NEWS

Slider

Reuni STPDN Bahas Politik?

Sejumlah pejabat ASN acungkan salam koko saat foto bersama Pjs Walikota Prabumulih
PRABUMULIH, DS - Masyarakat Kota Prabumulih belakangan ini dihebohkan dengan beredarnya foto sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) bersama Pjs Walikota Prabumulih H Richard Cahyadi AP MSi. Pasalnya di dalam foto tersebut sejumlah ASN yang notabene pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Prabumulih berpose sembari mengacungkan simbol salam kolom kosong (Koko).

Padahal seperti diketahui salam koko tersebut merupakan jargon relawan kolom kosong yang kerap disosialisasikan kepada masyarakat. Terlebih lagi foto salam koko yang dilakukan oleh oknum pejabat tersebut juga dilakukan oleh Pjs Walikota Prabumulih H Richard Cahyadi.

Bahkan yang lebih disayangkan lagi foto tersebut diambil dalam kegiatan acara silaturahmi alumni APDN, IPDN dan STPDN yang digelar di gedung kesenian Rumah Dinas Walikota Prabumulih beberapa waktu lalu, tepatnya pada Selasa (24/04).

Tentunya hal ini menimbulkan banyak pertanyaan di kalangan masyarakat bahkan di kalangan pegawai Pemkot Prabumulih. Apalagi foto tersebut juga menjadi viral dikalangan netizen yang diapload di sejumlah media sosial.

"Katanya ASN tidak boleh terlibat politik praktis. Tapi kok masih ada ASN yang berpolitik, malahan yang terlibat itu kalangan pejabat. Terlepas ikut atau tidaknya dalam berpolitik praktis namun pose mereka sudah mengarah kesana," ujar salah seorang pegawai di lingkungan Pemkot Prabumulih.

Banyaknya kalangan pejabat yang mulai main mata dengan terlibat berpolitik praktis juga membuat kalangan pegawai lainnya bingung. Karena terlihat jelas dari sejumlah foto tersebut sejumlah oknum ASN secara terang-terangan merapat ke kolom kosong.

"Kita ini kan ASN yang tentunya memiliki aturan. Kalau aturan itu dilanggar pastinya akan ada sanksi. Mungkin mereka sudah siap dengan konsekuensinya jika terbukti. Kalau kita ini hanya pegawai biasa. Tapi jelas keadaan ini membuat kita bingung. Satu sisi kita disuruh netral namun disisi lain ada pejabat yang diam-diam mulai berpolitik praktis," kata sumber tersebut yang enggan namanya disebut.

Terpisah, Ketua Panwaslu Kota Prabumulih, Herman Julaidi SH saat dikonfirmasi terkait beredarnya foto tersebut mengaku belum mendapatkan laporan. Meskipun demikian pihaknya tidak akan tinggal diam dan mencoba untuk menelusuri hal tersebut.

"Kita belum menerima laporan adanya foto kalangan pejabat yang diduga terlibat politik praktis. Jika memang ada maka akan kita tindak lanjuti. Karena itu kami akan coba mrngumpulkan informasi dan data-datanya untuk dikaji lebih jauh," ungkapnya.

Untuk mengetahui kebenarannya, Panwaslu akan memanggil sejumlah oknum ASN tersebut untuk dimintai penjelasan.

"Berfoto dengan menunjukkan kode itu sama saja mensosialisasikan. Apalagi foto tersebut sudah dikonsumsi publik. Jika memang melanggar maka kita akan laporkan hal ini ke Komisi Aparatur Sipik Negara (KASN) di Jakarta," tegasnya. (DS 01)

Pria Bertato Pemuja Shabu Dibekuk


PRABUMULIH, DS -  Indra (41) warga Jalan Pakjo, Kelurahan Gunung Ibul Barat, Kecamatan Prabumulih Timur diringkus anggota Satresnarkoba Polres Prabumulih. Pria yang tubuhnya dipenuhi tato ini diciduk lantaran kedapatan menyimpan dan menggunakan narkoba jenis sabu.

Pelaku ditangkap saat tengah bersantai di kontrakannya Jalan Pakjo, pada Jum'at (27/4) sekitar pukul 18.00 wib. Selain menciduk pelaku, di kontrakan tersebut polisi menemukan barang bukti berupa satu paket narkoba dan seperangkat alat hisap shabu, serta pirek kaca didalam saku celana tersangka dan sebuah handphone jenis Oppo.

Tidak hanya itu, setelah dilakukan penggeledahan ke sejumlah ruangan, polisi juga mendapatkan barang bukti lainnya berupa sebilah senjata tajam cap garpu dan satu unit senjata api rakitan (senpira, red) lengkap dengan satu butir amunisi aktif.

Dengan temuan tersebut, pelaku berikut barang bukti langsung digeladang petugas ke Mapolres Prabumulih guna kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Hutauruk SIK melalui Kasat Narkoba AKP Ali Asri SH saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya saat ini masih mendalami kasus kepemilikan narkoba yang diamankan dari pelaku.

"Pelaku dikenal sebagai pengedar dan sudah menjadi target operasi polisi. Kita juga tengah mendalami kepemilikan senjata api dan sajam yang ditemukan di kontrakan pelaku," ujar Ali.

Ali menegaskan, pelaku akan dijerat sesyai pasal 112 UU 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

"Pelaku juga dijerap pasal 1 ayat 1 undang-undang darurat nomor 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api dan senjata tajam. Ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara," tandasnya. (Ln 01)

Rakor Akbar P3MD Lahat Siap Wujudkan Desa Sejahtera di Kecamatan Lahat Selatan

LAHAT, DS - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (BPMDes) Kabupaten Lahat, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Akbar Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (P3MD) dan Program Masyarakat Desa (PMD) tahun 2018, di Gedung SKB Kecamatan Lahat Selatan Rabu (24/04/2018).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Badan (PMD) Lahat H. Fauzan Khoiri Denin AP. MM dan dihadiri langsung Pejabat Kejaksaan Negeri Lahat, Pejabat Kepolisian dari Polres Lahat, beberapa kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Lahat, Para Camat dan belasan Kepala Desa Kecamatan Lahat Selatan.

Handoko selaku ketua pelaksana kegiatan sekaligus staf ahli di sekretariat Pemkab Lahat dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah peserta yang ikut dalam rakor kali ini terdiri dari tenaga ahli berjumlah 6 orang, PD 56 orang, dan PLD 97 orang. Sementara rapat kordinasi ini menurutnya bertujuan untuk memperkuat senergi dalam pencegahan, pengawasan, dan penanganan masalah penggunaan dana desa. 

"Rakor ini bertujuan untuk menganalisa serta evaluasi reguler atas pelaksanaan penyaluran dan penggunaan dana desa Serta merumuskan langkah-langkah pemecahan masalah yang timbul selama pelaksanaan penyaluran dan penggunaan dana desa"ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas BPMDes H. Fauzan Khoiri Denin AP. MM usai membuka secara resmi kegiatan Rakor mengungkapkan, baik buruk nya suatu desa di pengaruhi oleh tiga elemen. Elemen tersebut terdiri dari Kepala Desa, Operator, dan Bendahara Desa,TA, PD, dan PLD.

Oleh sebab itu kata dia, ketiga elemen harus dapat bersinergi dalam pembangunan Desa sebab pada prinsipnya ada lima hal yang harus di perhatikan dalam pelaksanaa pembangunan Desa. 

"Yang pertama iyalah, menghargai leadership kepemimpinan Kepala Desa. Kemudian, komitmen bersama dalam membangun Desa. Yang ketiga adalah sinergitas aparat Desa mulai dari BPMD, RT, RW hingga Kepala Dusun. Kemudian yang ke empat fakta integritas dan kemampuan menguasai tehnologi. Sementara yang kelima iyalah kesadaran dan keikhlasan membangun desa yang lebih baik"paparnya.


Dikatakan,  dengan adanya ke giatan rakor akbar dirinya berharap dapat menjadi langkah evaluasi dalam pembangunan Desa sehingga dapat mewujudkan Desa yang sejahtera kedepan. *(antoni.DS)

Semarakkan Hardiknas Pemprov Sumsel Usung Tema Guru Profesional Berkarakter

PALEMBANG, DS - Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Mei 2018 mendatang , Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) melalui Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel  menggelar sejumlah rangkaian mulai dari try out, seminar nasional, hingga penyerahan simbolis SK untuk Guru honorer dan tenaga pendidik SMA, SMK.

Kegiatan ini digelar di Gedung Ballroom Rajawali Palembang, Kamis (26/04). Pembukaan Seminar Nasional dihadiri langsung Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin didampingi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel Drs. Widodo, M.Pd. Seminar nasional pendidikan tahun 2018 mengusung tema "Menjadi Guru Profesional yang Berkarakter". 

Dikatakan Gubernur Sumsel Alex Noerdin, mengenai pendidikan Provinsi Sunsel memang tempatnya. Dimana sejak dahulu Pemprov Sumsel konsisten memprioritaskan pembangunan pendidikan, kesehatan dan lapangan kerja. Menurutnya, ia telah membuktikan sejak 2002 lalu waktu menjadi Bupati Musi Banyuasain, dan sampai saat ini menjadi Gubernur Sumsel telah memberlakukan sekolah gratis dan berobat gratis mulai dari Sekolah dasar (SD) sampai Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat. 

Tidak tanggung-tangung pula Alex menyatakan, Pemprov Sumsel telah meluncurkan sekolah gratis sampai sarjana. 

"Sejak saya masih menjadi Bupati Musi Banyuasin, kita sudah memberlakukan satu minggu setelah saya dilantik tanpa hitung-hitungan dana darimana, 2002 yang lalu sekolah gratis mulai dari Sekolah Dasar hingga sekolah menengah atas atau sederajat. Setelah Saya jadi Gubernur diberlakukan di seluruh masyarakat Provinsi Sumsel. Sekolah gratis dan berobat gratis asalnya dari sini, orisinil dari provinsi Sumsel," ungkapnya

Dalam kesempatan yang sama, Alex Noerdin juga mensosialisasikan Asian Games di hadapan seluruh guru dan tenaga pendidik di Provinsi Sumsel. Menurutnya, masyarakat Provinsi Sumsel harus bangga menjadi tuan rumah Asian Games. Sebab, Asian Games banyak mendulang berkah bagi masyarakat Provinsi Sumsel. 

Diuraikannya secara rinci, mulai dari pembangunan sejumlah infrastruktur yang sangat fenomenal seperti Light Rail Transit (LRT) pertama di Indonesia, Fly Over, Underpass, Jembatan Musi IV dan VI, Jalan Tol serta rumah sakit berstandar internasional. Diakuinya,  Asian Games bukan tujuan akhir melainkan alat untuk mencapai tujuan. 

"Kita pilih mempromosikan daerah melalui jalur olahraga karena itu yang paling mudah dan Sumsel sangat berpengalaman menyelenggarakan event olahraga international," katanya 

"Provinsi Sumsel miliki tiga syarat utama yang membuat daerah lain iri, Pertama kondusifitas Sumsel zero konflik, pengalaman menyelenggarana event olahraga internasional miliki fasilitas olahraga lengkap berstandar international terletak di tengah-tengah kota dalam satu hamparan," terangnya

Ia menyebut, saat ini pertumbuhan ekonomi meningkat, lapangan kerja tersebar luas. Menurutnya, semua infrastruktur yang sudah ada ini, bermuara pada kesejahteraan masyrakat serta memberantas musuh terbesar manusia yakni kebodohan dan kemisikinan. 

" Semua itu tidak akan bisa didapat Sumsel dalam waktu singkat jika Palembang tidak terpilih menjadi tuan rumah Asian Games. Bangga kita menjadi masyarakat Provinsi Sumsel,"pungkasnya 

Sementara  Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel Drs. Widodo, M.Pd menambahkan, kegiatan seminar nasional ini merupakan rangkaian hari pendidikan nasional. Untuk tema yang diangkat, mengenai guru profesional yang berkarakter. Dimana menurutnya karakter guru sangat mempengaruhi generasi penerus. 



"Kemarin sudah try out, hari ini seminar nasional dan nanti sore ada penyerahan SK simbolis untuk guru honor, SMA, SMK se-Sumsel, termasuk tenaga pendidikan," tambahnya 

Gubernur Sosialisasikan Asian Games Kepada Masyarakat Lahat

PALEMBANG, DS - Ribuan masyarakat Kabupaten Lahat nampak antusias mendengarkan sosialisasi Asian Games XVIII tahun 2018 yang disampaikan langsung Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin di Griya Agung Palembang, Rabu malam (25/4). 

Ribuan masyarakat yang terdiri dari jajaran Pemerintah Kabupaten Lahat, para Camat, Lurah, Kepala Desa, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat se-Kabupaten Lahat itu, sudah memadati Griya Agung sejak sore hari dipimpin langsung Plt. Bupati Lahat, Marwan Mansyur. 

Dalam kesempatan ini, Gubernur Alex Noerdin memaparkan banyak hal tentang kemajuan pembangunan Sumsel sejak Palembang ditetapkan sebagai tuan rumah Asian Games. Menurutnya, melalui Asian Games banyak manfaat yang diperoleh Provinsi Sumsel seperti percepatan pembangunan, penambahan infrastruktur yang dibangun melalui dukungan dana dari berbagai pihak baik pemerintah pusat maupun swasta.

"Jadi, kalau ada yang bilang buat apa Asian Games, hanya menghabiskan uang rakyat, itu salah besar. Justru dengan Asian Games Sumatera Selatan berhasil menyerap dana pembangunan infrastruktur besar-besaran, totalnya mencapai 68 Triliun. Mulai dari jalan toll, dua Jembatan Musi, penambahan kapasitas bandara, LRT dan lain-lain" ungkapnya.

Lanjut Alex Noerdin, Asian Games bukan menjadi tujuan utama melainkan alat untuk mencapai tujuan yakni kesejahteraan masyarakat Sumsel. Menurutnya, untuk menjadi tuan rumah Asian Games tidak semudah membalikan telapak tanggan melainkan penuh dengan perjuangan. 

"Alhamdulillah, satu-satunya Gubernur di Sumatera Selatan yang mendapat anugerah dari pemerintah, diserahkan langsung oleh Presiden, penghargaan Bintang Maha Putera Utama. Ini bukan mau sombong, tetapi sebagai bukti bahwa saya yang kalian pilih menjadi Gubernur ini tidak mengecewakan, melainkan bisa memberikan kebanggan bagi masyarakat Sumatera Selatan," ungkap Alex Noerdin kepada masyarakat Lahat yang hadir.

Sementara itu, Plt. Bupati Lahat, Marwan Mansyur mengatakan, ribuan masyarakat Kabupaten Lahat sengaja hadir di Griya Agung untuk bersilaturahmi dan mendapat arahan langsung dari Gubernur Alex Noerdin dalam mendukung suksesnya Asian Games di Palembang.

"Seluruh masyarakat Lahat yang ada disini siap menerima arahan Gubernur seluas-luasnya tentang program pembangunan Sumatera Selatan dan Asian Games XVIII. Kami siap mendukung dan mensukseskan Asian Games di Palembang," pungkasnya.

SMAN 1 Mulak Ulu Gelar Pelepasan dan Perpisahan Siswa

LAHAT, DS - Suasana haru biru tampak mewarnai acara pelepasan dan perpisahan siswa kelas XII Sekolah menengah atas Negeri (SMAN) 1 Mulak Ulu Kabupaten Lahat kemarin Senin (23/04/2018). Acara yang dipusatkan di halaman sekolah tersebut juga menggelar berbagai kegiatan lomba seperti tarian, pembacaan puisi, nyanyi, dan pembacaan sajak.

Di acara pelepasan dan perpisahan kali tampak seluruh orang tua siswa, Kapolsek Mulak, Pejabat Kantor Urusan Agama (KUA), Pegawai Kecamatan serta tamu dan undangan hadir memenuhi kursi tamu yang disediakan.

Kepala Sekolah SMAN 1 Mulak Ulu Supardi S.Pd dalam sambutan mengaku terharu melihat kegiatan acara perpisahan saat itu. Ia mengatakan bahwa agenda hari ini murni gagasan dan ide kreatif para siswa.

"Syukur alhamdulilah kepada Allah Swt yang mana pada hari ini pelepasan siswa kelas XII berjalan dengan lancar. Secara pribadi saya mengapresiasi kekompakan para siswa yang telah bekerja keras demi terwujudnya acara hari ini" ujarnya.

Tidak lupa ia berharap pada semua siswa bahwa acara perpisahan saat itu bukalah perpisahan yang terakhir.  "Mengingat tugas dewan guru sudah selesai mendidik kalian, saya berharap dan juga berdoa semoga kamu kelak dapat meraih cita-cita. Baik itu yang ingin kembali menempuh pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi untuk meraih masa depan yg lebih baik" imbuhnya.

Satu pesan yang memaksa para siswa meneteskan air mata ialah, Supardi meminta kepada para siswanya itu untuk tidak melupakan para jasa guru yang pernah memberikan ilmu serta tetap menjaga nama baik SMAN 1 Mulak Ulu.

"Apabila sukses kelak jangan pernah melupakan sekolah ini. Kami seluruh dewan guru mendoakan semoga kalian menjadi anak-anak yang sukses  berguna bagi Nusa dan Bangsa itu harapan kami semoga tanggal 3 mei nanti seluruh siswa lulus dengan baik"tandasnya.

Senada dengan Supardi, perwakilan orang tua siswa juga berharap hal yang sama. Mewakili sambutan orang tua siswa, Sehlan yang merupakan Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Trantib) di kecamatan Mulak Ulu mengatakan ucapan ribuan terimah kasih kepada seluruh dewan guru SMAN 1  Mulak Ulu.

Menurutnya, sejauh ini para guru  dengan ikhlas telah mendidik para siswa dengan berbagai karakter dan tingkah laku untuk lebih baik. Para Guru begitu telah berjasa menempah para siswa  menjadi pintar agar menjadi generasi muda penerus bangsa.

"Semoga ilmu yang di berikan akan menjadi bekal yang bermanfaat bagi anak kami"ujar nya. (antoni)

Ini Pesan Presiden ke Gubernur aceh


ACEH, DS - Presiden Joko Widodo dalam perjalanannya menuju Turki singgah sejenak di Provinsi Aceh untuk bertemu dengan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh yang baru dilantik oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. Kepada pasangan tersebut, Kepala Negara berharap agar Pemerintah Provinsi Aceh memberikan rasa aman kepada masyarakat dan menciptakan situasi yang kondusif bagi investasi di wilayah yang dipimpinnya.

"Tunjukkan bahwa Aceh aman sehingga investor mau berinvestasi di Aceh. Image Aceh tidak aman harus betul-betul dihilangkan," ucap Presiden Joko Widodo kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh periode 2017-2022 Irwandi Yusuf dan Nova Iriansyah di ruang tunggu Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) di Banda Aceh, Rabu 5 Juli 2017.

Presiden dan Ibu Negara sendiri dalam kesempatan tersebut hadir di DPRA pada pukul 10.30 WIB. Sesampainya di sana, Presiden dan Ibu Iriana langsung memberikan ucapan selamat kepada keduanya setelah dilantik dan diambil sumpahnya pada Rapat Paripurna Istimewa DPRA yang dimulai pada pukul 09.15 WIB. Presiden juga sempat bertemu dengan Gubernur Aceh periode 2012-2017 Zaini Abdullah dan Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud Al-Haytar.

Dari DPRA, Presiden dan Ibu Iriana bersama rombongan menuju Bandar Udara Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh, untuk melanjutkan penerbangan menuju Ankara Turki pada pukul 11.20 WIB.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana ialah Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Presiden Siap Hadiri KTT G20 Di Jerman

JAKARTA, DS - Presiden Joko Widodo akan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Hamburg, Jerman, pada 7-8 Juli 2017. Di KTT ini, Presiden akan menyampaikan pesan agar G20 dapat menjadi bagian dari solusi berbagai tantangan global. Utamanya dalam menghadapi ancaman terorisme di mana Presiden akan menjadi pembicara utama dalam sesi tersebut.

Terkait ekonomi dan keuangan global, Presiden akan menyinggung pentingnya aksi bersama anggota 20 dalam memerangi penggelapan pajak. Mengingat G20 harus mampu menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan dan berimbang.

Tak lupa, di sela-sela pertemuan G20, Presiden juga akan melakukan pertemuan bilateral dengan sejumlah pimpinan negara sahabat, salah satunya Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Sebelum tiba di Hamburg, Jerman, Presiden terlebih dahulu akan berkunjung ke Turki. Kunjungan ke Turki merupakan kunjungan balasan atas kunjungan Presiden Erdogan ke Jakarta pada tahun 2015 yang lalu.

Selain itu, Presiden juga akan memanfaatkan kunjungan tersebut untuk meningkatkan hubungan kerja sama kedua negara dalam berbagai bidang. Di antaranya bidang ekonomi, industri strategis, hingga pemberantasan terorisme.

Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersama rombongan akan bertolak ke Turki dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 pada Rabu, 5 Juli 2017 pukul 07.20 WIB dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta dan diperkirakan tiba di Ankara Turki pada Rabu malam, (05/07/2017).

Presiden beserta rombongan direncanakan akan kembali tiba di Tanah Air pada Minggu, 9 Juli 2017 mendatang.

Turut menyertai Presiden dan Ibu Iriana dalam penerbangan tersebut di antaranya Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala BKPM Thomas Lembong, Plt. Kepala Sekretariat Presiden Winata Supriatna, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi, Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Suhartono, Dirjen Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri Andri Hadi, Sekretaris Pribadi Presiden Anggit Noegroho, Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana dan Plt Deputi Bidang Protokol, Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden Ari Setiawan.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi telah terlebih dahulu hadir di Turki untuk mempersiapkan kedatangan Presiden.

Tampak melepas keberangkatan Presiden dan Ibu Iriana, Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ibu Mufidah Jusuf Kalla, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Hadi Tjahjanto, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Ade Supandi dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono.

Sektor Hulu Tak Dibenahi, Indonesia Bakal Terus Kebanjiran Impor Migas

JAKARTA, PP - Ketua Koordinator Gas Industri Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Ahmad Wijaya meminta pemerintah untuk benar-benar mengelola sektor hulu migas agar impor migas yang cenderung naik bisa ditekan.

Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), impor migas Mei 2017 mencapai US$1,82 miliar atau naik 10,54 persen dibanding April 2017, sedangkan jika dibanding Mei 2016 meningkat 9,10 persen.

Soal impor, kata Ahmad, memang tidak bisa ditutup semua, namun tetap harus ada usaha keras dari pemerintah untuk benar-benar mengelola hulu migas. Jika tidak, maka sektor hilir, akan terus dibanjiri impor. Ujungnya, industri tertekan dan tidak memiliki daya saing.

"Impor terus terjadi sebab Pemerintah belum serius menarik investasi industri hulu berbasis minyak nan petro chemical yang secara pertumbuhan turun ke industri intermediate baru ke industri hilir," tegas Ahmad, kepada media, Senin (3/7).

Menurut Ahmad, jika pemerintah mendorong menarik investasi ke sektor tersebut, maka secara palan pasti, impor migas akan bisa dikurangi secara drastis.

"Jika tidak dibenahi, kondisi impor tiap tahun naik, dari konsumsi harian seperti bawang sampai gula masih tinggi impornya," ujar Ahmad.

Catatan BPS, secara total, nilai impor Indonesia Mei 2017 mencapai US$13,82 miliar atau naik 15,67 persen dibanding April 2017. Bahkan, jika dibandingkan Mei 2016 melonjak hingga 24,03 persen.

Tiongkok jadi negara pemasok barang impor nonmigas terbesar  dengan nilai US$13,67 miliar (26,12 persen), Jepang US$5,82 miliar (11,12 persen), dan Thailand US$3,77 miliar (7,21 persen).

Khusus sektor migas, Ahmad menegaskan, agar impor yang membanjiri sektor hilir bisa benar-benar dikurangi, Indonesia perlu 10 pabrik baru petrochemical seperti Chandra Asri. Jika 10 pabrik itu sudah ada, hasil produksinya pun tak boleh lagi diekspor namun digunakan untuk  kepentingan mendukung industri dalam negeri.

"Baru industri hulu, intermediate sampai hilir bertumbuh. Saat ini kondisi kita di industri banyak melakukan paralel impor dan produsen. Jadi cash cost tinggi di semua linier," tegasnya.

Pemerintah dinilai tak pernah serius mengembangkan industri hulu minyak dan gas Tanah Air. Terbukti, investor tak tertarik menanamkan modalnya di sektor ini.

Bukti lain tak seriusnya pemerintah adalah dengan tingginya impor di hilir migas. Hal ini terjadi karena bagian hulu tak diurus dengan baik, sehingga tidak mencukupi kebutuhan hilir.

Persoalan tetap tingginya impor di sektor migas, juga berkolerasi dengan kepentingan para trader. Kata Ahmad, sektor migas masih banyak melayani trader. Sementara untuk meyakinkin investor refinery masih perlu waktu lama.

"Masih panjang, kemungkinan satu periode Pemilu lagi belum tentu ada hasil maksimal sebab RUU migas masih blum tuntas," ujar Ahmad.

Presiden Puji Anak Muda Kembangkan Brand Lokal

JAKARTA, DS - Presiden Joko Widodo bersama keluarga singgah di kedai kopi yang berada di Jl Cipete Raya, Jakarta, Minggu (02/07/2017). Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersama kedua putra putrinya, Kahiyang Ayu dan Kaesang Pangarep berada di warung kopi tersebut selama hampir 30 menit.

Tiba pada pukul 11.30 WIB, Presiden disambut Andanu Prasetyo atau yang sering dipanggil Tyo, pemilik kedai kopi tersebut. Presiden memuji usaha yang dimiliki Tyo karena mengedepankan produk lokal. Semua biji kopi yang digunakan dalam proses kopi tersebut berasal dari dalam negeri.

“Saya sangat mengapresiasi ini brand lokal, brand tradisional yang sukses ciptaannya anak-anak muda, untuk mengembangkan brand-brand lokal, brand tradisional yang seperti ini,” ujar Presiden.

Saat mengantri, Presiden menanyakan kopi yang paling enak kepada kasir kedai kopi tersebut. “Kopi apa yang paling enak?” tanya Presiden. Kopi susu tetangga adalah minuman yang direkomendasikan Tyo.

Presiden bersama Ibu Iriana memilih tempat di pojok kedai kopi tersebut untuk berbincang-bincang dengan Tio. “Dulu jenis kopi tidak sebanyak sekarang, hanya kopi hitam saja,” ucap Ibu Iriana.

Sekira pukul 12.00, Presiden bersama keluarga meninggalkan kedai kopi tersebut untuk melanjutkan perjalanan menuju sebuah rumah makan di kawasan Sunter.

Setelah makan siang bersama keluarga, Presiden membeli makanan khas Betawi kerak telor. Presiden membelinya di kawasan Kemayoran. Dua kerak telor yang dibeli Presiden senilai Rp. 50.000.

Di kedua tempat itu, baik di kedai kopi dan saat membeli kerak telor, Presiden menyapa dan berswafoto dengan masyarakat.