiliki pemain hebat seperti Sani Rizki. Seperti cita-citanya, bahwa ia sangat ingin bisa bergabung di Timnas Indonesia U-22 dan ingin memberikan yang terbaik untuk timnas.

Pewarta : Lubis
Editor/Redaksi : Dutasumsel

KORAMIL 402-06 TANJUNG BATU DAN CAMAT MENINJAU JEMBATAN GANTUNG DI EMBACANG

INDRALAYA, DS, -- Camat Lubuk Keliat Rusman A Tholib, S.IP bersama Danramil 0402 - 06 Tanjung Batu Kapt Inf Salamun meninjau jembatan gantung di Desa Embacang Kecamatan Lubuk Keliat, Camat dan Danramil di dampingi Kepala Desa Embacang Sarnudi , Kepala Puskesmas Lubuk Keliat Ismantoro SKM, M.Kes,meninjau langsung jembatan Gantung yang saat ini Air Sungai yang hampir mendekati Jembatan Gantung di Desa Embacang di karenakan curah hujan yang cukup tinggi  dalam sepekan ini sehingga Air Sungai Ogan Meluap mencapai ketingian 150 Cm, sehingga cukup tinggi hampir jelas Rusman Rabu 27/2/2019.
Kegiatan yang melibatkan Kepala Desa Embacang , Kecamatan Lubuk Keliat Kabupaten Ogan Ilir tersebut membuat
Kekhawatiran warga apabila Jembatan Gantung satu-satu jalan menuju ke Desa Embacang  kemungkinan akan Tengelam dengan debet airnya sangat tinggi sampai 150 CM, Pasalnya selama sepekan ini curah hujan cukup tinggi, namun atas bantuan TNI khususnya anggota Koramil 06/ Tanjung Batu yang sigap dapat teratasi berkat kesigapan Danramil 06/Tanjung Batu dan Camat Lubuk Keliat.

Danramil 06/Tanjung Batu Kapten Inf Salamun berharap dengan adanya kunjunggan nya bersama Camat dan Kepala Puskesmas Lubuk Keliat ini akan dapat memberikan manfaat bagi semua warga Desa Embacang.

Pewarta : Sanditya
Editor/ Redaksi : Dutasumsel

Kecamatan Tanjung Raja Gelar Musrenbang, Camat ; Apa yang disampaikan akan menjadi Prioritas

INDRALAYA,DS, - Pemerintah Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir melaksanakan kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan, Rabu (27/2/2019).

Musrenbang dengan tema Melalui Musrenbang Kita Himpun dan Salurkan Aspirasi Masyarakat Demi Terwujudnya Masyarakat Kecamatan Tanjung Raja Yang Maju dan Sejahtera, berlangsung di Aula Kantor Camat Tanjung Raja.

Hadir dalam kegiatan tersebut dihadiri, Kepala Bidang Usaha Ekonomi Kerakyatan Dinas PMD Ogan Ilir,Bappeda Ogan Ilir,Anggota DPRD Ogan Ilir, Kapolsek Tanjung Raja, Danramil Tanjung Raja serta Camat Tanjung Raja.

Berbagai usulan pembangunan yang disampaikan oleh para Lurah dan Kepala Desa diantaranya, usul pembangunan Lampu Jalan dikelurahan Tanjung Raja Barat dan Usul pembangunan jalan disamping SMAN 1 Tanjung Raja Lorong atap dikelurahan Tanjung Raja Utara.

Mendapat berbagai usulan rencana Pembangunan hal tersebut ditanggapi langsung oleh Sulaiman Midun selaku Kabid UEK DPMD Ogan Ilir ia mengatakan, Musrenbang adalah kegiatan rutin tahunan dalam upaya menyusun perencanaan dibidang pembangunan,"Melalui penjaringan aspirasi masyarakat dalam menentukan prioritas yang menjadi permasalahan di Kecamatan, yang pada dasarnya diawali oleh rembug warga, diteruskan dengan musrenbangdes dan selanjutnya dibawa ketingkat kecamatan dan diteruskan ketingkat Kabupaten,"katanya.

Terpisah Camat Tanjung Raja Erwin Sani menyatakan apa yang telah disampaikan dalam Musrenbang akan menjadi skala prioritas, Yang akan diusulkan di Musrenbang Kabupaten,harapannya mudah - mudahan rencana usulan pembangunan dapat direalisasikan oleh kabupaten sehingga manfaatnya dapat dinikmati oleh masyarakat," Dari hasil musrenbangdes dan penyampaian secara tertulis kepihak Pemerintahan Masyarakat Desa (PMD) Kecamatan selanjutnya akan direkap,Pihak Kecamatan akan memilih yang menjadi Skala prioritas untuk dibawa kemusrenbang kabupaten,"ungkapnya.

Pewarta :Darius
Editor/Redaksi : Dutasumsel

WAGUB SUMSEL KUNJUNGI PULAU TERLUAR DI SUMSEL YAKNI PULAU MASPARI

OKI,DS, – Untuk kedua kalinya, Wakil Gubernur (Wagub) Sumsel Mawardi Yahya meninjau pulau terluar di Sumsel yakni Pulau Maspari, Selasa (26/2/2019). Tak hanya meresmikan pencanangan Pulau Maspari sebagai destinasi wisata baru di Sumsel, pada kunjungan kerjanya kali ini Wagub Mawardi juga melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pos Pengamanan Terpadu di lokasi tersebut.
Selain Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, sejumlah Kepala OPD Pemprov Sumsel terkait juga ikut dibawa dalam rombongan.  Mereka di antaranya Plt Kepala Dinas Pariwisata Sumsel Nadjib, Plh Kepala Dinas Pariwisata Sumsel Aufa, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Sumsel, Widada, Tim Ekpedisi Ceng Ho, serta peserta Kemah Bakti Pemuda Pariwisata dan Bela Negara Gabungan  se Sumsel 2019. Di pulau yang masih masuk dalam wilayah Kabupaten OKI itu, rombongan sempat menginap satu malam.
“Ini aset Sumsel yang luar biasa. Ada destinasi pantai yang indah, terumbu karang, keanekaragaman hayati, ada juga penyu bersisik dan banyak lagi yang lain. Nah semua potensi ini harus kita jaga, makanya Pemprov berkomitmen memberikan perhatian lebih pada Pulau ini,” ucap Mawardi.
Dikatakannya, Pulau Maspari sebenarnya sudah mulai dikelola sejak zaman Gubernur Rosihan Arsyad. Agar ini makin berkembang iapun berupaya kembali menghidupkan bahkan mempopulerkan Maspari sebagai destinasi wisata baru di Sumsel yang menjanjikan. Tak tanggung-tanggung, untuk memaksimalkan tempat pembenihan udang windu, ikan laut dan bandeng, ia bahkan belajar langsung ke Jepara.
“Disini akan kita bangun pusat pembenihan ikan dan udang. Karena saya lihat dari daerah Wahyu Mandira sampai ke Bangka ini petani tambak udang perlu perhatian dari pemerintah makanya perlu ada pengadaan benih. Yang ada selama ini mereka beli di Bali, Lampung dan Jepara karena kita gak punya pembenihannya,” jelas Mawardi.
Setelah dikunjungi beberapa kali dikatakan Mawardi, Pulau Maspari mulai memiliki daya pikat. Potensi perikanannya yang banyak bahkan membuat beberapa petani nelayan daerah saling mengklaim seperti Lampung dan Bangka. Hal ini pula yang mendasari pihaknya dan Kapolda serta dinas terkait membangun Posko Terpadu.
“Kegiatan ekonomi di pesisir pantai sudah mulai ramai dan aktivitasnya luar biasa dna jadi rebutan. Makanya kita minta bantuan Polairud, Lanal, Dispar dan Dinas Perikanan dan Kelautan serta desa setempat untuk kita bangun Posko Terpadu,” tambah Mawardi usai melakukan peletakan batu pertama posko terpadu pulau.Maspari Oki.

Pewarta : Arri P
Editor/Redaksi : Dutasumsel