NEWS

Slider

Babinsa Koramil 406-05/Muara Kelingi Pantau Wilayah Binaan Yang Terkena Banjir

MURA, DS,-- Penrem 044/Gapo, 18 Februari 2019,
Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 406-05/Muara Kelingi Kodim 0406/Mura Sertu Argani bersama warga memantau sejumlah titik yang terdampak banjir di wilayah Kelurahan Muara Kelingi dan Desa Bingin Jungut Kecamatan Muara Kelingi Kabupaten Musi Rawas dengan ketinggian air mencapai antara 30 hingga 90 cm, Senin (18/2/2019).

Tak hanya di satu wilayah, Sertu Argani juga terjun ke lapangan memantau Desa binaannya yang sedang mengalami kebanjiran akibat hujan dan luapan air sungai Musi yang menggenangi ratusan rumah, puluhan hektar sawah serta hewan ternak terkena genangan banjir. Kejadian ini menggugah hati nurani Sertu Argani untuk mengadakan patroli ke pemukiman warga.

Dalam kegiatan tersebut, Sertu Argani menghimbau kepada masyarakat agar jangan sering melawati genangan air banjir karena berbahaya dengan terkenanya penyakit kulit dan juga selalu memperhatikan anak-anak untuk tidak membiarkan bermain di genangan banjir. "Alhamdulillah ketinggian air sudah mulai berkurang, namun kami tetap siaga dan terus melakukan komunikasi dengan sejumlah unsur sebagai antisipasi terhadap kondisi yang bisa saja berubah setiap saat," tuturnya.

Salah satu warga Desa Bingin Jungut yang menjadi korban banjir Bapak H. Imam (50) mengatakan, memang sudah menjadi langganan banjir di Desa kami ini karena lokasinya rendah dan dekat aliran sungai Musi. “Banjir ini bukan kerena hanya disebabkan oleh hujan, akan tetapi ini juga air kiriman dari sungai Musi yang volumenya besar, ini sudah setiap tahun terjadi namun belum ada solusi,” jelasnya.

Sementara itu, Kasi Sosial Kecamatan Muara Kelingi Bapak Sukirman, S.Sos. yang sedang melakukan pengecekan ke lokasi banjir Desa Bingin Jungut mengungkapkan, bahwa pihaknya telah melakukan pendataan akibat banjir di wilayahnya. “Saat ini, berdasarkan data sementara yang telah kami himpun, dampak banjir tersebut merendam lebih dari 140 rumah atau 160 KK dengan jumlah penduduk lebih 670 jiwa, dan ketinggian air mencapai 90 cm”. terangnya.

Pewarta : Argani
Editor/ Redaksi : Dutasumsel

Zona Integritas, Kejari Ogan Ilir Komit Ciptakan Wilayah Bebas Korupsi 

INDRALAYA, DS, – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ogan Ilir (OI) mulai tahun 2019 berkomitmen
tinggi untuk melakukan berbagai perubahan menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Hal itu ditandai dengan pencanangan Zona Integritas lingkup Kejari Ogan Ilir, Senin (18/02/2019)di Kantor Kajari Yang baru selesai di jalan Palembang- Prabumulih KM 34 Indralaya Utara Dalam sambutannya Kepala Kejaksanaan Negeri (Kajari) Ogan Ilir Adityo Gunawan SH.MH.
Acara ini dilaksanakan sebagai wujud pelaksanaan dari peraturan  menteri pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi nomor 52 tahun 2014 tentang pedoman pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi dan wilayah birokrasi bersih dan melayani di lingkungan pemerintah. Dasar pelaksanaan kegiatan ini adalah sk kajati sumsel no.Kep-12 tanggal 14 februari 2019 tentang unit kerja zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih dalam melayani.

Senin18/2 10.47 Untuk mencapai WBK dan WBBM ini ada 6 hal yang harus dilaksanakan adalah,1.Manajemen perubahan 2. Penguatan ketatalaksanaan 3. Penguatan sistem pengawasan 4.penguatan sistem manajemen SDM 5. Penguatan Akutanbilitas kinerja 6. Peningkatan kualitas pelayanan publik. Jelas Kasi Intel Kejaksaan Negri Ogan Ilir Imam Hidayat SH kepada Dutasumsel.com senin 18/2/2019.

Imam menambahkan, walaupun Kejari Ogan Ilir tidak termasuk dalam Kejari prioritas pencanangan zona integritas, namun sudah mempersiapkan diri menjadi zona integritas, dengan dukungan seluruh stakeholder sebagai rekan kerja seperti Inspektorat Pemkab Ogan Ilir, para ASN dan unsur pers serta pemangku kebijakan lainnya, sehingga wilayah kerja Kejari OI bebas KKN.

“Kebersamaan adalah hal yang utama, sebab penilaian zona integritas adalah komitmen secara kolektif atau grup, sehingga harus ada komitmen bersama antara Kejari dan Pemkab OI dan teman-teman pers sebagai mata dan telinga kami di masyarakat dan menjadikan OI daerah bebas korupsi,” jelas Kajari.

Selanjutnya Adityo mengutip perkataan salah satu panutan Kejaksaan Republik Indonesia Baharuddin Lopa yang menyebutkan, ‘Banyak yang salah jalan tapi merasa tenang karena banyak yang sama-sama salah. Beranilah berbuat benar walaupun sendirian.’

“Disadari akan banyak konsekuensi dengan menyukseskan zona integritas ini, namun semua itu menuju kepada kebaikan bersama. Seberat apapun tantangan yang dihadapi namun jika saling mendukung pasti dapat diselesaikan dengan baik,” ujar Kejari.

Turut menandatangani Komitmen Kinerja dan Pakta Integritas masing-masing Bupati Ogan Ilir HM Ilyas Panji Alam, Kapolres OI Gazali Ahmad SiK,MH Pabung 0402 OKI -OI Mayor Ikra W, Kepala Lapas Tanjung Raja Budi  pejabat Kejari Ogan Ilir diantaranya, Kasi Pidsus, Kasi Pidum, Kasi Intel, Kasi Perdata dan TUN , Kasubag Pembinaan, sejumlah pegawai dan staf Kejari, serta kalangan pers di lingkup Ogan Ilir. pada hari ini senin tgl 18 februari 2019 pukul 10.00 wib bertempat d kantor kejaksaan negeri ogan ilir(kantor baru) di jalan lintas Palembang Prabumulih km. 34 Kabupaten Ogan Ilir.

Acara penandatanganan pakta integritas dan komitmen bersama pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Acara ini dihadiri oleh Bupati Kab.Ogan Ilir,Kajari Ogan Ilir,Kapolres Ogan Ilir,Ketua PN Kayu Agung,Ketua BNN Kab. Ogan Ilir,Pabung 0402 Kab. Ogan Ilir,kepala Lapas Tanjung Raja,Pimpinan BRI,Kasi Kasubagbin serta seluruh pegawai Kejaksaan Negeri Ogan Ilir. 

Adapun susunan acaranya adalah sambutan dari Kajari Ogan Ilir sambutan dari Bupati Kabupaten Ogan Ilir Penandatanganan fakta integritas dan komitmen bersama pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) yang diawali oleh Bupati Kab. Ogan Ilir, Kajari Ogan Ilir dan undangan lainnya dilanjutkan dengan penandatanganan kasi/kasubagbin serta seluruh pegawai kejari ogan ilir.

Pewarta : Sanditya
Editor/ Redaksi : Dutasumsel.

JEMBATAN SUKAMERINDU DI RESMIKAN BUPATI HM.ILYAS PANJI ALAM SE.SH.MM

INDRALAYA, DS,--Pembangunan Jembatan Desa Sukamerindu Kecamatan Pemulutan Barat Kabupaten Ogan Ilir Selesai dibangun dan diresmikan Bupati Ogan Ilir HM.Ilyas Panji Alam,SE.SH.MM 
Proyek pembangunan Jembatan yang berasal dari DD tahun 2017 akhirnya selesai juga dibangun dan bisa dilalui oleh warga Desa.
Proyek yang mengunakan dana DD APBN 2017 mencapai Rp.664 juta untuk volume 85 M x 1,5 M.

Diberitakan sebelumnya jembatan Sukamerindu ini sebelumya pembangunannya mangkrak hampir satu tahun, karena selisih penghitungan dari tim tekhnis Pendamping Desa.

Menurut keterangan warga yang minta identitasnya dirahasiakan, jika pada tahap pertama pencairan DD tersebut diduga telah terjadi pemyimpangan, terbukti dari pengerjaan proyek yang hanya dikerjakan sepanjang 25,4 Meter saja yakni baru rangka jembatan.

Dijelaskan sumber tersebut, sarat dengan penyimpangan itu diduga dilakukan oleh oknum Kepala Desa yang lama Desa Sukamerindu, Srisamsiar,S.Ag yang bekerjasama dengan pendamping Desa, bernama Zulpan, jelas warga yang engan disebut namanya.

Hal itu diperkuat karena pembangunan jembatan diborongkan kepada Zulpan yang nota bone nya sebagai Pendamping Desa tersebut.

Sementara itu, Sekretaris Desa Sukamerindu, Iswadi ketika dikonfirmasi Media ini mengatakan, jika saat ini pembangunan jembatan tersebut masih terkendala masa Transisi pergantian Kepala Desa sehingga kesulitan dalam pembuatan SPJ, jelas Iswadi.

Selain itu, diakui Iswadi, berhubung pembangunan pada tahap pencairan pertama belum memenuhi persentasi maka untuk pencairan tahap kedua menjadi terhambat hingga tidak bisa melanjutkan pembangunan Jembatan tersebut hingga selesai, dan Alhamdulillah Jembatan Tersebut sudah Rampung dan bisa di lalui Masyarakat jelasnya,dan Bupati Ogan Ilir HM.Ilyas Panji Alam SE.SH.MM langsung meresmikan jembatan yang sempat terhambat, imbuh nya kepada Media ini Ahad 17/2/2019.

Pewarta : Sanditya
Editor/ Redaksi : Dutasumsel

PELAKU SEPISIALIS BEGAL YANG SEMPAT BURON BERHASIL DI BEKUK TIM SRIGALA DAN TIM MACAN

INDRALAYA,DS,-Dua pelaku pembegalan di tujuh Tempat Kejadian Perkara (Tkp) dibekuk Sat Reskrim Polres OI, Riski Saputra Bin Syarwani 17 tahun pekerjaan turut orang tua dengan alamat Jalan Abi Kusno rt 03 Kel Kemang Agung Kec. Kertapati Palembang yang sudah tertangkap terlebih dahulu (3/6/2018) mengakui bahwa memang benar melakukan pembegalan bersama Agus Bin M.Husin (25 th) pekerjaan dagang dengan alamat Terminal karya jaya jln lintas timur Palembang Indralaya Km.10, sementara tersangka agus masih DPO. Kapolres OI AKPB Gazali Ahmad SiK, MH,melalui Kanit Pidum IPDA Rachmat Djakatara, S.Tr.K mengatakan, kedua tersangka pembegalan di tujuh TKP tersebut sudah kita tangkap semua, yang terakhir atas nama Agus yang selama ini DPO kita tangkap di Taman happy garden jl. Bunga Raya kelurahan Baloi Indah Kecamatan Lubuk Baja Kepulauan Riau,Rabu (13/2/2019) sekitar jam 14.00 Wib ini berkat kerjasama kita dengan Tim Macan Sat Reskrim Polresta Barelang yang dipimpin Kanit Buser IPDA Aris Baltasar, STK."ucapnya". Lanjutnya, pada saat Tim Srigala dan Tim Macan lakukan penyelidikan atas dasar keterangan tersangka Riski dan keterangan keluarga tersangka Agus bahwa Tsk Agus sedang berada di Batam Kepulauan Riau dan ahirnya atas kesigapan Tim Macan dari Sat Reskrim Mapolres Barelang dan Tim Srigala Sat Reskrim Polres OI berhasil bekuk tersangka Agus di Taman Happy Garden jl. Bunga Raya Kel.Baloi indah Kecamatan Lubuk Baja Kepulauan Riau. Adapun kedua tersangka melakukan pembegalan dengan cara mengendarai motor jenis Yamaha Vixion warna merah, dengan terlebih dahulu melakukan pengintaian kepada setiap korban yang mengendarai kendaraan R2/R4. Lalu kedua pelaku mengikutinya dari Kertapati Palembang, pada saat jalanan sepi pelaku langsung memepet kendaraan korban lalu menghadang korban serta menodong dengan menggunakan senjata tajam lalu merampas barang milik korban hingga korban jatuh dari motor. Setelah menguras harta korban lalu kedua pelaku langsung melarikan diri dengan membawa harta milik korban hasil begalnya,"jelasnya" Sementara tujuh lokasi Tkp di 1.Tkp Jalan Lurus Km.20 dengan kerugian satu unit motor mio hitam BG 6326 TP satu buah Hp Oppo R7 lite. 2.Tkp Jalan lurus km 20 dengan kerugian satu Hp Xiaomi warna hitam abu abu dan kamera canon. 3.Tkp simpang Ktm Rambutan dengan kerugian satu unit motor honda beat warna putih.4. Tkp Jln lintas simpang obor Km14 dengan kerugian dua buah dompet dan dua buah handphone merk oppo dan handphone sunbery. 5.Tkp sebelum jembatan kurung dengan kerugian satu hanphone Xiaomi dan uang yg tidk diketahui jumlahnya. 6.Tkp jembatan ibul besar 1 dengan kerugian uang yg tidak diketahui jumlahnya,tiga suku emas,buku tabungan dan kunci mobil , STNK mobil. 7.Tkp jalan lurus km 20 dengan kerugian uang 30 jt, handphon oppo warna gold dan handphon nokia senter. Adapun tujuh korban pembegalan dari kedua tersangka adalah : 1.Inggit Novita, 2.Cici Meisari, 3.Muslim, 4.Ferdi, 5.Lutfi Trianto, 6.Murhami, 7.Karyanto. Sementara Barang Bukti yang kita dapatkan antara lain : satu unit R2 Yamaha Vixion warna merah, satu buah Senjata Tajam jenis samurai,satu buah Sarung senjata tajam warna coklat,satu buah HP merk Oppo R7, satu buah HP merk Vivo, satu buah Kamera Cannon EOS M10, satu buah kotak Kamera Cannon EOS M10, satu buah Jaket jeans dan satu buah Celana jeans. Kedua pelaku sudah kita amankan di Mapolres Ogan Ilir dan sanksi hukuman dikenakan pasal 365 KUHP, tindak pidana pencurian dengan kekerasan." Ungkap Kapolres melalui Kanit Pidum Polres OI dan Kasubag Humas Polres OI Akp.Zainalsyah". Pewarta : Sanditya Editor/ Redaksi : Dutasumsel

TNI AD Akan Rekrut 15 Ribu-an Pemuda/Pemudi Terbaik Bangsa


JAKARTA,DS,- TNI Angkatan Darat akan merekrut sekitar 15 ribu-an orang dengan skala prioritas para pemuda -pemudi dari wilayah Aceh, Kalimantan, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, Papua, Maluku dan Maluku Utara serta beberapa wilayah lainnya. Hal tersebut disampaikan Aspers Kasad Mayjen TNI Heri Wiranto, S.E.,M.M.,M.Tr.(Han) kepada para pengunjung Stand TNI AD di hari ketiga pelaksanaan _Education_ _and_ _Training_ _Expo_ Ke-28 Tahun 2019 di Jakarta _Convention Center_ (JCC), Senayan, Jaksel, Sabtu (16/02/2019) Di tengah keriuhan para pengunjung Pameran Pendidikan tersebut, Aspers Kasad mengungkapkan bahwa alokasi dari wilayah-wilayah tersebut akan lebih banyak kepada mereka yang berada di pedalaman dan perbatasan serta pulau terluar dan terpencil. "Untuk wilayah itu diberikan peluang dan alokasi lebih banyak, baik untuk calon Perwira, Bintara maupun Tamtama,"tegasnya 'Harapannya, kita dapat berikan kesempatan lebih banyak kepada pemuda-pemuda di wilayah pedalaman dan perbatasan serta pulau terluar untuk turut andil menjadi prajurit garda terdepan bangsa,” tambah Heri Wiranto Menurut Heri Wiranto, penerimaan prajurit TNI AD pada tahun ini secara rinci sejumlah 15. 574 orang, yang terdiri dari 351 orang Calon Taruna Akmil, 216 orang calon Pa PK, 3.167 Bintara dan 11.840 Tamtama. "Kita akan seleksi para pemuda dan pemudi Indonesia yang terbaik. Kita buka seluas-luasnya dan gratis atau tanpa ditarik bayaran sepeserpun, sehingga ke depan, TNI AD akan semakin profesional dan unggul," tuturnya. Untuk rekrutmen sendiri, Heri Wiranto memastikan dilaksanakan secara transparan dan profesional, dengan didasarkan kepada kesetaraan, kesamaan hak dan kewajiban. "Itu akan dipastikan, apalagi dengan adanya pendaftaran secara online, kita monitor dan kendalikan secara ketat agar tidak terjadi kecurangan,"tegasnya. "Jika ada (kecurangan), catat dan laporkan, bisa secara langsung ke Satuan TNI AD terdekat atau pengaduan melalui email di _website_ TNI AD (tniad.mil.id), kita yakinkan ditindaklanjuti," tambahnya. Terkait hal tersebut, Aspers Kasad sangat senang dengan adanya Pameran _Education & Training Expo_, khususnya Stand TNI AD yang tidak hanya sekedar memamerkan namun juga menyimulasikan pelaksanaan penerimaan prajurit. "Bahkan para pengunjung diberikan. kesempatan untuk konsultasi dan swafoto secara gratis," ujar lulusan Akmil tahun 1989 ini. Pada hari ke-3, para pengunjung Stand TNI AD kembali berjubel. Beragam aktivitas mereka lakukan, ada yang mencoba tiang _pull up_ dan _chinning_, cek buta warna, konsul psikologi, foto-foto dengan para Taruna maupun prajurit Kowad. Bahkan ada yang langsung mendaftar dengan dibimbing oleh personel dari Ditajenad dan Ajendam Jaya. Dari Panitia Stand TNI AD mencatat, pengunjung hari pertama sejumlah 1.029 orang, hari kedua 1.098 orang dan melonjak drastis di hari ketiga sejumlah 1.797 orang, dengan rata-rata sekitar 150 s.d. 200 orang mendaftar langsung di Stand tersebut, setiap harinya. "Antusias para pengunjung, terutama para generasi muda ini tidak hanya menunjukkan ketertarikan terhadap isi stand saja, juga kecintaan dan kebanggaannya tehadap TNI, khususnya TNI AD. Ini, sungguh luar biasa," pungkasnya.
Sumber dari Dispenad.
Editor/ Redaksi : Dutasumsel

POLRES OGAN ILIR GELAR RAZIA KKYD DI KECAMATAN INDRALAYA UTARA

INDRALAYA, DS, ─ Kapolres Ogan Ilir AKBP Gazali Ahmad SIK MH dan jajaran nya mengelar Razia KKYD, Pada hari Sabtu tanggal 16 februari 2019 mulai pukul. 20.00 Wib s/d pukul. 22.00 wib berlangsung  bertempat di depan RM. Tahu Semedang Lingga Sari Indralaya Polres Ogan Ilir telah melaksanakan Kegiatan Kepolisian yang ditingkatkan ( KKYD ) berdasarkan surat perintah Kapolres Ogan Ilir tgl 14 Februari 2019 dengan sasaran TP 3C, penyalahgunaan senpi, sajam, narkoba, premanisme dan street Crime dalam rangka cipta kondisi Ops mantab brata thn 2019.berlangsung giat razia gabungan bersama Polres Ogan Ilir dalam rangka Kegiatan Kepolisian Yang Di Tingkatkan (KKYD) untuk Cipta Kondisi Akhir Pekan bertempat di Jl. Lintas Palembang-Indralaya Km.32 Kelurahan Timbangan Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir.giatan razia dipimpin Kapolsek Indralaya AKP Bambang Julianto SH MH, dengan didampingi oleh Kasat Sabhara Polres OI AKP Makmun Arrasyid SH bersama KBO Sat Lantas Polres OI IPTU Usman Tabroni, dengan di ikuti personil gabungan Polsek Indralaya dan Polres Ogan Ilir yang berjumlah 36 personil.

Giat dipimpin Kanit Regident Sat Lamtas Polres Ogan Ilir Ipda. Rusdi  didampingi oleh Kanit Turjawali Sat Sabhara dan KBO Narkoba Polres Ogan Ilir, serta diikuti oleh seluruh personil yang terlibat sprin Cipta kondisi berjumlah 31 personil
Adapun sasaran dalam giat tersebut, Tindak pidana pencurian, Senpi, Sajam, Premanisme, Terorisme dan tindak pidana Lainnya dengan cara, – Melakukan penggeledahan orang dan barang bawaan. Melakukan pemeriksaan kendaraan R2 dan R4(Pribadi, barang dan penumpang).

Adapun hasil giat KKYD Polres OI berhasil menangkap para Premanisme, yang membawa Senpi, Sajam, Narkoba, Miras, Petasan, Kendaraan R2, – Kendaraaan R4  1 Unit SIM R4,2 lembar,Tilang STNK R4  2 Lembar Sumber dari Kasubag Humas polres OI  Akp.Zaenalsyah.Kegiatan Kepolisian yang ditingkatkan ( KKYD ) Polres Ogan Ilir dalam rangka razia terpadu di jajaran Polda Sumsel.”
Dari pelaksanaan razia belum ditemukan pengendara yang membawa sajam, senpira, narkoba maupun terkait pelaku tindak pidana.
Giat Razia tersebut juga dilaksanakan oleh Polsek polsek jajaran Polres Ogan Ilir.

Pewarta : Sanditya
Editor/Redaksi : Dutasumsel

Hujan Turun Berada Dikebun ,Ngatemi Tersambar Petir


PALI, DS,-- Beristrahat  di pondok kebun wilayah lubuk guci kelurahan talang ubi selatan ,Na'as menimpa Ngatemi (50) yang disambar petir ,Sabtu 16 February 2019 Kejadian bermula ketika saat suami ngatemi yaitu Yatiman yang saat itu berada di luar pondok kebun merasa ada suatu pirasat yang kurang baik Seketika itu juga Yatiman pulang ke pondok yang bejarak 200 meter dari dirinya ,sesampai dipondok  yatiman melihat istrinya sudah terjatuh tak berdaya dengan kondisi leher dan pundak menghitam.

" Setiba aku di pondok aku lihat istriku terguling dengan kondisi leher menghitam ,kejadian itu di depan pintu pondok ,sedangkan didalam ada 2 cucu kami yang lagi bermain " Ujar Yatiman Suami korban saat menceritakan pada  sanak dan kerabat serta anggota kepolisian.

Masih kata dia ,Seketika itu juga dia memberikan kabar kepada tetangga dan keluarganya di rumah dan langsung di jeput sembari di bawah ke rumah talang jepit keluarahan talang ubi selatan ,Jelasnya dihadapan pemerintah setempat RT ,RW dan Camat.

" Atas kejadian ini kami hanya bisa pasra ke pada yang maha kuasa semoga saja almarhuma mendapatkan tempat yang layak di sisi allah dan diampuni segala salah dan dosa " Ucapnya.

Ditempat yang sama Hardin M Nuh Camat talang ubi membenarkan kejadian tersebut dengan ini kami sebagai pemerintah kecamatan mengucapkan duka yang mendalam atas musibah yang menimpah korba

" kami juga sangat prihatin dan berduka atas kejadian ini, namun disini kami harapkan suami dan keluarga korban supaya dapat bersabar dan iklas " Harapnya

Pewarta : Anelka
Editor/Redaksi : Dutasumsel

Anggota TNI, Polres, Satpol PP dan Pelajar Muara Enim Latihan Beladiri Bersama


MUARA ENIM,DS,-- Penrem 044/Gapo, 16 Februari 2019,Guna meningkatkan tali silaturahmi antar sesama aparat keamanan, pada hari Jumat (15/2/2019) personel Batalyon Infanteri (Yonif) 141/AYJP (Aneka Yudha Jaya Prakosa) bersama anggota Polres dan Satpol PP Muara Enim menggelar latihan beladiri bersama bertempat di Markas Polres Muara Enim.

Menurut Kapolres Muara Enim AKBP Hendra Gunawan didampingi Kasubag Humas AKP Arsyad Agus, mengatakan bahwa kegiatan latihan beladiri bersama ini bertujuan untuk menjalin hubungan silaturahmi baik dari pimpinan ataupun dari personel kebawah, dan dengan berbagai instansi seperti TNI dan Satpol PP sehingga terjalin hubungan emosional yang lebih baik. “Selain itu juga, untuk membiasakan berolahraga, sebab dengan tubuh yang kuat akan menjadikan jiwa sehat. Karena sehat itu mahal, makanya lebih baik mencegah daripada mengobati," ujar Kapolres.

Ditambahkan Arsyad, dalam kegiatan tersebut diikuti oleh delapan personel dari TNI Yonif 141/AYJP Karang Raja Muara Enim, sepuluh orang dari Polres Muara Enim dan enam orang dari Satpol PP serta beberapa orang perwakilan dari Pemdan dan pelajar Muara Enim. “Latihan bersama ini akan mempersiapkan personel yang terlatih fisiknya, mempunyai kemampuan mengemban tugas negara yang dihadapinya”, tambahnya.

Sementara itu Serda Noptian Alhamdi, perwakilan dari Yonif 141/AYJP yang juga sebagai pelatih dalam latihan ini mengatakan, kegiatan latihan bersama ini rutin dilaksanakan, selain untuk mengasah keterampilan masing-masing juga untuk menjaga kebersamaan dan menciptakan Sinegritas antara TNI dan Polri bersama masyarakat. “Kegiatan latihan beladiri bersama ini bernama YOSAPRANAS (Yonif 141/AYJP, Shabara, Praja dan Diknas) yang telah diresmikan oleh Kapolres Muara Enim yang diwakili Kabagsumda Kompol Dedi Suhendri, S.Sos, M.M. beberapa waktu yang lalu”, terang Noptian.

Adapun pelatih yang dilibatkan dalam kegiatan latihan beladiri bersama ini yaitu Serda Noptian Alhamdi dari Yonif 141/AYJP dan Bripka Yoki Burhan, S.H. dari Polres Muara Enim.

Pewarta :Sertu Din
Editor/Redaksi : Dutasumsel

Danramil 401-02/Babat Toman Terima 4 Pucuk Senpira Dari Masyarakat


SEKAYU, DS,-- Penrem 044/Gapo, 16 Februari 2019 Setelah dilakukan himbaun oleh para Bintara Pembina Desa (Babinsa) dengan melakukan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) kepada masyarakat di wilayah teritorial Koramil 401-02/Babat Toman Kodim 0401/Musi Banyuasin berdampak positif. Pasalnya setelah adanya penyerahan dua pucuk Senjata Api Rakitan (Senpira) beberapa waktu lalu, kini pada hari Jumat (15/2) siang sekira pukul 11.30 WIB datang lagi seorang warga Desa Panai Kec. Sanga Desa Kab. Musi Banyuasin Sdr. Sanga didampingi Kades Bapak Amilison mendatangi Markas Koramil 401-02/Babat Toman untuk menyerahkan 2 pucuk Senpira dan diterima langsung oleh Danramil Kapten Inf Suhartono.

Tidak hanya Srd. Sanga saja, di hari yang sama, Sdr. Ansori dan Sdr. Ledo dari Desa Pengaturan Kec. Batang Hari Leko Kab. Musi Banyuasin yang didampingi Kadesnya Bapak Herman juga datang ke Markas Koramil 401-02/Babat Toman untuk menyerahkan masing-masing satu pucuk Senpira yang langsung diterima oleh Danramil didampingi para Bainsanya.
Komandan Koramil 401-02/Babat Toman Kapten Inf Suhartono mewakili Dandim 0401/Muba Letkol Arm Muh Saifudin Khoiruzzamani, S.Sos. mengatakan, bahwasannya penyerahan Senpira tersebut adalah salah satu bentuk kesadaran masyarakat yang taat terhadap aturan. “Kesadaran masyarakat menyerahkan Senpira pada kami adalah bukti nyata bahwa masyarakat Busi Banyuasin khususnya wilayah teritorial Koramil 401-02/Babat Toman sadar akan hukum. Masyarakat menyerahkan sendiri ke Koramil yang diantar oleh Kepala Desa dan Babinsa”, ujar Kapten Suhartono.

Lanjut Danramil mengatakan, penyerahan senjata api rakitan oleh masyarakat ini hasil dari himbauan yang sejak beberapa bulan ini dilakukan oleh jajarannya, setiap Babinsa masuk kewilayah binaannya selalu menghimbau dengan cara Komsos dan menggalang warga agar dengan kesadarannya mau menyerahkan Senpira yang mereka miliki. “Tujuannya adalah untuk menekan terjadinya tindak pidana yang menggunakan senjata api di wilayah teritorial Koramil 401-02/Babat Toman khususnya dan Kodim 0401/Muba pada umumnya, karena dengan memiliki senjata api biasanya pelaku kejahatan lebih berani dan kejam terhadap sasaranya”, terang Danramil.

Kemudian Danramil dan jajarannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kades dan masyarakat yang telah bekerja sama dalam menghimbau seluruh warga masyarakat Muba yang masih memiliki senjata api ilegal agar segera dapat menyerahkan kepihak yang berwenang. “Kepada Kades dan warga yang telah membantu kami dalam menyampaikan himbauan sejak beberapa bulan yang lalu kami ucapkan terima kasih dan kepada warga masyarakat yang masih memiliki senjata api tampa izin silakan melapor dan menyerahkan Senpi tersebut kepada pihak yang berwajib, bisa melalui Koramil atau Kodim maupun ke pihak Kepolisian baik Polres atau Polsek”, tutup Danramil.

Pewarta : Sertu Din
Editor/Redaksi :Dutasumsel

Babinsa Koramil 405-06/Muara Pinang Himbau Warga Terhadap Bencana Alam



LAHAT.DS.-- Penrem 044/Gapo, 16 Februari 2019
Untuk meningkatkan kewaspadaan warga masyarakat terhadap bencana alam, mengingat saat ini sedang musin hujan dengan intensitas tinggi khususnya di wilayah Kab. Lahat, Babinsa Koramil 405-06/Muara Pinang Kodim 0405/Lahat Serda Sahiman bersama Bhabinkamtibmas setempat melaksanakan kegiatan sambang Desa Muara Pinang Lama Kec. Muara Pinang Kab. Empat Lawang, Sabtu (16/2/2019).

Dalam kesempatan ini Serda Sahiman menyampaikan himbauan kepada sejumlah warga sehubungan musim penghujan agar masyarakat tetap waspada terhadap bencana alam seperti tanah longsor dan banjir terutama masyarakat yang tinggal ditempat yang rawan tanah longsor dan banjir agar lebih waspada.

“Kedatangan kami ke sini sekedar mengingatkan bagi penghuni rumah yang berada di lokasi rawan longsor dan banjir agar waspada karena sewaktu waktu terjadi bencana maka ada kesiapan untuk mengungsi dan menyelamatkan diri, seperti terjadi longsor di pinggiran jalan saat saya lewat antara Desa Sapa Panjang dan Desa Muara Pinang Lama,“ ujar Sahiman.

Keberadaan Babinsa harus berperan aktif di Desa binaannya dalam mensosialisasikan pentingnya keamanan dan keselamatan setiap warga, sehingga jika terjadi bencana alam paling tidak keselamatan diri yang diutamakan dari pada harta benda.

Pewarta: Sertu Din
Editor/Redaksi :Dutasumsel