NEWS

Slider

Ini Pesan Bupati OI Bagi PNS Saat Menjalankan Ibadah Puasa

INDRALAYA, DS - Selama bulan suci Ramadhan tahun 2017 Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir (OI) menjadwalkan pelaksanaan sholat wajib berjamaah terutama bagi para pegawai dilingkungan Pemkab setempat  diwaktu sholat Dzuhur, Ashar, Isya dan Tarawih bersama di Masjid Agung An-Nur Tanjung Senai Indralaya, hal itu diawali dengan hadirnya Bupati HM Ilyas Panji Alam didampingi Sekda OI H Herman SH, Senin (29/5/2017).

Seusai sholat dzuhur  berjamaah di masjid Agung An Nur Bupati OI HM Ilyas Panji Alam dalam sambutannya mengatakan, selamat menunaikan ibadah puasa dan menghimbau kepada seluruh Pegawai jamaah agar selalu mengikuti sholat berjamaah di Masjid Agung An Nur, yaitu sholat dzuhur, Ashar dimana setiap harinya diisi dengan Tausiah dan malamnya dilanjutkan dengan tarawih bersama.

Sementara itu ‎ceramah agama (tausiah) di hari ketiga di bulan Ramadhan disampaikan Drs. H.Lukmansyah, M.Hum dari dinas arsip dan perpustaan pemkab OI yang mengangkat tema tentang permasalahan stres dan cara mengatasinya.‎

Menurut Lukmansyah dalam mengatasi stres antara lain dengan sholat shubuh berjamaah, perbanyak Istigfar,  sholat tahajjud, menjalankan puasa wajib dan puasa sunnat, membaca Al Quran, menjaga whudu, merasa cukup, pola hidup sederhana dan harus ikhlas.

Selanjutnya kegiatan diisi dengan penyerahan buku agama yang merupakan infaq.


Sholat berjamah dihadiri Bupati OI, Sekda OI, Asisten I,II,III, para SKPD serta jamaah lainnya.(Lbs)

PIRA Gelar Temu Kader dan Baksos di Ogan Ilir

OGAN ILIR, DS - Organisasi sayap Partai Gerindra Sumsel PD Perempuan Indonesia Raya (PIRA) menggelar acara silaturahmi kader dan bakti sosial (Baksos) di Desa Pinang Mas Kecamatan Sungai pinang kabupaten Ogan Ilir (OI) Sumsel, acara dibuka Camat Sungai pinang, Saryani S Sos Msi, dilanjutkan sambutan Anggota DPRD Sumsel dapil III (OI/OKI) Hj Riwi Nur Iswanto Spd, kegiatan juga di agendakan sesuai jadwal Reses, baru-baru ini.

Pengurus Daerah Perempuan Indonesia Raya( PD – PIRA ) provisi sumatera selatan  bertatap muka langsung dengan warga yang dikunjunginya untuk mendengarkan aspirasi dari warga sekaligus melihat “home industri” pembuatan alat tangkap ikan jenis Pengilar yang didominasi kalangan ibu ibu dan Lansia desa Pinang Mas.

Menurut Riwi, usai berdialog dengan warga di Kecamatan Sungai Pinang Kabupaten Ogan Ilir (OI), warga menyampaikan aspirasinya agar warga diberi pelatihan tentang tatacara pembibitan dan berwirausaha memanfaatkan potensi yang ada, selain itu Dewan dari Gerindra juga diharapkan memperjuangkan pembangunan berupa infrastruktur seperti, perbaikan jalan, pembangunan jembatan, pembangunan dan rehab gedung sekolah, dan persoalan lainnya.

Semenara Anggota DPRD OI Sevvy Yossa SE MM menambahkan,  saat melaksanakan reses di Kabupaten OI  Kader kader Gerinda berkunjung ke Sejumlah tempat untuk berdialog dengan warga.

Seperti di kecamatan Sungai Pinang, banyak aspirasi yang disampaikan warga kepadanya, keluhan warga masih menyangkut infrastruktur jalan dan jembatan, warga juga minta pembangunan gedung baru sekolah, rehab gedung sekolah, honor untuk pemangku adat, masalah penyalahgunaan narkoba dan persoalan lain.

Sedangkan di desa pinang mas warga minta bantuan untuk peningkatan kemampuan pembibitan.
“Di sini sebagian besar penduduk bermata pencaharian sebagai pembuat Pengilar, tetapi cara yang mereka gunakan masih sangat tradisional. Untuk itu mereka minta diberikan pelatihan, agar usaha yang mereka hasilkan lebih berkualitas,” kata Sevvy Yossa

Dalam kesempatan ini,  Ketua PD PIRA Sumsel Hj Riwi Iswanto juga memberikan bantuan kepada Masjid Al Abror desa pinang mas dan sembako kepada masyarakat kecamatan sungai pinang yang diserahkan secara simbolis kepada  Camat Sungai Pinang Saryani S.sos M.Si

Acara silaturrahmi dan Baksos tersebut juga dihadiri anggota DPRD OI dari Gerindra Huzaimi SH dan Pengurus PIRA Kabupaten maupun Provinsi serta ratusan warga berikut tamu undangan lainnya.bersama media ini.(lbs)

Belasan Sekolah di OI Jadi Rujukan dan Model

INDRALAYA,OI - Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Ogan Ilir (OI) menunjuk beberapa sekolah milik Pemerintah di OI untuk menjadi rujukan dan model. Adapun sekolah yang akan ditunjuk nantinya adalah mulai dari SD, SMP dan SMA.

Hal ini akan dilakukan untuk mengenalkan sekolah rujukan dan model kepada sekolah-sekolah lainnya. Sehingga, kedepan untuk pembangunan dan pengembangan sekolah di Kabupaten Ogan Ilir, merujuk kepada sekolah yang sudah ditetapkan sebagai sekolah rujukan dan sekolah model tersebut.

"sekolah rujukan dan model akan segera diperkenalkan kepada sekolah-sekolah lainnya, bahwa inilah contoh sekolah yang jadi rujukan dan model. Sehingga, kedepan pengembangan sekolah lainnya diharapkan mengacu kepada sekolah yang sudah dijadikan rujukan dan model tersebut," ungkap Islah Corei, S.Pd. M.Si,Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemerintah kabupaten Ogan Ilir, kepada media ini diruangannya senin (29/5/2017).

Dikatakan, penunjukan sekolah rujukan bukanlah sembarangan sebab yang merekomendasikan atau yang menentukannya sekolah tersebut layak atau tidaknya adalah dari Kementerian atau pemerintah pusat.

Dimana, pihak Dinas Pendidikan kabupaten sebelumnya mengajukan beberapa sekolah ke pusat. Selanjutnya, tim turun melakukan penilaian ke sekolah yang layak untuk dijadikan sekolah rujukan.

Sedangkan sekolah model, itu yang menentukannya adalah Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Propinsi Sumsel, perangkat dari Kementerian yang ada di propinsi.Dimana sekolah yang dijadikan model ini mulai dari SD, SMP sampai SMA.

Penentuan sekolah model ini lanjut Corei, se‎telah tim dari LPMP turun melakukan penilaian. Adapun SMP yang jadi sekolah rujukan adalah SMP Negri 1 Indralaya, Kecamatan Indralaya, kemudian ada 6 SD Model dan 5 SMP Model, yang berada di kabupaten Ogan Ilir.

"Sekolah rujukan dan sekolah model ini, tentunya melewati tahapan seleksi tim penilai, baik dari pusat maupun dari propinsi. Sekolah yang ditetapkan jadi rujukan dan model ini, merupakan sekolah terbaik, mulai dari fasilitas, sarana prasarana, tenaga pengajar, maupun infrastruktur sekolah," pungkasnya. (lbs)

ADD Cair, Dua Desa di Kecamatan Indralaya Gelar Titik Nol

INDRALAYA, OI– Usai pencairan Dana Desa (DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD) beberapa pekan yang lalu, baru delapan desa yang sudah melakukan titik nol pembangunan jalan setapak.
Di mana pelaksanaannya pihak desa menggundang Camat Indralaya Tarmizi Raye,S.IP. M.Si, kasi PMD,Pendamping Desa dari kabupaten dan kecamatan antara lain Tenaga Ahli Pengembangan Ekonomi Desa( PED), dan Tenaga Ahli Pembangunan Partisitatif( PP)dan Tokoh Masyarakat Desa.

“Tercatat, dari 3 Desa yang telah melakukan Pencairan DD dan ADD di Kecamatan Indralaya, Sejauh ini baru 2 desa yang sudah melakukan titik nol. Desa tersebut adalah Desa Lubuk Sakti, dan Desa Sejaro Sakti" ujar Camat Indralaya Tarmizi, Senin (29/5/2017).

Dijelaskannya, pembangunan DD tahun ini mengacu pada Permendes No 21 tahun 2015 tetang penetapan proritas penggunaan dana desa tahun 2017. Untuk diketahui, DD dan ADD ini difokuskan dengan pembangunan infrastruktur seperti jalan setapak dan tempat pendidikan TK/PAUD.

“Jadi dana ADD dan DD itu harus sesuai dengan Permendes dan harus membangun sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” katanya.

Ia menghimbau kepada Kepala Desa (Kades) untuk melaksanakan pembangunan sesuai dengan kesepakatan dalam musyawarah desa, supaya tidak menimbulkan kritikan dari masyarakat. Kemudian pelaksanaannya juga harus sesuai dan harus mengutamakan kualitas.

“Dalam pembangunan harus diutamakan itu mutu dan jangan sampai nantinya menimbulkan kritikan dari masyarakat,” himbaunya.

Ia menegaskan jika ada kades yang bermain dan hanya mementingkan kepentingan pribadi seperti tidak melaksanakan pembangunan dan membangun pun asal-asalan sehingga usai dibangun sudah rusak.

“Jika terbukti kades menyelewengkan dana, maka harus dilaporkan ke BPMPD dan Inspektorat, Supaya bisa ditindak tegas,” ungkapnya.
`
Mengingat selama ini Kades selalu disuduti dan selalu diperas untuk meminta uang. Maka untuk menghindari hal tersebut Kades juga memiliki hak untuk melaporkan tindakan itu kepada yang berwajib.

“Jika memang ada yang ingin memeras, maka kades harus laporkan saja kepada yang berwajib, ”pungkasnya. (Lbs)

Bawang Putih Turun, Bawang Merah Mulai Merangkak

GELUMBANG, DS - Hari pertama puasa Ramadhan, suasana pasar Gelumbang tampak lain dari sebelumnya. Hiruk pikuk pasar pagi Gelumbang ini mulai ramai dengan pengunjung hingga ke toko-toko yang berjejer di pinggir jalan Protokol Kota Gelumbang. Selain ingin berbelanja kebutuhan puasa, ramainya pasar juga disebabkan adanya penurunan harga pada sebagian kebutuhan pokok.

Usna (55) Pedagang pasar pagi Gelumbang mengatakan, untuk saat ini harga kebutuhan bahan pokok seperti bawang putih mengalami penurunan. Harga bawang putih yang sebelumnya Rp.75 ribu per kilo kini menjadi Rp. 55 ribu perkilogramnya.

Sementara untuk bawang merah lanjut Usna, sedikit mengalami kenaikan. Jika sebelumnya harga bawang merah berada pada Rp 18 ribu perkilogramnya kini mengalami kenaikan yang signifikan yakni di harga Rp. 18 ribu per kilo.

"Mungkin lantaran banyaknya permintaan kali mas. Yang kedua stok bawang merah terbatas. Dan biasanya sih seperti itu kalau memasuki bulan puasa hingga menjelang lebaran semua harga kebutuhan dapur bisa naik" ujar Una saat dibincangi Duta Sumsel. (red/anil)

Menilik "Jembatan Menuju Syurga" Desa Jambu Gelumbang

MUARA ENIM, DS - Jembatan dengan usia sekitar 25 tahun di desa Jambu Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara enim telah rusak dan amblas dalam beberapa bulan yang lalu. Selain pengarus faktor usia, kenderaan bertonase berat yang kerap melintas menjadi tersangka utama penyebab amblasnya jembatan. Meski kerusakan sudah cukup lama, hingga berita ini diturunkan belum terlihat langkah atau upaya perbaikan dari Pemerintah.

Padahal menurut warga sekitar, kerusakan jembatan yang dikeluhkan pengguna jalan sudah disampaikan ke pemerintah kecamatan dan berharap Keluhan tersebut dapat ditindak lanjuti ke Pemerintah Kabupaten untuk segera diperbaiki seperti sedia kala agar roda perkonomian antar desa dan kecamatan bisa berjalan dengan normal.

Namun faktanya belum terlihat tanda-tanda jembatan akan segera diperbaiki sehingga masyarakat sekitar menamai jembatan tersebut dengan sebutan "Jembatan Menuju Syurga".

Mengapa tidak? Sejumlah pengendara kerap mengalami kecelakaan di jembatan tersebut. Jika tidak hati-hati, nyawa bisa melayang karna tidak sedikit pengendara yang sudah terjatuh saat melintasi jembatan.

Menanggapi permasalahan jembatan yang kerap dikeluhkan pengguna jalan, Fahrul, Sekretaris Desa yang ditemui Duta Sumsel mengungkapkan bahwa kondisi jembatan telah lama disampaikan ke Pemerintah Kabupaten Muara Enim.

Dikatakan, pihaknya juga telah menembuskan pemberitahuan tersebut ke Dinas Pekerjaan Umum Muara Enim dan DPRD Kabupaten Muara Enim untuk segera diperbaiki. Menurut Fahrul, informasi yang diterima, pihak Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Muara Enim akan merealisasikan rencana pembangunan jembatan jambu yang menjadi akses perekonomian warga menuju pusat Kota Gelumbang akan segera dibangun dalam waktu dekat.

"Dari laporan yang kita ajukan beberapa waktu lalu, sebenarnya sudah ada tanggapan dari Pemerintah melalui Dinas Pekerjaan umum Muara Enim. Pembangunan Jembatan sudah dianggarkan pada APBD Perubahan Kabupaten Muara Enim Tahun Anggaran 2017. Mudah-mudahan tidak ada perubahan lagi sehingga jembatan desa jambu dapat segera dibangun" harapnya. (jun.m/anil)

Pemudik Mulai Ramai Datangi Loket AKDP dan AKAP di Prabumulih

PRABUMULIH, PP – Kepadatan pemudik menjelang bulan ramadhan 1438 H mulai terlihat di loket-loket angkutan antar kota dalam provinsi (AKDP) di Kota Prabumulih. Salah satunya adalah loket Rofelia di seberang Masjid Annuqobah Jalan Jenderal Sudirman dekat Pasar Kota Prabumulih.

Loket tersebut mulai diserbu pemudik yang ingin pulang ke kampung halamanya untuk melaksanakan ibadah puasa pertama bersama keluarga tercinta. Keterbatasan dan minimnya angkutan AKDP yang murah dengan jurusan tertentu memaksa pemudik tahan mengantri berlama-lama menunggu bis angkutan. Meski sebenarnya angkutan tersebut banyak yang tidak layak jalan.

Beda halnya dengan angkutan antar kota antar provinsi (AKAP). Selain jumlahnya yang lumayan banyak, kondisi bisnya juga sangat memadai. Loket angkutan yang satu ini juga tidak ketinggalan mulai ramai didatangi Pemudik jelang H-1 Ramadhan. Seperti Loket Bis Keramat Jati Jurusan Pulau Jawa, Lorena Jurusan Pulau Jawa dan Medan, Rapi Jurusan Medan, Serta Bis Pahala Kencana jurusan Sumatera Pulau Jawa.

"Milih yang murah saja mas, Naik travel agak mahal. Biasalah Bis AKDP kondisinya masih model yang lama. Jauh beda dengan AKAP, selain pilihannya banyak tingkat kenyamanan juga lebih tinggi karna kondisi mobil masih bagus dan layak jalan. Selain itu harga tiketnya juga murah kok" ujar Herman calon penumpang AKDP saat ditemui portal ini Jumat (26/05/2017) di loket AKDP Pasar Prabumulih.

Hal senada juga disampaikan oleh Nurma (32) warga Semendo Muara Enim. Wanita yang bekerja sebagai karyawan toko Seluler di Kota Prabumulih ini berharap kiranya Pemerintah mampu menambah angkutan mudik untuk jurusan Palembang-Muara Enim Semendo. Sejauh ini menurut Nurma, ia harus transit di muara enim untuk kembali melanjutkan perjalanan ke kampung halaman di Semendo darat Muara Enim.

Warga Tanjung Raman Temukan Telur Berlafaz Allah

PRABUMULIH, DS - Evi (36) Warga Kelurahan Tanjung Raman Prabumulih Selatan Kota Prabumulih Sumatera Selatan tiba-tiba dikejutkan dengan penemuan telur ayam bertuliskan kaligrafi berlafaz Allah, Jumat (26/05/2017).

Terkejut bercampur haru pun dirasakan oleh Evi setelah melihat tulisan berbentuk Allah pada salah satu telur yang dibelinya di warung tidak jauh dari rumahnya.

"Telurnya nyaris saja pecah. Karna pagi itu saya ingin membuat sarapan keluarga. Hanya saja saya kaget dengan banyaknya lekukan menonjol di cangkang telur dan apabila diamati mirip kaligrafi lafaz Allah" ujar Evi saat ditemui di RT 06/04 Tanjung Raman.

Mengetahui ada keanehan pada telur yang dibelinya, Evi pun lantas menyimpannya berharap ada ada keberuntungan suatu saat nanti.

"Telurnya akan selalu saya simpan. Biar awet di taruh di lemari es saja. Semoga dengan temuan ini kita dan keluarga besar kiranya selalu ingat dengan kebesaran allah. Dan mudah-mudahan saja ada pertanda baik" pungkasnya.(endika)

Ogan Ilir Raih Opini WTP

PALEMBANG, DS - Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir (OI) dibawah kepemimpinan Bupati OI HM Ilyas Panji Alam  berhasil meraih penghargaan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap Laporan Keuangan Tahun Anggaran  2016 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumsel. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BPK RI perwakilan Sumsel Maman Abdulrahman, Jumat (26/5), dikantor BPK RI Palembang.

Prestasi membanggakan itu terkait pengelolaan keuangan yang berhasil diraih OI berkat kerja keras Bupati OI HM Ilyas Panji Alam  didukung oleh Sekda beserta jajaran SKPD Pemkab OI.

Penyerahan penghargaan WTP untuk Pemkab OI berbarengan juga dengan Pemerintah kabupaten/kota lainnya di sumsel penerima opini WTP, seperti Pagaralam dan Prabumulih, disaksikan Anggota tim 5 BPK RI Isma Yatun, Wakil Ketua DPRD OI Wahyudi ST, Sekda OI H Herman SH, dan sejumlah SKPD OI lainnya.

Isma Yatun anggota Tim 5 BPK RI  dalam sambutannya mengatakan  hasil laporan pemeriksaan keuangan pemerintah daerah TA 2016 oleh BPK RI, ia mengapresiasi kepada pimpinan DPRD OI dan Bupati OI yang sama-sama berkomitmen atas anggaran yang transparan dan akuntabel.

Sesuai aturan pemeriksaan APBD atas Pemerintah daerah adalah kewajiban BPK, dan laporan keuangan daerah yang telah diaudit oleh BPK selanjutnya disahkan menjadi peraturah daerah.

" Pada Tahun 2016 ini adalah tahun ke dua akuntansi berbasis aktual. Pemeriksaan mendalam untuk pemberiaan opini WTP adalah pemeriksaan pernyataan profesional. Dan untuk Kabupaten OI BPK RI memberikan opini WTP, sama seperti kota Prabumulih dan Pagaralam,"ujarnya.

Ia menambahkan jika pemeriksaan menemukan adanya potensi kerugian negara dan pelanggaran maka harus diungkap di Laporan hasil pemeriksaan, maka akan berpengaruh dalam pemberian opini atas kewajaran secara keseluruhan.

"Kehormatan bagi saya kepada para kepala daerah yang telah berdedikasi tinggi untuk memperoleh opini WTP. Sehingga mendorong terciptanya akuntabilitas dan transparasi dalam pengelolaan keuangan sehingga patut di pertahankan. Hasil laporan ini besar manfaat efektivitas pimpinan daerah dalam mengelola sistim dan proses, pengelolaan keuangan yang bertanggung jawab tertib, efisien, efektif dan akuntabel," jelasnya.

Sambutan Bupati OI HM Ilyas Panji Alam mengatakan mengucapkan terimakasih kepada kepala BPK Sumsel yang pernah berpesan bahwa sebenarnya mudah meraih WTP jangan ada pengecualian masa lalu dan pengecualian masa yang akan datang.

"Selama 10 tahun pemerintahan kabupaten OI yang lalu hanya sekali mendapatkan Opini WTP, dan tahun 2015 tidak sesuai harapan kembali menjadi Wajar dengan pengecualian, namun kali Ini berkat usaha keras seluruh pihak, kita berhasil meraih opini WTP yang pertama kali semenjak kepemimpinan saya bersama jajaran dan hal ini adalah suprise serta syukur yang patut dipertahankan, Karena itu saya ucapkan Terimakasih atas arahan  bimbingan dari BPK Sumsel dan kinerja seluruh SKPD OI," terangnya.(Lbs)

Belum Diresmikan, Pasar Bedug Tugu Kecil Sudah Ramai Dikunjungi

PRABUMULIH, DS – Ramadhan yang dinanti pun tiba, dari hasil sidang isbat yang dipimpin Drs. H. Lukman Hakim Saifuddin di kantor Kementerian Agama RI, Jakarta, malam ini (26/05), secara resmi menetapkan 1 Ramadhan 1438 H jatuh pada Sabtu, 27 Mei 2017 esok.

Menyemarakkan bulan suci Ramadhan, pemerintah kota Prabumulih, melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), mengonsep bantuan sarana dan prasarana bagi masyarakat Prabumulih dalam memenuhi keperluan warganya, terutama kebutuhan rumah tangga, dengan mengadakan Pasar Bedug di tiap tahunnya jelang Ramadhan.

“Kami sangat senang dapat bantuan dari pemerintah tiap tahunnya, mulai dari lokasi khusus untuk kami menjajakan barang dagangan serta meja yang telah disediakan dengan gratis. Semoga pemerintah makin meningkatkan perhatian dan bantuannya dalam memenuhi kebutuhan masyarakat, karena dari sinilah mata pencarian kami bertumpu.” Ujar Lina (52), salah satu penjual sayur matang, saat ditemui Duta Sumsel di lokasi pasar bedug, Taman Tugu Kecik, Prabumulih Timur Jumat (26/05/2017).

Tujuan dipindahkannya lokasi pasar bedug dari masjid Nur Arafah sebelumnya, ialah untuk mengaktifkan salah satu taman kota, ikon kota Seinggok Sepemunyian ini. Pasar bedug bantuan dari pemkot tersebut tidak menarik biaya apapun dari para pedagang yang akan menaruh lapaknya di bawah tenda yang baru dipasang. Taman Tugu Kecil tersebut juga bakal diramaikan dengan kegiatan pasar murah dengan menjual sembako dibawah harga pasar.

pantauan Duta Sumsel, Pihak Disperindag kota menetapkan pembagian lapak jualan secara acak berdasarkan pendataan peserta dagang tahun lalu.

“Ya kami (Pedagang, red) sudah jualan di pasar bedug dari tahun lalu, ini yang didahulukan dapat bagian, karena memang sudah didata dari tahun-tahun sebelumnya. Banyaknya tambahan penjual baru harus bersabar dengan pendataan pembagian selanjutnya.” Tambah Lina.

Dikatakan, pasar bedug Tugu Kecil secara resmi akan dibuka oleh Walikota Prabumulih Ir. H. Ridho Yahya, MM.

“Di lokasi baru ini, kami belum tahu akan ramai atau tidak, tapi semoga akan lebih ramai dari Ramadhan sebelumnya.” Harap Lina.(zah)